Pembuat karakter di Naruto adalah om MK

Saya cuman minjem, minna!

Dan sebetulnya ini bentuk asalnya adalah sebuah permainan roleplay gw ama patner rp yaoi gw, Syari Putri Haliyani.

Namun dengan alasan coba-coba #SLAP – gw edit ini roleplay ke bentuk FF yang bisa dibaca dengan nyaman.

Wokeih minna, langsung aja daripada author dikepret karena banyak bacot!

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

DARE TO LOVE YOU

Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.

Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi

||0||

||0||

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

Kyuubi 'Kurama' Namikaze rasanya sedang menemui kesialannya. Ia yang sudah menyandang status mahasiswa di univ blabla musti takluk mendapat DARE dari si adek semata wayang yang sering ia bully /pfftt/

Dare itu amat sangat anjay. Ia HARUS menempel pada Uchiha Itachi selama SEBULAN lamanya. U know lah, namanya menempel itu yah tinggal bersama, tidur bersama, pipis bersa-ahh itu bisa dirundingkan mereka nantinya.

||0||

||0||

||0||

==WARNING ! LEMON DIMULAI !==

==SIAPIN POPCORN AMA ES TEH!==

"Nani ka, Kyuu-chan?" nada Itachi turut kalem dengan tatapan mesra membuai manik ruby di hadapannya.

"Apakah terasa sakit?" sang sulung Uchiha tetap tak menghentikan kegiatan tangannya. Yang kiri menggesek lobang keramat di belahan vantat sana, dan yang kanan mengocok perlahan batang pusaka Kyuubi dengan sesekali menggoda ujungnya yang sudah melelehkan precum.

Kyuubi menggeleng pelan pertanda ia baik-baik saja. Oh tentu mengingat ego nya yang susah diruntuhkan tersebut, sang gaki merah pantang untuk menyatakan bahwa hal semacam itu membuatnya kesakitan.

Ia angkat sedikit tubuhnya, hanya agar bisa memperluas daerah bawah sana sehingga tangan kanan sang Uchiha bisa bebas memanjakan batang suci(?)nya yang kini telah terjamah, bahkan mengeluarkan cairan pelumasnya.

''Nghh – sampai .. ahhh.. kapann..aahh..hahh~~arrhhh..moreee..''

Rasanya menggebu-gebu, seolah-olah Kyuu ingin di masuki rudal Itachi secepatnya. Ia membusurkan tubuhnya sejenak tatkala ujung penis-chan nya telah luncurkan sesuatu(?) berwarna putih susu nan pekat.

Itachi merelakan wajah tamvannya ternoda cairan susuanu , hasil dari batang panas Kyuubi. Tak apa, itu justru membahagiakan sang Uchiha kok.

Lihat saja, dia malah tersenyum dan mencolek cairan putih kental di pipinya , kemudian babang oleskan di lobang sakral sang cuncun.

Dan desahan Kyuubi makin membuat semangat seme milik Itachi jadi terbangkitkan /jiahh/

"Kyuu.. Kyuu-chan.. suki.. suki dayo.. aishiteru.." kembali sulung Uchiha mengumandangkan kalimat istimewa tersebut sembari terus tatap intens sang uke.

#SLIP

Perlahan jari sang seme masuk ke dalam lubang virgin Kyuu berkat bantuan cairan cinta Kyuubi tadi.

''Khh ...'' satu mata sang kitsune merah tertutup. Ia gunakan dua tangannya untuk meremas pundak Itachi, sesekali menggigiti bibir bawah nya sendiri secara perlahan.

Apa waktu mereka cukup bila dihabiskan bermain panas sebelum anggota senat itu kemari? Dan sepertinya tanpa disadari Kyuubi, ia telah mengalah dalam posisi seme-uke kali ini. Hehe~

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

DARE TO LOVE YOU

Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.

Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi

||0||

||0||

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

Sebagai pengalihan, dengan iseng tapi niat [whut?!], Kyuu rundukkan kepalanya, menjilati sekitaran area leher sang Uchiha sulung dan gigit bagian sana seraya kemudian menghisapnya.

Huehe~mungkin Kyuu ingin berikan tanda kepemilikan di sana, di mana semua harus tahu jika Uchiha Itachi hanya miliknya seorang.

"Errgghh~" sang sulung Uchiha meringis menahan perih karena Kyuu tidak hanya memberikan kissmark tapi juga bitemark /:"v/ Yahh Kyuu, itu nantinya bakal BENAR-BENAR terlihat jelas loh /:'v/ tak perlu kau ragukan lagi.

Dan jangan kuatir tuan cuncun, sebab ini masih golongan pagi, karena belum jam 12, maka kalian masih punya banyak waktu untuk lopedope dulu sebelum anak buah Itachi datang.

"Kyuu.. Kyuu-chan~ ermmhh~" babang membangkitkan tubuhnya – sehingga berakibat pada bangkitnya pula Kyuubi yang lekas ia gendong depan untuk di bawa ke kamar.

Plis deh, masa sih mereka mo habiskan waktu untuk anuan di lantai kamar mandi?! Apalagi ini— their 1st time meennn! Kasi tempat yang layak en nyaman donk! Jangan lantai kamar mandi, apalagi sungai. /:"v/

Kyuubi mengerjapkan matanya tatkala Itachi malah bangkit guna menggendongnya ke kamar. Ada apa ini? Apa mau mengerjainya yang sudah kepalang nafsu ini?

Sang gaki merah mendengus gusar siap melontarkan kata makian. Ayolah keriput, kau mau aku menyerangmu scara brutal karena telah mempermainkanku atau apa? Begitulah kira-kira isi pikiran Kyuu yang masih belum ngeh atas sikap si babang.

Dan kini si cuncun paham saat tubuhnya telah menyentuh permukaan empuk kasur. Hooo~ jadi cuma mencari tempat nyaman untuk bercinta heh?

Tapi sebenarnya Kyuubi was-was entah kenapa. Ia hanya membayangkan rasa sakit saat batang panas sang Uchiha menerobos liang virginnya. Apa sakit? Namun disebabkan ego nan tinggi, ia tak mau tunjukkan perasaan te-es-be.

''Aku akan mematahkan lehermu jika ini tak memuaskan,'' ancam Kyuu beserta mata merah berkilat membunuh— huehee , ancaman dia hanya gegara was-was doank kok bang. :"3

Sang Uchiha hanya memamerkan senyum hangatnya ke kekasihnya sembari berucap lembut. "Iya sayank, akan aku usahakan supaya kau merasa puas, Kyuu-chan."

Dengusan pelan terdengar dari Kyuubi, tersenyum tipis cukup puas mendapati Itachi yang nampak merespon ancamannya tadi. Yah meski sangat berharap si Uchiha ini sedikit..ehmm! pelan-pelan nantinya. /:"V/

Aksi berikutnya, Itachi segera saja merunduk ke area selatan Kyuu demi bisa melomot batang panas Kyuu, berusaha agar batang-chan bangkit kembali di bawah kuasanya.

"Oummcgghmm.. hoomccffhmm.." lidah Itachi tak mau diam pasif, dan ia geliatkan sang lidah menelisik tiap sudut batang-chan, bahkan lidah kenyal itu menari binal di ujung si batang, mengusap-usapkan dirinya pada lubang sensitif di ujung sang batang.

Dan sang rubah merah tersentak mendapati batang berharga miliknya telah masuk memenuhi mulut Itachi. Sekelebat pertanyaan tentang apa si babang sudah berpengalaman melakukan hal ini pun sempat terlintas hingga membangkitkan rasa cemburu seorang Kyuubi. Ow , benar—majalah dan komik ambigu sebelumnya. Semoga benar itu yang menjadi 'guru' si Uchiha atau Kyuu bisa mengamuk. :'v

''Errnghh~ nghh.. aahh.. anghhh~~'' suara grasak-grusuk dari tangan Kyuu yang asyik melomot (?) seprai , sesekali kepalanya mendongak, merasakan sensasi geli saat lidah nakal itu membelai pucuk miliknya.

Tangan Itachi perlahan juga mengocok batang-chan yang tak terkulum mulutnya dan sesekali bola kembar di bawahnya turut ia manja, remas perlahan agar tidak sakit.

Tangan lainnya? Sepertinya mencoba mencari sesuatu di laci meja dekat ranjang dan menemukan sebuah tube. Dasar Itachi. Apakah ia sudah tau bakal ada adegan begini sehingga ia telah mempersiapkan gel spesial pula?! Ohh—itu bukan gel tapi hanya olive oil biasa, kok.

''Itaa— ahhh ~~chii..''

Well – mungkin hanya saat begini ini Kyuu sudi memanggil nama si babang dengan lancar. Hehe.

Itachi melirik ke atas. Sumpah! Demi jashin yang anjaytoz gak pernah nongol secuilpun, Kyuubi nampak SANGAATT KAWAEEHH! Dan itu bikin darah seorang Uchiha Itachi melaju lebih cepat ke seluruh tubuh dan melaju kencang menuju sang hot-rod sehingga berakibat pada menegangnya batang perkasa miliknya.

Lumatan, hisapan dan gelitikan lidah beserta mulut babang tak jua melambat , justru makin memburu. Ditambah dengan tangan babang yang sudah berbalur minyak zaitun— /eaaa~ jadi kepo nih, tu minyak disimpen di laci untuk keperluan apa yak bang? Dan Itachi menjawab .. 'utk teman kala lagi baca majalah anu' #waks! :"v / —dimana tangan itu kini telah kembali menyusup masuk ke daerah lawan #halah, maksudnya .. ke hole hangat Kyuu.

Hole itu kini terasa emvuk, lunak, dan lentur. Apakah ini tandanya— humm.. sekarangkah waktunya? Sebuah malam pengantin untuk mereka? Eaaa~ masih pagi, jadi ... pagi penganten(?). :"3

Kini bukan hanya tangan sang gaki merah yang grasak-grusuk menyibukkan diri, bahkan sekarang tubuh Kyuu kelojotan anjay tak karuan. Nafasnya terdengar makin memburu seiring grepe-an pada batang nya oleh si babang.

''Anghh~~ Itaa...arrhhhh.. Itachiii.. Hkkghh..'' Sejenak Kyuu pejamkan matanya dengan bibir bawah tergigit mendapati susuanu telah memasuki hole yang tadi sempat digagahi jari sang Uchiha kala dikamar mandi. Tsahh! Ia malah parno sendiri membayangkan yang lebih besar nantinya bakal menerobos lubangnya.

Kyuu sudah merasa batas limit(?) pada sang batang , dan lansung angkat spontan pinggulnya seraya lancarkan tembakan /heh/ sperma pada mulut sang Uchiha. Menghela nafas lega karena tuntutannya telah tuntas. /:"v/

''Hh... hhh..keriputt..ghh..''

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

DARE TO LOVE YOU

Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.

Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi

||0||

||0||

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

#GLEKK!

Dan Itachi suka cita menelannya. Seolah.. itu adalah bukti cintanya yang terdalam pada seorang Kyuubi Namikaze. Ne~ Kyuu, kau mau tidak menelan sper**ma /sensor gx guna! XD/ babang?

"Kyuu.." babang mendongak sambil menyeka mulutnya. "Aku ingin menjadikanmu.. milikku.. seutuhnya.. semuanya.. semua yang kau miliki, Kyuu.." ia mulai tegakkan tubuhnya dan duduk bersimpuh di selatan Kyuu sambil persiapkan rudal scud nya /ohemji, gede donk!/

Diolesnya rudal panas itu dengan olive oil , berikut juga lubang-chan setengah perawan(?) Kyuu. Kan tadi udah ditembus jari babang, jadinya setengah perawan. :"3

"Kyuu-chan.. aishiteru.." lagi-lagi babang kuncir tanpa sungkan kumandangkan kata sakral tersebut sambil perlahan angkat dua kaki Kyuubi dan tempelkan rudalnya ke lobang hangat si merah untuk kemudian—

#JEEEELLLEEEBBB ahh itu sfx karena babang beneran berusaha slow motion masukinnya. :"3

Kyuu nampak menghayati setiap penuturan si babang bahkan manik indah sewarna ruby itu melebar. Sungguh, rubah manis cuncun itu tak menyangka jika Itachi benar-benar setulus itu pada dirinya. Ia bungkam, tak mmpu meneror(?) si kuncir dengan kalimat penuh umpatan tsundere seperti biasanya. :'3

"Oorrffhh~ Kyuu~" ia menghentikan gerakannya setelah rudal perkasanya masuk lebih dari separuh— tenggelam di dalam lubang-chan.

''Akghhh ..'' Kyuubi pejamkan dua matanya, sembunyikan warna merah pada dua kelopak matanya . Perasaan semacam ini— saat satu kehangatan itu menghujam perlahan lubang selatannya.

Jangankan Kyuu yang menerima rudal-kun, babang yang masukinnya aja ikutan krengosan ampe peluh meleleh di kedua sisi wajahnya.

''Nghh ... Itachii keriputt.. hagh.. Tak usah kau katakan..ugmmhh..pun.. '' Ia hadirkan kembali warna merah menantang horisontal di wajahnya sembari satu tangannya meraih belakang kepala Itachi dan mencium sekilas bibir itu.

Tanpa lanjutan apapun, karena Itachi pun pasti tahu, ciuman sekilas demikian adalah penyerahan diri secara total seorang Kyuubi pada sang kekasih.

Yahh, Itachi paham betul apa yang ingin disampaikan sang merah di pelukannya. Maka, ia menyambut kecupan singkat itu dengan sebuah cumbuan hangat— lama dan posesif. Tidak.. tidak.. – bukan lagi cumbuan beringas seperti sebelumnya, namun,... cumbuan posesif nan hangat dan tanpa tergesa.

"Kyuu.. mmchhmm.. hurmmchh.. aku akan tetap.. ummchh.. menjadi milikmu... mmchhmm.. dan memilikimu.. urrmmchh.. sampai kapan..pun.. hummchh.." sang Uchiha perlahan menggerakkan pinggulnya, tak ingin menorehkan rasa pedih pada kekasihnya.

''Urrmcchh.. mnncchh.. aghhmcch.. '' Ya babang~ dek Kurama percaya kok, apalagi ia sudah mengancam akan membunuhmu dan hal anarkis lainnya jika kau berani sekali saja berkhianat. :'3

Dan tangan besar Uchiha melilit lembut tubuh tuan muda Namikaze bagaikan itu adalah harta paling berharganya yang ia ingin jaga jangan sampai retak secuilpun.

"Unnmmchmm.. hunncchmm.." yahh, setidaknya minyak olive tadi amatlah membantu adegan inti ini :"3

Lekas saja setelah batang perkasa sang Uchiha sulung berkerivut /ehemm!/ tersebut telah sepenuhnya masuk, Kyuubi kalungkan dua tangannya pada leher Itachi, memberikan satu dorongan kepalanya dengan satu tangan.

Maka sebagai hadiah atas kepemilikanmu, Kyuubi akan berikan sesuatu— yaitu tanda jika Itachi adalah miliknya. Hehe~ Rasakan saja saat kuku-kuku itu menggores punggungmu sekarang, bang. /amvun bang! :'v /

Selagi babang memagut bibir Kyuu penuh nafsu namun disertai kelembutan posesif, Kyuu iseng gigit keras bibir bawah sang dominan guna menarik paksa lidah lawannya agar bisa ia ajak masuk ke dalam rongga mulutnya. Anggap saja itu sebuah undangan manis dari seek— seorang rubah.

Seperti janjinya, Itachi tak tergesa, dan bahkan ia menikmati alunan harmonisasinya bersama sang kekasih.

"Ssshhh~" babang mendesis sebentar takkala Kyuu melepaskan berahinya pada bibir bawah sang Uchiha sembari kuku yang entah bagaimana bisa setajam itu menggulir di punggungnya dan serasa ada yang meleleh di sana diiringi rasa perih.

Namun babang tak ingin terlarut dalam rasa sakit karena ia lebih ingin mencurahkan perhatiannya hanya pada Kyuubi.

"Kyuu.. unncchh.. unncchhmm.. hhh.." Itachi membiarkan lidah uke-chan bergulir di dalam mulutnya demi memancing lidahnya sendiri untuk menyambangi rongga milik sang rubah merah. Baiklah Kyuu, nikmatilah lidah Uchiha ini.

#TING_TUNG!

Astaga! Di saat krusial begini, bel pintu depan berbunyi?!

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

DARE TO LOVE YOU

Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.

Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi

||0||

||0||

=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=

||0||

||0||

TO BE CONTINUE

||0||

||0||

Nah silahkan kalau mau ada yang bagi-bagi keripik nya.

Mo pedas mo sedengan, monggo aja, auth udah sedia es teh kok di sini siapa tau ntar bakal kepedesan :v

Dan gimana kira-kira nasib babang tamvan kita dalam menghadapi keanarkisan tuan cuncun kepala merah?

Baca kelanjutannya aja yak!

=RYUU=