~Bayangan Masalalu~

Chapter 4

Fanfiction by Arizka Uchiha (Rizka SI Taurus)

Disclaimer by Masashi Kishimoto

Pairing: SasufemNaru (mungkin bisa bertambah)

Genre: *tebak sendiri*

Rate: T (mungkin bisa berubah sesuai imajinasi)

Warning: Don't Like Don't Read!

Happy Reading Minna-san

"ti ti tidak perlu kok Sasuke aku mau" jawab Naruko agak takut.

Dan disambut dg senyum tipis diwajah Sasuke yg sudah lama tak terlihat sejak tragedi itu.

'asal kau tau,akupun tak tau knapa aku bgitu peduli padamu' inner Sasuke tak kalah bingung.

Tanpa pikir panjang lagi Sasuke masuk kedalam rumahnya mengambil kunci motornya dan dua buah helm juga beberapa lama Sasuke muncul dari pintu garasinya dan menampakan dirinya dg motor warna biru dongker yg menambah kesan cool pada diri hanya bisa kagum melihat penampilan Sasuke.

'tampan dan keren sekali...' inner Naruko kagum.

Tanpa sadar Sasuke sudah mendekat kearah Naruko dg motornya dan membuat rona merah dipipi Naruko,tak ingin rona merahnya diketauhi Sasuke,Naruko mennundukan wajahnya secara tiba tiba,dan membuat Sasuke heran dg tingkah Naruko.

"kenapa kau?" tnya Sasuke.
"eh knapa kau melihatku dg tatapan seperti itu?"

"hn,ya sudah tidak penting,cepat pakai helm dan jacket ini" perintah Sasuke datar.

"hm i i ya" jawab Naruko gagap dan salah tingkah.

'uh knapa aku jadi salah tingkah bgini sih? Tenang Naruko,tenang' inner Naruko.

Naruko akhirnya memakai jacket dan helm yg diberikan Sasuke,namun saat memakai helm Naruko mengalami kesulitan.

"lama sekali"

Naruko memutar bola matanya kearah Sasuke. "kau tidak lihat helm mu ini susah dikaitkan" jelas Naruko.

"ah sini" Sasuke turun dari motor dan menarik kepaala Naruko mendongakan sedikit kepala Naruko,Sasuke bermaksud membenarkan helm Naruko,namun tindakan Sasuke yg tiba tiba membuat Naruko kaget,apalagi jarak diantara mereka yg agak menunduk karena tinggi badan Naruko yg berbeda,tinggi badan Naruko hnya sebatas hidung Naruko mulai memerah lagi,dan wajah naruko yg memeraah kali in i disadari oleh Sasuke.

"kenapa wajahmu merah bgitu?"

"hm aku aku tidak apa apa kok" jawab Naruko salting lagi dan lagi.

"kau sakit" tnya Sasuke lgi.

"hm kurasa bgitu" jwb naruko.

"hn sudah,skarang naiklah cepat"

"hm oke terima kasih"

Dan akhirnya Sasuke mulai melajukan motornya pelan,namun lama lama dia melajukan motornya dg kecepatan tinggi,tentu sja itu membuat naruko takut dan kmudian protes.

"hei Sasuke,jgn terlalu cepat!" protes Naruko dg nada tinggi.

"knapa kau takut?"

"ya tentu aku takut"

"kalo takut pegangan pingangku" triak Sasuke dari balik helm.

"hah apa?!" tnya Naruko kaget.

"sudah cepat pegangan" perintah Sasuke sambil menambah kecepatan.

Tanpa pikir panjang bagai dikomando Naruko segera melingkarkan tangannya kepinggang Sasuke dg cepat Sasuke melajukan motornya semakin erat pula pegangan saat ini jantung Naruko sudah hampir meladak karena detaknya tak beraturan.

Sementara itu dikediaman Namikaze-Uzumaki

Kushina yg tak lain adalah ibu dari si kembar Naruto-Naruko sedang cemas memikirkan anak perempuannya,bgaimana tidak dia baru datang dari London,pasti dia tidak tau jalanan di Konoha,apalaagi samapi sekarang Naruko tak kunjung pulang.

"astaga kemana anak itu" ucap Kushina bingung.

"sebaiknya kita cari dia Minato-kun" sambung Kushina pada suaminya,Minato.

"huh dia itu,memang keras kepala,dia bilang mau berangkat sendiri,tapi sampai sekarng blum kembali,baiklah ayo kita pergi kerumah Uchiha." Ajak Minato

"ayo aku sudah sangat kawatir padanya" jawab Kushina kawatir.

Tiba" ada seorang pemuda yg turun dari lantai dua,siapa lagi kalau bukan si Naruto saudar kembar Naruko,dia mencegah Ayah dan Ibunya untuk pergi kerumah sahabat karibnya.

"Ayah Ibu tunggu" teriaknya.

"eh Naruto ada apa? Ayah dan Ibu akan mencari adikmu" jelas Kushina.

"biar aku saja,Bu,Ayah dan Ibu dirumah saja,lagi pula aku juga lama tidak bertemu dg Sasuke,aku mau lihat keadaannya,bolehkan?" mohon Naruto.

"memangnya kami bisa menolak?" ucap Minato dg senyumnya.

"ya baiklah Naruto,Ibu percayakan padamu"

"yosh,aku pergi dulu ya,jaa" ucap Naruto sambil membawa jacket dan sebuah kunci motor.

"yaa hati hati Naruto" ucap Kushina.

"anak itu juga lebih keras kpala" ucap Minato.

"sama sepertimukan" ucap Kushina.

"ya tapi aku senang punya anak seperti mereka yg memliki semangat tinggi juga tekad yg besar" jelas Minato.

"akupun bgitu" jawab Kushina.

Kemabali ke Naruto.

Naruto hendak manaikki motornya tiba tiba dia mendengar sesuatu.

"aku kenal suara motor ini,Sasuke,tidak salah lagi ini suara motor Sasuke,jgn" dia ada..." Naruto menggantungkan kalimatnya dan berjalan mrnuju gerbang rumah mewahnya.

Dan benar sekali diluar memang sedang ada Sasuke yg sedang mengantar Naruko pulang.

"sudah" ucap Sasuke singkat,kmudian Naruko turun dari motor Sasuke tak lupa melepas jacket dan helm Sasuke.

"hm terimakasih sudh mau mngantarku pulang" ucap Naruko.

"hn,aku pulang" jawab Sasuke.

"ya ya hati hati" ucap Naruko.

Blum sempat Sasuke memutar motornya tiba" ada suara cempreng yg dia kenal dari balik gerbang.

"TEMEE!" teriak Naruto.

"eh,teme?" ucap Naruko heran.

"Dobe" ucap Sasuke berbalik kearah Naruto.

"hua teme kupikir kau akan tetap mengurung diri dirumah,ternyata aku salah,bahkan kau mau mngantarkan Naruko pulang"

"dobe? Teme? Apa maksudnya?" tnya Naruko bingung.

"oh itu hnya nama keakraban saja"

"hn,ya terserah"

"hei kau aneh teme,kau biasanya sangat sulit dekat dg perempuan meski perempuan itu sudah kau kenal bertahun tahun,tapi kau kan baru kenal dg Naruko tpi sudah memboncengnya," ejek Naruto.

"wow benarkah? Tapi Sasuke orang yg baik kok,kau salah Naruto" ucap Naruko tidak percaya.

Sasuke hanya memutar bola mata malihat mereka berdua,seakan tak peduli,namun sebenarnya dia sendiri bingung knapa bisa sdekat ini pada Naruko,gadis yang baru dia kenal beberapa saat lalu. 'knapa dengan perasaanku,' hati" Sasuke trus bertanya-tanya,

"oiy Teme,jangan" kau menyukai Naruko hah?" tanya Naruto tiba".

"aduuhhh,sakit Naruko" teriak Naruto saat kaki Naruko mnginjak kakinya,dengan sengaja.

"kau ini apa"an sih,sudah Sasuke tidak perlu didengarkan ucapan,Dobe ini" dengan penekanan di kata 'Dobe'

"hei sejak kpan kau meniru Sasuke? Baru kenal kau sudah menirunya,atau kau..." muncuk seringai di wajah Naruto.

Naruko bingung dengan pernyataan saudara kembarnya lantas memutar bola matanya ke arah Sasuke.

"Sasuke,sbaiknya kau pulang,nanti keburu hujan" tukas Naruko.

"hn,itu yg mau aku lakukan" jawab Sasuke.

"skali lagi terima kasih ya Sasuke" ucap Naruko dengan senyum termanisnya.

"hn"

Narukopun masuk duluan kerumah meninggalkan Naruto dan Sasuke,setelah Naruto menyuruhnya masuk duluan,karena dia ingin bicara pada Sasuke.

"jadi apa?" tanya Sasuke.

"jadi kau sudah berhasil Sasuke,?"

"berhasil apa maksudmu?" tanya Sasuke heran sambil memincingkan alisnya.

"kau berhasil melupakan Sakura,itu bgus Sasuke,tandanya kau sudah bebas dari belenggu masalalumu..." ucap Naruto menjelaskan panjang lebar,tak ada jawaban dari mulut Sasuke dia hanya menatap Naruto,bisa dilihat kilatan amarah dari mata Sasuke. "ini saatnya kau move on Teme,karena menangisi Sakura terus-terusan tak akan merubah keadaan,aku sahabatmu itupun jika kau masih menganggapku sahabat,jadi aku tidak ingin melihatmu seperti ini,ku yakin Sakura berpikir bgitu juga..." sambung Naruto sambil menepuk pundak Sasuke,dan lagi-lagi tak ada respon dari Sasuke,Sasuke malah memalingkan wajah dan memakai helmnya yg sempat dia lepas.

"ini memang tidak mudah,tapi pikirkan lagi rencanaku,jika kau mau buat Sakura tetap tersenyum,lakukan saranku" ucap Naruto dengan nada meyakinkan.

"hn" hanya itu yg keluar dari mulut Sasuke yang kmudian melesat dengan motornya.

Sdangkan Naruto kembali masuk kerumahnya sambil berkata "dasar Teme ckckck,"

Dan didalam kediaman Uzumaki-Namikaze,saat Naruko baru saja menginjakan kakinya dilantai rumah dan mengucap "Tadaima... Ayah Ibu" dia langsung disambut dengan pelukan dari Ibunya yaitu Uzumaki Kushina.

"ah Ibu,tidak perlu berlebihan" ucap Naruko lembut.

"kau ini kmna saja Ayah dan Ibu sangat kawatir karena kau tdk kunjung pulang,apalagi kau termasuk orang baru di Konoha" ucap Kushina panjang kali lebar sama dengan luas,*abaikan* sambil mengelus elus pipi lembut Naruko.

"Iya Naru-chan,sebaiknya jangan pergi sendiri,perkataan Ibumu benar kau bisa minta kakakmu untuk menemanimu" jelas Minato lembut sambil menghampiri Naruko dan Kushina.

"Tapi... yah,bu,aku bisa sendiri,lagipula jika aku ditemani Naruto itu akan merepotkan karena dia selalu ceroboh,aku tidak akan am-" ucapan Naruko terhenti saat saudara kembarnya yaitu Naruto berkata dengan suara cemprengnya *di Rasengan Naruto* abaikan*.

"STOP! Naruko...! kau pikir kau tidak ceroboh hah?! Bahkan kau lebih ceroboh,kau lebih mirip dengan setan dari neraka!" bentak Naruto sambil menunjuk nunjuk Naruko dengan gaya cacing kpanasan yg lantas membuat Naruko juga ikut marah.

"itu kenyataannya jadi jgan tersinggung Dobe! Dan siapa yang kau panggil setan dari neraka kepala durian?!" teriak Naruko sambil menunjuk jidat Naruto yg 3 cm lebih tinngi darinya.

Dengan segala emosi pada Naruto diapun menjawab, "tentu kau,ekor kuda! Jgn panggil aku Dobe mengerti karena kau lebih Dobe!"

"uhhhh aku tidak suka padamu" ucap Naruko.

"aku lebih tidak suka padamu!" bentak Naruto tak kalah keras.

"Kepala Durian" ejek Naruko.

"Ekor Kuda" balas Naruto.

"Hentikan..!" teriak Kushina ditengah pertarungan dua makhluk labil itu,yg langsung menghentikan ocehan mereka.

"Kalian itu saudara harusnya kalian bisa lebih akur,skarang cepat minta maaf" perintah Kushina.

"sebaiknya kalian dengarkan ucapan Ibu kalian," ucap Minato sambil tersenyum dan menggaruk bagian belakang kepala yang memang tidak gatal.

Bukannya cepat saling bermaafan malah saling berpaling muka,dan itu membuat Kushina tambah geram pada dua anak kembarnya akhirnya satu jeweran mendarat ditelinga mereka berdua,otomatis mereka bertriak kesakitan.

"Aduh duh Ibu sakit,i i iya kami akan bermaafan,benarkan Naruko" ucap Naruto meyakinkan Ibunya sambil mengedipkan mata pada Naruko.

"ah iya benar bu,Naruto maafkan aku ya.."

"iya kau juga minta maaf"

"lihat kan bu skarang lepaskan kami" ucap Naruko memelas.

Mendengar itu Kushina langsung melepaskan mereka berdua, "iya ya,tapi jgn ulaangi hal seperti itu,tidak baik" jelas Kushina.

"baik bu.." balas Naruto dan Naruko bersamaan sambil mengangguk mengerti.

"baiklah,ibu mau menyiapkan makan malam,sebaiknya kalian mandi,kau juga Minato-kun" perintah Kushina.

"hm," dibalas anggukan dari Minato,sdangkan si kembar pirang sibuk mengelus elus telinga mereka yg sakit.

Kmudian Minato menghampiri mereka berdua dan mengacak ringan rambut pirang mereka.

"kalian lihat sendiri kan,Ibu seperti itu bukan karena dia kasar tapi dia bersikap tegas,pertengkaran antar saudara itu tidak baik dan tidak ada untungnya,kalian sudah termasuk dewasa Ayah harap kalian bisa memahami pelajaran yg harus kalian ambil dari kejadian tadi.." Minato memberi jeda pada kalimatnya sambil menatap lembut kedua anaknya itu, "kami para orang tua tentunya ingin malihat anak-anaknya akur,itu adalah kebahagiaan yg tak ternilai harganya,jadi apa kalian mau berjanji agar tidak bertengkar lagi?" dan dijawab anggukan dari mereka.

"ya ayah kami mngerti maafkan sikap kekanak kanakan kami" ucap Naruto.

"benar Ayah,maafkan aku ya Naruto aku yg salah dan yg mamulai pertengkaran tadi" mohon Naruko.

"hm aku juga Naruko" dibalas senyuman dan kemudian pelukan dari Naruto.

Dan bgitulah sedikit cerita dari keluarga Uzumaki-Namikaze,dan sebentar lagi kita kaan kembali ke topik awal.

SKIP TIME

Saat makan malam dikediaman Uzumaki-Namikaze dilalui dengan cerita-cerita,tawa,dan berbagai lelucon juga tingkah konyol dari masing-masing sampailah pada akhir acara makan semua beres" dg masing" tugas yg telah diberikan,stelah menyelesaikan kegiatan makan malam,semua melakukan kegiatan mereka masing-masing. Kushina menonton TV,Minato membaca buku,Naruto bermain game dilaptop,dan Naruko mendengarkan musik sambil membaca majalah sekolah Konoha Gakuen tempat Naruto sekolah,dan telah resmi menjadi sekolahnya terus membolak balik halaman buku itu sampai akhirnya dia menemukan sebuah foto seorang pria yg sedang menggandeng wanita dan dalam foto itu tertulis "Pasangan Terbaik Pesta Costum dan Pesta Dansa Konoha Gakuen" itulah tulisannya,dan Naruko mengenal betul siapa pria itu yg tak lain adalah Sasuke,lalu siapa gadis ini? Karena penasaran maka dia berlari kekamar Naruto bermaksud menanyakan tentang foto ini,entah knapa dia sangat ingin tau siapa gadis yg ada di foto itu.

Saat membuka pintu yg dia dapati adalah ketukan di jidatnya,yg langsung membuatnya kaget kmudian melihat orang yg ada dibalik semua ini,ya benar saja dia adalah Naruto.

"uhh kau ini apa-apaan Naruto?! Jidatku sakit tau,kau pkir aku pintu?" ucap Naruko kesal.

"maaf maaf aku Cuma mau pinjam flashdisk,bolehkan?" Naruto memohon.

Naruko berfikir sejenak,kmudian berbalik mengambil sebuah flashdisk,"ini aku pinjami,tapi ada syaratnya," ucap Naruko menyeringai.

"baik syarat apa?" tanya Naruto menyanggupi.

"kau harus beri athu aku siapa gadis di foto ini!" ucapnya sambil menunjuk gadis itu.

TBC.