" Jadi Kyuhyun-ssi, berapa umurmu? " Zhoumi yang mulai jengah dengan keheningan membuka suara.

"eh?" Kyuhyun mendongak kearah bangku belakang. Melihat Zhoumi yang menatapnya penuh minat. Siwon hanya menggelengkan kepala.

"umurmu kyu~" tanya Zhoumi lagi. "Mobil ini sangat sepi. Aku bosan~ . kenapa rumahmu begitu jauh Kyuhyun-ssi ?" Zhoumi berkicau tiada henti.

"18 tahun hyung" Kyuhyun menjawab canggung. Teman Siwon yang satu ini rupanya begitu cerewet. Kyuhyun harus mulai terbiasa. Eh? Terbiasa? Apa Siwon masih akan menemuiku setelah hari ini berakhir?, pikir Kyuhyun dalam hati.

"aku membiarkan kalian duduk bersama bukan untuk berdiam diri" Zhoumi tiba-tiba memunculkan kepalanya diantara Kyuhyun dan Siwon. Kyuhyun dan Siwon yang terkaget-kaget tak sengaja saling menatap. Kyuhyun langsung menunduk. Mati-matian menahan pipinya yang mulai panas.

" err.. Kyuhyun-ssi maukah kau menemaniku kemakam kibum besok?" Siwon membuka mulutnya. Zhoumi mengerutkan keningnya. Siwon terlihat seperti anak muda yang baru saja memulai pendekatan. Begitu canggung dan terlihat sangat gugup.

" dia ingin mengajakmu pergi kyu~. kau harus mau. Temani dia besok" Zhoumi berbisik ditelinga Kyuhyun. Kyuhyun mencoba menatap Siwon, dengan sedikit tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.

.

.

"sudah sampai hyung. terimakasih" Kyuhyun membuka pintu mobil Siwon dan melangkah menuju halaman rumahnya sampai ia mendengar Siwon memanggilnya. "KYU-SSI !" Siwon sedikit berteriak. "mim-pi in-dah. Katakan padanya mimpi indah!" Zhoumi mengguncang bahu Siwon tak sabar. Siwon mendelik sekilas lalu kembali berteriak, "MIMPI INDAH KYU~" yang membuat Kyuhyun nyaris terjatuh ditempatnya. Kyuhyun meloncat girang saat melihat mobil Siwon menjauh. Perasaannya sangat senang malam ini. Bertemu Siwon, berpegangan tangan, diantar pulang, lalu didoakan agar bermimpi indah. "tuhaaaan. Kalau ini mimpi, tolong jangan buat aku bangun" gumam Kyuhyun seraya melangkah masuk kerumahnya.

(sementara itu)

Siwon mendengus melihat Zhoumi tertawa-tawa sendiri melihat ponselnya. " kenapa kau begitu mengganggu mi?" tanyanya sinis. "apa? Aku membantumu mendekatinya Siwon. lalu apa yang mengganggu? Kau harus berterimakasih pada teman tampanmu ini" Zhoumi mencibir kearah Siwon. "kau membuatku terlihat seolah benar-benar tertarik padanya mi. kau tau sendiri aku belum bisa menerima siapapun" ujar Siwon pelan. Zhoumi melirik wajah Siwon yang terlihat lelah. "setidaknya aku mencoba membantumu menerima orang lain won-ah" balas Zhoumi tidak kalah pelan.

Ya, memang itukan tugas sahabat. Membantu temannya yang berada dalam kesulitan. Siwon memilih bersahabat dengan Zhoumi bukan karena ia butuh teman sebaya untuk berkeluh kesah, melainkan untuk berbagi kesedihan dan kebahagiaan.

Mereka berdua terdiam diantara keheningan.

Zhoumi mendengus.? Ia kembali mengalihkan pandangannya kedepan. Siwon masih fokus menyetir sambil sesekali melirik Zhoumi. "mi.." hening. Zhoumi tidak menjawab. " kau marah, huh?" Siwon bertanya hati-hati. "eh? Tidak won-ah. Aku hanya bingung. Kenapa kau mengajak kyu-ssi ke makam kibum? kau tidak punya alternative tempat kencan ya?" Zhoumi kembali bersemangat menggoda Siwon. "aisssh! Berhenti membicarakan anak itu. kau membuatku pusing."Siwon mengerutkan keningnya. "arra..arra " Zhoumi akhirnya memilih diam sepanjang perjalanan.

o0o0o0o0o0o0o0o0o

Siwon melangkah pelan memasuki apartemennya. Matanya melotot saat melihat semua ruangan diapartemennya terlihat sangat berantakan. "Ya Tuhan! Apa yang kulakukan akhir-akhir ini? kenapa bisa sekotor ini" Siwon mengumpat pelan. Siwon mulai membereskan seluruh isi apartemennya. Walaupun sudah malam, ia harus menyelesaikan semuanya. Siwon benar-benar baru menyadari betapa tak terurusnya dia semenjak kibum tidak ada. "Kalau dulu aku bergantung padamu, sekarang aku akan menjalani semuanya sendiri, kibummie~ " mungkin Zhoumi ada benarnya. "Aku tidak boleh terus-terusan seperti ini" gumam Siwon.

Siwon menyeka keringatnya, menatap kesekililing ruangan apartemennya. Semua sudah tertata rapi. Siwon merasa lebih baik. Siwon melirik kearah ponselnya yang sedari tadi terabaikan melihat ada kiriman pesan dari Zhoumi.

from : Mimi-gege

won-ah sepertinya kyu-ssi menyukaimu. dia manis kan? ^^

Siwon mengerutkan keningnya membaca isi pesan Zhoumi. sedetik kemudian tersenyum malu. "hhaaah… anak itu sangat manis kibum-ah~ bolehkah?" gumam Siwon sebelum akhirnya terlelap.

o0o0o0o0o0o0o0o0o0o

Kyuhyun's POV

"kyunnie~ bangun!" suara eomma menggema keseluruh penjuru ruangan. membuatku terkaget-kaget. " aigooo, kau pulang malam terus akhir-akhir ini. apa yang kau lakukan diluar sana?" pertanyaan yang sarat akan kekhawatiran membuatku buru-buru bangun untuk menatap wajah eomma.

"hanya bermain ke game center" aku menjawab acuh. aku cukup bingung harus menjawab apa . akan terasa sangat aneh kan kalau aku bilang aku pergi ke pemakaman hanya untuk melihat namja berlesung pipi yang tampan.

"kenapa malah tersenyum aneh begitu. mandi sana! ada yang menunggumu diluar" heh? aku terkaget-kaget mendengar ucapan eomma. cepat sekali Siwon hyung datang. kami kan hanya ingin pergi ke makam. kenapa harus begitu pagi? apa dia sengaja datang pagi agar bisa bertemu denganku lebih lama?

omo, kyu! berhenti berkhayal! tapi kenapa ya? apa Zhoumi hyung yang memintanya? apa semua ucapan Siwon hyung semalam hanya karna paksaan dari Zhoumi hyung? ah, sudahlah. toh lambat laun Siwon hyung pasti akan benar-benar tertarik padaku.

aku berlari kearah kamar mandi. tak mau membuat Siwon hyung menunggu lama.

.

.

"hyung?" aku memanggil Siwon hyung yang tengah membelakangiku. aku menepuk pundaknya pelan. membuatnya menatap kearahku dan tersenyum. oh, tampannya~.

"aku tahu ini terlalu pagi kyu-ssi, hanya saja aku tiba-tiba ingin datang kesini" ucap Siwon hyung yang sukses membuatku menggigit bibir agar tidak tersenyum terlalu lebar. astaga, Siwon hyung! kau bisa membuatku gila karna terlalu banyak tersenyum.

"err.. tak masalah hyung, a… aku sudah menunggumu dari tadi" ucapku gugup.

"eh? ibumu bilang kau baru saja bangun"

"Mwo? eh? i-itu…" aku berusaha menjelaskan. tanganku bergerak menggaruk kepalaku yang tidak gatal. aissh eomma. aku malu~.

"hahaha, sudahlah tak perlu dibahas. ayo" dia mengacak rambutku lembut. eh? dia mengacak rambutku! omo…. rasanya ingin sekali berteriak pada semua orang kalau kepalaku baru saja dielus oleh Siwon hyung . aku mengepalkan tanganku erat-erat karena senang. aku tak mau Siwon hyung tahu kalau aku menyukainya. perasaan ini harus sedikit-sedikit ditutupi. bahaya kalau Siwon hyung sampai ilfeel hanya karena tahu bahwa aku menyukainya.

"ayo!" aku berjalan mendahului Siwon hyung dan melangkah cepat kearah mobil Siwon hyung yang sudah terparkir didepan pagar.

Kyuhyun's POV end

" err.. kyu-ssi, ada yang ingin kutanyakan" keheningan yang sedari tadi menyelimuti mobil Siwon akhirnya pecah.

" hmm… tentang apa hyung?" Kyuhyun memiringkan kepalanya kearah Siwon. membuat nafas Siwon sedikit tercekat. helaian rambut yang jatuh menutupi jidat dan mata Kyuhyun membuatnya terlihat sangat err.. manis dimata Siwon.

"ukh…. nanti saja" ucap Siwon gugup.

Kyuhyun tersenyum simpul. bukannya mau terlihat manis, tapi ia sedikit menangkap kegugupan dalam nada bicara Siwon. sepertinya ada kemajuan, pikir Kyuhyun senang.

" kyu, kau mau menemaniku karena paksaan Zhoumi atau karena kau memang punya waktu luang hari ini. " Siwon melirik ragu kearah Kyuhyun yang asyik bersenandung kecil disampingnya.

aku mau karena aku ingin menghabiskan waktu bersamamu hyung! jerit Kyuhyun dalam hatinya.

"err.. kenapa ya? mungkin karena aku ingin lebih mengenal hyung?" Kyuhyun berusaha tenang diantara degup jantung nya yang tak beraturan.

"eh? begitukah?" tanya siwon lagi

"hmm…" Kyuhyun mengangguk mantap.

"kupikir kau menyukaiku…" lanjut Siwon datar

"eh?"

TBC

Keep reviewing ya sodara-sodara. ^_^V