STARRY SKY

Honeybee

Drabble series

By: Ren Natsume

Pairing : Suzuya/Miyaji

Warning: shonen-ai, sedikit OOC, geje

Sweet

"Huh, kenapa hari ini klub panahan sangat membosankan sekali, ya!" gerutu Miyaji sambil menarik kuat panahnya.

Ctak.. Anak panahnya berhasil mengenai bidang bundar berwarna hitam dan putih itu."Mungkin, kau lagi punya masalah, Miyaji-kun," sambung Tsukiko. Satu-satunya siswi dalam SMU Seigatsu.

"Hh.. mungkin," dengus Miyaji. "Atau karena tidak ada anggota baru di sini, jadi membosankan."

"Tsukiko!"

Sontak panggilan itu membuat Tsukiko dan Miyaji menoleh.

"Suzuya!" sambut Tsukiko riang. "Mau apa kau datang ke mari?"

Seseorang yang dipanggilnya Suzuya itu melangkah mendekati Tsukiko dan Miyaji. Sambil tersenyum dia berkata lembut keibuan, "Ini kubawakan kue untukmu."

"Waaahh, trims Suzuya," kata Tsukiko sambil tersenyum. "E-tto, Miyaji, kau mau kue buatan Suzuya? Enal lho!" tawar Tsukiko sambil menyodorkan kue-kue cantik buatan Suzuya ke arah Miyaji.

Miyaji hanya meliriknya sebentar, lalu segera membuang muka. "Tsukiko, cepatlah latihan kembali. Homare-taicho sudah menunggu kita."

"Hee? Bukannya istirahat masih 15 menit lagi?" protes Tsukiko dengan mulut penuh kue buatan Suzuya.

"Kau lupa, hah? Tinggal beberapa minggu lagi kita ada pertandingan," tegas Miyaji sambil menekankan jari telunjuknya pada dahi Tsukiko.

Tsukiko cemberut beberapa saat, lalu senyuman menghiasi wajahnya. "Aku mau pergi latihan lagi kalau kau mau mencoba sepotong atau hanya secuil kue buatan Suzuya," kata Tsukiko sambil berjalan mondar-mandir di hadapan keduanya.

"Sudahlah, Tsukiko! Jangan paksa Miyaji-kun mencobanya. Mungkin, dia memang tidak suka kue," Suzuya berusaha mendinginkan suasana.

"Kata siapa dia sa- empph," kata-kata yang meluncur dari mulut Tsukiko tak bias diteruskan karena dengan gesitnya Miyaji menutup mulut Tsukiko dengan tangan kanannya.

"Kau! Baiklah aku akan mencoba kue itu," kata Miyaji agak malas-malasan dan akhirnya melepas tangannya.

Tsukiko tersenyum melihat perilaku Miyaji yang seperti itu. Miyaji segera mengambil satu potong kue dalam tempat makanan itu dan mencobanya.

'Enak!' batinnya. 'Manis!' diapun menyunggingkan senyum. Tapi, sadar karena ada Suzuya dan Tsukiko yang masih memperhatikannya, diapun hanya menahan senyumannya hingga semburat merah terlihat di pipinya.

"Suzuya-kun, keliahatannya Miyaji suka dengan kuemu," ejek Tsukiko lalu berlari kembali ke tempat latihan sambil melambaikan tangannya.

"Trims."

"Eh?"

Suzuya hanya tersenyum melihat kelakuan Miyaji yang menurutnya 'kawaii' itu. "Besok akan kubawakan lagi untukmu."

=== CancerScorpio ===

Tepat seperti janji Suzuya kemarin, ditangannya sekarang telah membawa beberapa kue manis untuk Miyaji. Dengan sabar menunggu di luar basecamp klub panahan, akhirnya Miyaji muncul juga.

Semburat merah langsung menyerang pipinya ketika dia melihat sosok Suzuya sedang melambaikan tangan kepadanya.

"Cih, orang itu!"

Sebenarnya dia menolak untuk mendekati Suzuya, tapi langkah kakinya tanpa sadar menuntunnya ke tempat Suzuya menunggunya.

"Miyaji-kun, ini untukmu," ujar Suzuya sambil menunjukkan senyum khasnya.

"Bukankah sudah kubilang tidak usah repot-repot? Dasar keras kepala!"

"Haha.. tapi kenapa kau menghampiriku sekarang?"

"Aku menghampiri kuenya, bodoh!"

"Kau bilang tadi tidak mau membuatku repot?"

"Ya- itu erm- maksudku, hah, tolong ajarkan aku membuat kue ini!" Miyaji menyerah, dia tahu kalau dia tidak akan menang adu argumen dengan Suzuya.

"Pulang dari latihan kutunggu kau di rumahku, aku akan mengajarimu," Suzuya tersenyum, dan langsung disambut dengan rona merah di pipi Miyaji.

"Hentikan senyuman bodohmu itu!"

=== CancerScorpio ===

"Mengaduknya bukan seperti itu, nanti kuenya tidak mengembang."

"Begini?"

"Ya! Sekarang kau masukkan vanilla secukupnya!"

"Ok!"

"Setelah itu aduk lagi, terus masukkan adonannya dalam loyang ini!" Suzuya menyodorkan loyang aluminium berukuran 20cmx30cm pada Miyaji.

"Hati-hati, pelan-pelan kalau menuang adonannya. Jangan sampai tumpah!" intruksi Suzuya.

Miyaji menuruti intruksi-instruksi Suzuya, menuangkan adonan pada loyang. Lalu memasukkannya pada microwave yang sudah dipanaskan terlebih dahulu.

"Kau sudah berjuang keras, Miyaji-kun! Tinggal menunggu 30 menit, kue itu matang," kata Suzuya sambil mengusap-usap rambut Miyaji.

Miyaji hanya ber'hng' menanggapinya.

30 menit kemudian..

Ting.. bunyi microwave menandai bahwa kue buatan Miyaji matang.

Kue itupun dikeluarkan dari loyang, dan diiris kecil-kecil oleh Suzuya. Miyaji hanya memperhatikan gerakan Suzuya, 'Terampil sekali, orang ini!' batinnya.

Selesai menghiasnya dengan beberapa potongan kecil daun mint, Suzuya membawa dua piring kue buatan Miyaji. "Nah! Ayo, kita makan kue buatanmu!" kata Suzuya bersemangat.

Miyaji mengangguk, mengekor Suzuya ke ruang makan.

"Itadakimasu!" seru mereka berdua.

"Manis!" pekik Miyaji.

"Enak!" pekik Suzuya hamper berbarengan dengan pekikan Miyaji.

Menyadari itu, mereka saling tertawa. "Kau berhasil, Miyaji!" Suzuya memuji Miyaji.

"Un, sankyuu."

Tiba-tiba, Suzuya mendekati Miyaji.

"Eh? Nani?" Miyaji mulai panik.

Suzuya dengan cekatan, memegang dagu Miyaji dan menjilat kulit didekat area bibir Miyaji. Miyaji hanya membelalakkan matanya, dan wajahnya tiba-tiba sangat panas karena malu.

"Manis! Sampai-sampai ada krim tertinggal di wajahmu," kata Suzuya riang.

"Heh? SUZUYA BAKA!"

=== CancerScorpio ===

Yosh! Gomeen chappie 3 agak lama, karena tugas yang begitu menguras tenaga. Sampai-sampai kita gak bisa tidur nyenyak! Yosh! Plot-nya dari Natsume nih, aye cuma kebagian ngembangin plotnya aja!

Yap, mind to review?