DIFFICULT TO BE A LEADER

Summary : Leader? Sebuah posisi penting yang bisa memimpin dan bijaksana dalam berbagai keputusan. di kagumi dan di hormati oleh bawahannya. Tapi Benarkan mengasyikan menjadi seorang Leader? Apa saja beban yang di tanggung oleh Leader tersebut?

Cast : All Member Super Junior

Rated : T

Genre : Family, Brothership, Hurt

Warn : Gaje, Typo (s), Alur complicated, Boring

.

.

~Don't Like Don't Read~


.

.

ÐTŁ

Setelah menyelesaikan sarapan pagi mereka. Sembilan member dari big group ini pun berkumpul di ruangan tengah, menunggu seorang Leader mereka keluar dari kamarnya.

Leeteuk berjalan santai sambil membawa beberapa majalah di tangannya, lalu ia mendudukan dirinya di samping Shindong. Leeteuk meletakkan beberapa majalah yang ia bawa di meja, member yang lain hanya mengernyit bingung sambil memperhatikan dengan seksama setiap majalah itu. Matanya mereka pun membulat saat membaca main artikel di majalah tersebut.

"Yak! Apa-apaan ini… Kenapa mereka menulis seperti ini? Skandal apa coba?" Eunhyuk lah yang pertama kali membuka suaranya, dengan decak kesal.

"Aku melakukan itu karena mereka yang meminta, bukankah itu sudah biasa,.. Kenapa justru menulis hal seperti itu.." Timpal Yesung yang tak terima dengan berita yang menyangkut namakan dirinya.

"Mereka hanya banyak omong.. " keluh Donghae

"Mereka selalu melebih-lebihkan…" Timpal Sungmin pula.

Mereka semua pun terdiam masih dengan fikiran masing-masing, namun akhirnya mereka mengalihkan tatapannya pada satu orang, sang Hyung tertua sekaligus Leader yang mereka kagumi. Leeteuk tersenyum tipis mendapat tatapan pasrah dari para dongsaengnya.

"Seperti yang kalian lihat. Lagi-lagi berita yang gak jelas muncul dan boss menyuruh kita mengklarifikasinya." Jelas Leeteuk

"Kenapa baru memberitahu kami sekarang Hyung?" Tanya Ryeowook sambil menatap Leeteuk meminta penjelasan,

"Mianhae wookie.. Fikiran ku kacau beberapa hari ini.. Mianhae.." Sesal Leeteuk sambil menundukkan wajahnya.

"Lalu darimana kau pagi-pagi ini?" Tanya Heechul sambil melipat tangannya di depan dada.

"Tadi malam aku ke rumah sakit.. dan mereka menyusulku kesana.." Jelas Leeteuk sambil menatap KyuMin dan HaeHyuk bergantian.

"Mwo? Rumah sakit? Siapa yang sakit " Pekik Shindong

"Umma.. Umma harus operasi tadi malam…" Jelas Leeteuk. Member yang lainnya pun terdiam sambil memperhatikan raut muka sang Leader yang terlihat sangat lelah.

"Lagi-lagi kau berbuat semau mu Jungsoo.." celetuk Heechul lagi.

"Mianhae.." Sesal Leeteuk lagi.

"Lalu bagaimana keadaan ahjumma Hyung?" Tanya Ryeowook dengan raut khawatir.

"Gwenchana.. Dia sudah baik-baik saja. Hanya tunggu masa penyembuhan.." Jawab Leeteuk yang membuat semuanya menghela nafas lega.

"Syukurlah.. Jangan seperti ini lagi Hyung.." Ucap Shindong sambil menatap lembut Leeteuk.

Leeteuk hanya mengangguk lalu ikut tersenyum.

"Lalu bagaimana dengan berita itu Hyung?" Tanya Yesung kemudian.

"umn.. besok akan ada konfrensi.. Manager hyung menyuruh kita untuk mempersiapkan diri. Mianhae, memberitahu ini secara mendadak." Jelas Leeteuk

"Gwenchana Hyung.. Kita sudah biasa melakukan konfrens.. Yang jelas aku sudah tak sabar menuntaskan hal ini." Ucap Eunhyuk dengan penuh semangat.

"Yap.. kita tunjukan pada mereka siapa SJ sebenarnya.. Ish.." Timpal Donghae dengan pose penyemangatnya itu. Semua member pun tertawa melihat couple tersebut bersemangat menyambut press conference esok hari.

PUK

Sebuah bantak sofa melayang dan mendarat di kepala seorang namja tampan yang sedang asyik sendiri di dunia nya bersama sang PSP tercinta.

"Yak! Chulli Hyung, kau apa-apaan sih.." decak Kyuhyun kesal saat Heechul dengan santainya memukul kepalanya dengan bantal.

"Bocah, kenapa kau santai sekali eoh? Tanpa ekspresi seperti itu, dengarkan orang jika sedang bicara." Ucap Heechul panjang lebar, Kyuhyun hanya mencibir kesal.

"Tapi Kyu, kau benar-benar tak menanggapi hal ini?" Tanya Sungmin yang merasa dongsaeng di sebelahnya itu terlalu santai memainkan PSP nya.

"Aku sudah tau, untuk apa kaget lagi.." gumam Kyuhyun pelan.

"Mwo? Kau sudah tau?" pekik ryeowook kaget

"Darimana kau tau? Kenapa tak memberitahu kami?" Tanya Siwon.

"Manager Hyung yang memberitahu ku kemarin.." Jawab Kyuhyun cuek sambil kembali memainkan PSP nya. Leeteuk hanya tersenyum, dan member yang lain hanya menggelengkan kepalanya.

"Baiklah, aku pergi sekarang saja.. Aku sudah mendapat jawaban.. " Ucap Heechul seraya bangkit dari duduknya.

"Yah Chulli Hyung, kenapa pergi sekarang? Nanti saja.." Ucap Ryeowook

"Mwo? Kau yang membuatku datang kemari pabboya.." Cibir Heechul, Ryeowook hanya bisa nyengir kuda merasa bersalah.

"Jungsoo.." Panggil Heechul sambil melangkahkan kakinya, matanya melirik kearah Leeteuk seakan menyuruh nya mengikuti langkah Heechul.

"Bye! Bye! Chulli Hyung.. Jangan merindukan kami.." teriak Donghae dan Eunhyuk bersamaan sambil tertawa. Heechul hanya menggelengkan kepalanya sambil melambaikan tangannya. Leeteuk pun mengekor di belakang Heechul mengantar namja cantik itu kedepan pintu.

Pletak

Satu jitakan di terima Leeteuk saat ia sudah sampai di pintu depan dorm.

"Yak! Heenim.. Aish Jinja…" Leeteuk hanya bisa meringis kesakitan sambil mengelus hasil jitakan namja cantik itu.

"Sakit eoh?" Cibir Heechul, Leeteuk hanya mendengus kesal.

"Sudah berapa kali aku bilang jangan menyimpan apa pun sendiri. Jeongmal pabboya.. Lihat keadaan mu sekarang! Kacau, terlihat sangat lelah.." Omel Heechul seperti seorang umma yang memarahi anaknya.

"Ne, Mianhae.." Ucap Leeteuk pelan sambil menundukkan wajahnya.

GREP

Leeteuk terlonjak kaget saat dongsaeng yang beda beberapa hari dengan umurnya ini memeluknya dengan sangat erat lalu mengelus punggungnya dengan lembut.

"Kau.. masih punya kami.. Arrasso?" Bisik Heechul yang membuat Leeteuk tersenyum senang.

"Ne.. Gomawo.." Ucap Leeteuk pelan. Setelah itu Heechul melepaskan pelukannya, lalu tersenyum lembut.

"Yasudah, aku pulang.. Sukses buat besok.." ucap Heechul sambil melangkahkan kakinya pergi.

"Hati-hati Heenim…" Teriak Leeteuk, Heechul hanya melambaikan tangannya tanpa berhenti dan menoleh. Leeteuk hanya tersenyum memandangi punggung Heechul yang semakin menghilang dari pandangannya.

"Gomawo heenim.." gumamnya.

Tidak taukah Leeteuk bahwa 6 orang namja tengah memperhatikan dirinya dan Heechul barusan dari balik dinding dengan tatapan sedih. Mereka berenam pun kembali pada posisinya masing-masing saat melihat Leeteuk mulai masuk kedalam dorm kembali. Kyuhyun hanya tersenyum dari balik sofa melihat kelakuan para Hyung nya.

"Hyung~" Teriak Donghae manja saat melihat Leeteuk memasuki ruang tengah.

"Wae Hae?" Tanya Leeteuk lembut.

"Kajja.. Kita tidur ne? Jadwal kita masih beberapa jam lagi.. Jadi kita tidur saja ya.." Ucap Donghae riang. Belum Leeteuk menjawab ucapannya, Donghae langsung menarik tangan Leeteuk menuju kamar mereka. Ya, mereka sangat tahu bahwa sang Leader sangat membutuhkan istirahat saat ini.

"Teuki Hyung selalu memaksakan diri.." gumam Sungmin.

"Besok kita yang harus melakukan konfrens itu dengan baik.. Jangan sampai membuat Teuki Hyung pusing lagi.." Ucap Eunhyuk yang disambut dengan anggukan dari member lainnya.

.

.

.

ÐTŁ

Hari yang cerah pun menyambut hari baru bagi para member Super Junior tersebut. Jadwal padat kembali menunggu mereka, tak membiarkan setiap member untuk bersantai dalam waktu yang panjang. Tapi inilah hidup.. Butuh perjuangan dan tantangan, juga kerja keras untuk mencapai kebahagian yang di impikan.

Beberapa wartawan telah memenuhi Ballroom yang cukup besar di sebuah hotel ternama Seoul. Mereka tengah menunggu seorang Idol Seoul yang akan melakukan konfrensi pers hari ini. Selama menunggu mereka menyiapkan berbagai macam pertanyaan dan mengecek kamera mereka. Wartawan ini tak hanya dari daerah Seoul bahkan Korea, ada beberapa yang datang dari Tokyo, Taiwan, dan China hanya ingin meliput berita tentang konfrensi pers yang akan dilakukan.

Ballroom tersebut mulai hening, perhatian para wartawan mulai terfokus pada beberapa orang yang mulai memasuki stage dan duduk menghadap para wartawan yang terus mengabadikan moment itu dengan kamera mereka.

Ya, 9 member Super Junior ini tengah mengadakan press conference untuk mengklarifikasi semua berita tak benar yang di tujukan pada mereka.

Semua wartawan terus membidikan kamera ke 9 namja di atas stage, mengabadikan moment tersebut dalam sebuah foto, dari semua member masuk, memberikan salam, hingga duduk menghadap para wartawan.

Dengan tetap tenang dan cool nya, mereka bersembilan mulai menjawab setiap pertanyaan yang di utarakan para wartawan. Tak hanya situasi panas yang terjadi, namun Shindong dan Leeteuk terkadang mencairkan suasana tegang tersebut dengan canda gurau mereka, berusaha menenangkan semua.

Selama kurang lebih 30 menit mereka duduk dengan tenang sambil terus menjawab semua pertanyaan dengan santai dan sangat bisa di terima dengan baik. Bisa dikatakan press Conference ini berhasil dan berjalan dengan baik. Semua wartawan dapat menerima setiap jawaban dari setiap member hingga akhirnya beberapa wartawan meminta maaf pada pihak SJ atas berita tak mengenakan yang mereka buat.

9 Member pun hanya tersenyum, dan akhirnya member salam perpisahan dan meninggalkan stage tersebut.

.

.

.

"Haahh.. Akhirnya selesai…" Pekik Eunhyuk senang lalu menjatuhkan dirinya pada sofa di waiting room mereka.

"Pertanyaan mereka membuat ku pusing.." Timpal Kyuhyun yang ikut duduk di sofa.

"Sudahlah, jangan bahas itu lagi.." Shindong yang terduduk di lantai pun menengahi.

"Teuki Hyung kemana ya?" Tanya Yesung sambil mencari sosok yang kembali menghilang dari antara mereka.

"Tadi manager hyung memanggilnya.." Jawab Sungmin yang baru masuk kedalam waiting room itu.

"Emang ada apa lagi Hyung?" Tanya Siwon mulai khawatir. Sungmin hanya menggedikkan bahunya tanda tidak tahu lalu mendudukan dirinya di kursi meja rias.

"Eh, gimana kalau kita buat pesta malam ini.." Ucap Eunhyuk sambil tersenyum penuh arti.

"Pesta?" Tanya Donghae bingung.

"Ne, sebagai hadiah untuk Teuki Hyung.. Hanya pesta kecil-kecil di dorm.." Jelas Eunhyuk.

"Yah.. Nanti sore aku harus ke Thailand…" keluh Siwon pasrah. Shindong hanya menepuk bahu siwon sambil menganggukan kepalanya.

"Tapi aku setuju dengan pesta itu..Aku titip sesuatu saja untuk Teuki Hyung ne?" Lanjut Siwon membuat member yang lainnya merasa lega.

"Bagus.. Kita lakukan nanti malam.." Ucap Donghae riang.

"Lakukan apa?"

Sebuah suara menginterupsi perbincangan mereka, membuat mereka semua terlonjak kaget.

"Hyung! Sejak kapan kau disitu?" Tanya Yesung dengan wajah panic.

"Barusan.. Kalian sedang membicarakan apa?" Leeteuk mulai memasuki ruangan lalu duduk di kursi meja rias samping Sungmin.

"Ah.. Anii.. Aku hanya membicarakan Siwonnie yang akan ke Thailand.. Iya kan wonnie?" Ucap Eunhyuk sambil menunjukkan glummy smilenya.

"Eh? Iya.. Heheh.." Siwon pun mengangguk mantap, membuat Leeteuk tersenyum lalu mengangguk mengerti.

"Hyung.. Nanti malam jadwal mu selesai jam berapa?" Tanya Ryeowook.

"eumm.. sepertinya jam 9 sudah selesai.. Wae Wookie?" Tanya Leetuk

"Anii.. Aku hanya ingin memasak menu baru malam ini, jadi aku juga ingin kau mencicipi nya Hyung.." Ucap Ryeowook dengan maksud tersembunyi, di sambut dengan anggukan mengerti dari semua member.

"Baiklah.. Kajja, siap-siap untuk jadwal berikutnya.." Perintah Leeteuk. Semuanya pun menyiapkan barang-barangnya lalu melangkah menuju tempat perform berikutnya.

.

.

.

ÐTŁ

"Kyu~ Cepat bantu kami, jangan Cuma duduk.." Perintah Yesung

"Mwo? Bukannya semua sudah siap? Apa lagi yang perlu dibantu?" Ucap Kyuhyun santai. Yesung terdiam dan memperhatikan, ya semuanya sudah siap. Makanan dan minuman sudah tersaji di meja makan. Hari ini mereka hanya akan membuat pesta kecil-kecilan sambil makan bersama, jadi tidak terlalu special dan ribet juga.

"Teuki Hyung mana? Aku lapar…" Gumam Shindong sambil memperhatikan Jjajangmyeon didepannya.

"Dongie Hyung.. Jangan ditatap seperti itu …" Ucap Ryeowook sambil mengamankan Jjajangmyeon yang siap disantap oleh Shindong. Shindong hanya mendengus kesal.

"Aku akan hubungi Teuki Hyung.." Eunhyuk pun mulai mendial nomor di smartphone nya, sedangkan yang lain hanya memutari Eunhyuk.

"Yeoboseyo?" ucap suara di sebrang yang di yakini adalah suara Leeteuk.

"Hyung.." Pekik Eunhyuk

"Wae Hyukkie?" Tanya Leeteuk dengan nada lembut.

"Kau dimana? Apa masih lama sampai di dorm?" Tanya Eunhyuk.

"Anii.. Aku baru saja sampai.." Jawab Leeteuk

"Jinja? Kalau begitu cepat masuk ne?" Ucap Eunhyuk lalu memutuskan hubungan telfonnya. Mereka pun mulai bersiap di tempatnya, lalu mematikan semua lampu di dorm, sehingga ruangan ini sangat gelap.

Krriiieettt…..

Gelap…

Hening….

Pintu terbuka dengan sempurna. Leeteuk mengernyit bingung saat mendapati dormnya gelap gulita.

"Bukannya mereka sudah pulang semua?" Gumam Leeteuk mulai masuk kedalam dorm.

Ia melangkah dengan sangat hati-hati sambil meraba dinding di dekatnya. Ia mencari saklar lampu.

Ctek..

Ruangan pun kembali terang dan Leeteuk terlonjak kaget saat ia disambut dengan teriakan para dongsaengdeul yang telah berkumpul di ruang makan dengan banyak makanan yang tersaji di meja tersebut. Leeteuk masih memperhatikan makanan tersebut dengan para dongsaengnya bergantian

"Hyung.. Kenapa berdiri saja.. Kajja.." Donghae yang gemas pun langsung menarik tangan Leeteuk.

"Kalian sedang apa? Banyak sekali makanan ini.." Ucap Leeteuk sambil tersenyum senang.

"Ini semua untukmu Hyung…" Ucap Ryeowook senang.

"Iya, makanan ini untukmu, tapi aku minta sedikit ya Hyung.." Timpal Shindong dengan senangnya.

Leeteuk hanya tertawa kecil.

"Mwo? Kenapa kalian jadi baik begini?" Tanya Leeteuk di tengah tawanya.

"Kami selalu baik Hyung.." celetuk Kyuhyun yang terima dirinya dikatakan tidak baik. Leeteuk masih tertawa kecil sambil memperhatikan dongsaengnya satu persatu.

"Ini sebagai rasa terima kasih kami Hyung.." Ucap Eunhyuk sambil tersenyum senang. Leeteuk pun tersenyum mendengar itu.

"Gomawo Hyung…" Sungmin pun bangkit dari duduknya lalu memeluk tubuh Leeteuk.

"Kami akan selalu ada untukmu Teuki Hyung… Jadi bagikan semua bebanmu pada kami juga.." Ucap Donghae dengan mata berair. Leeteuk terdiam, ia kembali menatap Dongsaengdeulnya yang tengah tersenyum lembut padanya satu per satu. Air mata kembali meluncur indah dari kedua pucuk mata Leeteuk.

"Hyung.. Jangan menangis lagi.." Ucap Eunhyuk yang juga sudah menitikan air matanya.

"Aish.. Kenapa jadi malah menangis sih? Aku lapar.. Setelah makan, kalian boleh menangis sepuas kalian tapi sekarang aku mau makan" Celetuk Kyuhyun yang membuat yang lain mulai tertawa

"Iyap! AKu juga lapar~!" Teriak Shindong.

"Ne, Ne.. Kajja.. Kita makan.." Ucap Leetuk.

"Hyung…" panggil Ryeowook, Leeteuk pun menoleh kearah ryeowook

"Ne Wookie?" Tanya Leeteuk sambil menatap Ryeowook yang tengah tersenyum penuh air.

Srrooottt….

Kurang dari 2 detik, Air soda telah mengguyur tubuh Hyung tertua mereka. Botol soda yang telah di kocok dengan kuat tersebut menyembur saat Ryeowook membukanya tepat di wajah Leeteuk. Ryeowook dan Kyuhyun pun langsung berhigh five ria, sambil tertawa. Leeteuk dan member lainnya sempat shock mendapat kejutan kurang ajar tersebut, namun akhirnya mereka pun tertawa bersama, melepaskan semua beban yang ada, berpesta dan berkumpul bersama-sama.

.

.

FIN


Selesaii…. ^^

Ini hanya Fic tapi kejadian seperti ini mungkin juga pernah di alami Oppadeul esp Leeteuki… *Hug Oppadeul*

Jeongmal Gomawo untuk semua Reader yang menyempatkan diri membaca Fic ini… ^^

Gomawo *deppbow*