Title : Kyu The Series – Jalan-jalan 1

Main Cast :

Kyu Hyun

Chang Min

Dong Hae

Hyuk Jae

Summary : Kyu Hyun dan Dong Hae jalan-jalan dihari Minggu. Mereka bertemu teman sekelas Dong Hae. Apa yang sebenarnya terjadi?

** Jalan-jalan **

Hari itu hari minggu, hari yang sangat dinanti-nanti oleh Dong Hae. Karena di hari Minngu, semua anggota keluarganya berkumpul dari pagi sampai malam. Termasuk ayahnya yang Dong Hae rasa semakin sibuk akhir-akhir ini. Dong Hae menuruni tangga, anak itu belum mandi. Terlihat dari piyama putih bermotif ikan nemo yang masih dipakai, rambutnya yang acak-acakan, dan mata yang masih terlihat sayu. Dong Hae tetap melangkah menuju dapur. Senyumnya langsung terlihat saat melihat ibu nya sedang menyiapkan sarapan pagi itu, dia juga melihat ayahnya sudah duduk rapi dengan koran yang sedang dibacanya.

"Pagi appa, eomma.." sapa Dong Hae sambil duduk disalah satu kursi.

"Pagi, belum mandi Hae-ya?" tegur ayahnya. Dong Hae menggeleng.

"Malas appa. Nanti saja.."

"Hmm.. kenapa anak eomma jadi malas seperti ini?" tanya sang ibu sambil berjalan menghampiri Dong Hae. Tangan wanita paruh baya itu mengelus kepala Dong Hae.

"Kau lupa kalau hari ini ada janji dengan Kyu?" lanjut ibu nya.

"Janji?" Dong Hae mengerutkan dahi, mencoba mengingat janji apa yang harus dipenuhinya pada sang adik. Sedetik kemudian, matanya melotot yang membuatnya terlihat menggemaskan.

"Ah! Hae ingat!" seru Dong Hae tiba-tiba. "Hae mandi dulu ya.." lanjutnya sambil turun dari kursi dan menaiki tangga dengan tergesa. Membuat sang ibu berseru untuk berhati-hati.

Sekarang kita tinggalkan suami istri yang kembali melanjutkan aktivitas mereka. Kini kita beralih pada salah satu kamar dari anggota keluarga Lee. Anggota termuda keluarga Lee. Bocah menggemaskan bernama Kyu Hyun yang masih tertidur dikasur dengan sprai bergambar Pikachu. Tidur terlentang dengan tangan kiri yang berada disebelah kepalanya dan jempol kanan yang sedang diemutnya.

"Hmmh.."

Kyu Hyun menggeliat. Mengubah posisi tidur nya menjadi berbaring menghadap pintu kamar dengan memeluk guling. Perlahan mata bulatnya terbuka, mengerjap beberapa kali sambil menguap lebar. Kyu Hyun tidak langsung bangun, bocah itu malah memajukan mulutnya.

"Cudah pagi ya?" gumam Kyu Hyun..

"Hmmh.. tapi Kyu macih ingin tidul.." lanjut Kyu Hyun.

Matanya kembali terpejam. Inikan hari libur, jadi Kyu Hyun boleh dong tidur lagi?

Tapi, belum sempat menuju kealam mimpi. Terdengar pintu terbuka dan langkah kaki yang mendekat kearahnya. Kyu Hyun tetap saja terdiam dengan mata terpejam.

"Kyu Hyun-nie.. bangun sayang.. sudah pagi.."

Oh, ini cuara eomma

Kyu Hyun membuka matanya. Perlahan Kyu Hyun merangkak menuju pangkuan sang ibu. Tangannya memeluk leher ibunya.

"Kyu macih ngantuk, eomma.. tidul lagi boleh ya?"

"Hmm? Tidur lagi?"

Kyu Hyun mengangguk dengan mata memelas.

"Kyu tidak ingat kalau hari ini akan jalan-jalan dengan Hae hyung?"

Mata Kyu Hyun mengerjap beberapa kali sebelum mata bulat indah itu terbuka lebar dengan mulut yang menganga. Membuat sang ibu ingin mencubitnya.

"Kyu ingat! Kyu ingat!" seru Kyu Hyun. Tubuhnya tidak diam dipangkuan sang ibu, ingin turun.

"Tulun eomma. Tulun! Kyu mau mandi.. cepat cepat…"

"Iya sayang.." ujar Nyonya Lee sambil menurunkan Kyu Hyun.

"Kyu mau mandi sendiri?"

Kyu Hyun mengangguk. Bocah menggemaskan itu berusaha untuk melepaskan piayamanya dengan tergesa.

"Eomma.. kepala kyu gak bica kelual.. bolong nya cempit eomma.."

Nyonya Lee tertawa pelan melihat Kyu Hyun kesulitan mengeluarkan kepalanya dari lubang kepala piyamanya. Bocah itu merengek pada Nyonya Lee, meminta bantuan.

"Jangan dipaksa Kyunie, nanti kepalanya jadi sakit.." tegur Nyonya Lee yang membuat Kyu Hyun sontak menghentikan aksinya. Kyu Hyun hanya terdiam.

"Eomma.. kyu tidak bica lihat.." ujar Kyu Hyun membuat Nyonya Lee kembali tertawa. Pasalnya, piyama Kyu Hyun tetap berada dikepala bocah menggemaskan itu. Nyonya Lee melepaskan kancing piyama Kyu Hyun. Kemudian melepaskan baju tidur anaknya.

"Nah, yang harus Kyu lakukan adalah melepaskan kancing nya dulu. Arrachi?"

"Eoh.." Kyu Hyun hanya mengangguk kemudian berlari menuju kamar mandi yang ada dikamarnya. Nyonya Lee mengikuti dan mengawasi Kyu Hyun mandi. Dia tidak ingin membiarkan anaknya mandi sendirian. Nyonya Lee hanya takut terjadi apa-apa saat Kyu Hyun tidak diawasi. Dan juga, setiap Kyu Hyun mencoba mandi sendiri akan selalu-

"Eomma, eomma, tangan Kyu gak bica campai punggung.. cabunnya gak bica campai punggung.."

"Bantu Kyu eomma, ppali! Eomma lambat cekali kayak ciput!"

** Jalan-jalan **

Dong Hae menggandeng tangan kiri Kyu Hyun. Keduanya berjalan santai menuju taman didekat rumah mereka. Penampilan mereka pun menarik perhatian warga yang ada disekitar mereka. Dong Hae yang memakai celana jeans panjang, kaos berwarna hijau, sepatu sneakers dan topi hitam pemberian ayahnya. Sedangkan Kyu Hyun tampil menggemaskan dengan baju over all yang menutupi kaos putihnya, sepatu sneaker berwarna biru. Keduanya terus memamerkan senyum dan sesekali menyapa orang-orang yang mereka lewati.

Dong Hae memang sudah berjanji kemarin pada Kyu Hyun. Kalau hari ini dia akan mengajak Kyu Hyun jalan-jalan ke taman. Alasannya karena saat ini Chang Min yang merupakan teman sepermainan Kyu Hyun sedang tidak ada dirumah. Keluarga Shim sedang berada di Busan mengunjungi saudara mereka. Jadi tidak ingin melihat Kyu Hyun kesepian, Dong Hae berinisiatif mengajak Kyu Hyun jalan-jalan. Dan Dong Hae merasa bahagia sekaligus bangga. Ternyata ajakannya tidak sia-sia. Dia bisa membuat Kyu Hyun senang.

Mereka sudah sampai ditaman. Taman dengan rumput hijau yang indah. Taman dengan beberapa wahana permainan untuk anak-anak, seperti serodotan dan jungkat jungkit. Taman yang selalu ramai di akhir pekan. Dong Hae menghentikan langkahnya saat merasa Kyu Hyun terdiam seperti patung. Kepala adiknya itu menoleh ke arah kiri. Dong Hae mengikuti arah pandang Kyu Hyun. Dan tersenyum mengerti saat adiknya melihat kedai es krim. Salah satu makanan favorit Kyu Hyun.

"Kyunie mau es krim?"

"Mau! Kyu mau ec klim! Yang banyaaak~"

Dong Hae tertawa melihat ekspresi senang Kyu Hyun. Akhirnya, sebelum menghabiskan waktu libur mereka ditaman. Dong Hae dan Kyu Hyun melangkah menuju kedai es krim. Keduanya duduk dikursi yang mengarah langsung pada kedai es krim itu. Kedai es krim yang memang sering mereka kunjungi.

"Eoh, Dong Hae dan Kyu Hyun datang rupanya~"

"Ne, Kang ahjumma.."

"Ajuma.. kyu mau ec klim! Laca coklat! Eh, stlawbeli! Eh, panila juga ya ajumma…"

"Kyunie, jangan banyak-banyak makan es krim nya. Nanti Kyu sakit gimana?"

"Ga boleh ya?" tanya Kyu Hyun menatap Dong Hae dengan matanya yang berkaca-kaca, bahkan bibirnya sudah melengkung kebawah.

"Ck.. jangan menangis seperti itu.. baiklah, baiklah, tapi hanya untuk hari ini saja. Arra?"

"Yeay~ hae hyung yang telbaik!" seru Kyu Hyun senang. Matanya kembali mengarah pada Kang ahjumma yang sedang tertawa gemas melihat kelakuan adik kakak tersebut.

"Juma.. ppali.. ppali.. ec klim Kyu.."

"Iya Kyunie.. es krim pesanan Kyu Hyun-nie akan segera tiba.. gidaryeo~" ujar Kang ahjumma.

"Uri Dong Hae mau es krim juga?"

"Ne ahjumma. Tapi satu saja.. rasa vanilla.."

"Ok call~" ujar Kang ahjumma.

Saat menunggu pesanan datang. Kyu Hyun melihat seorang anak perempuan seumuran Dong Hae duduk disampingnya. Rambut panjang hitamnya terurai indah.

"Noona.. " panggil Kyu Hyun langsung.. Anak perempuan itu langsung menoleh saat merasa ada tangan menarik-narik lengan bajunya sekaligus panggilan noona.

"Hm.. adik kecil ada apa?"

"Noona pacti kecini mau beli ec klim ya?" tanya Kyu Hyun. Anak perempuan itu mengangguk.

"Ne. Adik kecil juga mau beli es krim?"

"Eum! Kyu pecen ec klim lasa stlawbeli, coklat cama panila.. hehe.." cengiran Kyu Hyun membuat anak perempuan itu menahan tangannya untuk tidak mencubit Kyu Hyun.

"Aigoo~ adik kecil ini lucu sekali ya.."

Dong Hae yang sedari tadi memperhatikan taman kini beralih pada Kyu Hyun. Dong Hae mendengar Kyu Hyun mengajak bicara seseorang. Dan matanya sedikit membulat saat mengetahui siapa yang diajak bicara oleh Kyu Hyun.

"So Hyun? Sedang apa disini?" So Hyun. Teman sekelasnya.

"Eoh, Dong Hae.."

"Hyung kenal noona ini? Dalimana hyung kenalnya? Kyu kan yang peltama ngoblol sama noona ini.."

"Ini teman sekelas hyung, Kyu Hyun nie. Namanya So Hyun.. ah, dan So Hyun-ah, kenalkan ini Kyu Hyun.. nae dongsaeng.."

Kyu Hyun menganggukkan kepalanya sambil berkata "Noona cantik cedang apa dicini? Main juga ya?" Dong Hae mengerjapkan matanya beberapa kali saat pendengarannya mendengar kalimat 'noona cantik' dari mulut adiknya. Darimana dia belajar panggilan itu?

"Ne.. noona juga sedang main disini."

"Cama ciapa? Cama hyung juga ya kaya Kyu?"

So Hyun tertawa.. "Bukan.. tapi sama appa dan eomma.."

"Cha~ ini pesanan kalian datang.." seruan Kang ahjumma disambut teriakan senang Kyu Hyun. Mata bulatnya berbinar menatap satu cup besar yang berisi tiga rasa es krim.

Tanpa mempedulikan apapun lagi. Kyu Hyun langsung memakan es krim itu. Tubuhnya bergidik saat merasakan sensasi dingin dari es krim itu. Membuat Kang ahjumma tertawa kecil.

"Kyu, Dong Hae.. aku pergi duluan ya?"

"Eoh.." balas Dong Hae kemudian melanjutkan memakan es krim nya..

"Pa pai noona cantik.." seru Kyu Hyun membuat Dong Hae kembali melongo menatap adiknya..

"Jangan lupain Kyu yaaa~" lanjut Kyu Hyun masih dengan lambaian tangannya. Tidak dipedulikan mulut yang tersenyum lebar itu penuh dengan es krim.

Setelah So Hyun pergi. Dong Hae menatap Kyu Hyun.

"Kyu, darimana Kyu belajar seperti itu eoh?"

"Apanya hyung? Cepelti itu apa?" Tanya Kyu Hyun tidak mengerti.

"Tadi Kyu genit sekali tahu."

"Genit?" Dong Hae mengangguk.

Kyu Hyun terdiam dengan kerutan didahinya sambil menatap Dong Hae lama. Genit?

"Genit itu apa hyung?"

Dong Hae menepuk keningnya sebal. Dong Hae pabo! Seharusnya dia tidak boleh berkata sembarangan di depan Kyu Hyun.

"Bukan apa-apa. Tapi, hyung penasaran. Kenapa Kyu bisa bilang seperti tadi pada So Hyun?"

"Bilang noona cantik?"

"Iya.."

"Oh ituu.. itu kalena Hyuk hyung.. dia bilang kalau Kyu beltemu noona cantik.. kyu haluc bilang noona cantik. Begitu hyung.." jawab Kyu Hyun kemudian melanjutkan memakan es krim kesukaannya.

Awas saja kau Lee Hyuk Jae. Beraninya mengajari adikku yang tidak-tidak.