I wanna be girl

Ch 5/?

Author : Teleportbabies

Genre : Drama, Romance, Fantasy

Rating : T

Cast : Oh Sehun, Kim Jongin and EXO members

Author note : This story is mine. Don't like Don't read.

.

.

.

.

.

.

.

Author POV

"Sehun pulang!" dengan suara riangnya Sehun memasuki rumah sambil membawa barang belajaan suruh Ummanya.

Sehun langsung terkejut dirinya langsung di tatap tajam oleh Ummanya dan adiknya di depan pintu rumah.

"Ada apa?"

"Kenapa lama sekali!? Kau di todong atau apa!?" tumben adiknya perhatian padanya.

"Aku tidak apa-apa, kalian kenapa sih!? Luhan! Kau mau aku di todong HAH?"

"Sudahlah, bawa barang belanjaannya ke dapur!"

"Chanyeol dan Baekhyun benar-benar serasih tadi, bagaimana aku dan Jongin ya? hmm…"

Sehun merebahkan dirinya di ranjang empuk menatap langit-langit kamarnya yang sengaja di gambarkan awan-awan.

Ia tersenyum atau bahkan tersipu entah apa yang dipikirannya.

"Sehun?"

Deg

Sehun beranjak dari tidurnya menjadi duduk di ranjang dan meneliti sisi kamarnya mencari sumber suara. Ia langsung menggeleng-gelengkan kepalanya menganggap suara yang memanggilnya hanya sebuah halusinasi.

Saat ia ingin merebahkan tubuhnya, Sehun hampir terjengkang karena kaget ada seseorang yang berdiri di hadapannya.

"Tao!"

Bruuk

Baru Sehun akan memeluk Tao, Tao sudah mendorongnya ke ranjang dan duduk di tubuh Sehun sambil berusaha memegang kedua tangan Sehun dengan satu tangannya.

"Apa yang kau lakukan heh!?" Sehun terus meronta-ronta. Entah kenapa raut wajah Tao menjadi bingung dan gelisah. Ia senang Sehun lemah karena rontaanya tidak menyusahkan apa yang akan ia lakukan. Tapi juga sedih karena tubuh Sehun termasuk lemah. Entahlah Tao juga bingung kenapa harus sedih.

Ctek

Wuuuuusshhh~~ /anggap hembusan angin kencang/?

"I..Itu—

"Anting. Maaf aku harus mengambilnya darimu." Tao beranjak bangun dari tubuh Sehun yang sekarang makin melemah dengan mulut sedikit terbuka saking terkejutnya.

Sehun benar-benar-benar-benar-benar lupa akan benda itu!

Pikirannya mulai melayang-layang mengingat saat ia bersama Jongin.

Ia bahkan sulit menelan ludahnya sendiri membayangkan apa hal terjadi nantinya.

"Tao…."

Tao berjalan membelakangi Sehun sambil menggenggam anting di tangannya. Perlahan tubuhnya mulai transparan dan ia lega karena dia sudah menjadi penyihir lagi dan bisa menghilang kapan saja untuk kembali ke tempat asalnya.

Sehun menghampiri Tao mencoba memeluknya, namun tubuh Tao tembus pandang. Sehun tidak bisa melakukan apapun.

Tao sebenarnya kasihan juga dengan Sehun. Namun Tao yakin ini keputusan terbaik.

"Aaaaaaaaa!"

Sehun berteriak sambil menutup kedua telinganya dengan tangannya. Ia terus menggeleng-gelengkan kepalanya. Sehun benar-benar tidak mau itu terjadi. Semua yang terjadi saat ia memakai anting itu akan hilang? Ia melihat foto polaroidnya dengan Jongin waktu di Lotte World menjadi buram diwajahnya padahal tadinya foto itu sangat jelas dan jernih.

Sehun tidak berhenti menangis sampai akhirnya sebuah tangan menuntunnya untuk menatap mata seseorang itu kemudian Sehun pun ambruk.

"Maaf Sehun."

….

"Hyung! Hyung! Bangun bodoh!"

"Ngghh Luhan diam kau!"

Seorang bocah imut mengerucutkan bibirnya lucu melihat hyung yang menurutnya bodoh itu susah dibangunkan. Mau tidak mau hyungnya harus ia bangunkan karena itu adalah perintah dari Ummanya.

"HYUUNG!"

"BERISIK!"

Luhan terbengong ternyata hyungnya malah menjawab tidak kalah teriak darinya.

"Bubble tea."

"Hah? Apa? Mana bubble tea?"

Seketika Sehun beranjak bangun dari tidurnya menjadi duduk di ranjang disebelah Luhan sambil melirik ke setiap sudut kamar yang memungkinkan ada yang menaruh bubble tea.

"Giliran bubble tea saja bangun! Hyung cepat mandi sana, rumah di ujung gang kita sedang membuka stan bubble tea! Kata Umma orangnya baik, dan kalau kita membantu kita akan diberi bubble semau kita katanya!" jelas Luhan dengan semangat. Kedua kakak beradik ini memang penggemar bubble tea.

"Benarkah?" Sehun tak kalah semangat menanggapinya. Luhan menganggukkan kepala sebagai jawabannya.

Setelah Luhan keluar dari kamar Sehun, Sehun beranjak bangun dari ranjang ingin segera mandi. Pada awal ia bangun ia merasa ingin ambruk, kepala dan tubuhnya benar-benar berat untuk di bawa jalan. Saat ia membuka mata entah kenapa tubuhnya menjadi segar dan pikirannya terasa plong sekali.

Sehun sedikit bingung namun tidak ambil pusing, ia langsung menyambar handuk di sebelah pintu kamar mandi lalu mandi.

Sosok berjubah putih dan bermata seperti panda itu mengembangkan senyum lega serta bahagianya melihat seorang namja yang menurutnya cantik yang barusan memasuki kamar mandi itu.

Ia melirik sosok yang lebih tinggi darinya itu sambil menampakkan senyum lima jarinya. Ia yakin ia pasti akan diberi pelajaran oleh sosok disebelahnya ini, namun itu lebih baik daripada ia berlama-lama berurusan dengan manusia dan kehidupan di bumi.

"Ayo kita pulang!"

"Hn."

…..

"Hoaaamm…"

"Jongin kau tidur saja!" sahut seorang namja berumur yang sedang mengendarai mobil kepada anak laki-laki yang duduk di jok sebelahnya yang terlihat mengantuk karena terbukti anaknya itu menguap berkali-kali dan itu lebar sekali!

"2 jam lagi sampai rumah kan." jawab santai sang anak. Jongin -namja berkulit tan- mencoba mencari posisi nyaman di jok yang ia duduki. Bohong kalau ia tidak lelah, karena perjalanan dari rumah neneknya ke rumahnya itu membutuhkan waktu 8 jam mengendarai mobil. Selama 4 jam pertama itu ia yang mengendarai, 4 jam berikutnya bergantian Appanya.

Ia tidak tau kenapa tumben ia mengantuk sekali. Jongin pun akhirnya tertidur nyaman setelah melirik Umma dan adiknya tengah tertidur pulas di jok belakang mobilnya.

…..

"Ugh kepalaku berat!" seorang namja berkulit tan bangun dari tidur nyenyaknya saat hari sudah siang. Ia duduk sebentar di ranjangnya sebelum berdiri untuk menetralkan kepala dan tubuhnya yang terasa berat. Terlalu lama tidur mungkin?

Jongin terasa ada yang basah di celananya. Bukan! Ia tidak mengompol, terlalu tua umurnya untuk mengompol tapi sangat wajar kalau ia…. Wet dream.

OMG. Jongin langsung merebahkan dirinya di ranjang dan menenggelamkan kepalanya di bantal kesayangannya itu.

'APA? MIMPI KU BERSAMA SEHUN?'

"Jadi? Jongin dan Sehun itu memang ditakdirkan bersama!?" tanya antusias sosok bermata mirip panda itu.

"Hn.."

"Aku senang sekali mendengarnya. Terima kasih pada gege yang sudah melakukan itu untuk Jongin! Aku hanya ingin Jongin bergerak untuk berusaha menyampaikan perasaannya daripada harus memendamnya."

"Hn.."

Sosok bertubuh tinggi disebelahnya ini rupanya masih marah padanya.

"Gege apakah kau semarah itu? Seharusnya kalau gege terpaksa, gege tidak usah melakukannya."

"Bagaimana aku tidak melakukannya jika kau terus-terusan memohon padaku!?"

"Hehehe…" hanya dijawab cengengesan oleh si sosok bermata mirip panda.

"Agh bagaimana kalau aku di hukum di suruh hidup di planet mars, venus, yupiter, saturnus, pluto bahkan bulan!?"

"Gege tidak perlu khawatir! Aku akan menyuruh Tuan Yunho mengirimmu ke GALAXY PLANET!"

Cling

Tao, si sosok bermata mirip panda itu seketika menghilang dari pandangan sosok tinggi nan tampan bernama Kris, takut-takut sang gege malah bertambah dengan ucapan asal yang keluar dari bibirnya.

Kris berhenti sejenak dari jalannya kemudian tersenyum miring sambil menaikan satu alisnya, "Yeah, galaxy is my style!"

end

ALHAMDULILLAH ENDING!
Terserah mau nimpuk aku pake apa karena ngga puas dengan akhir ceritanya yang ngga jelas-_-

Jadi tuh si sehun dibikin sama tao biar lupa kenangan masa jadi cewenya dan jongin di buat dia mimpi basah sama sehun biar tambah ngeyakinin dia suka sama sehun.

Makasih selama ini yang udah review^^ maaf ngga bisa aku sebutin satu satu

Saranghae kalian semua yang review, fav, follow dan yang cuma baca -_-

Review sekali lagi ya!

Satu lagi, KATANYA AUTHOR KAIHUN MENDEM YA!? READERSNYA MENDEM JUGA NGGAK? AYO JAYAKAN KAIHUN LAGI GUYS!

/tebar banner kaihun/

Muachhh