Penculikan Hangeng

Chapter 2

-tim Kyu-Min-Wook—

"Lalala… yeeeiii…! Uooooo!" Kyuhyun sibuk bersenandung gaje sepanjang penelusuran mereka. Kepalanya langsung digeplak Sungmin.

"Heh, anak autis! Bersisik (berisik o`on) banget sih lo! Jadi kita nyari-nya gimana nih? Kita perlu strategi," kata Sungmin.

"Aha! Urusan strategi serahkan aja sama Kyuhyun, the master of starcraft!" kata Kyuhyun sambil menepuk dada bangga.

"Hyung! Minimal kita musti punya ketua, sekretaris sama bendahara…" usul Ryeowook.

"Hyung kira pengurus kelas?" kata Kyuhyun bingung. Ryeowook nyengir. "Bercanda, Kyu…" katanya.

"Kalian kok ngga beres gitu sih? Udahlah, karena gue yang paling tua, gue yang jadi ketua!" putus Sungmin seenaknya. Kyuhyun melotot.

"NGGA TERIMA! Disini cuma Kyu yang seme! Jadi gue yang jadi ketua!" Kyuhyun teriak gaje.

"Heh! Apaan tuh?" Ryeowook sewot. Seingatnya dia pernah dikasih tau sama Heechul tentang apaan itu seme-uke. Cuiiihhh, kagak level banget kalo musti jadi uke-nya Kyuhyun, pikir Ryeowook.

"Hah? Apa lo bilang? Udah deh, anak kecil diem aja! Disini gue ketua dan gue yang berhak memutuskan sebuah keputusan!" Sungmin pidato.

"Ngga! Ngga! Disini cuma gue yang jago strategi! Gue aja yang atur strategi!" Kyuhyun masih merajuk.

"HEEEEEHHHHH! Diem napa sih? Kalo kalian bertengkar mulu, kapan kita nyari Heechul hyung sama Hangeng hyung?" aum Ryeowook sambil menggetok kepala Kyuhyun sama Sungmin. Kedua orang itu langsung mengkeret takut.

-tim Ye-Hyuk+Mochi—

"Sampah banget gue dimasukin di tim ini," gerutu Henry. Yesung dan Eunhyuk jalan didepannya sambil sibuk gandengan tangan.

"Hiiiyyy, Nyuk, kok kita bisa nyasar ke hutan gini sih? Serem banget!" Yesung merinding sambil mengangin tangan Eunhyuk kuat-kuat.

"Iya, gue tau disini emang serem. TAPI HYUNG JANGAN NGANCURIN TANGAN GUE DONG! NTAR GUE NGGA BISA MAKAN KALO NGGA PUNYA TANGAN!" teriak Eunhyuk kesel dan melepaskan tangannya yang nyaris remuk.

"Ehem!" dehem Henry. Dua kutu itu menengok.

"Napa, Chi (singkatan Mochi)? Lo sakit tenggorokan?" tanya Yesung.

"Iya. Lagian gue perhatiin, lo kok jalan dibelakang kita sih? Ngga usah malu lah Chi," sambung Eunhyuk.

"Kagak usah manggil gue 'Chi, Chi'! emang gue 'Chi'cak apa? Bukannya kalian yang ngacangin gue? Uuggghhhh," Henry merajuk.

"Hah? Siapa yang ngacangin elo Chi (penyakitnya belum sembuh)?" tanya Yesung. Kepala Yesung langsung digeplak Unyuk.

"Ooohhh, lo merasa kita kacangin yak? Ya udah, sini lo jalan ditengah," kata Eunhyuk. Henry langsung nubruk keduanya dan jalan diantara dua kutu itu.

"Awas kalo kalian macam-macam. Gue kasih tau Donghai-ge sama Lixu-ge kalo kalian 'ada apa-apa'," ancam Henry.

"Siapa itu 'Donghai'? Siapa itu 'Lixu'?" tanya Yesung.

-tim Shindong+Zhoumi yg tengah menunggu Kangin—

"Mi! lo kok sibuk aja baca buku?" tegur Shindong sambil menarik buku yang dibaca Zhoumi. "Astaghfirullah, lo baca majalah fashion? Disaat nyawa hyung kita lagi dipertaruhkan?" Shindong sweatdrop mendapati kenyataan bahwa dari tadi dongsaeng China-nya itu asyik baca majalah fashion.

"Yaaahhh, Shendong-ge. Kan gue mo nerbitkan buku fashion, ya mesti nyari inspirasi dong, gimana sih?" kata Zhoumi nyante. "Eh, Shendong bunyinya juga mirip sendok ya?" lanjutnya sambil nyengir.

"Lo ngga usah bikin darah gue naik deh…" kata Shindong sambil natap author tajam. Hiii…!

-DOR! DOR! DOR!—

Tiba-tiba Shindong dan Zhoumi dilempari peluru entah dari mana. Sontak mereka berdua (bola baseball dan tongkat pemukulnya) kocar-kacir mencari tempat sembunyi.

"Siapa seeehhh?" gerutu Zhoumi.

"Sebutkan kode kalian!" Terlihat Kangin dengan gagahnya berpakaian tentara dan memegang senapan. Ngga lupa peluru-peluru yang menyilang dibadannya yang… gendut.

"Kode? Kode apaan hyung?" tanya Shindong. Fiuuuhhh, untung Kangin hyung, gue kira diserang teroris… pikir Shindong. Kangin menarik laras senapannya.

"Kode! Nomor Super Junior`s secret code kalian! Gue 005!" kata Kangin sambil noleh-noleh kesana kemari.

"He? Kayak 006 gitu?" tanya Shindong.

"Betul! Lo?" Kangin mengarahkan senapannya pada Zhoumi yang malang.

"He? Gue… 014!" kata Zhoumi cepat. Gue lebih tua dari pada Henry, jadi gue 14 dia 15! Pikirnya.

"Oke, kita udah berkumpul. Nih, pake senjata kalian!" kata Kangin sambil ngelempar senapan dan persediaan peluru pada Shindong dan Zhoumi.

"Eh, gege dapat dari mana nih?" tanya Zhoumi heran.

"Mulai sekarang, dalam misi ini, kalian panggil gue Kaichou! Arasseo?" kata Kangin.

"Pertanyaan gue kagak dijawab…" pikir Zhoumi.

"Sekarang… AYO BERGERAK! BERGERAK!" suruh Kangin.

"Siap, Kaichou!"

-tim Teuki-Fishy-Siwonnie—

"Wooiii, kalian berdua sibuk aja makan. Misi kita, woooiiii!" koar Siwon melihat dua anak manusia yang lebih sibuk makan mi pangsit. Sedangkan dia beberapa menit yang lalu malah disuruh jadi front office.

"Makanan di toko bibi Hangeng emang the best deh. Lama banget gue ngga kesini!" kata Donghae yang sedang menikmati nirwana dunia.

"Makan yang banyak Hae, gue yang traktir!" sambung Leeteuk. Siwon geleng-geleng kepala ngeliat kelakuan dua orang itu.

"Makan yang banyak ya. Hangengnya lagi ngga ada, padahal teman-temannya datang kesini," kata ibu Hangeng. "Bibi jadi ingat temannya yang cantik itu… siapa namanya ya? Oh ya, Xiche…" lanjutnya.

"Xiche itu nama China-nya si Heechul kan? Huahahaha, jangan-jangan nyokapnya Hangeng kira dia cewek lagi," Leeteuk ketawa nista. Demi mendengar nama Heechul, tiba-tiba otak Donghae connect (tumben… biasanya lemot).

"Hyung! Kok kita asyik makan aja sih? Kita musti nyari Heechul hyung yang nyulik Hangeng hyung nih!" teriak Donghae sambil narik-narik Leeteuk.

"Wiiihhhh, tumben connect lo Hae! Gue kasih hadiah permen deh!" kata Siwon dalam rangka ngolokin Donghae. Leeteuk juga akhirnya connect.

"Betul juga! Ayo, ntar Hangeng diapa-apain lagi!" kata Leeteuk.

"Hangeng kenapa?" tanya nyokap Hangeng yang tiba-tiba berdiri disebelah mereka.

"Itu, Hangeng hyung—" Donghae langsung dibekep Leeteuk.

"Ah, kita lagi main petak umpet! Iya, kita harus nyariin dimana Hangeng sembunyi, gitu, Bi," kata Leeteuk nyengir ngga jelas.

"Petak umpet? Kalian kayak anak kecil aja," kata nyokap Hangeng dan kembali melenggang ke dapur.

"Lo," Leeteuk menunjuk Donghae dan Siwon (Siwon duduk dimeja kasir, namanya juga front office). "Jangan kasih tau nyokapnya Hangeng kalo Hangeng diculik! Kalo nyokapnya kena serangan jantung kan kita juga yang repot!"

"Iya, hyung. Sekarang kita nyari kemana?" tanya Donghae.

"Kita keluar aja dulu. Won, lo jangan kemana-mana ya! Siapa tau hangeng berhasil kabur dan kembali kesini ato malah anak buah Heechul kesini minta tebusan!" kata Leeteuk sambil menunjuk Leeteuk.

"Yes, captain," kata Siwon.

-kita ke tim Kyu-Min-Wook lagi—

"Hyung, hyung, kayaknya KRS lebih bagus ya? Kita buang aja Yesung hyung!" kata Kyuhyun sambil nyolek-nyolek Ryeowook.

"Hah? Kamu ngomong apaan sih?" kata Ryeowook dengan wajah mengatakan 'do-i-know-you-sir-?' dan mempercepat langkahnya sejajar dengan Sungmin yang emang berjalan didepan mereka berdua.

"Iya hyung, KRS pasti lebih bagus deh daripada KRY. Yuk, kita petisi buat ngebuang Yesung hyung!" kata Kyuhyun lagi.

"Iiihhh, ngga! Ntar kalo KRS , aku dikacangin! Kalian pasti bakal fanservice terus!" kata Ryeowook sambil menunjuk Kyuhyun dan Sungmin.

"Memangnya hyung kira gue juga ngga merasa dikacangin? Tuh liat, pas kita nyanyi the night Chicago died di konser pertama kita di Jepang! Gue jadi kambing congek aja!" gerutu Kyuhyun.

"Kalo jadi KRS, aku dong yang jadi kambing congek? Aku ngga mau! Nanti Yewook shippers pada sedih gara-gara kebanyakan Kyuwook!"

"Kalian pada ngeributin apa sih? Kita kayaknya nyasar neh!" kata Sungmin kesel sama kelakuan dua magnae itu.

"Ah, pokonya nanti Kyu mau petisi buat ngebuang Yesung hyung dan jadiin KRY jadi KRS!" kata Kyuhyun.

-BUGH! BUGH!—

"Kyu! Lo ngapain Kyuhyun sih, Wook?" tanya Sungmin melihat dua benjol cantik diatas kepala Kyuhyun.

"Habis dia bikin aku kesel! Ayo jalan lagi! Ngga usah peduliin Kyuhyun!"

-kembali ke Ye-Hyuk+Mochi—

"Hachiihhhh!" Yesung bersin.

"Yisheng-ge sakit ya?" tanya Henry.

"Siapa lagi itu 'Yisheng'?" tanya Yesung. Henry freeze.

"Kagak usah peduliin dia, Chi (masih belum sembuh juga). Orangnya emang lemot gitu, nama sendiri aja ngga ingat," kata Eunhyuk. "Ngomong-ngomong kok kayaknya kita makin masuk hutan gini yak?"

"Kembali aja yuk, gege. I`m scared here," Henry bergidik.

"Lo ngomong bahasa alien planet mana, Hen?" tanya Yesung.

-kembali ke tim Shindong+Zhoumi yang sudah kedatangan Kangin—

Kagak tau lah kejadian aneh apa yang terjadi di tim ini. Yang jelas, Shindong dan Zhoumi mendapat les jadi tentara gratis dari Kangin.

"Mi, lo enak, lincah merayap-rayap gitu," kata Shindong yang udah ngos-ngosan gara-gara Kangin nyuruh mereka merayap ala buaya style.

"Ngga juga kali, ge." Gara-gara badan Zhoumi panjang, dia harus merayap pendek-pendek supaya ngga nubruk Kangin. Jadinya lebih capek gitu.

"Ayo buruan! Jangan malas!" perintah Kangin.

"Iya, Kaichou…" sahut keduanya malas.

-kembali ke Teuki-Fishy—

Mereka malah bakar ikan dipantai.

"Jadi gimana nih hyung?" tanya Donghae sambil ngebersihin tulang ikan yang udah bersih banget.

"Kalo gini, kita terpaksa mundur dulu. Jam 12 malam nanti kumpul di toko nyokapnya Hangeng!" kata Leeteuk sambil mengacungkan hape.

"Telpon Kibum sekalian! Ntar Kibum keburu dipengaruhi Heechul hyung!" kata Donghae. Leeteuk mengangguk dan mengetik kilat.

Kumpul di toko nyokapnya Hangeng jam 12 malam teng!

-tim Kyu-Min-Wook—

"Dashin na gateun saram saranghaji malgo… Dashin geuriweohal saram mandeulji malgo…"

"Hape gue," kata Kyuhyun.

"Itu kan bagian nyanyi-nya Yesung hyung di Let's Not…" Ryeowook memicingkan matanya sinis. Kyuhyun nyengir.

"Hyung, jam dua belas malam kumpul di toko Hangeng hyung!" kata Kyuhyun.

"Kalo gitu ayo kita cepat kesana!" komandi Sungmin.

-tim Ye-Hyuk+Mochi—

"Aninde naneun aninde jeongmal igeon mari andoeneunde…"

"Hape gue bunyi nih!" kata Yesung dan mengeluarkan hapenya.

"Lagunya Kyuhyun?" tanya Eunhyuk.

"Kenapa memangnya?" tanya Yesung balik. "Eh, ada pesan dari Teuki. Jam dua belas malam ngumpul di toko nyokapnya Hangeng! Ayo kesana deh. Ini udah jam 10 malam, ntar kita telat!" komando Yesung.

-tim Shindong+Zhoumi dan Kaichou Kangin—

"Pesan dari ketua 001!" kata Kangin. "Ngumpul di toko Hangeng jam dua belas malam! Oke, di spot 004! Ayo bergerak!" perintah Kangin.

"Kagak nyante amat ni orang…" bisik Shindong.

-Donghae—

"Mbum, lo buruan kesini ya! Ke tokonya Hangeng hyung! Ada masalah urgent banget menyangkut kelangsungan Super Junior!" kata Donghae yang sedang nelpon Kibum. Bahasanya memang sengaja dibikin hiper supaya Kibum buru-buru ke China. Dan benar, Kibum langsung buru-buru ke China.

-kita intip Hangeng dan Heechul yookkk…-

"Chul, orang kalo udah lama ngga ketemu ngobrol-ngobrol dulu kek, ngopi dulu kek. Lo kok malah ngikat gue kayak gue nih buronan sih?" protes Hangeng. Di depannya Heechul sibuk mondar-mandir sampe bikin Han pusing.

-TO BE CONTINUE—

Nah, gimanakah strategi suju berikutnya? Sebenarnya apa sih yang direncanakan Heechul? Kenapa Kangin sampe bawa senjata segala? Kenapa nyokapnya Hangeng ngga heran tokonya dijadiin basecamp anak-anak autis? (kebanyakan nanya)

Gimana fict ini? Gaje? Ngga lucu? Aneh? Mohon masukan ya!