Lanjut, gara2 lagi bosen ngetik jadi jarang apdet –dibunuh-

Oke, lanjut ye?

Hetalia milik om Hidekaz Himaruya pokoknya

"Pasangan berikutnya! Japan dan China!" umum Semarang.

Japan, dengan tenangnya, masuk dengan membawa beberapa jimat kertas, China pun ikut menyusul setelah menitipkan boneka Shinatty-nya ke Bandung.

"Aruuu~! Gelap sekali!" teriak China.

Japan hanya tersenyum dan mengeluarkan jimat kertas miliknya.

Tiba-tiba, mereka mendengar suara wanita berteriak.

"Aru? Itu suara apa?" Tanya China.

Japan langsung menyorot senter ke arah teriakan wanita tadi.

Sesosok wanita memakai baju hitam panjang berdiri di tempat yang disorot Japan.

Wajah kedua orang Asia itu langsung pucat.

"Aruuuuuuu! Lariiiii!" teriak China.

Mereka berdua lari dengan seksi(?)nya.

"Gimana?" Tanya Semarang saat mereka sampai di luar."

"Nyeremin aru!" teriak China, "Eh, tapi Japan kok tenang aja sih?"

"Siapa bilang? Aku takut kok, Cuma stay cool aja." jawab Japan yang disambut "Huuu" dari para nation laen.

"Lanjut! Denmark dan Norway!" teriak Semarang.

Norway langsung menjewer Denmark dan menariknya masuk.

~('w')~ ~('w')~ ~('w')~

"Wuih, serem." sahut Denmark.

"Ya iyalah, namanya juga bekas penjara Belanda." jawab Norway.

Mereka berjalan sampai hall besar.

Denmark sedang melihat-lihat, semuanya biasa saja, sampai ada sesuatu yang menarik-narik baju Norway.

"Siapa?" teriak Norway sambil nengok.

Terlihatlah nak tuyul berdiri di dekat kaki Norway.

"Mbaakk~ Main yuukkk~" ajak tuyul itu.

"MBAK? Mbah muuuu! Gue cowok! Meskipun gue make jepit gue tetap cowok! Ngerti gak? Gue aja masih sering *peep* sama Denmark!" teriak Norway frustasi.

Tuyul itupun tertawa dan menghilang dalam sekejap.

"Itu baru Norge-ku! Ngomong-ngomong tentang kita *peep* itu jangan dibilangin dong…" bisik Denmark.

Norway kelihatan cuek dan langsung menarik Denmark masuk lebih dalam lagi.

Mereka jalan terus, dan para hantu itu sepertinya takut oleh kehadiran troll milik Norway.

Mereka berhasil keluar dengan selamat sentosa (?)

"Walah, pantesan hantunya pada takut." Nesia ngangguk-ngangguk mengerti.

"Pasangan berikut! Hong Kong dan Iceland!" umum Semarang.

Norway mengelus-ngelus kepala adiknya dan membiarkannya masuk Lawang Sewu bersama pacarnya, Hong Kong (rikues Aura007 –dicakar pandanya Hong Kong-).

~('w')~ ~('w')~ ~('w')~

Mereka berdua masuk dengan tenang dengan bergandengan tangan –digempur TNI-.

"Kok Nesia tahu kita pacaran?" Tanya Iceland.
"Mana kutahu." jawab Hong Kong sambil berjalan pelan.

Mereka berjalan dengan (sangat) mesranya –author kena Elpiji Attack- sampai mereka dicolek.

"Eh? Kamu nyolek?" Tanya Iceland ke Hong Kong, begitu juga sebaliknya.

"Nggak kok." jawab Hong Kong ke Iceland, begitupun sebaliknya –apa ini-

Mereka pun dicolek lagi.

Saat mereka berdua menengok.

Ada tante Si manis jembatan Ancol.

Hong Kong lantas menggendong bridal Iceland dan melompat keluar jendela, mereka lari ke tempat para nation nongkrong.

"Kok dari sana?" Tanya Bandung.

"Ada hantu… Tahu tuh si Hong keluarnya dari jendela." jawab Iceland sambil ngos-ngosan.

"Yang penting kamu gak apa-apa." tiba-tiba Norway muncul dan langsung mengelus kepala Iceland.

"Daa~ Jadi kalian bersenang-senang tanpa mengajakku?"

Para nation langsung bergidik ngeri, suara itu…

Russia datang membawa France yang telanjang bulat, dia diikat lagi.

"Boleh aku ikut?" Tanya Russia.

Tak ada pilihan lain selain kata "Ya"

Maaf banget kalo pendek, lagi kehabisan ide nih w

Yak, Russia muncul, gimana hasilnya?

Tunggu kelanjutannya!

-Omake-

Belarus: Kakak! Dimana kakak!

Ukraine: A-Aku gak tahu!
Belarus: Dimana kakak!