APAKAH ITU MIMPI
Disclaimers : bukan punya saya satupun, suer.
Genre :romance (mungkin), adventure.
Rated : T
Pairing : naruto uzumaki x amano yumma
Warning : OOC, typos, geje, alur kecepetan, abal, autor newbie.
Summary : naruto pulang ke desa konoha bertemu yumma yang berpindah dimensi akibat kematianya di DXD. Ingatanya hilang karena yumma meninggal di chapter akhir. bagaimana kisahnya, baca sendiri.
APAKAH ITU MIMPI
Chapter 2
…..Aku harap…..
Hari demi hari di lalui Yumma dengan Naruto di desa Konoha dan tinggal bersama di apartemenya Naruto. Selama itu pula Yumma menyaksikan Naruto menjalani misi-misi demi memenuhi keuangan mereka, dan Yumma telah mengetahui semua kehidupan tentang Ninja. Awalnya dia kaget karena manusia dapat melakukan hal-hal yang mustahil seperti itu.
Dan itu telah mengubah pandanganya pada manusia, di dunianya dulu manusia adalah sosok yang lemah dan tak dapat di bandingkan dengan rasnya. Tapi sekarang, manusia yang di anggapnya lemah dapat membunuhnya dengan mudah.
Dia ingat cerita Naruto setelah dia datang ke desa ini, Naruto langsung pergi melaksanakan misi yang di berikan Hokage. Pemimpin desa itu memberikan misi untuk menyelamatkan teman Naruto yang sudah menjadi pemimpin desa di umurnya yang masih belasan tahun.
Yumma berpikir, jika teman Naruto yang bernama Gaara itu sudah menjadi pemimpin desa saat umurnya sama dengan Naruto, berarti dia sangat kuat.
Dia juga tau tahapan-tahapan dalam Ninja dari masih belajar di Akademi sampai menjadi Hokage. Tentunya berkat Naruto yang memberitahunya segala hal tentang Ninja.
Latihan yang sangat ekstrem pun Yumma pernah saksikan. Salah satunya saat Naruto mencoba membuat Jurus baru, berhari-hari dia berlatih dengan gurunya, Kakashi dan Yamato si pengguna elemen kayu.
Dia berhasil menyelesaikan Jurusnya dengan sukses dan dapat di perkirakan bahwa Jurus itu dapat mengakhiri lawan dengan seketika saat terkena.
Terbukti dengan misi yang bertujuan membantu team Shikamaru menghabisi anggota Akatsuki.
Manusia yang aneh terbuat dari benang hitam dan memiliki 5 jantung. Yumma ingat, kalau tak salah namanya Kakuzu, dia langsung mati. Tapi mayatnya tak ada luka fisik melainkan luka dalam.
Tim medis mengatakan jurus itu memotong aliran cakra dan sharaf pada tubuh, sungguh mengerikan jurus itu.
Tapi di setiap ada kelebihan ada juga kekurangan serta dampak yang di sebabkan, dan jurus itu juga berbahaya bagi penggunanya kerena jurus itu juga berdampak pada tangan pengguna.
Tangan Naruto di perban dan tak di izinkan pulang sebelum sembuh total. Katanya tanganya ada sejumlah sharaf yang putus. Tapi bukan Naruto kalau tidak cepat sembuh. di perkirakan kalau orang lain yang menerima luka itu akan sembuh selama 2 minggu tapi naruto sembuh hanya dengan 2 hari.
Yumma sudah tak kaget lagi dengan itu dan Sudah lama kejadian itu telah berlalu.
Kini misi yang di jalankan Naruto dengan team Hinata, perempuan yang di ketahui Yumma memendam perasaan dengan naruto. Entah apa penyebabnya, sekarang naruto menjadi pemurung dan matanya tak seindah dulu, sekarang matanya tampak….
Kusam, seperti cahaya yang terang itu telah hilang dari matanya. Yumma mencoba menghibur Naruto yang sedang melamun di meja makan dengan membuatkan ramen, makanan kesukaan Naruto yang menurut Yumma kurang sehat itu.
Dia dari kemarin sore pulang dari misi tak makan dan langsung menuju kamar untuk tidur. Tak cerita apapun ,tak seperti misi-misi sebelumnya yang di ceritakan Naruto saat pulang misi dengan wajah bersemangat.
Sudah 10 menit yumma memandangi naruto yang hanya diam. Dia merasa dadanya sesak melihat naruto begitu dan dia pun bertanya.
"Naruto-kun, kenapa ramen buatan ku tidak kau makan. Jika dingin ramenya jadi tidak enak loh.." ucap yumma yang mencoba menghibur Naruto.
Naruto yang mendengar Yumma berbicara mengangkat kepalanya dan memandangi Yumma. Sedangkan dengan Yumma yang di pandang Naruto dengan wajah menyedihkanya tiba-tiba dadanya sesak. Dia menahan mati-matian agar air matanya tak menetes.
Dan suara pintu apartemen yang di ketok menyadarkan Yumma dari perasaan yang menyesakkan..
"eh, siapa yah yang datang pagi-pagi begini.." ucapnya setelah mendengar apartemenya dan Naruto ada yang mengetok dan segera menuju pintu untuk membukakan pintu.
"ohayou Yumma-chan, dimana Naruto." Ternyata yang datang adalah Kakashi, dan dia menanyakan tentang Naruto.
"oh.. Kakashi-San ,silahkan masuk, Narutonya lagi ada di dalam tapi keadaanya.." Yumma menundukan kepala dan melanjutkan. "to-tolong hiburlah dia, aku takut terjadi apa-apa" lanjutnya dengan nada sendu.
"baiklah, akan ku usahakan." Ucap Kakashi dan segera menuju ke dapur tempat Naruto.
Kakashi langsung dapat melihat Naruto yang memegang sumpit ramen dengan lesu dan pandanganya terlihat kosong. Naruto bahkan tak menyentuh makanan kesukaanya itu.
Kakashi berpikir, apa yang harus di lakukanya pada murid kuningnya ini, tapi sebelum itu dia harus menyelesaikan urusanya dulu datang kesini.
"begitulah Naruto sekarang ,aku mohon padamu Kakashi-san tolong hiburlah dia."mohon Yumma lagi yang ada di sebelahnya.
Kakashi pun segera menghampirinya dan menyapanya.
"yo, Naruto bagaimana kabarmu" sapanya. Tapi yang di sapa hanya menoleh memperlihatkan mata yang kosong tak bercahayanya itu pada Kakashi.
Kakashi yang melihat tatapan itu hanya menghela napas, 'sepertinya cukup parah' batinya. Tapi dia ingat pesan Hokage yang menyuruhnya menjemput Naruto dengan secepat mungkin.
Dia merasa kasihan melihat Naruto tanpa semangat, tak seperti biasanya yang selalu hyperactive.
"baiklah langsung pada intinya saja,"menarik napas yang dalam dan dilanjutkan. " kau di panggil Tsunade-sama untuk menemuinya. Aku tak tau apa yang ingin di sampaikanya dengan mu, mungkin ini penting karena dia berpesan padaku supaya membawamu dengan cepat. Jadi jangan buang waktu." Lanjut kakashi yang mengatakan kedatanganya.
Mendengar itu Yumma langsung mengambilkan jaket kesayangan Naruto. Naruto pun dengan lesu berdiri dan mengambil jaket yang di bawa Yumma dan pergi begitu saja. Ketika Naruto sudah keluar rumah, Yumma berpesan pada Kakashi.
"Kakashi-san tolong sekali lagi hiburlah Naruto-kun." Mohonnya dengan menundukan kepala.
"aku akan berusaha" dengan itu Kakashi segera menyusul Naruto.
Sedangkan dengan Yumma, dia sangat khawatir atas Naruto, Orang yang telah menolongnya dan belum sempat membalasnya.
Dia berpikir, apa yang menyebabkan Naruto seperti itu, dia selama bersama dengan Naruto tak pernah melihat Naruto begitu.
Apa yang sedang terjadi...?
.
.
.
saat ini Yumma sedang melamun di sofa menunggu Naruto pulang, sudah hampir 3 jam dia pergi, dan tiba-tiba pintu apartemen terbuka memperlihatkan Naruto yang keadaanya sangat buruk lebih buruk dari sebelumnya.
Dengan wajah kusam dan terlihat bekas airmata di pipinya. Di saat pandangan mereka bertemu Naruto menghampirinya dan memeluknya dan menangis di pelukan Yumma.
"Ero…. Ero-sannin.. Ero-sannin meninggal.." kata Naruto tersedat-sedat.
Dia mengucapkan itu dengan air mata yang terus mengalir dari matanya sampai Yumma dapat merasakan pundaknya basah oleh air mata Naruto dan tubuhnya yang bergetar.
Yumma merasakan sesak yang teramat sangat di dadanya ketika melihat Naruto begini. Tak terasa air matanya juga keluar, seakan mengerti apa yang di rasakan Naruto.
Cukup lama naruto memeluk yumma dan menangis dalam pelukanya sampai dia kelelahan dan akhinya tertidur. Sedangkan Yumma yang mengerti Naruto tertidur segera membawanya kekamar dan membaringkannya.
dia selimuti tubuh Naruto, dengan perlahan Yumma mengecup kening Naruto dan mengusap jejak air mata yang ada di pipinya. Yumma merasakan 3 pasang tanda lahir itu, tanda lahir seperti kumis kucing yang berjumlah 3 di setiap pipinya.
"tidur yang nyenyak Naruto-kun, semoga dengan tidur dapat meringankan bebanmu" kembali tetesan air mata Yumma menetes.
Yumma berdiri dari tempat tidur itu dan keluar kamar, manutup pintu dengan suara yang sepelan mungkin.
.
.
.
.
Menjelang sore hari Shikamaru datang ke apartemen Naruto, dia khawatir teman idiotnya itu dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Juga kode yang di tinggalkan Jiraya, dia coba bertanya pada Tsunade dan Kakashi tentang kode ini tapi tak ada satupun di antara mereka yang mengerti.
"silahkan masuk Shikamaru-san" Yumma mempersilahkan masuk Shikamaru dan mengantarnya ke kamar Naruto.
Dalam perjalanan ke kamar Naruto, Yumma memohon pada Shikamaru untuk menghiburnya.
"tenang saja serahkan saja padaku, meskipun merepotkan." Kata shikamaru dengan malas "aku juga pernah kehilangan sensei ,bahkan di hadapankku sendiri. Aku tau yang dia rasakan." Lanjutnya.
"aku tunggu di luar saja ,takut mengganggu kalian" kata Yumma yang telah membukakan pintu kamar Naruto dan mempersilahkan Shikamaru masuk.
Yumma pun pergi ke ruang tamu. Dan tak selang beberapa menit Naruto dan Shikamaru sudah keluar dari kamar.
"aku pinjam Narutomu sebentar yah." Ucap Shikamaru yang sedang berjalan keluar dari apartemen di ikuti naruto di belakangnya.
Yumma bingung, kemana Naruto akan di bawa pergi. Tapi dia tak merasa keberatan asal Narutonya itu dapat tertawa lagi seperti dulu, saat Yumma di temukan oleh pemuda kuning itu, Naruto tertawa di hadapanya.
"jaga rumah sebentar yah Yumma-chan" ucap Naruto dengan lesu.
"i-iya" ucap yumma terbata yang mendengar Naruto berbicara. "tapi kalian mau pergi kemana.." lanjutnya
"tenang saja dan mungkin kami akan pulang malam" jawab Shikamaru dan mereka berdua pun pergi entah kemana.
Awalnya Shikamaru ingin menanyakan tentang kode di punggung tetua katak tapi setelah melihat kondisi Naruto, dia merubah rencananya dan mencoba menghiburnya.
"semoga kau kembali ceria seperti dulu Naruto-kun." Ucap Yumma berbisik.
Dia sangat sedih atas apa yang menimpa Naruto. Dia tau rasanya kehilangan seseorang yang sangat dekat, dia tau rasanya tak enak dan tak akan mau merasakanya lagi.
Kehilangan adalah satu hal yang harus jauh dari kehidupanya.
.
.
.
.
.
.
.
Malam pun tiba dengan cepat dan tepat pukul 9 malam Naruto pulang.
"tadaimaaaaa.." ucap Naruto yang baru saja membuka pintu dan masuk kerumah setelah mendengar sahutan dari Yumma.
"okaeri Naruto-kun." Dia terdiam dengan Naruto yang sekarang.
Yumma senang, Naruto sebelum pergi dan yang sekarang sangat berbeda. Sekarang Naruto sudah agak ceria lagi. Yumma harus berterima kasih pada Shikamaru jika bertemu denganya.
"uhm.. Yumma-chan, besok aku akan pergi dari Konoha untuk berlatih menggunakan senjutsu, apa kau tidak apa ku tinggal sendirian." Kata Naruto yang sudah memegang kedua tangan Yumma.
"jadi aku akan di tinggal lagi" ucap Yumma lesu.
"tenang saja, aku akan janji pulang cepat."
"huh, apa boleh buat, sekali kau berkata sangat sulit untuk menggagalkan rencanamu, jadi pesanku hanya satu. Jaga baik baik dirimu dan kembalilah demi aku" Dan mereka saling berpelukan.
'aku harap ini takan berakhir naruto-kun. Aku harap... dan aku sangat bersukur bertemu dengan mu' ucap yumma dalam hati.
Tapi yang mereka tak ketahui adalah jurang. Yah jurang pemisah antara mereka. Jurang yang mereka akan hadapi dan salah satu di antara mereka pasti akan terjatuh ke jurang tersebut.
Dan merasakan RASA SAKIT.
.
.
.
TBC….
A/N:
chapter 3 akan di update 1 minggu lagi. Dan bagi yang baca tolong beri tahu kekurangan saya. Itu sangat berharga buat aku.
Juga terimakasih atas kritik dan sarannya, itu sangat berguna.
by...
REVIEW
Di mana kekurangan saya.
vvvvvvvvvvvvvvvvvvvv
vvvvvvvvvvvvvvvvv
vvvvvvvvvvvvv
vvvvvvvvvv
vvvvvv
vvvv
vv
v
