Hai aku balek lagi...
Mumumumu...
Maap nih akhir-akhir ini apdet-nya agak telat T.T
Dahlah tanpa banyak bacot'z langsung wae ka T to the K to the P.
Rin POV
"namaku adalah Rinto Kamine, kalian boleh memanggilku Rinto" ucap anak baru itu dan membuatku terbelalak.
"baiklah Rinto, kau duduk dengan...hmmm, dengan Kujyou Rin" ucap Kyoteru-sensei dan aku segera berdiri walaupun masih shok.
Setelah itu Rinto pun duduk disebelahku. Hanya keheningan yang melanda kami. Apakah Rinto lupa kepadaku?. Kalian belum tau yah? ya udah aku ceritain.
Flashback
"Lin-chan tangtep acu dong !" ucap seorang anak laki-laki yang berumur sekitar 5 tahun berambut honey blonde dengan 4 jepit di poninya kepada seorang anak perempuan dengan ciri-ciri yang sama seperti anak laki-laki itu, dan sepertinya umur mereka sama juga. "iikkh... Linto-chan tunduin acu !" ucap anak perempuan itu. Sepertinya mereka berdua adalah sahabat dekat.
"hm.. Rin-chan.. aku harus pergi jauh.. Rin-chan maukan menungguku?" ucap anak laki-laki itu yang sudah berumur 10 tahun, bernama Rinto. "tapi kenapa Rinto-chan?" ucap anak perempuan itu yang tidak lain adalah Rin sendiri, terlihat jelas dimata Rin kalau dia ingin menangis. "maafkan aku Rin-chan.. aku diajak oleh ayah dan ibuku untuk pergi jauh" ucap Rinto.
"Rinto-chan..." sekarang tumpah sudah air mata Rin. "sudah Rin-chan kau tidak perlu menangis, aku pasti akan kembali kok!" ucap Rinto sambil memeluk Rin. "janji ya?" ucap Rin sambil menyodorkan kelingkingnya. "janji" ucap Rin menautkan kelingkingnya dengan kelingking Rin.
Flashback End~
Normal POV
Seorang pria berambut honey blonde dengan 4 jepit di poni nya sedang memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh guru. Tanpa ia sadari daritadi ada seseorang yang memperhatikan nya. Orang itu adalah Kujyou Rin. "apakah ada yang aneh dariku?" ucap pemuda tersebut kepada gadis disamping nya. "tidak kok, tidak ada yang aneh" ucap gadis itu yang sepertinya salah tingkah. "oh, yasudah" ucap pemuda itu dingin lalu menatap papan tulis lagi.
Terlihat jelas bahwa gadis bernama Rin itu menjadi muram.
Rinto POV
Hai, Namaku Kamine Rinto. Aku adalah murid baru di Vocaloid High School. Ada satu murid disana yang jelas-jelas kukenal dengan baik. Ya, dia adalah Kujyou Rin. Sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan nya. Apa mungkin dia masih ingat padaku?.
Saat ini aku sedang mendengarkan penjelasan dari Kyoteru-sensei. Sebenarnya daritadi aku merasa ada seseorang yang sedang memperhatikanku. Tapi biarlah, nanti kutegur dia.
"apakah ada yang aneh dariku?" ucapku padanya. "tidak kok,tidak ada yang aneh" ucap Rin dengan salah tingkah. "oh, yasudah" ucapku dingin sambil menatap papan tulis lagi. Sejak SMP aku bersikap dingin kepada semua orang. Kecuali temanku !. Tapi, kau tahu mengapa aku bersikap dingin juga kepada Rin? Aku hanya ingin tahu.. Apakah dia mengingatku atau tidak.
Tak terasa bel tanda istirahat berbunyi. Aku segera merapihkan buku-buku dan alat tulisku. Tiba-tiba aku dikerubuni oleh gadis-gadis dari kelasku ini. "kyaaaa.. Rinto-kun, kau tampan sekali" teriak mereka yang membuat telingaku sakit. "Kalian terlalu berisik ! tinggalkan aku !" ucapku dingin. Lalu mereka memasang muka kecewa.
"Rinto-kun.. kau jahat sekali" ucap mereka kecewa. Namun tiba-tiba ada api yang berkobar-kobar dimata mereka. Membuat aku menjadi sedikit takut. "Sifat Rinto-kun yang dingin membuat dia semakin kereeeeeeen, teman-teman mari kita dirikan Rinto Fans Club" ucap salah satu dari mereka dan yang lainnya mengangguk mantab dan pergi meninggalkan kelas. "huuh... sepertinya akan rumit lagi" ucapku sambil menghembuskan nafas.
Tiba-tiba ada seorang pemuda berambut sama denganku dan diikat menjadi ponytail masuk ke kelasku. Lalu dia menghampiri Rin. Rin tersenyum tulus kepadanya. Hatiku terasa hancur. Kalian tidak tahu ya? aku menyukai Rin. Ya... Aku menyukainya. Lalu pemuda tadi bungkuk layaknya seorang pelayan. "Hime-sama.. maukah kau ikut bersamaku ke kantin?" ucapnya sambil tersenyum. "ahhh... Len ! kau berlebihan ! ayo kita ke kantin" ucap Rin yang kulihat mukanya sudah sangat merah. "hehehe.. kamu gampang dijahili !" kata pemuda yang bernama Len itu sambil tertawa. "itu tidak lucu Len !" ucap Rin bertambah merah, mungkin karena malu.
"yuk kekantin" ucap pemuda itu lalu menggandeng tangan Rin. "ayoooo.." ucap Rin dengan semangat lalu membalas gandengan nya sambil bergelayut manja. "aku mencintaimu Len" ucap Rin membuatku terkejut. "aku juga akan selamanya mencintaimu Rin" ucap pemuda itu lalu pergi bersama Rin. Hatiku sangat sakit sekarang. Seperti ditusuk dengan miliyaran jarum. Aku hanya diam dikelas, sambil merenung. Lebih baik aku berjalan - jalan sejenak.
Len POV
Aku dan Rin sedang berada di kantin. Aku dan Rin saling berpegangan tangan tentunya (Rika : dasar lu ! sok romantis.. Len : Suka2 gue ! Lu jangan banyak bacot deh ! Rika : Ampun kang mas). Lebih baik kalian abaikan si Rika Author Gila itu ! Ingat pesan-pesan yang saya sampaikan ini. Sudahlah Back to the TKP (?). Rin bilang dia ingin ke kamar mandi sebentar, jadi aku sekarang sedang menunggu Rin.
Setelah beberapa saat, Rin datang. Dan kami memesan makanan yang ingin kami beli. Aku membeli Jus Pisang dicampur Susu (?) sedangkan Rin beli Jus Jeruk dicampur jus jambu (?). Minuman Rin sangat aneh.. aku baru pertama kali melihat itu.. tapi biarlah. Aku tidak boleh memandangi minuman-nya itu dengan tatapan enegku (?).
Setelah kami meminum minuman kami, kami memutuskan untuk berjalan2 di gedung sekolah ini. Saat kami sedang berjalan-jalan di koridor SMP aku melihat Lenka. Dan aku teringat bahwa aku belum mengenalkan Lenka dengan Rin. "Lenka ! kesinilah" ucapku pada Lenka. "ada apa nii-san?" ucap Lenka. "aku ingin memperkenalkanmu dengan pacarku" ucapku sambil sedikit blushing. "cieee.. nii-san punya pacar... Pajak jadian-nya dong?" ucap Lenka sambil tertawa. "apaan sih Lenka ! nanti pulang tidak kubuatkan makanan loh !" ucapku iseng. "iihh..niii-san jahat !" ucap Lenka sambil mengembungkan pipinya. "nah Rin, kenalkan ini Lenka adikku" ucapku pada Rin. "senang bertemu denganmu Lenka-chan !" ucap Rin sambil tersenyum dengan riang. "aku juga Rin-san !" ucap Lenka dengan senyum yang sama seperti Rin.
To Be Continued
Kyon Kuroblack
Hihihihi.. maaf lah kalo bikin bingung .-.
tp menurut aku gk terlalu membingungkan juga kok :DDD
_Arigatou For Reviews_
Blaze Takishima
Gk perlu ampe mati juga kalee DX..
ituhh uda aku kasih tau !
murid barunya adalaaaah eng ing eng (?) R-I-N-T-O
_Arigatou For Reviews_
Christi Mashiro
Wkwkwkwk... mangkanya jangan sampe ketinggalan -.-
ah yang bener? romacenya kerasa ?
aaaaawwwhh aku seneng dueh (?) :'D
_Arigatou For Reviews_
