Nah, Minna-san ^_^
Sebelum memulai cerita seperti Biasa Linz-Chan akan membalas Review nya dulu yaa? Haha ;)
Ao-Chan KAZURIN : Arigatou ! ini berkat Reviewnya teman-teman juga yang membuat ku semangat dan akan lebih baik. Aiyh. Jadi malu ni? Ketahuan..
haha
Kirei-chan : Arigatou ^_^
iyaa ni lanjut. Hahaa. Aku akan berusaha sebaik mungkin
KK LOVERS : hahaha. Arigatou ^_^ iya , maaf kalau lambat update hehe
baca saja ya? ;) biar tau kelanjutannya :D
.com : Arigatou :D oke
Ika : iya ni udah lanjut, Cuma sekamar tidak lebih :D
Yui : baca terus ya kelanjutannya
btw, sekali lagi terimakasih yaa Minna-san telah review .. saya sangat senang :D
maaf jika lama menguploadnya.
.
.
.
.
.
Rika"sini deh Himeka-chan aku bisikkan biar tidak ada yang mendengar."
Himeka"ah, baiklah Rika" sambil mendekatkan telinganya ke mulut Rika.
Tampak lah mereka berbisik-bisik sangat serius sampai tidak menyadari kehadiran 2 sosok itu.
Kedua sosok itu sepertinya berencana mengagetkan Himeka dan Rika.
"Ciiii Luppp Bahhh" kedua sosok itu secara bersamaan mengagetkan mereka berdua.
Himeka dan Rika yang sepertinya sangat kaget dengan kehadiran 2 sosok itu, eh taunya Miyon sama Kazusa.
Himeka"ada apa?"sambil berkeringat karena saking seriusnya mendengar ide Rika malah dikagetkan.
Rika"ntah tuh, kalian berdua mengagetkan kami saja yang tengah serius"
Kazusa" emang kalian sedang membisikkan apa?"
Miyon"iya nih, kami penasaran. Apaan sii?"
Rika"Sini, lebih dekat aku kasih tau"
Mereka mengangguk dan berdempetan dengan Rika, karena Himeka tadi baru mendengar setengah jalan dari rencana Rika.
Rika" gini sebenernya Aku ingin menrencanakan Blaa- Blaa- Blaaaaaaa andd blaaaaalalala"
Kazusa"HAH? Kazusa tanpa kaget. Tidak mungkin Kazune-chan mana mau?
Himeka" i i iyaa , Kazune-Chan belum tentu mau dan setuju"
Miyon"iyatuh, kamu seperti tidak tau kalau mereka setiap hari bertengkar kaya kucing ma anjing?"
Kazusa" apalagi Karin-chan? Pasti sangat tidak setuju"
Rika"Tenang saja, kurasa mereka tidak akan menolak bukan?"
Kazusa"hiii~ seremm kau belum tau kalau Kazune-chan marah seperti gimana?"
Rika"Tidak apa-apa kalian gak usah khawatir biar aku yang nanggung. Kalau Kazune-kun marah bilang saja aku yang rencanakan. Beres bukan?"
Himeka" Namun? Bagaimana dengan Karin-chan?"
Miyon" iya, kalau mereka bertengkar apa kita tidurnya akan nyenyak?"
Rika"Tenang saja , semua serahkan kepadaku. Karin pasti akan baik-baik saja. Jika mereka bertengkar kita akan lerai kan mereka"
Miyon"tapi kalau Karin di apa-apakan gimana?"
Pletokkk!
Miyon"aduh sakit" seru miyon sambil meringis dan memegang kepalanya yang sakit karena Rika ketok kepalanya.
Rika"kamu jangan pikirkan yang macam-macam Miyon, itu tidak akan terjadi karena-"
Kazusa & Himeka"-Karena Kazune-chan cowok baik-baik."
Miyon"iiyyaa Gomen ne" sambil tunduk kepala.
"Tidak apa-apa Miyon" seru ketiga temannya.
Rika"Miyon kau sebagai tugas untuk membuat Karin sibuk agar dia tidak tau apa rencana kita. Sesibuk mungkin ok? Sampai kami selesai.
Sedangkan Kau Kazusa buat sibuk Kazune ya? Soalnya kamu paling ampuh soal Kazune(sepertinya)
Sedangkan aku dan Himeka akan cek cowok-cowok apa sudah pada tidur atau sedang ngapaen ntar rencana selanjutnya aku kabarkan oke?"
Kazusa, Himeka dan Miyon saling pandang satu sama lain sepertinya ada isyarat di dalam mata mereka lalu mengangguk tanda mengerti "Baiklah oke, kami siap tanggung resiko! Dan kami siap jalani misi" Seru mereka.
Rika"Baik! Rencana kita dimulai"
Flash back ON
Rika"Gini sebenernya aku ingin merencanakan kalau Kazune dengan Karin sekamar. Kan kamar kazune luas? Kasian juga kan kalau Karin tidur sendirian? Apa kalian tega teman kita kesepian? Lalu sendirian di lantai 3? Kita kan sudah mempunyai teman 1 kamar masing-masingkan?
(Rika x Miyon, Kazusa x Himeka, Michiru x Jin, Yuuki x Shigen)
Kan sayang banget kamar seluas itu hanya di tinggal 1 orang saja? Jadi karena Karin telah tinggal disini dia 1 kamar saja dengan Kazune, apalagi mereka terlihat seperti pasangan yang serasi."
Flash back OFF
Namun mereka tidak menyadari kehadiran seseorang seraya berjalan menuju mereka.
Karin" apa yang tengah kalian bicarakan sepertinya sangat serius? Tentang aku kah?"
Himeka"Ah bukan itu bukan Karin" hehe sambil garuk kepalanya yang tidak gatal.
Rika melihat kearah Miyon menyuruhnya untuk segera bergegas menjalankan rencana mereka. Miyon yang sepertinya ngerti dengan tatapan Rika langsung mengajak pergi Karin.
Miyon" Karin? Bisa kau ikut dengan ku sebentar?"
Karin" eeehh? Ah iya Miyon, mau kemana?"
Miyon" aku ingin menunjukkan sesuatu" Sambil Menarik Karin untuk pergi dari sana dan kekamar Miyon.
Karin" eh apa tuh? Karin sepertinya sangat kaget. Sambil menaiki tangga.
Mereka lalu terus berjalan pergi dan Miyon menghadap kebelakang sambil mengedipkan sebelah matanya.Ting ;)
bagus pikir mereka. Namun, terdengar derap langkah kaki yang sedang menaiki tangga. Kazusa"Ehhh! Oni-Chan!" sambil menarik tangan Kazune.
Kazune"iiiee? Ada apa Kazusa? Terburu-buru banget ntar aku jatuh!" bentak Kazune.
Rika dan Himeka tampak bingung, ntah apa yang ingin direncana kan oleh Kazusa untuk membuat kakaknya Kazune itu sedikit sibuk.
Kazusa" maaf Kazune-Chan, aku ingin minta tolong"
Kazune" apa?!" jawab Kazune dengan ketusnya.
Kazusa"ikut dengan aku dulu."
Kazune"eh? Mau kemana emangnya?"
Kazusa"ikut dulu, ntar kamu pasti tau"
Kazune hanya mengikuti apa kata adiknya itu, dia juga penasaran apa yang ingin Kazusa minta tolong dan ada masalah. Kazusa pun seperti Miyon mengedipkan sebelah matany kepada kedua temannya.
Lalu Himeka dan Rika segera menaiki tangga ke loteng 2 menuju ke kamar teman-temannya karena saking luasnya rumah Kujyo ini masing-masing 1 loteng bisa 5 kamar dan 2 kamar mandi. Jadi kamar mereka masing-masing dekat 1 sama lain.
Sedangkan loteng pertama ada ruang makan, dapur, ruang tamu, ruang santai, dan aula.
Sedangkan loteng ke 3 memiliki 5kamar 2 kamar mandi juga. (bisa kalian bayangkan? Seluas apa rumah kujyo ini? Ada 3 loteng dan 1taman dihalaman rumahnya.)
Lalu Rika Mengintip Shigen dan Yuuki yang sekamar. Dan sepertinya mereka telah tidur nyenyak sangat nyenyak.
Sedangkan Himeka Mengintip Kamarnya Michiru yang sekamar dengan Jin pacar Kazusa.
Tampaknya Jin tengah memainkan Psnya sedang kan Michiru sedang memakai baju tidurnya.
Wajah Himeka Langsung merah padam bagaikan ada aliran yang sangat panas tengah dirasakan oleh Himeka. Tiba-tiba Rika mengagetkan Himeka dari belakang namun pelan-pelan.
Rika" Himeka bagaimana dengan Michiru dan Jin?"
Namun tidak di jawab oleh Himeka. "Himeka? Himeka?! HIMEKA?!"
Himeka"ah iya? Ssst" sambil kaget bingung panik gak tau mau ngapaen. Bercampur aduk.
Rika" kau di panggil tidak dijawab. Bagaimana dengan Michiru dan Jin?"
Himeka"anu, Jin lagi main PS namun Michiru-" Himeka yang merah merona wajahnya sesekali ia mainkan jemari tangannya.
Rika"Michiru kenapa?"
Himeka tunjuk kekamar dimana itu adalah kamar Michiru dan Jin. Lalu Rika segera melirik kekamar itu namun diliatnya Michiru juga sedang ikut main PS.
Rika" Michiru tidak kenapa-kenapa kok? Malahan mereka sedang asyik main PS barengan." Ucap Rika dengan mengaruk kepalanya yang tidak gatal heran dengan tingkah lakunya Himeka yang tiba-tiba jadi malu. Lalu Himeka sekali lagi melihat kekamar itu sama seperti apa yang Rika liat.
Himeka" ah, lupakan saja. Tadi Michiru sedang ganti baju lalu memakai baju tidur, tubuhnya keren dan tinggi."
Rika" kita sedang mengawasi mereka Himeka bukan mengintip atau menilai tubuh mereka atau apapun" jawab Rika dengan ketus.
Himeka" ah, iya maaf Rika."
Rika" ayoo, segera kita ke kamar Kazune ntar tidak keburu.
Sampailah mereka dikamar Kazune. Diliatnya mereka kamar Kazune luas banget melebihi Kamar mereka berdua. Kamar Kazune seperti 1 banding 2 kamar mereka. Semuanya rapi dan bagus. Sesaat mereka termenung karena melihat kamar Kazune yang begitu mewah. Namun daripada terdiam begitu Rika memulai pembicaraan tanpa basa basi.
Rika"Himeka-chan kita sudah sampai dikamar Kazune, bisa kah kau ambil bantal,sarung bantal,sarung guling,guling,sprey? Kita akan menyiapkan segalanya dengan rapi. Namun sebaiknya sediakan 1 tempat tidur lagi untuk Karin, tidak mungkin membiarkan mereka berdua tidur seranjang bukan?" Ucap Rika Cengegesan.
Himeka"iya saya mengerti Rika" lalu Himeka langsung pergi mengambil apa yang diperintahkan oleh Rika tadi"
Sedangkan Rika sedang merapikan baju-baju dan barang bawaan nya Karin ke lemari pakaian dirapikan dan dimasukkan satu per satu.
Karin dan Miyon POV
Miyon"ayo Karin, sini masuk kekamar ku, ada yang ingin aku tunjukkan untuk kamu dan ingin meminta pendapat kamu ni" seru Miyon dengan Riangnya dengan senyumannya.
Karin"ah,iya Miyon apa itu kalau boleh tau?"
Miyon segera mengambil barang belanjaan nya tadi yang pergi bersama dengan Rika. "ini, baju ini gimana bagus ngak?"
Karin"wah, bagus banget Miyon-chan. Manis banget kalau Miyon memakai nya.
Lalu Miyon ambil beberapa baju lagi dari kantong barang belanjaanya lalu ia memperlihatkannya kepada Karin "bertapa manisnya baju-baju pilihan Miyon" pikir Karin sambil melamun.
Miyon"Karin? Karin? Hello? Karinn?" sambil memegang bahu Karin.
Karin"eh? Ada apa Miyon-Chan maaf aku melamun ya?" sambil terkejut.
Miyon"iyaa,tidak apa-apa, kau sedang memikirkan apa Karin? Sepetinya aku membuat kamu sedih?" sambil duduk di samping Karin.
Karin"Arigatou, aku hanya memikirkan aku tidak pernah membeli baju bagus dan baru seperti itu. Aku hanya dapat dari bekas orang lain. Aku tidak sedih kok melainkan senang karena Miyon telah mau menjadi sahabatku sedari dulu" hehe sambil tersenyum.
Miyon"ne, Karin aku ada hadiah untukmu."
Karin"eh? Hadiah? Apa Miyon? Tidak usah Miyon,terima kasih"
Miyon" gak apa-apa kok Karin. Karin kamu boleh pilih salah satu baju yang kau suka, silahkan pilih ya" sambil mengeluarkan berbagai baju belanjaan nya.
Karin hanya terpaku ke sebuah dress yang berwarna Hitam Karin hanya terdiam sejenak memandangi dress itu.
Miyon" Karin? Kau suka dengan yang warna hitam itu?"
Karin"uhm, ah. Anu ehm hmm." Karin panik dia tidak tau mau menjawab apa dia malu.
Miyon"kalau kau suka ambil saja, sebagai hadiah dari aku ya?"sambil tersenyum.
Karin"tapi Miyon? Itu baju mu? Gak mungkin aku mengambilnya begitu saja."
Miyon"gak apa-apa kok, kita kan masih bisa membelinya di mall, kapan-kapan kita belanja bareng ya?"
Karin" iya makasih ya, Oke" sambil tersipu-sipu.
Lalu mereka menyobain baju-baju baru itu sambil tersenyum dan tertawa senang.
Disisi lain Kazusa yang tengah menarik Kazune ke dapur.
Kazusa dan Kazune POV
Kazusa"sini, oni-chan ayo"
Kazune"iya-iya,sabar donk Kazusa-chan" sambil tersenyum melihat adiknya yang manja itu.
Kazusa" sini deh oni-chan duduk dikursi ini"sambil menarik keluar kursi.
Kazune"iya, aku duduk, emang ada apa si Kazusa?"
Kazusa"gini loh kak aku baru saja belajar membuat Puding Strowberry, aku ingin oni-chan mencicipi masakan aku"
Kazune"he?" jawab Kazune dengan ekspresi bingung sambil menaiki sebelah alis matanya, ia heran dengan adiknya yang tumben-tumbenan jadi baik begitu membuatkan punding strowberry untuknya.
Kazusa"nah, oni-chan duduk dulu ya. Aku buatin dulu"
Kazune"ne" Kazune menjadi curiga pasti ada sesuatu yang sembunyikan oleh Kazusa. Namun Kazune hanya membiarkannya seperti tidak terjadi apa-apa.
Kazusa dengan senang dan tersenyum sambil membuatkan punding untuk kakaknya tersayang Kazusa cegegesan sambil tertawa mengingat kejadian dulu. Soal nya ia pernah membuatkan punding coklat dulu untuk Jin pas malam natal. Ia juga ingat waktu tahun lalu bulan februaly pas valentine ia buatkan coklat untuk Jin setelah beberapa hari itu mereka jadian.
Flash Back To 13- 14 februaly
Teng-teng bel telah berbunyi jam menunjukkan angka 7.30 artinya telah masuk sekolah
Kazusa lari terburu-buru sambil masuk kelas
Drap drap drap, Poonngg! Suara pintu yang dibuka dengan keras oleh kazusa.
"maaf Sensei saya telambat!" sambil membungkukan badannya"
"tidak apa-apa Kazusa-chan, silahkan duduk di tempat kamu hanya telat 3 menit, namun lain kali jangan di ulangkan lagi."
"arigatou Sensei, Baik!"
Pelajaran Ipa yang di ajarkan oleh Sensei Kirio Karasuma ia termasuk guru yang keren namun sadis ia suka menghukum anak laki-laki. Ia mengajarkan tentang ipa di biologi,fisika maupun kimia semua itu pasti pelajaran yang akan di ajarkan oleh dia.
Akhirnya 3jam pelajaran selesai dan tengah istirahat.
Tampak lah Miyon yang tengah bicara dengan Himeka dan Karin. Miyon yang tanpa serius bicara namun Himeka menanggapinya dengan angguk kan kepala sedangkan Karin juga seperti itu tapi kalau di tanya pendapat Cuma Karin yang mengeluarkan pendapat sedangkan Rika dengan cueknya membaca buku .
Kazusa segera menghampiri mereka.
Kazusa"hey, apa yang tengah kalian bahas? Sepertinya sangat serius?" sambil menaikan sebelah alis matanya.
Miyon"gini kami sedang membahas tentang Valentine besok. Dengar-dengar besok Jin-kuga akan mendapatkan banyak hadian coklat, Michiru pun sepertinya begitu apalagi Kazune? Sedangkan Yuuki ma Shigen pasti kan tiap tahun valentine mereka berlima selalu dapat coklat dari kakak kelas maupun adik kelas"
Kazusa" eh? Benertuh? Aduh pasti Jin banyak dikerumuni cewek-cewek deh pikir Kazusa di dalam hati.
Miyon'iya bener, Kamu dengan Himeka mah asyik bisa minta ma Kazune, sedangkan Rika tiap tahun Shigen berikan kepadanya, sedangkan Karin dan aku dikasih oleh Michiru sahabat baiknya Karin. Kalau aku mah amit-amit Yuuki mau kasih ke aku, aku hanya dapat dari Michiru saja" huhu sambil memanyunkan bibirnya.
Karin"Kazusa apa kau mau kasih hadiah coklat ke Jin-kuga?"
Himeka mengangguk sedangkan Rika Melotot ke arah Kazusa"ah Kazusa kau serius suka dengan kuga? Kukira hanya bercanda" seru Rika.
Miyon"aku akan bantu kamu Kazusa"
"kami juga" seru Karin bersama teman-teman.
Sehabis pulang sekolah mereka ke supermarket untuk membeli bahan-bahan untuk membuat coklat.
Sudah sore jam menunjukan pukul 16.00 mau pulang kerumah butuh 30menit.
Sedangkan di persimpangan jalan mereka berpisah dengan Karin karena berlawanan arah mereka berjanji akan bertemu di CafeSweetCake.(CafeSweetCake adalah cafe milik Keluarga Kujyo. Tidak ada yang tau) Sesampainya mereka dirumah
Himeka" kita mandi dulu ya" jangan Lupa jam 6 kita harus sudah sampai takut Karin Menunggu.
Akhirnya jam telah menunjukkan pukul 17.45 pm. Namun Rika dan Miyon tidak bisa ikut mereka mempunyai tugas tambahan.
Lalu Himeka dan Kazusa segera bergegas untuk ke CafeSweetCake. Namun Lambaian tangan seseorang
Karin"hallo, sini" sambil melambaikan tangannya.
Himeka"iya Karin"
Kazusa" sudah tunggu lama ya Karin-chan"
Karin"gak kok baru nyampe, btw Miyon dengan Rika mana?"
Himeka" mereka ada tugas tambahan.
Karin hanya ber'oh'ria. Lalu Kazusa segera menarik Karin dan Himeka masuk ke CafeSweetCake. Tring artinya ada pelangan.
"Selamat Datang Nona Himeka, Nona Karin dan Nona Kazusa" sambil membungkukkan badannya
"Arigatou" seru mereka bertiga.
"silahkan lewat sini Nona" pelayan tersebut mempersilahkan mereka masuk.
Karin"wah, banyak banget bahan-bahannya"
Himeka" iya Karin" hehe
Kazusa" kapan kita mulai? Bisa tinggal kan kami?"
"nee Nona Kazusa"
Akhirnya mereka bertiga mulai langkah pertama mereka ialah menyiapkan bahan-bahan bersama tempat-tempat penampungan bahan-bahannya.
Himeka"disini kita akan membuat coklat kan? Kita membantu Kazusa buat coklat untuk Jin, namun aku dan karin ingin membuat cake coklat lalu makan sendiri" hehehe tertawa sambil Peace.
Karin"iya, aku juga mau begitu, ayo kita mulai"
Kazusa"ke, 1 2 3 lets go!"
Mereka dengan semangatnya membuat coklat, mereka sepertinya tampak lelah beberapa keringat bercucuran dan di hapusnya mereka sampai wajah mereka ada yang ada tepung,coklat dan lain-lain. Suasana hening yang ada hanya bau rasa yang sangat wangi dari dapur itu.
1 jam kemudian
Karin"akhirya selesai juga" keluh Karin
Kazusa"iya, aku takut coklat aku ngak enak ni?
Himeka"tenang saja Kazusa, aku yakin pasti enak kan buatnya pakai cinta"ledek Himeka. Hahaha
Kazusa"issh, kau bisa saja Himeka" hihi tersipu malu-malu.
Karin" wah, Himeka punya mu bagus, Kazusa juga bagus di buat love gitu, jadi pengen cicipin nih" mata nya berbinar-binar.
Himeka"Silahkan Karin" tersenyum
Kazusa" tapi itu khusus Jin?"
Karin"iya gak apa-apa Kazusa. Apa kau tidak mau rasakan coklat kamu?"
Kazusa" kurasa ngak perlu kurasa bahan-bahannya udah pas?"
Karin hanya ber'oh'ria sedangkan Himeka Bingung dengan gula yang dicicipi rasanya asin manis.
(karena sebelum itu gula habis, Karin mencampurkannya dengan Garam Karin kan gak bisa bedain mana garam mana gula)
Keesokkan harinya waktu istirahat
Aduh gimana ni aku gugup banget mau kasih coklat ini gumam Kazusa
Himeka"tenang saja Kazusa jangan panik pasti bisa"
Karin"Jin datang"
Kyahhhh jin terima coklat dariku, jadilah pacarku, ambilah. Berbagai kata-kata yang keluar dari mulut-mulut cewek yang ngasih coklat ke jin
Karin"ayo cepat Kazusa"
Jin"bisa kalian tinggalkan gw?!" bentak Jin.
Himeka"cepat Kazusa mereka telah pergi"
Karin"ayo Ganbatte!"
Kazusa"ba babaikk"
Kazusa jalan menghampiri Jin.
Kazusa"Jin-kun?"
Jin"iya?"
Kazusa melirik ke arah Karin dan Himeka yang tengah menyemangatinya untuk terus berusaha"ayo, Kazusa kau pasti bisa, ayo ganbatte"
Kazusa mengangguk "ini coklat untuk kamu Jin"
Jin" arigatou, boleh aku memakannya?" wajah Jin tampak merah merona
Kazusa"boleh, Silahkan" tersipu malu-malu.
Setelah Jin memakannya Happ dan ?
Apa yang telah terjadi? Penasaran? Ayo baca terus ya kelanjutannya!
Jangan lupa di review ya?
Maaf kalau ceritanya ada yang bolak balik atau kembali ke masa lalu ._.
Arigatou for reading ..
To Be Continued ...
