Title : Love Is Friendship

Author : Raekyuminnie

Genre : Romance , Family

Rating : T

Cast : Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun (namja)

Lee Sungmin as Lee Sungmin (yeoja)

Kim HyunA as Cho Hyuna (yeoja)

Crhistina Fernandes Lee as Cho sungmin (yeoja)

Daniel Hyunoo Lachapelle as Gui xian (namja)

Beberapa cast pendukung

Disclaimer : All them belong to themselves, family and GOD. But story is mine.

Warning : cerita ini diadaptasi oleh film bollywood Kuch – Kuch Hota Hai. Jika ada kemiripan ini memang disengaja. Namun ada bagian yang berbeda. Bisa dibilang re-make.Typos,Geje , genderswitch. cerita yang pasaran,No bash! Nama marga disesuaikan cerita. Don't like it? Don't read it please.

Summary :

Cho sungmin, gadis kecil yang baru saja menginjak usia 8 tahun mendapati surat dari ibunya, Hyun Ah, yang telah lama meninggal. Isi suratnya dia harus mencari cinta sejati sang appa, Cho Kyuhyun. Dalam surat itu juga tertulis kisah yang cinta rumit antara Cho Kyuhyun, HyunAh , dan juga Lee Sungmin. Lee Sungmin ? siapakah dia? Sanggupkah cho sungmin mewujudkan permintaan sang umma..

Klik and read please!

::: Love Is Friendship :::

Cinta adalah persahabatan

Yang terjalin dengan indahnya

Yang hidup bersama karena adanya kau dan aku

Cinta adalah persahabatan

Dimana sejauh kita berlari

Kita akan saling meraih

Sejauh kita terperosok jatuh

Kita akan saling mengobati

Sejauh langit memisah

Kita akan saling mencari

Cinta adalah persahabatan

Yang turut mengikat kita

Karena Cinta adalah persahabatan

Maukah jadi sahabatku?

Sahabat terakhir untuk hidup dan cintaku

Chapter 2

Previous :

Kyuhyun terus menatap sungmin yang tersenyum bahagia. Bermain bersama guixian. Tanpa kyuhyun sadari sesosok wanita cantik dengan pakaian serba putih turut menyaksikan kyuhyun . setelah itu dilihatnya sungmin. Sosok itu pun tersenyum

'bersabarlah kyuhyun. Tunggulah, aku akan mengembalikan kepadamu cintamu yang sesungguhnya. Kamu dan sungmin akan bahagia. Meski tanpa aku"

Sosok wanita bergaun putih itu pun menghilang bagaikan angin malam yang menyejukkan..

Next :

Suasana pesta telah senyap pertanda pesta telah berakhir. Para manusia yang menyebut mereka tua berdiri diambang pintu. Keluarga Zhoumi nampak berpamitan. Namun dimanakah bocah tampan mereka? Si cantik Cho pun tak ada.

" Kyu, aku titip Xian yah. Anak itu kalau sudah bertemu dengan Sungmin susah lepasnya. Dia bahkan melupakan ummanya ini." Gerutu Henly. Nampak dia kesal diduakan oleh putra semata wayangnya itu. Malam ini Gui Xian memutuskan bermalam dirumah Chengmin alias Sungmin. Saat ini mereka memang libur dari sekolah.

" Tenang saja Henly Gui Xian akan aman terkendali di rumah Cho Heechul. Kalian pulanglah. Zhoumi bahkan sudah tak berhenti menguap" nyonya Cho itu menepis kekhawatiran Henly. Zhoumi menggamit lengan Henly. Berharap sang yeoja yang telah dinikahinya 8 tahun ini dan memberikan anak yang luar biasa nakal itu tenang.

" Baiklah Umma, Kyu kami pulang. Aku akan menjemput xian lusa. Annyeong" mobil Zhoumi dan Henly melaju kencang keluar dari halaman rumah luas milik keluarga Cho.

" Setelah ini, kalian beristirahatlah." Titah Heechul kepada beberapa maid dirumahnya.

" Kau juga Kyu, jaga kesehatanmu. Aku tau kerjaan mu banyak tapi lihat kau malah mulai kurus. Direktur Cho yang kurang gizi." Heechul mulai memberikan wejangan yang malah disambut tawa oleh kyuhyun

" Meski kurus dan kurang gizi, anakmu ini tetap mempesona umma. Hahhha"

Mari kita lewati saja adegan umma-aegya itu. Kita melangkah menuju kamar dengan pintu yang dihiasi sebuah foto yeoja manis yang beaegyo, Cho Sungmin.

" Aku buka yang itu yah min" Xian terlihat antusias membantu Sungmin untuk membuka kadonya. Berbagai bentuk kotak dengan bungkusan warna-warni menggunung. Gui xian dan juga Sungmin asyik membuka kado tersebut. Bahkan sampah hasil robekan bungkusan terlihat mulai tersebar kemana-mana. Salahkan saja Gui xian yang tak berperasaan merobek danmembuang

" Yippi… dapat Barbie" teriak Sungmin senang. Xian hanya mencibir melihat Sungmin yang sangat senang mendapat boneka berbaju pink itu.

" kenapa kadonya rata-rata boneka sih. Tidak ada yah kaset game, psp, atau robotan gitu biar bisa dimainin ama aku" gerutu Xian. Dasar bocah. Yang ultahkan Sungmin pantas saja kalau dia mendapat boneka dan hal-hal berbau pink. Sungmin hanya acuh membuat Xian kesal. Dia tanpa sengaja menendang tumpukan kado yang belum dibuka Sungmin

"GUI XIAN… HATI-HATI!" teriak Sungmin kesal melihat kadonya jatuh berserakan. Bisa gawat kan kalau kado itu benda pecah belah. Ataukah berharga mahal. Rugikan dia.

" Mianhe Chengmin. Gak sengaja. Salahkan saja kado ini gak pindah. Padahalkan xian mau jalan!" gerutu Xian tanpa mau disalahkan. Mata Xian yang terlihat kesal seketika menuju sebuah benda yang menarik perhatiannya. Benda itu hanya berupa amplop putih pipih. Di ambilnya amplop putih itu lalu diperlihatkanlah kepada Sungmin.

" Chengmin lihat deh. Ada kado yang gak modal. Masak cuman amplop" kata Xian dengan nada mengejek. Sungmin lalu merebut amplop itu.

" iya yah. Padahal yang lain kadonya besar-besar" kata Sungmin. Ada kekecewaan . dia kan berharap kado yang mahal-mahal. Tapi rasa penasaran yang tinggi membuat sungmin membuka amplop itu. Dilihatnya masih ada amplop didalamnya

" lah? Amplop lagi?" Tanya xian. Sungmin lalu membuka amplop itu.

" eh chengmin ada nama pengirimnya nih didepan" kata xian yang telah merebut amplop itu. Mereka lalu melihat nama pengirim

"Cho Hyuna!" kata mereka dengan membulatkan mata. Sungmin langsung mengambil amplop itu. Diraihnya kertas yang ada didalamnya. Lumayan tebal. Karena bukan hanya selembar kertas tapi lebih. Mata sungmin berkaca-kaca. Ini surat dari Cho Hyuna, ummanya.

'umma' kata it uterus digumamkan sungmin dalam hati. Xian yang melihat airmata yang tumpah dari bola mata lentik itulalu berinisiatif untuk merangkul pelan Sungmin. Dia tau pasti sahabat kesayangannya ini sangat sedih sekaligus senang mendapat surat dari ibunya. Ibu yang selama ini hanya di ketahui namanya saja.

" tenanglah chengmin. Kita baca saja ne." kata xian menenagkan sungmin. Sungmin mengangguk sambil menghapus linangan airmatanya itu.

Sungmin / Chengmin PoV

Teruntuk anakku tersayang

Cho sungmin

Annyeonghaseyo.. haruskah aku memperkenalkan diri? Naneun Cho Hyuna imnida. Haha iya sayang ini umma. Bagaimana kabarmu saying? Kalau kau membaca suratini umma yakin sekarang umurmu 8 tahun. Saengil chukkae aegyi. Mianhe umma tidak bisa terus disampingmu. Tidak melihat perkembanganmu. Tapi umma sangat menyayangimu. Apa appa merawatmu?

Aku membaca surat umma. Umma lucu. Dia malah memperkenalkan dirinya padaku. Tentu saja aku tau namamu umma. Xian juga berceloteh tentang hal demikian. Tentu saja appa merawatku. Aku jatuh saja dia panic setengah mati. Bagaimana kalau aku mati, tentu saja appa akan terjun saking menyayangiku.

Umma yakin sekarang kau menjadi gadis yang cantik.

" ahjumma.. chengmin tidak cantik. Dia menyebalkan" aku menjitak kepala xian yang seenaknya memutus ucapanku. Dia malah mengejekku

" diam.. aku memang cantik umma. Xian aja yang sirik" kataku. Kulanjutkan lagi surat umma.

Umma tau itu. Kamu adalah anak cho kyuhyun dan cho hyuna jadi harus cantik. Dan pastinya baik hati. Kamu baik hatikan baby? Umma berharap sungmin menjadi anak yang cantik dan baik. Tau tidak, umma sampai merinding saat pertama kali melihat wajah sungmin. Putih mulus dan gembul. Umma beruntung memilikimu nak. Umma bahagia memberikan malaikat seperti dirimu untuk appamu. Apa appa masih sering kentut sembarangan?

" iya ahjumma.. sering. Kyu jusshi jorok. Xian selalu jadi korbannya" gerutu xian. Aku tertawa membenarkan perkataan xian. Appa memang raja kentut.

Sementara itu dikamar lain

" huatchiiii…." Kyuhyun yang sedang membaca sebuah buku malah bersin-bersin

"sepertinya ada yang membicarakanku" pikirnya.

Pasti masihkan? Appa memang suka begitu. Ku harap kamu tidak keracunan baby. Lain kali kalau appa kentut lagi sembarangan, pegang saja kakinya. Appamu akan kegelian walau hanya di pegang kakinya. Tapi itu jadi rahasia kita berdua arachi?

" rahasia kita bertiga umma. Soalnya ada makhluk gak jelas turut dengerin surat umma" kata ku berniat mengejek xian

" biarkan saja" cuek xian. Dasar evil.

Chagi. Umurmu sekarang adalah 8 tahun. Seperti umma pada umumnya, umma harap anak umma bisa bahagia dan sukses. Belajarlah yang rajin nak. Gantungkan cita-citamu setinggi bintang. Umma akan bangga nak. Appa mu juga akan bangga.

Sungmin sayang. Umma menulis surat ini bukan hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun untukmu. Umma rasa kamu akan mengerti di usia mu yang ke 8 ini. Umma akan membagi cerita padamu tentang sebuah kisah dimana ada cinta dan juga persahabatan. Kisah indah yang yang telah tertulis dibuku takdir. Kisah antara Kim Hyuna, Cho Kyuhyun, Dan juga Lee Sungmin.

" haaaahh? Lee sungmin?" teriakku dan xian tanpa sadar saling berpandangan.

*pasang sabuk pengaman kita akan menuju lorong waktu menuju 10 tahun yang lalu*

Flashback 10 tahun yang lalu

-Normal pov-

Dduk.. ddukk..

Sebuah bola basket terlihat memantul diruangan olahraga sebuah kampus terkenal , SJELF UNIVERSITY. Bola itu memantul dengan kasar dan cepat. Diiringi langkah yang tak bisa dibilang pelan itu. Bola yang tadinya memantul kini diarahkan kedalam ring. Dan

Bushhh…

Masuk begitu saja kedalam ring.

" yeahhh!" orang yang tadinya memasukkan bola itu melonjak kegirangan.

" berhentilah berteriak seperti orang gila lee sungmin" terdengar gerutuan dari namja yang sedari tadi duduk disebuah kursi. Tangannya asyik membaca buku kalkulus.

" kau yang berhenti cho kyuhyun. Lepaslah buku matematika bodohmu itu. Lalu kita bermain bersama" kata seorang namja bernama lee sungmin. Dilihat dari dandanannya kita akan mudah menebak kalau dia adalah seorang namja. Celana treining khas anak olahragawan. Rambut yang tertutupi topi. Langkah yang besar dan cepat. Baju kaos yang kini basah olah keringat. Dan jangan lupa permen karet yang meletup dimulutnya. Dia bahkan kasar dan sangar. Sebuah kaki berhasil mendarat disebelah kyuhyun. Namja itu menatap kyuhyun garang

" ayolah" kata sungmin menarik kyuhyun

" aku tidak mau" kyuhyun tak menyerah dia bertahan dikursinya

" kau ini namja atau bukan sih? Payah!" ejek sungmin

" Yaaa! Yang harusnya bertanya itu aku. Kau ini gaya beringasan, berantakan, doyannya main basket. Lee sungmin ingat, kau ini yeoja bukan namja" teriak kyuhyun kesal.

Wait. Wait. Apa tadi yang kyuhyun katakan? Yeoja? Jadi orang yang kasar ini yeoja? Oh tidak mungkin

" yeoja atau bukan, lawan aku payah!" kata sungmin lagi. Dibukanya topinya kasar. Sontak rambut yang tertutupi tadi keluar sempurna. Rambut hitam legam pendek sebahu sepertinya menegaskan bahwa sang namja tadi adalah benar-benar yeoja. Sepertinya kita lupa melihat wajah sungmin lebih teliti. Jika dilihat lebih spesifik maka kita akan menemukan tanda-tanda yeoja. Bibir merah mereka dengan bentuk M. mata indah seperti serigala menatap tajam. jangan lupakan Hidungnya yang mancung. Jika dilihat dia memang cocok menjadi yeoja tapi kenapa dandanannya seperti preman pasar begitu.

" aku bukan payah!" kyuhyun lalu memasuki lapangan. Berkali-kali dicobanya untuk merebut bola yang di dribel sungmin. Sungmin hanya tertawa mengejek

" ambil kalau bisa!" kata sungmin

Bush

Entah bola keberapa yang sungmin masukkan kedalam ring tak berdosa itu. Kyuhyun yang kelelahan lalu memilih untuk duduk dilantai

"tuh kan payah. Segini aja udah lelah." Sungmin terus mengejek kyuhyun sambil mendribel bolanya. Kyuhyun yang kesal menarik kaki sungmin yang lewat dihadapannya.

Brukk

"wadaw. Sakit pabbo!' teriak sungmin tidak terima

" berhentilah bermain ming. Temani aku duduk" ucap kyuhyun. Sungmin hanya mendelik malas.

" ahh lelahnya!" kyuhyun yang memang kecapean memilih untuk tiduran dip aha sungmin.

"jadi kau menyuruhku duduk cuman untuk hal begini. Oh C'mon,, dasar pengganggu" sungmin yang mengomel tapi tangannya memainkan rambut kyuhyun.

" dasar! Kau itu yeoja tapi tenaga sekuat baja. " keluh kyuhyun

Yah mereka adalah cho kyuhyun dan lee sungmin. Siapa yang tidak mengenal mereka. Mascot kampus yang terkenal. Kyuhyun adalah anak yang sangat pintar dalam bidang pendidikan. Sedangkan sungmin adalah preman kampus yang kuat namun meiliki hati yang baik. Kyuhyun memiliki fisik yang lemah. Jika saja disekolah lain mungkin saja dia akan sering mengalami pembullyan tapi di SJELF University seujung kuku pun tak ada yang berani untuk mengganggu kyuhyun. Jika terjadi maka akan berhadapan dengan lee sungmin. Meski yeoja dia malah adalah ketua KPK. Komunitas Preman Kampus. Persahabatan diantara keduanya terjalin begitu indah. Sejak awal masuk kampus. Sungmin berhasil membantu kyuhyun yang menjadi korban bully senior. Dengan berani sungmin melawan senior yang mempermainkan kyuhyun. Kyuhyun memiliki penyakit asma bawaan sejak lahir. Tapi para senior bejat itu malah membiarkannya sesak disaat asmanya kambuh., dan kurang ajarnya mereka merampas inhaler kyuhyun.

" gwenchanayo?" sungmin terlihat panic melihat wajah kyuhyun orang yangbaru saja di tolongnya menarik nafas putus-putus

" hey, kamu kenapa? " pekik sungmin

' bisa bahaya jika orang ini mati dihadapanku' pikir sungmin

" haa.. ahh.. has… mhaa. Khu. Kham buh… " ujar kyuhyun dengan upaya keras dia tengah terduduk di jalanan. Memang dada sambil berusaha mempertahankan oksigen didadanya.

" what? Asma? Omona.. bagaimana ini aku harus ngapain., aduh bagaimana.. huwaaa…" sungmin berteriak tambah panic. Tanpa sengaja dia melihat inhaler kyuhyun. Diamblinya lalu dipakaikan padanya.

"gwenchana?" Tanya sungmin penasaran. Matnyaa memasang wajah penuh Tanya.

" ne gwenchana tuan. Gomawo yo" kata kyuhyun. Kyuhyun yang saat itu juga mengira sungmin namja. Salahkan saja dandanan sungmin yang jauh dari batas nalar. Celana jenas dengan robekan. Baju kaos hitam bergambar tengkorak. Dan bikin kyuhyun memantapkan hati adalah potongan rambut makhluk dihadapannya. Rambut yang di biarkan sedikit plontos disebelah( ingat rambut sungmin di zaman don't don).

" haha tuan? Kurasa lebih baik memanggil sungmin. Lee sungmin" sungmin memperkenalkan dirinya yang disambut baik kyuhyun

" cho kyuhyun"

" baiklah cho kyuhyun, sampai jumpa nanti" sungmin pun berlalu dihadapannya

Keesokan harinya kyuhyun hamper saja jatuh pingsan saat mendapat fakta bahwa orang yang menyelamatkannya kemarin, orang yang berkenalan dengannya, orang yang dipanggilnya tuan adalah seorang yeoja. Omaigatt! Dunia sudah menua.

" berhenti tertawa lee sungmin!" lagi-lagi kyuhyun berujar kesal. Mereka lagi membahas masa setiap pembahasan itu dimulai maka sungmin dengan senang hati akan menertawakan kyuhyun.

" lagi pula salahmu aku memanggilmu tuan. Rambut hilang sebelah" ujar kyuhyun

" aku kan hanya bereksperimen kyunie. Sesekali cobalah rambut modelku. Jangan hanya seperti ini saja. biasa…." Sungmin yang tadinya memainkan rambut kyuhyun kini menjambak membuat kyuhyun meringis.

Ming dan kyunie adalah nama panggilan akrab mereka. Dan hanya mereka berdua yang punya.

" kyuhyunnnn….!

" kyuhyun oppaaaaa saranghaeeeee!"

Suara teriakan merajalela dari arah luar gedung

" wah,, sang idola sudah dijemput fansnya. Mari pangeran, hamba akan mengantar pangeran menuju para putri diluar sana dengan selamat hahaha" sungmin tertawa keras melihat raut wajah kyuhyun

" kau ini payah tapi fansmu banyak. Berhentilah menjadi playboy dengan menjadikanku backup. Sudah banyak namja yang menegluh padaku, yeojachingunya terpesona oleh rayuanmu" jelas sungmin

" salah kan gen ku yang mempesona" bela kyuhyun

" dasar evil. Tapi aku yang harus melawan para namja chingu mereka."memang benar. Karena di bawah nama sungmin maka kyuhyun bebas dari amukan para namjachingu yeoja yang digoda kyuhyun. Entah sejak kapan sahabatnya itu menekuni profesi playboy itu

" kyuhyun opppa!"

" wah gawat!" kyuhyun langsung berlari meninggalkan sungmin di ruangan olahraga. Sungmin hanya tertawa sampai pada akhirnya segerombolan yeoja centil memasuki ruangan olahraga

" lee sungmin, kyuhyun oppa dimana?" Tanya seorang yeoja yang mungkin ketua KFC. Kyuhyun Fans Club.

" disana! Dia keluar lewat sana. Ayo cepat kejar dia. Katanya loh siapapun yang dapat dia bakalan dia ajakin ngedate. Dia lagi main catch me if you can.. hahahahaha" sungmin tak berhenti menertawai reaksi para yeoja yang langsung berlarian histeris.

" dasar. Kyuhyun sama bodohnya dengan fans nya. Like idol like fans kkkk~~"tawa sungmin sambil tetap asyik mendribel bolanya ke ring.

Busshhhh…

Suasana kampus hari ini lagi lumayan ramai. Bagaimana tidak ramai kalu saat ini adalah jam istirahat. Beberapa mahasiswa. berlalu lalang. Ada yang sambil bercerita bersama. Ada juga yang hanya asyik membaca buku di taman. Terlihat beberapa aktifitas lainnya.

Bapak kepala, kim hyun joong terlihat asyik berjalan sambil melihat para mahasiswanya. Beberapa kali dia menggeleng melihat tingkah mahasiswanya. Apalagi melihat para anggota KPK yang sedang asyik memalak beberapa mahasiswa berstatus namja cupu untuk di bully. Bapak kepala kim seperti mencari seseorang.

" hey, kau. Dimana lee sungmin?" Tanya bapak kepala kim.

" mungkin dikantin pak. Atau diruang olahraga. " respon yang ditanya

" paling sama kyuhyun pak. Tanya saja sama cewek-cewek disana mungkin mereka tau" ujar siswa lainnya. Bapak kepala kim ingin sekali menjitak siswa kurang ajarnya itu. Tapi dia segera melupakan kala mengingatreputasinya

" baiklah kalau begitu bawa lee sungmin keruanganku segera. Kalau tidak jangan harap masuk ke kampus ini lagi " kata bapak kepala kim sangar.

Bapak kepala kim kini telah ada di ruangannya. Didudukkannya pelan dirinya di kursi kekuasaannya. Di tangannya telah tergenggam foto gadis yang cantik yang sedang tersenyum. Nbapak kepala kim tersenyum

" chagiya, appa merindukanmu. Appa tak sabar untuk merayakan kembali nya dirimu di seoul. " kata bapak kepala kim

"permisi!" sungmin masuk keruang kepala

" bapak memanggil saya?" lanjutnya

" kemarilah' sungmin mengangguk dan mendekat. Mereka memang dekat. Bapak kepala kim sudah menganggap sungmin seperti putrinya sendiri. Itulah mengapa sungmin bebas melakukan hal apa saja dikampus ini. Selama dalam batas wajar.

" lihatlah. Ini putrid saya." Bapak kepala kim memperlihatkan foto ditangannya ke sungmin. Sungmin tersenyum melihatnya

" wah anak bapak cantik juga. " puji sungmin tulus.

" iya, dia cantik seperti ibunya mirip. Dia kuliah di oxford university loh" bangga bapak kepala kim

" wuaah.. oxford? Keren!" sungmin tak bisa menyembunyikan kekagumannya.

" lalu kenapa saya di panggil kemari?" tanyanya seakan sadar tujuannya kemari

" anak saya akan kembali besok dan mungkin lusa dia akan bergabung dikampus kita. Dia mungkin akan sulit bersosialisasi. Bapak mempercayakan dia padamu. Temani dia. Dan juga jaga dia. Dia putri saya satu-satunya. Kamu juga sudah bapak anggap seperti putri bapak. Jadi apa kau setuju sungmin-ah?" Tanya bapak kepala sekolah. Sungmin mengangguk. Menjaga anak kepala kim itu bukanlah tugas berat.

" oke pak. Tenang saja. selama lee sungmin ada semuanya beres. Anak bapak akan tenang, nyaman, dan damai selama dalam pengawasan saya. Hm, tapi namanya siapa ?"

" namanya hyuna. Kim Hyuna" jelas bapak kepala kim dengan tersenyum bijaksana.

::: Love Is Friendship :::

_To_Be_Continue_

Chapter 2 datang. Mian kalau lama. Terima kasih yang sudah mereview. Maaf belum bisa membalas tapi tenang saja reviw nya sudah say abaca kok. Big thanks buat yang udah Read N Review.

Semoga masih bisa diterima khalayak.^^

Selamat membaca dan mereview!

^ Raekyuminnie ^

Indonesia, 04 juni 2013