Tittle: Lebih Dekat Bersama Tokoh Harry Potter!

Disclaimer: J.K Rowling

Warning: Gaje! OOC parah! Typo dll.

Hai, balik lagi sama saya! Saya bikin fict baru nih :D padahal masih utang FF T^T

Mohon direview ya!

Makasih buat kak Astia Aoi, Erelra, Fei Mei, DMalfoy, Muminyu, Ellena Weasley, Caca, R Jack Skelenton, MalfoyDillane9 alias Silv dan kak Brillian Hermione ^^

Chapter ini sepesial untuk kak Astia Aoi :D

-Aurorafalter-

"Lumos"

"Eh Dims, ini kita nggak salah masuk ruangan kan? Ini kok gelap banget ye? Apa ada pemadaman bergilir?"

"Eh, bener deh kayaknya nih lihat kertasnya dari Profesor Dumbledore!"

Nama: Severus Snape

Profesi: Potion Teacher merangkap Potion Master termuda abad ini

Alamat: -Spinners End

-Ruang bawah tanah Hogwarts yang gelap, kadang remang-remang, kadang juga bisa terang benderang

"Tuh kan bener Frid, ini alamat yang bener, tapi tempatnya serem gini ya Frid…"

"Ehem-ehem, uhuk-uhuk…"

"Eh Dims, kok kayak ada suara batuk ya? Tapi nggak ada wujudnya. Apa jangan-jangan ada hantu ya? Ihh serem Dims…"

"Ebusetdah, itu mah bukan hantu tapi tuh ada orang dibelakang kita!"

"Nox."

Sesosok laki-laki berpakaian serba hitam terlihat mendekati Frida dan Dims, dari raut mukanya yang samar-samar terlihat tidak bersahabat. Ditilik dari mukanya yang remang-remang kelihatan seperti malaikat pencabut nyawa siap action. Dikurangi dengan sabit besar. Tubuhnya tinggi semampai dan terlihat kurus kering kerontang kurang makan.

Tiba-tiba lampu ruangan yang berbentuk bola disko menyala dalam ruang yang gelap tadi, alunan musik tiba-tiba menghambur dari tape recorder dipojok ruangan.

"Kolor senior kita!" alunan musik Harlem Shake berbunyi nyaring. Frida dan Dims yang memang doyan ngedance meliuk-liukkan gaje tubuhnya persis belut keserok wajan penggorengan. Setelah beberapa menit musik mati.

"Uh, kok berhenti sih, lagi asik-asiknya lagi…" ucap Dims dengan kecewa.

"Ehem-ehem, siapa kalian berdua?" ucap sosok laki-laki beraut wajah masam, suaranya rendah tapi dengan nada mematikan.

"Eh, maafkan kami, saya Frida dan dia Dims, kami dari acara 'Lebih Dekat Bersama Tokoh Harry Potter!'. Anu, kami mencari orang namanya Severus Snape yang tinggal di Ruang bawah tanah Hogwarts yang gelap, kadang remang-remang, kadang juga bisa terang benderang." Ucap Frida keder.

"Aku adalah Severus Snape, ada perlu apa?" ucap Severus Snape dengan nada datar, mulus, licin, macam paha Mariah Carey.

"Ah, kebetulan sekali, kami akan mewawancarai anda selama 30 menit kedepan dengan pertanyaan-pertanyaan yang luar biasa, err menakutkan dan tidak bisa anda bayangkan!"

"Baiklah silahkan mulai acara kalian!"

"Dims persiapkan kamera, kita take action!"

"Sip, kamera, rolling in the deep, Cuss On!"

"Halo pemirsah setia kembali lagi dengan saya Frida, presenter paling imut tapi bukan semut yang telah lima kali nyalon Miss Universe tapi kena tolak mulu dan bersama teman saya Dims sang Kameramen kawakan tapi nggak pintar berkawan dalam acara kesayangan kita semua! yak 'Lebih Dekat Bersama Tokoh Harry Potter'. Nah kali ini kita kedatangan bintang tamu yang istimewa lho, laki-laki idaman bagi semua wanita. Dia orangnya cool tapi nggak beku. Ya kita sambut Severus Snape! Yeay!" krik krik krik, suasana hening.

"Nah Mr. Snape, selama 30 menit kebelakang, saya akan memberondongi anda dengan pertanyaan-pertanayaan yang luar biasa! Fantastis! Cetar membahana! Melewati Katulistiwa! Dan mampir ke Britania Raya! Diharapkan kejujuran dari anda ya Mr Snape, soalnya saya lagi nggak bawa veritaserum nih. Okey?" Presenter towel-towel bahu Severus Snape, dasar sok akrab.

"Aku tak janji menjawab dengan jujur, tapi akan kuusahakan."

"Oke, pertanyaan pertama dan ini adalah pertanyaan yang amat krusial 'kenapa rambut anda berminyak Mr. Snape? Apa rahasianya?"

"Itu sudah takdir Miss Frida, aku tak tahu mengapa rambutku berminyak tanyakan pada orangtuaku yang sudah berkalang tanah dikuburan Jeruk Purut, sekedar pemberitahuan dulu aku pernah didapuk menjadi bintang iklan minyak rambut, tapi karena tiba-tiba produknya diboikot oleh anggota Orde Phoenix yang salah sanka padaku dan kontrak yang aku idam-idamkan hilang. Untuk rahasianya, cukup tidak usah keramas selama seabad, dijamin rambut anda akan berminyak, bahkan minyaknya bisa sampai diperas terus dijadikan minyak goreng!"

"Wah, pengalaman yang tak terlupakan tentunya Mr. Snape! Pertanyaan kedua, 'sejak kapan menjadi pengajar di Hogwarts?"

"Aku mengajar di Hogwarts sudah sejak zaman purba Miss, sejak ngetrend bahasa hubla hubla dan gerakan sarimin pergi kepasar."
"Wah, berarti lama sekali ya? Awet muda dong anda Mr Snape, nggak ada kerutan umur yang berarti tuh, pake P*nds Age Miracle ya? Jadi sekarang umur anda berapa Mr Snape?"

"Baru berumur 45 tahun kok," jawab Severus Snape kalem.

"Lho kok?" presenter bingung, penonton ikut bingung, Severus Snape pasang tampang pokerface.

"Selera humor anda bagus sekali Mr. Snape, sampai saya bingung mau ketawa bagaimana. Nah pertanyaan ketiga 'mengapa anda dijuluki potion master kok bukan lotion master?"

"Karena aku jenius dalam bidang ramuan sejak zaman Profesor Slughorn, dan aku dianugrahi gelar potion master termuda abad ini. Kalau aku jadi lotion master, tentunya aku sekarang jadi presiden direktur Mar*na UV White, Ci*ra White Lotion, atau Va*eline Miss."

"Oh begitu ya, pertanyaan keempat, 'pilih baju hitam-hitam tapi robek-robek atau jubah pink penuh renda tapi bagus?"

"Pertanyaan apa-apaan ini Miss! Huh, kalau disuruh pilih salah satu aku pilih pakaian yang hitam tapi robek, PINK? MAHO!"

"What? MAHO itu apa Mr Snape?

"MAHO adalah MAnusia HOki, eh MAnusia HOmo maksudnya…"

"Wah, saya baru dengar pertama kali ini Mr Snape! Anda dapat darimana istilah itu?"

"Whoo, dari Kaskus dong! Gahol! Aku Kaskuser lho, ID-nya SnapeNyuNyu0c3laluhh!"

"What?!" presenter dan penonton shock berat lalu melongo melihat Severus Snape yang OOC.

"Baiklah ini adalah pertanyaan terakhir! 'jika anda bisa menghidupkan orang mati dengan ramuan anda, siapakah yang akan anda hidupkan?"

"Hmmm, pertanyaan yang sulit, tapi akan kujawab. Orang yang akan aku hidupkan jika bisa adalah Lily Evans. Cinta pertama dan terakhirku. Lily adalah orang yang paling berharga dalam hidupku, satu-satunya orang yang mau menyayangiku dengan tulus hati, Lily, matanya yang berwarna hijau teduh, rambut merah berombak yang halus, aku menyesal sekali telah mengatai dia sebagai darah lumpur padahal aku tidak bermaksud jelek, aku hanya cemburu pada James Potter, dia dsb dst dll….."

Satu jam kemudian~

"Begitulah ceritanya Miss, sampai sekarang aku masih menyesal" ucap Severus Snape mengakhiri ceritanya yang sendu, bikin galau dan nangis kejer presenter.

"Terimakasih sekali Mr Snape atas waktunnya. Cinta anda pada Mrs Lily akan abadi selamanya! Walau maut dan orang lain memisahkan!" presenter terbawa emosi, naik keatas kursi sambil nari Gangnam Style *eh.

"Begitulah pemirsa wawancara saya dengan Severus Snape, mohon maaf bila ada salah kata dari saya, saya Frida presenter paling unyu dan rekan saya Dims yang nggak da unyu-unyunya sama sekali pamit undur diri, bye!"

Acara ditutup denngan pemutaran lagu dari Christina Perri – A Thousand of Years. Severus Snape masih galau, presenter nangis sesenggukan dipojok ruangan. Dan nasibnya Dims sebagai penggulung kabel dimulai.

Woi salah Soundtrack!

"Kamera Cuusss OFF!" tirai digulung.

Horay saya kembali lagi :D

Kali ini dengan FF baru :D

Well saya buka request bintang tamu :D cukup tulis dikolom review ya :D

Mau request tokoh dari mana saja boleh, asal dari fandom HP ya :D

List: 1. Albus D

2. Bellatrix L

3. Neville L

4. Luna L

Thanks

With love

Aurorafalter