Disclaimer : Semua cast di ff ni, adalah milik-Nya, dan milik diri mereka masing-masing...
Pairing : KyuMin, YeWook, HaeHyuk, SiBum, ZhouRy...
Rating : K+ (maybe...)
Genre : Romance/humor/fantasy
Warning : YAOI, abal, gaje banget, typho(s), alur memakai mesin turbo (?) (alur kecepetan)
NB : hehehe, ini fict pertama saya, berhubung saya dapat ide ini dri rmh skt *Readers : gak nanya!* jadi otak saya loadingnya masih 66% jadi harap maklum~ *App hbungannya?*
Author saranin bacanya sambil dengerin lagu 'One Love'nya SuJu, Biar nuansanya terasa (?)
Okkhayyy, chekiddotth... Don't Forget, Don't Like, Don't Read, hehehehe...
Summary : "kenapa belakangan ini semua namja manis yang kulihat, kekuatannya membuatku dapat terdecak kagum?" (ktahuan gak bisa bikin summary *Author Pabbo*
Catatan Author : fict. Ini, dan untuk seterusnya, author bkin berbeda, yah, author juga bingung ngejelasinnya gimana, pkoknya lanjutan kejadian-kejadian di chapter 3 kemaren, akan terjawab satu persatu, oleh mereka yang merasakannya sendiri, ahhh... pkoknya baca aja yya! Pasti nanti nyambung,,
aku, mulai dari pasangan Semenya yang paling tua sampai Semenya yang paling muda, jangan protes ya readers, hueheehehehehe *Peace^_^v*
Back Sound : One Love – Super Junior
" He Is, THE WONDER SWEETY BOYS"
~~Yesung P.O.V_ *semua chapter ini, Yeppa semua P.O.V. (?) nya!*
Sekarang ini, aku tengah berdiri manis di depan pintu kelasku, biasalah menunggu teman sekelasku yang pervert itu, siapa lagi kalau bukan Lee Donghae?.
Sudah jam 7.06, tapi kenapa namja pervert belum sampai juga?
"Yesungie! Setia sekali kau menantiku? Hehehe.." aku mendengar suara tawa hae yang menggelegar (?) kemana, aku jadi sweatdrop sendiri.
"ah, kau...dasar namja per...vert..." aku tersentak kaget melihat pemandangan yang kini ada di depanku. Bukan, bukan Hae si penggile film yadong itu yang kumaksud, tapi...seorang namja yang selalu membuatku tersenyum, entah kenapa.
Kini, seorang namja yang kini namanya sudah ku ketahui, yaitu Kim Ryeowook, dan temannya yang mengejar-ngejar Hae kemarin, anak kelas XII-2, Lee Hyukjae.
OMMOOO? Apa dia berjalan ke arahku? Ah, tidak. Dia hanya mengantarkan Hyukjae ke kelasnya saja yang memang bersebelahan dengan kelasku.
Uh, cara berpakaian Ryeowook dan Hyukjae, sangat berbeda jauh dengan kedua temannya yang kalau tidak salah Lee Sungmin, dan Kim Kibum yang selalu rapi, dan sopan, meskipun sebenarnya mereka sangat garang. Kalian mau tahu seperti apa penampilan hyukjae dan Ryeowook? Ayo kita gambarkan...
Gaya mereka berdua sama, hanya cara jalannya saja, kalau hyukjae, sangat energik, sedangkan Ryeowook dengan santai dan tenang seperti tanpa beban.
mereka mengenakan seragam yang kemejanya setengah dimasukin, setengah tidak, tidak memakai dasi, kedua tangan jas hitam seragam *seragamnya make jas item n kemeja putih lengan panjang* nya di ikatkan di pinggangnya, tas selempangannya di letakkan di pundak kanannya, lengan Kemeja putihnya di gulung hingga sikut, rambutnya di tata agar berantakan, dua kancing atasnya tidak terkancing, sehingga memperlihatkan bandul biru laut dari kalungnya. Ya...kalung yang 2 hari lalu membuatku percaya akan keajaiban...
~~FLASH BACK~~
Aku ingat sekali, saat kepalaku di tendang olehnya, sakit, sangat sangat sakiiiitt.
Kepalaku ditendang dengan tendangan memutar olehnya, sangat kuat untuk ukuran namja manis sepertinya. Jujur, mungkin aku tidak bisa menggunakan tendangan sekuat tadi, dia sungguh-sungguh hebat, pantas saja jadi wakil ketua di Ekschool bela diri di sekolahku.
Huh, aku membentur tanah saja sudah berdarah begini, sebenarnya bukan hanya kening kananku saja yang terluka, pipi kananku lebam, dan di sudut bibir bawahku yang di sebelah kanan juga pecah. Haish, sakit sekali. Tentu saja aku terluka di sebelah kanan semua, sebab dia menendangku dengan kaki kirinya yang menyebabkan aku terhempas cukup jauh dengan posis kepala duluan, uhh, appo.. sakit sekali. Aku bergidik sendiri membayangkannya, kaki kiri saja sudah sekuat itu, APA LAGI KALAU KAKI KANAN?
Tapi, setelah tahu aku terluka, dia segera mengambil bandul kalungnya yang berwarna biru laut, manis sekali, seperti yang punya. Tiba-tiba dia menempelkannya di keningku dan badannya menjadi condong ke arahku, aku tertegun menatap wajahnya yang manis, membuatku tak percaya kalau di balik wajah manis itu, dia kuat, sangat kuat malah. Aku tersenyum lembut melihatnya memejamkan matanya imut, seperti sedang berkonsentrasi. Tak lama, saat dia memejamkan matanya, cahaya biru laut yang indah karena sedikt bling-bling (?) menyelimuti luka-lukaku, dan VOILHA.. lukaku sembuh sudah.
Aku mentapnya penuh tanya, bagaimana mungkin...kalung itu...
"ah, Sekali lagi mianhae ya! Aku Kim Ryeowokk, Imnida! Kelas XI-1, kau temannya Hyukjae hyung ya? Oh ya, dan satu lagi, aku harap kau tak bilang pada siapapun masalah kalung ini... aku percaya padamu! Sampai jumpa!" begitulah kiranya seraya pergi meninggalkanku yang penuh dengan tanda tanya, tapi, melihat senyum manisnya tadi. Aku berjanji, akan menjaga rahasianya. Dan mendekatinya juga.
~~END OF FLASH BACK~~
"Hyukkie hyung! Nanti jangan lupa, hari ini tugas mu berbelanja!" katanya pada Hyuk jae dan pergi meninggalkannya begitu saja, dan dia melihatku, DIA MELIHATKU!, iris mata kami bertemu, mataku Black Pearlku, bertemu dengan mata Smooth Caramel miliknya, entah kenapa aku jadi tenang menatap matanya. Dan...DIA MEMBERIKAN KILLER SMILENYA PADAKU! Dan spontan akupun menunjukan 'Decoy Smile' andalanku,
"KYAAAAA!...GYAAA...MANIS SEKALI!, YEPPA! WOOKPPA!" para yeoja yang melihat tingkah kami inipun mulai menggila semua *termasuk Author*.
Mengetahui suasana mulai Ricuh, Ryeowook langsung mengalihkan pandangannya ke arah yeoja-yeoja dengan Killernya yang masih setia bertengger di wajahnya yang Innocent itu.
"WAAAAAA! MANIS SEKALIIIIIIII!..."namun, dengan mendadak dia mengubah senyumnya menjadi senyuman dingin dan tatapan yang sangat tajam, yang membuat suasana jadi tenang kembali. Ia kembali berbalik ke arahku, dan berlari menjauh kekelasnya sambil melambai-lambaikan tangannya padaku. Akupun melambai-lambaikan tanganku padanya dansegera masuk kekelasku, begitu tahu bahwa Hae telahmenungguku sejak tadi di bangkunya.
Huahh, penat sekali rasanya, setelah seharian di sekolah. Akupun memutuskan untuk berjalan sebentar saat pulang sekolah tadi. biasalah, kalau aku sudah penat, aku akan berjalan-jalan ke sebuah danau, yang memiliki taman yang indah di sekitarnya. Begitu aku sampai di taman, aku melihat seorang namja berpakaian serba biru tua, dengan topi yang di pakai agak miring, jadi aku tak dapat melihat wajahnya dengan jelas, duduk di kursi taman tersebut. Sepertinya namja itu sedang memberi makan puluhan burung dara yang ada disitu. Haish, niakukan untuk tidur dan melepas penat disana! Mana bangkunya Cuma ada 1 lagi. Yah, apa boleh buat, aku numpang saja duduk di sampingnya, apa salahnya coba?.
"emh, mianhae mengganggu, boleh aku duduk disini?" tanyaku seramah mungkin padanya.
"ne, tentu saja boleh Joong Woon-sshi"
Hah? Dia tahu namaku? Tanpa sadar aku sudah menarik tpinya dari kepala namja itu, dan ternyata, namja itu adalah 'KIM RYEOWOOK?'
"GYAAAA!...AMPUN!...JANGAN TENDANG AKU LAGI!...JEBAL, JEBAL!, AMPUUUN!" begitu meilhat wajahnya, reflek aku langsung terjatuh dan mundur, mundur perlahan sambil menutupi wajahku dengan kedua lenganku.
"ah, Jong Woon-sshi! Waeyo? Aku tidak akan menendangmu lagi!"
"yang benar? Tadi kan aku sudah membuka topimu sembarangan, kau tak marah?"
"Huahahahahaha, masa' sih hanya karena itu saja aku menendangmu, akukan sudah bilang, kemarin aku hanya reflek karena terkejut. Mianhae ne, Jong Woon-sshi, aku membuatmu takut." Ryeowook membungkuk-bungkan badannya, wah, imut sekali.
"Ryeowook-ah, kau boleh memanggilku Yesung hyung saja, atau Sungie hyung juga boleh! Kalau Jong Woon-sshi terlalu formal!" aku mulai berdiri dan duduk di sebelah Ryeowook.
"ne, Sungie hyung, kalau begitu, kau panggil aku Wookie saja!" katanya sambil melempar-lemparkan makanan burung di sekitar kami.
"Wookie, apa yang kau lakukan? Tak bisa menendangku, kau ingin melempariku, dengen pelet (?) burung?" tanyaku karena dia melemparkannya ke arahku terus.
"Ani, Pabbo! Aku hanya melemparkan makanan ini, agar burung-burung dara ini memakannya di sekililing kita!" mendengar alasannya, aku langsung melihat keseliling kami.
WOWH! Puluhan burung dara putih kini telang terbang mengitari kami.
Dan, pada akhirnya ada sepasang burung dara hinggap di antara kami, tepatnya senderan (?) bangku taman yang aku dan Wookie duduki.
"waah! Romantis sekali! Lihat geh hyung! Coba lihat deh, emmh, rasanya... aku juga ingin menjadi seperti burung ini. Memiliki pasangan hidup, dan saling menjaga perasaan satu sama lain. Mereka selalu bersama dan terpisah hanya oleh ajal saja. Dan pastinya hati mereka yang dulu kosong kini telah di isi oleh pasangannya dan gembok oleh cinta...uuuh...asyiknya!" aku tersentak saat mendengar kata-kata wookie tadi. Polos sekali.
Haahh, kau tahu Wookie, saat kau berdiri agak jauh dariku, rasanya kaki ini ingin melangkah mendekatimu. Aku juga tak tahu mengapa. Tapi, aku yakin karena aku telah tertarik padamu. Saat kau hendak terjatuh, aku langsung menangkapmu dengan perasaan cemas. Namun, perasaan cemasku hilang sudah setelah kau menendangku dengan sangat keras. Itu artinya kau tidak apa-apa kan?
Aku lebih terkejut lagi saat kau menunjukan keajaiban dari kalungmu itu. Yah, tapi aku tak terlalu perduli dengan kalung itu. Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih pada kalungmu itu, sehingga aku bisa memandang wajahmu sedekat waktu itu. Untung aku dapat menahan emosiku, untuk tidak mencium bibir mungilmu itu. Aku tahu kau pasti akan sangat membenciku jika aku melakukan hal itu padamu...
"YUHUUUU~~. Hyung! Kenapa hyung melamun? Nih, hyung ambil burung ini, dan kita lepaskan bersama-sama di ujung danau, mau kan hyung? Ne, ne, ne?" wookie memberikanku seekor burung untuk kami lepaskan di ujung danau. Aku mengambilnya, dan wookie langsung menarikku menuju ujung danau.
Wookie, sebenarnya aku sangat ingin melakukan semua hal yang kau katakan tentang burung itu. Dimulai dari menjadi pasangan hidupmu, menjaga perasaanmu, selalu bersamamu, dan...menguncimu didalam hatiku, untuk selamanya Wookie...
"Ayo hyung! Kita lepaskan sekarang!" wookie memberi aba-aba padaku.
"AYO...1...2...3...TERBANGLAH!" teriakku dan Wookie bersamaan.
Dan saat kami melepaskan kedua burung itu, mendadak puluhan burung dara di belakang kami juga ikut terbang. Indah sekali.
"WAAAHH HYUNG LIHAT! LIHAT! INDAH SEKALI!" teriaknya sambil melompat-lompat kegirangan.
Aku tak tahu kalau Wookie memiliki sisi Childish seperti sekarang ini.
Wookie, aku akan mendapatkanmu, aku akan membuatmu jatuh kepelukanmu, dan menghancurkan sisi kosong dihatimu, agar kau tak dapat mencintai orang lain, kau hanya bisa mencintaiku, ya...hanya aku. Dan begitu aku mendapatkanmu, aku berjanji pada diriku sendiri, aku takkan melepaskanmu, semudah aku melepaskan burung dara tadi Wookie.
Wookie,kau telah membangunkan kembali cintaku yang telah mati.
Saranghae Wookie...Saranghae...
Saat kami sedang asyik-asyiknya menatap burung dara yang kami lepaskan tadi, tiba-tiba terdengar seseorang memanggilku, dengan sangat tidak elit.
"YA! KIM JONG WOON! KITA SELESAIKAN URUSAN KITA YANG KEMARIN!"
MWOO? Urusan yang kemarin, siapa namja itu? Mengapa ia membawa banyak orang di belakangnya?
~~T.B.C~~
Huwwwahhhh! Author pegalinu!
hehe, Autor dapat ide burung dara itu, waktu Author ngeliat Suster di rumah sakit di pup (?) sma burung dara, tapi warnanya abu-abu.
Mianhae ya! Gak balas review lagi...
lagi-lagi Author gak sempet liat karena pulsa buat modem author, tinggal dikit *author kere* hehehe,,
Bisa di bilang, fict. Ini pairing Yewook yang pertama ya?
tenang-tenang, karena chap. Selanjutnya chapter dari fict ini adalah RYEOWOOK P.O.V. jadi, yahh, lanjutannya dari ini...
Haaah, kayanya fict. Ini bakal berChapter banyak deh...
Mianhae, kalau masih pendek,,,
Author janji, meski pendek, tapi Author bakal rajin-rajin Up-Date... *Soalnya gak lagi sibuk-sibuk amat*
JANGAN LUPA NANTIKAN BAGIAN ::
:: DONGHAE P.O.V. & :: HYUKJAE P.O.V
:: SIWON P.O.V & :: KIBUM P.O.V.
:: KYUHYUN P.O.V & :: SUNGMIN P.O.V.
:: ZHOUMY P.O.V. & :: HENRY P.O.V.
Bye..bye...!
jangan lupa Reviews ya! Author menantinya...
hehehehe...
.
.
.
Created By : Nitami Nirnamila Wildha... ^_^v
