Chapter 3

Disclaimer : sampai kapanpun kalian pasti tahu kyumin milik siapa, tapi kali ini izinkan saya mengaku bahwa sungmin milik saya.

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun and other Support cast

Rated : T

Warning : Yaoi, MPREG, typos bertebaran, abal, EYD tidak sesuai, penulisan tingkat bawah.


"kau kenapa melamun terus sayang? Apa terjadi sesuatu?" Kyuhyun bertanya pada Sungmin yang dari tadi melamun. Mereka sekarang sedang ada di pusat perbelanjaan pakaian bayi dan memilih pakaian bayi nampaknya hanya Kyuhyun yang sibuk sedangkan Sungmin melamun sedari tadi.

"Kyu apakah ada sifatku yang tidak kau suka Kyu? Apakah ada sesuatu padaku yang salah padaku sehingga kau tidak suka?" Sungmin bertanya sambil menggenggam ujung kemeja yang digunakannya. Itulah yang sedari tadi dipikirkannya. Ucapan Heechul saat mereka bertemu di café tadi. Keselahan apa yang diperbuatnya hingga Kyuhyun menceraikannya.

"kau ini bicara apa sayang? Semua dalam dirimu adalah kebahagiaanku bagaimana mungkin aku tidak menyukainya? Jika aku tak menyukainya bagaimana mungkin kita berpacaran? Jangan bicara yang aneh-aneh sayang. Kyuhyun membelai rambut Sungmin yang mulai memanjang.

"kita sudah menikah Kyu" gumam sungmin pelan dan sayangnya terdengar Kyuhyun

"ne sayang…. Kita sudah menikah dan akan punya anak apalagi yang membuatmu ragu hmm?" Kyuhyun langsung memeluk Sungmin erat tapi tiba-tiba terlepas saat ada seseorang memanggil mereka

"Sungmin hyung Kyuhyun-ah~~" teriak seorang namja imut sambil mengendong batita didadanya

"Wookie ah… Baro baby" seru Sungmin senang dan mencubit pelan pipi batita yang dipelukan Ryeowook saking gemasnya dan dibalas gumaman tak jelas oleh batita imut itu.

"dia siapa sayang? Kau mengenalnya?" Tanya Kyuhyun yang sedari tadi dicuekin gara-gara bocah 1 tahun yang digendong seseorang yang dipanggil Sungmin wookie tersebut. Seketika mendengar itu Ryeowook langsung memukul kepala Kyuhyun

"kau berlagak lupa padaku eoh? Dimana letak sopan-santunmu magnae!" teriak Ryeowook sedangkan baro-batita imut itu hanya tertawa melihat tingkah emmanya. Sedangkan Sungmin berusaha menenangkan Ryeowook.

"dia Kim Ryeowook Kyu… dia istri Kim Yesung hyung sahabatmu dan Baro ini adalah anak mereka Kyu, mianhae Ryeowook-ah sejak kecalakaan itu Kyuhyun hilang ingatan dan hanya mengingat masa SMA nya saja" jelas Sungmin

"benarkah hyung? Iya juga… Yesung hyung mengenalkanku pada kyuhyunkan waktu Kuliah" Ryeowook mengeluarkan pose berpikirnya yang menurut author imut itu..

"mana mungkin Yesung hyung menikahi namja yang serampangan seperti ini sampai mereka menikah dan punya anak segala… bercandamu keterlaluan sayang.. Yesung hyung pasti marah mendengarnya.."

"Kyu jaga bicaramu.. tidakkah kau lihat wajah Baro begitu mirip dengan Yesung hyung? Kyu aku tahu kau hilang ingatan tapi tak kusangka bicaramu keterlaluan seperti itu padaku"bentak Ryeowook marah

"mianhae Ryeowook-ah, Kyu minta maaflah pada Ryeowook"pinta Sungmin dengan wajah memelasnya yang tidak bisa ditolak Kyuhyun

"arraseo, minhae ne Ryeowook hyung" kata Kyuhyun sambil membungkuk

"ne, Sungmin hyung kalian mau berbelanja untuk baby kalian ya? Tanya Ryeowook antusias

"ne Wookie ah, kau juga mau berbelanja? Kita belanja bareng saja aku bingung harus beli apa saja untuk baby"kata Sungmin sambil mengelus perutnya.

"ok hyung… kita bagian sana saja, diasana banyak perlengkapan baby yang berwarna pink hyung "teriak Ryeowook histeris tampa peduli anak yang digendongannya akan menangis mendengar teriakkannya

"benarkah Wookie? Ayo kesana" dan sekarang Sungminlah menarik tangan Ryeowook tampa memperdulukan suminya yang ditinggalkannya

.

.

"Tidak apa-apa hyung kau membeli warna pink semua?bagaimana kalau anakmu namja hyung?"Tanya Ryeowook ketika melihat belanjaan Sungmin yang semuanya berwarna pink itu.

"memangnya salah kalau namja suka pink Wookie? Hyung saja suka pink" Sungmin masih sibuk memilih berbagai baju bayi berwarna pink itu sementara Kyuhyun hanya menatapnya dengan nanar membayangkan anaknya yang memakai perlengkapan serba pink itu. Bagus kalau anaknya yeoja atau tipe uke seperti Sungmin coba kalau anaknya seperti Kyu? Bayangkan saja sendiri

"Kyuhyun-ah?, ternyata benar itu kau" sahut seorang yeoja dibelakang Kyuhyun dan langsung mengapit tangan Kyuhyun

"siapa kau?seenaknya saja. tidakkah kau melihat jika istrinya sedang berada di depanmu?" Ryeowook yang iritasi melihat pemandangan itu langsung melepaskan tangan yeoja yang merangkul tangan Kyuhyun

"sekarang memang masih istri? Tapi bukanya setelah kau melahirkan kalian akan bercerai Lee Sungmin-sii?"yeoja itu berucap sinis pada Sungmin

"bercerai? Jangan berbual ahjumma? Kenapa banyak sekali yang menghasutku bercerai dengan ming? Apa kau suruhan eommaku ahjumma?"kyuhyun langsung berdiri dibelakang Sungmin ketika melihat namja mungilnya bergetar

"Victoria-sii ada apa kau kesini?" Tanya Sungmin yang masih tegang itu

"kau mengenalnya sayang/min hyung?" kata Kyuhyun dan Ryeowook kompak

"tentu saja kan Lee Sungmin-sii karena aku yang jadi pengacara Kyuhyun dalam perceraian kalian"yeoja yang bernama Victoria itu tersenyum dengan manisnya

"perceraian? Apa maksudnya hyung?" Ryeowook langsung bertanya pada Sungmin

'aku harus bagaimana Kyu? Haruskah aku berbohong dari sahabatku Kyu?' batin Sungmin

"itu tidak benar Wookie, aku dan Kyuhyun saling mencintai jadi mana mungkin kami bercerai?"Sungmin tersenyum tapi tentu tidak bisa menyembunyikan kebohongan pada sahabatnya itu.

"itu tidak benarkan Kyu?kau sudah tidak mencintai Sungmin. Itu yang kau katakan padaku Kyu? Apa yang terjadi sebenarnya? Sudah 2 minggu ini kau tidak menghubungku Kyu" Victoria berkata lirih

"apa maksudmu aku tidak mengenalmu ahjumma dan jangan mencoba berbohong pada istriku" Kyuhyun mendesis tajam

"jadi benar apa yang Chullie eomma katakan. Kau hilang ingatan Kyu. Itu sebabnya kau melupakanku Kyu tapi aku berjanji kau pasti mengingat semuanya sebelum pernikahan kita" Victoria mencoba tersenyum menyembunyikan sakit dihatinya

"pernikahan kita?" Sungmin langsung terjatuh mendengarnya untung sempat ditahan oleh Kyuhyun

"Ryeowook hyung bisakah aku minta tolong? Antarkan Sungmin ke mobilku aku akan menyusul setelah membereskan ini" kata Kyuhyun dingin Ryeowook yang mendengar itu langsung membawa Sungmin pergi dari sana.

"jika terjadi sesuatu pada Sungmin dan anakku, kaulah orang pertama yang akan kubuat merasakan neraka" kata Kyuhyun dingin dan berhasil membuat Victoria menggigil ketakutan

"a…apa yang terjadi Kyu? Kenapa kau melupakan semuanya kau akan menyesal setelah meningat semuanya kembali Kyu" Victoria berkata lirih

"satu-satunya yang kusesali adalah kenapa aku bisa berkenalan dengan pembohong sepertimu" bentak Kyuhyun setelah itu pergi.

.

,

"apa benar yang dikatan yeoja gila itu hyung? Kalian akan bercerai" Ryeowook langsung bertanya pada Sungmin setela sampai di café yang bereda disebelah tempat perbelanjaan mereka tadi. Ryeowook sama sekalih tidak mengindahkan perintah Kyuhyun untuk membawa Sungmin ke mobilnya

"i…itu"

"jangan mencoba membohongiku lagi hyung, aku berkenalan denganmu bukan kemarin apa kau tidak menganggapku sahabat lagi hyung?"lirih Ryeowook lemah Sungmin yang mendengar itu langsung menangis

"itu memang benar Wookie-ah hiks… Kyuhyun akan menceraikanku hiks~.. setelah aegya kami lahir" Sungmin berkata sambil menangis, sungguh beban ini tidak sanggup ia pikul sendiri

"itu tidak mungkinkan hyung? Sebenarnya apa yang terjadi?" Ryeowook langsung memeluk Sungmin untunglah baro masih tidur nyenyak di kereta bayinya. Sungmin menghapus air matanya dan memulai bercerita kembali.

"setelah pulang dari jepang Kyuhyun bersikap dingin padaku, dia selalu pulang larut kadang juga tidak pulang berhari-hari lamanya. Sampai akhirnya aku hamil Kyuhyun tidak pulang selama 1 bulan dan setelah dia kembali yang kuterima hanya surat cerai darinya Wookie-ah." Sungmin bercerita sambil sesekali menghapus air matanya yang turun

"bagaimana mungkin itu terjadi hyung? Bukannya Kyuhyun sangat mencintaimu? Dan kalian sudah dari lamakan menginginkan aegya?apa sebenarnya yang terjadi di Jepang hyung?" Tanya Ryeowook lagi, sungguh dia merasa sangat prihatin dengan nasip seseorang yang sudah di anggapnya hyung ini.

"aku sudah bertanya pada Heechul eomma dan Heechul eomma berkata semua ini adalah kesalahanku Wookie-ah, dan kurasa itu memang benar aku bukanlah istri yang baik sehingga Kyuhyun meninggalkanku dan kau lihat sendirikan calon istri Kyuhyun sangat cantik" Sungmin sesekali membelai perutnya

"tapi hyung bagaimana mungkin Kyuhyun menceraikanmu hanya karena itu hyung?istri yang tidak baik? kalau kau istri yang tidak baik lalu istri yang baik seperti apa hyung? jadi tidak mungkin hanya karena itu, Ini masih menjadi tanda tanya besar" Ryeowook masih tidak percaya dengan apa yang terjadi

"kita tidak tahu apa yang terjadi Wookie-ah… apalagi Kyuhyun sedang hilang ingatan. Aku hanya ingin merasakan kebahagian ini walau hanya sesaat Wookie-ah dan setelah ingatan Kyuhyun kembali maka aku akan pergi dari kehidupan keluarga Cho"

Ryeowook hanya menatap Sungmin prihatin tak lama terdengar suara bunyi handphone Sungmin berbunyi

"yoboseo? Kyunnie" Sungmin berusaha menenangkan suaranya

"….."

"ne Kyu aku baik-baik saja"

"…"

"aku ada di café sebelah Kyu"

"…."

"ne Kyu" setelah itu sungmin menutup telponnya

"apapun yang terjadi nanti, aku harap kau akan selalu bahagia hyung" Ryeowook berkata tulus

"gomawo Wookie-ah" balas Sungmin dan tak lama setelah itu Kyuhyun datang dengan berlari

"kau baik-baik saja kan sayang?" Tanya Kyuhyun dengan napas ngos-ngosan dan langsung memeluk Sungmin

"ne Kyu… yeoja tadi…"

"jangan perdulikan ahjumma gila itu sayang dan jangan pernah percaya apa yang dia katakana arra? Kau cukup percaya padaku dan semua akan baik-baik saja" jelas Kyuhyun

"ne kyu"

"ayo kita pulang sayang, Ryeowook hyung kamu mau pulang bersama kami?" Tanya Kyuhyun

"ani Kyu.. Yesungie hyung sedang dalam perjalanan kesini untuk mejemputku dan Baro Kyu, kau tenang saja" jawab Ryeowook

"ya sudah kami pergi dulu wookie-ah" kata Sungmin dalam rangkulan Kyuhyun

.

.

.

Yewook side

"hyung apa kau tahu kalau Kyuhyun akan menceraikan Sungming hyung?" Tanya Ryewook langsung kepada suaminya itu

"kau bicara apa chagi? Kau tahu dengan pastikan evil itu sangat mencintai Sungmin? Bagaimana mungkin dia menceraikan Sungmin"

"aku mendengarnya sendiri hyung, dan apa kau tahu Kyuhyun sedang hilang ingatan?" sungguh kejadian ini sangat memusingkan kepala Ryeowook

"kalau itu aku tahu chagi tapi kalau masalah perceraian mereka hyung sama sekali tidak tahu, bahkan kecelakaan Kyuhyun saja tidak jelas beritanya"jalas Yesung dan kembali menyetir

"apa yang sebenarnya terjadi hyung? Sungmin hyung bilang Kyuhyun berubah sejak dia pulang dari jepang hyung, apa benar hyung" Tanya Ryeowook

"kurasa itu memang benar, setelah pulang dari jepang Kyuhyun berubah" jawab Yesung kemudian melihat kursi belakang melihat Baro yang tertidur nyenyak di kursi khusus miliknya

"dia pasti kelelahan, anak apa kemana saja seharian ini eoh?" Tanya Yesung seolah anaknya mengerti apa yang dia katakan

.

.

.

Pagi ini seperti biasa kyuhyun berangkat kekantor tapi ada yang membuat kakinya berat meniggalkan rumah. apalagi kalau bukan istrinya tercinta ditambah lagi istrinya itu sedang sakit

"apa tidak apa-apa kalau aku berangkat sekarang sayang? Kau masih demam" Tanya Kyuhyun sambil mengusap kening Sungmin

"aku tidak apa-apa Kyu hanya sedikit pusing, aku akan marah jika kau tidak berangkat bekerja hanya karena ini Kyu" Sungmin tersenyum

"kau bukan sekedar hanya sayang.. kau adalah segalanya untukku" Kyuhyun langsung memeluk sosok mungil itu

"jika kau sudah berkata seperti itu, kau tidak mungkin menceraikanku kan Kyu?" gumam Sungmin sangat pelan dan melepaskan pelukannya

"kau bicara apa barusan sayang?" tanya Kyuhyun sambil menatap wajah Sungmin

"kau akan terlambat jika tidak berangkat sekarang Kyu" jawab Sungmin tentu saja Sungmin tidak akan mengatakan yang sejujurnya

"baiklah sayang aku berangkat dulu ne?" Kyuhyun mencium bibir plum itu sebelum berangkat kerja setelah Kyuhyun pergi Sungmin langsung menangis

"setelah bercerai denganku kau akan menikahi yeoja itu ne Kyu? Kuharap kau bahagia, aku akan mencoba menjadi istri yang baik sebelum kau pergi meninggalkan ku Kyu walaupun aku berharap hal itu tak pernah terjadi dan kuharap aku masih punya waktu untuk kebahagiaan ini"

.

.

.

"Kyuhyun sajangnim Choi Siwon-sii ingin bertemu dengan anda" ucap sekretaris Kyuhyun setelah membuka pintu ruang kerja Kyuhyun

"persilahkan dia masuk Jessica-sii" jawab Kyuhyun sambil tetap terus memeriksa beberapa dokumen di atas meja kerjanya

"dalam keadaan seperti ini kau masih sibuk evil" gumam Siwon ketika masuk keruangan Kyuhyun

"ahh hyung-ah apa kau sudah mengurus semuanyakan?" Kyuhyun tersenyum lebar ketika melihat Siwon

"bahkan kau tidak menanyakan kabarku dulu dongsaeng kurang ajar" jawab Siwon kemudian duduk di sofa panjang diruangan kyuhyun itu

" sudahlah hyung aku tau kau baik-baik saja, jadi bagaimana hyung sudah mengurus semuanyakan" Tanya Kyuhyun lagi

"sudah Kyu surat peceraian itu sudah di batalkan, tapi apa kau tahu Kyu kalau surat itu sekarang berada di tangan eommamu?" Tanya Siwon

"mwo! Itu tidak mungkin hyung, jelas-jelas surat itu ada pada Sungmin" kata Kyuhyun terkejut, tentu saja yang dia tau surat itu ada pada Sungmin-nya buka eomma-nya

"tentu saja mungkin Kyu, Sungmin menjadikan itu syarat supaya eommamu tidak menceritakan perceraian kalian padamu Kyu" jelas Siwon

"apa eomma tahu kalau surat itu sudah dibatalkan ke pengadilan hyung? Victoria masih belum tahu kan hyung?" Kyuhyun tidak tahu kalau semuanya akan jadi seperti ini

"sepertinya belum Kyu, tapi sampai kapan kau akan berpura-pura seperti ini Kyu?"

" entahlah hyung, awalnya aku melakukan ini supaya bisa memulai semuanya dari awal dengan Sungmin, tidak kusangka akhirnya akan seperti ini, aku tidak tahu harus bagaimana" Kyuhyun tertunduk lesu di kursinya

"kau sudah memulai semuanya Kyu kau juga harus menyelesaikannya, kau tenang saja selagi hyung bisa membantu hyung akan membantumu Kyu" siwon berdiri dari duduknya dan menghampiri Kyuhyun

"setidaknya perceraian kami sudah dibatalkan hyung, itu sangat membuatku lega,sekarang hanya masalah orang tuaku dan Victoria itu"

"kau bisa memcat Victoria dari agensi nya Kyu" guman Siwon

"tidak hyung aku tak akan menghancurkan kehidupan orang lain hyung"

"baguslah Kyu tapi yang harus kau lakukan terlebih dahulu adalah mengakhiri kebohonganmu"

"ne hyung, kuharap aku bisa melakukannya"

.

.

.

tbc

akhir yangnya bisa update juga... hehehe saya udah panjangin sedikit... mianhae nggak bisa balas reviewnya satu-satu... gomawo buat yang ngereview aku masih butuh review.. soalnya yang bikin semangat untuk lanjutan itu ya review dan yang ngasih saran dan kriti gomawo mudah-mudahan chap 3 update secepatnya. mianhae kalau masih terdapat banyak typos...

mohon reviewnya