APAKAH ITU MIMPI

Disclaimers : Bukan punya saya satupun, suer.

Genre : Romance, Adventure.

Rated : T

Pairing : Naruto Uzumaki x Amano Yumma

Warning : OOC, typos, geje, alur kecepetan, abal, Autor Newbie.

Summary : naruto pulang ke desa konoha bertemu yumma yang berpindah dimensi akibat kematianya di DXD. Ingatanya hilang karena yumma meninggal di chapter akhir. bagaimana kisahnya, baca sendiri.

APAKAH ITU MIMPI

Chapter 4

….MIMPI YANG ANEH…

"""SHINRA TENSEI"""

"""KOCHIOSE NO JUTSU"""

BUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUMMMMM…

Dan ledakan yang meratakan desa Konoha terjadi.

Ledakan itu menyebabkan sebagian besar desa hancur apalagi di bagian tengah desa yang tak menyisakan satupun puing-puing rumah melainkan tanah yang cekung dengan indahnya.

Terlihat di sana Sakura keluar dari tubuh Katsuyu, Tsunade yang di lindungi oleh Anbu dan tanda di dahinya sudah menghilang, Shino dan keluarganya yang di lindungi serangganya, Kiba yang mencoba menyingkirkan reruntuhan bangunan dengan kakinya, Shikamaru yang menderita patah tulang kaki, dan masih banyak lagi.

Tiba-tiba Sakura di datangi oleh Yumma yang datang dengan sepasang sayap hitamnya, setelah dia mendarat di sana, Yumma menghilangkan sayapnya. Dia sangat khawatir dengan Desa barunya itu, Desa yang menjadi tempat tinggalnya.

"Sakura-san, apa yang terjadi, dan di mana Naruto-kun.." Dia bertanya dengan wajah yang khawatir.

Khawatir akan hal yang tidak di inginkan, bagaimana jika Narutonya kalah, bagaimana jika dia mati dan itu merupakan hal yang paling tidak di inginkanya.

Bohong jika Yumma tidak menghawatirkan Naruto. Dia sangangt menyukai pemuda pirang itu tanpa pandang apapun, bukan kekuatan, bukan penampilan dan bukan harta melainkan karena sifat pantang menyerahnya dan kasih saying yang di berikannya pada Yumma.

"ehhh" Sakura telonjak kaget ,dia tak sempat merasakan keberadaan Yumma di sisinya."sejak kap-" dia tak meneruskan perkataanya, Sakura menunduk. "aku tidak tau".

Yumma melihat ke sekitarnya, dia tadi tak sempat memperhatikan sekitarnya saat kemari dan lihat sekarang desa yang dulunya indah sekarang berantakan menjadi puing-puing.

Sungguh mengerikan, siapa yang dapat membuat kehancuran yang dahsyat ini hanya dengan beberapa menit, setidaknya itulah yang di pikirkan yumma sekarang.

Desa yang di cintainya seperti cintanya kepada Naruto kini telah hancur. Di hancurkan oleh musuh seluruh Negara elemental, AKATSUKI.

"apa yang terjadi ,aku tak bisa melihat dari sini..?" pertanyaan yang ingin di ajukan oleh Yumma di dahului oleh Sakura.

"i-itu Naruto-san, di-dia sudah membunuh satu Pain dengan sekali hantaman" tanpa di duga ada seseorang dari klan Hyuga menjawab pertanyaanya,

Dan Yumma serta Sakura Pandanganya tertuju pada asap yang berbeda di tengah kawah. Asap itu berwarna putih sedangkan yang lain berwarna coklat.

*whusss….. tap*

Seekor katak yang dia ketahui bernama gamagichi membawa sang Hokage Tsunade yang kondisinya sangat lemah.

Akibat menyembuhkan penduduk dan shinobi yang terluka, kini chakranya tak dapat di jadikan obat untuk dirinya sendiri sebagai mengawet muda.

Dia menghampirinya dengan Sakura di depanya.

"dari sekarang, semua akan baik-baik saja" ucap Tsunade sambil bernapas dengan tersegal-segal, nampak wajah dan tubuhnya menua kekurangan cakra.

Yumma sudah tak kaget lagi dengan Tsunade karena sudah di beri tahu sebelumnya dari Naruto. Yumma dan Sakura segera mengobati Tsunade ,Yumma sebagai penopang kepala agar tak membentur tanah dan Sakura menyalurkan cakra medisnya.

Dan selama itu pertarungan terus berjalan.

"Gawat, Naruto-san sedang terdesak." Kata seorang dari klan hyuga tadi yang rupanya masih memperhatikan pertarungan Naruto.

"terdesak bagaimana..?" Yumma segera saja bernjak dari tempatnya menuju ke orang hyuga itu dan tentu saja setelah menaruh kepala sang Hokage di pangkuan Sakura.

"di-dia tak bisa bergerak ,sekujur tubuhnya di tancapi oleh besi-besi dan….hey kau mau kem-" belum sempat menyelesaikan kalimatnya dia kaget karena perempuan yang menjadi lawan bicaranya berlari ke area pertarungan dengan mengeluarkan sayap dari punggungnya.

Dia benar benar kaget ,siapa sebenarnya perempuan itu. Apakah dia …

.

.

.

Sedangkan dengan Yumma dia seperti mendapatkan kekuatanya kembali setelah sekian lama menghilang, Dia hanya berpikir bagaimana menyelamatkan orang yang berati baginya itu dan secara ajaib kekuatan yang sempat tertidur itu muncul.

Yumma segera mendarat di dekat Naruto yang tertusuk batangan besi di tubuhnya dengan mencoba melemparkan tombak cahaya pada Pain Tendo yang dapat di hindarinya dengan mudah. Tombak itu menghilang saat menancap tanah.

Yumma sengaja tak meledakan tombaknya karena terlalu dekat dengan Naruto dan tanpa di sangka Hinata juga datang membantunya.

Naruto yang di datangi Hinata dan Yumma dengan sepasang sayap tentu saja heran dan kaget, pasalnya Yumma tak perna membri tahunya bahwa Yumma mempunyai kekuatan aneh itu. Dan Naruto tak ambil pusing dengan sayap gagak itu.

Yang di khawatirkan sekayang adalah keselamatan Hinata dan Yumma. Dia tak bisa membayangkan jika Hinata dan Yumma nya kenapa-kenapa.

Dan Naruto mulai sadar dengan keadaan sekarang.

"apa yang kalian lakukan di sini, menyingkir, kalian bukan tandinganya.." ucap Naruto yang memarahi Hinata dan yumma karena khawatir dengan mereka.

"uhm.."Yumma mengangguk."kau telah banyak menolongku, dan sekarang saatnya aku menolongmu. Aku senang bisa bersamamu, menemaniku di saat aku membutuhkan, menjadi penghibur di kala aku sedih, dan masih banyak lagi yang tak bisa aku katakan."

"how.." dengan aroganya Pain berbicara "bala bantuan rupanya.."

Yumma tak menggubris omonganya,Dan dengan itu Yumma menciptakan tombak cahaya berwarna merah di tanganya. dia lemparkan ke Pain. Dan ajaibnya tombak cahaya itu menjadi puluhan.

Selagi pain menghindari tombak-tombak nya Yumma menengok kearah Hinata yang memasang kuda-kudanya.

"kau jaga Naruto-kun Hinata."dan Hinata mengangguk sebagai jawaban.

Yumma melesat menuju pain dengan tombak cahaya yang sudah berada di masing-masing tanganya. Pain yang selesai dengan tombak puluhan itu segera melesat menuju Yumma.

Yumma menusukan tombak yang ada di tangan kirinya ke dada Pain yang dapat di hindari Pain dengan mudah. Melihat serangan pertamanya gagal Yumma mencoba dan mencoba lagi sampai dia berhasil mengenainya.

Sedangkan dengan hinata, dia sedang mengungkapkan perasaanya pada Naruto seperti di Canon walaupun tau hubungan Naruto dengan Yumma, Hinata merasa lega sudah mengatakanya, byakuganya sudah aktif dan dia mematahkan batangan besi yang membelenggu Naruto.

Pain yang melihat Hinata mencoba melepaskan tangkapanya tak membiarkanya begitu saja. Yumma yang melihat Hinata mencoba melepaskan Naruto tersenyum dan tak menyadari Pain telah merentangkan tangan kearahnya dan Hinata yang tengah fokus melepaskan Naruto.

Shinra tensei di terima Yumma dan Hinata. Yumma terpental sangat jauh dan menabrak bebatuan dan berhenti. Sedangkan hinata hanya terlempar beberapa meter saja.

Mereka berdua tampak tak bergerak. Nampaknya Yumma yang lebih parah menerima luka di tubuhnya karena perlempar sangat jauh sedangkan Hinata hanya ujung bibirnya saja yang mengeluarkan darah.

Naruto meneriakan nama orang yang telah menolongnya. Naruto sangat khawatir melihat kondisi mereka berdua, terutama Yumma yang tak bergerak sedikitpun di reruntuhan tanah yang menjadi akses pendaratanya.

Naruto memejamkan matanya dan merasakan energy kehidupan Yumma masih ada, dan di sisi lain Hinata sudah bangun dengan cakra biru seperti kepala Singa berada di masing-masing tanganya.

Hinata berlari menerjang Pain dengan brutal dan dapat di hindari Pain dengan mudah sampai Hinata melihat pandangan Pain tak fokus.

Itu adalah kesempatanya untuk menyerangnya dan akaibatnya Hinata dapat menghantam dagu Pain dan di lanjutkan dengan memukul perut Pain.

Pain pun melesat dengan cepat ke belakang dan terjungkal balik dengan indah. Saat sudah berhenti Pain pun berdiri dengan santai seperti dia hanya terjatuh.

Dia membersihkan jubah kebesaranya yang kotor oleh debu.

"lumayan" katanya yang selesai membersihkan debu di jubahnya "tapi cukup sampai di sini"

Pain pun merentangkan tangan kirinya pada Hinata dan menyiapkan batangan besi di tangan kananya.

"Hinata" Naruto sangat khawatir dengan Hinata. "menjauh sekarang aku tak mau kau terluka karena aku, dia sangat kuat berbeda level dengan mu."

Hinata yang mendengar naruto menhawatirkanya tersenyum dan membatin bahwa dia rela mati demi melindungi pria yang di sukainya sejak kecil itu.

"Aku rela mati sekalipun demi melindungimu Naruto-kun. Aku tak akan menarika kata-kataku karena itu adalah jalan ninjaku juga"

Di sisi lain Pain telah melancarkan jurusnya.

"banso tein" gummaman yang berasal dari pain.

Dan akibatnya tubuh Hinata melayang menuju Pain dengan cepat dan tak dapat di hindari oleh Hinata. Di sana juga telah teracung batangan besi Pain yang akan menusuknya.

Hinata tertusuk oleh besi itu dan tak sadarkan diri. Pain melemparkan tubuh Hinata ke depan Naruto.

"seperti saat itu. Orang tua ku terbunuh oleh Shinobi Konoha. Dan apakah sekarang kau sudah mengerti rasa sakit." Ucap pain yang mulai mendekat kearah Naruto.

Sedangkan dengan Naruto memandang Hinata dan Yumma yang ada di hadapanya dan di pinggiran kawah dengan emosi yang siap meledak.

"keluarkan semua emosimu ,akan ku bantu kau membunuhnya" suara Kyubi menggelegar di pikiranya yang kacau dan..

BUMMMMMMM….

Ledakan cakra merah yang sangat pekat keluar dari dalam tubuh Naruto, Dan pertempuran Pain Tendo dengan Naruto terjadi seperti di Canon.

Setelah Konan membungkus jasad Nagato dan Pain Tendo yang merupakan tubuh dari Yahiko, Naruto teringat dengan Yumma dan Hinata. Dia segera meloncat dengan setinggi-tingginya dan berlari sekencang-kencangnya.

Dia melihat yumma saja yang sedang di kerumuni oleh teman-temanya. bahkan di sana ada Guru alias tebal alias Gai. Naruto langsung menghampiri Yumma yang tergeletak di sana.

"sakura, bagaimana keadaanya. Dan di mana hinata.?" Teriak naruto dengan keras ke semua yang ada di situ. Sedangkan yang di teriyaki hanya menundukan kepala.

"Hinata sudah di bawa oleh ayahnya untuk di beri pengobatan segera" ucap Sakura setengah berbisik tapi masih dapat di dengar Naruto.

"Na-Naruto-kun" ucap Yumma seperti berbisik.

Keadaan yumma saat ini sudah tak dapat di tolong lagi, dia bertahan dengan rasa sakitnya hanya untuk menyampaikan sesuatu pada Naruto.

"A-Aku telah berbohong Naruto-kun, aku bukan manusia melainkan seorang Malaikat jatuh yang di buang Tuhan kerena memiliki sifat buruk." Katanya menerangkan dengan jujur siapa dia sebenarnya.

Hal yang selama ini di rahasiakanya dari setiap orang. Yumma ingin sekali bilang pada Naruto kebenaran ini dengan secepat mungkin tak terdesak dan ingin mengatakanya saat ingin meninggal seperti sekarang.

"jangan katakana apapun, kau,…. kau akan sembuh dan kita akan bersama lagi seperti kemarin, Aku janji" kata Naruto dengan terisak.

"aku…bahagia..."

Senyuman kembali Yumma perlihatkan pada Naruto yang sedang menangis tersedu-sedu memangkunya. Dirinya sudah tak kuat lagi akan rasa sakit yang di terimanya.

Perlahan namun pasti sayap hitam seperti gagak yang di hiraukan Naruto tang tepat berada di punggung Yumma berbah menjadi putih bersih, dan seiring dengan itu tubuh Yumma juga bercahaya putih.

"aku senang bersama denganmu Naruto-kun dan terimakasih atas semuanya… sampai jumpa"

Tubuh yang sudah berbalut dengan cahaya itu mulai transparan seiring dengan berjalanya waktu.

"ti.. tidak.. jangan tinggalkan aku.." teriak Naruto dengan mengguncang-guncangkan tubuh transparan Yumma.

Dan Yumma pun benar-benar hilang dari pangkuanya, melebur menjadi cahaya. Terbebas dari segala beban duniawi dan menuju alam yang belum di ketahui siapapun kecuali diri-NYA.

Naruto masih tak bergerak di sana, dia tampak menunduk dalam. Di sana juga terdapat temanya yang ada di sekitarnya menyaksikan hal yang tak terduga itu.

Teman yang di kenalnya yang bernama Amano Yumma adalah seorang malaikat, pantas saja dia sangat cantik.

Naruto perlahan menghadap ke langit dan mengambil napas yang dalam dan di hempaskanya dengan teriakan.

.

.

.

"YUMMMAAAAAAA"

"hah.. hah.. hah.. hah.. " Keringat dingin mengucur dari tubunya."untung hanya mimpi, tapi siapa perempuan itu yah"

Dia menyeka keringat yang mengucur dari dahinya dengan selimutnya. Dan kembali berbaring di tempat yang di yakininya tenda medis tersebut.

"Mimpi yang aneh. Tapi kok terlihat nyata yah, atau mungkin inajinasiku yang terlalu besar. Hah….. terserah lah.."

"Tidur lagi aaaahhhh. Badan ku terasa remuk."

Dan yang tak di ketahui Naruto adalah ada burung merpati putih yang ada di pohon sedang memperhatikanya lewat jendela tenda.

"ku harap engkau selalu tersenyum seperti pertama kita bertemu Naruto-kun, dan aku akan selalu mengawasimu"

terlihat burung itu meneteskan air matanya.

.-

Setelah burung merpati yang anehnya dapat berbicara dan menangis itu berbicara, lebih tepatnya bergumam, dia terbang.

terbang menuju tujuan baru yang menantinya.

.

.

.

.

.

….END

.

.

.

FIC GEJE DAN BERAKHIR DENGAN GEJE PULA. BUKAN BEGITU….?

dan ma'af karena saya tak pernah membalas review kalian, kalian tau kenapa..?

karena saya buat fic ini lewat hp, laptop saya hancur setelah jatuh dari motor dan terlindas mobil, ukh..bangsat tuh mobil.

yaudalah, tetap review yah...

yang minat mau kenal aku lebih jauh, ini pin bb aku...

51268004

REVIEW

VVVVVVVVVVVVVVVV

vvvvvvvvvvvvvvvvv

vvvvvvvvvvvvv

vvvvvvvvvv

vvvvvv

vvvv

vv

v