Cast : CHOI SEUNGHYUN-YOU

Warn : STRAIGHT,KHAYALAN MAUT, genre ga jelas,ngabsurd,abal,typo bertebaran

Disclaimer : TOP PUNYA SAYA, SAYA PUNYA TOP HAHAHA

.

.

.part 2

.

Happy reading!

.

.

.

Mmhh… ahhh… ahhh"kamu mendesah nikmat merasakan lidah TOP menari di Selngkanganmu. kedua lututmu di pegang erat TOP.

set! "huaahh!" jeritmu. kedua pahamu dilebarkan selebar mungkin. kamu merasa hilang kendali atas tubuh bawahmu. dengan gentle TOP mengecup vaginamu. miss v mu yg sudah menegang itu merespon dengan mengeluarkan cairan yg membasahi vaginamu. TOP menyeringai melihatmu klimaks. tanpa rasa jijik TOP menelan cairan klimaksmu. kamu mengejang merasakan bibir TOP yg menyedot cairanmu dengan kuat sekali seolah tak mau melewatkan setetes keringat dan nafas kacau darimu membuat TOP makin intim mengerjaimu. lidahnya menyerobot masuk ke lubangmu dan mengaduk isinya

"ahh… ahh… ahh" desahanmu makin gila.

lidah itu mengaduk dengan cepat dan menusuk dinding rahimmu. kamu melemas dengan itu, akhirnya mengapit kepala TOP dengan pahamu, tanganmu terulur mendorong kepala TOP agar makin dalam.

akal sehat mu terbang kemana, kamu sadar satu hal…ini duniamu, jadi lakukan yg kamu mau!

croot!

klimaks keduamu juga ditelan habis TOP. kamu tersenyum, entah senyum apa.

"hhh… chagy…" desah TOP. tangannya masuk dalam kaosmu dan menaikkannya hingga di atas dadamu. kamu bergerak tak nyaman, lidah TOP bergerilya di perutmu menimbulkan sensasi geli dan nikmat. perutmu diangkat sedikit untuk ditelusuri lidah basah TOP itu. kemudian lidah itu naik ke payudaramu. diolesi dengan saliva TOP membuat jantungmu berdegup kacau, nafasmu menderu nikmat menikmati hisapan di dada kananmu.

"ahh ahh mmmhh"

putingmu menjadi incaran lidah TOP. di basahi dgn salivanya lalu menyedot putingmu kuat. satu putingmu di pilin dan di tarik TOP hingga memerah. TOP bergantian mengerjai putingmu hingga keduanya membengkak. sedotan di putingmu membuatmu melayang di udara. aroma teh yg tumpah bercampur dengan aroma seks.

"kenapa melamun?cepat bersihkan bajumu"

"…"

"wae?"

"aku mau pulang dulu,annyeong"

"kau mau datang lagi?"

"ne"

"aku benci jadi murid SMA"

kamu menoleh pada asal suara. JiAh teman sebangkumu itu terpekur di mejanya. bola matamu berputar malas, sebentar lagi jiAh pasti menangis

"huuaa! kenapa dgn namja di dunia ini? memangnya anak SMA sama sekali tidak sexy? apa dadaku ini-emmh!"

kamu yg kesal menutup mulut cerewet jiAh.

"apa-apaan kau!" omelnya padamu. kamu hanya menatapnya dingin

"hei, apa namja dewasa benar-benar tidak cocok denganku?" tanyanya padamu. kamu mengernyitkan dahimu

"kau bertanya padaku?"

"memangnya siapa lagi, kita kan teman. wajar aku curhat padamu"

tubuhmu merinding mendengar kata 'teman'.

"yah,kau memiliki wajah ahjumma tapi sifatmu childish sekali"

"jinjja? dia juga bilang begitu! lalu apa yg harus kulakukan?"

"cari namja dewasa lain,kurasa pacarmu itu aneh. kebanyakan pria terpikat dgn kepolosan anak SMA"

"ya kau benar! hahaha kuputuskan saja dia dan mencari target baru!"

kamu sebenarnya jg tak yakin dgn ucapanmu,biarlah jiAh terpengaruh dgnmu.

"kira-kira siapa ya?"

"hei,ini sudah bel! kenapa kalian tidak masuk?!"

suara bass itu terdengar memasuki kelasmu. jantungmu mulai berdetak kencang.

"yak,kita mulai pelajaran hari ini"

sepanjang perjalanan kamu mengendalikan diri, untung saja TOPnim dalam mood baik dan pelajaran berlangsung lancar.

"kumpulkan catatan kalian, akan ku nilai"

"hah?"semua siswa mengeluh panjang dan mengekspresikan penderitaannya :p

"(namkormu) tolong kumpulkan buku mereka!" kamu terkejut namamu disebut TOPnim. kenapa dari sekian banyak orang kamulah yg disebut.

"nde" ucapmu sambil berdiri. tiba2 jiAh menahan tanganmu

"aku akan mengincar guru Choi,dia lumayan oke kan?"

"ANDWE!"

siiiing!

semua mata menatapmu yg baru saja berteriak. kamu panik melihat jiAh yg menyeringai.

"ada apa ini?" sela TOPnim. kamu menggeleng kuat pada jiAh, berharap 'teman'nya ini tutup mulut.

"apa aku tidak salah dengar? kau menyukai guru Choi?" seru JiAh dibuat2. semua siswa menyorakimu dan bersiul.

"diam kalian atau tugas musim dingin akan kutambah! cepat kau bawa ke ruanganku"

Top of Form

Bottom of Form

suasana kantor guru begitu lenggang, sepertinya semua guru belum selesai mengajar karena masih tersisa 15 menit.

"letakkan disitu" titah TOPnim. kamu meletakkan ke meja yg kamu yakin milik TOPnim.

"gumawo,kau bisa kembali"

kamu mengangguk.

deg! matamu menangkap bayangan di jendela tepat di belakang kursi TOPnim. jendela itu berhadapan dengan toilet wanita. sedikit menyipitkan matamu, dan berdoa dalam hati bahwa 2 pasang manusia yg tengah bercumbu di depan toilet itu bukan yg ia kenal. bohong kalau kamu tidak mengenalnya, 2 tahun cukup membuatmu mengetahui ciri fisik pacarmu, Junho sedang selingkuh!

kamu mendekat ke jendela, menatap kosong kearah mereka. rasanya sakit sekali melihat pacar baik yg kamu kagumi itu benar-benar mencampakanmu. jadi ini rasanya patah hati, kamu menitikkan air mata sebagai pelarian terakhirmu. "menangis untuk apa?" tanya TOPnim yg ternyata sudah berdiri disampingmu.

"dia pacarku pak" katamu lemah

"yasudah putuskan saja"

"sulit mencari pria baik di dunia ini,semua pria itu brengsek pak"

"yakin sekali"

"seongsaenim ini mau menghiburku tidak sih?"

TOPnim tertawa keras sampai dia memegangi perutnya. kamu merasa bodoh berkata itu.

"hahaha, kau lucu sekali" tangan kekar itu terangkat di puncak kepalamu dan mengacak rambutmu gemas. kamu menelan ludah susah payah, TOPnim sukses membuat debaran jantungmu menggila. matamu terus terfokus di manik karamel TOP. namja itu menyadari tatapanmu, dia berhenti tertawa tapi tangannya masih bertengger di puncak kepalamu. kalian terjebak di keheningan.

"kau benar,tidak ada pria baik di dunia ini" TOP tersenyum padamu dan hendak melepas tangannya,kamu menahan tangan TOP dan menggenggamnya erat. TOP tampak terkejut denganmu.

"aku benar-benar menyukaimu pak"

blush! wajah stoic itu menampakan semburat merah parah. kamu mengambil nafas dalam.

"jadikan aku budak anda"

TEEETTTT!

bel berakhirnya pelajaran berbunyi,kamu melepas tangan TOP dan dia melangkah mundur. rasanya kamu di tolak.

"kau serius?"

Top of Form

Bottom of Form

BRAKK! kamu meletakkan buku seberat 5 kg di meja baca perpus. memang tidak terlalu berat, tapi bagaimana bisa buku itu diletakkan di rak paling atas dan kamu harus berjinjit mengambilnya, benar-benar menguras tenaga. kamu menghela nafas sebal melihat TOPnim tampak asyik dgn bukunya.

"ah ternyata bukan buku ini,ambilkan yg bersampul tosca dan ini kembalikan saja"

mulutmu menganga lebar.

"lagi? tsk! bapak benar-benar menikmati peran sebagai majikan ya?" rengekmu hampir menangis, lihat saja tanganmu sudah mati rasa karena membawa buku sialan itu.

"bercanda,hehe"

pipimu mengembung kesal sesaat,tapi melihat tawa TOP langsung membuatmu senang lagi.

"kau mau apa?"

"eh?"

TOP menutup bukunya dan menatapmu.

"imbalan karena sudah membantuku,aku tidak mau jadi guru jahat karena menyiksa muridnya sendiri"

"poppo(cium)" jawabmu polos.

kamu terkejut melihat seringai di bibir TOP. TOP menggerakkan tangannya menyuruhmu mendekat. wajahmu memerah saat kalian makin dekat. kedua tanganmu menopang tubuhmu. wajah TOP makin dekat kearahmu, mengeliminasi jarak kalian. bibir TOP sedikit terbuka membuatmu makin menginginkannya.

makin dekat…

"jangan mimpi bocah"

bumi seolah runtuh, kamu mencerna kalimat yg diucap TOP

"imbalan ciuman dgn gurumu itu kriminal" TOP menoyor kepalamu. kamu tidak marah, justru ada sesuatu yg aneh di dalam dadamu. namja itu terus menceramahimu tanpa mengurangi jarak kalian.

cup!

kamu membungkam bibir kissable itu, perlahan kamu melumat bibir atas TOP. kamu menutup mata menikmati bibir itu sepuasmu.

"mmmhh… hei…kau… nggh kenapahh…"

ucapan TOP tenggelam desahannya. kamu meraih kerah TOP dan menariknya makin dekat.

lidahmu menjilat bibir TOP seduktif. tiba2 tubuhmu terangkat sehingga sekarang kamu duduk di atas meja. bibir TOP menekan bibirmu, gantian melumat tuntas.

"eunghh" kamu mendesah dan merasakan lidahmu beradu sengit dengan TOP. tanganmu kini melingkar di leher TOP.

"ahh!"

TOP menarik lagi tubuhmu di of Form

Bottom of Form

Tanganmu terulur memegang rambut TOP dan yang satunya melingkar di leher. pagutan bibirmu makin menggila, TOPnim melumat bibirmu dan menghisapnya hingga bengkak. kamu meremas rambut TOP, merasakan kedutan di bibirmu akibat pagutan itu.

"pccaakk" saliva kalian berdecakan melumasi bibirmu.

TOP menjulurkan lidahnya dan disambut oleh lidahmu. membelit dan mendorong saling mendominasi. 5 menit kemudian kamu mulai kehabisan oksigen, begitu pula TOP. kalian melepas pagutan dengan enggan. sejenak kamu mengambil nafas memenuhi kantung udara di paru. kemudian matamu menubruk mata karamel yg dari tadi mengawasimu, betapa indahnya mata itu, mata yang menjeratmu hingga mabuk kepayang.

"ada apa pak?" tanyamu polos karena TOP diam saja.

wajahnya mendekati lehermu, tangannya bergerak membuka kancing seragammu, cukup untuk memperlihatkan bahumu yang kemudian di kecup dengan lembut.

tubuhmu bergetar hebat karena sentuhan kecil itu, fantasi atau apapun itu kamu tidak peduli.

bibir TOP menandai bahumu dgn kissmark yang menjalar hingga perpotongan leher. menghirup sedalam mungkin aroma tubuhmu dan menjilatinya. kamu mengerang kecil, itu daerah sensitifmu.

bibir kissable itu mulai menyukai tubuhmu, kulitmu yg putih dan lembut menjadi candu tersendiri bagi TOP.

perlahan kissmark itu sampai diantara dua payudaramu.

pandanganmu mengabur karena sensasi luar biasa di dadamu, detak jantungmu pasti terdengar jelas oleh TOP.

"saranghae seongsaenim"

'BRAK!'

pantatmu terhempas keras di lantai, kepalamu sedikit terantuk meja tadi. belum sempat kamu merasakan semua kesakitanmu,kamu justru terbelalak melihat TOPnim berdiri tegap melihatmu dengan takut. rasa sakit di pantat dan kepalanya sangat terasa lebih… nyata?!

kamu menunduk melihat seragammu yang berantakan.

kini kamu mulai takut…

"tidak mungkin… apa yang kulakukan?" nada shock terdengar dari bibir TOP.

"mianhae" ucapmu terbata. tubuhmu menegang gugup.

kemudian TOP pergi dengan tergesa.

"mian,hiks"

"mianhae…" tangismu meraung memenuhi perpus yang sepi. kini kamu hanya bisa meratapi segala kebodohanmu, harusnya kau sadar bahwa langkahmu yg nekat mencium TOP lebih dulu itu sangat nyata! fantasi itu tak muncul sama sekali, semua terjadi dan akan mungkin menjadi mimpi buruk TOP.

tidak ada yang bisa kamu lakukan kecuali menangis dan menyalahkan dirimu saja.

"wow, aku mendapat blue film pertamaku!"

DEG!

tangismu spontan berhenti di ganti degupan kencang jantungmu melihat siapa yang datang padamu.

junho…

"kau seperti melihat hantu chagi" junho menyeringai padamu dan melangkah makin dekat.

"jadi, kau selingkuh dengan guru kita?"

matamu memanas, sekelebat bayangan junho yang berciuman dengan yeoja lain di toilet muncul seperti potongan film yang memenuhi otakmu.

"kurasa aku memacari pelacur ya,huh!" junho memandang jijik padamu.

tanganmu terangkat menampar pipi junho geram. bagaimana bisa junho yang kamu kenal menghinamu? Namun dengan sigap junho memegangi tanganmu.

"jangan mengelak chagi, ini barang buktimu"

ponsel junho di tunjukan padamu dan terlihat fotomu dan TOPnim berciuman mesra.

"tidak,itu…mmhh"

junho mengunci bibirmu dengan bibir tipisnya, langsung melesakkan lidahnya pada bibirmu yg terbuka. lidah junho mengaduk isi bibirmu, mengabsen deretan gigimu. kamu menangis mendapati perlakuan kasar junho, kamu brusaha memberontak tapi tenagamu hampir habis.

'sraat'

kancing kemejamu terlepas paksa. junho juga melepaskan rokmu hingga lutut.

"andwe oppa,jeball" kamu memohon pada junho, namun hanya ditanggapi dengan seringai di bibir tipisnya.

"ahh!" pekikmu keras merintih kesakitan karena junho menggigit putingmu yg mencuat dari bra mu.

junho juga meremas kuat dan memilin payudaramu.

"oppaah… hentikannhh" isakmu menahan desahan dari bibirmu yg mulai terbawa permainan. kamu memang berharap junho menyentuhmu,tapi tidak seperti ini!

junho mengelus punggung polosmu dan mendorongmu merapat ke rak buku.

junho menurunkan celananya dan membebaskan juniornya yg sudah menegang. tanganmu ditarik memegang menegang merasakan benda lonjong panjang itu ada digenggamanmu. dengan takut kamu menatapnya, junho mencium bekas kissmark TOPnim.

"keren sekali kissmark guru bingu itu, tenang saja chagi… akan kugantikan dengan kissmark milikku"

kamu menangis tertahan dan mencoba mendorong dada junho. junho kesal di interupsi, dia menarik lagi tanganmu di juniornya dan menuntunmu mengocok junior junho

"ini dikocok chagi! kocok dengan cepat bitch!" bentak junho. tangismu menjadi dan terpaksa mengocok junior junho.

"good, good girl… ahh ahh" desah junho sambil terus menghisap lehermu membuat kissmark.

"akhh!" kmu menjerit karena junho menggigit lehermu sampai berdarah seperti vampir.

"lebihh cepathh" tuntut junho, kamu mengocok benda itu cepat dan merasakan juniornya membesar.

croot! junho menyemprotkan spermanya di tanganmu.

"bersihkan itu chagi… dengan mulutmu"

kamu menggeleng kuat, tapi rambutmu di jambak kuat dan dipaksa berlutut menghadap juniornya. kamu menutup mata takut.

"kulum dan hisap baby" ucap junho dingin. dengan gemetar kamu memegang junior yang dipenuhi sperma junho.

"CEPAT!"

kamu sontak memasukkan ujung junior di mulutmu. rasanya aneh dan membuatmu mual. perlahan kau mengulum junior itu,mengabaikan rasa jijik itu. tidak puas rasanya,junho mendorong kepalamu hingga juniornya menyodok tenggorokanmu. kamu terbatuk keras dan ingin menangis lagi.

"apa susahnya mengulum sih?cih"

kamu tau junho akan makin marah, kamu mengulum juniornya dan menghisap kuat.

"ahh… ahhh… ohh yess… theree…"

desah junho sambil mendorong kepalamu makin dalam mengulum juniornya.

kamu merasakan junior junho berkedut cepat dan kemudian dia klimaks di mulutmu.

"ohok!" kamu tersedak sperma junho yg memenuhi mulutmu.

"telan semua!"

kamu dgn enggan menelan sperma asin dan kental itu.

junho tersenyum dan menarikmu berdiri, tubuhmu tersentak karena junho membalikkan tubuhmu ke rak. darahmu berdesir merasakan ciuman di tengkukmu…kamu menangis tertahan, pasrah saat junho melucuti seluruh pakaianmu hingga naked.

"kenapa kau menyembunyikan tubuh indah ini dariku chagi? kalau dari dulu aku bisa menyentuhmu pasti aku takkan selingkuh lho"

pandanganmu mengabur dan kakimu melemas. junho memelukmu dari belakang dengan kencang sekali hingga tubuhmu sedikit terangkat.

"aakh! appo!" tubuh tersentak ketika 2 jari junho masuk ke vaginamu tanpa permisi. semua syarafmu menegang dan rasanya sakit sekali 2 jari itu mengoyak isi vaginamu.

rak buku itu ikut bergoyang karena kamu menjadikannya pegangan. matamu terpejam kuat merasakan jari junho merasuki tubuhmu, kamu bersikeras menolak semua ini tapi sia-sia.

junho sudah merasa panas dan menegang lagi, dia mempersiapkan juniornya untuk masuk lewat belakang.

vaginamu berkedut karena ulah jari junho dan klimaksmu rilis.

"are u ready chagi?" bisik junho seduktif. perasaanmu berkecamuk menanti perlakuan junho.

JLEB!

"akhh!" erangmu kesakitan padahal junho baru memasukan ujung juniornya.

"ahh… so tight…" junho merem melek menikmati juniornya yg terjepit dinding vaginamu yg sempit.

junho memegangi pinggulmu dan menarik kebelakang kuat.

JLEB!

"ahhh!" desah kalian bersamaan. kamu merasakan sakit luar biasa di selaput daramu, darah keperawananmu..

"damn! enak sekali!" junho puas karena juniornya trtanam sempurna di dalam. perlahan meski kesulitan junho menggenjot juniornya dari belakang, dia memegang pinggulmu erat dan berulang kali menumbuk dinding vaginamu

"ahhh… ahhh… damn… ahh" desah junho keenakan. pantatmu di remas kuat olehnya.

"oppa… berhentii…" ratapmu. percuma saja karena junho seakan menutup telinganya.

"akhh!" jeritmu saat junho menumbuk sweetspotmu. junho menyeringai, dia kembali menggenjot juniornya pada daerah yg sama

"hiks..hhh…hikss" desahmu menyatu dengan isakan menyayat hati.

"suaramu sexy chagi,mendesahlah!"

junho makin gila menggenjotmu.

"ahhh… ahhh.."

"hohh.. aku keluarhh"

croot! Junho mengeluarkan juniornya dari tubuhmu, seketika itu badanmu merosot kebawah. Kamu menekuk kedua kakimu dan memeluknya erat. Sementara itu Junho hanya menatapmu dingin.

"mulai sekarang, kau adalah budak seks Junho, arraseo?"

RNR