You are my El Dorado
Park Chanyeol & Byun Baekhyun
[ Chanbaek ]
Bel pulang pun akhirnya berbunyi membuat beberapa siswa maupun siswi bersorak kegirangan berbeda dengan Baekhyun, sekarang dia hanya bisa termenung di bangku nya. Tidak ada semangat sama sekali.
"Yatuhan kumohon lindungi aku" Gumam Baekhyun membatin.
Tak lama saat Baekhyun bergumam seperti itu tiba tiba saja pria jangkung ya itu Park Chanyeol sudah berada di depan pintu kelasnya, saat mereka mulai berteman rutinitas Chanyeol itu mungkin bertambah salah satunya menunggu Baekhyun di depan kelasnya. 'hah cepat sekali' Batin Baekhyun
"Kau kenapa Baek?" Tanya Chanyeol sedikit bingung dengan air muka Baekhyun
"Tidak kenapa kenapa" Jawab Baekhyun lesu
"Apa kau tidak menyukai saat aku ajak jalan seperti ini?" Terlihat sekali Chanyeol nada bicara nya kecewa
Saat mendengar itu Baekhyun panik bukan main "Tidak bukan begitu! Hanya aku lelah karena pelajaran hari ini" Jelas Baekhyun meralat semua yang ada di pikiran Chanyeol. Sebenarnya Baekhyun sedang berbohong.
"Hanya saja aku kehilangan mood ku Chanyeol" Ujar Baekhyun pelan.
Memang benar Baekhyun sedang tidak memiliki mood untuk berjalan jalan, dia lebih mementingkan pelajaran dan tugas tugas yang menunggunya di rumah. Dan hey Baekhyun itu seorang kutu buku.
Chanyeol menatap Baekhyun lamat lamat, Baekhyun yang di pandangi seperti itu memandangi Chanyeol balik dengan pandangan seolah olah kenapa-lihat-lihat.
"Sudah kita batalkan saja" Ucap Chanyeol dingin secara tiba tiba.
Saat mendengar itu Baekhyun dengan reflek mengerutkan kening nya 'aneh sekali orang ini' batin Baekhyun
"Kenapa?" Tanya Baekhyun singkat.
"Tidak ingin, mood ku juga sudah hilang pergi begitu saja" Jawab Chanyeol seadanya tanpa melihat Baekhyun sama sekali.
"Dasar aneh" Gerutu Baekhyun dengan nada suara yang tidak bisa di bilang pelan.
Hening menyelimuti kedua nya, mereka masih betah dengan keheningan dan tidak ada satu diantara mereka berniat membuka pembicaraan, sedari tadi Baekhyun hanya mengikuti kemana Chanyeol melangkah. Ya benar Baekhyun seperti pengawal Chanyeol. Sekarang Baekhyun sudah gatal sekali ingin bertanya, karena memang Baekhyun sudah menahan hasrat untuk bertanya nya sejak tadi.
"Kenapa ke arah sini? Ini bukan arah rumah ku" Tanya Baekhyun kepada Chanyeol yang masih tetap diam dan memasang wajah datar ditambah aura hitam dan dingin.
"Ini arah rumah ku, dan siapa suruh mengikuti ku" Ucap Chanyeol santai tanpa menyadari persimpangan di dahi Baekhyun.
"KAU KENAPA TIDAK BILANG SEDARI TADI! JIKA KAU MARAH KARENA TIDAK JADI JALAN ITU TIDAK USAH MOGOK BICARA JUGA" Setelah berteriak seperti itu Baekhyun langsung pergi dari hadapan Chanyeol yang tetap saja memasang tampang datar dan dingin.
Setelah dirasa sudah jauh dari Chanyeol, Baekhyun mulai menggerutu hal yang aneh aneh "Sialan kau Park Chanyeol sungguh aku menyesal telah mengenalnya!"
Baekhyun mengira jika Chanyeol mengejarnya dan berteriak "Baekhyun berhenti, dan maafkan aku" terlalu melankonis memang seperti telenova yang sering di tonton oleh eomma nya. Sekarang Baekhyun sudah merasa dirinya tidak beres.
"Jika begini aku tidak akan berhubungan apapun lagi dengan dia!" Ujar Baekhyun masih bermonolog untung saja tidak ada yang lihat karena memang sekarang dia sudah dekat dengan rumah nya yang sepi.
"Hah lelahnya" Ucap Baekhyun saat berada di dalam rumah, keadaan di rumah tersebut gelap semua lampu yang berada di sana padam.
"Eomma belum pulang ya" Baekhyun mulai menyalakan lampu satu persatu, setelah itu Baekhyun pergi menuju kamar nya untuk mandi dan bersiap siap mengerjakan tugas untuk besok. Sekarang sudah pukul 17.30 seharus nya eomma nya sudah pulang 30 menit yang lalu, segera dia mengirim pesan untuk eomma nya 'Eomma kau sedang di mana? Apa kah kau sibuk?'
Tidak menunggu sampai dua menit eomma nya sudah membalas pesan dari Baekhyun 'Ah maaf sayang eomma sedang lembur hari ini, maafkan eomma ya tetapi jangan sedih eomma sudah membuatkan makanan untuk mu jadi tinggal kau panaskan saja ya' Saat membaca pesan tersebut Baekhyun sudah tidak khawatir lagi dan langsung pergi menuju kamar mandinya
3 Hours Later
Baekhyun sudah mengerjakan tugas nya, semua sudah beres dia kerjakan. Buku buku sudah dia siap kan dan sekarang waktunya untuk tidur. Saat Baekhyun sudah bergelung di dalam selimut tiba tiba saja handphone nya bergetar menandakan pesan masuk tetapi di sana hanya lah ada nomor asing, tanpa pikir dua kali dia langsung membukanya.
"Baekhyun apakah kau masih bersama Chanyeol? –Sehun" Saat membaca pesan itu dahi Baekhyun mengernyit, sedari tadi dia sudah pulang tetapi kenapa Chanyeol tidak berada di rumah nya? Seharusnya dia juga sudah pulang kan.
Saat akan membalas pesan tersebut tiba tiba saja ada telfon masuk dari handphone nya, langsung saja di jawab oleh Baekhyun barangkali ini hanya salah orang.
"Halo?"
"Baekhyun apa kau masih bersama Chanyeol?"
"Tidak, sudah 3 jam yang lalu kami berpisah karena tidak jadi pergi, ada apa?" Baekhyun dapat mendengar dengan jelas jika nada suara sang penelfon di sebrang sedikit panik dan khawatir.
"Yang benar saja, sedari tadi dia belum pulang. Aku berfikir jika-" Belum saja Sehun menyelesaikan kalimat nya Baekhyun sudah mematikan sambungan nya.
Baekhyun punya firasat tidak enak akan ke adaan Chanyeol saat ini, dia takut jika Chanyeol terjadi hal yang tidak di ingin kan. Segera saja Baekhyun berlari dari rumah tanpa peduli jika sekarang dia sedang memakai pijama dan sendal jepit.
Baekhyun masih berseru memanggil nama Chanyeol sekuat tenaga, Baekhyun menelusuri jalan yang tadi dia dan Chanyeol lewati tetapi hasilnya nihil. Baekhyun tidak menyerah dia masih tetap mencari kemana saja tanpa memperdulikan jika sekarang gerimis mulai menuruni bumi.
"Kumohon Chanyeol semoga kau baik baik saja" Gumam Baekhyun.
Baekhyun langsung menghubungi nomor yang terakhir menelfon nya yaitu sehun, dan tanpa menunggu lama sekarang panggilan nya sudah terhubung oleh Sehun.
"Apakah Chanyeol sudah pulang?" Tanya Baekhyun tidak sabaran
"Belum Baek, dan saat aku mencoba untuk menghubungi Chanyeol handphone nya tidak aktif. Sekarang Kris dan Jongin sedang mencarinya, aku sangat khawatir sekarang"
"Ah baiklah jika dia sudah sampai beritahu aku ya, akan ku tutup"
"Baiklah" Sehun tau jika sekarang Baekhyun juga sedang mencari Chanyeol karena saat menelfon tadi keadaan nya ramai beda saat tadi pertama kali menelfon.
"Aku harap kau menemukanya Baekhyun" Harap Sehun entah pada siapa.
"Baek, ugh"
"Byun Baekhyun"
.
"Chanyeol!"
"Park Chanyeol hiks dimana kau bodoh"
Baekhyun sudah tidak peduli dengan ke adaan nya sekarang yang basah kuyup, dia hanya memikirkan Chanyeol seorang. Baekhyun berlari ke segala arah mulai di mana mereka berjalan dari sekolah menuju arah rumah Chanyeol sampai sampai sekarang dia tidak tau ada di mana, bodoh memang saat ini otak nya tidak bisa di gunakan dengan baik. Baekhyun mulai berjalan dengan pelan dia lelah mencari Chanyeol yang tidak tau keberadaan nya, sebenarnya mungkin saja Chanyeol sudah berada di tempat yang aman atau setidaknya Chanyeol adalah seorang BadBoy yang bisa menjaga diri tidak seperti Baekhyun saat ini yang tidak tau berada di mana.
"Ugh" Saat mendengar suara itu Baekhyun langsung mencari dimana suara itu berasal. Setelah merasa yakin suara itu berasal dari ujung gang yang gelap, Baekhyun memberanikan diri pergi ke sana tanpa peduli jika ada bahaya yang mengintai nya.
"Siapa disana?" Ucap Baekhyun sedikit berteriak.
"Baek hng" Balas seseorang itu dengan pelan, Baekhyun yang mendengar namanya di panggil dengan cepat berlari ke arah dimana seseorang itu berada.
Saat tepat berada di depan orang tersebut Baekhyun hanya bisa membelalakan matanya, dia melihat dengan jelas lebam dan luka memenuhi tubuh Chanyeol, daerah muka Chanyeol di penuhi darah dan lebam. Baekhyun tidak kuat saat melihat itu langsung saja di menghampiri Chanyeol dan memeluk nya.
"Ada apa dengan mu Chanyeol hiks kenapa begini?" Tanya Baekhyun diiringin dengan tangisan nya.
"Baekhyun ngh s-sakit" Ucap Chanyeol sekuat tenaga.
"Maafkan aku hiks ku mohon bertahan lah" Baekhyun langsung saja merogoh saku nya dan menelfon Sehun.
"Sehun ku mohon bantu aku Chanyeol babak belur ku mohon jemput aku" Ucap Baekhyun cepat
"Sekarang kau berada di mana? Aku dan yang lain akan menjeput mu"
"Aku tidak tau di mana tetapi aku tidak jauh dari supermarket xx" Ucap Baekhyun langsung mematikan sambungan.
"Baek? Baekhyun? Ck sialan" Ucap Sehun sebal
"Chanyeol apakah begitu sakit ku mohon sabar sebentar Sehun akan menjemput kita" Ujar Baekhyun dengan nada yang khawatir
Chanyeol hanya bisa bernafas dengan berat tidak kuat untuk berbicara dan menjawab ucapan Baekhyun, dia hanya terdiam di pelukan Baekhyun dan dia simpan kepalanya di ceruk leher Baekhyun. Chanyeol merasakan saat ini bumi berputar dengan cepat, kepalanya seperti tertimpa sesuatu yang sangat berat, nafas nya tercekat seperti di cekik oleh seseorang, belum lagi rasa perih dalam luka nya.
"B-Baek" Belum saja Chanyeol melanjutkan kata katanya dia sudah tidak sadarkan diri.
"Chan? Chanyeol hiks sadar lah Chan" Ucap Baekhyun sudah tidak kuat membendung tangisan nya.
"CHANYEOL KUMOHON SADARLAH HIKS"
"PARK CHANYEOL"
.
.
.
TBC/END?
.
.
