Title : KHR! Versi Varokah
Disclaimer : Katekyou Hitman Reborn by Amano Akira
Warning : Ramadhan!AU, BL nyerempet, OOC parah, humor gagal, EYD level ambureghul, typo(s), dsb.
Hope you like it~
.
.
.chapter 2.
.
.
Sesungguhnya perintah Luce adalah mutlak. Sekali dikatakan, maka seluruh anggota Arcobaleno lain—bahkan Reborn yang dianugerahi titel sebagai yang terkuat diantara mereka—akan langsung menjalankan. Kalau membantah sekali saja, jangan harap tak kehilangan muka di depan muka semua rekan-rekan.
Perintah Luce itu mutlak, karena jika berani membantah sedikit saja, maka Luce serta tangan-tangan ajaib nan sintingnya akan langsung bekerja membuat aib yang tak akan hilang meski sudah tujuh turunan. Luce serta tangan-tangan ajaibnya ini pasti akan langsung bekerja sama dengan yang namanya Photoship serta beberapa software pengeditan gambar.
Namun, entah mengapa akhir-akhir ini Luce tertular sebuah virus lain yang lebih merepotkan ketimbang homo. Luce senang sekali meng-update seluruh akun sosial medianya. Lagi masak di dapur dengan Viper, pasti langsung update dengan 'at kitchen with Viper'—lalu setelahnya Fon cemburu, oke abaikan yang terakhir.
"Luce …,"
"Hm? Ah, Reborn, bisa diam sebentar? Aku lagi konsenterasi nih."
"B- bukan gitu. Bisa berhenti sebentar? Udah lewat waktu buka nih."
"Sstt. Diam Reborn. Sebentar lagi juga aku selesai kok."
"Tapi, daritadi kita belum makan—"
"Sstt. Kamu mau kubuatkan foto homo sama Fon, hm?"
Reborn mengatupkan kembali mulutnya, menuruti perintah Yang Mulia Luce. Bukannya dia takut akan dikirimi mimpi buruk ter-horror sepanjang masa atau takut pengeluaran Arcobaleno akan semakin meninggi karena seorang ilusionis trap yang pakaiannya macam penyembah sekte sesat terdeteksi cemburu, tapi apa yang mau ia katakan jika kalau ia sudah beranak-cucu nanti mereka menemukan foto homo tersebut lalu berkata seperti, 'Kakek, kakek ini sama siapa? Kakek selingkuh? JADI KAKEK SELAMA INI HOMO?! KAKEK PENGANUT PELANGI?!'.
Reborn mending mati aja sekalian.
Fon sendiri pun sama, jelas sebenarnya kempoka yang juga merangkap sebagai ustad—gadungan—Arcobaleno ini tersinggung malah dijanjikan dibuat foto homo dengan seorang hitman bercambang—padahal dia kan maunya dengan seorang trap muslim(ah) yang selalu memakai pakaian syar'i, oke abaikan yang ini. Namun mengingat yang mengancam adalah Luce, ia memilih untuk tak berkata-kata, daripada nanti ia kena getahnya.
"T- tapi Luce, ini juga sudah lewat dari sepuluh menit yang lalu—"
"Oh, kamu mau ikutan jadi threesome sama Reborn dan Fon nih, Verde?"
"M- muu, tapi Luce, aku juga sudah la—"
"Oohh, harem rupanya."
"L- Luce, tolonglah. Ini sudah lewat—"
—BRAK!
Semua merinding disko, Luce menggebrak meja dengan sebelah tangan sudah merupakan level horror terseram sepanjang masa. Mereka komat-kamit dalam hati, berharap semoga tak kena marah seorang Yang Mulia Luce atau setidaknya tidak dibuatkan foto homo dari tangan-tangan ajaib Luce.
"KALIAN BISA DIEM NGGAK SIH?! AKU LAGI FOTO MAKANANNYA BUAT UPDATE INSTAGRIM NIH!" sembur Luce dengan emosi sembari menunjuk-nujuk ponselnya yang dipegang erat di tangannya yang satu lagi.
Yap, kombinasi Luce, tangan-tangan ajaib, ponselnya, serta sosial media itu merupakan hal terburuk yang pernah dirasakan para Arcobaleno, apalagi kala puasa seperti ini. Udah nahan laper dari pagi sampe sore, eh, pas mau berbuka ditahan dulu cuma buat difoto terus dimasukin ke medsos.
Lima menit kemudian, Luce yang telah selesai memfoto mendapati seluruh rekannya telah tergeletak tak berdaya di lantai.
.
.
.
.tbc.
.
.
.
A/N: Akhirnya saya bisa update ini juga yey /o/ kalian harus tau ini saya dapet idenya di rumah sodara, jadi saya membagi keberkahan Arcobaleno di rumah sodara saya /gak. Dan ... rasanya pada nista kan ya, pengen saya nistain semua dan keinget Luce pertama kali, dan saya mikir gimana ya sekiranya Luce kalo jadi alay macem gini /plak.
I Don't Care Anything : Lhoo, aku nggak nyangka Yun-san baca ini masaa 8"D nggak pa-pa deh, kan masih nuansa lebaran /pls. Mungkin dua orang itu kena kutukan; kutukan kena php sama orang yang dicinta /gak. Saya juga mau doujin-nya tapi Mbak Luce pelit, dia malah mau sebar foto asli saya ;;w;; /gak. Soal bangun, ini per chapter ngacak sih hehe aduh maaf ya sampe bikin salah paham /plak. Makasih review-nya yaa! o/
Natsu Yuuki : Haduh kok kamu bersahaja sekali, aku udah bejibun yang harus dilanjut masih ga sadar diri buat baru /digaplok. KOK FTV-NYA KELIATAN NGAKAK SIH HAHAHA /HEH. Kalo jadi saya pengen liat ih :") /ei. Sama-samaaa, semoga makin suka ya X3
Hikage Natsuhimiko : Yup kamu benar, dia ustad—gadungan—Arcobaleno /digebok. HAHAHA saya padahal mau nyoba salah satu singkatan yang kamu buat, yang terakhir itu tadinya mau dipake /plak /kenatembak. Istri kan nggak harus perempuan say :") /petir Levi menyambar. Kalo Skull niat, mungkin sudah lama dia manfaatin Verde buat kepentingan dia, sayang dia tidak ... ah sudahlah /duesh. Ini udah lanjut, review lagi ya /kedipin/ /digebok.
Ssora0 : Lho, saya ada dua lho publish rate M di FFn say D: /kemudian diceramahin lagi. Kamu kalau mampir mampirlah say, semuanya FM lho /kedipin (Fon: Astagfirullah, kamu tuh Thor, tetep aja nggak tobat ... omong-omong link-nya apa?) /oke abaikan yang dikurungin. Kata Akang Fon makasih udah dibilang baik, dia bukan hanya baik kok, tapi juga berani dan sholeh /BUKAN. Yaampun lebarannya masih lama nih pasti semoga nggak bosen nunggunya ya :"")) Makasih review-nya ya! XD Ayo review lagi! /dihajar gegara menghasut.
devianzha : Kok kamu ekstrim baca di sekolah lel XD bukan hanya maknyus tapi super cuss /gak. Sip, udah lanjut nih, ayo penuhin review-nyaa /o/ /digampar.
Mohon maaf untuk segala kekurangan yang ada baik dari segi OOC (sangats), tipo, gaje, dan segala tetek bengeknya ya /bungkuk badan/. Review? Satu review dapat menambah 1000 semangat saya /ngiklan /digiles. Sampai jumpa di karya saya yang lain dan chapter selanjutnya! /o/
-Salam-
Profe Fest
