YUHUUU~! *Author dibunuh readers karena baru Up-Date*

Jiaahh! Akhirnya, saiia Up-date jga, hehehe, mianhae ne, baru up-date...
Author bru pulang dari rmah skt, infusnya dicabut sakit banget, sakitnya smpe 4 hari T_T *readers : emangnya kami nanya yya?*

Disclaimer : Semua cast di ff ni, adalah milik-Nya, dan milik diri mereka masing-masing...

Pairing : KyuMin, YeWook, HaeHyuk, SiBum + ZhouRy...

Rating : K+ (maybe...)

Genre : Romance/humor/fantasy

Warning : YAOI, abal, gaje banget, typho(s), alur memakai mesin turbo (?) (alur kecepetan)

NB : hehehe, ini fict pertama saya, berhubung saya dapat ide ini dri rmh skt *Readers : gak nanya!* jadi otak saya loadingnya masih 70% jadi harap maklum~ *App hbungannya?*

Author saranin bacanya sambil dengerin lagu 'All My Heart'nya SuJu, Biar nuansanya terasa (?)

Okkhayyy, chekiddotth... Don't Forget, Don't Like, Don't Read, hehehehe...

Summary : "kenapa belakangan ini semua namja manis yang kulihat, kekuatannya membuatku dapat terdecak kagum?" (ktahuan gak bisa bikin summary *Author Pabbo*)

Back Sound : All My Heart – SUPER JUNIOR

Di ff ini, Author nyatakan, Caps Lock Author rada-rada eror karena Jeritan melengkingnya Wookie *di gorok Wookie*

"He Is...THE WONDER SWEETY BOYS"

.

.

"YA! KIM JONG WOON! KITA SELESAIKAN URUSAN KITA YANG KEMARIN!"

MWOO? Urusan yang kemarin, siapa namja itu? Mengapa ia membawa banyak orang di belakangnya?

~~Ryeowook P.O.V_ *di chapter ini, gak semuanya Ryeowook P.O.V.*

################

Mwooo? Urusan yang kemarin? Siapa-siapa namja-namja gila yang berani mengusik waktu-waktu terindah ku, eoh? Rasanya ingin sekali aku membejek-bejek (?) mereka menjadi kue lambang sari(?). huh, aku kesal sekali, sangat kesaaaaaalllll sekali.

"oh, ne. Aku ingat, bisa...kita bicarakan di tempat lain? Kau mengertikan?" Sungie hyung berbicara semanis mungkin pada namja-namja gila tersebut sambil melirik kearahku. Apa maksudnya...,ia tak ingin membawaku ikut campur?, tapi...megapa?

"maaf, errr- Noona, aku pinjam Yesungiemu sebentar ya, nanti akanku kembalikan.." Yakk! Dia memanggilku apa tadi? NOONA? Wah, apa mereka buta? Aku ini namja! NAMJA! Dan, tadi kata mereka, pinjam, YESUNGIE-KU?. Hei! Dia bukan milikku! Aku semakin panas saja jika keadaannya jadi begini terus. Tanpa kusadari, mereka semua telah lenyap didepanku. Haish, Sungie hyung meninggalkanku... T_T. Eh? Kenapa aku merasa khawatir gini?

#################

Aku yang jenuh dengan keadaan ini, hanya bisa duduk pasrah menyendiri di bangku taman yang tadi kutempati bersama yesungie hyung. "lama...sangat lama..." gumamku sambil menggigit bibir bawahku. Khawatir.

"AWWWHHH!...APP...APPO..."

Heh? Suara rintihan siapa tadi? Sepertinya...aku mengenalnya...

"ARRRGHHH...sakiiitt~...,"

YESUNGIE HYUNG!

Aku segera berlari mencari tempat dimana yesung hyung dibawa oleh mereka. Aku terus saja berlari tak tentu arah. Terus saja aku berlari-lari hingga peluh membasahi sekujur tubuhku ini hingga akhirnya aku tersadar...

"PABBO! Kenapa tak menggunakan kalung!" ucapku seraya memukul keras dahiku.

Aku segera mengeluarkan kalung yang birunya senada dengan bajuku ini. Aku menutup kedua mataku, sehingga semuanya menjadi gelap. Aku mulai berkonsentrasi terhadap Yesungie hyung. Sekarang, pikiranku benar-benar tertuju hanya pada satu arah saja. Yaitu keberadaan Yesungie hyung.

'AKU INGIN, AKU MENGETAHUI TEMPAT, DIMANA YESUNGIE HYUNG DI TAWAN OLEH NAMJA-NAMJA GILA TADI'

Tiba-tiba dalam pandanganku yang sedang gelap-gelapnya, muncullah sebua cahaya biru laut dengan indahnya. Lama kelamaan cahaya itu membuka dan memperlihatkan sosok yesungie hyung yang sudah terduduk lemas dengan sekujur tubuhnya dipenuhi luka memar, dan darah-darah kering yang menempel di sekitar Spectrumnya, karena mimisan, dan juga disekitar bibirnya yang sudah tak kuketahui lagi apa nasibnya. Darahnya sudah sangat kering, itu berati...dia telah lama dalam keadaan yang SUPER-DUPER-EKSTRA-BURUK seperti saat ini. Dan...yupz! mereka sedang ada disebuah gudang kayu yang memang tak jauh dari sekitar sini.

Dan tanpa ba-bi-bu lagi, aku segera berlari menulusuri jalan yang langitnya mulai berubah berwarna orange ini. Tepat sekali, hari memang mulai menjelag sore. Aku berlari sekuat tenaga, tak perduli orang-orang yang lalu lalang untuk pulang dari taman ini, memandangku dengan tatapan mengapa-namja-itu-seperti-dikejar-kejar-setan, hufft, adanya juga aku yang mengejar-ngejar setan. Tapi tetap saja, aku berlari menuju tempat yang hanya beberapa kaki lagi dari tempatku berlari tanpa merespon tatapan-tatapan dari mereka.

Sekarang, aku telah sampai disebuah pintu kayu besar yang sudah sangat rapuh. Rayap bergelayut sani-sini. Waaah..., pintu ini sangatlah besar. Mungkin, tingginya 3 kali lipat dari tinggi tubuhku. Kalau lebarnya..., mungkin jika aku tiduran, dapat diukur dari tinggi badanku juga. Kira-kira lebarnya 2 kali lipat dari tinggiku, dan kalau di lihat dari ukurannya, sepertinya pintu ini juga memiliki tebal yang sangat fantastis. Namun aku tidak perduli. Aku sudah berlari-lari seperti orang kesetanan begini, mau mengakhiri ini semua hanya karena pintu tua yang rapuh, bahkan jauh lebih rapuh dari seorang Kim Ryeowook. Masa sih, aku...Kim Ryeowook...kalah hanya karena sebuah PINTU REOT?
dan aku berani bertaruh... TAK AKAN PERNAH ADA CERITA YANG SEPERTI ITU!

BRUUUUAAAKKKKHHHH...~ dan hanya dengan 1 tendangan keras dari kaki kananku, pintu ini terbuka dengan sangat mudahnya. Dan aku sangat terkejut dengan keadaan Yesungie hyung yang sudah seperti mayat hidup yang kehilangan banyak darah. DAN AKU TIDAK SUKA ITU!

~~NORMAL P.O.V._

'BRUUUUAAAKKKKHHHH...' terdengar bunyi dobrakan pintu yang sangat luar biasa dahsyatnya itu dari seorang namja mungil yang kini tengah berada di depan pintu yang terbuka* karena sudah sangat hancur akibat tendangannya tadi* dengan wajah brutal dan seperti menahan amarah yang memuncak.

'AWHHH! Ternyata sakit juga yyah' batin Wookie setelah melihat tebal dari pintu tersebut kira-kira setengah meter lah. o.O?

Terlihat sudah tampang-tampang Pabbo dari 21 namja+Yesung karena terkejut dengan kelakuan namja mungil tersebut.

"Ye...Yesung...Ye-yeoja-chingumu ini, be-benar benar ku...at" kata salah seorang namja yang kita ketahui bernama Shim Changmin.

"AKU-BUKAN-YEOJA-KAU-TAHU?" ucap Wookie dengan nada menyeramkan, dan penekanan yang sangat-sangat mennyiratkan kemarahannya. Perlahan, muncullah aura-aura hitam kebiruan dari balik tubuhnya. Mungkin karena efek kalung tersebut, yang saat ini sedang terkontaminasi dengan emosi pemiliknya, yang mengakibatkan efek yang makin meyeramkan saat ini.

Aura hitam kebiruan tersebut makin menjadi-jadi, kini aura tersebut sudah seperti api yang sedang berkobar-kobarnya karena disiram oleh bahan bakar. Dan kalian tahu, bahan bakarnya adalah kata-kata Changmin barusan, sehingga membuat Wookie dan auranya semakin menjadi-jadi.

Aura hitam kebiruannya kini, bahkan sudah sangat mengerikan, bahkan lebih mengerikan dari kisah film Mistery 6 yang di bintangi SJ. Auranya memiliki aura-aura membunuh yang sangat kuat. Karena jika kalian melihatnya sendiri, kalian akan sependapat dengan pernyataan tadi. Karena, seolah-olah aura tersebut menyiratkan kematian bila didekati manusia manapun.

"KALIAN-APAKAN-YESUNGIE-HYUNG?" tanya wookie *dengan penuh penekanan menyeramkan*yang kini tengah bertatapan langsung dengan sang leader, Changmin.

"a-ani, aku hanya men- BRUUAKKH...HUWWWWAAAAAAAA!" Wookie yang sedari tadi tak tahan ingin membunuh manusia-manusia laknat yang sudah menyakiti yesung, kini sudah melayangkan sebuah pukulan maut ke arah changmin, sehingga yang dipukul mental sejauh 5 meter.

"a-appo..." rintihnya menahan rasa sakit karena kedua giginya kini telah tanggal dan menancap di dalam bibir bawah bagian kanannya *hiii...bayangin geh*

"KAU-BILANG-ITU-SAKIT-APA? KAU-TIDAK-MERASAKAN-BAGAIMANA-RASA-SAKIT-YANG-DITERIMA YESUNGIE-HYUNG-KARENA-KALIAN?" kini wookie sedang menarik kerah baju Changmin yang kini sudah sangat kusut.

"HE-HEI! APA KALIAN TIDAK LIHAT KEADAANKU? TLONG AKU! CEPAT HAJAR ORANG INI! ATAU KALIAN KUPECAT TANPA GAJI!" seru changmin pada 20 anak buah yang sengaja dia bawa untuk menghabisi Yesung. Dia berfikir, ia tidak mau mengotori tangannya hanya untuk melukai namja Hina *Changmin dihajar Cloud* seperti Yesung.

Dan dengan segera 2 orang berlari ke arah Wookie dengan taku-takut sambil membawa pemukul Baseball. Wookie hanya menyeringai bangga 'hah, kalian semua PABBO! Aku mana bisa dikalahkan hanya dengan pemukul baseball' pikir Wookie di tengah-tengah seringaiannya.

Dengan kasar, Wookie menghentakan tubuh changmin ke arah meja-meja kayu dibelakangnya hingga patah. dan dengan sigap ia berbalik menghadap 2 namja yang kini sudah dekat dengannya. Dengan kecepatan kilat, Wookie menjambak rambut mereka dan BRUAKKH~ Wookie mengadukan kepala 2 namja tadi dengat sangat keras hingga dahi mereka memar sangat dan darah segar keluar sangat deras dari hidungnya.

Melihat itu, teman-temannya kembali menyerang Wookie. Namun, Wookie segera melakukan gerakan dance memutar dengan kakinya hingga mereka semua terhempas jauh dan mungkin saja kaki-kaki mereka sudah patah kerenanya. Kembali Wookie melihat ada beberapa namja lagi mendekat kearahnya sambil membawa..."BELATI?" panik Yesung saat mengetahui apa yang dibawa para namja tersebut. Tapi, tak reaksi khusus yang ditunjukan oleh Wookie selain senyum kebanggaannya 'hahaha, mereka meremehkanku? Apa gunanya aku menjadi Wa-Ket kls bela diri tingkat Superior kalau aku tak bisa membereskan mereka? Minnie hyung pasti kecewa padaku' pikirnya sesaat. Dengan cepat Wookie menarik 1 meja yang sangat besar disampingnya dengan sangat kuat kearah namja-namja tadi yang membawa banyak belati. Tubuh mereka terpental jauh dan menabrak tembok disekitarnya dan ada juga yang menabrak segelondong besar kayu yang berada digudang ini *kan ceritanya, ini gudang kayu*.

Yesung yang sedari tadi hanya bisa diam terpaku melihat wajah malaikat Wookie yang sekarang sudah seperti wajah Malaikat Kesetanan (?), kini tengah menganga dengan aksi-aksi hebat yang ditunjukan oleh Wookie. Hanya satu yang sekarang ini sedang ada dibenaknya 'Hebat...tapi juga mengerikan...'.

Melihat banyak sekali namja yang saat ini sedang menuju kearahnya *lagi?*, Wookie langsung mengubah posisinya menjadi kaki di kepala kepala di kaki~ syalalala #PLAKK *Author langsung di gantung Readers karena mengganggu suasana*dan memutar-mutar kedua kakinya dengan kedua tangan sebagai tumpuannya. BRUGHH~, BRUGHH~, BRUGHH~, terdengar bunyi mereka berjatuhan (?) dari atas kebawah dan menumpuk jadi satu (?).

Dan tinggal tersisa 5 namja saja, dan sekarang mereka tengah mendekati Wookie dengan tatapan mesum #PLAKK, dengan tatapan membunuh. Wookie yang sudah mulai kelelahan itupun melihat tali tambang yang terjuntai bebas disampingnya yang berujung pada atap gudang ini. Wookie menari-narik tali tersebut untuk memastikan tali tersebut kuat. Setelah yakin, Wookie segera memanjat tali tersebut hingga kakinya berada sejajar dengan wajah 5 namja tersebut, Wookiepun tersenyum penuh kemenangan. "AHAHAHAHA! Kau takut pada kami? Dasar mahluk lemah! Sampai manjat-manjat tali segala! Ahahahaha" kata salah satu dari mereka dan menertawakan Wookie sejadi-jadinya.

Mereka yang kini sedang asyik tertawa, tidak mengetahui kalau Wookie sedang mengayunkan-ngayunkan tali tersebut hingga...

BRUAGHH! BRAKK BRUKK BREKK KRAKK SRREKK (?)

Wookie mengayunkan kakinya dan saat sudah mendekati wajah para namja tersebut Wookie memutar tubuhnya sehingga kedua kakinya ini menghajar mereka tanpa ampun hingga banyak gigi-gigi mereka yang tanggal akibat Wookie.

TAP! Wookie menjatuhkan dirinya dari tali tersebut dan jatuh dengan sangat indah dengan kaki menjuntai dibawah duluan. Dan...dia jatuh tepat di hadapan changmin. Changmin yang sudah merasakan aura Wookie makin mengerikan, mulai memohon ampun padanya.

"a...aku mohon...ja-jangan sakiti aku! kumohon!" pinta changmin memelas.

"PERMOHONANMU-SUDAH-TAK-BERLAKU-LAGI!" bentak Wookie yang tidak tertinggal dengan segala penekanan mengerikan di setiap kata. Tanpa ba-bi-bu lagi, Wookie segera mencengkram erat kerah baju Changmin dan menamparnya bolak-balik dan menendang bagian vital Changmin.

"A...AKKKHHHH!" jerit changmin merasakan ngilu yang sangat di bagian vital tubuhnya. Yesung yang tak tega segera mengumpulkan tenaganya dan berlari ke arah Wookie yang sedari tadi memunggunginya.

"KAU-AKAN-MENYE-..."

'GREP' tangan mungil Yesung kini tengah melingkar manis di perut Wookie. Merapatkan jari-jari lentiknya untuk semakin mengeratkan pelukannya tersebut. Ternyata Yesung memeluknya dari belakang.

"hyung apa yang ka- akhhhh" omongan Wookie terputus oleh desahannya sendiri karena saat ini Yesung tengah menciumi dan menjilati leher kiri Wookie dengan lembut, menggigit ringan perpotongan dileher Wookie lalu menghisapnya sehingga menimbulkan kiss-mark yang sangat jelas dilehernya. Changmin yang melihat hal itu, hanya bisa melotot seorang diri.

"Wookie-ah, kuharap kau tak melakukan ini lagi" desah yesung ditelinga kanannya dengan suara baritonenya, lalu meniup kecil telinga tersebut.

Mendapat perlakuan seperti itu, membuat aura Wookie hilang perlahan dan menjadi tenang kembali. Wookie menjatuhkan dirinya lemas, menandakan tenaganya sudah hilang semua. Beruntung lengan yesung langsung menyanggahnya dan membawa kepalanya ke dada bidang miliknya.

"HAISH! KIM JONG WOON! KALI INI KAU MENANG! TAPI, NANTI AKU AKAN DATANG LAGI! LIHAT SAJA JONG WOON!" teriak Changmin yang hendak berdiri.

"KALAU-KAU-BERANI-DATANG-LAGI-BERARTI-KAU-SIAP-MATI-DITANGANKU" bentak wookie yang lagi-lagi dengan penekanan di setiap katanya yang memandangnya dengan tatapan membunuh.

Changmin segera berlari menjauh karena takut aura hitam kebiruan Wookie akan muncul lagi.

##############

"Wookie, kenapa kau lakukan itu tadi?" tanya yesung lembut. Mereka kini telah kembali ke taman.

"enggh, entahlah hyung...mungkin karena aku menghawatirkanmu" jawab Wookie ragu.

"kau tahu, itu berlebihan Wookie, sangatlah berlebihan...apalagi dengan Aura menyeramkanmu tadi" kata yesung sambil menatap langit sore yang sangat indah itu.

"mianhae..." Wookie menundukan kepalanya, menyesali atas perbuatannya tadi.

"mengapa kau sangat marah hingga mengeluarkan aura menyeramkan tadi?"

"karena mereka yang membuatku marah, karena mereka telah menyakiti Yesungie hyung"

Yesung terhenyak atas pengakuan yang keluar dari bibir mungil Wookie, Yesungpun semakin yakin kalau namja kecil yang ada didepannya saat ini, juga memiliki perasaan yang sama dengannya.

"Saranghae Wookie-ah..." desah Yesung di telinga kanannya. Seketika, Wookie langsung blushing karena mendapatkan pernyataan cinta dari yesung.

"ta-tapi hyung, kita baru bertemu beberapa hari yang lalu dan ak-" yesung langsung menempelkan telunjuknya di bibir mungil Wookie.

"jawab saja, apakah kau juga mencintaiku atau tidak!" Ucap Yesung lantang sambil meremas kedua pundak Wookie.

Wookie memandang mata black pearl milik yesung. Mencari-cari celah kebohongan yang terpancar dimatanya. Namun, hasilnya NIHIL. Hanya pancaran ketulusan dan keseriusan yang terpancar dari mata Black Pearlnya.

Wookie pun tersenyum manis dan berkata "Na do saranghae hyung" seraya menjatuhkan dirinya ke dekapan hangat yesung.

Yesung tersenyum bahagia atas perkataan Wookie barusan. Diangkatnya wajah Wookie dengan kedua tangan yesung yang sudah bertengger (?) di pipi tyrus milik Wookie. Dipandangnya lekat-lekat mata Smooth Caramell tersebut. Dan perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Wookie, beriringan dengan Sunset yang sangat membawa nuansa ketenangan bagi kedua insan yang kini tengah tenggelam dengan dunia mereka sendiri. Tenggelam didalam ciuman mereka yang tenang dan lembut.

.

.

.

~T.B.C._

Huuuuaaa! Gmana readers? Udah panjang belum? Hehe, miahae kalau belum panjang juga...
tlong di reviews ya reader...

Tunggu episode berikutnya...

:: DONGHAE P.O.V. & :: HYUKJAE P.O.V

:: SIWON P.O.V & :: KIBUM P.O.V.

:: KYUHYUN P.O.V & :: SUNGMIN P.O.V.

:: ZHOUMY P.O.V. & :: HENRY P.O.V.

:: BERKEMAH 1

:: BERKEMAH 2

:: BERKEMAH 3

:: AWAL MASALAH

Dan nantikan yang lainnya juga yya! Hehehe

Mianhae ya! Gak balas review lagi...
lagi-lagi Author gak sempet liat karena pulsa buat modem author, tinggal dikit *author kere* hehehe,,

SARANGHAEYO READERS! Author harap, kalian akan mereviews fic abal ini...
okkeh? Yang R&R semoga panjang umur n dosa-dosanya di ampuni yang maha kuasa yya! Hehehehe...