A/N: Halo, maaf ini memang drabble pendek2 ahahah xD Terima kasih kalian yang sudah membaca...

30 Jan 20**

Buku Harian

Kagami pucat pasi. Buku hariannya yang berisi mengenai momen-momen spesial dengan Aomine hilang. Biasanya diletakkan di laci meja dan terkunci. Panik, Kagami mencari di setiap sudut ruangan. Tepat ketika dia hendak keluar kamar, Aomine berencana untuk memasuki kamarnya.

"Kau sudah pulang rupanya."

"Aomine, sejak kapan kau keluar masuk seenaknya apartmenku?!" Kekasihnya protes.

"Kau ini bicara apa? Ini rumah keduaku." Dia meletakkan buku yang tengah dipegangnya. Mata Kagami membulat, seperti hampir keluar dari kantung matanya.

"Kau- itu buku harianku! Seenaknya saja kau baca!" Wajahnya merah padam.

Aomine berdecih, mengorek telingnya dengan kelingking. "Berisik sekali, suaramu memekakkan gendang telingaku."

"Itu rahasiaku!"

"Apanya yang rahasia? Tidak boleh ada rahasia di antara kita, Kagami. Lagipula, tidak semuanya kau tulis di buku harian itu. Di mana cerita saat aku sedang memasukkan *** ke dalam ***mu? Lalu di saat kau kuikat di ranjang dan-"

Kagami melempar buku hariannya tepat pada wajah Aomine.

TBC...?