~ New Life,New school ~
~ New Day ~
By: Hikary_cresenti
730
Disclaimer: Bleach itu punya Tite kubo-Sama
Enjoy my Fic….
Chapter 3: THE SECOND MOS DAY
Keesokan harinya….
Kebetulan karna kelompok Hisagi bertema silver punk jadi gak begitu susah bagi Hisagi untuk menyesuaikanya dengan memakai kaos hitam dan jaket putih siver lalu memakai kalung besi dan gelang besi,lalu sepatu skets bewarna putih.
"Wuih.. keren bener bro," Kata Kaien berdecak kagum
"Biasa aja kali bro.."
"Ayo berangkat." Kata Rukia
Hisagi langsung cengo ngelihat Rukia yang memakai baju dress silver lalu sepatu bewarna putih, Rukia benar-benar manis
"Iya,ayo."
Sepanjang perjalanan orang-orang sibuk memperhatikan mereka, tidak ada kesan ospek yang ada kayak acara cosplay aja,lalu ahirnya mereka sampai di sekolah tiba-tiba Hitsugaya lewat
"Hai Hisagi.."
"Eh, Hitsugaya ayo"
"Iya.."
Lalu mereka mencari tempat yang agak sepi dikit, ya biar gak dikejar-kejar masa lagi…
Pada pukul setengah 8 mereka semua berkumpul ya baju yang mereka pakai sudah seperti cosplay anime…
"Nah baiklah, kalian semua sudah berkumpul jadi mari kita mulai acara hari ini," kata Hirako
"Ayo.."
"Mari kita Mulai dengan marathon.." kata Kensei
"Ehh..! " Hisagi dan Hitsugaya langsung cengo
"Baiklah.. siap,loh " Kensei cengo melihat anggotanya yang udah lari duluan dalam hati ia berkata
"(…wah semangat bener deh anggota team gw)"kata Kensei dalam hati
Sementara itu team merah..
"Dasar! ayo lebih cepat..!" Teriak Hiyori yang mengejar pake toa
"Hiyehhh!" Mereka langsung ngacir….
15 Menit kemudian…
"Baiklah lalu acara selanjutnya music, khusus team silver dan team kuning"
"Ehhhh! " jerit anak-anak dari team silver dan kuning tersebut
"Yang lain kog enggak?" Sambung mereka
"Udah..udah gak usah lebay deh, yang pasti masing-masing team yang diajukan harus mengutus perwakilan.."
Team silver
"His lo bisa main music kan," kata Hitsugaya
"Gw bisa main gitar tapi gw gak bisa nyanyi.." kata Hisagi
"Ya udah biar gw aja yang nyanyi." Kata Hitsugaya
"Oke dehh,Ruki kau bisa main keyboard kan ayo.." kata Hisagi
"Tapi.." kata Rukia ragu-ragu
"Aduh ayolah,kalo Cuma pake gitar susah masuknya," kata Hisagi
"Iya deh.. lalu lagunya apaan?"kata Rukia mengalah
"Ya udah deh… this light I see nya paku romi aja," kata Hitsugaya
"Boleh juga tuh.."kata Hisagi
10 Menit kemudian…..
Baiklah dimulai dari team kuning
Ichigo vocal dan Iba gitar,
"Lumayan," komentar yang lainya
"Emang anak buah lo bisa kayak gitu?" Kata Hirako emosi dengar komentar teman-temanya
"Ya udah selanjutnya team silver…"
Ya Hisagi yang udah membawa sebuah gitar yang ntah dari mana nyolong dan Rukia juga udah membawa keyboard yang asalnya tidak diketahui, vokalnya Hitsugaya dan Hisagi jadi backing vocalnya.
"Yeee!" Teriak para murid-murid ricuh….
"Ini baru bagus,"
"Yep.."
"Woi.. nyolong dimana tuh gitar ma keyboard?" Tanya Hirako cengo
"Dari ruangan music lah kak, gak mungkin kan dari UKS." Kata mereka serempak
"Lah kog bisa?"
"Ya bisa lah," Kata Hisagi cuek
"Captain permisi balikin alat music ini dulu," kata Rukia
"Ah iya.."
Di ruang music
"Terimakasih banyak ya Ririn-sensei." kata Hisagi membungkuk sopan
"Ah iya tidak apa-apa Hisagi-kun,kalo ada perlu bawa aja"
"Trims sensei.."
Lalu mereka keluar….
"Baiklah kita break dulu.." Kata Lisa yang mengumumkan
"Whew… ahirnya…"
Ya sekarang Hisagi lagi duduk sendirian di bawah pohon sakura, Kaien dan yang lainya ke kantin dan Hisagi lagi malas untuk ke sana
"Hoi Hisagi.."
"Eh, kak Hirako ada apa?"
"Jujur ,gw masih bingung, gimana caranya lo bisa minjam tuh alat music? Soalnya ya biasanya dia Cuma mau ngasih kalo Kensei yang minjam tuh.."
"Gak tau juga deh kak.."kata Hisagi yang lagi bersandar pada pohon sakura itu
"O ya lo saudara ya ma Kensei?"
"Ehh maksud kakak?"
"Itu tattoo 69 lo kog bisa sama ya ma Kensei?"
"Palingan kebetulan aja kog kak, aku kenal ma kak Kensei kan juga baru di sini.."
"O gitu.."
"O ya ngomong-ngomong kakak kelas berapa?"
"Kalo mo cari cari aja di kelas 2-1 oke pasti semua orang kenal tuh ma gw,"
"O gitu.."
"Wah udah jam 10.00 neh lanjut neh acaranya"
"Emang acara selanjutnya apa kak?"
"Liat aja dehh."
"Semua kumpul dalam waktu 10 detik!" teriak hiyori pake toa
Dalam waktu 8 detik semua udah ngumpul
"Nah hari ini tugas lo adalah ngumpulin tanda tangan kita berdelapan!"
"Ehhh.."
"Ya batas waktunya sih,sampe gak lengkap kena hukum.."
"Hwa!"
Dalam 5 detik mereka langsung lari mencar dan menghilang…
"ayo..Kai, Ruki"
"Ayo.."
Lalu mereka mulailah acara hunting senior tersebut
"Woy Kai, itu kak Hirako kan..?"
"Iya, ayo.."
"Hai ,kak Hirako"
"Wah ketahuan ya,Ya udah neh tanda tanganya.."
"Thanks ya, kak Hirako ganteng" Teriak Hisagi lalu berlalu
"Sama-sama"
Lalu mereka mencari lagi
"Eh itu kak Hachi kan?"
"Iya ayo"
"Kak Hachi minta tandatangan nya"
"Boleh tapi traktir dulu neh.."
"Iya deh kak…"
"Nah ini, makasih ya.."
Lalu mereka melanjutakan untuk mencari kakak yang lain, saat melewati ruang music..
"Hei! itu kak Rose kan" Kata Rukia
"Iya.. ayo.." Kata Kaien dan Hisagi dengan semangat 45
"Akak..o akak.." Kata Kaien
"Apa-apa pula lah ni budak-budak?" Kata Rose dengan bahasa malaysia
"Kami nak minta tanda tangan akak boleh tak.." Kata Hisagi
"Tak boleh lah.."
"ih.. akak ni pilit betullah…" Kata Kaien cemberut
"iya pilit..pilit..pilit.." Kata Hisagi ikutan cemberut
"Iya,iya akak kasih… tapi belikan dulu lah akak soto," Kata Rose enteng
"Ah, akak makan aja pengana kau.." Kata Kaien kesal
"Udah lah Kai.. jum" Kata Hisagi nyeret Kaien
Rukia cengo ngeliat kelakuan Hisagi,dan Kaien yang kayak film Upin-Ipin itu
"Akak.. nih sotonya,"
"Mana tuh kertas?"
"Ini kak, Makasih kak kami sayang kak Ros,"
Lalu mereka ngacir…
"Dasar-ada-ada aja deh mereka,tapi ya lumayan soto gratis euy.." kata Rose yang lagi makan soto si mbak(He..he..he.. kangen ma soto si mbak.. bagi dong..)
Lalu mereka melanjutkan untuk mencari korban selanjutnya..
"Itu kak Love kan?"
"Iya ,ayo.."
"Kak Love.."
"Eh, kalian ada apa nih.."
"Boleh minta tanda tangan gak?"
"Boleh, tapi tolong sampaikan surat ini ma kak Lisa"
"Baik.."
Lalu mereka mencari kak Lisa
"Ah itu dy, kak Lisa"
"Ada apa?" Tanya lisa yang lagi sibuk dengan komiknya
"Kami mau minta tandatangan nih.. sekalian nyampain ni surat.."
"Ohh dari Love, wah dia memang romantic bener! nah tolong kasihin surat ini,"
"Ano kak nih.." kata Hisagi sambil ngasih hp nya
"Eh untuk apa?"
"Ya sms aja kan bisa,kak"
"Aku tak punya pulsa.." Kata Lisa lebay
"Makanya pake As kirim 5 dapat 100 sms gratis, nelpon 1 menit gratis nelpon sampai pagi, nelpon ke tanah air Cuma 5000 rupiah murah kan, alhamdulilah!" Kata Hisagi lebay
Kaien Cuma sweatdrop melihat Hisagi yang kayak operator telpon yang lagi promosi itu..
"Ya udah mana biar aku tanda tangan"
"Makasih kak.."
Lalu mereka kembali ke tempat kak cinta maksudnya kak Love
"Kak udah.."
"Tumben dy balas pake sms, biasanya dia kan paling pelit tuh ma pulsa,"
"Ya udahlah kak,"
"Nah ini tanda tangan ku.."
"Makasih kak.." lalu mereka ngacir..
"Eh itu kak Hiyori kan.."
"Iya.. ayo.."
"Kak Hiyori manis,"
"Alah udah gak usah pake merayu segala mau apa?" Kata Hiyori krtus
"Minta tanda tanganya dong, kak"
"Oke tapi tolong bawa Urahara sensei kemari.."
"Baik.."
Lalu mereka pergi ke kantor
"Urahara sensei.."
"Ah, ya,ada apa?" tanya Urahara
"Ada yang nyari?" kata Hisagi
"Siapa?"tanya Urahara lagi
"Udahlah ada fans sensei, ayo" kata Hisagi yang langsung nyeret Urahara sambil bershunpo
Kaien dan Rukia langsung ngejar Hisagi yang berlari dengan semangat 45 itu
"Kak Hiyo.."
"Mana.."
"Tanda tangan dulu kak.."
"Iye, iye"
"Have fun kak!"
Kata Hisagi lalu ngacir bersama Kaien dan Rukia
"Berarti tinggal cari kak Kensei dan kak Mashiro ya"
"Ya begitulah, eh, itu kak Mashiro ayo.."
"Kak Mashimaro.."kata Kaien semangat 45
"Mashiro Kaien bego!" kata Hisagi sambil ngejitak Kaien
"Eh, ya, ada apa?"
"Boleh minta tanda tangan?"
"Boleh, oya, kalian punya game Sonic The Dark brotherhood gak?"
"Aku punya kak, nih.." kata Hisagi
"Wah, makasih ya.." setelah menandatangan Mashiro langsung ngacir
"His ngapain lo bawa-bawa game segala?" kata Kaien cengo
"Ya, gw pikir bisa gw mainin pas waktu senggang," kata Hisagi nyengir
"Dasar.." Kata Kaien dan Rukia sweatdrop
"Wah kalian masih disini.."
"Eh kak Hirako, kebetulan nih kak Kensei dimana?"
"O Kensei mah paling-palingan lagi di dojo tuh.."
"Eh.."
Lalu Hirako membisikkan sesuatu pada Hisagi
" Hisa, lo hati-hati ya, Kensei itu sama dengan lo ahli taekwondo. Dia lagi nunggu elo tuh.." lalu Hirako pun berlalu
"His emang dia ngomongin apa?"
"Ah gak bukan apa-apa ayo,"
Lalu mereka menuju ke lantai 2 ya di sini adalah dojo bagi para ahli taekwondos
"Uwagh!"
Kaien hanya cengo
"(Gila ni kakak pengen ngebunuh adik kelas neh. Wah, mendingan deh gw ikut kendo aja, pelatihnya kak Hirako ya gak sesadis ini sih..)" Kata Kaien dalam hati
"Ayo.. siapa lagi hanya segitu kemampuan kalian payah.."
"Woi Hisa lo.." Kata Kaien cengo karna Hisagi udah bersiap-siap
"Gw mo nantang dy," Kata Hisagi nyengir
"Eh lo gila His.." kata Kaien cengo
"Tenang aja lo liat aja.."
Lalu Hisagi memasuki dojo itu…
"Wah lo datang juga Hisagi Shuuhei.."
"Maaf menunggu lama, Senpai.."
"Ayo maju."
"Baik.."
Kaien dan Rukia yang nonton ya ikutan cemas dan mereka hanya berdoa agar Hisagi gak apa-apa…
"Lo hebat juga, His.."
"Ah ,tidak juga senpai.."
Mereka tetap berkelahi seperti itu, hampir selama 4 jam .Pertarungan mereka semakin banyak yang ikutan nonton bahkan para kakak kelas juga ikutan nonton ya seperti Hiyori,Hirako,Lisa,Love,Rose,Hachi, dan Mashiro, Tapi sayang Hisagi membuat kesalahan fatal dan ia dibanting dan dilempar.
"Uwoh.."semua makin ricuh
Kaien langsung berdiri dan menuju ke tempat Hisagi
"His.. lo gak pa-pa His?"
"Iye Kai, gw gak apa-apa.."
"Kau lumayan juga Hisagi.."
"Ah.. terimakasih ,senpai.." kata Hisagi berdiri
Jujur Hirako ikutan cengo, ya gimana nggak sudah terbanting sekeras itu Hisagi masih bisa bangun dan berdiri…
"Nah ini tanda tangan ku.." kata Kensei
"Terimakasih kapten Kensei.." kata Hisagi membungkuk hormat
"Sama-sama."
"Yey! Ahirnya beres juga…" Kata Hisagi sorak sorai kayak orang memenangkan lotre itu
"Ah elo, His lo bikin gw hawatir aja lo gak apa-apa kan?"
"Iya, Kai"
"Udah jam 1 neh pulang yuk.."
"Ayuk.."
Lalu mereka pun pulang ya hunting tanda tanganya udah selesai…..
Pada sore harinya Hisagi lagi jalan-jalan sendiri di kota karakura. Ngapain juga toh dy di rumah sendiri, sebenarnya ia berencana untuk ngajak Kaien tapi sayangnya dia lagi tidur kata Rukia dan Rukia sendiri katanya ada rapat WA. Jadi ya kepaksa deh jalan-jalan sendiri.
Sepanjang perjalanan ia diperhatikan orang-orang yang lewat tapi ya ia tetap cuek.
"(… Apa ada yang salah ma gw? Rasanya gak tuh..Apa warna rambut gw yang aneh? Ah.. gak mungkin ichigo ma renji lebih aneh tuh…kenapa ya…?)" kata Hisagi dalam hati.
Saat asik-asiknya bengong tiba-tiba ada yang memanggilnya,
"Hisagi!"
"Eh.." Hisagi menoleh ya seorang cowok berambut jabrik putih memanggilnya
"Hitsugaya? Lo ngapain disini?" Tanya Hisagi bingung
"Biasa kalo di rumah itu yang pergi belanja kan gw.."
"O.. gitu…"
"Hei.. Toushirou….!"
Hitsugaya menoleh.. ya seorang laki-laki dengan rambut putih sebahu memanggilnya
"Loh, ayah ada apa nih?"
"Kau lupa Toushiro, yang kau bawa itu daftar meeting ku,"
"Eh,maaf yah.."
"Hhh dasar, kau ini. Loh, Hisagi apa kabar?"
"Baik paman Uki. Paman sendiri bukanya di Rusia?" Kata Hisagi bingung
"Ya itu rencana awal tapi, si Hitsu neh katanya bosan ngeliat salju mulu,"
"O..gitu.."
"Wah ,sepertinya kalian sudah saling kenal ya udah aku permisi dulu.."
Lalu paman Ukitake pun berlalu
"Hitsu jadi dia bapak lo?"
"Iya, lo kenal dari mana?"
"Waktu di rumah Kaien tuh.. pantesan aja pas gw ngeliat lo, rasanya gw ingat ma seseorang.."
"O.. gitu,ya udh Hisagi gw pergi dulu ya"
"Yep, hati-hati ya Hitsu.."
"Iya.."
Lalu Hisagi melanjutkan perjalanannya, sekarang musim gugur, jadi bunga sakura pada berguguran semua. Hisagi teringat akan masa kecilnya dulu ya saat itu ia piknik dengan kedua ia menarik nafas dan pergi dari tempat dia merasa kesepian ,tapi ya gimana lagi, Takdir toh. Dia menangis sampai kapanpun orangtuanya tidak akan kembali.
Lalu ia berjalan menuju ke rumahnya tiba-tiba,
"Yo! Hisagi"
"Ah.. kapten Kensei.." kata Hisagi lalu menghampiri senpainya itu.
"Ah.. kau ini kalau diluar panggil saja aku niisan,"kata Kensei
"Iya deh Ken-niisan ada apa nih?"
"Gak ,gw hanya bingung ngeliat lo jalan sendirian aja,teman lo mana?"
"Ya lagi sibuk tuh.."
"Udah jam 5 neh ,gak kena marah kalo lo belum pulang?"
"Ahh, tenang aja gw tinggal sendiri kog"
"O,jadi lo anak kos, orang tua lo kerja apa?"
"Gk, gw bukan anak kos, lagipula orang tua gw sih udah meninggal."
"Ehh… sorry ya, His"
"Ah gak apa-apa kog.."kata Hisagi sambil tersenyum
"Lo masih bisa tersenyum ya padahal orang tua lo udah meninggal, sedangkan gw , gw masih belum bisa ngikhlasin adek gw yang udah pergi.."
"Eh..jadi nii-san punya adik?"
"Ya punya lah,adek gw cowok kalo masih hidup sih mungkin sekarang seumuran ma elo,"
"O.. gitu.."
"O ya tattoo lo itu?"
"O ini tattoo peninggalan ayah gw, ya katanya biar gw bisa ingat terus ma dy.."
"Emang nama ayah lo siapa?" kata Kensei penasaran ya Kensei memang pernah mendengar cerita ayahnya kalo dia punya adek sepupu tapi ya tinggal di Amrik
"(….aduh siapa ya namanya gw lupa..)" kata Kensei dalam hati
"..Ginsei Muguruma"
"Eh…..! jadi lo anak paman Ginsei?"kata Kensei kaget
"Iya emang kenapa?" tanya hisagi bingung
"Astaga ,gw gak tau, tapi bukanya elo tinggal di Amrik?"
"Lo tau dari mana gw tinggal di Amrik?"
"Dari bapak gw berarti lo adek gw Hisagi,"
"Ehhhh, kog bisa?"Tanya Hisagi cengo
"Ya gw juga gak tau, tapi kakek kita itu sama. Jadi lo itu adek gw juga, astaga terkabul juga permohonan gw untuk punya adek, ya udah lo ikut aja ma gw," Kata Kensei lebay. Ya gimana lagi habisnya adeknya yang udah meninggal itu mah, tidak hobi hal-hal sadis beda bener deh ma Kensei dan Hisagi yang pecinta hal-hal sadis.
"Makasih ya Kennii-san, tapi gw tetap tinggal dirumah gw, gw gak mungkin ninggalin rumah kenangan itu ya begitu aja, sorry ngecewain lo."
"Ya udah kalo gitu,kalo lo ada perlu lo bisa telpon nih no gw, lo gak usah sungkan deh ma gw,"kata Kensei
"Eh.. ya makasih Ken-niisan ano.. gw pulang dulu ya," kata Hisagi pamit
"Ya hati-hati ya His." lalu Hisagi pun berlalu…
Hisagi telah sampai di rumahnya yang benar-benar seperti kerajaan saja, habisnya luas bener sih. Kadang ia juga masih sering nyasar(dasar bego rumah gw yang 3 kali lipat lebih kecil aja gak nyasar- di cincang Hisagi) Padahal udah 2 bulan tapi masih nyasar juga di rumah lalu menuju ke kamarnya, ia berbaring disana,ya banyak hal tak terduga yang terjadi. Lalu ia menguap dan tertidur
Yey…chapter 3 update…
Terimakasih kepada Kurosaki Zen-san atas contoh yang diberikan, terimakasih sebanyak-banyaknya.
TBC~
R`N R PLISS
