You are my El Dorado


Park Chanyeol & Byun Baekhyun

[ Chanbaek ]


Entah kenapa Chanyeol meluapkan semua perasaan nya sekarang kepada seorang namja yang tidak dia kenal, aneh memang tapi Chanyeol melakukan itu karena namja di depan nya ini. Dia merasa namja yang di depan nya ini seperti menghipnotis nya dengan kedua cantik yang sialnya tertutup kaca mata bulat dan besar yang menjijikan. Dan juga sentuhan sentuhan dari namja tersebut membuat jantungnya berdebar, rasanya juga berpengaruh kepada perut nya yang seperti di kelitik brutal walalupun begitu entah debaran dan rasa geli ini membuatnya nyaman dan juga bahagia, jujur saja Chanyeol tidak pernah merasakan ini sebelum nya bahkan dengan kekasih ataupun mantan kekasih nya dan Chanyeol tidak mengerti dengan perasaan nya ini apakah perasaan seperti ini karena namja di depan nya makhluk halus? Tetapi tidak mungkin senyaman ini, apa perasaan ini seperti kegelisahan yang selama ini? yang benar saja Chanyeol mungkin gelisah setiap saat, apa jangan jangan ini

Rasanya jatuh cinta?

.

Jujur saja Chanyeol merasa senang dengan namja yang berada dalam dekapan nya ini, rasanya dia tidak pernah berfikir jika namja yang di depan nya ini mungkin saja haters yang berkedok baik dan menyebarkan jika dia menangis, karena tidak tau kenapa Chanyeol bisa merasakan perlakuan namja tersebut tulus padanya. Walaupun Chanyeol kuat, populer dan juga trouble maker dia juga masih bisa merasakan sakit fisik maupun batin sama seperti manusia yang lain karena dia masih memiliki hati dan juga pikiran.

Saat merasa isakan Chanyeol mereda Baekhyun melonggarkan pelukan nya berniat untuk melihat keadaan Chanyeol yang sedari tadi tidak bergeming dari posisinya tetapi Baekhyun merasa jika pelukan Chanyeol padanya semakin mengerat.

"Bagaimana lebih baik kan Chanyeol ssi?" Tanya Baekhyun dengan senyuman.

Baekhyun mendapat jawaban dari Chanyeol hanya sebuah anggukan, saat melihat itu senyuman Baekhyun semakin merekah.

Hening

Masih dengan posisi Chanyeol memeluk Baekhyun, tiba tiba saja ada pergerakan dari Chanyeol. Sekarang mereka saling bertatap muka, mata Chanyeol menatap Baekhyun intens walau sedikit sembab.

"Tolong jangan menggunakan embel embel ssi" Ucap Chanyeol

Mereka masih saling bertatapan, di lihat intens oleh Chanyeol membuat Baekhyun sedikit gugup "Dan boleh aku tau siapa nama mu?" Lanjut Chanyeol dengan senyuman yang sungguh senyuman itu sangat tulus dan menawan membuat Baekhyun sedikit salah tingkah.

"Baekhyun, Byun Baekhyun"

"Aku Chanyeol, Park Chanyeol senang bertemu dengan mu Baekhyun" Ucap Chanyeol sengaja digantungkan.

"Dan terima kasih telah rela membuat bahu mu basah" Lanjut Chanyeol sedikit terkekeh.

"Tidak masalah, aku senang membantu" masih dengan senyuman yang mungkin tidak pernah luntur dari bibirnya.

"Ah ya ini sudah sore mungkin beberapa menit lagi menjelang malam, ayo pulang aku akan antar sampai ke rumah mu hitung hitung ucapan terima kasih" Tawar Chanyeol

"A-apa? Ah tidak usah aku bisa sendiri kok lagian rumah ku tidak jauh dari sini, jalan kaki juga bisa kok" Tolak Baekhyun halus bukan nya apa apa, dia sedikit tidak enak karena dia hanya dari keluarga yang sederhana dan dia merasa akan merepotkan Chanyeol juga.

"Ah kebetulan sekali aku juga tidak membawa kendaraan jadi aku akan menemanimu dan kau tau seoul malam malam itu sangat berbahaya apalagi sepertimu ini yang manis dan juga pendek seperti mu terlalu bahaya jika sendirian, nanti kau di goda ahjusi mesum bagaimana?" Saat mendengar itu Baekhyun sedikit merona dia tau jika Chanyeol sedang manukut nakuti nya saja tetapi kenapa membuat Baekhyun merona, tetapi sedetik kemudian dia tersadar dan menatap Chanyeol garang.

'Wow sikap arogan nya mucul' batin Baekhyun

"Kau mengatakan ku apa? pendek?" Ya Baekhyun sangat tersinggung jika menyangkut tinggi badan walaupun di bilang cantik ataupun manis juga sedikit tersinggung tetapi tidak seperti dikatain mungil, kecil atau pun pendek.

"Ya, memang kenapa? Bukan kah itu memang benar" Jawab Chanyeol sedikit menyunggingkan seringai, di perjelas sedikit hanya sedikit.

"Kau"

"Ya aku tampan, aku sudah tau dan sadar tentang itu jadi tenang lah" Ucap Chanyeol santai dan juga cheesy.

"Ew" Kata Baekhyun mendelik jijik ke arah Chanyeol, dia langsung menuju tempat nya belajar tadi dan membereskan tugas nya ke dalam tas tanpa mengubris Chanyeol yang sedari tadi mengekorinya.

Saat sudah berada di tikungan ke arah rumah nya Baekhyun mulai merasa risih pasalnya Chanyeol masih mengekorinya, dengan cepat dia berbalik dan menatap datar Chanyeol yang tak kalah datar dengan nya.

"Kenapa?" Tanya Baekhyun singkat

Chanyeol mengernyit menatap Baekhyun yang sedikit ketus, cepat sekali berubahnya gumam Chanyeol.

"Kenapa apanya?"

" Kenapa. masih. mengikuti. ku?" Ucap Baekhyun menekankan setiap katanya dengan senyuman, bukan senyuman yang berada di perpustakaan tapi senyuman ini Chanyeol merasa aura hitam dari Baekhyun.

"Aku ingin mengantarkan mu Baek"

"Terimakasih sudah menawari tetapi sesungguh nya aku tidak memerlukan itu" Ucap Baekhyun jengkel, sungguh dia tidak pernah bersikap ketus terhadap seseorang tapi entahlah Chanyeol membuatnya mood baik nya tadi menjadi begini.

"Yasudah sekarang kau mau aku bagaimana?" Tanya Chanyeol mengalah.

"Kau pulang saja kerumah mu, aku bisa pulang sendiri. Dan terimakasih telah mau suka rela mengantarkan ku"

"Baiklah aku pulang, hati hati Baek" Ucap Chanyeol dan Baekhyun hanya membalas dengan anggukan setelahnya Baekhyun melihat punggung itu semakin jauh jauh dan menghilang.

Setelah memastikan Chanyeol sudah pulang dan tidak mengikutinya lagi Baekhyun kembali melanjutkan perjalanan pulang nya, dia memasuki gang yang lembab dan juga gelap karena ini jalan membuat rumah nya lebih dekat.

Baekhyun berfikir tidak akan terjadi apa apa terhadap nya karena dia selalu melawati jalan ini, dia memiliki feeling tidak enak tetapi Baekhyun memberanikan diri dan mulai berjalan lebih cepat.

"Hai manis, sendiri saja?" Ucap seorang paruh baya bertubuh tambun mendekati Baekhyun dengan langkah yang terseok seok khas orang mabuk.

Baekhyun mulai mengeluarkan kuda kuda saat merasa pria tambun itu mendekatinya.

"Wah ganas sekali bagaimana jika di ranjang" Racau pria itu, saat mendengar itu Baekhyun langsung menendang bir yang di pegang pria tersebut yang berakhir jatuh dan pecah.

"Kurang ajar" Teriak lelaki tersebut dan mulai memukul Baekhyun random, Baekhyun yang melawan nya mulai kewalahan, Baekhyun terkena tangkisan dari pria itu dan tersungkur membentur tembok gang tersebut.

"Kau mau melawanku lagi bocah?" Pria tersebut mulai mengkungkung Baekhyun, Baekhyun kaget dengan perlakuan lelaki bajingan ini, sebisa mungkin dia berontak tetapi sia sia, saat bibir mereka hampir bertemu Baekhyun sudah berkaca kaca dia berdoa semoga Tuhan menyelamatkan nya, tiba tiba saja

BUGH

Pukulan itu tepat mengenai tulang pipi pria tersebut.

BUGH

Sekarang pukulan tersebut mengenai rahang pria tersebut dan mengakibatkan pria itu jatuh tersungkur.

"Ingat dengan umur mu pak tua" Desis suara bass tersebut seperti menahan emosinya.

Baekhyun sudah jatuh terduduk pikiran nya sudah blank, dia sudah tidak bisa menangkap apa yang sebenarnya terjadi, Baekhyun shock bagaimana mungkin bisa ini di sebut kebetulan.

Baekhyun bisa merasakan jika ada seseorang yang sedang memeluk nya erat, erat sekali seperti saat di perpustakaan tadi.

"C-chanyeol?"

"Iya ini aku, tenang Baek aku berada di sini tenanglah" Ucap Chanyeol mengusap punggung Baekhyun sama seperti yang Baekhyun lakukan padanya di perpustakaan.

Pikiran Baekhyun blank, lidah nya kelu, matanya memanas siap meluncurkan air mata. Baekhyun masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi,Baekhyun memeluk Chanyeol erat, wajahnya dia simpan di dada bidang Chanyeol dan meremas erat kemeja belakang yang Chanyeol pakai.

"Baek tenanglah, aku sudah ada disini tenanglah, tidak ada yang bisa menyakitimu jika aku berada di sisi mu Baek" Kata Chanyeol sembari melepaskan pelukan mereka.

"Ayo aku antar pulang, cepat naik" Ucap Chanyeol berjongkok di depan Baekhyun, Baekhyun awalnya sedikit ragu tapi dia memilih mengikuti saja apa kemauan Chanyeol dari pada harus beradu mulut.

"Kenapa bisa?" Tanya Baehyun lirih.

"Kenapa bisa aku menemukan mu dengan ahjusi mesum?" Tanya balik Chanyeol dan mendapat anggukan dari Baekhyun, Chanyeol berhenti sejenak untuk memperbaiki posisi tangan nya yang sedikit pegal karena Baekhyun berada di punggung nya.

"Aku juga tidak tau Baek, aku hanya mengikuti apa kata hati ku saja" Ucap Chanyeol asal.

"Ah begitu" Lirih Baekhyun, dia menempatkan kepalanya di perpotongan leher Chanyeol membuat helaan nafas Baekhyun jelas terasa.

Hening

"Sekarang kemana?" Ucap Chanyeol tiba tiba, padahal Baekhyun sudah hampir tertidur.

"Itu nanti ke kanan saja sampai unjung jika sudah di ujung kau belok kiri" Ucap Baekhyun tanpa sadar dengan nada sedikit manja.

Hening

Chanyeol bisa merasakan sekarang Baekhyun lebih berat dari sebelumnya saat menengokkan kepada ke samping dia melihat Baekhyun sedang tertidur dengan nyenyak sampai sampai dia mendengkur halus, lucu sekali.

Chanyeol sudah fokus dengan jalanan takut takut jika menyasar, saat sudah sampai di ujung Chanyeol berbelok ke arah kiri tiba tiba saja dia mendengar suara aneh seperti suara anak anjing. Dia melihat kesana kemari tetapi tidak menemukan sumbernya saat tidak sengaja menengok ke arah Baekhyun dia melihat bibir Baekhyun bergerak dan mengeluarkan suara seperti anak anjing, sungguh lucu dan manis sekali batin Chanyeol.

Tanpa sadar Chanyeol mencium ujung hidung Baekhyun.

.

Ting Tong Ting Tong

Chanyeol berusaha keras untuk memencet bel rumah Baekhyun, tidak lama ada sahutan dari dalam untuk menunggu sebentar.

"Eh kau siapa, astaga Baekhyun kenapa?" Ucap wanita paruh baya yang di yakini itu ibunya Baekhyun.

"Anyeonghaseo, aku Park Chanyeol teman nya Baekhyun, dia tertidur" Jawab Chanyeol sedikit membungkukan kepalanya.

"Ah begitu, maaf merepotkan mu Chanyeol. Dan kamar Baekhyun ada di atas" Ucap eomma Baekhyun mempersilahkan Chanyeol masuk.

"Aku permisi dulu" Kata Chanyeol melenggang menuju kamar Baekhyun

Chanyeol menurunkan Baekhyun perlahan di atas tempat tidur, dia melepaskan sepatu dan juga kaca mata Baekhyun, awalnya sedikit tertegun melihat wajah Baekhyun tanpa kaca mata, tetapi sedetik kemudia seulas senyum mengembang di bibir Chanyeol.

Chanyeol menutupi tubuh Baekhyun dengan selimut sampai dagu, perlahan dia menuju pintu, "Selamat tidur Baek" Ucap Chanyeol lirih sebelum benar benar pintu tertutup.

.

Chanyeol mengecek handphone nya yang sengaja dia silent, saat melihat pesan dan panggilan yang masuk Chanyeol mendengus, ternyata semua dari sahabatnya dan di dominasi oleh Oh Sehun. Chanyeol membuka satu persatu pesan tersebut

Sehun: 'Yak, kenapa kau meninggalkan ku?'

Sehun: 'Kau serius meninggalkan ku?'

Sehun: 'Tega sekali kau padaku'

Sehun: 'Kenapa kau belum juga kembali? Apakau sudah mati hyung?'

Sehun: 'Hyung cepat kembali! Yejin datang kesini dengan seorang lelaki'

Jongin: 'Hyung kau dimana? Sehun khawatir keadaan mu.'

Kris: 'Kau dimana? Mau aku jemput?'

Seperti itulah beberapa pesan yang Chanyeol terima, terlalu malas membalas pesan dan membaca pesan yang lain dari mereka, Chanyeol melanjutkan jalan nya dengan santai.

Sekarang Chanyeol sudah berada di depan markasnya, Chanyeol masuk begitu saja dengan tampang yang sangat datar. Dia menghampiri Jongin, Sehun dan Kris yang sepertinya masih belum menyadari keberadaan nya.

"Hey Oh Sehun, kenapa kau bodoh sekali?" Tanya Chanyeol dan mendudukan dirinya di atas sofa.

Bukan hanya Sehun tapi Jongin juga menoleh ke arah Chanyeol. "Sejak kapan kau datang? Dan kenapa meninggalkan ku?" Bukan nya menjawab Sehun malah berbalik tanya.

"Kau terlalu berlebihan Oh, aku hanya meninggalkan mu di supermarket"

Sehun yang mendengar itu hanya mendengus, sungguh Sehun masih dongkol dengan kelakuan hyung nya ini.

"Kau kemana tadi?" Tanya Kris.

"Ke sekolah" Jawab Chanyeol singkat

"Apa kau bertemu Yejin bersama lelaki lain?" Ucap Jongin secara tiba tiba, Chanyeol tersentak saat mendengar penuturan Jongin tersebut.

"Iya, bagaimana kau tau" Terdengar dengan jelas jika Chanyeol menghela nafasnya kasar.

"Aku tidak sengaja melihat mereka saat pergi bersama Kris hyung" Ucap Jongin acuh.

"Jadi itu alasan mu meninggalkan ku?" Tanya Sehun dan hanya dapat anggukan saja dari Chanyeol.

Saat mendengar itu Sehun sedikit tidak enak "Maafkan aku hyung" Chanyeol yang mendengar itu hanya menarik satu alisnya,bingung.

"Lupakan"Ucap Sehun datar saat melihat ekspresi Chanyeol.

Sekarang Chanyeol masih terbayang bayang wajah Baekhyun yang begitu manis, tanpa sadar Chanyeol tersenyum amat lebar.

"Aku baru tau seseorang senang saat melihat kekasihnya bersama lelaki lain" Sindir Jongin tetapi Chanyeol tidak menyadari jika perkataan itu untuknya.


Keesokan harinya Chanyeol terlihat sekali sangat bersemangat untuk sekolah, sampai sampai teman teman nya bingung karena perilaku Park Chanyeol yang terkenal pemalas. Pasalnya sekarang masih jam tujuh pagi dan sekolah di mulai jam delapan pagi.

"Hey Chanyeol kau gila hah? Ini terlalu pagi untuk bersekolah" Keluh Kris

"Sudah diam saja" Ucap Chanyeol tanpa memperdulikan teman nya.

"Hyung sungguh kau selalu bertindak semau nya" Omel Sehun dengan tindakan yang tidak wajar dari Chanyeol.

"Baekhyun!" Teriak Chanyeol, saat mendengar itu serempak Jongin, Sehun dan Kris mencari sosok yang Chanyeol panggil.

Saat mendengar namanya di panggil Baekhyun menolehkan kepalanya ke belakang dan menemukan Park Chanyeol dan kawan kawan nya.

"Hey Baek sepulang sekolah kau sibuk tidak?" Tanya Chanyeol saat tepat berada di depan Baekhyun.

"Tidak begitu, ada apa?" Jawab Baekhyun bingung.

"Sehabis sekolah aku akan mengajak mu pergi" Ucap Chanyeol, belum sempat Baekhyun mengatakan sesuatu Chanyeol memotong ucapan nya.

"Aku tidak menerima penolakan" Ucap Chanyeol langsung pergi meninggalkan Baekhyun yang mematung.

Sehun dan Jongin mulut mereka terbuka lebar kaget dengan apa yang Chanyeol ucapkan sedang Kris hanya berdecak melihat perilaku Chanyeol.

"Memang semaunya sendiri" Gumam Kris

.

.

TBC

.

.

Hallo lama nunggu ga sih? Maaf ya. Makasih bgt yang udah nunggu, review, follow dan fav makasih banyak.

Konflik nya mungkin satu atau dua chapter lagi soalnya aku masih pengen chanbaek fluff dulu gitu hehe*ditabok cb*

Dan lagi jujur aja gue ngeharepin bgt setiap kali update itu review makin bertambah setidaknya satu atau ga sama kaya chap lalu buka nya ngurang *banyak maunya emang*

Thanks a lot for everything!

Mind to review and fav,follow again? Thankseu^^