EXO and I
Cast : EXO member, Cho Jino
Warning : GS for Jino/ Typo banyak kya bulu ketek Changmin #plak/ BL/ yaoi(kyanya sih)
Genre : gak tau #plak
Rate : T
Author Pov.
Bandara Incheon terasa lebih panas dari biasanya entah kenapa. Mungkin karena banyak setan disekitar situ, ramadhan kan udah selesai jadi setan-setan juga melaksanakan tugasnya seperti biasa #plak, kenapa jadi ngomongin setan?
Seorang yeoja itu berlari melewati beberapa orang yang menghalangi jalannya.
"Permisi.. permisi.." ucap yeoja itu saat menyalip orang-orang. "aduh harus kemana nih?" tanya yeoja itu pada diri sendiri.
Tiba-tiba penglihatannya tertuju pada 1 titik. Seorang namja berbadan kekar dan mengangkat kertas bertulisan 'Cho Jino' .
"Permisi paman. Apa kau yang menjemputku?" tanya yeoja yang ternyata Jino(oh jadi namanya Jino. #plak author amnesia) dengan bahasa Jepangnya. Ahjussi itu hanya menatap Jino dengan tatapan 'kau-bicara-apa?'
"Ah choisong hamnida ahjussi. Apa kau yang menjemputku?" kali ini Jino bertanya dengan bahasa korea. Dan ahjussi itu mengangguk lalu pergi meninggalkan Jino.
"Hei ahjussi apa artinya aku harus mengikutimu?" tanya Jino sedikit berteriak mengingat jaraknya dengan ahjusshi itu cukup jauh. "aku anggap iya." Jino segera berlari mengikuti ahjussi tadi.
.
.
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuk." Ucap seseorang didalam ruangan yang pintunya diketuk tadi. Dan muncullah 12 namja yang bikin author klepek-klepek alias member EXO.
"Ah kalian sudah datang. Ayo duduk." Ucap Sooman mempersilahkan member EXO duduk di sofa yang pasti muat buat mereka ber-12.
"Jadi apa yang mau Sajangnim bicarakan, sampai-sampai member EXO-M harus ke Korea segala?" tanya Suho selaku Lead EXO-K. Member yang lain hanya memasang tampang datar. Sepertinya mereka kelelahan seusai jadwal mereka yang padat, mereka harus meladeni Sooman yang gak ber-peri-ke-ma-nu-sia-an.
"Ini menyangkut member ke-13 EXO. Dia akan bersatu lagi dengan kalian." Mendengar yang diucapkan Sooman, para member EXO yang tadinya lesu lunglai dan kurang darah #plak menjadi segar kembali. Kecuali Tao yang gak mudeng apa-apa. Poor Tao.
"Mem-member ke-13? Bukankan member ke-13 kami sudah.. sudah meninggal?" tanya Kris.
"Member ke-13 kalian memang sudah meninggal dalam kecelakaan itu. Tapi dia memberikan kekuatannya pada adik angkatnya. Adiknya yang bukan merupakan penduduk EXO Planet. Dia akan membantu kita dalam memusnahkan sang kegelapan, dan menyelamatkan pohon kehidupan." Sooman bisa merasakan kalau member EXO mulai mengerti apa yang dia bicarakan. Soalnya member EXO itu kan lemot-lemot #digorengEXOtics
"Jadi kapan dia akan bergabung dengan kami? Dan apa kekuatannya?" Kai langsung bertanya saat yang lain hanya terdiam.
"Secepat mungkin dia akan bergabung ke dalam EXO. Untuk meindungi dunia ataupun menjadi entertainer. Masalah kekuatan..." Sooman terdiam begitu pula dengan member EXO mereka berusaha menerka-nerka seperti apa kekuatan teman baru mereka dan seperti apa wujudnya (yang pasti wujudnya manusia -_-") . keringat sebesar biji jagung menetes melalui wajah mereka yang halus + lembut. Membuat author pingin bertransformasi jadi keringat itu.
"Aku tidak tau." Sooman menjawab dengan singkat, jelas, padat, dan kriuk kriuk. Setelah itu menyesap kopi yang sudah tersedia diatas meja kerjanya.
Gubraak..
Seketika terjadilah gempa lokal yang terjadi karena member EXO pingsan berjamaah. Sudah sampai berkeringat mereka menunggu jawaban dari sang Sajangnim tapi jawabannya.. ckck sangat tak mengenakkan untuk didengar. -_-
.
.
Jino Pov.
Sekarang aku keluar dari mobil yang aku tumpangi dengan ahjussi bebadan kekar tadi. Dan yang ada didepan mataku adalah... gedung SM Entertaiment yang megah lengkap dengan para fans artis-artis yang bernaung di agensi ini.
"Hei kau masuklah dulu lalu cari orang bernama Lintang Cavalera, dia penata riasmu. aku ada urusan." Ahjusshi itu pergi meninggalkanku disini. hei tunggu tadi dia bilang apa? Masuk? Kedalam gedung itu? Bagaimana aku bisa masuk kalau ratusan orang ada di depan pintu masuknya. Mereka seperti harimau yang kehilangan anaknya. Berteriak-teriak gak jelas sambil mengangkat banner nama atau foto artis-artis kesayangan mereka.
Hah tapi kalau aku terus disini tidak ada untungnya. Paling kulitku bakal kebakar trus sama itemnya sama Barack Obama yang katanya pernah tingga di Indonesia itu.
Kuputuskan untuk mencoba masuk. Eitss tunggu sebelum aku masuk aku mau cerita dulu kenapa aku bisa ada di Korea.
Flashback On
"Kau harus menggantikan kakak angkatmu menjadi anggota EXO ke-13" mataku yan sudah lumayan bulat semakin membulat saat mendengar perkataan Sooman Sajangnim.
"Ang..anggota EE..EXO?" hei aku bukan orang yang tidak tau apa-apa dalam keluarga kecilku. Sekitar 10 bulan yang lalu kami bertemu dengan'nya' , kakak angkatku. Dia bukan manusia Bumi, tapi manusia dari luar angkasa yang disebut EXO Planet. Ia termasuk dalam 13 legenda dari pohon kehidupan. Tapi kejadian itu membuat kakak angkatku harus merelakan nyawanya. Saat bus yang aku tumpangi bersamanya terbalik. Dia berusaha menyelamatkanku, menggenggam tanganku dan menyalurkan sesuatu yang aku tidak tau apa itu. Aku hanya berasa hangat menjalar ke seluruh tubuhku. Ia juga memberikan kalung dengan bandul yang tak terbentuk jelas. Dan setelah aku berhasil selamat dari kurungan bis yang terbalik. Bus itu..
Meledak tepat dihadapanku. Kakakku menyelamatkanku dari kecelakaan itu.
"Ne. Kami tidak mungkin bisa mengalahkan kekuatan merah hanya dengan 12 kekuatan. Kami membutuhkanmu." Sooman menatap jauk kedalam mataku entak apa yang ia cari.
"Tapi aku tidak punya kekuatan apapun. Sama saja ada atau tidaknya aku di EXO."
"Kau punya keistimewaan hanya saja kau belum menemukannya. Dan sudah tugasku untuk membantumu mencari jati dirimu yang sebenarnya. Bagaimana?" tanya Sooman Sajangnim. Katatap kedua orang tuaku. Mereka mengangguk pasti.
"Aku ikut." Jawabku mantap. Jika kedua orang tuaku setuju maka itu lah yang terbaik. aku yakin.
"Baiklah karena kau setuju kau juga harus menjadi member EXO dalam dunia entertaiment."
"Eh tapi aku masih terikat denga kontrak 48 Family. Bagaimana mungkin aku ikut 2 managemen sekaligus? Aku bisa dikeluarkan dari AKB48 oleh Yasushi Akimoto~" tanyaku lagi.
"Aku sudah bicara denga dengan Yasushi. Dia temanku dan yang memberitahuku tentangmu beberapa bulan lalu. Dia juga tahu tentang EXO. Kau tak perlu khawatir kau hanya perlu fakum dari entertaiment Jepang dan pindah untuk beberapa saat di Entertaiment Korea."
"owh begitu. Lalu kapan aku bisa bertemu dengan kawanku yang lain?"
"Besok kau akan langsung terbang ke Korea. Bersiaplah. Dan 1 lagi..." Sooman Sajangnim menggantungkan kalimatnya.
"Kau harus menyamar jadi Namja. Kalau tidak bisa jadi masalah nanti. Masa seorang Yeoja 1 dorm dengan segerombolan namja." Sooman menyesap kopi yang dibuat ibuku. Hey kenapa aku tidak dibuatkan juga?
"Memang anggota EXO itu Namja semua?" tanyaku heran
"Yap benar sekali." Kali ini Minho oppa dan Amber eonnie yang menjawab.
"HYAAA"
Flashback Off
Kumantapkan langkah kakiku untuk melewati lautan manusia yang seakan haus akan darah didepanku. HYA!
"Aduh.. aduh.. ya! kenapa kau injak kakiku. Jangan mendorongku! .. aduh pinggangku." Tubuhku seakan remuk berhimpitan dengan mereka. Bagaimanapun juga aku yeoja dan umurku 13 tahun dengan tinggi 155 cm bagaimana bisa aku melewati bereka yang punya badan segede kingkong?
Greep..
Eh? Kok hangat? Sebuah jaket higgap di kepalaku.
Kuangkat wajahku, walau tidak bisa melihat mereka dengan jelas tapi aku yakin itu Minho Oppa dan Amber Eonnie.
"Tolong jangan sakiti nona kecil ini dengan mendorong dan menginjak kakinya kasihan dia." Amber eonnie memasang wajah yang eer... aneh.
"Baiklah kami pergi dulu ada yang harus kami lakukan jadi pay-pay." Kali ini Minho Oppa yang berkata. Dan mereka berdua merangkulku masuk ke dalam gedung SM Ent.
Entah ini sampai dimana, mereka berdua membuka jaket yang tadi menutupi kepalaku.
"Hah sesak. Mereka itu gila atau apa? Apa mereka mau membunuhku?" decakku setelah bisa menghirup udara segar.
"Yah begitulah kalau jadi artis banyak Fans." Minho Oppa sepertinya mulai narsis.
"Sudah kau ini berisik Minho Hyung. Hei nona kecil.."
"Berhenti memanggilku Nona Kecil! namaku Jino. Cho Jino, Amber Eonnie!" ah Amber eonnie ini menyebalkan juga ternyata.
"Yaya aku mengerti. Setelah ini kau mau kemana?" tanyanya lagi.
"aku harus bertemu dengan em.. urmm Cavalera urm siapa yah aku lupa. Dia penata riasku."
"ah baiklah ayo kita antarkan Nona kecil ke penata riasnya."
"Sudah kubilang berhenti memanggilku nona kecil! Minho Oppa." Mereka tidak mengindahkan perkataanku. Dan entah sejak kapan aku sudah digendong Minho oppa. Sekarang aku benar-benar terlihat seperti anak kecil.
.
Beberapa saat mereka mengelilingi gedung SM Ent. Tapi si Cavalera itu gak muncul-muncul juga batang hidungnya. Dimana sih tu orang? (Jino kurang ajar yah.)
"Minho hyung!" kami bertiga menoleh dan mendapati seorang namja dengan tubuh yang gak terlalu tinggi dan baby face. Kayanya dia tipe uke deh. Hei gini-gini aku Fujoshi loh.
"Ta..Taem." hey kenapa minho oppa jadi gugup gini?
"Minho hyung jahat sama Taem. Mentang mentang Taem namja trus, hyung selingkuh sama tu bocah ingusan." Oh jadi namanya Taem. Tunggu, hey kenapa namaku jadi bocah ingusan sekarang?
"Taem tunggu!"
Bruaak...
Tubuhku terhempas begitu saja kelantai yang dingin. Aduh badanku. Rupanya Minho oppa langsung mengejar sang Taem yang mungkin pacarnya. Tapi gak gitu juga kali. Masa aku dijatuhin gitu aja.
"Jino kau tidak apa-apa?" Amber eonnie bertanya padaku.
"Nan Gwenchana eonnie. Ayo cepat kita harus segera ketemu sama yang namanya Cavarela itu." Aku langsung menarik Amber eonnie.
.
.
Author Pov.
"hey kalian, jangan lari-lari didalam gedung. Ah Amber." Seorang yeoja keluar dari ruang tata rias.
"Ah mianhae Cavarela Noona. Aku ditarik sama ni bocah." Tunjuk Amber pada Jino.
"Eh.. Eh? Jadi ini yang namanya Cavarela?" jino membulatkan matanya.
"Iya. Kau siapa gadis kecil?" Cavarela sedikit menunduk untuk mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Jino.
"Hah akhirnya ketemu juga. Aku sama Amber Eonnie udah muter muter cari Cavalera Eonnie. Aku Jino, eonnie. Bangapta."
"Jadi kau yang namanya Jino? Ya! Cepat kau harus siap-siap untuk datang ke konfrensi pers (gimana sih nulisnya?)."
Blam..
Seketika pintu ruang rias tertutup meninggalkan Amber yang masih melongo.
.
"Ya eonnie apa yang kau lakukan? Aduh..aduh sakit eonnie!" rintih Jino. Apa yang mereka lakukan?
"Sabar dulu. Dadamu harus diikat. Agar tidak ketahuan kalau kau yeoja." Readers tau kan? Yang kaya di To the beautiful you itu loh biar dadanya gak keliatan kya anak cewek.
"Nah sekarang tinggal rambut." Ucap Cavarela sambil memegang gunting dan sisir untuk memotong rambut panjang Jino
"Hya! Eonnie jangan potong rambutku!" Jino berusaha melindungi rambutnya. Hei dia berusaha mati-matian untuk merawat rambutnya.
"Ya! Lalu kalau tidak di gunting bagaimana? Ha untuk sementara kau pakai wig saja dulu." Cavarela lalu memasang rambut palsu pada Jino.
.
Skip Time
Ruangan itu penuh dengan kilatan yang berasal dari kamera para reporter yang akan meliput berila tentang bertambahnya member EXO saat Soo man memasuki ruangan diikuti dengan para member EXO.
"Seperti yang kita ketahui EXO yang beranggota 12 member akan menambahkan membernya. Hal ini bertujuan agar rencana kami untuk membuat Sub-Unit baru berjalan dengan lancar. Langsung saja kita sambut member baru EXO. CHO JINO." Ucap Sooman tanpa banyak cing-cong terlebih dahulu.
Pintu yang akan menunjukkan seperti apa member ke-13 EXO itu mulai terbuka. Dan...
Kosong. Tidak ada siapa-siapa disana. Para reporter hanya melongo. Begitu juga para member EXO. Mereka menunjukkan ekspresi muka kebanggaan D.O (0_0) alias suami author #plak
Tiba-tiba..
Bruuk...
Seseorang sudah terjatuh di pintu tersebut.
"YA! Kenapa kau.." ucapan Jino yang mau mengumpat pada stylish barunya terhenti setelah melihat ratusan orang memandanginya dengan heran. Setelah beberapa saat Jino baru sadar (ni orang lemot #digorok fans Jino)
Jino langsung berdiri dan membungkuk 90⁰ .
"Konichiwa. Aku Cho Jino. Anggota EXO yang baru. Senang bertemu kalian."
Saya balik lagi dengan epep GJ ini hehe ^^
Aku mau ngomong apa ya? Ah.. pertama-tama aku mau ngucapin Gomawo buat Lintang Cavalera dan ayam ayam.
Buat Lintang Cavalera aku jadiin penata riasnya EXO gimana? Lebih tepatnya yang bantuin Jino nyamar selain Minho sama Amber. Heh makasih udah review
Buat ayam ayam namamu lucu jadi inget Skip Beat, ayam kuning. ini semoga panjang yah.. maksih udah review.
Maaf banget ngecewain ni ff maaf ya. Banyak typo lagi.
No Siders Please
Jadi tolong review yah ^^
GOMAWO~
