ICT (Ichigo Cinta Toushiro)
By : Armalita Nanda R. & Megumi-is-Dee
Disclaimer : Bleach © Tite Kubo
Lesson 3 : Work Hard! A Little Bit Crazy!
-xXx-
Karakura University, 7.00 a.m
Setelah pengakuan Toushiro pada Ichigo bahwa dia ternyata nggak bisa bermain piano, Ichigo memutuskan akan mengajari Toushiro by himself! Nah, maka dari itu, mereka sudah berada
di kampus pagi-pagi. Untuk pemanasan,mungkin.
Mula-mula, Ichigo memberi contoh pada Toushiro. Dia memainkan sebuah lagu yang tidak diketahui judulnya oleh Toushiro. Ya iyalah! Emang si Toushiro nggak tahu apa-apa soal musik!
Setelah bermain, Ichigo menyuruh Toushiro untuk duduk di samping kanannya. Toushiro dengan malu-malu tapi sebenernya dalam hati mau banget menuruti perintah Ichigo.
"Nah, sekarang aku mau nanya. Kamu bisa baca not balok?" tanya Ichigo mengawali. Toushiro menggeleng.
-Siiiing-
"Hahaha…" Ichigo ketawa garing dan mulai menggaruk kepalanya yang sama sekali nggak gatal.
"Kalau begitu, aku harus mengajarimu dari awal ya," kata Ichigo sambil nyengir gaje. Toushiro ketawa garing.
Alhasil, Ichigo harus menjelaskan pada Toushiro dari awal – benar-benar awal! Dan ini akan memakan waktu agak lama, jadi sebaiknya kita skip aja!
-xXx-
Sekitar 2 jam kemudian….
Bel masuk berbunyi. Toushiro dan Ichigo dengan sangat terpaksa harus mengakhiri latihan mereka. Toushiro sebenarnya enggan mauk ke kelas. Soalnya, dia nggak kelihatan keren!
Kenapa? Yang jelas, do'i nggak tahu apa-apa soal musik! Tapi, entah mengapa, berkat kecerdasan otaknya, dia bisa menghapal teori dalam waktu 1 jam!
Ichigo menghela napas, kemudian berkata, "Hm, nanti saat istirahat makan siang, kita latihan lagi. Oke?"
Toushiro mengangguk. Sedikit blushing.
"Asik! Belajar sama Ichigo~ Lalalala~" Toushiro bersenandung riang sambil berjalan menuju ke kelasnya.
-xXx-
Toushiro mengikuti pelajarannya dengan semangat '45, karena dia pengen pelajaran cepat selesai, jam istirahat makan siang. Yah, supaya dia bisa ketemu Ichigo~
Ikkaku, teman sebangku Toushiro, kaget akan perubahan Toushiro. Biasanya nih, Toushiro males banget ngikuti pelajaran. Malahan, bisa-bisa do'i bobow di tengah pelajaran~ Ikkaku jadi
sedikit-banyak ngerasa ngeri dengan perubahan drastis seorang Toushiro Hitsugaya itu.
"Ng, ano…Hitsugaya," Ikkaku mau ngomong, tapi bingung. Lho? Kok nggerogi? Jangan-jangan..
"Ya?" respon Toushiro. Jyah, datar banget!
"Ano..lu kan biasanya paling males tuh ngerjain soal sama merhatiin pelajaran. Nah, lu kok samangat gitu? Ada apaan?" tanya Ikkaku panjang lebar. Toushiro cuma nyengir setan.
"Nggak ada," jawab Toushiro. Waduh, keliatan banget bo'ongnya!
"Yang bener lu, ndek?" kata Ikkaku memastikan. Toushiro mengangkat sebelah alisnya.
"Ndek? Apaan tuh?" tanya Toushiro dengan logat medok yang parah abis!
"Pendek, lu kira apaan?" kata Ikkaku santai. Seketika, muncul tanda marah yang berlebihan di kepala Toushiro.
Nah, kalian pasti tahu kan kelanjutannya? Karena ini adegan kekerasan dan kita masih teenagers , sebaiknya kita skip aja! *ditendang readers*
-xXx-
Jam istirahat makan siang, 1.00 p.m
Yang dinanti-nanti oleh semua murid, jam istirahat makan siang! Toushiro yang sudah sangat menantikan saat ini berjalan keluar dengan riang. Ikkaku? Si botak itu kena getahnya! Dia
jadi babak belur ! Waduh, udah botak babak belur pula. Ckckck.
Okay, back to the Toushiro.
Do'i lagi jalan ke ruang kesenian. Di sana ada sebuah piano. Toushiro memasuki ruangan itu. Kosong.
"Jadi, dia belum datang ya? Hm, aku tunggu sambil mainin deh. Aku udah bisa dikit-dikit main. Not balok sudah paham!" batin Toushiro. Gila, aku juga mau bisa baca not balok.
Saat Toushiro sedang mencoba memainkan lagu, terdengar suara pintu terbuka. Sepertinya seorang masuk ke ruangan itu. Tiba-tiba, orang itu menepuk pundak Toushiro. Toushiro
menoleh. Orang itu adalah…
Jeng-jeng~
Jeng-jeng~
Haru.. Ya, orang itu adalah Haru, pemain kontra bass. Toushiro seketika kecewa. "Yah, kirain," batinnya.
"Ada apa ya?" tanya Toushiro mencoba ramah. Tapi, senyuman Toushiro, yang bisa bikin cewek-cewek tepar itu, berasa horor bagi Haru.
"Ng, tidak.. Hitsugaya-san sendiri sedang apa?" tanya Haru. Toushiro keringet dingin. Bisa gaswat (gawat) kalau ketahuan dia nggak bisa main piano~
Tiba-tiba, sang strawberry-orange ganteng bernama Ichigo Kurosaki memasuki ruangan! Dengan background music Rising Sun-nya DBSK *?* yang nggak tahu muncul dari mana.
"Ng? Ketua? Apa yang ketua lakukan di sini?" tanaya Haru. Toushiro keringet dingin. Tampangnya mencurigakan. Terlintas pikiran gila di benak Haru.
"Jangan-jangan mereka mau kencan lagi.."
Buru-buru, Ichigo menjelaskan,"Ah, ini..ano..aku..mengajari Toushiro bermain piano! Ya, supaya permainan Toushiro tambah bagus! Hahaha!" Ichigo ketawa garing, lagi-lagi. Sambil
mengacak-acak rambut Toushiro. Toushiro juga nyengar-nyengir mencurigakan. Haru merinding.
"Mungkin sebaiknya aku pergi aja kali ya? Ya sudah! Aku duluan," ujar Haru terus langsung ngacir. Dua cowok cakep tadi cuma bisa cengo melihat cowok bermata biru itu pergi.
"Hm, dia pergi..Tapi lebih baik! Dengan begini, aku tinggal berdua saja. Fufufu," batin Toushiro laknat.
Dan, Ichigo kembali mengajari Toushiro. Karena Toushiro sudah bisa membaca not balok, semua jadi agak lebih mudah.
-xXx-
TBC
-xXx-
A/N (Ro):
Ini bagian saya lagi~ maaf kan saya ya dee..
Saya bener-bener nggak bisa ganti chapter ini dengan bahasa baku. Soalnya, nggak ngeh! *plak* okay, minna sama, review please *puppy eyes*
