Sebelumnya balas review dulu ya ^_^

KK LOVERS : baca saja kelanjutannya

Ika : hahaha iya sudah, mungkin :D

Kirei-chan : thank you :D

Lucia Melody : makasih ya. Oke deh ;) siipp :D

Setelah Jin memakannya "haapp" dan langsung Menaikkan sebelah alis matanya dan ia hampir ambruk ke lantai (Duengg).

Kazusa"eehh? Jin kau kenapa? Apa kau tidak apa-apa?" tanya Kazusa dengan cemasnya.

Jin"ne, tidak apa-apa kok, namun...?" sambil mengantungkan kalimatnya dan memperpanjangkan nya.

Kazusa"namun apa?"

Jin"ini coklat kau beli dimana? Buat sendiri? apa coklat rasa baru?" sambil cekikikan.

Kazusa" hah? Apa maksud kamu jin?" Kazusa tampak bingung dan wajahnya semakin merah merona ia juga panik.

Jin"rasa nya aneh coklat nya manis iya asin ada, ini coba sendiri deh? Tapi rasanya tetap enak kok" sambil menyodorkan coklat ke Kazusa dan tersipu malu-malu.

Kazusa"eh? Masa?" sambil mengambil coklat dari Jin dan memakannya. Dan Kazusa langsung jatuh "kyahhh aku jatuh" pikir Kazusa sambil memeremkan matanya, namun ia di gendong oleh Jin "loh kok tidak sakit?" sambil membukakan matanya.

Jin" kau tidak apa-apa Kazusa-chan?"

Kazusa"Kyahhhhh! Aku tidak apa-apa kok sambil mendorong Jin.

Malunya sampai-sampai Kazusa lari pulang kerumah dia sudah tidak ada muka lagi untuk ketemu Jin.

Karin dan Himeka tampak bingung melihat perilaku temannya itu Kazusa.

Lalu mereka menghampiri Jin.

Karin"Kau apakan Kazusa Jin-kun? Dia tampak marah ntah sedih kau pasti ngomong yang ngak-ngak kan sampai membuatnya pulang dan seperti menyinggung Kazusa? Hyatttt" sambil memukul Jin

Himeka tampak kaget dan berusaha meleraikan Karin "sudah Karin, kita belum dengar penjelasan dari Jin-kun jangan main pukul." Seru Himeka.

Jin"aduh! Sabar dulu kalian belum mendengar penjelasan ku!" seru Jin

Himeka"iya itu Karin dengar dulu"

Akhirnya Karin dan himeka duduk dan mendengarkan penjelasan dari Jin

"Ini kalian cicipi dulu coklat Kazusa. Enak namun aneh" seru Jin

Akhirnya Karin dan Himeka memakan coklat itu namun aneh rasanya.

Jin"gimana?"

"asin manis" seru Karin dan Himeka bersamaan.

Jin"tuhkan tapi aku bilang padanya aku suka, namun waktu aku suruh cicipin dia malah mau jatuh kubantu malah kabur tadi, padahal sebenarnya aku ingin biliang sesuatu dan memberikan sesuatu juga kepada dirinya" seru Jin sepertinya sedih.

Karin dan Himeka pandang 1 sama lain melirik sana dan sini.

Karin"apa yang kau maksud?" tanya Karin sangat bingung

Himeka"Karin masa kau tidak tau maksud Jin? Tenang saja Jin kami bakal membantu kamu"

Jin" arigatou"

Karin tampaknya masih bingung apa maksud Himeka itu.

Jin"Himeka? Aku ingin menitipkan Kalung dan Coklat ini ke kazusa ya? please" sambil memasang puppy eyesnya

Himeka"nee Jin, Karin Kau jangan bingung begitu, maksud Jin dia suka sama Kazusa dan ia ingin memberikan hadiah ke Kazu-" sedangkan Karin hanya mengangguk sepertinya tau maksud Himeka

Jin "ssttt! Kazune datang!"

Himeka segera menyimpan barang yang Jin Kasih ke Kazusa ke tas nya.

Kazune" tumben-tumbenan kalian berkumpul?"

Karin"bukan urusan lo pun! buat apa ikut campur!" grr sambil memalingkan wajahnya dari Kazune.

Kazune"kan gw Cuma nanya doang! Gue juga tidak tanya elo!" bentak Kazune balik.

Himeka"sudah-sudah kalian jangan bertengkar" lerai Himeka

"dia tuh yang mulai duluan" Kazune dan Karin saling tunjuk satu sama lain

Karin" kamu kamu kamu"

Kazune" lo tuh duluan! Dasar cewek Jutek,Kasar,Pemarah dan pengen menang sendiri!"

Karin"daripada elo Cuek, sok keren,sok hebat,sok pintar, gak bisa ngalah ma cewek!" grr

Rika"Sudah bisa Kalian diam?kami capek tiap hari kalian berantem terus"

Miyon"iya nii kapan kalian bisa akur?"

Jin"eh kau Kazune dapat berapa coklat?" sindir Jin dengan mata sinisnya.

Kazune" bukan urusan lo" kazune segera bergegas pulang Karena hari ini ada rapat guru jadi pulang awal.

Sedangkan Himeka, Miyon ,Rika ,dan Karin juga ikutan pulang namun di persimpangan jalan Karin pisah dengan mereka.

Namun Jin ke wc bentar.

Michiru, Yuuki, Dan Shigen masuk kelas untuk mengambil tas. Mereka melihat Coklat yang ada di meja Jin.

Pikir mereka "pasti enak" seru mereka

Michiru"wah ada coklat ni di meja Jin?"

Yuuki"ambil yuk?"

Shigen"iya, lagian kan Jin banyak fans pasti banyak coklat gak apa-apa donk Cuma 1 kita ambil?"

Seru mereka cekikikan lalu sambil makan coklat Hap!

Dueng~ mereka langsung ambruk ke lantai.

Yuuki"coklat apa ni rasa nya aneh? Asin manis?" sambil menaikkan sebelah alis matanya.

Shigen"gak tau, dasyat amat"

Michiru"mungkin Jin sengaja mengerjain kita ni?"

Jin akhirnya kembali ke kelas untuk mengambil coklat pemberian Kazusa dan Tasnya.

Jin"itu coklat Kazusa, kalian memakannya?"

"iya, dasyat rasanya" seru mereka

Jin hanya bisa tertawa melihat teman-temannya heran dengan Coklat Buatan Kazusa. Dan mereka akhirnya pulang bareng dan Jin sambil menceritakan kejadian tadi namun Jin berpisah dengan mereka karena Jin tinggal di apartment rahasianya.

Kazusa POV

Sambil berlari menghapus air matanya hiks.

Deg deg deg degupan jantung yang dirasakan Kazusa bertapa memalukannya di hari valentine ia memberikan coklat ke orang yang ia cintai namun rasa coklat itu tidak pernah terbayangkannya ia berpikir mengapa aku tidak mencicipi coklat itu dulu sebelum kasih ke Jin.

Ia terus berlari sampai kerumahnya orang-orang di sekitarnya tanpa peduli namun ada yang melihatnya dengan tatapan aneh, sesampainnya ia dirumah Kazusa langsung masuk kamarnya dan menutup pintunya dengan suara yang sangat keras PAMG! Ia mengunci kamar pintunya dan langsung duduk di tempat tidurnya sambil memeluk boneka kelinci kesayangannya yang pernah Jin kasih ke dia sewaktu kecil dulu, Ia sangat menyayangi boneka kelinci itu.

bagaimana ini, apa yang telah salah dengan coklat buatan ku hiks sekarang aku sangat malu untuk bertemu dengannya gara-gara coklat aku yang aneh hiks apa yang harus ku lakukan? Meminta maaf atas kejadian tadi? Apa lupakan semua dan tidak terjadi apa-apa? Aku malu sekali!

Seru Kazusa dalam hati tampak sangat sedih dan sangat malu.

Flash Back To Normal POV

Kazune membukakan pintu rumahnya lalu masuk kekamar untuk menaruh tas lalu bergegas mandi sewaktu selesai mandi ia melewati kamar Kazusa adik kembarnya. Terdengar ia menangis terisak-isak.

Tok Tok Tok!

"Kazusa? Apa kau tidak apa-apa?" tanya Kazune khawatir.

"tidak! Jangan ganggu aku! Kumohon pergilah Oni-chan!" bentak Kazusa ke Kazune.

"tidak Kazusa, aku ingin memastikan bahwa kau baik-baik saja, jawab lah kumohon jangan membuat ku khawatir Kazusa" seru Kazune memastikan.

"aku tidak apa-apa Kak, hiks. Tinggalkanlah aku, aku lagi ingin menyendiri.

"baiklah, kumohon jangan lakukan yang aneh-aneh Kazusa" ucap Kazune sambil meninggalkan kamar Kazusa.

Miyon dan Rika segera memasuki kamar mereka. Lalu Himeka pergi kekamarnya yang sekamar dengan Kazusa.

Tok Tok Tok

"Kazusa? Bolehkah aku masuk?"

"ia silahkan"

Clik ... "Kazusa?" seru Himeka dengan lembutnya.

Kazusa segera melirik Himeka dengan wajah yang basah ia lalu segera memeluk Himeka.

"hiks, Himeka aku harus bagaimana? Aku malu sekali, aku.. aku.. tidak tau harus berbuat apa hiks."

"tenang saja Kazusa semua pasti akan baik-baik saja"sambil menepuk bahunya Kazusa

Isakkan nangisnya Kazusa sudah tidak terdengar ia tampaknya sudah tidak sedih dan merasa tenag setelah Himeka berkata begitu.

"Benerkah Himeka?"

"ia, sebenernya tadi kata Jin coklat yang kamu berikan ia sangat suka walaupun rasanya aneh. Sebenernya ia ingin memberikan Kalung dan Coklat ini tapi kamu malah kabur" sambil kasih ke Kazusa.

"wah cantiknya! Dan dan? Ini kan coklat kesukaan ku? Mahal banget!" sontak Kazusa senang dan kaget.

Himeka sepertinya melihat sesuatu berwarna putih dan ternyata surat dari Jin untuk Kazusa.

"Kazusa sepertinya ada surat dari Jin untuk mu"

"benerkah mana?"

Kazusa segera mengambil surat itu dan membukanya disana tertulis :

Kazusa, temui aku entar malam jam 19.00 ditaman kota. Jangan lupa ya.

From : Jin-Kuga

"wah,apa ini yang namanya kencan ya?" seru Himeka sambil megeledek Kazusa.

"ah, tidak kok ia hanya menyuruh ku temui dia saja" sambil tersipu-sipu seperti kepiting rebus.

MiyonxRika and MichiruxYuukixShigen POV

"ah, capek banget hari ini! Untung pulang awal karena rapat guru" seru Rika sambil baring ditempat tidurnya yang empuk.

"iya Rika-chan, aku mandi dulu ya?" sambil mengambil handuk dan baju-bajunya.

"iya Miyon, kamu mandi duluan saja ntar aku nyusul" seru Rika.

Lalu Miyon segera pergi ke kamar mandi untuk mandi.

Tok Tok Tok

"Rika, tolong bukain pintunya" seru Miyon dari kamar mandi.

"baiklah" seru Rika yang segera pergi keluar kamar menuju lantai 1.

"TADAIMASE" seru Michiru, Yuuki dan Shigen

"ya" seru Rika dengan cueknya

"Rika-chan iniloh ada coklat untuk mu" seru Michi.

Namun Shigen juga gak mau kalah.

"Rika-chan yang imut ini ada coklat untuk mu" seru shigen.

Rika menerima pemberian keduanya "arigatou" seru Rika.

Akhirnya Miyon telah selesai mandi dan memanggil Rika untuk segera mandi sambil datang ke lantai 1.

"Rika ayo cepat mandi." Sambil mengeringkan rambutnya pakai handuk

"baik" seru Rika pergi.

"kalian juga mandi sudah siang tau!" cetus Miyon.

Michiru"iya, ini aku mau ke kamar tapi ini coklat dari aku untuk mu, aku juga mau kasih ke Karin, Kazusa dan Himeka terspecial" sambil naik tangga.

Shigen"iya, aku juga mau mandi tapi aku haus jadi ke dapur dulu ya?" seru Shigen sebari ke dapur.

Miyon"kalau kau Yuuki?"

Yuuki"eh, gimana ya? Gini, itu aduhh!" sambil mengaruk kepalanya.

Miyon"apa Yuuki? Aku tidak mengerti?" seru Miyon sambil menaikki sebelah aris matanya.

Yuuki"ini! Aku suka kamu!" sambil memberikan boneka yang memegang coklat dan memejamkan mata.

Miyon hanya ber'oh'ria dengan ekspresi datar dan polos sambil menerima Bonekanya.

"aku juga suka kamu, dari dulu aku selalu melihat kamu bermain piano" sambil tersenyum.

"bebenerkah?" tanya Yuuki memastikan

"iya, namun kita diam-diam saja ya pacarannya? Gimana setuju?"

"iya, setuju. Suatu hari kita pasti bisa duet kamu biolanya aku pianonya" hehe sambil tertawa walaupun wajah keduanya merah merona.

End POV

Kazune POV

Sambil membaringkan tubuhnya ke tempat tidurnya.

Lagi-lagi aku bertengkar dengannya hari ini, aku capek! aku ingin akur dengannya walaupun hanya sekali saja 1 detik pun tidak apa-apa gumam Kuzune dalam hatinya. Tiba-tiba pun ia tidur dengan lelapnya.

Karin POV

Sambil masuk kamarnya dan duduk di meja belajarnya. Kenapa si setiap hari aku harus bertengkar dengn cowok jutek itu. Capek banget harus beradu mulut dengannya setiap hari memangnya dia tidak bosan dan capek apa? aku sendiri saja capek.

Karin pun sepertinya juga ketiduran dengan nyenyaknya.

KazuRin POV

"Ah, sepertinya aku ketiduran? " kata Kazune sambil menguap "Hoamm. mimpi yang indah sekarang sudah jam 16.08" gumam Kazune. Kazune segera mandi dan pergi ke perpustakaan di taman kota untuk refreshing sedikit di malam minggu yang dingin ini.

Sedangkan Karin masih saja tetap tidur.

"Karin! Ayo cepat bangun sudah siang! Cucian tetangga masih numpuk! Harus segera antar hari ini! Cepat bangun untuk nyuci baju dengan piring-piring kotor cepat! Teriakkan yang sangat keras dari bibi nya Karin yang galak akhirnya membuat Karin bangun dan mengerjakan tugas-tugasnya yang sehari-hari begitu.

KazuRin POV END

Normal POV

"bangun, ayo bangun Kazusa! Sudah sore." Seru gadis yang sangat manis itu sambil menariknya.

"ah umhh mmhh ntar masih ngantuk" sambil menepis tangan tadi yang meraihnya.

"ah dasar malas apa kau lupa kau ada janji jam 19.00 sekarang sudah jam 17.30 sebaiknya kau siap-siap Kazusa. Gara-gara tadi kau senang banget meluk-meluk boneka dan sambil nonton acara nya Jin-Kuga sampai ketiduran" sambil menutup tirai jendela. slert

"iya aku tau ntar saja, masih ngantuk ini pengen mimpi indah lagi"

"yasudah kalau telat aku gak tau ya?" seru Himeka yang meninggalkan Kazusa di kamar.

"iya" dengan singkat dan padatnya

Beberapa saat kemudian

"Hoooaaamm" sambil menguap dan melihat jam weker yang ada di sebelahnya

"masih jam 18.00 juga pun, hooaamm" lalu tidur kembali.

"HA? APA JAM 18.00?! YANG BENER?! Aduh tinggal 1 jam lagi donk? Aku pasti telat nii!" seru Kazusa dengan paniknya yang segera mengambil handuk dan mengambil salah satu baju-bajunya yang tadi ntah mana yang ingin dipilihnya untuk di pakai bertemu dengan Jin ditaman kota. Ia berlari ke kamar mandi dengan terburu-burunya sambil teriak "Himeka, mengapa kau tidak membangunkan ku?" sambil menutup pintu kamar mandi Blammm!

"bukankah sudah kubangunkan? Kau sendiri yang tidak mau bangun" seru Himeka dari ruang tamu yang nonton bareng Miyon, Rika, Michiru, Yuuki dan Shigen.

"benerkah? Waktu ku sisa 1 jam bantu aku rias ya ntar!" seru Kazusa.

"iya" jawab Himeka lalu tidak ada suara nyautan Kazusa lagi.

Lalu Kazusa segera turun tangga dengan memakai headshet di telinganya memasang earphone dan memasukkan beberapa buku ke dalam tasnya sambil memasukkan tangan ke saku celananya.

Rika"kau mau keluar Kazune?"

"iya"dengan cueknya.

Michiru"kemana?" dengan penasarannya.

Yuuki & Miyon " iya kemana?" dengan serentaknya

Kembali suasana hening melirik sana sini.

Yuuki"kebetulan doank kok"

Miyon"iya, uhuk uhuk"

Himeka" jangan pulang malam Kazune" sambil merapikan jacket Kazune.

"bukan urusan Kalian" dengan ketusnya Kazune menjawab.

Shigen"kau mau ke taman kota?"

"kok tau?"

"tentu saja, tadi tidak sengaja kulewat kamar mu mendengar kau bilang mau ke taman kota"seru Shigen dengan bangganya.

Kazune hanya ber'oh'ria sambil meninggalkan Rumah Mewah itu. Sesaat suasana kembali hening yang ada suara tv.

Rika"oh iya? Btw, Kazusa terburu-buru amat?" sambil menaiki sebelah alis matanya.

Himeka"ia, ada janji dengan Jin"

Michiru"wah,wah wah bakalan ada pasangan baru ni"

Shigen"maksud lo?"

Michiru" itu-"

Miyon & Yuuki " tidak ada kok" Yuuki yang membungkam mulutnya Michiru, Miyon yang sambil mengerak kan tangannya ke kiri kanan (seperti melambai ._.).

Mereka terheran-heran melihat tingkah laku Miyon dan Yuuki

Himeka"sudah, aku mau ke atas dulu."

Oke seru mereka serentak.

Flash Back Too YuukixMiyon POV

Yuuki"ini! Aku suka kamu!" sambil memberikan boneka yang memegang coklat dan memejamkan mata. Kata Yuuki yang tidak sadar kalau Michiru telah ada di tangga sana.

Miyon hanya ber'oh'ria dengan ekspresi datar dan polos sambil menerima Bonekanya.

"aku juga suka kamu, dari dulu aku selalu melihat kamu bermain piano" sambil tersenyum.

Michiru yang mungkin juga senang melihat temannya yang akhirnya mengetahui perasaan masing-masing.

"bebenerkah?" tanya Yuuki memastikan.

"iya, namun kita diam-diam saja ya pacarannya? Gimana setuju?"

"iya, setuju. Suatu hari kita pasti bisa duet kamu biolanya aku pianonya" hehe sambil tertawa walaupun wajah keduanya merah merona.

Tiba-tiba "sepertinya kalian tidak melihat aku ya?" suara yang tiba-tiba mengejutkan mereka.

MiyonxYuuki"apa?!"

Michiru"ahaha, akhirnya kalian paca-"

Yuuki langsung membungkam mulut Michiru dan bilang "sstttt ntar kedengaran." Sambil melirik sana sini.

Miyon"kumohon Michiru jangan bilang siapa-siapa ya? PLEASE" dengan puppy eyesnya.

Dan Yuuki akhirnya melepaskan tangannya dari Michiru.

"iya, tidak akan tapi tidak janji ya? Ahaha"

Miyon"iya,awas saja"

Yuuki"ada apa kau kembali?"

Michiru"aku sedang mencari hp ku taunya jatuh disini" seru Michiru sambil mengambil hpnya yang ada di samping kaki Yuuki.

Yuuki dan Miyon hanya ber'oh'ria.

Flash Back Off

Akhirnya Kazusa telah selesai mandi waktu sisa 45 menit. Ia lalu keluar kamar mandi segera menuju kamar. Ia telah melihat Himeka duduk manis menunggunya.

"Himeka, bagaimana menurut mu gaun ini?"

"Kazusa masa kau pakai yang gini? Lebih feminim donk?"

"tapi? Aku gak tau yang mana lagi aku sembarangan ambil, ayolah Himeka bantu aku sudah tidak ada waktu!" seru Kazusa terburu-buru.

"bagaimana kalau yang warna Kuning ini? Lebih feminim?''

"oke, aku ganti" 3menit kemudian.

"bagaimana?"

"bagus"

"ayo sekarang dandanin aku"

"oke-oke"

25 menit kemudian.

"sudah, bagaimana?"

"wah makasih banget Himeka" sambil melihat jam di tangannya yang berbentuk kelinci. "wah gawat 17 menit lagi?" lalu Kazusa segera berlari keluar kamar lalu turun tangga dengan terburu-buru nya segera ia mengambil sepatu kesayangan nya. Lalu segera berlari keluar.

Himeka hanya bisa mengelengkan kepala melihat tingkah laku saudara sepupunya itu. Begitu pun dengan teman-teman yang ada diruang tamu.

Kazusa terus berlari dan berlari tanpa mempedulikan orang-orang yang di sekitarnya di liatnya jam sudah hampir mau jam 19.00. tanpa diketahui Kazusa ia telah melewati Kakaknya Kazune. Kazune yang seraya membaca buku tiba-tiba kaget karena ia sangat mengenal sosok itu ternyata Kazusa.

Kazune memanggil Kazusa dari kejauhan namun tidak dijawab Kazusa.

Kazune yang mengikuti Kazusa pelan-pelan tanpa diketahui ia penasaran apa yang membuat adiknya tergesa-gesa begitu karena ia belum pernah melihat adiknya tergesa-gesa begitu.

Akhirnya Kazusa sampai tepat waktu namun Jin telah berada disitu sedangkan Kazune bersembunyi dibelakang pohon ia duduk di situ sambil pura-pura baca buku sekalian mendengar pembicaraan mereka. Pohon itu hanya berjarak 3langkah kaki dari tempat dimana Kazusa dan Jin duduk.

Kazune siap-siap memasang telinganya, ada apa dengan Jin Kuga dan Kazusa Kujyo?

Penasaran ?

Baca terus ya kelanjutannya.

Jangan lupa direview Minna.

To Be Continued...