Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun and other Support cast
Rated : T
Warning : Yaoi, MPREG, typos, abal, EYD tidak sesuai, penulisan tingkat bawah.
Disclaimer : sampai kapanpun kalian pasti tahu kyumin milik siapa, tapi kali ini izinkan saya mengaku bahwa sungmin milik saya.
Summary : Kyuhyun yang ingin menceraikan Sungmin yang sedang hamil tapi karena kecelakaan Kyuhyun hanya mengingat saat dimana dirinya sangat mencintai Sungmin. kau menceraikanku di saat yang tepat Kyu, mungkin jika aku tidak hamil aku sudah mati bunuh diri sekarang, aku sangat mencintaimu Kyu, kau dan uri aegya adalah segalanya untukku, ku harap kau bahagia dengan keputusanmu/Kyumin yaoi.
TIDAK SUKA YAOI JANGAN DI BACA!
terkutuklah bagi teman yang mengenalkan yaoi pada saya, sehingga saya jadi fujoshi akut seperti sekarang ini.
Flashback
"Bummie apakah tidak ada cara untukku dan Kyuhyun mempunyai baby?" Sungmin menatap kibum didepannya penuh harap. Keesokan harinya setelah incident hasil lab itu Kibum langsung menjenguk sahabatnya itu apertemennya, sungguh tragis rasanya melihat sahabatnya itu sudah seperti mayat hidup. Mata yang biasanya bersinar itu kini tampak redup dan sembab kulit putih susunya sekarang sangat pucat.
"kalian bisa mengadopsi anakkan?jadi orang tua asuh itu sangat mulia dan jangan menganggap semua ini adalah akhir dari segalanya hyung" Kibum memluk Sungmin erat ketika melihat Sungmin mengeluarkan airmata lagi
"aku bisa melakukan itu Bummie, tapi bagaimana dengan Kyuhyun?Kyuhyun masih bisa mempunyai anak Bummie, kekurangannya ada padaku Kyuhyun bisa saja memiliki anak ratusan jika dia mau tapi apa yang bisa ku lakukan jika akulah yang mandul?"Sungmin menangis histeris
"cinta Kyuhyun tidak sedangkal itu padamu hyung"Kibum mengusap punggung Sungmin yang bergetar
"sampai kapan cinta Kyuhyun akan bertahan jika yang kuberikan anak orang lain?sementera dia bisa mendapat darah daging dari orang lain yang jauh lebih sempurna dariku? Apa yang bisa kubanggakan sekarang sebagai istri Kyuhyun sedangkan memberikannya anak saja aku tidak bisa? Orang tua Kyuhyun pansti akan lebih membenciku jika tahu ini"
"hyung itulah kenapa kau harus membicarakan ini dulu dengan Kyuhyun, bicarakan ini baik-baik dengannya aku yakin kalian akan menemukan jalan keluarnya" Kibum menghapus air mata yang mengalir di pipi Sungmin
'bangaimana aku bisa mengatakan ini padanya setelah aku mengatakan semua baik-baik saja dan mendengar betapa senangnya dia mendengar itu'batin Sungmin
"aku akan membicarakan ini dengannya Bummie" Sungmin berusaha tersenyum
"nah itu baru hyungku sangat cantik kalu tersenyum" Kibum mencubit sebelah pipi tembam Sungmin
"seperiti kamu tidak saja Bummie" balas Sungmin cemberut
"ne tentu saja kalau nggak bagaimana kuda itu tergila-gila padaku" Sungmin tertawa mendengarnya sedangkan Kibum tersenyum karena bisa membuat Sungmin tertawa. Tidak ada salahnya menghina sedikit Suaminya itu karena senyum Sungmin begitu berarti sekarang, berbicara tentang suaminya Kibum jadi teringat sesuatu.
"ommo… aku lupa"Kibum langsung melihat jam di handphone nya
"kenapa Bummie?" Tanya Sungmin
"hyung aku ada janji jam 2 ini mau menemani Wonnie menyambut dokter ahli beda dari prancis yang ingin bekerja sama dengan rumah sakit hyung" Kibum sedikit tidak rela meninggalkan Sungmin
"pergilah Bummie pasti ini sangat penting ne?" Sungmin merapikan bekas minuman mereka di atas meja
"tapi hyung.."sungguh Kibum tidak akan rela meninggalkan Sungmin seperti ini
"tidak apa-apa Bummie aku baik-baik saja"Sungmin memberikan senyum hangatnya agar lebih meyakinkan kibum
"aku akan menyuruh Wookie hyung kesini tidak ada penolakan arraseo?" tegas Kibum sementara Sungmin hanya mengangguk pasrah
Jepang
"kyu kau sudah bangun?duduklah eomma sudah siapkan sarapan" Heechul masih sibuk menata makanan di atas meja
"eomma tidak kerumah sakit hari ini?"Tanya Kyuhyun
"eomma akan kerumah sakit sebentar lagi, eomma hanya tidak mau melewatkan sarapan dengan anak eomma yang jelek ini" Heechul tersenyum walaupun gurat kesedihan terlihat jelas dimatanya. Kyuhyun yang melihat itu langsung menghampiri dan memeluk eommanya
"eomma pasti sangat merindukan anak eomma yang jelek ini,aniya?" Heechul hanya tersenyum mendengarnya. Tidak biasanya evilnya ini menurut padanya. Biasanya dia akan melawan dan mengatakan kalau dia adalah namja paling tampan di dunia.
"ada apa hm? Kenapa jadi aneh begini?" Heechul melepaskan pelukannya
"aku bahagia eomma. Sangat bahagia" Kyuhyun langsung membayangkan wajah kelincinya yang imut itu
"memangnya kenapa hmm?"
"hasil tes kami seminggu yang lalu sudah keluar dan semua baik-baik saja" Kyuhyun tersenyum hangat
"syukurlah, kenapa tidak mengajaknya kemari hm?"
"bukannya eomma dan appa tidak menyukai sungmin?"Kyuhyun mengerutkan keningnya
"bagaimana mungkin kami masih membencinya jika dia membuatmu sangat bahagia?dia menjaga anak eomma ini dengan baik kan?"Heechul mengusap bahu Kyuhyun dan Kyuhyun tahu itu hanya sekedar basa-basi yang tujuannya untuk membujuk Kyuhyun.
"ya dia merawatku dengan sangat baik makanya dia bisa membuatku sangat merindukannya. Aku akan menjemputnya setelah keadaan appa sudah mulai membaik" Kyuhyun mendudukkan diri di kursi yang berhadapan dengan Heechul
"setelah ini kau mau ikut eomma kerumah sakit?"Tanya Heechul sambil memakan sarapannya
"aku mau ke perusahaan appa dulu baru kerumah sakit jadi eomma duluan saja" Heechul hanya menggangguk
.
.
.
.
Kacau adalah kata yang terlintas dipikiran Kyuhyun saat melihat kondisi perusaan appanya. Semua karyawan disini bertindak seenaknya.
"inikah yang terjadi pada perusahaan saat appaku sedang sakit?" Kyuhyun bertanya pada pada asisten apanya yang menyambutnya.
"gomenasai tuan, para petinggi perusahaan sedang di sibukkan dengan berbagai proyek yang terancam gagal sehingga tidak ada yang mengawasi para pegawai"asisten Hangeng yang bernama Yamato membukukkan badannya
"berkas yang kuminta semalam sudah kau ambilkan?"Tanya Kyuhyun
"ne tuan berkas itu ada di ruangan saya, saya akan mengantarkannya nanti keruangan anda" Yamato membungkukkan tubuhnya lagi untuk permisi keluar
"tunggu. Aku ingin kau mengumpul semua petinggi perusahaan untuk mengadakan rapat satu jam lagi"
"hai" kemudian Yamato keluar dari ruangan itu. Sementara menunggu Yamoto mengambil berkas itu Kyuhyun langsung menelpon bunny mingnya
"yeobuseo yeobo?" Kyuhyun tersenyum ketika teleponnya tersambung dengan sang pujaan hati
"kyu~" Kyuhyun tersenyum mendengar suara serak itu yang ada dipikirannya pasti sang bunny baru bangun —terbangun olehnya tapi kalau Kyuhyun tahu apa yang membuat suara sang bunny serak pasti dia tidak akan bisa tersenyum manis seperti itu
"ini sudah siang sayang kenapa baru bangun hm?" sungguh Kyuhyun sangat merindukan si bunny ming
"kyu bagaimana keadaan appa?" Kyuhyun tersenyum
"kau tidak menanyakan kabar suami tampanmu ini eoh?aku belum ke rumah sakit hari ini sayang aku masih di kantor" Kyuhyun sibuk memainkan pulpen yang ada di tangannya
" kau pasti sehat kan kyu?sampaikan salamku pada appa dan eomma ne?" Kyuhyun yang melihat yamato memasuki ruangannya mengisyaratkan agar Yamato diam sedangkan Yamato hanya tersenyum melihat tingkah sang atasan saat menelepon sang istri
"ne sayang, sudah dulu ya? Ada beberapa pekerjaan yang harus ku urus. saranghae my bunny"
"nado saranhae my baby kyu" jawab Sungmin dan setelah itu kyuhyun menutup telponnya
"ini tuan berkasnya" yamato menyerahkan beberapa map kepada Kyuhyun, Kyuhyun langsung memeriksa map itu
"bagaimana mungkin harga sahamnya menurun drastis seperti ini? Dan data keuangan ini kenapa begitu banyak penurunan?" Yamato hanya tertunduk takut melihat wajah Kyuhyun yang marah sangat berbeda dengan wajah Kyuhyun saat menelpon beberapa menit yang lalu
"berapa lama lagi para manager dan eksekutif itu datang?"Kyuhyun melonggarkan ikatan dasinya yang terasa mencekik
"sekitar setengah jam lagi tuan, dan anjloknya harga saham karena berita di tuntutnya direktur dari jabatannya tuan" Yamato membungkuk hormat. Kyuhyun hanya tersenyum sinis mendengarnya
"bagaimana bisa appaku dipecat dari perusahaannya sendiri? Lalu siapa yang mengurus kasus appaku?"
"direktur menunjuk seorang pengacara tuan, namanya Victoria song" Kyuhyun melihat jam tangan nya
'ini akan memakan waktu sangat lama' katanya
"suruh pengacara itu menghadapku setelah kita selesai rapat"
Benar kata Kyuhyun rapatnya sangat alot karena banyak terjadi kekacauan di perusahaan mulai dari proyek yang gagal dan data keungan yang sangat luar biasa. Setelah menjalani rapat 4 jam lamanya sampai Kyuhyun melewatkan makan siang akhirnya Kyuhyun kembali keruanngannya. Diruangannya Kyuhyun sudah di sambut oleh seorang yeoja yang sangat cantik.
"annyeong haseyo Kyuhyun-ssi saya Victoria song pengacara appa anda" sapa yeoja itu ramah
"oh.. mianhae membuatmu menunggu, kau bisa bahasa korea?"Tanya Kyuhyun saat mendengar viktoria berbahasa korea
"ne, aku tinggal di korea sebelum pindah ke jepang, jadi Kyuhyun-ssi ada apa anda memanggil saya?"
"aku ingin menyelidiki kasus appaku, tapi mengingat jam makan siang terlewat bagaimana kalau kita memmbicarakan ini sambil makan siang saja?
Sungguh Kyuhyun awalnya tidak berniat mengajak yeoja ini tapi tidak mungkin kan meninggalkan yeoja ini setelah membuatnya menunggu lama? Tidak dia bukan namja yang kejam.
"ne Kyuhyun-ssi aku tahu restoran yang enak disekitar sini" Victoria memasang senyum terbaiknya
.
.
.
Setelah makan Kyuhyun pun langsung menanyakan perihal kasus appanya
"bagaimana bisa appaku di tuntut seperti ini diperusahaannya sendiri?"Kyuhyun memeriksa berkas yang diserahkan Victoria
"sepertinya ada perusahaan yang ingin menjatuhkan appa mu Kyuhyun-sii, dari yang terlihat ada pihak dalam yang bekerja sama dengan perusahaan itu, terbukti dengan adanya kebocaran salah satu data penting perusahaan dan mengkambing hitamkan appa"
"appa?"kyuhyun heran kenapa Victoria juga memanggil apanya dengan panggilan appa?
"eomma dan appamu yang menyeruhku memanggil mereka begitu, lagi pula mereka memang seperti orang tua bagiku"kata Victoria tersenyum
"bagaimana mungkin orang lain mereka anggap anak sementara menantu mereka tidak mendapatkan itu"ucap Kyuhyun dengan sangat pelan
"kau mengatakan sesuatu kyu?"Tanya Victoria
"aniyo, apa ada yang dicurigai oleh appa?, Victoria-sii?"
"panggil Victoria saja Kyuhyun-ah eh boleh kah aku memanggilmu seperti itu?"
"terserah kau saja, jadi apakah appa mencurigai seseorang?"
"sampai saat ini appa belum mencurigai siapa-siapa karena tidak ada bukti"
Tidak terasa sudah hamper 2 jam mereka membahas kasus tersebut tapi tetap saja menemui jalan buntu kerena hari sudah menjelang sore Kyuhyunpun pamit untuk menjenguk appanya
"kalau begitu kita lanjutkan besok saja karena aku mau kerumah sakit tapi sebelum itu aku akan mengantarmu pulang dulu" Kyuhyun mengambil hpnya di atas meja dan memasukannya kedalam saku celananya
"kamu mau meenjenguk appa?kebetulan aku juga ingin tidak keberatan kalau kita kesana bersama kan? Kalau tidak biar aku naik taxi saja" Victoria memasang wajah memelasnya
"baiklah berarti kita kerumah sakit dulu"
"bisakah kita singgah di suatu tempat nanti kyu?eomma sering lupa makan kalau sudah menjaga appa, aku ingin membelikan eomma makanan kesukaan eomma" Kyuhyun merasa heran dengan Victoria mengapa dia begitu tahu begitu dalam tentang keluarganya?
.
.
.
"appa belum sadar juga eomma?"Kyuhyun langsung duduk di sebelah eommanya ketika sampai di ruang rawat appanya
"belum kyu tadi dokter sudah memeriksa appa katanya keadaan appa masih kritis jika keadaan ini berlangsung selama 2 hari maka akan dilakukan operasi jantung kyu" Heechul bersandar di dada bidang anaknya itu
"eomma tidak usah sedih ne?appa pasti akan baik-baik saja, appa adalah namja yang sangat kuat"Victoria mengusap punggung Heechul
"gomawo vicky" heechul menggengam tangan Victoria
"eomma pasti belum makan kan? Eomma makan ne? aku sudah bawakan makanan kesukaan eomma"
"eomma sudah kenyang Vicky"Heechul tersenyum pada Victoria
"eomma tidak bisa berbohong padaku, eomma mau setelah appa sembuh justru eomma yang sakit?"Victoria mencubit hidung Heechul
"kau sangat baik Vicky, calon istri idaman ne?" Kyuhyun hanya menghela nafas melihat interaksi kedua orang tersebut
"aku permisi ne eomma?aku akan memberi tahu sungmin keadaan appa"Kyuhyun segera keluar walaupun belum dijawab oleh Heechul
"Sungmin nugu? Eomma?"Victoria bertanya setelah Kyuhyun meninggalkan ruangan itu
"istri Kyuhyun Vicky, dia sangat imut Kyuhyun sangat tergila-gila padanya"
"Kyuhyun sudah punya istri ?" entah pada siapa Victoria bertanya seperti itu karena yang bisa mendengar ucapannya hanya dirinya sendiri
.
.
.
korea
Sungmin tergesa-gesa keluar dari rumah pasalnya dia baru saja di telpon Kibum untuk kerumah sakit ada hal penting yang ingin di bicarakan katanya.
"Bummie ada apa kamu menyuruhku kesini?"Sungmin langsung bertanya pada Kibum setelah melihat Kibum di depan pintu rumah sakit
"kita bicarakan di ruanganku ne hyung?" Kibum langsung menarik—menyeret Sungmin ke ruangannya
"waeyo?"Sungmin duduk dikursi di depan Kibum
"hyung ingat kemaren aku kebandara menjemput ahli beda dari Prancis?" Tanya Kibum. Sungmin mengerutkan kening—mencoba mengingat
"ooo yang waktu di rumahku ne?"
"ne hyung, kemaren waktu aku bertemu dengannya kami berbicara banyak hyung sampai kami berbicara tentang pernikahan gay dan mengadopsi anak bagi kaum sudah di legalkan di sana."
"maksudnya appa Bummie?bukannya di korea udah di legalkan?" sSngmin memotong ucapan Kibum
"hyung dengarkan dulu ceritaku. Meskipun sudah dilegalkan mengadopsi anak tapi tetap saja naluri memiliki darah daging sendiri sangat kuat"
"bummie bisakah langsung ke inti Bummie?aku tidak mengerti?" Kibum hanya menghela nafas dan melajutkan ceritanya kembali
"karena naluri itu hyung beberapa dokter disana melakukan percobaan rahim buatan dan hasilnya sempurna hyung sudah 4 pasangan yang melakukannya dan mereka berhasil"
"benarkah? Berarti ada harapan untukku Bummie?"Sungmin meneteskan air mata saking bahagianya
"ne hyung, tapi ada beberapa syarat yang hyung harus penuhi, tapi tenang saja aku dan wookie hyung pasti membantu"
"ne Bummie syarat nya apa-apa saja Bummie?"
Kibum mengambil kertas di laci mejanya dan menyerahkannya kepadan Sungmin
"aku mencarinya tadi di situs rumah sakit itu, mungkin kita akan memenuhi semua persyaratannya 3 minggu lagi, hyung akan berangkat bersama Kyuhyun kan?"
"ne bummie, tapi biayanya lumayan mahal ya Bummie?" Sungmin tidak mendengar jelas yang dikatakan Kibum karena terfokus pada kertas yang dibacanya.
"kau kira penghasilan suamimu itu berapa hyung?, itu saja mungkin hanya seminggu gajinya" Kibum memutar matanya bosan. Apakah Sungmin lupa kalau dia mempunya suami yang super kaya? Sungmin hanya mengguk sambil tersenyum
'kita akan punya aegya Kyunnie'batinnya senang
TBC
tidak tahu harus berkata apa... berita sungmin menikah langsung membuat moodku drop, awalnya ingin berhenti jadi joyer tapi hanya jadi joyer hidupku terasa bermakna, bahagia bila melihat moment kyumin walaupun itu hanya saling berpandangan, mencari fakta-fakta+moment terbaru kyumin. awalnya aku kira hoax eh pas ada kabar menika dan bulan madu baru aku sadar kalau inilah kenyataan, satu-satunya obat penyembuh hanyalah ff kyumin tapi sekarang sangat sepi... hanya dalam mimpi rasanya melihat kyumin bersatu...
apalagi melihat banyaknya elf yang menginginkan sungmin keluar, kalau sungmin keluar siapalagi idolaku di suju satu harapanku pada sungmin oppa, tunggu suju kontraknya dulu baru menikah supaya hatiku nggak hancur berkeping-keping... walaupun impian terbesarku melihat kyumin bersatu tapi jika inilah kebahagian sungmin aku tidak rela#plakkk*mang lu siapa
selamat berbahagia sungmin oppa kyuhyun oppa...
