EXO and I

Cast : EXO member, Cho Jino

Warning : GS for Jino/ Typo banyak kya bulu ketek Changmin #plak/ BL/ yaoi(kyanya sih)

Genre : gak tau #plak

Rate : T

Chapter 3 datang ~

Author Pov.

"Konichiwa. Aku Cho Jino. Anggota EXO yang baru. Senang bertemu kalian." Tanpa sadar Jino menggunakan bahasa Jepangnya.

"A..Ah iya. Jino ini orang Korea asli tapi sudah bertahun-tahun tinggal di Jepang makanya dia jadi terbiasa menggunakan bahasa Jepang." Jelas Sooman pada reporter. Lampu lampu bleze mulai menyorot Jino kembali.

.

.

Konfrensi pers yang melelahkan itu sudah selesai tinggal Jino dan Cavarela yang berada di ruang rias.

"Cavalera eonnie kenapa tadi kau mendorongku hah? pantatku sakit nih." Ucap Jino setengah berbisik pada Cavalera di sudut ruangan.

"Mulai sekarang panggil aku Jae So Noona. Jangan Eonnie bisa-bisa kau dibilang kelainan karena seorang namja menyebut yeoja yang lebih tua dengannya dengan sebutan Eonnie." Jae So (mulai sekarang aurthor panggil Lera, Jae So) membalas perkataan Jino dengan berbisik juga. Klo pake toa musola bisa-bisa digebukin 1 RW kali, iya gak?#plak

"Ah itu tidak penting, sekarang boleh aku lepas pengikat dadaku? Rasanya sangat sesak." Terlihat Jino memang sedikit susah bernafas

Pletak..

Jae So menjitak kepala Jino.

"Dasar bodoh kalau ada yang melihat kau punya dada seperti perempuan, media akan gempar. Belum lagi belum ada 1 kali 24 jam kau jadi anggota resmi EXO kau mau langsung bikin masalah?"

"Maaf. Oh ya setelah kini kita mau kemana?"
"Tentu saja kau akan ke dorm EXO-K masa mau ke kuburan. Oh iya kudengar dorm mereka baru karena kedatanganmu."

Cklek..

Seorang namja bermata bulat menyembulkan kepalanya kedalam ruang rias.

"Jino-ssi kau sudah ditunggu yang lain ayo cepat." Ucap namja itu yang ternyata adalah MORGAN SM*SH! #plak. Maksud author D.O EXO-K.

"Ah ne. Noona aku pergi dulu." Ucap Jino lalu mengikuti D.O sambil menyeret kopernya.

"Semoga berhasil Jino-ah." Teriak Jae So yang dibalas dengan lambaian tangan dari Jino.

.

.

Skip..skip time

Member EXO telah sampai di dorm EXO-K yang baru. Dorm yang luas untuk 7 orang tapi lumayan sempit untuk 13 orang mengingat seseorang bisa memanggil naganya kapan saja *lirik kris. Dengan 4 buah kamar dan 2 kamar mandi.

"baiklah semua istirahat, jangan melakukan 'hal' yang tidak-tidak. Arraseo?" tanya Suho selaku Leader Exo-K.

"Arraseo Joon Myeon-ah/ Hyung!" jawab para member yang berstatus Seme dengan lemah dan dengan semangat member yang berstatus Uke, lalu melangkah ke kamar masing-masing. Dan yang pasti member EXO-M terpaksa menumpang dengan member EXO-K.

"Hyung." Jino menarik-narik baju Kai. Karena Jino tidak tahu nama member EXO jadilah ia hanya memanggil dengan sebutan hyung.

"Ah ne. Ada apa Jino-ssi?" tanya Kai sambil menunjukkan senyumannya.

"Kamarku disebelah mana ya?" Jino menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.

"Ah kamarmu paling ujung, dekat dapur. Sementara kau sekamar dengan Baekyeol dan Suho hyung, karena kamar mereka dipakai member EXO-M. Sudah ya aku mau istirahat." Kai sempat menepuk pelan kepala Jino sebelum melenggang menuju kamarnya-dan D.O-. 'Baekyeol? Suho Hyung? Siapa mereka?' begitulah yang diucapkan Jino dalam hati. Rupanya dia benar-benar tidak tau nama-nama member EXO. Ckck ketinggalan jaman.

Jino meninggalkan ruang tengah dan menuju ke kamarnya yang katanya juga ditempati oleh baekyeol dan Suho. Sesampainya di depan pintu ia membukanya perlahan, dan bisa kau bayangkan apa yang ada didalam nya? Baekyeol yang tidur sambil berpelukan ala teletubies. Dan...dan... (Readers:kelamaan Thor.. Author: sory biar mendramatisi) Suho yang tidur dengan keadaan telanjang dada, pemperlihatkan ABS-nya yang terpahat sempurna.*author mimisan. Jino hanya mematung melihat pemandangan yang seharusnya belum dilihat anak kecil sepertinya. Sampai akhirnya sebuah suara membuatnya tersadar.

"Hei mau sampai kapan kau disitu? Jangan hiraukan mereka, mereka memang pacaran." Ucapan Suho membuat mata Jino terbelalak dan memandang Baekyeol Couple sekali lagi.

"Sini tidur disampingku." Suho menepuk-nepuk sebagian tempat tidurnya yang cukup untuk Jino.

Glek..

Dengan susah payah Jino meneguk air ludahnya. Hey dia itu yeoja dan ditawari untuk tidur satu ranjang dengan seorang namja yang Half Naked? Oh God. Itu keren! (bagi author)

Beberapa saat Jino berfikir dan pada akhirnya tangganya ditarik oleh Suho untuk tidur disampingnya.

"Aku akan menjagamu agar ka tidak jatuh tenang saja." Ucap Suho sambil melingkarkan tangannya di perut ramping Jino. Yang menyebabkan dada Suho dan punggung Jino bersentuhan.

.

.

Jino Pov.

Aduh ni jantung mulai gak beres. Atau ni orang yang meluk gue yang gak beres? Aduh sesek banget lagi.

Kucoba untuk menyingkirkan tangannya dari pinggangku. Dan akhirnya..lepas juga. Jam dinding sudah menunjukkan waktu tengah malam. Aku yakin udah gak ada yang bangun. Aku bangun dan melangkah menuju kamar mandi di dekat dapur. setidaknya aku harus melepaskan rambut palsu dan pengikat dadaku beberapa saat.

"hah" desahku saat pengikat dadaku terlepas dan untuk beberapa saat terbebas dari kurungannya (please otak readers jangan yadong yah hehe ^^v).

Mungkin aku bisa jalan-jalan sebentar disekitar dorm. Aku keluar dari kamar mandi tanpa rambut palsu ataupun pengikat dada. Dan yang pasti aku pakai baju!

.

.

Author Pov.

Jino keluar dari kamar mandi dengan penampilan wanitanya. Tanpa ia ketahui Sehun berjalan menuju dapur untuk minum dan mereka berpapasan. 1 detik, 5 detik, 10 detik..

"HYA! Hmmp" teriakan Sehun teredam karena mulutnya sudah disumpal dengan celana dalam yang entah dari mana Jino dapatkan.

"Ssst. Jangan berisik kalau yang lain bangun bagaimana?" Jino meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya sendiri. Lalu melepaskan bekapan celana dalam dari mulut Sehun.

"YA! Apa yang kau lakukan disini? siapa kau? Dan celana dalam siapa ini?" tanya Sehun bertubi-tubi sambil mengangkat celana dalam itu tinggi-tinggi.

"Entah tadi menemukannya didepan pintu kamar mandi. Kukira itu milik orang yang bernama Luhan." Jino dan Sehun sama-sama lupa apa yang sebenarnya mau dibicarakan rupanya.

"Kau tau dari mana?" Tanya Sehun dengan nada mengintrogasi.

"Itu ada tulisannya." Tunjuk Jino kearah tulisan di celana dalam itu.

"Ah iya benar ini punya Luhan Hyung!" dan Sehun malah kembali menyumpalkan celana dalam itu kedalam mulutnya. (yaiks)

"Ya! Kau jorok sekali." Jino membalikkan tubuhnya untuk kembali ke kamar mandi dan memasang pengikat dada dan wignya.

Grep..

Sebuah tangan menggenggam pergelangan tangan Jino. Dan sudah pasti tangan itu milik Sehun.

"Kau belum menjawab pertanyaanku. siapa kau? Kenapa aku merasa kenal padamu?" dengan nada dingin Sehun kembali bertanya. Dan untuk yang ke- keberapa ya? Entahlah author gak tau. Jino meneguk air salivanya dengan susah payah.

"Tunggu kau... bukannya kau Jino?" telunjuk Sehun mengarah tepat di hidung Jino yang mancung.

"Hah akhirnya malah ketahuan. Padahal belum ada 24 jam aku disini." Jino mendesah pasrah dan menceritakan semua pada Sehun.

.

.

"Jadi begitu. Kalau kau hanya ingin menyembunyikan identitas aslimu pada orang luar kenapa kau juga menyembunyikannya pada kami?" Sehun bertanya lagi setelah Jino bercerita panjang lebar.

"Aku tidak tau Sooman Sajangnim yang menyuruhnya. Mungkin ia takut kalau aku di'apa-apakan' oleh kalian." Jino menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Ko kaya kebiasaan yeoja klo mau diperkosa ya? -_-"

"Tidak mungkin kami meng'apa-apakan'mu kok. Kami semua kan gay." Ucapan Sehun yang enteng langsung membuat kedua mata Jino terbelalak.

"Gay?" Jino memastikan apa pendengarannya masih baik atau bagaimana.

"Ya walaupun yang baru resmi berpacaran hanya aku dan Luhan Hyung yang disebut Hunhan Couple, Baekhyun hyung dan Chanyeol hyung yang disebut Baekyeol Couple, dan yang terakhir Tao gege dan Kris gege yang disebut Taoris Couple"

"Luhan, Chanyeol, Baekhyun, Tao,Kris mereka itu siapa?" kali ini sehun yang terbelalak dengan pertanyaan Jino.

"Kau tidak tau mereka?" Jino menggeleng lucu.

"Mereka anggotan EXO juga bodoh. Masa kau tidak tau"

"Mana bisa aku tahu kalau kalian belum memperkalkan diri padaku?"

"Iya juga ya. Baiklah besok aku suruh Hyungdeul untuk berkenalan denganmu."

"Jadi Sehun maukah kau tetap menjaga rahasiaku ini?" tanya Jino lagi disertai Puppy eyes andalannya.

"Ah berhenti memandangku dengan tatapan itu. Kau terlihat menjijikan." Sehun tak sadar kalau mata Jino sudah berkaca-kaca.

"Hiks.. apa aku menjijikan?" pertanyaan Jino membuat Sehun sadar dengan apa yang ia ucapkan.

"A..a ul..uljuma. jangan menangis kau tidak menjijikan kok. Aku janji akan merahasiakan rahasiamu. Jadi jangan menangis." Seketika wajah Jino kembali cerah.

"Yakso?" Jino mengulurkan jari kelingkingnya yang disambut dengan tautan jari kelingking oleh Sehun.

"Yakso. Tapi aku ada pertanyaan untukmu."

"Apa?"

"berapa umurmu kenapa kau sangat pendek?" Sehun mengunakan nada mengejek saat ini.

"Jelas saja aku pendek aku itu yeoja, Hyung umurku juga baru 13 tahun." Ucap Jino sambil menggembukkan pipinya.

"APA 13 TAHUN?"

Cklek..

Terdengar pintu terbuka dari salah satu kamar di dorm itu. Yang membuat Shun ataupun Jino jadi merinding.

"Sehunnie dimana kau?" suara merdu yang bisa membuat Sehun terbang ke langit ke-7 itu semakin membuat bulu kuduk Sehun dan Jino berdiri ditambah dengan keringat dingin sebesar biji jagung di pelipis mereka.

Langkah demi langkah Luhan semakin dekat dengan dapur.

"Sehun hyung bagaimana ini? Aku bisa ketahuan kalau penampilanku seperti ini."

"Aduh bagaimana ini."

"Sehunnie kau bicara dengan siapa?"

.

.

.

.

TBC

Hehe Chapter 3 makin GJ yah maaf banget.

Makasih buat yang udah review.

Ini balasan Reviewnya ^^

Maya sakura : iya mirip banget kan? waktu bikin ff ini aku malah kepikirang He Is Beautiful soalnya. Mian yah ngecewain. Makasih udah review.

Kim Jong Hye : Hooh authornya gak tanggung jawab nih Jino di Genderbender. Ayo kita bakar authornya! (loh bukanya aku authornya?) 'stbx' itu apa? (Author gaptek) makasih udah Review.

SmiLeND : Jino itu fujoshi akut! Haha sama kaya author. Makasih udah review

Kim Jae So Zhang Jae So : mian aku gak tau nama koreamu. Kamu juga gak bilang sih -_-" ini udah aku rubah walaupun agak gimana gitu ngubahnya. Makasih udah review.

Ayam ayam :iya ini udah lanjut kok. Tetep review yah

sari2min : ini udah lanjut. Moga-moga gak mengecewakan yah. Makasih udah review.

Sekali lagi makasih yang udah review. Kalian buat author tambah semangat. (

^)_

No Siders Please

Jadi yang baca tolong Review

Gomawo