"Naruto, Hinata?"
sebuah memanggil nama mereka, Hinata dan Naruto sontak menoleh kebelakang, menghadap siapa yang menyapa mereka itu.
"Te,,teme?" Kata Naruto terkejut.
"Gawat, kenapa bertemu dengan mereka!" batin Naruto,Naruto melirik Hinata yang berdiri disampingnya yang menampakkan wajah bingung.
Sedangkan Naruto, pucat.,
.
.
Naruto ©Masashi Kisimoto
Amnesia ©msconan
Rate : T+
Warning : AU,OOC, Typo berserakan dimana2, EYD tidak jelas dll
Don't like, press the back button!
Happy reading ^^/
Present:
Amnesia chap 4
~0~
.
.
"Te,,teme! Sakura chan! Se, sedang apa kalian berada disini?" Tanya Naruto dengan cepat sambil menyembunyikan rasa paniknya.
"Heh?" Sasuke manaikkan sebelah alisnya. "Kenapa bertanya, Kau sendiri?" Kali ini Sasuke balik bertanya kepada Naruto.
"Pengantin baru, kalian sedang berkencan ya?" Kata Sakura sambil tersenyum kepada Hinata.
Hinata Hanya diam, sebenarya dia bingung siapa kedua orang yang berada di depannya itu, dia sama sekali tidak mengenal mereka, ataukah dia lupa?
"Akh, pasti Hinata tidak ingat!" Batin Naruto frustasi, melirik kepada Hinata yang masih diam.
"A-"
"Ahahah,,,, yah begitu lah"Kata Naruto langsung menyela Hinata "Kita ingin mecari udara segar, iya kan Hime" Naruto merangkul pundak Hinata, seolah-olah memperlihatkan kemesraan mereka.
"Bagaimana jika kita pergi bersama" Kata Sakura member usul.
"Eh, be,bersama?" Kata Naruto gugup, berlama-lama dengan mereka bisa-bisa rahasia mereka ketahuan.
"Hinata, banyak sekali hal ingin aku tanyakan padamu" Kata Sakura mengahmpiri Hinata, sambil tersnyum jahil.
"A,apa?" Hinata membuka suaranya.
"Yah, kau tau, apa kamu tidak ingin berbagi cerita tentang-" Goda Sakura.
"Tidak ada yang perlu diceritakan Sakura chan" Dengan cepat Naruto menarik pergelangan tangan Hinata agar menjauh dari Sakura.
"A, apa sih! Jangan mengganggu urusan perempuan Naruto" Kata Sakura kepada Naruto "Ayolah kita pergi bersama" Kata Sakura lagi.
"Baiklah" Kata Hinata kemudian.
Naruto terkejut, bagaimana bisa Hinata menyetujui permintaan Sakura?
"Hei, apa yang kau lakukan" Bisik Naruto pelan pada Hinata.
"Apa sih?"
Hinata berpikir mungkin saja ketika bersama Sakura ia akan ingat beberapa hal, sepertinya ia cukup dekat dengan wanita bersurai pink itu.
"ayo Hinata" Tiba-tiba Sakura menarik pergelangan tangan Hinata "Aku pinjam istrimu sebentar, Girls Talk" Kata Sakura sambil menghadap ke Naruto.
"Girls Talk apanya!" Kata Naruto protes, sebenarnya ia tidak ingin jauh-jauh dengan Hinata, karena bisa saja kan Hinata tanpa sadar mengatakan kalau dia lupa.
"Dasar pengantin baru, pinjam Hinata sebentar saja tidak boleh, ayo Hinata!" Sakura mengeluarkan lidahnya kemudian jalan meninggalkan Naruto dan Sasuke.
"Ck, dasar! Teme, istrimu itu cerewet sekali" Kata Naruto pada Sasuke.
"Heh, bukan kah kau juga sudah tau?" Kata Sasuke menepuk pundak Naruto kemudian berjalan mengikuti Sakura dan Hinata.
"Ne, Hinata kalian sudah pindah kerumah baru kalian ya?" Kata Sakura membuka obrolan.
"Um, begitulah"
"Kapan-kapan aku dan Sasuke berkunjung ya" Kata Sakura lagi.
"Iya, datanglah"
"Hinata chan seperinya kau sudah tidak gugup lagi sekarang"
"benarkah"
"Iya, biasaya kau bicara dengan terbata-bata, apalagi jika didepan Naruto" Kata Sakura lagi.
Sekilas Hinata melirik Naruto yang berjalan dibelakangnya, tidak sengaja pandangan mereka bertemu, Naruto tersenyum kepada Hinata, dengan cepat Hinata mengalihkan pandangannya pada Sakura. Jantungnya berdebar cepat lagi.
"Sepertinya kau bahagia sekali, dobe? Kata Sasuke karena melihat Naruto sedang senyum-senyum.
"Tentu saja!"
"Apakah malammu lancar dengan dia?" Kata Sasuke sambil tersenyum pada Naruto.
"Hei, kenapa kau menanyakan hal itu" Kata Naruto terkejut dengan perkataan Sasuke.
"heh, memangnya kenapa? Kau juga pernah menanyakan hal sama padaku kan?"
"hehe" Kata Naruto nyengir.
"Jadi?" Kata Sasuke lagi, "jangan-jangan kau gagal?"
"Segitu ingin tau nya kah kau Teme?"
"Ya, Sedikit"
"Ya, malam yang cukup menegangkan" Kata Naruto mengalihkan pandangannya dari Sasuke.
Ah, sebenarnya Naruto ingin menangis sejadi-jadinya di pelukan Sasuke, iya ingin curhat. mengingat Nasibnya sekarang, malam pertama yang dia nanti-nanti kan gagal, sudah begitu sekarang istri tercintanya malah melupakannya, "Sungguh miris sekali" Batin Naruto meraung-raung.
"Menegangkan? Mungkinkah itu kata-kata yang pas?" Kata Sasuke lagi.
"Ah, sudahlah jangan dibahas lagi! kau membuat ku malu saja" Kata Naruto.
"Menegangkan? Tentu Saja kau tidak tau bagaimana kejadian sebenarnya Teme!" Inner Naruto berteriak-teriak.
"Heh, lucu sekali" Kata Sasuke terkekeh.
"Sudahlah teme! Oh iya bagaimana proyek pembangunan di Kyoto?"
"Kau mengalihkan pembicaraan dobe"
"Sudah lah"
"Ya, cukup bagus, sepertinya masih ada sedikit penambahan, nanti kita bahas setelah kau masuk kerja" Jelas Sasuke
"Oh, jangan bilang jika aku harus merancang ulang"
"Entahlah"
"Akh, kau tidak meyakinkan Teme"
Sasuke hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.
"Sakura, ayo kita pulang!" Kata Sasuke pada Sakura setelah beberapa saat.
Sakura menghentikan langkah kakinya dan menoleh pada Sasuke.
"Eh, sudah mau pulang?"
"Iya, sebaiknya kita tidak mengganggu kencan mereka" Jawab Sasuke.
"Tapi-"
"Nanti kau lelah, kau sedang hamil ingat itu!"
"Baiklah" Akhirnya Sakura menurut.
"Haha, Sepertinya hanya kau yang bisa mengatur Sakura, Teme!" Kata Naruto tertawa melihat Sakura yang begitu penurut pada Sasuke.
"Naruto no Baka!" Kata Sakura Tidak terima.
"Baiklah, kami pulang Naruto dan" Sasuke sekilas melirik Hinata "Nyonya Namikaze" Sasuke tersenyum, kemudian menggandeng tangan Sakura lalu berjalan meninggalkan Naruto dan Hinata yang masih terkejut dengan panggilan Sasuke.
"Hah, aku jadi iri dengan mereka" kata naruto memandang kepergian Sasuke dan Sakura.
"Kenapa?" Tanya Hinata.
"Tidakkah kau lihat, mereka mesra sekali"
"Tentu saja, mereka kan suami istri"
"Loh, memangnya kita bukan?" Kata Naruto sambil tersenyum simpul pada Hinata.
"E,,eh! Ini dan itu berbeda" Kata Hinata sambil berjalan meninggalkan Naruto dibelakangnya.
"Heh, 'ini' dan 'itu' maksudnya apa? Hei tunggu 'Nyonya Namikaze'!" Naruto tersenyum dan mencoba mengejar Hinata.
"Nyonya Namikaze apanya" Kata Hinata sambil mencoba mempercepat langkahnya.
~0~
"Kau Haus?" Tanya Naruto pada Hinata.
Mereka saat ini sedang beristirahat disebuah kursi kayu di taman tempat mereka berjalan-jalan taman yang di penuhi bunga Sakura, baik sekali untuk menenangkan pikiran.
"Um, iya"
"baiklah, tunggu disini aku akan pergi membelikan minuman untukmu"
Naruto beranjak meninggalkan Hinata yang duduk sendirian.
"Loh, mesin minuman ini rusak?" beberapa kali Naruto memasukkan koin pada mesin itu tetapi setelah dia menekan tombol tidak satupun minuman yang keluar.
"Sekali lagi" kata Naruto sambil memasukkan uang koin lagi.
"Sial! Hei, kau mencuri uangku, dasar mesin rusak!" Kata Naruto memaki mesin minuman itu.
Lagian, sudah sekali dicoba tidak mau, kenapa dicoba lagi, disini siapa yang bodoh sih =="
"Cari mesin yang lain saja deh" Naruto akhirnya meninggalkan mesin itu "ah aku ingin ketoilet dulu, pasti Hinata sudah marah nih"
Ditempat Hinata, Hinata sedang duduk menuggu Naruto dengan tampang kesal.
"beli minuman dimana sih?" Kata Hinata mulai bosan menuggu Naruto.
Naruto sudah pergi 10 menit, tetapi belum juga kembali.
.
.
"Loh, Hinata chan?"
"Heh" Hinata mendongakkan kepalanya, melihat siapa yang memanggilnya.
Seorang gadis berambut pirang pontail sedang berjalan mendekati Hinata yang sedang duduk sendirian.
"Sedang apa?" kata gadis pirang itu.
"Siapa wanita ini?" batin Hinata.
Jika tadi saat bertemu Sasuske dan Sakura Hinata diselamatkan oleh Naruto, sekarang Naruto tidak ada bagaimana ini? Apa Naruto kenal dengan wanita ini? Apakah wanita ini temannya juga?apakah dia kenal? Berbagai pikiran dan pertanyaan berkecamuk di kepala Hinata membuat kepalanya sedikit sakit.
"Daijobu ka? Tanya gadis pirang itu.
"Daijobu" jawab Hinata
"Bagaimana kabarmu Hinata chan?"
"Baik" jawab Hinata singkat.
"hehehe,,lucu ya"
"Apanya?" Tanya Hinata.
Gadis pirang yang ditanya itu hanya tersenyum.
"Hei, kita seperti orang asing saja"
"Mungkin karena sudah lama kita tidak bertemu" Kata Hinata
Sungguh, gadis pirang itu sangat terkejut mendegar pernyatan Hinata, sudah lama apanya? Bukannya baru kemarin Dia bertemu dengan Hinata dipesta perikahannya.
"Apa yang kau katakan Hinata?" kata gadis itu tersenyum.
Hinata, mencoba mengingat ingat tentang gadis pirang disampingnya ini, siapa dia? Akh, kepalanya sakit.
"Kenapa?" Tanya Hinata
"Kita baru saja bertemu di pestamu kemarin, kau aneh sekali?"
"Be,,benarkah?"
"Eh, Kau aneh sekali Hinata chan"
Sakit kepala Hinata semakin bertambah "Naruto kun, kau dimana?"
"Hinata chan!"
"Sakura!" kata gadis berambut pirang itu ketika melihat Sakura.
Hinata mengangkat kepalanya "Sakura? Kenapa dia kembali?"
"Loh, kalian bertemu ya?" Kata sakura pada Hinata dan gadis pirang itu
"Iya, aku melihatnya duduk sendiri, makanya aku menghampirinya"
"Sakura kenal dengan wanita ini?" bati Hinata, dia sudah tidak sanggup lagi berbicara.
"Loh, kemana Naruto?" Kata Sakura.
"Kata Hinata dia pergi sebentar"
"Tadi ada urusan dengan Naruto, makanya kamu mencari kalian lagi" Kata Sakura kemudian.
"ukh"
"Ada apa Hinata chan?" Kata Sakura, melihat Hinata memegangi kepalanya
"Ti-"
Tiba-tiba Hinata kehilangan kesadarannya, ia pingsan.
"Hinata!Hinata!" Sakura dan gadis pirang itu panik melihat Hinata tiba-tiba pingsan.
"Sasuke kun! Cepat kita bawa Hinata Kerumah Sakit.
Akhirnya Hinata dibawa kerumah sakit oleh mereka bertiga.
~0~
"Hinata chan maaf tadi-, loh?"
Naruto datang, tapi dia bingung sebab Hinata tidak berada di tempat dimana iya tinggal kan tadi.
"Hinata!" teriak Naruto, berharap Hinata masih ada disekitarnya.
"Kemana dia?" Naruto berkeliling mencari Hinata tapi tidak ketemu.
"Sebaiknya aku telpon, mungkin dia sudah pulang"
Naruto mengambil handphone disaku celananya, mencari nomor Hinata pada kontaknya, tetapi tiba-tiba handphonya berdering.
-'SASUKE TEME' is CALLING-
"Eh, Te,teme?" Naruto menjawab panggilan dari Sasuke.
"Moshi Moshi?" Kata Naruto.
[Dobe kita perlu bicara]
"Eh, kenapa?"
[Ini soal Hinata]
"Hinata, apa dia bersamamu"
[hn, Sekarang kami dirumah sakit]
"HAH! Hinata, apa yang terjadi dengannya?"
[Sebaiknya kau kesini sekarang!]
"baiklah tunggu aku Teme!" Naruto mengakhiri panggilan di Handphone nya, dengan segera beranjak dari taman itu, menuju rumah sakit yang ditunjukan oleh Sasuke.
"Hinata, apa yang terjadi dengan mu?"
Sepanjang perjalanan Naruto tampak sangat khawatir dengan Hinata, kenapa bisa dia berada dirumah sakit, apakah sesuatu terjadi padanya?
Akhirnya taksi yang Naruto tumpangi sampai dirumah sakit, setelah membayar Naruto segera berlari masuk kerumah sakit itu, ternyata Sasuke sudah menunggunya di lobi.
"Teme! Bagaimana dengan Hinata? Apa yang terjadi dengannya? Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Naruto bertubi-tubi ketika bertemu dengan Sasuke.
"Tenangkan dirimu Naruto"
"Bagaimana bisa aku tenang" Kata Naruto gusar.
"Dia baik-baik saja, sekarang dia bersama dengan Sakura dan Ino"
"Benarkah? Aku ingin melihatnya" Kata Naruto segera melangkahkan kakinya.
"Tunggu dulu!" Kata Sasuke meghalangi jalan Naruto.
"Apakah tidak ada sesuatu yang ingin kau jelaskan Naruto?" Kata Sasuke memandang tajam pada Naruto.
"Apa maksudmu Teme?" Kata Naruto, tidak mengerti.
"Ada sesuatu yang terjadi pada Hinata kan?"
Seketika Naruto menoleh pada Sasuke, sungguh terkejut dengan perkataan Sasuke, apakah dia sudah tau?
"Jelaskan pada kami juga Naruto!"
Tiba-tiba Sakura dan Ino datang.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Batin Naruto.
.
.
To be Continue :D
.
.
JENG,,JENG,,JENG,,,
Kyahahahahaaa,,,, akhirnya saya muncul khekhe
Maaf kan aku karena kelewatan telat banget ^^7 haha,,
Readers jangan ngamuk ya? XD
Jangan-jangan fic aku malah ada yang lupa lagi saking kelamaannya,,ckck u_u
Soalnya aku dapat inspirasinya loncat2 buat chap selanjutnya, lah chap yang ini malah belum dapat kyahaha,,aneh ya?
Bagaimana apakah kalian puas? Hhe,,,sepertinya ga terbayar dengan keterlambatan ku yaa hahahah…
Maaf Untuk kedepannya jadwal update nya ga bakal bisa ditentukan deh, kapan,,,tapi kalaupun telat ga bakalan sampai sebulan,heheh dan ga bakalan ku DISCONTINUE kok hehehe,,, peace ^^v
Aku senang kalau dapat riview trus bisa ceritaan dengan readers mengenai fanfic,apapun itu ,hahahahaa nyambung gtu,,hehehe
Kalau mau ngobrol bisa pm aku :D yayayayayaaa,,,,, #kedip2 kan mata.
Thanks to :
(bagi yang log in, silahkan cek pm kalian :D)
Yui Kazu (ahaha,,,yui chan Cuma nggu bulan madunya nih XD, makasih sdh nggu dengan setia :* Chuu~), Blue-senpai, Manguni( iya aku juga suka XD), vincentyagami, DarkYami Kugamawa, TigaSetangkai, , Guest, utsukushi hana-chan, Kojiharu-hime (makasih XD, buat cerita ringan biar ga berat mikir nya #plak), uchiha sabai, amu-b, Karizta-chan , Bunshin Anugrah ET, Durara, Guest, sin hye jung, Sabaku no Yuki (asik,, buat kamu senyamsenyum ya XD,,awas aja kalau kamu ampe lupakan nih fic khukhu #smirk), LotuS-Mein319, Nakata Otohime(hmm,, gmana ya?kasi tau ga ya #plakk,,hehehee)
*buat silent readers juga jika ada :D
.
.
Makasih semuanya sudah mau baca :*
*SELAMAT TAHUN BARU * ^0^/ wohoooooo,,,,!
Shinnen omedetou gozaimasu :D
(Selamat Tahun Baru)
Sakunenchuu wa iro-iro osewa ni narimashita
(Terima kasih atas kebaikan yang diberikan pada tahun yang lalu)
Hinnen mo douzo yoroshiku onegai moshiagemasu
(Tahun ini pun saya mengharapkan hal yang sama)
.
.
Silahkan tinggalkan jejak di kotak RIVIEW ^0^
msconan
