I wanna be girl Ch 2/?

Author : Teleportbabies

Genre : Drama, Romance, Fantasy

Rating : T

Cast : Oh Sehun, Kim Jongin

Author note : This story is mine. Don't like Don't read.

.

.

.

.

.

Sehun POV

"Pagi cantik!"

Aku membelakan mataku dan terdiam.

"Hah?"

'Apa? Jongin bilang aku cantik? Ku mohon pipiku jangan memerah!' Batinku.

Langsung aku menarik selimutku lagi sampai menutupi wajahku yang mungkin sudah memerah. Aku menggigit bibir bawahku menahan keinginan untuk berteriak senang!

"Heh kenapa tidur lagi? Mandi sana. Umma dan Appamu serta Luhan pergi ke Myeongdong untuk belanja. Kita akan sarapan diluar." Jongin berucap lagi.

Aku membuka selimut dan duduk dipinggir ranjang.

"Ke?"

"Entahlah. Yang jelas keluargamu memintaku untuk memastikan anaknya makan dengan baik."

"Siap!"

Aku beranjak dari tempat tidur dan lekas mandi.

Sarapan bersama Jongin pasti menyenangkan. Aku memutuskan untuk tidak diet lagi. Namja berpipi bakpau imut kan?

..

"Sudah selesai?"

Aku keluar kamar dan menganggukkan kepalaku seraya menjawab pertanyaan Jongin.

"Ayo kita pergi!" ucapku semangat. Aku merenyit heran melihat Jongin yang menatapku heran.

..

Jongin POV

Aku mengganti-ganti channel TV rumah Sehun dengan bosan karena tidak ada acara yang menarik. Sehun lama sekali mandinya. Maklum yeoja.

Deg deg

"Agh."

Aku menutupi wajahku dengan bantal yang ada diruang Tv Sehun. Mengingat tadi aku bilang Sehun cantik membuat jantungku berdebar dan mungkin pipiku memanas. Jarang-jarang aku memuji Sehun walaupun kita saaangat dekat.

Aku baru menyadarinya akhir-akhir ini. Perasaanku pada Sehun ini cinta, bukan yang lain. Aku sangat menyukai Sehun, semua yang ada pada dirinya. Bersama-sama selama 17 tahun lama-kelamaan membuatku ingin mempunyai status yang lebih dengannya. Dia yeoja yang sangat imut dan lucu membuatku gemas. Oh ayolah Kim Jongin mungkin ini sudah saatnya. Aku harap dia punya perasaan yang sama denganku.

Ceklek

Eh? Dia sudah selesai mandi? Aku pun langsung menaruh bantal yang tadinya menutupi wajahku.

"Sudah selesai?" ucapku. Sehun pun menganggukkan kepalanya.

"Ayo kita pergi!" ucap Sehun dengan semangat.

Eh... Tunggu...

Author POV

"Yak apa yang kau kenakan? Kau memakai baju Appamu ya?" sahut Jongin.

"Hah? Ini bajuku kok!" Sehun melihat dirinya sendiri. Ia memakai kemeja panjang kotak-kotak putih biru dan celana bahan selutut.

"Gantilah yang lebih feminim Oh Sehun dan rapikan rambutmu!"

"Apa!? Kau kira aku yeoja!"

"Ya memang kau yeoja kan!"

DEG

Sontak Sehun meraba-raba telinga kanannya. Ada sesuatu yang bertengger. Ia jadi ingat mengapa Jongin begitu.

"Nggg... Iya iya aku akan ganti baju. Kau panaskan motormu saja dulu!"

BLAM

Sehun langsung masuk kembali ke kamarnya dan menutup pintunya kencang. Jongin menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sahabatnya tiba-tiba begitu. Ia langsung ke garasi dan memanaskan motornya.

..

"Hah? Apakah benar Jongin melihatku sebagai yeoja?" Sehun bermonolog ria didepan cermin.

"Aku masih namja kan?" Sehun menepuk-nepukkan pipinya dan melihat dirinya sendiri. Dadanya rata dan bagian bawahnya agak menggembung menandakan ada sesuatu di dalamnya. Sehun manarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan.

"Hhhh... Hanya pandangan orang. Tapi... aku harus pakai apa?"

..

Sehun kini menatap bayangan dirinya didepan cermin. Sungguh ingin tertawa. Ia mengenakan baju pink bergambar beruang yang ini adalah pertama kalinya ia pakai. Itu adalah kado dari seorang temannya dulu. Ia juga mengenakan celana bahan sedikit diatas di atas lutut.

'Cukup feminim.' Batin Sehun sambil membelakangi poni rambutnya yang sedikit menutupi matanya.

...

"Jongin! Aku sudah siap!" sahut Sehun sambil tersenyum manis.

Jongin mengarahkan pandangannya ke sumber suara, ia langsung mematung seketika melihat Sehun. Jongin sampai kesulitan meneguk ludahnya sendiri.

'Cantik wajahnya saat tersenyum ke arahku. Imut ditambah baju pink bergambar beruang yang dikenakannya. Sexy dengan hotpans yang dikenakannya dan rambutnya yang terlihat acak-acakan juga menambah kesan sexy. Bahkan mungkin lebih sexy lagi jika dia meneriakkan namaku dibawahku.' Batin Jongin sudah melayang-layang.

"Kenapa bengong! Kajja!"

Jongin tak sadar. Sehun kini sudah naik ke motornya. Ia buru-buru menggeleng-geleng kepalanya supaya menghilangkan pikiran-pikiran kotornya. Lalu melajukan motornya dengan kecepatan sedang.

..

"Hhhh... Mashita! Err... aku nambah lagi ya Jongin!" Sehun sudah menghabiskan 3 mangkuk bubur ayam. Dan sekarang masih ingin tambah lagi. Jongin terheran.

'Siapa suruh sok-sokan diet!' Batin Jongin.

"Terserah." Jawab Jongin singkat.

"Buburnya satu lagi yaaa!" teriak Sehun penuh semangat. Tak lama buburnya datang dan Sehun menyantapnya dengan lahap. Jongin tersenyum-senyum sendiri melihat Sehun yang makannya kelihatan bahagia sekali. Ia tidak ada kerjaan lain. Tentu saja makannya sudah habis, dan hanya satu mangkuk.

"Ahhhh... Kenyaang! Kau mentraktirku kan?"

"Iya tapi hanya satu mangkuk."

"Ah Jongin mah!" Sehun mempoutkan bibirnya lucu membuat Jongin lagi-lagi sulit meneguk ludahnya.

"Iya iya!"

"Yeaaay!"

...

"Sekarang kita kemana? Pulang?" tanya Sehun yang masih membersihkan bibirnya dengan tissu karena makannya berantakan seperti anak kecil.

"Maunya?"

"Kau punya banyak uang? Aku mau ke Lotte World."

"Yak! Jangan meremehkanku!"

"Haha aku kan hanya bertanya."

"Kajja! Kita ke Lotte World!"

Jongin pun meninggalkan Sehun yang masih sibuk dengan tissunya menuju motor kesayangannya.

"Kkamjong tunggu!" Sehun berteriak namun Jongin masih tetap saja berjalan.

...

"Waaaah Lotte World makin megah saja yaaa! Aku sudah lama tidak kesini!" Sehun tiba-tiba menghentikan jalannya dan menatap kagum sekeliling Lotte World.

"Dasar norak." Ucap Jongin dibalas lirikan tajam Sehun.

"Apalagi kalau dengan orang yang disayangi." Gumam Sehun pelan namun masih terdengar oleh Jongin yang sudah melanjutkan jalannya.

Kini mereka berdua sedang duduk dikursi panjang didepan air mancur Lotte World. Sedari tadi mereka hanya berkeliling saja tidak menaiki wahana ataupun berbelanja sesuatu dan itu membuat kaki mereka pegal.

"Sekarang kau mau apa? Sudah puas berkeliling?" tanya Jongin.

"Pulang. Hoaaaaamm..." Sehun menguap sambil menutupi mulutnya yang terbuka lebar.

"Tunggu sebentar."

"Jongin kau mau kemanaaaa?" teriak Sehun yang tak dihiraukan Jongin.

"Hhhh selalu saja orang itu."

'Aku senang sekali bisa berduaan dengan Jongin walau tidak melakukan apapun.' Sehun pun senyum-senyum sendiri.

Sehun langsung terkejut saat pandangannya mengarah tepat pada bangunan didepannya. Menampilkan bayangan dirinya seperti cermin karena terbuat dari kaca.

Dipandangan Sehun ia adalah namja berambut semi curly blonde pendek, namun berbeda dengan pandangan orang lain. Termasuk Jongin.

...

"Ngg.. Bisa kah kau pilihkan bunga yang tepat untukku –ekhem- menyatakan cinta pada seseorang?" tanya Jongin.

"Oh tentu saja!"

Sekarang ini Jongin tengah keringat dingin. Sesekali ia mengelap keringat yang menetes dari pelipisnya. Ia bertekad untuk menyatakan cintanya pada Sehun dan meminta Sehun jadi pacarnya. Mudah-mudahan jawaban Sehun adalah jawaban yang diharapkannya.

"Silahkan. Bunga Cellesiu-ini ngarang- sangat tepat untuk menyatakan cinta. Memberi kesan kasih sayang dan ketulusan." Jelas sang penjual bunga sambil tersenyum.

"Ah iya. Ini. Terima kasih." Jongin mengambil buket bunganya dan menyerahkan beberapa lembar uang untuk membayar. Ia pun menghirup aroma bunga digenggamannya. Harum sekali.

Jongin fighting! Ini saat yang tepat.

Sehun sedang bosan menunggu Jongin yang lama sekali perginya. Ia menatap ke bawah memandang sepatu-sepatu orang yang lewat dan memberikan komentar. Sungguh kurang kerjaan.

Tak lama kemudian seseorang datang mengganggu kegiatannya. Ia sudah tau itu pasti Jongin.

"Kau lama. Kajja kita pulang." Ucap Sehun. Sehun pun bangkit dari duduknya.

Bbukk

"Mwo?" Sehun langsung kaget melihat Jongin yang berlutut dihadapannya sambil membawa bunga. Ia juga sedikit malu melihat orang-orang yang menghentikan jalannya dan menatap mereka berdua.

"Sehun, a..ak-aku mencintaimu. Mau kah kau menjadi kekasihku?"

"..."

TBC

.

.

.

.

.

Maaf ya ch ini tidak memuaskan dan readers sekalian pasti pada bingung ceritanya hehe._.

Makasih ya untuk yang udah review, itu buat semangat

Thanks to^^ : bbuingbbuingaegyo; daddykaimommysehun; SehunBubbleTea1294; MidnightPandragon1728; UNTAKUTUBUTARA4; ; smTown LoversSJ; xxx; dew90; JUNG KAIHUN; abecede; diyas; ; Baby Hunnie; sayakanoicinoe; Sabil dan readers semua yang ngga keliatan

Minat review lagi?

REVIEW PLEASE