Naruto : Blast To The Past

Author : Namikaze Kyoshi

Disclaimer : Naruto milik om Mashasi, saya cuman minjem aja, cerita ini murni ide saya

Genre : Adventure & Romance

Rate : M

Pairing : Naruto x Harem, Sasuke x MiniHarem

Warning : Godlike Naruto, Godlike Sasuke, Strong Sakura, Good Sasuke, OC, OOC, Typo, Abal, Gaje, Time-Travel

.

.

.

.

.

Summary:

Naruto yang bertarung melawan Kaguya saat perang dunia shinobi ke 4 mengalami kesulitan meskipun telah mendapatkan mata sharingan milik kakashi dan dibantu oleh sahabatnya Sasuke Uciha, hingga suatu ketika jurus teleportasi milik Sasuke dan Hiraishin milik Naruto berbenturan dengan Teknik Perpindahan Dimensi milik Kaguya...

.

.

.

.

Previous Chapter:

"Ehm.. apakah aku memang harus mempelajari genjutsu Shisui-san? Bukannya apa, aku hanya malas harus mempelajari genjutsu.. Ditambah dengan jumlah chakra yang kumiliki membuatku kesulitan mempelajari genjutsu" curhat Naruto

"Tenang saja Naruto-san. Mempelajari genjutsu bukanlah hal yang sangat sulit, lagipula lebih sulit mempelajari Rasengan dari pada genjutsu. Aku yakin kau pasti akan bisa melakukannya ditambah saat ini kau memiliki sharingan membuatmu lebih mudah untuk belajar genjutsu" jelas Shisui

"Ehm baiklah kalau begitu.. Ayo segera kita mulai latihannya!" ucap Naruto semangat


At Somewhere

Disebuah ruangan terlihat seseorang yang melihat ke arah sesuatu. Dia saat ini seperti sedang memperhatikan seseorang.

"Baiklah Naruto-kun, aku akan mengikuti permainanmu. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi 2 tahun lagi.. Hahahahaha" Ucap suara misterius dengan tawa horornya

.

.

.

.

.

Chapter 3

Dua tahun sudah Naruto, Sasuke dan Sakura berlatih di bawah bimbingan Shisui dan Itachi. Banyak perubahan yang terjadi pada mereka bertiga mulai dari fisik mereka dan juga kepribadian mereka. Seperti Sakura dia sekarang menjadi wanita yang cantik, rambutnya sebahu ditambah dengan warna pinknya membuatnya terlihat seperti boneka. Sakura terkenal sebagai salah seorang wanita tercantik di akademi bersama dengan 2 orang temannya yaitu Ino dan Hinata. Tapi yang paling menonjol dari dirinya adalah kemampuan Taijutsu dan Ninjutsu medisnya yang luar biasa, walaupun hanya tim 7 dan duo Uciha saja yang mengetahuinya. Selain itu diantara mereka bertiga (Tim 7) Sakuralah yang paling mahir dalam Genjutsu. Sakura mampu mengimbangi Shisui dan Itachi dalam pertarungan Genjutsu selama mereka berdua tidak menggunakan Sharingan, ditambah dengan chakra kontrolnya yang hampir mendekati sempurna membuatnya menjadi kunoichi paling kuat saat ini (menurut Duo Uciha).

Lalu ada Uciha Sasuke, seorang Uciha jenius dan merupakan reinkarnasi Ootsutsuki Indra. Ahli dalam Ninjutsu elemen Api dan Petir, dengan kemampuan genjutsu yang sangat baik dan taijutsu yang luar biasa membuatnya menjadi Shinobi terkuat kedua setelah Naruto (Menurut Duo Uciha). Berbeda dari Duo Uciha yang menjadi gurunya, Sasuke lebih menonjol dalam bidang Ninjutsu ketimbang Genjutsu. Memiliki otak yang cerdas membuatnya menjadi ahli strategi. Saat ini Sasuke sudah bisa menggunakan Eternal Mangekyo Sharingannya, beberapa jutsu seperti Tsukuyomi, Amaterasu dan Susano'o memang sudah dapat ia kuasai namun itu sangat terbatas mengingat fisiknya masih belum mampu menahan semua beban kekuatan matanya. Selain itu ia juga belum bisa mengeluarkan mata Sharinnengannya, mungkin itu karna tubuhnya belum cukup kuat. Meskipun dengan kekurangan itu Sasuke mampu mengalahkan Shisui maupun Itachi dalam pertandingan 1 lawan 1, bahkan menang melawan Itachi dan Shisui sekaligus. Penampilannya tidak banyak berubah, dia masih tetap seperti dulu saat masih kecil, hanya saja sifatnya yang sekarang lebih ramah dan terbuka.. dan sedikit konyol jika itu bersangkutan dengan Naruto.

Dan yang terakhir dan yang paling banyak berubah adalah tokoh utama kita Uzumaki Naruto, Reinkarnasi dari Ootsutsuki Ashura. Diantara mereka bertiga Narutolah yang paling banyak berubah baik dari fisik, sifat dan kemampuannya. Naruto yang sekarang memiliki banyak perubahan fisik, mari kita mulai dari wajahnya. Wajah Naruto sekarang tidak lagi bulat melainkan tirus mirip ayahnya, mungkin latihan keras dan juga pola makan yang teratur dan bergizi membuatnya sedikit kurus. Memang dia masih pecinta ramen tapi saat ini dia sedikit mengurangi porsi makan ramennya. Selain itu rambutnya masih sama berwarna pirang hanya saja dia saat ini memiliki gaya rambut yang mirip dengan ayahnya, membuatnya semakin mirip dengan ayahnya. Matanya masih tetap sama, biru saphire yang sangat indah membuat siapapun yang melihatnya akan serasa melihat keindahan lautan ataupun memandang langit yang cerah. Dan yang paling mengherankan adalah tanda lahir seperti kumis kucing di wajahnya yang semakin menipis, dan akan tak terlihat jika kita tidak melihatnya secara teliti. Naruto sendiri tidak tahu penyebabnya tapi mungkin karena adanya chakra dari bijuu lain membuat tanda lahir itu seperti menipis. Selain itu jika dulu Naruto lebih pendek dari Sakura, saat ini tingginya sedikit lebih tinggi dari Sasuke. Dan karena itu semua mebuatnya memiliki fansgirl sendiri sama seperti Sasuke, yang mana itu semua sangat disesali oleh Naruto. Jika dulu ia berharap bisa terkenal seperti Sasuke, saat ini ia mengutuk keinginannya dulu. Karena memiliki fansgirl sangatlah merepotkan, kini ia tahu perasaan Sasuke dulu.

Dan sekarang sifat Naruto juga berubah, jika dulu ia orang yang sangat konyol dan berisik sekarang dia menjadi seseorang yang tenang dan kalkulatif. Tidak ada lagi teriakan dan suara cemprengnya, tidak ada lagi kejahilan yang dibuatnya. Dia akan menjadi konyol dan berisik jika itu menyangkut Sasuke dan Ramen. Tapi Naruto tetaplah Naruto, ia tetap orang yang ramah, baik hati, dan bersahabat. Mungkin itulah salah satu alasan kenapa ia memiliki fansgirl yang cukup banyak. Dan mengenai kemampuannya, Naruto bisa dikatakan yang paling berkembang diantara mereka bertiga. Dia saat ini menjadi ahli Ninjutsu angin. Dia cukup baik dalam genjutsu walaupun tidak sebaik Sasuke mapun Sakura, tapi itu sudah cukup untuk mengatasi seorang ahli genjutsu. Taijutsunya pun sudah cukup bagus. Selain itu juga ia dapat menggunakan Mangekyo Sharingannya, meskipun ia belum bisa menggunakan Kamui secara efisien seperti Obito, itu semua sudah cukup. Dan untuk kemampuan Fūinjutsu Naruto saat ini sudah mencapi level yang cukup tinggi, dia bisa mengaplikasikan Fuinjutsu dalam pertarungan dengan intensitas dan tekanan tinggi. Menurut duo Uciha kemampuan Fūinjutsu Naruto hampir menyamai level dari Jiraiya yang merupakan master Fūinjutsu terhebat di Konoha saat ini. Tapi dari semua kelebihannya Naruto saat ini masih belum bisa meguasai mode bijuu, itu dikarenakan fisiknya yang masih belum mumpuni. Menurut Kurama Naruto tidak akan mampu menguasai mode bijuu selama Kurama masih belum berada pada kekuatan penuhnya, karena saat ini Kurama masih dalam mode cubbynya. Menurutnya Kurama akan kembali lagi seperti sedia kala sekitar 3-4 tahun lagi, dimana chakranya berada pada tingkat maksimal. Jadi saat ini Naruto akan bergantung pada kemampuannya dan mata Sharingannya. Biarpun dengan kekurangan itu Naruto mampu mengalahkan Shisui dan Itachi sekaligus dalam pertarungan. Dan persaingan Naruto dan Sasuke cukup ketat karena saat ini poinnya 49 vs 48, 49 untuk Naruto dan 48 untuk Sasuke. Itulah mengapa menurut duo Uciha, Naruto saat ini menjadi Shinobi terkuat di Konoha.


Saat ini tim 7 berada di akademi. Banyak kejadian yang sudah mereka lalui, mulai dari latihan dengan duo Uciha, bertemu dengan teman teman mereka mulai dari Nara Shikamaru, Akimici Choji, Inuzuka Kiba, Aburame Shino, Yamanaka Ino, Hyuga Hinata dan bersahabat dengan mereka semua. Naruto cs saat ini akan melaksanakan ujian Kelulusan untuk menjadi Genin. Banyak yang menjagokan kalau Naruto ataupun Sasuke yang akan jadi Rookie of The Year, karena memang dua orang itu adalah murid paling cerdas di kelas. Selain itu mereka berdua memiliki rivalitas yang sengit, membuat mereka berusaha menunjukkan kelebihan masing masing individu. Tapi mereka tetap menyembunyikan kemampuan asli mereka agar tak ada yang curiga kalau mereka dari masa depan.

"Selamat pagi anak anak, hari ini kita akan mengadakan ujian kelulusan. Dan aku harap kalian semua sudah siap... Aku akan memanggil nama peserta satu persatu dan materi untuk Ujian kali ini adalah melakukan Bunshin, Kawamiri, Henge dan Jutsu yang kalian kuasai. Baiklah yang pertama Nara Shikamaru" jelas Iruka

"Hah, merepotkan" ucap Shikamaru tapi tetap pergi ke ruang ujian

Setelah 10 menit Shikamaru kembali dengan Hiati ate Konoha terpasang di lengan kanannya.

"Wah kau lulus ternyata Shikamaru!" ucap Naruto semangat

"Hah, sebenarnya aku malas melakukan ujian ini. Tapi ibu memaksaku dan mengancam kalau tidak lulus, ibuku akan memberikan latihan khusus padaku dan itu akan membuat jatah tidurku berkurang"ucap Shikamaru lesu

Sementara teman temannya hanya sweetdrop mendengar alasan Shikamaru mengikuti ujian ini.

'Dasar pemalas!' Batin teman temannya

"Selanjutnya Akimici Choji"

.

.

Teman teman Naruto telah menyelesaikan ujiannya dan lulus, saat ini hanya tinggal Naruto dan Sasuke. Iruka yang melihat jam sudah menunjukkan pukul 4 sore pun menyuruh mereka berdua masuk untuk melakukan ujian bersama...

Saat ini Naruto dan Sasuke berada di ruang ujian. Para juri bersiap untuk menguji mereka berdua sebelum ekspresi mereka berdua sweetdrop saat melihat Naruto dan Sasuke saling pandang dengan tatapan tajam dan apabila dilihat lebih dekat terlihat percikan kilat yang tersambung diantara pandangan mereka.

"Ehem, baiklah untuk saat ini silahkan Sasuke melakukan ujian terlebih dahulu. Lakukan Bunshin, Kawamiri, Henge dan Jutsu yang kau kuasai" ucapan Iruka menghentikan perang glare Naruto dan Sasuke

Sasuke berhasil melakukan Bhunsin dan Kawamiri, dan saat melakukan Henge dia berubah menjadi Hokage ketiga dan untuk jutsunya.

"Katon: Gōkakyū no Jutsu!"

Melihat kemampuan Sasuke, para juri hanya bisa menganga. Bagaimana seorang Murid Akademi memiliki jutsu itu yang seharusnya belum bisa mereka lakukan. Hell! Bahkan para juri tak yakin bisa mengeluarkan jutsu itu dengan ukuran bola api sebesar itu.

"Baiklah, selanjutnya Uzumaki Naruto"

Mendengar namanya dipanggil Naruto segera maju ke depan

"Baiklah Naruto lakukan Bunshin, Kawamiri, Henge dan Jutsu yang kau kuasai" ucap Iruka

Menganggukkan kepalanya, Naruto segera membuat handseal andalannya dan mengucapkan nama jutsunya.

"Kage Bunshin no Jutsu!"

Muncul 3 klom mirip Naruto. Sementara para juri menganga, Sasuke hanya mendengus melihat Naruto yang pamer jutsunya... Kemudain Naruto melakukan Kawamiri dan sukses. tibalah saat melakukan Henge. Naruto berubah menjadi Hokage keempat, membuat para juri terpana. Bukan hanya mirip dari segi fisik bahkan aura kepemimpinan dan karismanya benar benar mirip dengan Hokage ke 4. Dan saat akan melakukan jutsu Naruto langsung membuat handseal dan meneriakkan nama jutsunya

"Fūton: Daitoppa!"

"Baiklah Naruto dan Sasuke kalian lulus, dan ini Hitai ate kalian. Dan jangan lupa besok adalah pembagian team, kalian masuk jam 8" ucap Iruka dan memberikan Hitai ate Konoha kepada mereka

Menganggukkan kepalanya, Naruto dan Sasuke segera keluar untuk menemui Sakura yang sudah menunggu mereka.

.

.

Saat ini tim 7 sedang berkumpul untuk merayakan kelulusan mereka di Ichiraku.

"Menurutmu pembagian team besok akan sama atau berubah Sasuke-kun. Karena banyak yang berubah dari kejadian masa lalu, karena dulu Naruto jadi Dead-last. Tapi sekarang Naruto dan kau jadi menjadi kandidat terkuat untuk menjadi Rookie of The Year" ucap Sakura kepada Sasuke

"Hn, aku juga tidak tahu. Banyak kejadian yang berubah dan masa depan tidak akan sama lagi. Seandainyapun kita tidak berada dalam satu tim, aku ingin kita tetap pada rencana kita yang akan datang yaitu mencegah Haku, Zabuza, dan Hokage ketiga mati" jelas Sasuke panjang lebar

"Tenang saja kita akan tetap pada tim yang sama" ucap Naruto tenang

"Bagaimana kau bisa seyakin itu Dobe?" tanya Sasuke heran

"Tentu saja kita akan tetap berada dalam satu tim, karena Kiba, Shino dan Hinata adalahe tim yang diproyeksi akan menjadi tim pelacak dan pembantu. Shikamaru, Choji dan Ino akan tetap meneruskan kombo tim orang tua mereka InoShikaCho. Jadi kita akan tetap berada di tim 7 dan menjadi tim serang dan garis depan" jelas Naruto panjang lebar

"Hmm, alasan yang masuk akal juga. Aku jadi heran sejak kapan kau jadi orang yang jenius Naruto? Apa kau yakin kepalamu tidak pernah terbentur?" tanya Sakura dengan nada bercanda

"Tentu saja dari dulu aku sudah cerdas Sakura-chan. Kalian saja yang tak pernah menyadarinya" kata Naruto dengan nada bangga

"Sudahlah Dobe, aku tetap lebih baik darimu" kata Sasuke tak kalah narsis

"AKU"

"AKU"

"AKU!"

"AKU!"

"AKU!"

"AKU!"

PLETAK.. PLETAK..

"Hah.. Kenapa aku harus satu tim dengan kalian" desah Sakura lelah. "Baiklah kalu begitu sebaiknya kita segera pulang dan menunggu pembagian team untuk besok" lanjut Sakura

Dengan itu mereka bertiga pulang ke rumah masing masing tidak menyadari jika ada seseorang yang memata matai mereka. Tapi tidak dengan Naruto, dia hanya tersenyum mengetahui ada yang memata matainya.

.

.

.

.

Keesokan harinya

Saat ini Naruto cs sudah berkumpul untuk pembagian tim, mereka sedang menunggu Iruka. Ada yang sedang bergosip seperti Sakura dan Ino, yah meskipun Sakura sudah berubah sifatnya tapi tidak dengan kebiasaan gosipnya dengan Ino. Ada juga Choji yang sedang makan kripik, Shikamaru yang sedang tidur. Kegiatan mereka berhenti saat Iruka memasuki kelas.

"Selamat pagi anak anak. Hari ini ada beberapa pengumuman yang akan aku sampaikan. Yang pertama.. Rookie of The Year untuk tahun ini adalah... Uciha Sasuke dan Uzumaki Naruto yang memperoleh nilai yang sama" ucap Iruka dengan bangga

Fangirl Naruto dan Sasuke berteriak saling lempar ejekan mengunggulkan idola mereka masing masing, sementara yang bersangkutan hanya bisa mendesah pasrah karena teriakan fans mereka.

"Semuanya DIAM!" Bentak Iruka sambil menggebrak meja membuat semua murid diam ketakutan

"Baiklah untuk pembagian tim.. Tim1..." Iruka menjelaskan pembagian tim hingga sekarang tiba giliran tim 7

"Tim 7 Haruno Sakura, Uciha Sasuke dan Uzumaki Naruto dengan Jonin pembimbing Hatake Kakashi.. Tim 8 Aburame Shino, Hyuga Hinata dan Inuzuka Kiba dengan Jonin pembimbing Yuhi Kurenai.. Tim 9 masih aktif, langsung ke Tim 10 Akimici Choji, Nara Shikamaru, Yamanaka Ino dengan Jonin pembimbing Sarutobi Asuma" jelas Iruka panjang lebar

"Baiklah sebentar lagi Jonin pembimbing kalian akan segera menjemput kalian dan aku ucapkan selamat kepada kalian karena kalian telah lulus semua" kata Iruka dengan bangga

.

.

.

.

Tiga jam kemudian

Semua tim sudah dijemput oleh pembimbing mereka masing masing kecuali tim 7. Saat ini mereka tengah menunggu Hatake Kakashi, Jonin pembimbing tim 7.

"Hah, walaupun sudah bertahun tahun aku mengenalnya, tapi tetap saja keterlambatannya membuatku sangat jengkel" ungkap Naruto memecah keheningan

"Kau benar.. kenapa aku harus mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya" sambung Sasuke

"Tapi mau bagaimana lagi? Itu sudah menjadi kebiasaanya dan tentu saja kita akan sulit untuk merubah kebiasaanya itu" ungkap Sakura

Setelah 15 menit pembicaraan mereka pintu kelas terbuka dam memperlihatkan Hatake Kakashi.

"Jadi kalian tim 7? Kesan pertamaku.. Aku tak menyukai kalian.. Temui aku diatap 5 menit dari sekarang" ucap Kakashi malas

"Hah, Kakashi sensei memang kadang kadang menyebalkan, ayo sebaiknya kita segera ke atas" kata Naruto

Dengan itu mereka bertiga melakukan shunsin dan muncul di depan Kakashi yang menaikkan sebelah alisnya karena terkejut melihat calon Geninnya yang melakukan shunsin.

"Sepertinya kalian sudah sampai, dan aku cukup terkesan kalian menguasai shunsin meskipun kalian bertiga adalah murid paling jenius di akademi. Kalian tahu shunsin harusnya diajarkan kepada Genin yang baru promosi ke tingkat Chunin" ungkap Kakashi

Tak ada respon dari tim 7 membuat Kakashi mendesah pasrah

"Baiklah, kita akan mulai dengan perkenalan dulu. Sebutkan nama, kesukaan dan ketidaksukaan, hobi dan cita cita kalian" jelas Kakashi

"Kenapa sensei tidak memberi contoh dulu" ucak Sakura

"Baiklah namaku Hatake Kakashi, kalian bisa memanggilku Kakashi. Kesukaan dan ketidaksukaanku bukan urusan kalian. Hobiku.. Kalian belum cukup umur untuk mengetahuinya. Dan cita citaku.. belum terfikirkan" jelas Kakashi

Sementara tim 7 hanya bengong dengan muka bodohnya, bagaimana mungkin perkenalannya bisa sama persis seperti mereka kecil dulu... Melihat ekspresi ketiga calon muridnya membuat Kakashi ingin tertawa terbahak bahak.

"Baiklah pertama kau pinky"

"Namaku Haruno Sakura.. Yang kusukai menolong orang kesusahan dan bersama teman temanku, yang tidak kusukai orang arogan yang ingin menguasai dunia. Hobiku berlatih Ninjutsu medis, Taijutsu dan Genjutsu. Cita citaku menjadi Kunoichi terkuat melampaui Tsunade-sama" ucap Sakura

"Kau bebek"

Urat Sasuke keluar ketika mendengar panggilan Kakashi kepadanya tapi dia menghirup nafas dan menenangkan dirinya Sasuke segera memperkenalkan dirinya

"Namaku Uciha Sasuke.. Yang kusukai segala hal yang berbau tomat, yang tidak kusukai sama seperti Sakura. Hobiku berlatih dengan teman temanku dan mengembangkan Sharinganku. Untuk cita citaku, menjadi Uciha terkuat dan mengalahkan Dobe" ucap Sasuke sambil memberi glare terbaiknya kepada Naruto yang dibalas dengan Glare yang tak kalah sangar

"Baiklah hentikan tatapan mata kalian, selanjutnya kau pirang"

"Namaku Uzumaki Naruto.. Yang kusukai ramen dan bersama dengan teman temanku, yang tidak kusukai menunggu 3 menit saat memasak ramen dan orang arogan yang ingin menguasai dunia. Hobiku berlatih dengan Teme dan Sakura-chan, dengan Shisui dan Itachi juga. Cita citaku menjadi Hokage terhebat melebihi Hokage terdahulu dan menciptakan perdamain yang sebenarnya" ungkap Naruto dengan semangat

Melihat muridnya, harus Kakashi akui jika ia cukup terkesan dengan mereka. Tapi dia juga sedikit heran dengan hal yang mereka tidak sukai, karena selain sama, saat mereka mengucapkannya seperti menunjuk seseorang entah dimana. Menggelengkan kepalanya, Kakashi segera berbicara pada muridnya

"Baiklah karena kita sudah tahu mengenai masing masing, besok berkumpul di training ground 7 untuk tes yang sesungguhnya" jelas Kakashi

"Maksud dari tes yang sebenarnya itu apa Kakashi Sensei?" tanya Sakura

"Besok kalian akan melakukan Survival Test untuk menentukan apakah kalian layak untuk menjadi Genin atau tidak" jelas Kakashi

Menunggu ekspresi terkejut dari muridnya Kakashi hanya dibuat heran saat ketiga muridnya hanya mengangguk mengerti.

"Baiklah sepertinya cukup sampai di sini, besok berkumpul di training ground 7 jam 8 dan aku sarankan untuk tidak sarapan karena kalian hanya akan memuntahkannya. Itu saja dariku, Jaa nee.." jelas Kakashi kemudian menghilang

"Bagaimana menurut kalian? Apa kita harus menunjukkan sedikit kemampuan kita atau bagaimana?" Tanya Naruto kepada teman temannya

"Kurasa jika Kakashi Sensei tidak apa apa, karena cepat atau lambat dia akan mengetahuinya. Dan dia salah satu orang yang bisa dipercaya" ungkap Sasuke

"Baiklah kalau begitu besok kita akan tunjukkan padanya bagaimana tim 7 yang sebenarnya" ucap Sakura semangat

Dengan itu mereka bertiga menghilang ke rumah masing masing


Keesokan harinya

Saat ini tim 7 sudah berkumpul di training ground 7. Saat ini mereka menunggu sensei mereka yang sepertinya telat lagi. Untuk mengatasi kebosanan Sasuke dan Naruto melakukan sparing ringan dan setelah itu membahas strategi untuk mengalahkan senseinya. Tiga jam kemudian Kakashi datang.

"Yo.. Maaf aku terlambat, tadi ada nenek nenek yang butuh bantuan jadi sebagai shinobi yang baik aku menolongnya, setelah itu di jalan ada kucing hitam yang menghadang jalanku jadi demi menghindari sial aku mencari jalan memutar dan akhirnya malah tersesat di jalan bernama kehidupan" bela Kakashi diakhiri dengan sunyumnya

"Hah baiklah Kakashi sensei sebaiknya segera kita mulai saja ujiannya" ucap Naruto malas

"Baiklah tujuan tes ini adalah kalian harus mengambil lonceng ini sebelum jam 12 siang nanti, dan siapapun yang tidak dapat mengambilnya maka akan diikat di tiang itu dan aku akan makan di depannya. Setelah itu akan dikembalikan ke akademi" jelas Kakashi sambil mengeluarkan dua lonceng dari sakunya dan memperlihatkan kepada mereka bertiga

"Dan kalian juga boleh menggunakan senjata, dan juga jangan menahan diri.. Keluarkan seluruh kemampuan kalian" Mendengar ucapan Kakashi barusan membuat ketiga mudrinya menyeringai sadis yang entah kenapa Kakashi seperti menyesal mengatakan hal itu

"Baiklah tesnya dimulai dari sekarang!" dengan itu mereka bertiga menghilang dalam kepulan asap

'Harus aku akui, mereka sangat bagus dalam menyembunyikan chakranya. Sasuke dan Sakura aku tak mampu mendeteksi mereka tapi Naruto... Dia sudah cukup bagus tapi aku masih samar samar bisa merasakan keberadaanya. Baiklah sepertinya Naruto jadi target pertamaku' pikir Kakashi dan segera menuju ke arah Naruto berada

At Naruto

Saat ini Naruto sedang duduk di bawah pohon menunggu kedatangan Kakashi. Dia memang sengaja sedikit menekan chakranya agar Kakashi mengetahui keberadaanya. Tak lama kemudian muncul kepulan asap dan terlihatlah Kakashi sedang tersenyum ke arah Naruto.

"Ternyata kau di sini Naruto"

"Aku sudah lelah menunggumu sensei, sebaiknya segera kita mulai saja"

"Hahaha, sepertinya kau sangat bersemang... Ugk!" Perkataan Kakashi terpotong saat melihat merasakan terndangan yang cukup kuat di punggungnya, dan saat menoleh ke belakang ternyata itu adalah Naruto

'Bagaimana mungkin Naruto bisa menendangku, padahal saat ini dia masih ada di depanku... Aku juga tidak dapat merasakan keberadaannya' pikir Kakashi

'Ahh, ternyata Kage Bunshin, tapi sejak kapan ia membuatnya' Lanjut Kakashi

Mencoba kembali fokus, Kakashi melihat ada 4 Naruto di depannya. Tidak membuang kesempatan keempat Naruto segera menerjang Kakashi. Mencoba melakukan serangan, dua bunshin Naruto melakukan tendangan ke arah Kakashi. Namun Kakashi berhasil menahan tendangan mereka, mencoba membalas namun keinginannya terhenti saat melihat saat bunshin yang lain mencoba menyerangnya lagi. Hal ini terjadi untuk beberapa saat, sebelum Naruto menghilangkan bunshinnya dan menyiapkan shuriken dan melemparkannya ke arah Kakashi. Kakashi yang melihat beberapa shuriken melaju ke arahnya segera mengeluarkan kunainya dan menangkis semua shuriken yang menuju kerahnya, membuat shuriken shuriken itu menancap di tanah sekitarnya. Melihat Naruto tersenyum membuat Kakashi menaikkan alis kepalanya heran, namun dibuat terkejut saat mendengar suara ledakan kecil dan melihat shuriken yang dilempar Naruto tadi menjadi kertas peledak dibarengi Naruto membuat handseal dan mengucap KAI.

'Ohh sial' pikir Kakashi pasrah

BOOM! BOOM! BOOM!

Terjadi ledakan yang cukup besar untuk beberapasaat dan memperlihatkan kawah yang cukup dalam, namun tidak ada keberadaan Kakashi di sana. Naruto yang melihat hasil seranganya gagal justru tersenyum karena Naruto tahu jika yang ia lawan hanyalah bunshin saja. Melakukan segel tangan Naruto segera melakukan shunsin untuk menemui teman temannya.

.

.

Saat ini Kakashi tengah berdiri di dekat sungai sambil membaca bukunya. Tiba tiba saja Kakashi mendapatkan ingatan dari bunshinnya yang bertarung melawan Naruto, dan ia terkejut karena Naruto berhasil mengalahkan bunshinnya dengan mudah.

'Hhmm, sepertinya aku mendapatkan murid murid yang jenius. Saatnya mencari Sasuke dan Sakura' pikir Kakashi

.

.

Naruto, Sasuke dan Sakura saat ini sudah berkumpul dan menunggu kemunculan Kakashi. Beberapa saat kemudian muncul Kakashi dengan senyumannya.

"Jadi kalian sudah menungguku ya? Baiklah bagaimana kalau kita langsung saja" ucap Kakashi

Mendengar ucapan gurunya Naruto dan Sasuke langsung melesat ke arah Kakashi sementara Sakura di belakang mereka untuk memberi bantuan. Sasuke melakukan serangan dengan melakukan pukulan yang mengarah ke kepala, namun dapat ditahan dengan mudah oleh Kakashi. Tidak memberi jeda Naruto melakukan tendangan menyamping, mengincar pinggang Kakashi namun masih bisa dihindari olehnya dengan cara melompat. Melihat adanya celah Sasuke langsung membuat handseal dan mengucap nama jutsunya

"Katon: Hōsenka no Jutsu!"

Puluhan bola bola api kecil mengarah ke Kakashi, melihat adanya bahaya Kakashi segera membuat handseal dan menyebut nama jutsunya

"Doton: Doryūheki!"

Sebuah dinding batu berhasil menahan serangan bola api dari Sasuke. Naruto mencoba menyerang Kakashi dari belakang tapi Kakashi dengan sigap berhasil menghalaunya, bersiap melakukan serangan balik sebelum merasakan adanya bahaya dan melompat mengindar. Beberapa kunai menancap di tempat Kakashi tadi.

'Harus kuakui, kerjasama mereka sempurna. Aku bahkan tak bisa menemukan celah untuk melakukan serangan balik' pikir Kakashi

Naruto segera mundur dan mengeluarkan sebuah gulungan dari gulungan penyimpanan. Membuka gulungan dan segera mempersiapkan sebuah Fūinjutsu, itulah yang akan dilakukan Naruto. Sementara Sasuke dan Sakura yang mengetahui apa yang akan dilakukan Naruto segera melesat ke arah Kakashi untuk membuatnya sibuk. Kakashi yang sedang melihat Naruto teralihkan perhatiannya saat melihat Sasuke dan Sakura menuju ke arahnya. Sakura jadi yang pertama melawan Kakashi dengan Taijutsu. Mereka berdua saling serang hingga Sakura melompat menghindar karena Sasuke akan menggunakan jutsunya

"Katon: Gōkakyū no Jutsu!"

Sasuke dan Sakura melihat ke arah ledakan dan melihat sebuah dinding tanah yang kokoh. Sasuke dan Sakura segera melihat ke arah Naruto yang telah menyelesaikan Fuinjutsunya dan melompat menghindar agar tak terkena efek dari Fūinjutsu Naruto. Sementara Kakashi saat ini tidak menyadari jika Naruto telah melakukan sesuatu padanya.

"Fūinjutsu: Kī jigoku!"

.

.

.

.

.

.

And cut..

To be continue.. :D

Author Note:

Hey semua balik lagi dengan Namikaze Kyoshi di Chapter 3 dari 'Blast To The Past'. Maaf untuk lamanya waktu update, itu semua karena jaringan internet di rumah lagi payah, hehehe. Aku jg agak kurang semangat dikit pas liat reviewnya cuman dikit, apa karena chapter 2 nya kurang menarik? Tapi gk papalah, aku harap chapter 3 ini bisa sedikit menutupi kekurangan yang di chapter 3 kemaren. Ditunggu sarannya dari senpai senpai semua dan reader-san.

Balesan bwt Reviewnya kemaren:

- Shinn Kazumiya: Iya senpai kemaren pas terburu buru jadi typo dikit, tapi udah berkurang kan? hehehehe... Dan buat yg pisah jutsu sama narasi itu udah aku coba di chapter 3 ini, soalnya di chapter 2 kemaren dikit bgt reviewnya... Mungkin gara2 itu kali ya? Oke makasih ya bwt masukannya senpai, ditunggu masukannya lagi, semoga chapter 3 ini gk mengecewakan.. :D

- zadita uchiha: Akan terjawab di chapter 4 ya senpai, hehehehe... Makasih bwt reviewnya, semoga puas dengan chapter 3 ini

- Mao-chan: Thanks bwt reviewnya, heheheh.. semoga puas dengan chapter 3 ya...

- Saikari Ara Nafiel: Akan terjawab seiring berjalannya waktu, hehehe...

- Sella Utama 3: Ada 2 senpai, makasih ya bwt reviewnya. Semoga puas dengan chapter 3 nya ya...

- iib junior: Akan terjawab di chapter 4, heheheh..

- dragfilia hasnah: Bakalan sama kayak yang di canon

- Mao-chap: Akan terjawab di chapter 4, hehehe... Baguslah kalo bikin penasaran... Thanks ya udah review..

- aldo namikaze: Buat Naruto bakalan cuman punya Mangekyo Sharingan aja, gk ada Rinenggan. Soalnya ada Sharingan aja udah Godlike apalagi Rinenggan? Kalo buat adegan romantis sama Hinata akan saya usahakan soalnya gk terlalu bisa bikin adegan romance sebenere, heheheh... Thanks bwt reviewnya semoga puas dengan chapter 3nya

Oke segitu aja bwt tanya jawabnya, semoga chapter 3 ini memuaskan.. Sampai jumpa di chapter selanjutnya ya... :D