~Bayangan Masalalu~
Chapter 5
Fanfiction by Arisuke Fuyuki
Disclaimer by Masashi Kishimoto
Pairing: SasufemNaru (mungkin bisa bertambah)
Genre: *tebak sendiri*
Rate: T (mungkin bisa berubah sesuai imajinasi)
Warning: Don't Like Don't Read!
Happy Reading Minna-san ^_^
.
.
.
.
"siapa gadis yg ada di foto ini?" tanya Naruko pda Naruto.
Narutopun mengambil majalah itu dari tangan Naruko, "gadis siapa?"
"itu gadis yg bersama Sasuke itu," ucap Naruko sambil menunjuk foto itu.
"ow ini,ini.."
"ini siapa? Cepat!"
"ini kekasih Sasuke,namanya Saskura,memangnya knapa kau cemburu hah?" jwab Naruto.
"eh eh tidak bu-bukan bgitu,aku hanya merasa pernah melihat wajah gadis itu,itu saja tidak lebih,memangnya untuk apa aku cemburu?"
"aku kan Cuma menebak saja,lagi pula aku tau kau menyukai Sasuke kan?" tanya Naruto menyeringai.
"..." tak ada jawaban daari Naruko dia lebih memilih diam saja karena tau semakin menjawab semakin Naruto akan mendesaknya.
"sudahlah,kau tidak perlu cemburu Naruko,karena Sakura sudah..." ucapan Naruto menggantung entah knapa wajah Naruto berubah menjadi murung.
"sudah? Sudah apa?" tanya Naruko penasaran sekaligus keheranan.
"...Sudah meninggal" jawab Naruto melanjutkan wajah Naruko menjadi kaget.
"hah,meninggal? Bgaimana itu bisa terjadi? Kasian sekali Sasuke"
"hm,itu terjadi karena sebuah tragedi,Sasuke menjadi pemurung sejak itu,dia jarang masuk sekolah,jarang keluar rumah,jarang bergaul,yang jelas itu telah merubah hidupnya,dia merasa bahwa hidupnya tak adda arti lagi tanpa Sakura" mendengar penjelasan Naruto,Naruko Cuma bisa ber-oh ria,sambil bergumam dalam hati 'pantas saja dia bersikap aneh seperti itu'.
"oh,bgitu ya,baiklah terima kasih Naruto" ucap Naruko sambil menutup pintu kamarnya.
"iya sama-sama Naruko," balas Naruto sambil melangkah menjauh dari pintu,tiba-tiba dia berhenti melangkah,dan kembali sambil berteriak.
"hei NARUKO! AKU PINJAM FLASHDISKMU" teriaknya sambil mengetuk pintu dengan keras.
"ah dasar kau memang sengajakan,sial" lanjutnya.
Ya bgitulah keluarga Namikaze-Uzumaki -_-
.
.
.
.
Paginya pintu kamar Naruko diketuk dg kencangnya oleh saudara kembarnya.
"HEI PEMALAS BANGUN INI SUDAH SIANG MAU SAMPAI KAPAN KAU TIDUR?!" teriak Naruto.
"ahh nanti saja aku masih mengantuk" jawab si putri tidur.
"HAH BAKA INI SUDAH SIANG,AYO BANGUN NANTI AKU TINGGAL JIKA KAU TIDAK BANGUN!"
"..." tak ada jwaban dari putri tidur karena dia kemballi menikmati alam mimpinya bersama teman tidurnya sebuah guling bermotif boneka rubah.
"wah sepertinya dia sudah tidur,ck ini sudah jam 6 lebih,apalagi hari ini ada piket," ucap Naruto sambil melihat jam tangan hitamnya.
"ah lebih baik aku tinggal saja Naruko,dari pada aku dihukum karena telat,sampai jumpa Putri Tidur,semoga mimpi indah hahahaha" sambungnya sambil berlalu berangkat sekolah duluan.
Dihalaman rumah Naruto bertriak, "Aku brangkat dluan yah,bu sampai jumpa" teriaknya.
"ya hati-hati," jawab Kushina lembut,tanpa mengetahui bahwa yg berangkat hanya Naruto sedangkan Naruko masih tertinggal didunia mimpinya.
.
.
.
.
Sedangkan dirumah Sasuke,terihat dia juga baru bangun,dia menucek-ucek matanya lalu pergi membuka gorden biru khas Uchiha itu.
"sudah siang rupanya" gumamnya lalu diapun bergegas mandi.
Setelah selesai mandi dia membuka lemarinya,dia melihat seragam sekolahnya yg masih menggantung rapi dilemarinya,namun hari ini dia tak berniat memakainya,dia lebih memilh memakai sebuah kaos biru polos,dengan celana jeans,juga sebuah jacket berwarna biru ini dia berniat pergi ketaman Konoha dari pada sekolah,menurutnya sekolah akan membangkitkan kenangannya bersama Sakura,dan itu akan memberi luka lagi pada hatinya.
.
.
.
.
Selesai bersiap dia keluar rumah dengan gaya super cool dan wajah stoicnya,saat berjalan wajahnya hanya fokus pada jalan,tak pduli dg para gadis-gadis yg meneriakinya karena jatuh cinta padanya.
"KYAAAA SASUKE-KUN"
"Tampan sekali dia!"
"hai Sasuke"
Bgitulah kta-kata yg diucapkan oleh para gadis itu saat melihat pangeran seperti itu,dan semua itu hanya dibalas dengan lirikan tajam dari Sasuke. "cih mengganggu saja" Sasukepun berdecih sambil berlari sebelum para gadis yg menurutnya petaaka itu terus berlari dan sampailah di sebuah toko buah,disana dia melihat banyak tomat segar yg mengundang perhatiannya sekaligus mengingatkannya pada kejadian sebelum tragedi itu,dg langkah pelan dia menuju toko itu.
Sasuke mengambil satu buah tomat dan di perhatikan tomat itu,seakan tomat itu adalah kenangannya dengan Sakura,kmudian diapun membeli tomat-tomat itu sampai plastiknya tidak keluar dari toko dia tersenyum tipis,entah apa g ada dipikirannya saat itu hanya dia yg tau.
Dan ini dia taman yg indah dg gaya Eropa itu,disana banyak sekali bunga yg berwarna-warni dan terjajar rapi,burung-burung dara yg berterbangan dan mencari makan ditaman itu,air mancur yg indah,kursi-kursi taman berwarna putih,pohon-pohon Sakura,sungguh inilah sebuah ketenangan bagi Uchiha Sasuke,kali ini dia benar-benar ingin tenang sejenak daripada mnegurung diri terus dirumah,Sasuke duduk dikursi taman yg berada tepat dibawah pohon sakura yg bermekaran ambil bunga Sakura yg telah berguguran itu,dia perhatikan "Sakura,aku.. mencintaimu" gumamnya sambil mencium bunga itu,namun dia meremat bunga Sakura iitu seakan menahan rasa sakit yg datang kembali.
"kenapa kau pergi secepat itu?" gumamnya lagi,entah knapa Sasuke kembali merasakan sakit melhat bunga kemudian memutar bola matanya,dan melihat kearah langit biru cerah tak berawan,seakan mengingatkannya pda sesuatu "biru,saphier itu?.." dia kembali mencari-cari "Naruko,ah knapa aku memikirkannya," dia berhenti menatap langit "ah ada apa dg gadis itu? Berhenti memikirkannya Sasuke" ucapnya sambil bangkit dari kursi dan pergi meninggalkan tempat itu,saat berniat pergi ada sesuatu yg menarik perhatiannya.
"Bunga Matahari" ucapnya sambil menghampiri bunga itu,dia merasa tenang ketika melihat bunga itu,dan kmudian memtik satu bunga itu lalu membawanya pulang.
.
.
.
.
"AHH LABA-LABA!" teriak seorang gadis berambut pirang setelah bangun dari tidurnya,yg sepertinya dia mimpi buruk.
"ah ya ampun hanya mimpi,huaaa" diapun bangkit dari tidurnya dan membuka gorden berwarna orange itu,betapa kagetnya dia saat mendapati matahari sudah tinngi bgitu dan dia belum bersiap untuk pergi keskolah,buru-buru dia melihat jam wekernya.
"APAAAA SUDAH JAM SEGINI!" teriaknya kencang saat melihat jam yg sudah menunjukan pukul 6:45 pagi.
Karena mendengar teriakan dari kamar putrinya,Kushina langsung naik kelantai dua menuju kamar sempat mengetuk pintu untuk melihat putrinya Kushina sudah dikejutkan oleh Naruko yg keluar secara tiba-tiba dari kamarnya sehingga membuat Kushina terjatuh setelah ditabrak oleh putri kesayangannya itu.
"NARUKO!" sudah pasti Kushina sang red Habanero itu akan mengomel panjang hari ini.
"hahhh ibu... gomen aku tidak bisa membantumu,aku buru-buru jaa ne,aku sayang ibu" ucap singkat Naruko membuat Kushina sweatdrop ditempat -_-
Sedangkan Naruko sudah berlalu,dia berangkat dengan keadaan yg mengenaskan bahkan dia lupa tidak mandi juga,ya tapi minimal dia sudah cuci muka dan sikat gigi lah,-hahahaha kasian kau Naruko XD *author tertawa nista* kembali ke cerita- Dengan buru-buru dia berlari,tak pduli hal yg ada disekitar yg ada dipikirannya sekarang dia bisa sampai Konoha Gakuen tepat waktu,tapi mana mungkin sekarang sudah kurang 5 menit lagi jam peljaran akan dimulai,sedangkan Naruko baru berlari beberapa meter dari rumah,sudah dipastikan dia terlambat murid baru,dan dia sudah terlambat,mau ditaruh dimana mukanya? Padahal di London dia termasuk siswi yg pintar aduh tampaknya ini akan berbeda untukmu Nona Naruko.
.
.
.
.
.
Berjalan terus berjalan menatap setiap langkahnya yg hampa,dia seperti seorang mayat hidup,dia bergerak dan bernafas layaknya manusia yg normal,tapi hatinya mati,seakan dia kehilangan separuh nyawanya,diam dengan wajah datar pucat dibalik itu semua dia ada rasa trauma yang mau sampai kapan Sasuke seperti itu.
.
.
.
.
.
Sementara itu seorang gadis dengan kemeja putih,rompi hitam,dasi pita berwarna merah,rok hitam dan senuah bet dibagian dada yg bertuliskan Konoha Gakuen,tengah berlari dengan kencangnya,siapa lagi kalo bukan berlari menuju halte bus,berharap masih ada bus disana.
"ya ampun mati aku jika aku sampai telat padahal ini hari pertamaku" gumamnya tak karuan sambil mengacak kencangnya dia berlari dia tidak memperhatikan langkanhya dan lajunya sehingga menabrak seorang laki-laki yang sedang membawa tomat,dan alhasil tomat-tomat itupun jatuh. "kyaa maaf tuan aku tidak sengaja,biar aku bantu" secara reflek Naruko segera membantu orang itu mengambil tomat-tomatnya yang jatuh,Naruko sedikit memperhatikan orang itu,dia lihat model rambut yang tak asing dimatanya. "kau Sasuke" gumamnya,namun Sasuke hanya menoleh kearahnya tanpa menjawab wajah Naruko mulai memerah semerah tomat yang jatuh tadi.
Setelah semua tomat sudah dimasukan kekantung lagi,sambil berdiri Naruko memberikan kantung itu pada Sasuke sambil tersenyum dengan manisnya. "ini Sasuke,maaf ya aku tidak sengaja" ucap Naruko, 'senyum itu lagi,ck sial kenapa dengan gadis ini? Apa yang salah dengan gadis ini,kenapa dia selalu mengingatkanku padamu' inner Sasuke bingung dan hanya menatap Naruko dengan tatapan yang tak dapat diartikan,dan Naruko juga kembali heran dengan tatapan Sasuke itu 'hah di mulai lagi' innernya sambil memincingkan alisnya. "hey Sasuke kau baik-baik saja,Sasuke" ucapnya pada Sasuke sambil melambaikan tangannya didepan muka Sasuke.
"tidak aku baik-baik saja" jawab Sasuke datar
"oh,syukurlah"
"lain kali hati-hati" ucap Sasuke.
"hm iya,lagi pula aku hanya buru-buru" jawab Naruko enteng tanpa ingat tujuan awalnya.
"buru-buru?" tanya Sasuke.
"iya aku kan terlam- " ucapan Naruko terpotong karena baru ingat apa yang sedang terjadi,kenapa dia sampai ada disini,menabrak Sasuke dan "astaga aku terlambat!" teriaknya kemudian kembali berlari tanpa memperdulikan Sasuke,sedangkan Sasuke hanya memperhatikan Naruko datar "dasar Dobe" gumamnya yang masih memperhatikan Naruko yang sedang berlari,namun matanya membulat saat melihat Naruko berjalan menyebrangi jalan itu,ya jalan dimana tregedi itu terjadi,jalan yang merubah Sasuke sampai seperti ini,jalan dimana Sasuke mendengar Sakura bicara untuk yang terakhir kali,tapi bukan itu yang membuat Sasuke membulatkan matanya,yang membuat Sasuke benar-benar tak berkedip adalah sebuah mobil yang hendak menabrak Naruko,entah dari mana dorongan itu datang secara reflek Sasuke berlari dengan kencangnya seakan tidak ingin kehilangan kesempatan yang kedua kalinya.
"NARUKOOO! AWAS!" teriak Sasuke dengan kencang kearah Naruko,namun Naruko tidak dengar dan tetap berjalan,namun Naruko mulai menyadari panggilan Sasuke saat Sasuke memelukanya dari belakang dan mendorong tubuh Naruko kesebrang mobil itu sudah pergi jauh,Sasuke menghampiri Naruko dengan nafas yang memburu,dilihatnya Naruko yang sedang pingsan,dia pikir pingsan karena shock,tapi Sasuke salah Naruko pingsan karena dia menorongnya terlalu kencang sehingga Naruko jatuh dan kepalanya menghantam batu alhasil kepalanya terluka dan membuatnya pingsan. Tanpa pikir panjang Sasuke segera menggendong Naruko untuk dibawa kerumah sakit terdekat. "aku tidak terlambat" gumamnya seraya terseyum tipis,entah perasaan apa yang ada dihati Sasuke,dia merasa seperti berhasil menyelamatkan seseorang yang berharga dalam membawa Naruko masuk kesebuah taxsi dan menuju rumah sakit segera.
.
.
.
.
.
Kini disebuah Rumah Sakit bernama Konoha International Hospital,Sasuke membawa sangat sabar Sasuke menunggu Naruko sadar dari duduk disebelah tempat tidur Naruko,dengan terus berharap Naruko cepat wajah Naruko,dia sempat tersenyum saat melihat Naruko. 'hei siapa kau sebenarnya Naruko,aku penasaran denganmu,kenapa aku selalu bertemu denganmu disaat aku kembali mengingat Sakura? Cepat sadar' inner kenapa Sasuke tidak bosan menatap Naruko,otaknya selalu ingin berhenti melihat gadis manis yang ada dihadapannya itu,tapi hatinya tidak memikirkan hal yang sama.
Beberapa menit kemudian akhirnya Naruko sadar dan mulai membuka yang melihat Naruko sudah sadar mulai berhenti memandang gadis pirang itu.
"ng aduh kepalaku sakit" ucap Naruko yang sudah sadar sambil memeganng kepalanya yang diperban itu.
"kepalamu terluka,jangan terlalu banyak bergerak" ucap Sasuke,yang sepertinya perhatian sekali dengan Naruko,sepertinya loh :3
"hah Sasuke?" Naruko langsung terkejut melihat Sasuke.
.
.
Naruko P.O.V
"hah Sasuke"
Aku sangat terkejut melihat pria tampan yang ada dihadapanku,aku sedikit lupa apa yang terjadi,dan dengan ekspresi yang masih kaget aku memandangnya hingga membuatnya bingung.
"hei kau baik-baik saja" tanyanya,dan aku hanya mengangguk lemah,sungguh aku tak mampu bicara kenapa,mungkinkah aku jatuh cinta,oh astaga tidak mungkin,jangan berfikir yang aneh-aneh Naruko. "kenapa aku ada disini?" tanyaku lemah.
"kau lupa,kau hampir saja tertabrak mobil karena kecerobohanmu" jawab Sasuke,dan aku mulai mencerna apa yang telah terjadi sebelumnya,dan aku mulai ingat aku memang hampir tertabrak mobil,tapi aku selamat,dan mungkinkah Sasuke yang menyelamatkanku? Orang yang memelukku dan mendorongku dari belakang? Dan aku lupa aku kembali bertanya "dan kau yang menyelamatkanku?" tanyaku,Sasuke membuang muka dan hanya menjawab "hn" heh? Jawaban macam apa itu? Aku pun kembali bertanya "Sasuke apa kau yang meyelamatkan aku?" sungguh saat ini aku sangat ingin mendengar dia menjawab 'Ya'.
"hn" jawaban yang tidak jelas lagi yang dia lontarkan "jawab yang jelas Sasuke" ucapku dengan nada yng sedikit lebih tinggi sehingga membuatnya menatapku lagi,kali ini dia seperti menyeringai licik kemudian menjawab "apa perlu aku jelaskan?" hah,jawaban itu lagi,itu lagi dasar menyebalkan dia fikir aku akan tertipu, "cih lagu lamamu tidak mempan Sasuke,ayolah jawab" rengekku dengan memaksa.
"kalo iya kenapa? Dasar cerewet" balasnya,dan itu membuat rasa senang yang entah darimana datangnya meledak dihatiku,kemudian aku tersenyum padanya "hm terima kasih Sasuke" ucapku yang hanya dijawab 'hn' yang mungkin berarti 'ya sama-sama'.Lalu aku mulai berpikir lagi,jika aku selamat dari tabrakan itu,kenapa aku ada dirumah sakit?.
"Sasuke?" panggilku yang membuat pria itu kembali menatapku.
"jika kau menyelamatkan aku,lalu kenapa aku bisa ada dirumah sakit?" tanyaku dengan tatapan bingung,kemudian Sasuke berdiri "pikirkan sendiri baka" ucapnya sambil pergi keluar dari kamar "hei tunggu kau mau kemana?" tanyaku, "mencari dokter,untuk memeriksa keadaanmu" balasnya datar,aku hanya tersenyum senang saat itu ternyata Sasuke sangat perhatian dia kadang menyebalkan tapi tak jarang juga dia sebaik ini.
End P.O.V
.
.
.
.
.
"bagaimana keadaan Naruko?" tanya Sasuke pada seorang dokter berambut pendek bernama Shizune.
"tenang dia baik-baik saja" balasnya sambil tersenyum.
"lalu kapan dia bisa pulang?"
"dilihat dari lukanya,hm kurasa dia sudah boleh pulang" balas dokter itu.
"baiklah terima kasih dok" ucap Sasuke lalu meninggalkan Dokter itu berjalan kembali kekamar Naruko.
Sampai dikamar Sasuke langsung menghampiri Naruko. "cepat bersiaplah,kau sudah boleh pulang" ucap Sasuke datar dan disambut sorakan bahagia dari Naruko "yey,baiklah Sasuke apa aku boleh minta bantuanmu?" tanya Naruko. "bantuan apa?" jawab Sasuke.
"antarkan aku kesekolah"ucap Naruko.
"heh?"
.
.
.
TBC.
.
.
Mohon reviewnya ya minna-san supaya fic gaje dari author ini bisa jadi lebih baik.
Arigatou untuk yang review sebelumnya ^_^ dan arigatou minna-san
Author menghilang bersama asap –bofft-
Arisuke Fuyuki a.k.a Arizka Uchiha
