Sawada Tsunayoshi alias Dame Tsuna, siapa pun di SMP Namimori pasti tahu dia. Akhir-akhir ini sang Dame Tsuna tampaknya populer karena selalu ditemani oleh Gokudera Hayato si separuh bule jenius yang galak dan nyebelin dan Yamamoto Takeshi si atlit Baseball kebanggaan sekolah yang akhir-akhir ini mulai tertarik dengan Kendo.

.

"Kok bisa kau jadi populer tiba-tiba, Tsuna-kun?" Tanyamu ketika sedang ada jam bebas.

"Eh...etto..., aku sendiri tak tahu Y/N-chan." Jawabnya gugup. Pasti ada yang bohong deh.

.

Keesokan harinya kau melihat Ketua OSIS Namimori yang super duper angker ngumpul bersama Tsuna and the geng. Karena penasaran kau pun mendekatinya dan melihat dari tempat yang agak tersembunyi.

.

"Varia benar-benar membuat kepalaku mau pecah!" gerutu Gokudera. "Tapi mereka lumayan membantu kali ini."

.

Varia? Geng berandal?

.

"Maa,maa, tenanglah Gokudera. Yang penting semua sudah selesai dan Tsuna sudah sah menjadi pemimpin Vongola berikutnya. Vongola Decimo, pemimpin keluarga Mafia terkuat di dunia! Ahahaha, aku makin tertarik dengan game ini!"

"Ini bukan Game, Yakyuu baka!"

.

Mafia? Vongola Decimo?

.

"Kufufufu, ada pengintip rupanya."

"Gyaaa!" kau terlonjak kaget karena tanpa kau sadari ada pemuda berseragam Kokuyo berdiri di belakangmu. "A-aku nga nguping!"

"Y/N-chan?" suara Tsuna mengalihkan perhatianmu dari pemuda bermata bi-color. "Sedang apa, oh?! HIE?! Mukuro-kun!"

"Kufufufu, Tsunayoshi. Kau merindukanku?"

"Sebenarnya aku lebih khawatir pada Chrome." siapa lagi itu? Kau makin bingung. Tsuna tampak berbeda kali ini.

"Kufufufu, dia baik. Nanti juga dia akan ke rumahmu kan?"

"Tsu-Tsuna-kun?" kau berusaha mengerti situasi tapi tetap saja bingung. "Dia siapa?"

"Ah, maaf. Membuatmu kaget, Mukuro bukan orang jahat kok, hanya usil."

"Ha?" usil? Bukannya mesum?

"Kufufufu, kau itu tak lihat dia itu lucu? Membuatku gatal untuk mengganggunya."

"Mukuro, jangan ganggu dia. Dia temanku."

"Karena Decimo yang meminta kali ini kulepaskan, Kufufufu." pemuda berambut indigo itu bergabung dengan Hibari Kyouya yang sejak tadi mengawasi dari jauh.

"Kau...mafia?"

"Yah, walau sebenarnya ingin kutolak tapi aku adalah pemimpin Vongola berikutnya. Mereka menyebutku Decimo yang artinya kesepuluh."

"Oh..., karena itu Gokudera menyebutmu jyuudaime?"

"Ahahahaha, ya gitu deh."

"Tsuna..."

"I-iya?"

"Kau membuatku tertarik!" entah kenapa bukannya takut kau malah bersemangat. Pemuda berambut coklat itu kaget karena ucapanmu yang tak terduga. "Mulai sekarang aku juga akan bergabung dengan kalian!"

"Baka! Otakmu sama saja dengan Yakyuu baka ini!" Gokudera yang mendengar kata-katamu malah marah. Kau dengan sengaja melingkarkan tanganmu di lengan kanan sang Decimo. Tentu saja Tsuna jadi kikuk dan wajahnya memerah "Lepaskan tanganmu!"

"Tidak!" katamu ngotot.

"Maa,maa, makin banyak kawan makin bagus!" Yamamoto Takeshi menepuk-nepuk puncak kepalamu. "Selamat bergabung!"

"Jika kalian membuat onar di Namimori maka akan ku Kamikorosu!" Ancam Hibari sambil lalu.

"Hiii!" teriakmu bersamaan dengan Tsuna, kalian kemudian saling pandang akhirnya tertawa bersamaan. Hari-harimu kedepan pasti akan berat tapi menyenangkan.

.

.

.

RIN : Nah, yang ini masuk K apa T? Aku bingung sendiri. Ini lebih mirip edisi gabungan dibanding edisi Tsuna. Maafkan aku!

Reader : TIADA MAAF BAGIMU! *bersiap lempar bom*

RIN : *Kabur*