Yaho... minna-san... gomen baru update chapter 2 sekarang. author kehabisan ide dan gak tau harus ngapain. honto ni gomen... *sujud-sujud* yosh... kita lanjutkan...

Disclaimer: Bleach bukan punya saya. klo Bleach punya saya,Gin dan beberapa espada yang lain pasti masih hidup. tapi,Bleach punya Tite Kubo-sensei.

pair: UlquiHime

Genre: Romance

rate: T

Summary: Ulquiorra berangkat bersama Orihime ke sekolah mereka yang bernama sekolah Hueco Mundo. saat pulang sekolah,tiba-tiba Grimmjow minta dimasukkan ke sekolah Ulquiorra. sang pelajar pintar itu pun mau tidak mau harus berpikir. please RnR... newbie

bahasa: Indonesia

chapter: 2

Pagi itu merupakan pagi yang cerah. Seorang pemuda berambut hitam,bermata emerald,memiliki tato angka 4 di dadanya, dan berkulit pucat bangun dari mimpinya yang panjang. Ya,pemuda ini adalah Ulquiorra Schiffer. dia bangkit dari tempat tidur ukuran king sizenya dan turun lalu langsung menuju kamar mandi.

Di lantai atas,seorang pemuda berambut biru muda,bermata shappire,memiliki tato 6 di punggungnya terbangun karena mimpi buruk. dialah penumpang gelap di rumah Ulquiorra,Grimmjow Jaegerjaquez. (Author note: kayaknya saya sudah menjelaskannya di ch 1).

"hah... mimpi buruk lagi" batinnya.

Dia meregangkan badannya lalu turun ke bawah. begitu turun,dia berpapasan dengan Ulquiorra yang lengkap dengan baju sekolahnya. Grimmjow terpana sejenak. dia jarang melihat Ulquiorra dalam pakaian sekolahnya. merasa diperhatikan,Ulquiorra buka mulut.

"kenapa seperti itu sexta?" tanyanya datar dan dingin.

"tidak apa-apa" Grimmjow langsung membuang muka.

"aku pikir kau sudah pernah melihatku dalam seragam sekolah seperti ini" Ulquiorra bicara masih dengan nada yang sama

"memang. tapi rasanya kau berbeda hari ini" Grimmjow mengatakan itu sambil buang muka

Grimmjow menuju kamar mandi sementara Ulquiorra menuju ruang makan dan membuat sarapan. baru saja akan makan,ponselnya berdering. Pria pucat itu merogoh sakunya lalu melihat nama yang tertera di layar. alisnya terangkat sedikit begitu mengetahui yang menelepon adalah pacarnya,Orihime Inoue.

"halo?" Ulquiorra mengangkat telepon.

"ah,Ulquiorra-kun" Orihime menyapa dari ujung sana

"ada apa menelepon?" Ulquiorra langsung ke inti.

"coba lihat keluar deh" Orihime terkikik pelan

"memang ada apa?" Ulquiorra bangkit dari kursinya lalu berjalan ke arah pintu.

Ulquiorra membuka pintunya dan melihat keluar. matanya melebar melihat pemandangan di depan rumahnya. seoran perempuan berambut orange dengan mata kelabu,dada yang besar dan sifat yang polos itu sedang berdiri di luar rumahnya dengan seragam sekolah yang sama dengan Ulquiorra tapi berbeda bawahannya.

"onna" Ulquiorra memanggil.

"kejutan untukmu,Ulquiorra-kun" Orihime tersenyum.

"kenapa ada di sini?" Ulquiorra bertanya.

"aku mau berangkat bareng Ulquiorra-kun" Orihime menunduk agar wajah merahnya tidak kelihatan.

"ini masih pagi. aku baru saja mau sarapan" Ulquiorra mengajak Orihime masuk.

"aku akan menunggu" Orihime.

Mereka masuk ke dalam dan bertemu dengan Grimmjow yang baru keluar dari kamar mandi dengan pakaian rumah. Orihime ingat siapa orang ini. dia pacar Nel Tu yang pernah dia temui di taman ria.

"ohayou,Grimmjow-kun" Orihime menyapa.

"ohayou" Grimmjow naik ke atas.

Mereka pun ke ruang tamu. Ulquiorra melanjutkan sarapannya sementara pacarnya sibuk berkutat dengan ponselnya. setelah selesai,Ulquiorra mencuci piring,dan mengambil tas.

"ayo berangkat,onna" Ulquiorra.

"iya" Orihime bangkit lalu mengikuti Ulquiorra.

Mereka pun berangkat ke sekolah. selama perjalanan,keduanya diam. tidak ada yang berani bicara. tak lama kemudian,mereka sampai di sekolah dan segera masuk ke kelas.

"Ulquiorra,bagaimana akhir pekanmu?" Nnoitra menghampirinya. (author note: fans Nnoitra pasti dah tau ciri-ciri dia. jadi saya tidak akan menjelaskannya :P yang bukan fans Nnoitra,silahkan mencari tau di wikia)

"biasa saja" jawab Ulquiorra datar. "luar biasa" batin Ulquiorra.

Skip time~ sepulang sekolah...

Ulquiorra berjalan pulang ke rumah. begitu sampai,Grimmjow sudah menunggu di ruang tamu. Ulquiorra heran karena biasanya sekitar jam segini,Grimmjow pasti ada di arcade.

"emospada,ada yang mau aku katakan" Grimmjow buka mulut

"katakanlah" Ulquiorra.

"masukkan aku ke dalam sekolahmu"Grimmjow

permintaan itu sukses membuat pria pucat itu melamun. tapi tak lama kemudian,dia sadar lagi karena Grimmjow menjentikkan jarinya di hadapan muka stoic pria itu

"biarkan aku berpikir" dia naik ke atas

"baiklah. aku akan menunggu. tapi sebisa mungkin cepatlah" suara Grimmjow naik setengah oktaf

"hn" sahut Ulquiorra.

Pria pucat itu masuk ke kamarnya dan duduk di kasur ukuran king sizenya lalu berpikir. apa sebaiknya dia memasukkan Grimmjow ke sekolahnya atau tidak?

To Be Continue

minna-san,maaf klo pendek... saya sepertinya kehabisan ide. dan klo ada kata yang salah ketik atau kurang hurufnya,mohon maaf lahir dan batin... saya ngebut bikinnya... saya akan lebih berusaha lagi di ch 3. mohon doakan saya. review please...