SHE IS MY PRINCE
….
A KYUMIN'S STORY
Disclaimer: Kyumin belong to each other, Tuhan, Orang tua dan Joyers
Warning: Gender Switch, OOC, Typo's, Gajeness(?),dll.
Enjoy for the typos guys
…
Note : ide cerita ini memang bukan murni dari saya. Fanfic ini saya remake dari komik Pinky Labirinth karya Momono Miku. Ada sebagian yang saya tidak ambil dari cerita aslinya dan selebihnya saya kembangkan sendiri ^.^. yang tidak suka dengan ff remake atau tidak suka karena saya me-remake komik ini kalian tinggal tekan opsi close ajahh…No bash.
Enjoy for the typos guys
Previous…
" Lee Sungmin!..."
Suara panggilan itu menghentikan langkahnya menuju ruang klub bela diri. Entah mengapa mendengar suara bass itu memanggil namanya perasaan Sungmin langsung tak menentu. Seperti…..ada sesuatu dibalik suara bass itu.
Apakah….? Suara itu…?
.
.
Sungmin menghentikan langkahnya sejenak sembari berbalik menatap sumber suara yang tadi memanggilnya. 'Maniak apalagi ini!?' gadis itu membatin penampilan lelaki yang sedang tersenyum manis ke arahnya.
" Annyeong! Aku Kim Jungmo, murid kelas C " Sungmin hanya diam dengan muka datarnya, sedikit aneh melihat sosok Jungmo. Menurut pengetahuannya murid – murid kelas C sebagian besar anak orang kaya yang kurang kerjaan sampai sering berhura-hura untuk mengisi waktu luang menurut pendapat mereka.
" Mau menemaniku? " Jungmo kembali bersuara, berusaha menarik perhatian Sungmin.
" Maaf, aku sibuk….bye " Sambil membuang nafasnya berat sesegera mungkin Sungmin berbalik mengambil langkah cepat menjauhi lelaki itu.
" Tunggu! Kamu salah paham. Maksudku, aku sudah lama menyukaimu! " Jungmo berteriak sambil berusaha mengejar langkah Sungmin. Menghiraukan siswa-siswi yang menatap heran kepadanya.
" Akhirnya terkejar juga, hah…hah…" Sungmin tersentak saat tiba-tiba ia menemukan sosok yang menurutnya 'maniak' itu kini berdiri dihadapannya dengan deru nafas yang memburu.
" Kau mengikutiku? Apa maumu! " geram Sungmin, sorot matanya menajam bagai elang yang tengah membidik mangsanya.
" Ja…jangan menatapku be..begitu. aku tidak punya maksud lain, hanya ingin dekat denganmu saja"
Lelaki itu tergagap berusaha meyakinkan Sungmin tentang maksudnya. Sungmin hanya mengangguk malas, kemudian membiarkan Jungmo berdiri disampingnya diantara orang-orang yang tengah menunggu kedatangan bus di halte itu.
" Sungmin-ssi aku ingin lebih dekat denganmu apa boleh? "
" Bukankah sekarang kau berada di dekatku?! "
" Maksudku bukan itu, tapi…semacam menjalin hubungan "
" Ehh..! "
Yeoja tomboy itu mengerutkan kening. Otaknya belum sepenuhnya dapat menangkap makna dari kalimat Jungmo.
" Aku dan kamu? " kali ini Sungmin menolehkan kepalanya ke samping, menatap wajah Jungmo yang tengah tersenyum manis padanya.
" Ya, kita berdua. Aku dan kamu berpacaran "
.
" Toloong! Ada pencopet!... "
Teriakan melengking itu seketika membuat Sungmin menoleh ke arah perempuan paruh baya yang masih histeris melihat tas mewahnya yang dibawa lari oleh seseorang. Gema teriakan itu bagai alarm automatis yang langsung mengaktifkan 'naluri' memburu seorang Lee Sungmin. Yeoja itu dengan semangat kepahlawanan yang menggelora bak bara api yang disulut minyak. Secepat kilat melesat mengejar sang pencopet.
" Ehh…kemana Sungmin? " Jungmo menolehkan kepalanya kesana-kemari saat menyadari sosok Sungmin telah menghilang dari hadapannya.
DRAP…
DRAP…
DRAP…
" BERHENTI…! " Dengan kecepatan super, pencopet tersebut akhirnya berhasil terkejar. Hanya tinggal menghitung langkah sampai ia akan meringkuk orang itu.
" WHOAAA…! " Si pencopet semakin panik kala melihat sosok yeoja dengan muka sangarnya seolah ingin menelannya bulat-bulat semakin mendekatinya dengan pancaran kemarahan.
SRTT…
BRUKK…
" Auww! " Lelaki itu meringis kesakitan saat menyadari tubuhnya tumbang dan jatuh dengan kerasnya ke lantai.
" Pencopet kurang ajar! Sekarang tamat riwayatmu ! "
Sungmin mendekat, mengepalkan kedua tangannya sambil menyeringai ke arah lelaki yang masih tergeletak di lantai itu.
" Maaf, kamu kesandung kakiku ya? Kau baik-baik saja kan? " Satu sosok lelaki berujar dengan santainya pada si pencopet ditambah senyuman yang ia sunggingkan di bibirnya. Walaupun tersenyum, tapi kentara sekali bahwa itu adalah senyum kemenangan yang meremehkan. Sungmin mengalihkan arah pandangnya pada sosok tinggi tegap yang berdiri di depannya dengan mantel hitam yang melekat dengan indahnya di tubuhnya.
'Lelaki ini..'
Seketika perhatian Sungmin bagaikan tersorot untuk lelaki berkulit pucat dengan rambut brunette yang sedikit ikal itu bahkan ia sampai tidak menyadari bahwa orang yang sedari tadi dikejarnya telah diamankan oleh pihak polisi.
Kaget, senang dan juga berdebar. Entah perasaan mana yang lebih mendominasi , Sungmin tidak tau yang jelas hatinya terasa menghangat sekarang.
" Lee Sungmin? " Suara bass itu mengalun saat obsidiannya menatap foxy eyes Sungmin.
" Kamu benar-benar Sungmin kan? " lelaki itu mendekat mempertajam penglihatannya pada gadis itu. Sementara Sungmin yang menjadi lawan bicaranya hanya menggangguk membenarkan seolah stok kosa katanya menghilang entah kemana.
" Kyu~"
" Ne, ini aku. Aku kembali "
"…"
" Wah! Penampilanmu sama sekali tidak ada yang berubah Minnie "
'Minnie' . mendengar kata itu seketika semburat merah muda langsung menghiasi pipi yeoja Lee itu. Sudah lama seseorang tidak memanggilnya dengan nama manis itu.
" Justru kamu yang berubah. Lihatlah sekarang tubuhmu tinggi seperti itu " Sungmin menunjuk tubuh tegak Kyuhyun, bermaksud menetralkan suasana hatinya yang begitu bahagia mendapati sosok yang dinanti telah datang.
SRETT..
Entah muncul dari mana, tiba-tiba Jungmo dengan seenaknya merangkul bahu Sungmin.
" Kau….! " Sungmin menggeram marah, lelaki yang menurutnya 'maniak' itu apa-apaan menyentuhnya dengan sok akrab begitu.
" Dia pacarmu ya Min? " Suara Kyuhyun sesaat terdengar. Sungmin berniat menyangkalnya namun Jungmo telah lebih dahulu menjawab pertanyaan Kyuhyun.
" Ya, ada yang salah ? mau apa kau? "
" A…apa maksudmu? "
Sungmin makin meradang dengan tingkah Jungmo yang asal bicara. Sungguh yeoja itu benar-benar ingin mematahkan leher Jungmo yang telah merusak moment manis pertemuannya kembali dengan Kyuhyun.
" Tenang dulu bung. Salam kenal aku teman sekelas Sungmin dulu waktu sekolah dasar "
' Teman sekelas…hanya itukah artiku bagimu Kyu? ' Raut wajah Sungmin menyendu sementara Kyuhyun masih dengan wajah ramahnya tersenyum pada dirinya dan Jungmo.
" Oya, mulai sekarang kita akan sering bertemu. Aku baru saja mendaftarkan diri disekolahmu " Setelah berucap, Kyuhyun membalikkan tubuhnya melangkah menjauhi Sungmin.
' Kyu…apa kau lupa? '
" Sungmin-ah ayo kita pulang " Jungmo berusaha kembali merangkul pundak Sungmin namun tanpa diduga gadis itu menyikut kasar perut Jungmo yang membuatnya mengaduh kesakitan. Tanpa menghiraukan lelaki yang menurutnya pengganggu itu, Sungmin melangkah pergi sembari pikirannya dipenuhi oleh Kyuhyun tiba-tiba muncul kembali. Namun entah kenapa, dadanya seperti sedang tercubit kala perkataan Kyuhyun tadi terngiang kembali di indera pendengarannya.
'Teman sekelas….'
Hanya itukah arti dirinya bagi Kyuhyun? Bagaimana dengan janji Kyuhyun waktu itu? Ataukah itu hanya janji sesaat seorang bocah berumur 10 tahun?.
" Aku suka Minnie" Perkataan Kyuhyun kecil itu kembali memasuki memori otaknya.
" Jika begitu, kenapa kau tetap tersenyum bahkan saat Jungmo mengaku sebagai pacarku Kyu? "
Sungmin terus melangkahkan kakinya diiringi dengan pikiran yang menerawang akan masa kecilnya dulu bersama Kyuhyun. Bocah yang tidak mau berjauhan dengannya bahkan selalu mengikuti kemanapun ia melangkah.
.
.
Sejak hari pertama Kyuhyun terdaftar sebagai siswa baru, lelaki itu langsung menggemparkan seisi sekolah hingga tidak membutuhkan waktu yang lama sampai namanya masuk jajaran siswa paling 'diincar' oleh para siswi di sekolah. Wajah tampan, tinggi dan kulit putih pucatnya bagai kombinasi sempurna menjadi daya tarik bak medan magnet bagi lawan jenis, belum lagi otaknya yang terbilang jenius serta keterampilannya dalam berbagai bidang olahraga menjadikannya salah satu siswa yang paling berpengaruh disana.
" Kyuhyun sunbae boleh minta foto bersama tidak? "
" Kyuhyun sunbae kapan-kapan kita makan bersama ya? "
" Bolehkah aku memanggil sunbae dengan Kyuhyun oppa? "
Berbagai macam rayuan dan ajakan kencan setiap hari tertuju pada Kyuhyun bahkan di lemari lokernya setiap hari pasti terselip surat berwarna merah muda pemberian dari gadis-gadis yang sedikit malu mengungkapkan perasaannya secara langsung, mungkin seperti para gadis nerd itu dan lelaki itu hanya akan tersenyum sekilas sebagai jawaban, tak ada yang tau apa yang ada dalam otaknya.
Meskipun berada pada satu kelas yang sama, interaksi antara Kyuhyun dan Sungmin tidak lebih sebatas ucapan tegur sapa. Hanya sesekali mereka berdua berbincang layaknya sahabat yang telah lama tak bertemu, selebihnya waktu Kyuhyun akan tersita oleh teman-teman barunya dan para 'SparKyu' yang mengaku sebagai fansclub pengagum namja bermarga Cho itu.
Seperti saat ini, Sungmin hanya menatap jengkel pada kerumunan yang tengah menyerbu sosok Kyuhyun. Ada yang memberikan coklat, bekal, minuman energi dan apalah itu Sungmin tidak mau ambil pusing dengan benda-benda tolol itu. Ia hanya fokus pada Kyuhyun yang lagi-lagi hanya tersenyum sembari menampung tumpukan hadiah dari para 'SparKyu' itu.
" Kyuhyun yang dulu pendiam dan tertutup. Kyuhyun yang selalu mengikutiku dari belakang…sekarang sangat berbeda, jadi terlalu ramah "
" Aku tidak suka itu Kyu~"
Sungmin bergumam pelan, matanya masih setia menatap sosok Kyuhyun di antara gerombolan gadis-gadis centil itu. Ia merasa kehilangan sosok Kyuhyun yang dikenalnya dulu…sosok Kyuhyun cinta pertamanya.
.
.
.
TBC
Annyeong! Akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan FF yang tak seberapa ini. Ini aku persembahkan buat chingu yang masih mau menunggu FF gaje ini dan aku minta maaf atas updatenya yang terlampau lama 'V'. aku gak bermaksud begitu, tapi tugas yang banyak jadi gak punya banyak waktu buat nulis FF.
Oya kemarin banyak yang nebak cowok yang manggil Sungmin itu Kyu kan? Hahaha ternyata itu Jungmo. Tapi sekarang Kyu udah nongol tuh, bahkan sampai bikin gempar sekolah gitu…pesonamu itu lho Cho*mimisan
Apakah Kyuhyun benar-benar berubah sampai 180 derajat? Apakah Kyuhyun melupakan janjinya pada Sungmin? Atau….? Kalo penasaran tunggu kelanjutannya dichap depan yahh!
Okeeh…kayaknya Cuma segini dulu deh cuap-cuap ku. Terima kasih bagi yang udah mnyempetin baca n review. Bukan siders nongol dong *kedip2. Gak muncul juga yah itu hak kalian,hehehe.
Big Thanks To:
Nananhf# WineKyuMin137# Elf hana sujuCouple# Lee13ming# Dewi. # Malidadidudedo# Cho Hyun Ah SparKins137# Abilhikmah# Atika3424# KyuLoveMing# PaboGirl# Kyumin137# Guest# Kyuqie# Heldamagnae# CharolineElf#TifyTiffanyLee#
Sekali lagi gomawo atas reviewnya…*cipok atu-atu
