Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah dalam fic ini karena author masih baru dalam hal menuliskan fic. Jadi mohon saran dan kritik dari senpai sekalian.
Disclaimers : NARUTO bukan milik saya
Story : baru MILIK SAYA
Genre: Adventure
Pair : naruto x sara
Rated : T
WARNING : OOC, AU, Typo masih bertebaran, dll
Chapter 3
Keesokan harinya
Kini naruto berada di atas atap KSS. Naruto sedang menyandarkan punggungnya di pagar sambil menutup matanya menikmati semilar angin yang berhembus.
BRUKK!
Kalau saja dia tidak memiliki reflek yang bagus, mungkin dia sudah hancur kena pukalan yang dapat menghancurkan pagar besi tersebut. "apa maksudnya itu ero-sennin" tanya naruto kepada seorang pria ( atau kakek entalah mana yang benar ) beramput putih yang berada didepannya, pria tersebut adalah Jiraya salah satu dari tiga legenda senin . "ternyata reflekmu masih bagus, gaki" ujar jiraiya dengan senyum kepada naruto. "lama tidak bertemu, setelah aku membawa ke tetua katak dan kau berlatih disana" lanjut jiraiya. "benar juga ya" ujar naruto sambil mengingat masa pelatihan yang diberikan oleh tetua katak, dari pagi sampai malam hanya berlatih bermeditasi untuk berlatih sage mode dan hanya memakan serangga, 'hah benar benar pengalaman yang tak terlupakan' batin naruto.
"jadi apa mau datang kemari" tanya naruto penuh selidik karena biasanya jiraiya datang hanya kalau ada keperluan penting saja. "oh itu sebenarnya aku akan memberitahumu bahwa beberap minggu lagi 'mereka' akan kembali" kata jiraiya memberitahu maksud kedatangannya, "cih setelah sekian lama buat apa lagi mereka kembali, aku tidak sudi menerima 'mereka'" ujar naruto penuh kekesalan. "Kau taukan bahwa setiap malam menma bersedih mengingat mereka, biar bagaimanapun mereka adalah orang tua kalian berdua" kata jiraiya coba menenangakan naruto , "ORANG TUA HAH" naruto mulai berteriak " orang tua mana yang menelantarkan anaknya demi sebuah ramalan bodoh? Mungkin menma bisa menerima mereka kembali tetapi aku tidak akan bisa menerima mereka? Kau tau kalau saja aku tidak bertemu dengan kurama-sensei munkin kami berdua telah mati kelaparan? Jika kau bertanya siapa orang tuaku maka dia adalah kurama-sensesi, meskipun sekarang aku tidak mengetahu keberadannya tetapi aku tau bahwa dia akan kembali" lanjut naruto.
"Hahh, memang aku tidak bisa memksamu lagi tapi biar aku memberitahumu sesuatau setelah mereka kembali aku akn memasukan dia sekolah ini dan aku mohon kau melindungnya seperti kau melindung menma, biar bagaimanapun dia juga merupakan adikmu dan satu hal lagi akatsuki mulai mengincar kalian tim biiju" ujar jiraiya dan pergi via sunsin.
"sekarang kalian berdua keluarlah" kata naruto. Kemudian keluarlah dua remaja, yang satu berambut raven bermata onix dan yang satu lagi berkulit pucat. "jadi mereka sudah bergerak ya, akhirnya kau bisa membunuh dia" ujar remaja yang berambut raven. "jangan terlalu berharap, teme. Bagaimanapun di adalah jenius dari uchiha yang menjadi anbu pada usia yang sangat mudah" kata naruto memperingatkan temannya itu. "dan kau, sai. Tetaplah berada di dalam anbu ne dan awasi gerak-gerik mereka terutama danzo, aku curiga di memiliki hubungan dengan si ular tua bangka itu" ucap naruto kepada pemudah yang berkulit pucat,sai, dan hanya dibalas senyum (palsu) olehnya. "dan juga sasuke kirimkan berita kepada selurh tim bijju untuk waspada. satu hal lagi untuk pertemuan selanjutnya aku akan membawa anggota baru kita" kata naruto dan dibalas oleh anggukan oleh pria berambut onix, Uchiha sasuke. " untuk pertemuan divisi sembilan selanjutnya akan di informasikan lebih lanjut ,BUBAR" dengan itu maka sasuke dan sai pergi dengan cara yang sama dengan yang digunakan jiraiya tadi yaitu via sunsin. " hah harusnya aku kembali kekelas mungkin pelajaran sudah dimulai? Ah itu tidak mungkin bagaimana mungkin ada guru yang mengajari kelas buangan tersebut" kata naruto kemudian berjalan santai menuruni tangga.
Saat naruto berjalan didalam koridor tidak sengaja ia melihat seorang siswi berambut merah ditaman sedang di kerumuni oleh beberap siswa, para siswa tersebut melihat sang siswi dengan tatapan mesum. 'sepertinya aku harus menolong dia' batin naruto , tetapi sebelum naruto bergerak siswi tersebut telah menghajar para siswa tersebut hingga tumbang, "itulah akibat jika macam-macam dengan ku" ujar gadis tersebut. Naruto yang melihat itu hanya mampu menelan ludahnya dan hanya satu kata yang terlintas di pikirannya 'kawai... bukan menyeramkan' batin naruto. Beberapa saat kemudian siswi tersebut berlari meningalkan taman tersebut, dan naruto kembali melanjutkan perjalanannya ke kelasnya.
Setelah tiba di kelas naruto melihat chouji yang sedang memakan keripiknya, shikamaru yang sedang tiduran dan salah seorang lagi yang gaya rambutnya menurut naruto sangat aneh, yaitu berbentuk mangkuk. Orang yang tadi kemudian berjalan mendekati naruto mendekati , "YOSH kenalkan namaku rock lee panggil saja lee" kata lee memperkenalkan diri dengan penuh semangat, " oh namaku uzumaki naruto" ucap naruto kemudian menjabat tangan lee.
SREEKK
Saat pintu dibuka munculah kopian naruto dengan versi rambut hitam, "nii-san kalian dipangil untuk berlatih bersam kami di lapangan latihan nomor 6" kata menma yang baru saja tiba, mendengar itu naruto kemudian berjalan kearah shikamaru untuk mebangun dia "SHIKA BANGUNLAH KITA AKAN PERGI" teriak naruto untuk membangunkan sang rusa pemalas. "huawh, merepotkan" ujar shika yang baru kembali dari istananya (baca:mimpi). Kemudian mereka berempat berjalan di belakang menma.
Beberapa saat kemudian
Saat mereka tiba mata naruto tertuju kepada dua orang temannya yaitu sasuke dan sai yang sedang dikerumuni para gadis tidak serang beberapa ada lagi kumpulan gadis yang mendekati menma, tetapi bukan itu saja matanya juga tertuju kepada perempuan berambut merah yang tadi dilihatnya di taman, perempuan tersebut sedang berbicara kepada seorang siswi berambut indigo. Dan kini semua mata tertuju para siswa kelas E yang baru saja yang ada di situ memandang meremehkan kepada para siswa kelas E.
"oke semua sudah disini, hari ini kita akan mengadakan latihan tempur satu lawan satu, dan hasilnya akan menentukan dimana tim kalian nanti" ucap seorang pria berambut coklat yang di ikat seperti nanas dan memiliki luka goresan di hidungnya A.K.A Iruka, "sensei lalu apa tujun merke disini bukan mereka hanya sampah" ucap seorang siswa berambut coklat jabrik dengan tato segitiga di pipinya, dia adalah inazuka kiba anak dari tsume inazuka yang merupakn salah satu anggota dewan di kota konoha. "mereka disini hanyalah untuk membantu, kalian semua akan melawan mereka satu persatu" jelas iruka. "cih aku akan membantai mereka" kata kiba mengejek, dan naruto yang mendengar itu hanya tersenyum yang membuat sasuke dan sai menelan ludah ketakutan.
"oke sekarang aku kan menjelaskan peraturannya, peraturannya hanya satu yaitu hanya boleh mengunakan taijutsu dan saat kalian terjatuh atau menyerah maka kalian akan kalah. Oke kita akan mulai pertarungannya, pertarungan pertam inazuka kiba melawan uzumaki naruto" ucap iruka. Kiba dan naruto pun maju kedepan dengan backsound teriakan para sisawa agar kiba dapat mengalahkan naruto, "kalahkan dia kiba" "hancurkan dia" yah, kira-kira seperti itulah teriakan yang di berikan oleh para siwa kelas A. Kini kiba dan naruto telah berada di tengah lapangan, "lihatlah uzumaki aku akan menghancurkanmu, biara kau kakak dari menma tapi aku tau kau lebih lemah dari dia dan asal kau tau kekutan ku setara dengan adikmu itu" ucap kiba dan memperingatkan naruto, naruto yang mendengar kembali tersenyum ala sai.
"MULAI" teriak iruka.
Kiba maju dan menyerang naruto dengan tinju bermaksud untuk menhatam wajah naruto tetapi naruto terlebih dahulu meloncat ke samping untuk menghindari pukulan kiba. Kiba yang melihat itu kembali menandang naruto tapi lagi-lagi naruto menghindar. Kiba menggeram kesal dan mlai menyerang naruto secara membabi buta tetapi tetap saja masih bisa dehalangi oleh naruto. Naruto yang mela bosan dengan pertarungan tersebut kemudian mencari cela untuk mengalahkan kiba, akhirnya naruto melihat celah saat kiba hendak menyerang naruto dengan pukulan yang cepat kearah wajahnya, dan naruto menghindar ke samping dan mengganjal kaki kiba, kiba yang kehilangan keseimbangannya akhirnya terjatuh dengan posisi yang tidak elit yatu dengan muka terlebih dahulu menghantam tanah. Semua siswa yang melihat itu terdiam otak mereka belum mampu merespon hal yang terjadi, seorang inazuka kiba dikalahkan.
Begitu pun dengan iruka yang melihat terdiam namun telebih dahulu kembali dari alam pikirannya, "baiklah inazuka kiba kalah" ucap iruka menyadarkan semua yang ada disitu. "EEHH~" heran semua yang ada disitu, "tidak mungkin dia kalah" "bagamana bisa" "dia pasti curang" teriak sebagian siswa kelas A. Naruto kemudian berjalan dan duduk disamping lapangan.
"baiklah berikutnya uchiha sasuke melawan rock lee" ucap iruka. Sasuke kemudian maju kedepan dengan backsound teriakan para gadis yang menjadi fans sasuke "kyaa sasuke-kun" "aku mencintaimu sasuke-kun" "menikalah dengan ku sasuke-kun" begitulah teriak para SFC ( sriwijaya football culub? bukanlah itu adalah singkatan dari sasuke fans club). Kemudian di ikuti rock lee dengan penuh semangat.
"MULAI" teriak iruka
Lee mulai menyerang sasku dengan kecepatan tinggi sehingga membuat sasuke kaget, sebulum sempat merespon sasuke sudah terhempas keudara kare mendat pukalan uppercut cepat didagunya. sasuke melakukan salto sehingga dapat mendarat dengan baik, tetapi lagi-lagi sasuke dibuat terkejut karena rock lee sudah berada di hadapannya, sasuke mengankat tangannya membentuk silang didepan dadahnya untuk menangkis tendangan rock lee. Sasuke termundur beberapa meter saat mengankat mukanya dia melihat lee sudah menghilang, saat menengok keatas dia mendapati lee yang tengah bersiap menghajarnya dengan reflek yang bagus dia dapat menghindar serangan yang dapat meretakan tanah tersebut. Hanya yang melihat itu hanya terkagum, 'kau akan kalah sasuke' batin naruto yang melihat pertarungan itu.
"ku akui kau memang hebat sehingga membuat aku harus melakukan ini" ucap sasuke kemudian menutup matanya, dan kemudian pada saat memebukanya kembali matanya telah berubah menjadi merah dengan 3 tomoe. Semua yang ada di situ berdecak kagum saat melihat hal tersebut. "mulai sekarang kau bukan apa-apa di hadapanku" ucap sasuke, namun lee tidak gentar sama sekali melihat hal itu. Lee kembali menyerang dengan dengan pukulan tetapi serangannya dapat dibaca oleh sesuke begitupulah dengan tendangan yang dilakukan oleh ee berhasil dibaca oleh sasuke begitu pulah dengan serangan yang selanjutnya. Dan akhirnya sasuke menghantam lee tepat diwajahnya sehingga membuat lee terpental ke belakang, namun lee melakukan salto untuk mendarat dengan sempurna.
Iruka yang melihat itu kemudian mengangkat tangannya, "pemenangnya rock lee" ucap iruka, "tapi kenapa sensei, bukan kah sasuke belum terjatuh" tanya seorang siwa disana, "memang sasuke belum jatuh tapi dia menggunakan doujutsu, peraturannya tadi adalah hanya boleh menggunakan taijutsu" jelas iruka semua siswa yang ada hanya terdiam.
"Baikalah pertarungan selanjutnya nara shikamaru melawan aburame shino" ujar iruka tapi sebelum shikamaru maupun shino maju kedepan naruto terlebuh dahulu maju kedepan, "sensei kami kelas E menyerah" ucap naruto , "tapi kenapa" tanya iruka. "bukankah sudah jelas kalau kami melawan mereka kami semua akan kalah, kami hanyalah buangan dan mereka adalah yang terunggul , perbedaan kekuatan kita adalah ibarat langit dan bumi" ucap naruto, 'tentu saja kami adalah langit dan mereka adalah bumi' batin naruto, semua anggota kelas E hanya mengangguk. "baiklah karna kelas E telah menyerah maka kita akan mulai pembagian tim" ucap iruka kemudian mengmangbil kertas yang tadi telah ia susun untuk tim.
"baiklah tim 1..."
Skip aja timnya kaya dicanon cuman yang satu tim dengan sasuke dan sakura adalah menma dan yang menggantikan rock lee di tim delapan adalah gego (OC) trus tim sepuluh bukan ino-shika-cho tetapi sai, sara dan
"yah itulah tim kalian, kalian sekarang pergi dan temui sensei kalian" ucap iruka, kemudian seluruh siswa yang ada disana bubar menyisahkan naruto dan iruka. "ne, iruka-nii-san apakah ada kabar dari sensei" tanya naruto kepada iruka, iruka yang mendengar itu tatapannya menjadi sendu 'apa mereka belum membertahu dia? Apa harus aku beritahu ya? Ah biarlah nanti mereka yang memberitahu dia' batin iruka. "entalah naruto aku juga sangat merindukan sensei, tapi aku yakin dipasti kembali" ucap iruka bohong. "biar bagaimanapun kita patut berterimakasih kepada dia karena telah melatih kita berdua" lanjut iruka dengan senyum diwajahnya. "souka, kalau begitu aku pergi dulu iruka-nii-san jaa-nee" kata naruto kemudian menhilang menyisahkan kilatan kuning. Iruka yang melihat itu hanya kembali menatap sendu.
Naruto tiba di atap sekolah dengan percikan kilatan kuning, saat tiba di sana dia mendengar suara nyanyian yang sangat merdu tetapi kalau didengar dari suaranya di pasti sedang kemudian mencari dimana sang pemilik suara yang ternyata adalah seorang gadis berambut merah, perempuan sempat ia lihat ditaman dan di lapangan tadi. Naruto hendak menyapanya tetpai naruto menyadari bahwa dia belum mengetahui nama gadis tersebut. 'sial, Mengapa disaat begini' batin naruto kesal karena tidak mengingat nama gadis tersebut pada hal tadi sudah disebutkan saat pada saat pembagian tim. Naruto akhirnya menyerah untuk mengingat nama gadis tersebut akhirnya memutuskan untuk mendekati gadis tersebut.
"ano, nona kenapa kau disini? Dan kenapa kau bersedih?" tanya naruto bertubi-tubi, gadis tadi bukanya menjawab tetapi malah berbalik menatap naruto dengan tajam, "apa urusanmu" ucap gadis itu dengan cepat. Naruto yang mendengar itu mulai terpancing emosi, "hah, baikalah terserah kau saja akau mau tidur dan kalau kau belum pergi tolong bangunkan aku ketika bel pulang berbunyi nanti" kata naruto dengan penuh kekesalan, "memangnya kau pikir kau siapa HAH berani memerintahku" balik perempuan itu tidak mau kalah, "terserah tapi bisa kau diam aku mau tidur" kata naruto kepadda sang gadis, dan sang gadis yang mendengar itu membuang muka.
BBUUMM!
Suara ledakan tadi berasal dari lapangan, membuat semua yang ada KSS terkejut begitu pula dengan si naruto yang baru saja mau tidur. ""SIAL TIDAK BISAKAH AKU BERISTIRAHAT" teriak naruto kesal karena acara tidurnya dibatalkan, pandangan naruto kemudian berahlih kepada sang gadis yang tengah menutup telinga dengan kedua tangannya. "hei' bisakah kau menjaga rahasia" kata naruto kepada sang gais, dan si gadis cuman mengangkat alis sebelahnya pertanda heran. "karena..." naruto kemudian membentuk beberapa segel tangan "kai" seragam sekolah naruto berganti menjadi pakaian serba hitam dengan jubah hitam (A/N : pakian kirito di SAO) dengan topeng rubah tergantung di lehernya. Si gadis yang melihat itu hanya terpana "kau...tidak...mungkin...kau...adalah...Kyubi no kitsune" ucap si gadis terbata-bata karena barusaja mengetahu identitas orang yang didepannya. "yup begitulah" kata naruto dan menutup mukanya dengan topengnya, kemudian menghilang meninggalkan percikan kuning.
Sementara itu dilapangan baru saja muncul dua orang dengan menggunakan jubah hitam bermotif awan merah, seorang dengan rambut kuning panjang dan poni yang menutup mata sebelah kirinya dan seorang lagi adalah seorang pria dengan tampang baby face dan berambut merah. Semua guru dan anbu yang sedang bertugas kemudian datang untuk menghadang mereka berdua dengan tsunade yang berdiri paling depan menghadang mereka.
"Akatsuki untuk apa kalian berada disini" tanya tsunade, "tenttu saja untuk memusnahkan tim biju dan jika kalian menghadang kami kalian juga akan aku bantai dengan seniku" ucap anggota akatsuki yang berambut kuning, "sial kami akan menghancurkan mu"teriak salah satu guru yang disana, "YEAH" dan di ikuti oreh beberapa guru lain. Sebagian guru itu hendak menyeran tetapi muncul l kilatan kuning beserta naruto yang telah menggunakan kostum anbunya.
Semua yang ada disitu tak mampu berkata apa-apa saat melihat siapa yang muncul. "konoha yelow flash" teriak seorang guru yang ada disana, "bukan itu...kyuubi no kitsune" ucap tsunade menbuat semu bertambah shock. Para siswa yang baru tiba juga merasa demikan semantara itu sai dan sasuke telah maju kedepan tanpa menghiraukan tatapan bingun dari semua orang, mereka kemudian memakai sarung tangan hitam mereka masing-masing. "kami siap" ucap merak berdua kepada naruto dengan dibalas dengan anggukan oleh naruto. Anggota akatsuki yang melihat itu merasa direndahkan, "biar aku yang mengurus mereka sasori-dana" ucap anggota aksuki yang berambut pirang kepada yang berambut merah, sasori. "baiklah aku serahkan meereka pada mu , deidara" ucap kepada orang tersebut yang bernama deidara. Deidara maju kedepan "aku akan menunjukan seni ku" ucap deidara disertai senyum mengerikan di wajahnya.
Semantara itu dipihak KSS naruto kemudian maju kedepan "biar aku yang menghadapinya" ucap narruto kepada dua temannya.
Dedidara kemudian memasukan tangannya kekantong penyimpananya dan mengeluarkan tanah liat kemudian memasukanya ke dalam mulut yang berada ditangannya setelah itu keluar dan tanah liat tersebut telah berubah menjadi miniatur burung dan kemudian dedidara melemparnya ketanah dan miniatur burung tersebut berubah menjadi besar. Dediara kemudian manaki burung tersebut dan terbang ke udara. Setalah deidara kembali membuat dua burung dan mengarahkannya kearah naruto. naruto yang melihat itupun tidak tinggal diam kemudian merepal segel tangan dengan cepat dan menhentaknnya di tanah.
Doton: Doryƫheki
Kemudian muncul dari dalam tanah tembok tanah yang menghalang burung-burung tersebur. Tetapi naruto kembali kaget ketika laba-laba kecil dari tanah liat mulai turun dari atas tembok buatan naruto. deidara yang melihat itu menunjukan evile smile, "KAI" teriak deidara kemudian laba-labanya kemudian meledak.
TBC
Yosh, akhirnya update juga.
Bagaimana cerita kali ini menurut kalian, maaf kalau nanti kedepan nanti terlambat update karena lagi banyak tugas sekolah.
Akhir kata mohon REVIEW PLEASE.
Aries Uchiha-Senju log Out
