Sengoku Basara not mine.

Thanks buat ripiw ripiw kalian. Kojuro luv u forevah :3.


Chapter 2.

Part 1 : Asal-usul Panci Masamune.

Orang-orang melihat ada sesuatu yang terbang.

"UFO?!" teriak salah satu warga.

"BUKAN! ITU PANCI GUAAAAAAAA," teriak warga lain bernama Matsu.

PLAAAAAAAAANG

Panci itu mendarat dari rumah ke rumah lain.

"I-Ini..tidak mungkin!" kata salah satu warga mangap-mangap.

"Keren sekali!" dan para warga pun tepuk tangan melihat betapa kerennya panci tersebut terbang. Tanpa mempedulikan korban.

"Panci gua T^T.." Matsu mewek. Seminggu yang lalu Matsu membeli panci dan baru dipake 3 hari, tuh panci langsung ilang. Dan sekarang ditemukanlah panci nya sedang terbang masal dari rumah Masamune.

Masamune..panci aja ga punya.


Part 2: Sekolah.

Terdapat sebuah sekolah yang cukup terkenal. Terkenal akan murahnya dan terkenal akan begonya.

BRRAAAAAAAAK

Sabar ya pintu..

"Weh, selow aja kali bukanya," kata Masamune yang entah kenapa kasian sama pintu.

"Hehehehehe," sang guru ketawa gaje.

"Baydewey aniwey, who are you?" tanya Masamune dengan bangga.

Sang guru mengeluarkan HPnya yang jadul seketika, lalu ber-SMS dengan guru lain alias kepala sekolah.

To: Ayang Hideyoshi

Eh 'Who are you' artinya apa sih. Buruan jawab! Gapake lama.

30 detik kemudian..

From: Ayang Hideyoshi

Astaga gitu aja gatau -_- , itu artinya 'Siapa kamu'.

Sang guru manggut-manggut gaje dan memasukan kembali HP jadulnya ke kantong celana.

"Aku Hanbei, guru matematika kalian!" jawabnya.

Sayangnya Masamune keburu tidur gara-gara nunggu jawaban.

"YO ANAK-ANAK YANG ANEH, SATU DITAMBAH SATU BERAPAAAAA?" tanya Hanbei ngikutin papa Zola (?).

Udah dibilang kan tadi nih sekolah terkenal akan begonya. Yah gini nih.. Sekolah SMP, pelajaran SD.

"Satu ditambah satu.." Sasuke ngitung pake jari.

"DUAAAAA PAAAAK!" teriak Ieyasu bangga. Kalkulator terletak ditangannya.

"BENAAAAAR!" kata Hanbei lalu bertepuk tangan ria.

Semua murid pun ikut bertepuk tangan ria..

BRAAAAAAAAAAK

Rest In Peace pintu.

"YOOOOO!" teriak Motochika lalu disusul Motonari. Mereka berdua itu sudah terkenal akan keterlambatan mereka.

"NEGI-CHAAAAAN!" teriak Kojuro sambil berlari slow motion ke arah Motonari. Iya, si Kojuro ngira si Motonari itu Negi-chan..


Pelesbek

"Hem, masih pagi. Jalan-jalan (baca : tebar pesona) bentar ah~" kata Motonari kurang kerjaan.

Motonari jalan layaknya seorang raja, para fans di sekelilingnya. Lalu tibalah ia dipasar.

Kojuro sedang pacaran dengan Negi-Chan. Tidak mempedulikan si penjual..

Si penjual dan para penjual lainnya takut dengan Kojuro. Takut ketularan VBK! Udah dibilang kan kalo virusnya itu terkenal.

Kojuro melihat ada keramaian di belakangnya. Dia pun nengok.

Ia kaget! "I-itu...

...

...

...

NEGI-CHAN?! KAMU SUDAH TUMBUH DEWASA YA AKHIRNYA" teriak Kojuro sambil berlari slow motion ke sosok tersebut.

"KYAAAAAAAAAAAA!"

"AAAAAAAAAAAAH"

Teriak para fans Motonari dan langsung kabur.

"Ada apa nih?" tanya Motonari bingung, lalu ia melihat sesosok manusia berlari menuju kearahnya? Iya kearahnya, tadi dia udah cek sana-sini gada siapa-siapa di belakangnya.

"NEGI-CHAAAAAN"

BUUUUUUUUK

Mereka berdua pun ulet-uletan di tanah.

"Ah Negi-Chan, sudah lama aku menunggu ini," kata Kojuro.

Sayang ya, Motonari itu sebenernya kudet bo'. Alias kurang update. Dia aja gatau kalo ada VBK.

"Apaan sih? Negi, Negi, salah orang lu!"

Tetapi Kojuro tidak mempedulikan kata-kata Motonari. Masuk kuping kiri keluar kuping kanan.

CUUUUUUUUP

Kojuro nyium Motonari..

Dan hari itu adalah hari dimana Motonari tobat.

End Pelesbek.


Dan disitulah Motonari berada. Di sekolah aneh bin gaib. Bukan karena sekolah itu murah, tapi karena Motonari terkena VBK dan jadilah ia berada disekolah itu.

Motochika yang sebelumnya udah bego, tambah bego karena ketular VBK yang dimiliki Motonari. Nempel mulu sih!

DUAAAAAAAKH

Kojuro tepar ditendang Motonari.

"Ah, setidaknya aku ditendang Negi-Chan," katanya sebelum pingsan.

"Ih~ tendang aku aja," kata Motochika yang entah kenapa jealous ngeliat Kojuro yang ditendang Motonari.

"Mau? NIH!"

DUAAAAAAAAAAKH

Kojuro dan Motochika pun dilarikan ke UKS yang angker.

Rest In Peace Kojuro, Motochika.


Hanbei melihat muridnya yang aneh dengan anehnya.

"Wahai muridku yang aneh, mengapa engkau terlambat?" tanya-nya dengan aneh.

"ABIIIIS EHEM-EHEM BARENG MOTOCHIKA KALI PAAAK!" teriak Keiji semangat membara.

"ENGGAK WOY"

"DIAAAAAAAAAAAM!" teriak Hanbei sambil gebrak meja. Biar keliatan galak katanya.

Karena teriakan Hanbei yang sungguh tidak enak didengar, cermin-retak Kenshin pun pecah semua.

"TIDAAAAAAAAAK," teriak Kenshin melengking (?).

Dan kaca disekolah itu pecah semua.

Rest In Peace kaca..

Dan Rest In Peace Kenshin..tiang bendera sudah menunggu.


Motonari melihat Hanbei menyeret Kenshin keluar.

'Yes, selamat gua. Thank you, Nichirin'

Dan Motonari pun berjalan ke arah tempat duduknya, sambil tebar pesona, of course.

Dia memang udah tobat. Tobat gamau ke pasar lagi. Kalo tebar pesona beda lagi ceritanya!

Masamune terbangun dari tidurnya gara-gara 'sinar ketampanan' Motonari yang ia tebar secara masal.

"SILAU WOI," kata Masamune yang matanya udah berair.

"SERBUUUUUUUU!" teriak Yukimura sambil mengancungkan jarinya ke Motonari.

"AAAAAAAAAAAAAAAH"

BRAAAAAAAAAAAK

Semua terdiam.

'Duh, selamat gue' pikir Motonari untuk kedua kalinya.

"HAAI TEMAN TEMAAAAN~" teriak seorang manusia bernama Azai Nagamasa yang baru dateng alias telat. Tumben.

"AHAAAAAI!" sapa Masamune.

"JABLAAAAAAAI!" sapa Yukimura.

Masamune dan Yukimura saling pandang dan teriak, "ALAAAAAAAAAY!" sapa mereka berdua bebarengan.

Nagamasa cuman bisa geleng-geleng ngeliat dua makhluk gaje itu yang seenak jidat ngeganti namanya.

"Woi bro, tumben lo telat," kata Ieyasu gahol.

"Iya nih, tadi mau jemur baju dulu."

"Lah, si Oichi mana? Bukannya biasa dia yang gituin."

"...kami sudah putus..hueeeee sekarang gua jones kaya lu semua T^T," kata Nagamasa nangis bombay.

"SERIUS? BUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA" Motonari ketawa dengan nistanya. OOC sekale.

Semua orang dikelas itu menatap Motonari lalu ke Nagamasa.

"BUAHAHAHAHAHAHAHAHAHA," semua ikut ketawa.

"T^T"

BRAAAAAAAAAAAAAAAAAAK

"Bukan Bra loh ya tapi Brak!" Mitsunari mengingatkan. Ga penting banget.

"KALIAAAAAAAAN SEMUA GANTI BAJUNYA LALU TURUUUUUUUUN!" teriak sang guru olahraga, Nobunaga.

"SIAP KOMANDAN!" kata Sasuke sambil salut.

Sang guru olahraga pun keluar. Para murid-murid gaje langsung ganti baju dengan cepatnya, takut diintipin (?). Tanpa babibu semuanya turun ke lapangan.


"SIAPA KITAAAAAAAAAA ?" teriak Sasuke tiba-tiba dan menunggu kata 'jomblo'.

"WUUUUUUUUOOOOOOOOOH," balas Yukimura ga nyambung.

"ORANG TAMPAAAAAAAAAAN," jawab Masamune.

"ANAK NICHIRIIIIIIN!" Tau kan siapa?

Sasuke nge-down mendengar jawaban-jawaban temannya. Ieyasu menjadi anak yang baik dan tidak sombong pun menjawab, "JOMBLOOOOOOOO".

Sasuke langsung happy lagi.

BAAAAAAAAAAAANG!

"Itu suara tembakan loh ya, bukan 'abang-abang'" kata Mitsunari mengingatkan lagi.

"DIAAAAM KALIAN SEMUAAAAA! SEBAGAI HUKUMAN, KALIAN HARUS LARI 25 KALIIIII!" teriak Nobunaga stres dengan semuanya. Stres dengan hidupnya. Stres dengan gajinya yang seupil.

"Elu sih ah!" kata Motonari nyalahin Sasuke.

"Duh, kayaknya ada yang lupa ya kalo tadi teriak 'Anak Nichirin'" cibir Sasuke gamau kalah.

"Sudah, sudah. Nih makan dulu indomie buatan Matsu yang enak," kata Keiji meringankan suasana (?).

"Indomie gue T^T"

"BURUAAAAN LARIIIII!" teriak Nobunaga.

Dan keempat makhluk itu lari terbirit-birit.

"Apa salah gua bisa ngajar anak-anak gila," Nobunaga bertanya-tanya.


"Duh tangan gua pegel, asem tuh sih Hanbei," kata Kenshin yang dihukum buat nemenin tiang bendera jemur-jemuran. Tidak lupa dengan 'hormat'.

"Udah panas banget lagi hari ini. Ini pasti gara-gara doa Motonari! Bakal gua hajar nanti tuh anak, biar tau rasa," kata Kenshin udah siap buat nyekek. "Gimana kalo kulit gua yang indah ini jadi hitam? Tidaaaak!"


"Haaaa~ kaki ini udah ga kuat.." dan Motonari pun ambruk.

'Sudah ada korban jatuh! Bagaimana ini, siapa selanjutnya?!' pikir semuanya. Dan 10 detik kemudian Masamune jatoh. Kesandung kok.

"Kampret tuh batu!" kata Masamune sambil nendang batu itu.

"Aw! Apa salahku Masamune?~" tanya Nagamasa yang terkena tendangan batu tadi.

"Gak sengaja kok! Suer dah," jawab Masamune sambil mengancungkan dua jarinya.

BRUUUUUUUUK!

Korban berjatuhan lagi. Ieyasu.

'HIIIIIII!' semua takut kalo mereka yang akan menjadi korban selanjutnya. Dan mereka pun lari dengan secepat-cepatnya agar berada di posisi depan.

Masamune dan Nagamasa yang tadi di belakang langsung menjadi di depan. Meninggalkan tatapan shock Yukimura dan Sasuke.

'Kok bisa..' pikir Yukimura dan Sasuke bertanya-tanya.

Setelah 1 jam berlalu, mereka semua kembali ke kelas.


"Duuh.. Panas banget," kata beberapa murid.

"Mouri, keluar bentar dong. Panas nih," kata Yukimura dan tanpa babibu langsung ngedorong Motonari keluar kelas. Nah loh..

"Hubungannya panas sama gua apaan yak.." tanya Motonari diluar kelas.

'Sabar Negi-Chan, ayang Kojuro tetap dihatimu'

Dan Motonari pingsan mendengar suara Kojuro berada dikepalanya..

End With Bold


NB(?): bayangkan para chara SB dengan pakaian mereka yang seperti biasa. Gua entah kenapa kalo ngeliat Motonari, selalu keinget Negi? ..