Naruto : Blast To The Past

Author : Namikaze Kyoshi

Disclaimer : Naruto milik om Mashasi, saya cuman minjem aja, cerita ini murni ide saya

Genre : Adventure & Romance

Rate : M

Pairing : Naruto x Harem, Sasuke x MiniHarem

Warning : Godlike Naruto, Godlike Sasuke, Strong Sakura, Good Sasuke, OC, OOC, Typo, Abal, Gaje, Time-Travel

.

.

.

.

.

Summary:

Naruto yang bertarung melawan Kaguya saat perang dunia shinobi ke 4 mengalami kesulitan meskipun telah mendapatkan mata sharingan milik kakashi dan dibantu oleh sahabatnya Sasuke Uciha, hingga suatu ketika jurus teleportasi milik Sasuke dan Hiraishin milik Naruto berbenturan dengan Teknik Perpindahan Dimensi milik Kaguya...

.

.

.

.

Previous Chapter:

"Bagaimana Shisui? Apakah semua berjalan dengan lancar?" mendengar pertanyaan tersebut, Shisui membalas dengan senyum di wajahnya

"Tentu saja.. Dan terima kasih untuk bantuannya, Ehmm..?"

"Jika kau ingin tau siapa kami sebenarnya, datanglah besok ke Hutan Kematian dan bawa juga Itachi bersamamu.. Kami akan menjelaskan siapa kami sebenarnya" ucap Sasuke dengan tenangnya, setelah itu mereka bertigapun pergi dengan Shunsin.

.

.

.

.

.

Chapter 2

Melihat mereka semua pergi, Shisui bergegas menuju tempat ia dan Itachi bertemu. Melakukan Shunsin tanpa handseal, Shisui segera menghilang dari tempat itu.

At Place

Itachi Uciha, salah satu prodigy dari Clan Uciha. Terkenal akan kejeniusannya dan kemampuan Genjutsu yang luar biasa, saat ini sedang menunggu sahabatnya Shisui Uciha untuk mengetahui apakah rencananya berhasil atau tidak. Setelah menunggu cukup lama orang yg ditunggu belum datang juga membuatnya khawatir. Memutuskan untuk mencari sahabatnya, Itachi segera melakukan Shunsin sebelum muncul kepulan asap di depannya dan memunculkan Shisui dengan senyum di wajahnya.

"Yo Itachi, maaf menunggu lama. Tadi ada kucing hitam yang muncul, jadi aku harus memutar jalan" Shisui menyapa dengan alasan konyol senpainya di Anbu

"Hn, jangan pernah gunakan alasan Kakashi untuk keterlambatanmu Shisui" jawab Itachi dengan wajah datarnya. "Lalu bagaimana dengan rencanamu? Apakah berhasil?" tanya Itachi. Jujur saja ia penasaran dengan rencana yang dijalankan Shisui, karena menurutnya melakukan genjutsu Kotoamatsukami ke kepala Clan atau ayahnya saja bukan hal yang mudah.

Dengan senyum yang terus bertengger di wajahnya Shisui menjawab "Tentu saja, bukan hanya ayahmu saja tapi seluruh anggota Clan yang ada di kuil Naka berhasil terpengaruh Kotnamatsukami"

Mendengar jawaban Shisui, Itachi membulatkan matanya karena setahunya Genjutsu Kotoamatsukami hanya bisa dilakukan kepada 1 individu saja dan itupun memiliki jeda 10 tahun. Dengan penuh rasa penasaran Itachi bertanya "Bagaimana kau melakukannya? Bukankah katamu Genjutsu Kotoamatsukami hanya bisa dilakukan pada 1 orang saja? Dan jeda dari jutsu itu 10 tahun?"

Mendengar pertanyaan Itachi, Shisui menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dari dirinya yang dihadang oleh Danzo, pertolongan dari 3 oranp mestirius dan yang paling membuatnya penasaran scroll pemberian dari salah satu dari mereka yang mengandung kekuatan yang hanya dimiliki oleh bocah itu saja.

Mendengar cerita Shisui, Itachi juga penasaran dengan mereka bertiga terutama pemuda Uciha itu. Karena jika ada seorang Uciha yang kuat, Itachi atau Shisui seharusnya sudah mengenalnya. Terlalu serius dengan pemikirannya, Itachi terkejut saat Shisui memanggilnya.

"Itachi, besok mereka ingin bertemu dengan kita di hutan kematian. Mereka akan menjelaskan siapa mereka sebenarnya"

"Begitukah? Baiklah kalau begitu, tapi aku masih belum percaya pada mereka dan sebaiknya besok kita harus berhati hati"

Menganggukan kepalanya, Shisui segera mengajak Itachi untuk melaporkan misi mereka ke Hokage ke tiga.

Time Skip

At Forest of the Death

Saat ini Itachi dan Shisui sudah ada di hutan kematian menunggu 3 orang itu. Melihat kepulan asap di depan mereka, Itachi dan Shisui bisa melihat 2 orang pemuda dan 1 gadis yang dilihat dari fisiknya berumur sekitar 16 tahun. Keheningan tercipta untuk beberapa saat sebelum Naruto berbicara

"Maaf sudah membuat kalian menunggu, tadi ada kucing hitam yang menghalangi jalan kami, jadi kami harus memutar jalan untuk menghindari sial" jawab Naruto dengan Cengirannya.

'Kenapa alasan Kakashi sekarang menjadi tren?' pikir Itachi dengan keringat menetes dari pelipisnya

'Hahaha, dia mirip dengan Kakashi senpai' pikir Shisui yang teringat senpainya

"Tidak apa apa, lagi pula kami juga baru sampai jadi tenang saja... Nah sekarang maukah kalian menunjukkan identitas kalian yang sebenarnya?" jawab dan tanya dari Shisui

"Hn, baiklah. Tapi sebelum itu, Dobe pasang kekai dulu dan lepaskan Fuin ini" kata Sasuke

Melakukan Handseal Naruto segera memasang kekai agar tak ada yang mengetahui atau mendengar pembicaraan mereka. Setelah itu melakukan handseal lagi dan mengucap KAI, membuat Fuin Henge di tubuh mereka menghilang. Kepulan asap tercipta beberapa saat sebelum menghilang memperlihatkan 3 sosok bocah yang familiar terhadap duo Uciha itu, terutama Itachi.

"Hai Nii-san" sapa Sasuke dengan senyumnya.

Membulatkan matanya, Itachi terkejut melihat orang misterius itu adalah adiknya."S-Sa-Sasuke.. Benarkah itu kau? Ta-tapi bagaimana?"Itachi bertanya dengan gagap dan terkejut

"Kami bisa menjelaskannya Itachi-san, Shisui-san. Kami sebernarnya bukan dari masa ini" jelas Naruto

"A-apa ma-maksud dari ucapanmu itu Naruto-san?" tanya Shisui dengan nada tak percaya

"Maksud dari Naruto adalah kami tidak berasal dari masa ini, tapi kami dari masa depan. Kami mengalami sedikit kecelakaan dan akhirnya terlempar ke masa lalu" jelas Sakura

"Hn, akan lebih mudah jika menggunakan Sharingan. Nii-san, Shisui-san lihat mataku.. Genjutsu Sharingan"

Saat ini Sasuke memperlihatkan kejadian di masanya melalui sharingan... Mulai dari pembantaian Clan Uciha, invasi Orochimaru, Pertarunganya melawan Itachi, Perang Dunia Shinobi ke 4 melawan Obito dan Madara, hingga pertarungannya melawa Kaguya. Setelah menjelaskan semuanya ekspresi Shisui dan Itachi terlihat terkejut. Mereka tidak menyangka jika di masa depan akan terjadi hal yang mereka takuti.. 'Perang'.. Kata yang tabu bagi duo Uciha tersebut, kata yang mereka benci dan hal yang selalu mereka hindari malah terjadi di masa depan.

Sadar dari rasa shocknya Shisui segera bertanya ke pada Sasuke "Knapa kalian menceritakan yang sebenarnya kepada kami? Apa kalian sudah menceritakannya kepada Hokage-sama?"

"Alasan kami menceritakannya kepada kalian karena kami percaya kepada kalian. Karena sekuat apapun kami dan sekeras apapun kami berusaha untuk merubah masa depan, kami tak kan bisa melakukanya sendiri.. Kami membutuhkan bantuan dari orang lain.. Lagipula menurut Teme kalian orang yang tepat. Dan untuk Hokage-jiji, aku akan menceritakannya saat kami sudah menjadi Genin dan berada dalam satu tim" jelas Naruto panjang lebar.

Menganggukan kepalanya Shisui dan Itachi mengerti dengan keadaan mereka bertiga. Keheningan tercipta sebelum Shisui berkata "Pantas saja saat aku membuka scroll yang kau berikan, aku merasa mengenalinya. Katakan padaku Naruto-san apakah benar isi dari scroll itu adalah chakra dari Kyubi?"

Flashback

Saat Shisui sudah sampai di depan Kuil Naka, ia segera bergegas masuk ke ruang rapat Clan Uciha. Sesampainya di sana ia bisa melihat semua anggota Clan sudah berkumpul dan mendengarkan ucapan Uciha Fugaku selaku kepala Clan. Bergegas menuju ke arah Fugaku, Shisui berharap rencananya berhasil... Saat sudah berada di dekat Fugaku ia teringat dengan scroll pemberian ninja misterius yang menolongnya. Membuka scrollnya dan membuka segelnya Shisui tiba tiba diselubungi chakra merah yang mirip seperti rubah dengan telinga seperti rubah dan memiliki ekor berjumlah satu

'Apa ini... Chakra Kyubi?! Bagaimana pemuda itu mendapatkannya?' Pikir Shisui

'Ahh, nanti saja kutanyakan saat ini yang penting aku harus mencegah kudeta ini terjadi'

Merasakan tekanan chakra yang kuat seluruh Clan mengalihkan perhatiannya ke arah sumber kekuatan tersebut dan melihat Shisui diselubungi Chakra yang kuat dan gelap. Berbagai pertanyaan terlintas di benak masing masing orang seperti 'apa itu' atau 'bagaimana ia mendapatkannya'.

"Shisui apa maksudnya semua ini? Dan chakra apa itu?" tanya Fugaku dengan nada tinggi

Tak ada jawaban dari Shisui yang saat ini sedang memejamkan matanya.. Konsentrasi terhadap jutsunya. Saat sudah selesai, membuka matanya.. Yang terlihat bukan Sharingan dengan tiga tomoe melainkan Sharingan dengan bentuk mirip Shuriken tp memiliki 4 sisi. Setelah itu terdengar ucapan Shisui yang menggema ke seluruh ruangan "Kotoamatsukami"

Seluruh anggota Clan terdiam beberapa saat. Sementara Shisui saat ini tengah berlutut dengan nafas terengah engah karena menggunakan teknik Kotoamatsukami menguras banyak chakranya dan juga chakra kyubi pemberian temannya. Ia berhasil memberikan ingatan baru pada seluruh Clan kalau saat ini mereka sedang melakukan rapat harian Clan, Shisui juga menghapus ingatan mereka tentang rencana kudeta.

"Apa yang kita lakukan di sini?"

"Aku juga tak tahu, aku harus segera kembali dan mengajari anakku jutsu katon"

"Iya, aku juga lupa untuk mengangkat jemuran, aduh pasti istriku akan marah" oke abaikan yang satu ini

Kegaduhan terjadi di ruangan tersebut, hingga Fugaku menyuruh mereka semua kembali ke rumah masing masing. Menoleh ke samping Fugaku melihat Shisui tengah menatapnya dengan senyum.

"Kenapa kau tersenyum begitu Shisui? Dan apa yang kau lakukan di sini? Bukannya kau harusnya bersama Itachi?" ucap Fugaku

"Ahh, iya paman. Aku ke sini hanya mampir saja.. Dan untuk Itachi aku akan menemuinya sebentar lagi... Baiklah paman aku pergi dulu"

Dengan itupun Shisui keluar dari Kuil Naka dengan senyum yang bertengger di wajahnya.

Flashback End

"Iya itu memang chakra Kyubi, aku memberikannya agar meningkatkan kemampuan dari Kotoamatsukami mu agar dapat mengubah memori seluruh anggota Clan Uciha.. karena ku pikir dari pada hanya melakukannya ke ayahnya Teme lebih baik melakukannya ke seluruh anggota Clan" jawab Naruo mantap

"Begitu ya.. Jadi kau sudah menguasai chakra Kyubi. Aku cukup terkesan kau bisa menguasai chakra dengan jumlah gila itu" pernyataan Shisui itu dibarengi dengan anggukan kepala dari semua orang yang ada disana minus Naruto dan Shisui

"Apakah ada yang ingin kalian tanyakan lagi?" tanya Sasuke kepada duo Uciha di depannya

"Apakah kekuatan kalian saat ini sama kuatnya dengan kalian pada saat melawan kaguya?" Itachi jadi yang pertama dalam mengajukan pertanyaan

"Tidak, bisa dibilang kalau kemampuan dan pengetahuan kami tentang jutsu masih sama... Hanya saja fisik kami yang sekarang belum mampu menampung beban dari jutsu kami. Jadi saat ini kami hanya mampu melakukan jutsu maksimal class A, itupun hanya untuk 1-2 kali saja... Kecuali Dobe yang memang memiliki stamina dan chakra lebih banyak diantara kami bertiga, jadi dia mampu menggunakan jutsu class A sedikit lebih banyak daripada kami... Hanya saja dia belum mampu menggunakan jutsu class S maupun mangekyo sharingannya, sama sepertiku" jelas sasuke panjang lebar

Mencerna semua informasi yang diterima Itachi melanjutkan ucapannya "Begitu ya.. Jadi selanjutnya apa rencana kalian?"

"Untuk saat ini mungkin kami hanya akan berlatih. Melatih fisik kami saat ini menjadi prioritas. Lagipula aku harus siap jika ingin bertarung melawan orochimaru di ujian chunin beberapa tahun lagi" jawab Naruto

"Lagipula sepertinya saat ini aku bisa jadi Rookie of The Year di Akademi... Hehehe" sambung Naruto dengan nada bercanda

"Jangan bercanda Dobe, akulah yang tetap jadi Rookie of The Year" ucap Sasuke narsis

"AKU"

"AKU"

"AKU!"

"AKU!"

"AKU!"

"AKU!"

Duo Uciha dan Sakura hanya bisa sweetdrop melihat kejadian di depan mereka. Bagaimana mungkin seorang Uciha bermuka datar seperti Sasuke bisa berdebat memperebutkan hal sepele dengan Naruto. Kalau Naruto mungkin mereka maklum tapi Sasuke? Sungguh mereka tidak tahu sihir apa yang digunakan Naruto hingga bisa membuat Sasuke menjadi seperti itu.

PLETAK.. PLETAK..

"Bisakah kalian berdua diam?! Kenapa kalian berisik sekali hanya karena memperebutkan hal yang tidak penting?!" marah Sakura setelah memukul kepala mereka berdua

"Ittai Sakura-chan kenapa kau memukulku? Teme yang memulai semuanya aku kan hanya membela diri" bela Naruto sambil memegangi kepalanya yang dipukul Sakura

"Hn"

"Baiklah sepertinya pertemuan ini cukup sampai disini saja.. Sebaiknya kalian segera pulang dan beristirahat. Dan untukmu Sasuke besok aku dan Itachi ingin mengetes sampai mana batas kekuatanmu saat ini" jelas Shisui dan diberi anggukan oleh Itachi

"Ehmm, bisakah aku ikut dengan kalian? Aku masih belum terlalu mengeti cara menggunakan Sharingan.. Maka dari itu sebaiknya aku belajar langsung dari kalian" pinta Naruto

"Baiklah.. Lagipula dengan adanya dirimu mungkin suasana saat latihan tidak akan terlalu suram karena hanya ada 2 makhluk bermuka tembok itu.. Hahahaha..." penyataan Shisui itu mendapatkan tatapan tajam dari Kakak beradik Uciha

"Lalu aku bagaimana?" tanya Sakura yang tidak tahu harus melakukan apa

"Kau boleh ikut jika kau mau Sakura-san, lagipula semakin banyak yang ikut akan lebih bagus lagi" jawab Shisui

"Hn. Sepertinya sudah saatnya kalian pulang, hari sudah semakin gelap" ucap Itachi

Dengan itu mereka berlima menghilang dengan Shunsin ke rumah masing masing


Keesokan harinya..

Saat ini Duo Uchiha dan tim 7 tengah berkumpul di hutan kematian untuk melakukan sparing demi mengukur batas kemampuan dari tim 7.

"Baiklah sekarang kita sudah berkumpul, lebih baik segera kita mulai. kalian bertiga akan melawan aku dan juga Itachi. Jangan ragu ragu.. keluarkan seluruh kemampuan kalian dan kami juga akan serius melawan kalian. Setelah itu kami akan mengobservasi dimana letak kekurangan kalian dan memperbaikinya" jelas Shisui

"Baiklah kita mulai dari 3..2..1.. Mulai"lanjut Shisui

Dengan itu tim 7 melesat menuju ke arah duo Uciha. Sasuke ke arah Itachi sementara Naruto dan Sakura menuju ke arah Shisui.

At Sasuke

Mengaktifkan Sharingannya Sasuke segera menyerang Itachi dengan Taijutsu khas Clan Uchia. Jual beli serangan dilakukan oleh keduanya, Sasuke melompat dengan gerakan memutar melakukan tendangan yang dihalau Itachi dengan menyilangkan tangannya. Gagal dengan serangannya, Sasuke dengan kecepatannya menghilang dari hadapan Itachi dan muncul dibelakang Itachi, bersiap melakukan tendangan Sasuke sedikit membulatkan matanya saat tiba tiba Itachi menghilang dan sudah ada di belakangnya. Melihat Itachi bersiap menyarangkan tendangan ke arah dadanya Sasuke segera menyilangkan tangannya.'Sial, tubuhku belum mampu mengimbangi kekuataannya. Seandainya tubuhku seperti saat melawan Kaguya pasti menahan tendanganya bukanlah hal yang sulit'. Tubuh Sasuke terlempar setelah menerima tendangan Itachi.. Mencoba menyeimbangkan tubuhnya, Sasuke melakukan gerakan memutar di udara dan mendarat dengan mulus. Tak ingin memberikan kesempatan untuk Sasuke, Itachi segera membuat Handseal dan mengucapkan nama jutsunya "Katon: Gōkakyū no Jutsu!", Bola api raksasa melesat ke arah Sasuke. Tak ingin kalah Sasuke juga mengeluarkan jutsunya "Katon: Gōkakyū no Jutsu!", Bola api dengan ukuran yang sama seperti milik Itachi melesat ke arah Itachi. Kedua jutsu itupun bertabrakan dan menciptakan ledakan besar. Tidak mengurangi kecepatan, mereka berdua melesat sambil membawa kedua pedang masing masing. Sasuke dengan Kusanaginya dan Itachi dengan tantonya.

TRANK..TRANK..TRANK..

Kedua ninja itu bertarung dengan kecepatan tinggi, yang terlihat hanya percikan percikan api akibat gesekan kedua senjata itu. Sasuke menyeringai saat melihat tanto yang digunakan Itachi mula retak. dengan menambahkan chakranya ke pedangnya Sasuke menebas pedang Itachi membuatnya patah menjadi 2. Itachi sedikit membulatkan matanya saat melihat tantonya patah, segera fokus kembali ia melompat dan merapal Handseal "Katon: Hōsenka no Jutsu". Puluhan burung api melesat ke arah Sasuke.. Tak ingin terkena Sasuke melompat menghindar hanya untuk mendencih tak suka saat melihat burung burung api itu masih mengikutinya. Berlari ke arah hutan Sasuke dengan lincah menghindar dari serangan milik Itachi. Beberapa dari burung api itu menabrak pepohonan di hutan dan menciptakan ledakan yang cukup besar. Dirasa sudah aman Sasuke segera melesat mencari Itachi. Melihat Itachi ada di depannya Sasuke segera membuat Handseal dan menucap nama jutsunya "Katon: Gōryūka no Jutsu!". Bola api berbentuk kepala naga melesat ke arah Itachi.. Melihat jutsu sang adik mengarah padanya Itachi segera melompat menghindar. Sasuke yang melihat kakaknya berhasil menghindar segera merjang ke arahnya dan menebaskan pedangnya...

KWAK..KWAK..KWAK..

Tubuh Itachi yang tertebas pedangpun berubah menjadi sekumpulan gagak.. Melihat Itachi berubah menjadi sekumpulan gagak, Sasuke hanya mengutuk dirinya yang lengah hingga bisa terkena genjutsu milik Itachi. Melakukan segel tangan dan menucap KAI, gagak gagak itu berubak menjadi shuriken. Sedikit terlambat untuk menghindar beberapa shuriken berhasil menggores tubuhnya. Sedikit meringis karena rasa sakit yang dideritanya Sasuke berlari ke arah Itachi."Cukup Sasuke sparingnya cukup sampai disini, aku sudah mengevaluasi dimana letak kekuranganmu. Sekarang kita akan mencari yang lainnya" kata Itachi. Menganggukkan kepalanya Sasuke segera pergi mencari yang lainnya bersama Itachi.

At Naruto & Sakura

Saat ini Naruto dan Sakura sedang berhadapan dengan Shisui. Sakura jadi yang pertama berlari ke arah Shisui. Keduanya melakukan pertarungan taijutsu, pukulan dan tendangan silih berganti. 'Sial... Shisui-san benar benar cepat, ditambah dengan sharingan membuatnya sulit untuk diserang. Aku harus membuat celah untuk menyerang' Pikir Sakura. Merasa pertarungan taijutsu ini tak menemukan hasil, Sakura melompat dan melakukan tendangan ke arah Shisui. Merasa ada bahaya Shisui segera menghindar hanya untuk menganga kaget melihat hasil tendangan Sakura yang mampu menghancurkan tanah disekitarnya. Sakura yang melihat lawannya terkejut tak membuang kesempatan, segera saja ia melompat dan memukul Shisui yang tengah kaget. Menyilangkan kedua tangannya untuk menahan pukulan Sakura, Shisui merasakan sakit yang teramat sangat saat tangannya bersentuhan dengan tinju Sakura. 'Sial, kuat sekali pukulannya... Tanganku seperti remuk' pikir Shisui sambil meringis kesakitan. Shisui terlempar karena menahan pukulan Sakura, Naruto yang melihat hal itupun segera melesat ke arah Shisui. Shisui yang melihat kedatangan Naruto segera mengealuarkan jutsunya "Katon: Gōkakyū no Jutsu!", bola api berukuran besar melesat ke arah Naruto. Melihat adanya bahaya yang mendekat, Naruto segera melompat ke samping untuk menghindari serangan itu. Shisui yang melihat serangannya berhasil dihindari justru menyeringai dan segera menghilang dengan shunsin tanpa segel tangan. Muncul disamping Naruto, Shisui melakukan tendangan ke arah Naruto dan terkejut saat melihat Naruto berubah menjadi kepulan asap.. 'Kage bunshin?! Lalu ke mana yang asli?' pikir Shisui.

"Kau mencariku?" ucap Naruto yang tiba tiba muncul dibelakang Shisui

Tanpa menunda waktu lagi Naruto langsung menendang punggung Shisui membuatnya berubah menjadi kepulan asap... Tunggu dulu... Asap? 'Sial ke mana yang asli?' pikir Naruto

Pikiran Naruto buyar saat mendengar suara di belakangnya. "Kau pikir hanya kau saja yang bisa melakukan Kage bunshin?" Kata Shisui. Tanpa memberi jeda ia langsung melempar shuriken dan membuat handseal "Shuriken Kage Bunshin no Jutsu!", shuriken dalam jumlah puluhan itu melesat ke arah Naruto yang tidak bisa menghindar lagi dan menjadi... NANI?! JADI ASAP... LAGI?!

Belum hilang rasa terkejutnya, Shisui merasakan sakit dipunggungnya... Saat melihat ke belakang dan ternyata Narutolah yang menendangnya. Meluncur dengan cepat Shisui dapat melihat Sakura yang sudah bersiap menyambutnya dengan kepalan tangan berlapis chakra berpendar biru. 'Apa dia benar benar ingin membunuhku?' pikir Shisui sedikit ingin merasakan pukulan Sakura untuk yang kedua kalinya. Shisui membuat handseal "Katon: Karyū Endan!", Serangan berbentuk gelombang api mengarah ke Sakura. Melihat serangan lawan menuju ke arahnya Sakura segera menghindar. Naruto segera menghampiri Sakura.

"Kau tak papa kan Sakura-chan?" tanya Naruto khawatir

"Tenang saja Naruto aku tak papa, saat ini kita harus fokus untuk mengalahkannya" kata Sakura serius

"Baiklah Naruto, Sakura.. Sparingnya cukup sampai di sini saja, aku sudah cukup melihat kemampuan kalian dan kita akan memperbaiki kesalahan kalian" kata Shisui

"Sekarang kita akan mencari Itachi dan Sasuke" lanjut Shisui

Saat ini mereka semua sedang berkumpul untuk mengevaluasi kekurangan dari tim 7.

"Baiklah aku dan Itachi sudah berdiskusi tentang masalah ini, dan kami akan memperbaiki kesalahan kalian. Untuk area Ninjutsu mungkin kalian sudah sangat menguasainya, selain itu chakra kontrol kalian juga sudah bagus terutama Sakura-san. Jadi yang akan kami tekankan disini adalah Taijutsu dan Genjutsu mengingat Kuda kuda taijutsu kalian saat ini tidak cocok untuk ukuran tubuh kalian sekarang. Contohnya Naruto dan Sasuke, kuda kuda kalian terlau longgar dan tidak kuat, terlalu banyak celah yang aku lihat dan membuat kalian tidak bisa melakukan serangan balik dengan cepat. Mungkin jika ukuran tubuh kalian sama seperti saat kalian sudah dewasa itu tidak masalah tapi saat ini kalian memiliki tubuh yang kecil membuat jangkauan tangan dan kaki kalian menjadi lebih pendek. Dan untuk Sakura, jujur saja kami tidak terlau tahu dengan gaya bertarungmu... Tapi kami punya solusi yang bagus untuk menutupi kekuranganmu yaitu meningkatkan reflek, kelincahan dan kecepatanmu. Kau memiliki kekuatan yang luar biasa dan jika kau memilki kecepatan yang bagus, kau akan jadi ahli taijutsu yang mematikan. Dan untuk genjutsu, Sakura dan Sasuke akan belajar langsung ke Itachi dan untukmu Naruto.. Kau akan belajar padaku mengingat kau yang paling payah dalam taijutsu. Baiklah mungkin hanya itu saja.. Ada pertanyaan?" jelas Shisui panjang lebar dan diakhiri degan pertanyaan

"Ehm.. apakah aku memang harus mempelajari genjutsu Shisui-san? Bukannya apa, aku hanya malas harus mempelajari genjutsu.. Ditambah dengan jumlah chakra yang kumiliki membuatku kesulitan mempelajari genjutsu" curhat Naruto

"Tenang saja Naruto-san. Mempelajari genjutsu bukanlah hal yang sangat sulit, lagipula lebih sulit mempelajari Rasengan dari pada genjutsu. Aku yakin kau pasti akan bisa melakukannya ditambah saat ini kau memiliki sharingan membuatmu lebih mudah untuk belajar genjutsu" jelas Shisui

"Ehm baiklah kalau begitu.. Ayo segera kita mulai latihannya!" ucap Naruto semangat


At Somewhere

Disebuah ruangan terlihat seseorang yang melihat ke arah sesuatu. Dia saat ini seperti sedang memperhatikan seseorang.

"Baiklah Naruto-kun, aku akan mengikuti permainanmu. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi 2 tahun lagi.. Hahahahaha" Ucap suara misterius dengan tawa horornya

.

.

.

.

.

.

And cut..

To be continue.. :D

Author Note:

Hai semua kembali lagi dengan Namikaze Kyoshi dengan chapter 2 dari 'Blast to The Past'. Seneng bgt pas lihat reviewnya dan makasih bwt senpai2 yg udah ngasih masukan. Bermanfaat banget deh pokonya. Saya jg mau minta maaf bwt lama waktu bwt update, maklum saya juga punya usaha sendiri jadi ya gk bisa fokus 100% bwt cerita ini. Ini udah termasuk cepet kalo menurutku. Oke segitu aja, semoga reader dan senpai2 semua suka dengan karya saya yg satu ini dan insha allah cerita ini akan lanjut terus sampai tamat. Oh ya bwt chapter 1 kemaren udah tak edit kok, bisa dilihat lihat lagi.. Hehehehe... :D

Balesan bwt reviewnya kemaren:

- Uzumaki Raito: Ini udah update tapi gk kilat, hehehe. thanks bwt reviewnya. Semoga seneng sama chapter 2 nya dan gk mengecewakan

- Zadita Uciha: Udah terjawab kan sama yang diatas, hehehe. Dan buat kemampuanya juga udah terjawab. Mangkanya pas lawan Anbu Root Naruto gak langsung pake Biju Mode dan gak pake Rasenshuriken + Sasuke gak langsung make Amaterasu atau Sosanoo. Semoga chapter 2 ini gk mengecewakan dan senpai jg suka. Oke gt aja ditunggu masukannya lagi ya senpai :D

- Shinn Kazumiya: Terima kasih bgt senpai. masukkanmu bener2 membantu, itu semua jg keteledoranku pas tak upload kemaren lupa blum tak edit.. Tapi udah tak edit kok yg chapter 1, hehehe.. Semoga chapter 2 ini gk mengecewakan dan senpai jg suka. Oke gt aja ditunggu masukannyalagi ya senpai :D

- Madara Ootsutsuki: Makasih senpai bwt masukannya, emang banyak miss sama typo yang kemaren. Tapi udah tak benerin kok, hehehe... dan bwt jutsu Kaguya yg memakan banyak chakra itu bukan karangan saya, itu saya ambil dari komik Naruto chapter 684. Kalo gk salah itu pas yang Naruto mau nyari Sasuke yg ditarik paksa sama Kaguya ke dimensinya. Oke itu aja kayaknya, semoga chapter 2 ini gk mengecewakan dan senpai jg suka. Oke gt aja ditunggu masukannyalagi ya senpai :D

- Red Devil Ngawi: Iya senpai maaf bgt ya sebenere pertam itu mau keluarin Katon: Goryuka no Jutsu, tapi pas tak pikir2 kok kayaknya kebanyakan jutsu si Sasuke akhirnya tak ganti, ehh ternyata keteranganya belum tak ubah, hehehe. Oke makasih bwt reviewnya,semoga chapter 2 ini gk mengecewakan dan senpai jg suka. Oke gt aja ditunggu masukannyalagi ya senpai :D

- Vruddie: Kalo buat jutsu Naruto kayaknya yg bakalan ketambahan tapi cuman jutsu Futon sama Sharingan aja kok. Soalnya tak lihat2 Naruto andalannya cuman rasengan aja kayake, hehehe. Dan disini Naruto bisa elemen lain tapi cuman bisa ditambahin ke rasengan aja kyk Yoton: Rasenshuriken sama Jinton: Rasenshuriken. Oke makasih bwt reviewnya ya senpai, semoga chapter 2 ini gk mengecewakan dan senpai jg suka. Oke gt aja ditunggu masukannyalagi ya senpai :D

- Banyak reader-san: kebetulan banyak yg tanya jadi langsung aku rangkum aja ya, buat pairing alphanya NarutoxHinata dan SasukexSakura. Maaf bwt senpai2 dan reader-san yg kurang berkenan soalnya emang NaruHina itu pair favorit saya dan saya kurang nyawan kalo Hinata jadi milik pria lain selain Naruoto begitupun SasuSaku. tapi kalo bwt haremnya insha allah akan jadi kejutan bwt senpai dan reader semua. hehehehe...

Oke segitu aja bwt reviewnya, makasih banyak bwt senpai dan reader yang udah baca Fict aku, Semoga bisa tetep ngasih reviewnya ya.. Sampai jumpa di chapter 3.. :D