Title : "Lucky Stalker?"
Genre : Romance, Humour (boong deng), et-ce-tra…
Rating : Now, M!
Casts : KYUMIN!
Length : Three-shoot — Chap. 2/3
Disclaimer : KyuMin MUTLAK milik Tuhan YME, dirinya sendiri, keluarganya, dan saling memiliki! But as usual, the story is MINE ^^
Summary : -
Warning : Yaoi-BL-BxB ,, Alur Gila-gilaan(?) ,, OOC ,, Typo(s) ,, EY(T)D ,, de-el-el .. m(_ _)m *deep bow*
…
I'm back with this story! I hope u guys still waiting for this fanfiction~~
Sebelumnya, mianhae kalau FF ini jadi semakin gak bagus ya~ I'm just an amateur :3
Please enJoY it with patient~~~^^
…
.
.
…Don't Like Don't Read, Okay…
.
^^~Don't Copas Without Permission~^^
.
HAPPY READING
.
.
CHAPTER DUA
…
KyuMin
…
"Kau tidak ingat apapun mengenai kemarin?"
Mata Sungmin mengerjap-ngerjap cepat. Mentransfer setiap perkataan Kyuhyun ketelinganya. Kemarin? Bukankah ia hanya tidak sengaja menubruk Kyuhyun saja? Setelah meminta maaf pun ia langsung melarikan diri dari sana, itu saja kan? Terus apa? Ah! Ia dicegat dan diinterogasi macam-macam oleh para SparKyu berwajah sadis –menurutnya!
Lalu…?
APA LAGI?!
"Mw-mwoya?" kelopak mata Sungmin perlahan mengedip teratur.
"Sama sekali tidak ingat?" Kyuhyun menggeser tumpuan duduknya sedikit, dan kini jarak pahanya dengan Sungmin menghilang.
"Ma-maaf…" Sungmin menampakan raut wajah khawatir dan sedikit panik. Meski begitu otaknya masih berpikir cepat, berpikir maksud perkataan idola kesayangan didepannya itu.
Apa? Apa ada hal buruk lain yang ia lakukan? Sungguh, Sungmin sama sekali tidak ingat pernah melakukan hal yang buruk kemarin… yah, kecuali insiden tidak sengaja itu.
"Bagaimana kalau kuingatkan saja?"
"Eh?" Sungmin mengerjapkan matanya lugu. Ingat? Ingatkan apa?
"Kemarin, au menubrukku dengan bagian ini…" tangan kanan Kyuhyun terulur menyentuh paha atas milik Sungmin, dan perlahan mengusapnya dengan pelan. "…tepat mengenai daerah private-ku."
Deg!
Sungmin menahan napas. Wajahnya tegang, tentu saja… Sungmin dapat dengan jelas merasakan jari-jemari Kyuhyun mengelus paha kirinya, bahkan elusan itu kini mulai merembet kearah atas kaki kiri Sungmin.
"Lalu saat kau minta maaf, tatapanmu memang menatapku.. tapi tanganmu…" dengan seringai yang semakin menjadi, Kyuhyun kembali meneruskan usapannya itu menuju sesuatu yang berada sejengkal diatas paha kiri Sungmin. "…dengan nakalnya menggerayangi daerah private-ku."
"Unnh…" Sungmin melenguh saat dirasanya satu jari Kyuhyun menekan daerah-nya dengan pelan. "Ah-apah maksudmuhh?" lenguhan itu Sungmin tahan mati-matian, ia ingin berontak tapi entah kenapa rasanya sedikit tidak rela sentuhan itu terlepas dari tubuhnya.
"Oh, kau sungguh tidak menyadarinya?" Kyuhyun semakin mengumbarkan senyum seringainya, kendati jari-jemarinya sama sekali tidak berhenti bergerak dibawah sana. "Apa kau begitu fokus pada wajah tampanku, sampai-sampai tidak sadar melakukan hal itu heum?"
Pandangan Sungmin memburam. "Nghh…" lenguhannya menuntut untuk dikeluarkan, saat ia merasakan tusukan satu jari disana berganti menjadi remasan pelan lima jari. Masih dengan pelaku yang sama. Cho Kyuhyun.
"Hem.. andaikan kau tahu bagaimana perasaanku saat itu." masih dengan santai Kyuhyun berucap, ia begitu menikmati wajah manis didepannya yang berangsur-angsur berubah merah padam. Kyuhyun menikmati kegiatannya saat ini, menikmati bagaimana kulit jari-jarinya menekan halus daerah private sang namja manis yang masih berbalut celana panjang seragam.
Sungmin menyerah.
"Ngahh Kyuhhyunniehh…"
Tak ketinggalan desahan itu. Kyuhyun sungguh menyukai suara desahan yang begitu terdengar menggoda dikedua telinganya.
"Euuuhhhnnn henng… ahhh…" Sungmin hilang akal, mungkin ia juga tidak sadar kalau suara desahannya semakin meluncur bebas.
Kyuhyun masih tersenyum simpul dan kembali melanjutkan perkataannya. "Untung saja posisimu berdiri setelah menubrukku kemarin begitu lekat pada tubuhku, jadi tanganmu yang sedang 'bermain' didaerah private-ku sama sekali tidak terekspos oleh para fans. Aku tidak tahu hal apa yang akan menantimu kalau ada satu orang saja yang melihatnya, mungkin mereka terlalu serius dalam insiden penubrukan.. dan melupakan 'insiden' yang lain."
"Huuhhhnng ahhh… nggghh…" Sungmin hanya bisa mengeluarkan suara-suara seperti itu saat ini, entah bagaimana pun remasan pelan itu membangkitkan sesuatu ditubuhnya. Ia merasa geli pada bagian perut, seperti jutaan kupu-kupu terbang didalam sana.
"Kau mau tahu bagaimana perasaanku saat itu?" masih dengan tangan kiri yang bekerja, tangan kanan Kyuhyun mulai terulur dan melingkari pinggang Sungmin. Ia mengangkat ringan tubuh mungil Sungmin kepangkuannya, posisi duduknya saat ini begitu menguntungkan Kyuhyun.
Tanpa perlawanan sama sekali, Sungmin pun kini berada tepat diatas pangkuan sang idol. Ia dapat merasakan punggungnya berbenturan halus dengan tubuh bagian depan namja yang menjadi idolanya itu, bahkan napas teratur namja dibelakangnya pun tak luput terasa didaerah tengkuknya. Menggelitik pelan.
Bless.
"Hnng…" Kyuhyun sedikit melenguh saat bokong berbalut celana seragam Sungmin menempel erat dipahanya, sedikit menggesek disana.
"Haahh… uhhhg nnggh…" pikiran Sungmin sudah jauh dari kata sadar, dengan pasrahnya ia terima tarikan tangan Kyuhyun dipinggangnya. Sungmin tahu kalau kini ia sedang berada dipangkuan idola tercintanya, tapi ia tidak sanggup berbuat apapun…karena remasan dibawah sana jauh dari kata pelan. "Hnngggh… ghhh…"
"Aku juga ingin mendesah sepertimu saat ini, tapi aku tidak mungkin melakukannya kan?" tangan kiri Kyuhyun bergerak semakin cepat, sedangkan tangan kanannya yang masih melingkar diperut Sungmin. "Apa kau dapat membayangkan bagaimana tersiksanya diriku heum?""
"Hahh Kyuhhh… nggghh –nnieeehhh… hummmmgh…" sesungguhnya Sungmin mendengar setiap perkataan Kyuhyun, tapi tidak ada satu pun kata yang sanggup ia keluarkan. Sungguh, tangan Kyuhyun dibawah sana benar-benar memanjakannya. Kenikmatan yang tengah dirasanya membuat tubuh Sungmin sedikit berlonjak, kakinya bergerak gelisah dan kepalanya mendongak keatas.
Srat sret.
"Uhhh ohhh…" gerakan gelisah kaki Sungmin langsung bereaksi pada bagian bawah tubuh Kyuhyun, belahan bokong berseragam itu kini agak menjepit dan membuat bagian private Kyuhyun seperti digesek-gesek perlahan.
"Hahh Kyuuuhh… uuhhh uhhh Kyuhhunn–niiieeehh…" mulut Sungmin terbuka dan semakin meracau tidak karuan. Tangannya meremas kuat sofa yang tadi menjadi tumpuannya, sebelum kini ia berada dalam pangkuan Kyuhyun. Kaki Sungmin semakin dan semakin bergerak bebas.
Srat sret.
Srat sret.
"Ahhh ohhh…" Kyuhyun mulai ikut meracau tidak jelas saat Little Cho miliknya kian terbenam dan menggesek dibelahan bokong Sungmin.
"Ahhh Kyuuhhh… ahhhh… engggghh…" lenguhan Sungmin menjadi saat sebuah benda asing terasa mencuat dibagian belakang tubuhnya, benda asing itu seperti menusuk-nusuk bokong Sungmin.
"Eengg… Minnhhh…" kendati masih ada lapisan-lapisan kain yang membatasi tubuh mereka, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi kenikmatan yang Kyuhyun rasakan dibagian bawahnya.
Dan nafsu dalam diri keduanya pun segera meningkat!
"Arghhh aku tidak tahanhh…!"
Kyuhyun berucap final.
Dengan cepat Kyuhyun mengangkat tubuhnya berdiri, tubuh Sungmin pun ikut terangkat tanpa menjauh darinya. Tangan kirinya bergerak gesit membuka pengait celana seragam Sungmin dan melesat menarik semuanya turun kebawah. Tanpa membuang waktu ia kembali menaruh tangan kirinya pada bagian yang mengacung tegak milik Sungmin. Kyuhyun kini dapat meremas benda sudah yang tak terhalang apapun lagi itu.
"Ahh! Ahhh! Ahhh… ahhh Kyuuhh ahhh…" tanpa balutan kain, miliknya yang sudah tegang itu semakin termanjakan. Tempo remasan Kyuhyun mencepat, tangan Sungmin bergerak-gerak berusaha mencari sesuatu untuk ia cengkeram.
Selesai dengan penutup bawah Sungmin, Kyuhyun mulai berkutat pada penutup bawah miliknya. Kyuhyun menyambar resleting jeans hitamnya dengan tergesa-gesa. Begitu resleting dan pengait itu berhasil ia buka, Kyuhyun langsung menarik jeans maupun yang ada didalamnya turun sampai keperpotongan lututnya. Akhirnya Little Cho kebanggaanya dapat terbebas dari rasa sesak. Milik Kyuhyun sedikit lebih besar dari milik Sungmin.
Tangan kanan Kyuhyun mulai bergerak pada belahan polos bokong Sungmin, mencari lubang kecil yang bersemayam disekitar sana.
Ketemu!
"Ahhhng! Ahhhh… ah! Kyuuuhhh… uuhhhh…" Sungmin merasa tidak nyaman saat suatu benda kecil menusuk-nusuk lubang sensitifnya, menusuk-nusuk dan perlahan memasuki lubang hangat itu. "Ahhhh! Kyuuhhh… ahhhh!" racaunya saat benda kecil yang diyakinya adalah jari telunjuk Kyuhyun melesak semakin dalam disana, menambah jari dan menggerakannya berputar dalam lubang Sungmin.
"Shh… tahan Minnhhh… kalau aku tidak melakukannyaa kauhh…akan lebihh saki-ahhh sakithh nantinyaahhh…" masih dengan kedua tangan yang bekerja, Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada bagian belakang telinga Sungmin. Ia menjilat daun telinga itu dan mengulumnya, sesekali ia menggigit-gigit kecil telinga kanan Sungmin.
Tiga titik yang termanjakan membawa sensasi berlebih pada Sungmin, kedua tangannya yang kini tidak bisa meremas sofa perlahan mencapai rambut ikal Kyuhyun dibelakangnya. Jemari Sungmin melesak dihelaian rambut Kyuhyun dan menjambaknya pelan, seiring dengan sensasi yang makin menderanya.
"Kyuhhhnniiiehh ahhh… iniihhh ahhh… nik-ahhh nikmatthhh… ahhhhnn…"
"Kauuh akan merasakanhh yang lebihh…ahhhh lebih nikmatth sayanghh…" Kyuhyun mengeluarkan smirk diantara kulumannya pada cuping telinga Sungmin. Tangannya di milik Sungmin perlahan bergerak mengendur, dan jari pada lubang Sungmin pun ia keluarkan. Hal tersebut menghasilkan ringisan tertahan pada desahan Sungmin, agaknya ia sedikit kecewa saat kenikmatanya mulai hilang.
Namun,..
Jleb!
"Akhhhh! Appohh… ahh sak-sakhiittt… Kyuhnnieeehhh appo…hhh… hiks!" jeblosan Little Cho pada lubangnya terasa begitu mendadak, ia belum siap saat benda panjang nan tegang itu masuk kedalam lubangnya dibawah sana. Seolah-olah tubuhnya dirobek menjadi dua saat benda Kyuhyun itu mencoba untuk masuk semakin dalam. Sakit sekali! Sangat! Air matanya tumpah begitu saja, lubangnya seperti terbakar. "Hiks! Appoohh… Kyuhh, sakitthhh… hiks! Ahhhh!"
"Ssshhh.. rileks sayang, jangan terlaluhh kaku, kalauhh tidak hole-mu ak-han semakinh…ssshh, semakin perih…" Kyuhyun membisik pelan pada telinga kanan Sungmin.
"Hi-hiks! Appo… hik, hik…"
Kyuhyun menarik tangan kanannya keatas dan mengarahkan wajah Sungmin menghadapnya. Dalam satu tarikan napas, kedua bibir berbeda karakteristik itu pun terpagut liar. Bibir tebal Kyuhyun bergerak liar mengulum bibir tipis Sungmin, pikirannya tepat.. bibir berbentuk meyerupai huruf M ini memang sangat manis, bibir pinkish Sungmin begitu lembut dan sangat kissable.
"Mmmhh… cpk, cpk… hhnnng…"
Kecipak suara ciuman mereka terdengar diruangan itu.
"Hnnggg hhh… cpk, cpk hngg…"
Ciuman liar itu semakin bertambah panas saat tangan kiri Kyuhyun yang tadi sempat terhenti, kini kembali bergerak. Meremas milik Sungmin dengan tempo yang lebih cepat dibanding sebelumnya. Menyadari Sungmin mulai tenang, Kyuhyun kembali mendorong Little Cho memasuki lubang hangat Sungmin.
Kurang dari semenit, Little Cho pun bersarang sempurna di lubang ketat Sungmin…
"Haahhh…" ciuman mereka berdua terpisah, digantikan dengan lenguhan yang terdengar beriringan.
Brush!
Begitu miliknya sudah masuk sepenuhnya dilubang Sungmin, Kyuhyun segera mendudukan tubuh mereka berdua di sofa dibelakangnya. Tangan kirinya bergerak kian cepat, sedangkan tangan kanannya kini mencengkram lembut pada pinggang sang namja manis. Seragam kemeja Sungmin sedikit tersingkap keatas saat tangan Kyuhyun berada dipinggang Sungmin.
Srat bless.
Srat bless.
"Ohhh! Ahhh Kyuhhhniehh…"
"Ahhh Sung-ngghh… Minnnhhhss…" Kyuhyun sedikit mendongakan kepalanya keatas. Ini benar-benar nikmat. Ia berani bersumpah untuk apapun!
Srat bless.
"Ssshh… Minnhh… ahhh… aasssh akhhh…"
"Ahhh Kyuhh! Akuhhh hampirhh… ahhh! Kyuhhyunnieehhh… ah! Ahh! Ahh!" Sungmin sudah menahannya dari tadi, ia sungguh ingin mengeluarkan sesuatu yang mengaduk-aduk perutnya sedari tadi itu.
Srat bless.
Srat bless.
"Akuuuhhh ahhh… ah! Ah! Hhh…hampirhhh…" Sungmin kian melonjak saat puncaknya semakin dekat, perutnya berputar-putar dengan hebatnya. Orgasme mulai terasa didepan mata.
"Ahh keluarkan… ahhh keluarkan sajahh baby…" Kyuhyun semakin mendongakan kepalanya, lonjakan Sungmin yang semakin menggila saat mendekati orgasme membuat Little Cho bergesek cepat tak teratur didalam lubang itu.
Remasan semakin cepat, dan…
"AHH! KYUHHHNNNIIIIIIEEEHHHH!"
CROT!
Kyuhyun dapat merasakan dinding-dinding Sungmin mengejang saat orgasme pertama Sungmin berlangsung, remasan dan kedutan-kedutan pada lubang Sungmin memijat pelan Little Cho yang berada didalam sana. Cairan putih yang menyemprot dari milik Sungmin tumpah ruah disekitar tangan Kyuhyun, cairan itu pun turut membanjiri lantai kayu dibawahnya. Warna coklat lantai kayu dan cairan kental putih disana terlihat sangat kontras.
"Hah hah hah…" Sungmin mengatur napasnya yang tersengal-sengal, ia merasa lemas sekarang. Ia tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya, kendati Eunhyuk sudah menceritakan banyak hal mengenai 'bercinta' tetap saja Sungmin tidak mengerti. Satu yang ia pahami; orgasme ternyata sangat melelahkan.
Kyuhyun menarik tangan kirinya yang masih berbalut cairan kental Sungmin. Tanpa merasa segan sedikitpun lidahnya menyapu jari telunjuk itu, merasakan cairan putih yang berbau agak amis. Namun entah kenapa, cairan itu terasa begitu enak dirongga mulut Kyuhyun.
"Sllurrrp… manis, sllurrrpp… cairanmu manis sepertimu sayang…"
Pipi Sungmin kian merona. Meski tidak melihat secara langsung, ia tahu apa yang sedang dilakukan oleh Kyuhyun saat ini. Perkataan penuh nada seduktif itu mengalir bebas dikedua telinganya.
Apa Kyuhyunie benar-benar merasakannya? Apa tidak jijik? Batin Sungmin.
Puas dengan kegiatan mari-menikmati-cairan-Sungmin pada jarinya, tangan kiri Kyuhyun kini mulai bergerak turun menuju pinggang satunya. Kedua tangan Kyuhyun pun melingkari perut Sungmin. Sungmin yang merasa agak kegelian, bergerak sedikit pelan.
"Kau sudah kupuaskan, masa aku sama sekali tidak baby…~" ucap Kyuhyun lembut. Bibirnya kini bergerak menuju ceruk leher Sungmin, menyesapnya dan mulai mengecupinya.
"Hngg…" Sungmin melenguh saat dirasa lidah Kyuhyun mulai menjilati lehernya, titik sensitif dileher Sungmin sedikit demi sedikit dikulum oleh Kyuhyun. Kissmark. Itulah yang sedang dibuat oleh Kyuhyun pada leher jenjang Sungmin.
"Bergeraklah Min."
Mengikuti perintah, Sungmin pun perlahan mulai menaikkan tubuhnya sedikit. Tampaknya ia sudah sangat terbuai pada perlakuan Kyuhyun saat ini, perintah itu pun ia turuti begitu saja tanpa protes. Pasrah… atau polos? Entahlah.
Sret.
Jlebs!
"Ahhhhgg…" lenguh Sungmin saat ia menurunkan kembali tubuhnya, Little Cho kembali melesak masuk semakin dalam. Lubangnya masih terasa perih, tapi hisapan pada leher serta tangan Kyuhyun untuk yang kedua kali meremas miliknya…sedikit mengaburkan rasa sakit Sungmin.
Sungmin menaikkan lagi tubuhnya, kali ini rengkuhan tangan Kyuhyun sedikit membantu pergerakan Sungmin.
Sret.
Jlebs!
"Ahhhhhh…" kepala Sungmin mendongak kesamping, membuat akses Kyuhyun membuat kissmark disana kian besar.
Sret.
Jlebs!
"Uhhhh… ahhh…" lenguhan Sungmin bertambah saat rasa nikmat perlahan menggantikan rasa sakitnya. Rasa nikmat sungguh terasa didalam tubuh Sungmin, meskipun ia masih sangat kepayahan pasca orgasme pertamanya.
Sret.
Sedangkan Kyuhyun?
Menyadari pergerakan Sungmin berjalan lambat, ia pun mengambil alih gerakan Sungmin. Dengan cepat ia mengangkat sedikit tubuh Sungmin, diiringi dengan menggerakan sendiri pinggulnya. Begitu ia menurunkan tubuh Sungmin, pinggulnya pun ikut bergerak berlawanan dan menubruk tepat. Tentu dapat terbayang reaksinya kan?
Jlebs!
"Ohhhhhh…!" Kyuhyun dan Sungmin melenguh bersamaan. Sungmin melenguh bebas, dan Kyuhyun melenguh diceruk Sungmin.. napas memburu Kyuhyun semakin terasa dileher Sungmin.
Kyuhyun semakin mempercepat tempo pergerakannya.
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ohh! Ahhh Kyuhh! ahhh… ahh! Ohhh…" Sungmin menjambak helaian rambut ikal Kyuhyun, ia seperti sedang duduk dikursi pijat. Tubuhnya naik-turun dengan tempo yang cepat.
Sret jlebs!
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ah! Ah! Ah! Ahhh… ohh! Ahhh…"
"Ssshh enghhh… ah! Sshh.. ahhh…"
Lenguhan mereka berdua semakin menjadi. Ruangan yang hanya berisi dua namja itu mulai penuh dengan desahan-desahan panas nan erotis. Suara desahan mereka mungkin dapat membangkitkan nafsu birahi siapa saja yang mendengarnya. Kedua namja ini begitu terbuai dengan kenikmatan dunia yang menghampiri mereka.
Sret jlebs!
Tubuh bagian bawah mereka membentur dengan selaras.
Sret jlebs!
Tumbukan itu membawakan sejuta rasa nikmat yang semakin mendalam.
Sret jlebs!
Dan titik paling sensitif disana sudah tertumbuk oleh junior Kyuhyun. Prostat Sungmin.
"Ahhhhh!" Sungmin merasa seperti seperti terbang. "L-lagihhh Kyuhhh… ahh, di-disanahhh… ahhh…!"
"Sshhh… as your wish babyyyyhh…" Kyuhyun sama sekali tidak berniat menolak, ia pun kembali menumbuk titik itu. Lagi dan lagi.
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ahhh! Ohhh Kyuhh… ah! Oh! Oh! Ahhh iniihh… ahhh…" lenguhan Sungmin tidak tertahankan, suaranya membaur diantara desahannya dan Kyuhyun. "Inihh… ah! Oh… nikmatthh Kyuhhh…"
"So tight, babyyhh… sshh… uhh… hole-mu..ssh..benar-benar ketat... ahhhss~" lenguhan Kyuhyun tertanam diantara ceruk leher Sungmin. "Ahhs, gerakkan sayang…"
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ahh! Ah! Ahhh! Kyuhhnniehh… ahhh…"
"Ssshh… panggil namahkkuuh…terusshh Minh…" Kyuhyun menyeringai saat pergerakan pinggul serta remasannya ia buat sedikit melambat.
"Ahhh… Kyuhhhnnieeehh… ah! Ahhh…" Sungmin melenguh frustasi. Gerakan lambat ini sungguh menyiksa, klimaks-nya seperti ditahan secara paksa. Sama sekali tidak enak. "Ahhh Kyuhh…nniehh… ahhh…"
"Memohonlahh sayanghh…"
"Uhhh… lebihh ahh… lebh cepat! Kumohonnhh… Kyuhh! Ahhh… fas-fasterrhhh… ahhh… jeb-ahh jeballlhhhh…"
Permohonan itu tentu dikabulkan oleh Kyuhyun.
Sret jlebs!
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ahh! Ahhh! Ahhh!" tubuh Sungmin kembali dibuat menghentak dengan tumbukan liar yang langsung dilakukan Kyuhyun.
"Aaahss, tubuhmu benar-benar… aissss! Hole-mu sempittth sekali Minhh…"
"Ah! Ah! Ah! Ahh Kyuhhh! Aku… akuhhh aku inginnnh… ahhh…"
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ahh… ham-pirrrhh sampaaiii… Kyuuuhhh akhuuuu… nggg… ah! Ah! Ahh!" Sungmin menggelengkan kepalanya kekanan dan kekiri, orgasmenya kian dekat.
"Ssedik-hit lagi Ming… assssshh.. ughh…" Kyuhyun semakin liar menghentakan junior miliknya dengan prostat didalam tubuh Sungmin. Kyuhyun ingin keluar bersama namja manis ini, ia pun menutup jalur keluar sperma milik Sungmin.
"Ah Kyuhhh! Sakitthh… ahh… Kyuhhniiehhh…" Sungmin meringis, klimaks-nya benar-benar ditahan oleh Kyuhyun. Sungguh menyiksa!
"Ber…ahhsss…bersamaahhh Minnhhh…"
Sret jlebs!
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Ahh! Ahh! Ahhh!" tubuh Sungmin semakin menegang. Tubuhnya bergerak seirama dengan tubuh Kyuhyun.
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"Minnhh ssshh… ahhh, ohhh, ahh hampir… ham..pir… ssshh… aku…" Kyuhyun menghantam lubang sempit itu dengan segenap kekuatannya yang sedikit demi sedikit hampir terkuras, juniornya menghentak prostat Sungmin berkali-kali. Derit sofa tidak bisa dihindarkan, sofa itu mengikuti setiap pergerakan tubuh kedua insan bergender sama diatasnya.
"Ahh! Ahh! Kyuhhh akuuu… issshhh…" Sungmin kini dapat merasakan kedutan pada dinding rektumnya, ia yakin Kyuhyun juga hampir sampai.
Hingga beberapa tumbukan lagi,…
Sret jlebs!
Sret jlebs!
Sret jlebs!
"KYUUUUUUUUUUHHHHHH!"
"MIIIIIIINNNNNNNNHHHHH!"
…dan mereka pun cum bersama.
.
.
.
~~To Be Continue~~
.
.
A/N ::
What is that?! *nunjuk fanfic diatas*
Pikiran saya bercabang, jadi mohon maaf kalau NC-nya agak aneh…
Bercinta dikursi emang lumayan klasik(?), tapi gaya inilah yang saya bayangkan sering KyuMin lakukan diruang ganti saat mereka cuma berduaan #bayangannista -_- dan entah kenapa kalau ngebayangin KyuMin beneran ngelakuin ini diruang ganti rasanya W.O.W bangett! Dengan senang hati aku bakal ngerekam aksi itu lewat CCTV dan memperbanyaknya untuk para JoYer di seluruh dunia~~~~~~~~ XD XD
.
_Lil' Note_
Pertama, jangan ada yang ngeluh kecepetan oke?
Di WARNING udah saya tulis alurnya gila-gilaan kan.. lagian masih ada satu chapter lagi, so…the story still go on…~
Kedua, apakah NC-nya kurang hot?
Saya punya solusinya~
Silakan bakar komputer/hape/tab/I-pad/etc milik Anda, saya jamin Anda pasti merasa hot!
Semoga solusi saya membantu~~ :3 #diguuyur rame-rame#
.
.
Jja, want to give me a R-E-V-I-E-W again? ^O^/
