Warning : gag jelas , alur maju –mundur

Just : Hinata's POV

Disclaimer : naruto hanya PUNYA KAKAK MASASHI KISHIMOTO :*

selamat menikmati

Bulan berganti tahun , dan akhirnya aku mengandung anak Sasuke , aku sangat bahagia sekali , pada awal kehamilanku aku sempat tidak mau makan , dan tidak ingin tidur bersama Sasuke dan itu membuatnya tertekan , akupun lalu menghiburnya dengan mengucapkan bahwa ini semua keinginan anak kita , akhirnya dia pun memahaminya.

Pagi hari ku seperti biasa membangunkan sasuke , menyiapkan segala keperluannya dan memasak, dan tidak lupa juga aku mengurusi tamanku , aku suka sekali berkebun , sempat suatu ketika sasuke marah – marah padaku yang lebih memilih berkebun daripada sekedar melepas rindu dengannya. Aku hanya tertawa melihat sasuke yang kekanak – kanakan seperti itu , sungguh aku senang sekali dengan sasuke yang seperti itu . Dia benar benar melepas topeng stoic yang selalu di kenakannya ketika berada di luar rumah.

Memasuki bulan ke lima usia kandunganku , sasuke jadi semakin over protektif kepadaku , aku sudah tidak boleh lagi membersihkan rumah , dan berkebun. Aku seperti ratu saja yang kerjaannya hanya memerintah , sungguh aku benar – benar tidak suka dengan sifat sasuke yang terlalu berlebihan, lalu aku merajuk pada sasuke karna aku benar – benar rindu membersihkan rumah dan berkebun, akhirnya sasuke mengizinkan aku, tapi hanya berkebun saja. Aku akhirnya menyanggupinya dan tidak membangkang lagi.

Saat itu hari minggu aku dan sasuke sedang mengobrol tentang nama – nama anak , aku berpikir jika perempuan dinamakan sayaka , dan jika laki – laki bernama hitomi , dan sasuke menyetujuinya. Sasuke akhirnya mengajakku pergi untuk membeli baju – baju bayi dan segala keperluan tentang kebutuhan anak kita kelak , aku sangat senang sasuke mau berinisiatif untuk mengajak membelikan baju baju manis dan sepatu , biasanya aku dulu yang inisiatif untuk mengajak pergi , oh ya satu lagi sasuke sekarang berubah total , dia tidak lagi suka memasang wajah stoic di kantor, aku mendengarnya dari kakashi , sasuke lebih sering tersenyum. Aku menyadari bahwa kekuatan ibu hamil benar – benar memengaruhi sifat dan perilaku seseorang, aku bersyukur untuk yang satu itu.

Menjelang pertengahan bulan Maret ,aku merasakan di kontraksi yang hebat di perutku , saat itu malam hari , dan aku membangunkan sasuke , lalu sasuke segera menggendongku dan membawaku ke rumah sakit. Setibanya di sana sasuke segera masuk ke ruang persalinan dan dia menggegam erat tanganku seolah membagi rasa sakit bersama , aku benar – benar terharu di buatnya. Aku berusaha untuk segera mengeluarkan anak ku yang pertama , dan itu benar benar menguras tenagaku , aku benar benar lelah , akhirnya tepat pukul tiga pagi anakku lahir dengan selamat ke dunia, dan anakku laki – laki aku menangis saking bahagianya , sasuke pun juga begitu dia langsung memelukku dengan erat tak sengaja kuraba pipinya dan melihat sasuke menangis , dan itu sangat langka. Akhirnya setelah dibersihkan oleh perawat aku dapat melihat dengan jelas wajah anakku , rambut hitamnya persis sekali seperti sasuke dan kulitnya pun sama , akhirnya aku menangis lagi , ya tangisan bahagia. Sasuke pun akhirnya menggendong anak pertama kita yang kuberi nama dan sasuke hitomi.

Selang tiga minggu akhirnya aku di perbolehkan pulang oleh dokter . Dari situ aku tahu aku sangat bahagia dengan keluarga kecilku , aku bersyukur kepada Tuhan diberikan anak yang sehat , dan suami yang benar benar menyayangiku apa adanya .

Dua tahun kemudian aku kembali melahirkan , bayiku yang sekarang berjenis kelamin perempuan. Aku sungguh senang melihatnya , semuanya terasa lengkap dengan dua anak. Sasuke kemudian memelukku kembali dia mengucapkan terima kasih atas segala yang kuberikan padanya.

Usia pernikahan kami sudah sembilan tahun , dan aku sangat bersyukur atas semua yang diberikan oleh Tuhan , anak – anak ku tumbuh dengan sehat. Aku lengkap tanpa kekurangan satu apapun dan aku bahagia

End of flashback

Ya begitulah kisah singkatku dengan sasuke , semoga kalian senang yaa membacanya

END

Hollaaaaaa minnaaa sekalian maaf ya nganggurin fict ku yang satu ini , terima kasih banyak yang sudah membaca maupun reviews cerita aku , maaf jika akhirnya seperti ini , masih banyak kekurangan dan plot cerita yang masih berantakan...

Akhir kata terima kasih banyak yaa dan sampai jumpa di fict ku yg lain :D