Baleg laahhhh

Jangan flame plis ;w;

Hetalia milik Hidekaz Himaruya

"Pasangan berikutnya! Austria dan Switzerland! Silakan masuk!" umum Semarang.

Dengan (sangat) tidak rela, Switzerland masuk Lawang Sewu bareng teman masa kecilnya itu, Austria.

"Hei, kenapa aku harus berpasangan denganmu?" Tanya Austria.

"Mana gue tahu, si Nesia aja tuh." jawab Swiss dengan judesnya.

"Yah, mending gue tinggal di rumah main piano aja." sahut Austria.

Tiba-tiba mereka mendengar sesuatu

Srek, srek

"Apaan tuh?" Tanya Swiss.

"Ga tau." jawab Austria.

Srek, srek

"Da-Dari belakang?" Tanya Austria.

Srek, srek

Tiba-tiba ada yang narik bajunya Swiss.

"SIAPA ITU?" Tanya Swiss.

Tiba-tiba nongollah mbak Suster Ngesot di bawah kaki Swiss.

"KAMU SIAPA?" Tanya Swiss.

"Swiss, itu hantu!" teriak Austria.
"Hah? Hantu?" Tanya Swiss.

Yak, saat Suster itu menampakkan wajahnya, histerislah Swiss dan Austria.

"LEPASIN! GUE LEBIH BAIK NGECIUM LIECH!" teriak Swiss.

Tu Suster Ngesot ngelepasin kakinya Swiss, mereka berdua pun lari kencang menuju pintu masuk.

"Gimana?" Tanya Jakarta.

"Jangan ditanya." jawab Austria sambil ngos-ngosan.

"Pasangan berikutnya! England dan America! Masuk!" teriak Semarang.

England menyeret America yang gemeteran masuk.

~('w')~ ~('w')~ ~('w')~

"England… Aku takut…" isak America gemetaran.

"Bodoh! Aku juga takut! Kalau si Prussia bodoh itu tidak berkata sembrono, kita pasti nggak disini!" teriak England.

"England… Aku mau balik saja…" isak America.

"Bloody git! Sudah ikut aku saja! Jangan nangis!" teriak England sambil menyeret America.

Saat mereka melewati sebuah pintu, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu itu.

"Hah? Siapa?" dengan polosnya America membuka pintu itu, dan…

Ada Hantu Jeruk Purut tuh.

England lantas menarik baju America dan lari menuju pintu keluar.

"Bagaimana?" Tanya Bandung.

"Gue ga mau kesini lagi!" teriak England.

Apa yang terjadi pada America?
Dia pingsan.

"Pasangan beri-"

"Tunggu Semarang, aku saja, pasangan berikutnya Prussia dan Canada!" teriak Nesia.

"Canada? Canada siapa bunda?" Tanya Bandung.

"Udah, ga usah dipikirin, cepet setan awesome! Masuk!" teriak Nesia.

"Diem lu Nesia!" teriak Prussia.

"Ki-Kita berjuang ya, Kumakichi…" sahut Canada.

"Sape lo?" Tanya Kumajiro ((eswete Kumajiro jadi OOC #digebukKumajiro))

"Aku Canada…"

~('w')~ ~('w')~ ~('w')~

"HUWAAA!" teriak Prussia.

"Apa? Ada apa?" Tanya Canada.

"Kelelawar!" teriak Prussia sambil nunjukin sekumpulan kelelawar yang gelayutan di jendela.

"Huft… Kukira apa…" sahut Canada lega.

Tiba-tiba.

Sebuah pintu yang tadinya tertutup rapat, terbuka lebar seperti ada orang mendobraknya.
"Hah?" Apa itu?"

Sebuah bayangan putih melintas cepat di depan mata mereka.

"I-Itu…" sahut Canada.

"Ki-Kita lari!" teriak Prussia

"Ayo kita lari Kumaburo!" teriak Canada.

"Sape lo?"

"Aku Canada!"

Mereka berlari kencang menuju pintu masuk.

"Gimana?" Tanya Semarang.

"Gak Awesome sama sekali!" teriak Prussia.

"Kan elu yang nantang kita masa elu yang kagak berani." sahut Bandung.

"Tau tuh" lanjut Jakarta

"Eh, pasanganmu mana?" Tanya Bandung.

"Canada disini." tunjuk Prussia.

"Mana?" Tanya Jakarta.

"Udah, ga usah ditunjukin Prus." sela Nesia, "Maaf ya Canada."
"Tidak apa-apa kok…" jawab Canada.

"Sape lo?"

"Aku Canada…"
"Eeehh… Pasangan berikutnya adalah…"

-To be continued-

Oke, ni lebih ga awesome lagi

Dan, Kumajiro saya buat OOC? nah, itu geje #dicakarKumajiro

Akhir kata: Review?