Title: Taruhan Series SiBum Ver.

Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.

Part: 2 / 2

Main Cast:

Choi Siwon

Kim Kibum

Rated: M

Genre: Romance, Drama, M-preg.

Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, Don't Like Don't Read.

Summary:

"Aku namja luar dalam Hyung" kekeh Kibum sambil menapat Siwon yang duduk disampingnya lekat-lekat.

"Masak? Tubuh kecil begini bagian mananya yang tampak seperti namja. Aku butuh bukti" kata Siwon dengan sebuah seringai yang tak diketahui Kibum.

Req: Sruput Nendang.

^_^ Taruhan ^_^

Siwon kembali mencium bibir mengoda Kibum. Kedua tangan Siwon memengang tengkuk Kibum untuk memperdalam ciuman diantara keduanya. Siwon melepaskan baju tidur yang masih tersangkut di lengan Kibum dan mencampakannya ke lantai, dia masih asik menciptakan tanda-tanda baru dibahu dan seluruh perukaan kulit Kibum membuat namja cantik nan manis itu mendesah tanpa bisa ia tahan-tahan lagi.

"Uh… Pelan-pelan hyung" Pinta Kibum pada Siwon tapi namja tampan itu malah tetap asik mengigiti telinga kiri Kibum dan sesekali menjilatinya membuat tubuh Kibum bergetar menahan sensasi yang tercipta dari sentuhan-sentuhan Siwon.

"Bummie, jangan pasif dong. Ayo balas apa yang sedang ku lakukan padamu sekarang" bisik Siwon di terlinga Kibum.

"Hn.." Kibum menganggukan kepalanya pelan lalu mulai menciumi tengkuk Siwon seperti Siwon yang juga tengah asik menciumi tengkuknya. Keduanya mulai saling serang, Kibum berusaha mendominasi permainan tapi tetap saja kalah oleh Siwon yang lebih cekap mengerjainya.

"Hyung, buka bajumu" kata Kibum sambil membuka kancing baju Siwon satu persatu. Setelah selesai Kibum pun melemparkan baju yang dikenakan Siwon tadi kesembarang arah.

"Arrgghhhtttt…. Hyung, jangan digigit. Sakit tahu" protes Kibum saat Siwon mengigit nipple kirinya. Siwon tak membalas kata-kata Kibum. Dia malah menjilati nipple kiri Kibum yang habis ia gigit tadi setelah itu ia langsung mengemut nipple Kibum layaknya seorang bayi yang sedang kelaparan dan membutuhkan pasokan susu yang sangat banyak.

"Eugh…. Ngghhhh…. AAhhhhh…. Hy… Hyung… Ahhh…. Ngghhh" desah Kibum sambil meremas rambut Siwon dengan kedua tangannya saat Siwon terus mengerjai titik sensitive yang ada dibagian dadanya. Siwon masih mengulum kedua nipple Kibum secara bergantian. Bila ia mengulum nipple kanan Kibum, maka tangannya yang bebeas akan memainkan nipple kiri Kibum. Dan begitu pula sebaliknya hingga membuat desahan-desahan erotis dari bibir mungil Kibum semakin terdengar mengalahkan suara hujan yang begitu deras di luar sana. Suhu yang awalnya terasa sangat dingin pun perlahan menjadi hangat dan mulai panas.

"Mmmmpp… Mmmmpppp…. MMMMppppp… Ahhh…. Ngghhh… Mmmppp" desahan Kibum tertahan saat Siwon kembali melumat bibir mengodanya. Dengan perlahan Siwon membaringkan tubuh Kibum diatas karpet di antara meja dan sofa yang tadi mereka berdua duduki. Siwon masih terus mengerjai tubuh Kibum.

Siwon kembali menciumi setiap sudut tubuh bagian atas Kibum dan meninggalkan jejak-jejak kepemilikan di tempat-tempat tertentu bahkan ditempat yang orang-orang bisa lihat dengan sangat mudah nantinya. Dia sengaja melakukan itu semua agar semua orang tahu kalau Kim Kibum itu miliknya bukan milik orang lain dan tak akan ada orang lain yang bisa merebut Kibum dari tangannya. Karena setelah malam ini Kibum adalah miliknya dengan seutuhnya dan tentu saja dia akan segera mengikat Kibum agar tak bisa kabur darinya, Siwon memang benar-benar berencana membuat Kibum berbadan dua setelah ini.

"Eugh… Hyung…" desah Kibum saat Siwon mulai menyusupkan tangan nakalnya kedalam celana tidur Kibum. Dengan perlahan Siwon menyentuh sesuatu diantara kedua paha Kibum yang ternyata sudah sedikit menengang padahal kegiatan mereka barus saja dimulai.

"Sepertinya kamu sudah mulai menengang, Kibum" kata Siwon lalu menciumi bahu Kibum beberapa kali.

"Hyung… Eugh… Ahhh…" erang Kibum saat Siwon menyentuh kepala kejantanannya yang sudah menegang semurna. "Euggghhh…. Ahhhh…. Hyuunnggg…. Ahhhh…." Desahan Kibum semakin menjadi-jadi saat Siwon memegang kejantananya dengan sempurna dan mulai memijat-mijatnya dengan perlahan.

"Mendesahlah dengan lebih nyaring lagi, Kibum. Buat aku semakin terangsang dan ingin memasukumu" bibik Siwon ditelinga Kibum lalu mengecup pipi Kibum beberapa kali. Siwon semakin mempercepat pijatan-pijatannya di kejantanan Kibum membuat namja manis itu semakin mendesah tak karuan.

"Hyung… Eugh… Ahhhh… Uuuhhh… Ahhh… Nggghhh" desah Kibum, tubuhnya mengeliat kesana kemari dalam tindihan Siwon saat Siwon mulai mengocok kejantananya dengan sangat cepat. Desahan-desahan kenikmatan semakin terdengar jelas ditelinga Siwon hingga membuatnya terangsang. Siwon pun bisa merasakan kalau sesuatu diantara kedua pahanya sana juga ikut menegang. Tapi ia berusaha menahan diri, ia ingin membuat Kibum merasa terpuaskan barulah dia akan merasuki Kibum dan mendapatkan kepuasan untuk dirinya sendiri.

"Hyung…. Aku… Ahh…. Udah nggakkkk… Ngghhh… Kuat lagi… Arrggghhhhtttt….." teriakan panjang dari mulut Kibum pun terdengar begitu nyarin mengalahkan suara hujan di luar sana. Tubuh Kibum lemas seketika saat merasakan titik puncak kenikmatan untuk yang pertama kalinya. Ia memuntakkan semua hasratnya ditangan Siwon hingga membuat tangan serta celana tidur yang ia gunakan basah dan terasa sangat lengket. Dengan perlahan Siwon mengeluarkan tangannya dari dalam celana Kibum. Kibum sendiri tampak terengah-engah mengatur nafasnya yang sudah tak beraturan lagi.

"Jilati sayang, rasakan betapa nikmatnya cairanmu ini" kata Siwon sambil mengarahkan tangan kanannya yang penuh dengan sperma Kibum didepan wajah namja cantik itu. Dengan perlahan Kibum pun mulai menjilati tangan Siwon dan merasakan rasa dirinya sendiri. Siwon tak tinggal diam, dia juga ikut menjilati dan merasakan rasa Kibum yang menempel ditangannya. Saat selelsai melakukan semua kegilaan tadi, Siwon langsung menyambar bibir Kibum dan membawanya kedalam ciuman yang begitu dalam serta memabukan.

"Angkat sedikit pantatmu, Kibum" pinta Siwon saat ia merasa sedikit kesusahan untuk membuka celana yang digunakan Kibum. Kibum pun segera melakukan apa yang tadi Siwon minta, ia mengankat pantatnya dan Siwon pun langsung meloloskan semua kain yang masih berada di tubuh Kibum hingga kini tubuh namja cantik itu polos tanpa penghalang lagi.

"Tubuhmu indah Kibum, membuatku semakin ingin merasakan setiap inci tubuhmu saja" ucap Siwon sambil menatap tubuh polos dibawahnya. Mendengar ucapa Siwon tadi membuat Kibum jadi tersipu malu, wajahnya merona merah dengan seketika.

"Hyung sudah jangan goda akuuu…. Arrghhhttt" erang Kibum lagi saat Siwon kembali menciumi titik-titik sensitive di dadanya. Tangan Siwon pun mulai meraba kejantanan Kibum lagi dan membuatnya kembali menegang sempurna.

"Hyung… Ngghhh…. Uuuhhh…. Ngghhh…. Ahhhh…. Hhhuuhhh…" erang Kibum. Siwon menciumi setiap inci tubuh Kibum hingga berakhir di depan kejantanan Kibum yang tadi ia kerjai. Siwon menjilati pangkal kepala kejantanan Kibum dengan lidahnya membuat Kibum mengerang dengan cukup keras.

"Hyung… Nghh… Jangan goda aku… Ngghh… Ahhhh…. Nggghhh… Uuuhhh… Cepat masukan…. Uhhh…." Pinta Kibum yang sudah tak tahan bila terus dipermainkan oleh Siwon. Siwon menyeringai mendengar permintaan Kibum tadi.

"Kamu sudah mulai nakal ya sayang" ucap Siwon sambil terus memijat kejantanan Kibum. Tapi setelah itu ia segera memasukan kejantanan Kibum kedalam mulutnya dan mulai memaju mundurkan kejantanan Kibum dengan sesekali menghisapnya dengan cukup kuat hingga membuat tubuh Kibum sedikit melengkung merasakan sensasi yang diberikan Siwon di titik paling sensitivenya.

"Ngghhh…Hyung… AHhhh…. Lebih… Ugghhhh… Cepat…. Lagiii…." Pinta Kibum sambil meremasi rambut Siwon. Siwon menyeringai sesaat dan semakin mempercepat gerakannya untuk mengeluar masukan kejantanan Kibum kedalam mulutnya.

"Hyung… Ngghh… Aku… Aku… Ingin… Sa… Arrgghhttt…." Tanpa bisa ditahan lagi Kibum pun merasakan klimak keduanya. Ia memuntakkan semua larva berwarna putih dan kentalnya didalam mulut Siwon. Siwon menelan semua sari-sari yang dikeluarkan tubuh Kibum tadi tanpa rasa jijik sedikit pun.

"Lelah, eoh?" Tanya Siwon pada Kibum sambil membelai rambut Kibum yang sudah acak-acakan dengan tangan kananya. Kibum menganggukan kepalanya lemah. Tubuhnya sudah sangat lemas gara-gara merasakan semua kenikmatan yang Siwon berikan tadi.

"Tapi aku belum selesai sayang, lihat punyaku sudah sangat tegang gara-gara mendengar desahan erotismu tadi" kata Siwon sambil menunjuk kearah selangkangannya. Kibum menegug salivanya dengan sedikit susah saat melihat bagian yang ditunjuk Siwon yang ternyata mengembung dengan cukup besar. Kibum pun jadi berpikir-pikir sebesar apa benda yang ada didalam sana.

"Kita selesaikan sekarang saja ya" kata Siwon yang dengan sedikit tergesa-gesa membuka celana yang masih ia gunakan. Nafsunya sudah mencapai batas terakhir yang bisa ia tahan.

"Hyung aku lelah, disambung nan…. Omo…." Teriak Kibum sedikit kencang saat melihat tubuh Siwon yang sudah polos menindih tubuhnya. Kibum langsung membuang tatapan wajahnya dari tubuh Siwon saat ia tak sengaja melihat benda yang sangat tegang dan sangat besar serta panjang diselangkangan Siwon.

"Wae, Bummie?" Tanya Siwon sambil membelai rambut Kibum dengan perlahan.

"Ani… Cuma itu, ke… kenapa besar sekali?" Tanya Kibum malu-malu.

"Untuk memuaskanmu tentunya" jawab Siwon santai.

"Tapi… tapi… apa bisa masuk kalau sebesar itu?" Tanya Kibum polos.

"Kita lihat saja" kata Siwon sambil merentangkan kedua paha Kibum dan memposisikan kejantanannya didepan lubang sempit nan virgin milik Kibum. Mata Kibum terbelalak seketika saat merasakan kejantanan Siwon yang mengesek-gesek pintu surga dunianya.

"Andwae… Hyunng aku lelah. Jangan sekarang ya" rayu Kibum yang ketakutan. Kibum pun mengeluarkan puppy eyesnya untuk merayu Siwon

"Aniya, aku maunya sekarang" kata Siwon masih terus bermain-main ditempat yang sama. Ternyata wajah innocent Kibum tadi tak bisa melunturkan nafsu birahinya sedikit pun.

"Hyung…. Aku… Aku takut" kata Kibum pelan.

"Tenang saja Kibum, rasa awalnya memang sakit tapi aku jamin setelah beberapa saat kamu pasti akan merasakan semua kenikmatan yang aku berikan" kata Siwon sambil mengecupi bibir Kibum beberapa kali.

"Ba… Baiklah hyung, lakukan saja apa yang hyung mau lakukan padaku tapi aku mohon lakukan semuanya dengan perlahan" kata Kibum.

"Pasti sayang" kata Siwon meyakinkan Kibum. Siwon mengecup bibir Kibum lagi lalu dengan perlahan ia mulai memasukan kejantanannya kedalam lubang sempit Kibum yang masih virgin.

'Arrrgghhh… hyung pelan-pelan. Sakit sekali" erang kibum, beberapa tetes air mata mulai jatuh dari kedua mata indahnya. Dengan perlahan Siwon menghapus air mata Kibum dengan ciuma-ciuman bibirnya. Kibum tek pernah mengira rasanya akan sesakit ini saat Hyungnya itu mengambil kesuciannya. Padahal baru kepala kejantanan Siwon saya yang bisa masuk rasanya sudah seperti ingin mati saja, apa lagi kalau mereka sudah benar-benar menyatu. Pikir Kibum sambil terus meringis menahan sakit.

"Jangan gigit bibirmu Bummie. Gigitlah lenganku kalau kamu tak tahan sakitnya" kata Siwon yang memeluk tubuh Kibum. "Aku akan memasukan semuanya dalam sekali hentakan, kamu tahan ya. Kalau terasa sangat sakit gigit dan cakar saja tubuhku" kata Siwon yang sedikit menenangkan Kibum. Kibum pun menganggukan kepalanya pelan.

"Hy… Hyung… ARRGGHHTTT…. Sakit" teriak Kibum nyaring saat Siwon menyatukan tubuh keduanya dalam sekali hentakan. Kibum mengigit bahu kanan Siwon hingga mengeluarkan darah dan ia juga mencakar punggung Siwon hingga berdarah pula. Siwon sedikit meringis saat merasakan sakit di bahu dan punggungnya tapi ia tak mau protes karena ia tahu Kibumn lebih merasa sakit dari dirinya. Siwon menghentikan pergerakannya, ia menunggu Kibum sampai terbiasa dengan kehadiran dirinya didalam tubuh kecil Kibum.

"Hyung… Move" pinta Kibum setelah beberapa saat kemudian dan rasa sakit dibagian bawah tubuhnya berkurang. Mendengar perkataan Kibum tadi, Siwon pun mulai mengerkan tubuhnya maju mundur dengan irama yang senada.

"Hyungg… Ngghhh… Ahhhh…. Nnnghhhh… UUggghhh…" erang Kibum sambil terus memeluk tubuh Siwon dan Siwon pun terus mengerkan tubuhnya.

"Nikmat bukan" bisik Siwon ditelinga Kibum saat ia tak lagi mendengar erangan kesakitan Kibum. Yang ada hanyalah desahan kenikmatan yang terus Kibum keluarkan membuat ia semakin ternagsang.

"I… Iya.. Ngghh… AHhhh… UUghhh…. Nnghhhh" jawab Kibum sambil terpejam. Tubuhnya terus tersenyak-sentak setiap kali Siwon mengeluar masukan kejantananya kedalam lubang Kibum.

"Mau dipercepat?" Tanya Siwon Kibum menganggukan kepalanya. Siwon pun menambah kecepatan sodokan demi sodokan yang ia berikan pada liang kenikmatan Kibum.

"Ngghhh… Hyung… Agghhh… lebih…. Ngghhh… Uhhhnn… cepat lagi" pinta Kibum. Siwon tersenyum dan mulai mengerjai tubuh Kibum semakin cepat.

"Bummie kamu sempit sekali, aku nggak tahan ingin keluar" ucap Siwon yang semakin menghentak-hentakan kejantannya di titik tersensitif yang ada didalam tubuh Kibum.

"Aku juga hyung, hyung benar-benar Arrgghhh…." Kibum mengerang panjang dan memuntakan spermanya diantara kedua tubuh mereka. Tubuhnya lemas seketika. Tak lama berselang Swon pun melakukan hal yang sama. Siwon memuntahkan begitu banyak cairan berwarna putih kental kedalam tubuh Kibum. Tubuh Siwon lemas dan jatuh menindih tubuh Kibum. Keduanya terengah-engah mencoba mengatur nafas.

"Lelah?" Tanya Siwon, dan Kibum menganggukan kepalanya pelan.

"Aku ingin tidur hyungg" kata Kibum lemah.

"Ne, tidurlah. Tapi sebelumnya kita pindah ke kamar dulu ya" kata Siwon yang langsung mengangkat tubuh Kibum dan membawanya masuk kedalam kamar. Siwon merebahkan tubuhnya diatas ranjang Kibum dan memeluk tubuh Kibum yang terbaring lemas diatas tubuhnya.

"Hyungg, kelauarkan 'itu'mu dari dalam sana" pinta Kibum dengan suara lemahnya. Siwon mengelengkan kepalanya pelan.

"Aniya, biarkan tetap seperti itu. Biar kamu cepat hamil" kata Siwon lalu mengecup kening Kibum.

"Tapi rasanya penuh sekali" Kibum masih bisa merasakan lubangnya terasa penuh dengan kejantanan Siwon yang masih setia didalam sana.

"Sudahlah jangan banyak protes tidur saja" kata Siwon, Kibum pun hanya pasrah dam mulai membaringkan kepalanya didada Siwon. Tak lama akhirnya Kibum pun mulai tertidur nyenyak. Siwon tersenyum melihat wajah kelelahan Kibum, dikecupnya kepala Kibum lalu ia segera menarik selimut menutupi tubuh polos mereka berdua. Siwon pun mulai menyusul Kibum kelam mimpinya.

^_^ Taruhan… ^_^

Sebulan kemudian…

Kibum tengah duduk diatas kloset yang ada didalam kamar mandinya sambil menutup kedua matanya rapat-rapat. Dengan ragu-ragu ia menatap kearah benda yang sedang ia pegang dengan sangat erat. Ia sedikit memicingkan matanya menatap benda itu lalu kembali menutup matanya lagi padahal ia belum melihat kearah benda yang ia pegang.

"Negatif… Negatif… Negatif… Please… Negatif jangan positif" ucap Kibum berulang-ulang kali. Sudah dua jam dia berada didalam kamar mandi tak berani menatap langsung benda yang ada ditangannya saat ini.

"Semoga negative" ucap Kibum terakhir kali, lalu membuka matanya lebar-lebar dan melihat beda yang ada ditanganya yang tak lain adalah test pack. Mata Kibum membulat seketika.

"CHOI SIWON SIALAN…. KU BUNUH KAMU" teriak Kibum lantang dari dalam kamar mandi membuat seorang namja yang barus masuk beberapa langkah kedalam kamar Kibum menghentikan langkahnya karena mendengar teriakan nyaring kibum sambil menyebut namanya.

Namja tadi tak lain adalah Siwon. Siwon terdiam ditempat sambil menelan salivalany beberapa kali. Entah kenapa ia merasakan firasat buruk sebentar lagi. Siwon mundur tiga langkah lalu membalikan tubuhnya hendak keluar dari dalam kamar tempatnya berada tadi. Tapi baru juga ia menyentuh gagang pintu suara pintu kamar mandi terbuka dapat ia dengar.

"Choi Siwon…. Mau kemana" ucap Kibum sambil menekan suaranya. Ia menatap punggung Siwon dengan tatapan membalikan tubuhnya perlahan lalu tersenyum manis pada Kibum. Senyuman yang ia paksakan dengan susah payah.

"Aigo Bummie kenapa menangis?" Tanya Siwon panik saat melihat Kibum yang mulai menitikan air matanya. Siwon segera menghampiri Kibum lalu memeluk namja cantik tadi. Siwon membelai punggung Kibum mencoba menenagkan dongsaeng tercintanya itu. "Bummie wae, kenapa kamu menangis?" Tanya Siwon pelan.

"Hy… Hyung… Hiks… Hiks.. Hiks.. Ini" kata Kibum sambil memberikan test pack yang sedari tadi ia pegang. Siwon pun segera mengambil apa yang diberi Kibum padanya. Mata Siwon membulat seketika saat melihat dua buah garis yang membentuk tanda plus di test pack tadi. Setelah itu Siwon pun langsung tertawa terbahak-bahak.

"Wae, kenapa malah tertawa?" kesal Kibum ditengah-tengah isakannya.

"Aku menang Bummie" seru Siwon senang. "Kamu harus jadi istriku setelah ini" ucap Siwon lagi sambil membawa tubuh Kibum duduk diatas ranjang.

"Tentu saja, mana mau aku hamil tanpa suami" kata Kibum cemberut.

"Akhirnya aku bisa juga menjadikan kamu istirku Bummie" seru Siwon senang. "Karena kamu itu istriku, kamu harus melakukan semua yang aku mau oke" kata Siwon.

"Ne, terpaksa" jawab Kibum pasrah.

"Kalau begitu….. istri tercintaku ini harus melayaniku sekarang" seru Siwon membuat Kibum shock mendadak. Siwon pun langsung mendorong tubuh Kibum hingga terlentang diatas tempat tidur dan dia juga langsung menindih tubuh Kibum.

"ANDWAE… HYUNG AKU BELUM JADI ISTRIMU" teriak Kibum lantang dan tak dihiraukan. Siwon sudah sibuk membuka pakaian Kibum dengan semangat, ehem… atau lebih tepatnya merobek pakaian Kibum dengan semangat. tak lama dalam ruangan itu pun mulai terdengar desahan-desahan erotis Kibum yang membangkitkan gairah dan nafsu Siwon.

^_^ The End ^_^

Kibum: Andwae… aku belum jadi istrimu tahu #Pukul kepala Siwon#

Siwon: kalau Sekarang Sudahkan #meluk Kibum terus elus-elus perut besar Kibum#

Kibum: kalau nikah sama manusia pervert kaya kamu bisa-bisa aku hamil tiap tahun -_-

Siwon: nggak apa-apa dong, biar nanti anak-anak kita bisa aku buatin kesebelasan.

Kibum: #Death Glare# Aniya… nggak mau, enak dikamu yang buat ga enak di aku yg ngebawa" Sembilan bulan terus ngelahirinya.

Siwon: udah nasib kamu chagya, kan kamu uke.

Kibum: #death glare, ngasah samurai# lain kali kamu yang hamil aja.

Siwon: aniya…. Aku ga cocok hamil apa lg jadi uke, udh terima nasib aja.

Kibum: #pasang tampang kesal terus pergi ningalin Siwon#

Siwon: Bummie mau kemana?

Kibum: pengadilan, ngajuin gugatan cerai buat kamu.

Siwon: andwae… jangan… #cegah Kibum, gendong ala bride style# dari pada ke pengadilan mending kehotel aja yuk. #Bawa pergi Kibum#

Kibum: CHOI SIWON KAMU GILA… AKU LAGI HAMIL ENAM BULAN TAHU.

Siwom: ia tahu kok #wajah tanpa dosa, masuk kehotel pesan kamar, terus cari kamarnya dimana, udah sampai langsung narush Kibum diatas ranjang, lucuti baju" Kibum n baju" dirinya sendiri, serang Kibum#

Kibum: SETELAH INI KAMU BENAR-BENAR AKU CERAIIN SIWON

Siwon: #ga peduli dg teriakan" Kibum lagi asik sama mainan barunya#

Author: cukup… ga ada rate M lagi. waktunya comment kalau ga aku ceburin kekolam piranha #death glare# POKOK.A YG BACA HARUS COMMENT WAJIB BIN KUDU.

^_^ Fin ^_^