Pembuat karakter di Naruto adalah om MK
Saya cuman minjem, minna!
Dan sebetulnya ini bentuk asalnya adalah sebuah permainan roleplay gw ama patner rp yaoi gw, Syari Putri Haliyani.
Namun dengan alasan coba-coba #SLAP – gw edit ini roleplay ke bentuk FF yang bisa dibaca dengan nyaman.
Wokeih minna, langsung aja daripada author dikepret karena banyak bacot!
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
Kyuubi 'Kurama' Namikaze rasanya sedang menemui kesialannya. Ia yang sudah menyandang status mahasiswa di univ blabla musti takluk mendapat DARE dari si adek semata wayang yang sering ia bully /pfftt/
Dare itu amat sangat anjay. Ia HARUS menempel pada Uchiha Itachi selama SEBULAN lamanya. U know lah, namanya menempel itu yah tinggal bersama, tidur bersama, pipis bersa-ahh itu bisa dirundingkan mereka nantinya.
||0||
||0||
||0||
Si babang kerivut, Uchiha itachi mengira Kyuubi— yang notabene pacarnya sekarang— pernah mengalami tindak pelecehan dari dosen mereka, Orochi-sensei. Itu dikarenakan Kyuu tak sengaja mengungkapnya ketika teman-teman senat Itachi datang ke rumahnya demi membahas soal festival kampus mereka nantinya.
Dan kini, sang sulung Uchiha sudah mengunci Kyuu di sofa demi menanyai Kyuubi sehubungan dengan insiden tersebut. Namun, Kyuu malah tampak makin memberikan jawaban ambigei yang tentunya kian membuat babang frustasi. /:'3/
Saking frustasi dan belum puas karena mengira Kyuubi hanya mengada-ada cerita agar menenangkan dirinya, babang pun secepat yellow flash memagut bibir Kyuubi dan melumatnya kalut.
"Urmmchh.. hurmmchh... ummchh.." inget gais, dia lagi kalut , makanya mungkin rada kasar dan agresif. Bahkan tangannya aja sudah menyusup ke dalam sang boxer si merah dan menemukan susuanu yang dicari.
Hohoo~ rubah, kau tak perlu melawan seorang Uchiha yang sedang dikuasai amarah terpendam begini. Semakin kau lawan, dia bakal semakin menaklukanmu secara fisik nantinya.
Tanpa kata, Itachi memberikan dominasinya pada bibir dan batang-chan Kyuubi.
Manik sewarna ruby itu melebar tatkala bibir babang sudah menempel pada bibirnya, melumatnya penuh nafsu dalam kekalutan. Whutt?! Kalut? Galon?! Atau apalah namanya itu ..
''Umppcchh! Keri—mcchh.. hmmcc..—pput..'' Kyuubi berusaha jauhkan bibir Itachi agar ia bisa jelaskan jika itu tadi benar adanya. Namun babang nampaknya cukup cepat, tubuh sang rubah merah tersentak pelan mendapati batang miliknya kini telah ada dalam kungkungan tangan sang Uchiha.
Plis, jangan bilang jika ia akan diterobos lagi deh, padahal tadi pagi mereka baru saja habiskan LIMA ronde! Limaa meennn! Lubangnya serasa melar gara-gara itu /heh? /
Errrr—apakah si babang bakal sodok itu lobang atau tidak, nanti lihat suasana atinya. /xD
Yang pasti, puas melumat bibir si merah, babang kembali gerak cepat melucuti boxer pendek itu dan segera kuasai batang-chan Kyuu menggunakan mulutnya. Eaaa~ ini namanya frustasi membawa nikmat :'v
"Ourrcghmm.. hormmchh.. ghhmmcmm.." babang bermain atraktif disini. Hisap, telisik, kocok. Apapun, yang penting bisa membuat sang cuncun berhasil mendesah mengerang.
''Errnghhh.. Uchihaa .. anghhh.. soal tadi ... ahhh.. percayalahh.. ahahh ..breng—sekk ..aahhh Itachiii ...''
Dan sialnya, Kyuubi malah menikmati permainan babang yang tengah galau. Satu tangannya digunakan untuk meremas badan sofa di sampingnya. Fufu~ mungkin ia ketagihan menjadi submissive ketimbang seorang dominan di sini.
Juga— nampaknya permainan nafsu— tepatnya, nafsu penuh kegalauan xD— Itachi berbuah pada kedutan anjay di batang-chan basah Kyuu hingga pemuda itu menjerit frustasi karena ia baru saja membersihkan dirinya alias mandi.
Tak lama, ia semburkan lahar sucinya dengan sedikit umpatan mesra yang terlontar untuk babang kerivut yang telah resmi jadi kekasihnya itu.
''Hhh.. uchihaaa.. hahh ..ka-kau terlalu.. hhh .. Ketakutan, bodoh ..'' komentar si gaki soal keposesifan babang.
# GLEK ! Cairan kental nan hangat produksi dari Kyuubi sudah sukses melewati kerongkongan babang.
"Itu karena aku saking mencintaimu, Kyuubi Namikaze." bisik babang di telinga Kyuu dan mengecup bibir si merah dengan masih beraroma sperma si merah. /xD
Kyuubi melengoskan wajahnya ke samping saat babang mengecup bibirnya, apalagi aromanya itu anjay sangat lho! /:'v
Belum juga ia akan lontarkan perintah untuk Itachi sikat gigi yang lama agar aromanya musnah . /#dikatapete xD/
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
# TINGTUUUNG !
Kembali bel pintu menggema di ruang tempat mereka baru saja mesraan. //pfftt/ Eaaa~ pas banget Kyuu udah rampung menuntaskan susuanu nya. /:v
Well Kyuu, kali ini vantatmu selamat.
Saved by the bell :'v /berasa judul serial komedy amrik/
"Pakailah celanamu, aku akan bukakan pintu." Tentulah bang! Gak usah disuruh juga si merah bakal buruan pake tu boxer lagi. Ohh ternyata babang ngomong gitu cuma untuk nunjukin betapa besar perhatian babang. Cocuit bang!
"ITA-NIIII! Kami datang -ttebayou!"
Nah, udah bisa ditebak kan siapa saja yang datang?
Dan sungguh Kyuu berterima kasih pada bel yang dipencet tiba-tiba bersama suara yang amat sangat ia kenal. Hehe, kau akan dapat satu mangkuk ramen jumbo extra kue ikan, Naruto ~
Whuutt?!
''NARUTO?!'' Dan sang rubah baru ngeh kalau yang datang itu adalah adik pirangnya yang telah tega memberikan dare anjay ini.
''Kyuu-niiiiii!''
# BRUK !
''Arrgghh! Adik bodoh!''
# BLETAK !
''Ittaii! Kyuu-nii jahat sekali. Padahal aku ke sini untuk memastikan kau baik-baik saja-ttebayo!''
Kita bisa ulang adegan tadi di mana Naruto muncul saat Kyuu sibuk memakai boxernya, ditambah terjangan sang pirang hingga Kyuubi jatuhkan bokongnya pada empuknya sofa— untung sofa, bukan lante atau Kyuu bakal melolong mengenaskan / :'v / kemudian satu kepretan mesra dari kakak rubahnya menimpa kepala si adik.
''Nande?!'' bentak Kyuu kasar menyadari mata Naru menyipit tajam curiga ke arah lehernya.
''Leher Kyuu-nii kenapa?'' tanyanya bego /plakk!/
Kyuubi? Ia cuma elus lehernya dengan muka blush-blush.
''Digigit nyamuk,'' sahut Kyuu sekenanya dan direspon 'ooooh' oleh Naruto. Benar-benar otak pentium dua banget. /:'v
"Aku merasa bodoh sudah mau saja diajak dobe kemari." ucapan bariton ringan meluncur begitu saja dari Uchiha bungsu. "Kalau kalian sedang mesraan, kenapa repot buka pintu, baka aniki." imbuh manis dari mulut tajam si adek emo.
Naru, contoh-lah seme mu yang cerdas, yang langsung tau di rumah ini lagi ada scene apaan baru saja. /xD
"Pfftt! Sok tau." Itachi mengacak rambut emo adiknya yang segera ditepis si empunya rambut.
"Naruto, kita pulang saja, jangan ganggu mereka. Dasar dobe."
"Heehh! Kalian baru saja datang kenapa buru-buru pulang?" Itachi mencoba menahan. " Kami tadi cuma sedang santai-santai saja di sofa."
"Ceh, pendusta."
"Hahaha~ adikku super kawaii."
"Jangan menyebutku kawaii. Itu menjijikkan. Hn."
"Naruto mau ramen?" Itachi sok belokin obrolan ke hal lain agar sang adek tidak terlalu gamblang membuka susuanu nya di hadapan Naru yang dobe dan Kyuu yang sudah semerah tomat.
''Aku mau ramen buatannya Ita-niii !'' Naru yang sudah dialihkan dengan ramen karuan saja merespon super cepat, secepat yellow flash yang tak lain dan tak bukan adalah babehnya sendiri.
''Teme, nanti saja pulangnya. Aku mau makan ramen Ita-nii dan juga ingin dengar cerita Kyuu-nii selama ada disini-tteba ..'' ucapnya beserta mata yang tertuju pada sang kakak yang kini malah memerah tomat matang. Semoga Sasu tak bernafsu menggigit pipi menggiurkan tersebut atau bakal kena kepretan mesra sang uke, sang aniki dan sang rubah ganas juga /bwahah! Langsung tiga xD /
''Che! aku mau mandi!'' Kyuu tak mau kena pertanyaan kepo Naruto buruan saja melipir tertatih ke kamar mandi .
''Kyuu-nii, kau kenapa? Jalanmu aneh.'' tanya Naru kepo lagi hingga membuat Kyuu ingin sekali melancarkan tampolan mesra pada wajah pirang dobe satu itu. /xD
''Hahh.. Terpeleset di kamar mandi,'' sahut Kyuu sekenanya kembali dan masih di respon 'ooohhh' nya Naru. /:'v
''Kyuu-nii ceroboh ya..''
# TWITCH !
''Urusai!" bentak Kyuu ganas. "Keriput! Jangan hanya diam saja. Sekalian buatkan aku jus apel! Aku haus . Jangan lupa sikat gigimu juga. Aku tak mau kau menciumku dengan aroma mengerikan seperti tadi..''
Dan usai mengatakan perintah tadi, Kyuu menghilang dari sana dengan Naru seketika terbengong sejenak, berbalik menatap Itachi heran.
''Memang Ita-nii baru makan sesuatu ya?'' Dan terpikirlah pete. /:"v
''HEE~ CIUM?!'' Naru pun tetiba ngeh. Yaelah dobe~
Itachi hanya sanggup memberikan senyum garing ketika calon adek iparnya heboh meneriakkan kata cium.
"Mattaku dobe. Dasar payah otakmu."
"Kenapa kau bawa-bawa otakku, teme!?"
"Karena kau sempat-sempatnya bertanya soal cara jalan kakakmu, dobe!"
"Aku kan wajar bertanya seperti itu-tteba! Dan itu ternyata karena kepleset di kamar mandi." Naru ngeyel ke Sasu. Lalu ia kembali menoleh ke Itachi, "Ita-nii, rajin-rajinlah gosok lantai kamar mandimu agar Kyuu-nii tidak lagi jatuh."
Itachi kembali senyum garing sambil bikinin ramen.
"Dobeee, Kyuu-nii mu itu sama persis seperti kamu beberapa hari lalu!"
"Haahh? Aku? Beberapa hari lalu? Tapi... beberapa hari lalu aku kan tidak kepleset di kamar mandi, teme!"
"Maksudku, kau yang habis ku bobol, bakadobe!"
...
KRIKK.. KRIKK..
...
"Pfftttt!" Itachi idup-idupan nahan ngakak.
Semoga Kyuu tidak mendengar ucapan Uchiha bungsu ini baru saja. /XD
''Huattchimmm!''
Dan tiba-tiba, Kyuu bersin tak jelas. Mengosok hidung bawahnya disertai raut curiga. ''Jangan-jangan pantat ayam dan penggila ramen itu sedang menggosipkan aku,'' gerutunya pelan dan— bingo! Itu benar sekali, Kyuubi . /XD
"Awas saja jika benar terjadi, aku tak akan segan membuat mereka tak bisa jalan selama seminggu." Bwahah! Mau diapakan mereka, nak? Di bobol beberapa ronde, begitu? /hahanjerrrr/
Sepertinya tidak akan. Sebelum Kyuu akan lakukan itu, ia pasti sudah dicegah oleh aniki nya si pantat ayam yang super posesif dari mulai sekarang. Dan tak perlu waktu lama untuk mandi karena Kyuubi sudah melangkah ke arah dapur dengan pakaian lebih rapi—eerrr... sebenarnya hanya kaos putih dan celana training.
''Keriput! Mana jus ap—''
''Kyuu-nii! Kemarilah , aku ingin menanyakan sesuatu'' Dengan biadabnya, sebelum Kyuu selesaikan kalimatnya, Naru asik tarik pemuda merah itu agar duduk.
''Nande?!'' ketus Kyuu merasa kalimat absolute nya ke itachi tadi terpotong gegara sang adik.
''Begini Kyuu-nii, apa benar nii-chan baru saja di bobol?'' tanya Naru dibarengi muka kepo banget meski ada belush-belush anjay gitu deh. /:'v
KRIK...KRIK...KRIK..
KRIKK...
''Siapa yang mengatakan itu?'' tanya Kyuu bersama aura berbahaya, terlebih suaranya— dalam sekali sampai-sampai Naru teguk salivanya akibat grogi (?)
''Teme yang bilang begitu-tteba! Dia bilang kalau Kyuu-nii sama keadaannya seperti aku beberapa waktu yang lalu saat di bobol.'' ungkapnya kelewat jujur hingga mmbuat sang seme hanya bisa usap wajahnya kasar saking anu-nya ama kedobe'an sang uke. /:'v
''Keriput. lain kali ajari adikmu untuk tak memberikan informasi buruk ke adikku atau aku yang akan menghukum mulutnya,'' ancam Kyuu beserta aura benar-benar ingin membunuh, ditemani genggaman pada sisi meja yang tetiba saja retak /whut?/
Itachi memberi kekehan canggung. Beneran canggung dan garing sambil lirik meja jati yang sebenernya belum genap kreditannya kini sudah retak di sisi sono.
'Kyuu, kau harus membayar meja itu dengan lobangmu tiap malam.' Wanjay! Serem juga batinan si sulung Uchiha! xD
"Maa~ maa~ minumlah jus apelmu dulu, Kyuu." Itachi mengangsurkan jus yang sedari tadi dipesan Kyuubi secara absolute.
"Naruto, jangan buat aniki mu kuatir ne~ Sasuke, filter dulu ucapanmu memakai sharingan (maksudnya saringan, wkwkwkwk), ototo-chan." Itachi berusaha menegur halus duo tamunya supaya Kyuu tidak merusak properti lainnya yang siapa tau belum lunas juga. /xD
Babang pun melangkah menuju pacarnya dan mendudukkan Kyuubi di bangku yang ada di situ. "Sankyuu Naruto, berkat kau, aku bisa dapatkan orang yang aku suka sedari dulu." Woles nian, Itachi merangkul Kyuu sambil ia tetap berdiri lalu mengecup pipi si cuncun.
Naru langsung heboh sendiri melihatnya. Sasu cuma mendecih sok kulkas seperti biasanya.
"Tapi— jangan harap kalian bisa mendahului kami." Itachi menyunggingkan senyumnya. "Harus kami dulu yang ke pelaminan, ne Kyuu?" ia seolah meminta dukungan dari si uke. Eaaaa~ cocuit~ xD
Kyuubi cuma melirik sekilas seme nya sambil mencumbui jus apel yang baru di buatkan Itachi. Hanya ada respon trademark khas kalangan Uchiha yang terdiri dari dua suku kata sebagai responnya.
Dan bisa kita lihat Naru cengegesan anjay hingga membuat mata merah Kyuu menyipit curiga. Pasti ada sesuatu, feeling nya slalu tak pernah salah jika mengenai sang adik.
''Apa yang kau katakan pada aniki nya pantat ayam, Naru?'' tanya Kyuubi dengan aura sungguh menakutkan bahkan mengalahkan susano'o, gagak hitam nya Sasuke yang sudah di blokir(?) Naru untuk acara ngidamnya nanti— untuk dimakan maksudnya. /:'v
''Etto— aku hanya mengatakan jika Kyuu-nii ingin PDKT ke Ita-nii...ttebayo..'' sahut Naruto penuh ketar-ketir karena mata itu seolah mengancam akan keselamatan ramen-ramennya. Ppfftt...!
Dan setelah scene pengakuan sang adik, meja yang sudah retak sisinya tadi kini bertambah retak saja berkat ulah tangan nakal sang rubah merah. Poor meja~
''Tch!'' decihan pelan terdengar. Jadi itu alasan pertanyaan anjay Itachi soal... memesumi atau ciuman dan blabla itu. Bahhh! Benar-benar Naru brengsek! Sungguh ia benar-benar malu sudah masuk perangkap sang adik yang terkenal dobe itu.
"Aaa~ meja~" babang hanya bisa meratap diam-diam soal mejanya. Untung saja Kyuu tidak memacari Kakuzu yang terkenal pelit dan perhitungan sangat.
"Hmm, Kyuu~ tak perlu semarah itu pada ototou-mu. Bukankah berkat dia kita bisa bersatu begini. Ya kan? Atau— kau tak suka kita begini,? Kyuu?"
Nah loh Kyuu, sekarang malah babang menanyakan keseriusan perasaanmu tentang kebersamaan kalian.
Di sisi lain kokoro Itachi, dia berfikir untuk mengganti meja dengan yang berbahan plastik saja agar aman. :"3
Nahhh ! Ini nih yang beneran malas untuk Kyuubi bahas. Perasaannya pada Itachi.
Bagaimanapun— cuncunnya Kyuu itu benar-benar tinggi. Kata orang mah akut gituu.
''Jd kau tak percaya pada perasaanku, keriput?'' tanyanya disertai lirikan intens. Pertanyaan sederhana namun mengandung arti apa Itachi masih mempertanyakan rasa cinta Kyuu yang besar dan sudah diketahui si babang masak-masak, bahkan mungkin sejak mereka masih kecil.
''Naru, pulang. Bawa pantat ayammu sekarang juga,'' perintah Kyuu datar seraya lirik Naru yang nampak bengong anjay tak mengerti situasi. Namun berkat sang seme, Sasuke, si dobe manis itu akhirnya menurut meski ada aksi protes di sana.
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
Dan di sinilah Kyuu dan babang, — di dapur dibarengi aura yang tetap seperti sebelumnya.
Itachi masih menatap manik ruby di depannya , dengan onix tetap seperti sebelumnya pula. Tenang, namun menyimpan gelombang.
"Jadi Kyuu— sudah tak ada siapapun di sini saat ini. Maka— ijinkan aku mendengar perasaanmu." tatapan onix itu tajam seolah ingin mengobok-obok(?) ruby di hadapannya.
"Tak ada kilah apapun, Kyuu." Itachi langsung memotong Kyuu yang mulai akan membuka mulut untuk memprotes seperti biasanya. "Aku ingin mendengar dengan kupingku sendiri bagaimana perasaanmu padaku."
...
...
...
"Butuh bantuanku untuk membuat kau jujur dengan perasaanmu dan membiarkan aku mendengarnya?" Babang sudah akan beranjak mendekat yang bisa saja akan melakukan sesuatu yang mungkin... berbahaya bagi si cuncun. /:"3
''Tsk!''
Terdengar hembusan nafas gusar setelahnya. Apa Itachi benar-benar menginginkan jawaban atas pertanyaannya tadi? Hhhh ~~ sang merah benar-benar bukan tipe yang mau jujur terang-terangan. Kudu pake caranya sendiri ia tunjukan bukti cintanya.
''Kau mau apa?'' lirikan itu nampak intens meski kini Kyuu tengah bertumpu satu sikunya pada meja, ia gunakan satu tangan menyangga sisi kepalanya. Apa kali ini akan jadi sebuah drama untuk beberapa saat ke depan? Bisa jadi. /:'3
''Apa yang harus kukatakan, keriput?!''
Kyuubi mulai gusar sekarang. Pasalnya, babang beneran ingin mendengar sendiri dari mulut sang gaki merah. Hahhhh.. Susah juga mengatakan 'aku mencintaimu' secara gamblang .. Hehe, namanya juga Kyuubi .. Susah meeennnn! Untuk dapat pengakuan manis darinya.
Itachi belum mau melembutkan tatapan onix nya. "Katakan kau, Kyuubi Namikaze mencintaiku sebagaimana aku mencintaimu."
Masih saja hening tanpa ada tanda-tanda dari Kyuubi yang akan mengeluarkan statement sakral tersebut.
"Baiklah." Itachi menarik tubuhnya menjauh dari Kyuubi, tegak berdiri di sisi Kyuu yang masih rebah. "Mungkin aku butuh angin segar. Aku keluar dulu, Kyuu." Itachi menyambit mantelnya siapa tau nanti tiba-tiba hujan. Dan berdoa saja agar si blonde agresif tidak menemukannya di jalan nanti dan menggiring si babang ke hunian si blonde. /:"3
Tentu saja Kyuu yang mendengarnya sedikit kesal. Apa-apa'an keriput satu ini sangat menginginkan dirinya mengatakan pengakuan cinta? Seperti tak kenal si rubah ini saja.
Satu detik, hembusan nafas gusar.
Dua detik, kepalan tangan Kyuubi mengeras.
Tiga detik, ia gertakkan giginya hingga bunyi khasnya terdengar jelas.
Emp— # GREPP !
Tetiba, Kyuu peluk tubuh babang dari belakang guna hentikan langkahnya.
Haahh, butuh tiga detik rupanya untuk meluluhkan kekerasan ego seorang Kyuu dan itu patut diberi piala yang besar, broo ! /:'3
''Jangan pergi,'' ucap sang gaki merah, terdengar perintah memang di satu sisi. ''Hkrrghh ... Baiklah .. Aku mencintaimu, Uchiha keriput! Kau puas sekarang?!''
Duh dek Kyuu, bilang sih bilang, tapi gak usah pake bentakan gitu juga dong. /:v
Dan bisa dipastikan wajah Kyuu sekarang memerah layaknya tomat. Untung ia bersembunyi di punggungnya babang.
Itachi menoleh. Hatinya sesak oleh bahagia. Segera saja ia balikkan badan, memeluk erat kekasihnya.
"Aku juga sangat amat mencintaimu, Kyuubi manis." dikecupinya ubun-ubun si gaki merah seolah takut itu hanyalah fatamorgana saja.
"Onegai~ jangan biarkan aku kering tanpa kasih sayangmu. Teruslah banjiri hatiku dengan cintamu, dengan kata-kata cinta dan juga dengan posesifmu yg inginkan aku hanya untukmu saja." sekali lagi babang mengecup ubun-ubun tersebut.
Sang gaki merah nampak mendengarkan jelas penuturan mesra babang. Manik sewarna ruby itu bersinar namun tak lama, wajah itu menghindar ke samping, malu walau hanya demi menatap onix yang menggambarkan keseriusan nyata di sana.
''Tak usah kau katakan pun ... percayakan saja padaku, keriput. Sesuai keinginanmu, keriput— ku .. '' Kyuubi tampakkan seringainya penuh makna, tangkup pipi Itachi dan berikan kecupan mesra pada ujung hidungnya. /:'3
Yeah! Ia dapatkan seutuhnya sang ketua senat yang dipuja segala kalangan ini. Tinggal mengekangnya memakai cara Kyuu yang elit~~ /wuuttt/
"Arigatou, Kyuu-chan."
''Hehe.. Tidak jadi jalan-jalannya eh?'' Kyuu lontarkan tatapan intens ke arah Itachi. ''Jika kau pergi, tak apa sih. Aku bisa minta teman-temanku untuk datang kemari menemaniku,'' ucapnya benar-benar nyante , seolah ingin menyulut rasa cemburu si babang yang mungkin saja mmbayangkan Kyuu dan teman-teman sesama berandalnya itu melakukan susuanu di mana melibatkan sang rubah di dalamnya /ehh/
Apalagi katanya anggota genk Bijuu itu badass semua! /:'v
"Jangan harap, Kyuu-chan cuncunku." dan babang pun bopong Kyuubi masuk ke kamar. Tak perlu ditanyakan apa yang bakal terjadi, karena kalian-kalian bakal jejeritan ntar. /:v
-FIN-
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
DARE TO LOVE YOU
Genre : YAOI - ROMANCE - MATURE - 18+ - AU
Pair : Uchiha Itachi x Kurama Kyuubi human ver.
Warning : bahasa abal, gaje, humor garing, berbahaya untuk imajinasi
||0||
||0||
=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=0=
||0||
||0||
FINISH
||0||
||0||
Nah silahkan kalau mau ada yang bagi-bagi keripik nya.
Mo pedas mo sedengan, monggo aja, auth udah sedia es teh kok di sini siapa tau ntar bakal kepedesan :v
Author ucap makasih untuk semua pihak yang udah menyempatkan waktu berharga kalian untuk membaca ff ini.
Maaf kalo misal ada bahasa aneh bin ajaib yang bertebaran di sana dan di sini senang di mana-mana hatiku senang /jgn nyanyi!/
Maaf juga kalo plot nya wanjay bingits karena ini juga masih tergolong spesies nubie di web ff ini. :")
=RYUU=
==/ Thanks utk UchimakiMoza03, Jade Owrah Hangrizcky, echaWiratanu, en ge males login – keripik2 kalian asoi bgt digigit, crunchy pokoknya :"v/==
