PART 5

Hidupku sekarang memang penuh warna... yah, walaupun aku bekerja paruh waktu sebagai cleaning service yang dengan kata lain.. aku adalah pembantu.

Hari ini aku libur kuliah, jadi aku berniat berangkat pagi untuk membersihkan dorm, jadi aku bisa jalan jalan saat malamnya... ^^...

Selama aku bekerja di sini aku seperti bukan anak muda yang tiap malam nongkrong bersama teman dan bercanda tawa, mungkin maksud ayahku agar aku belajar lebih bertanggung jawab, yah.. ga papa lah...

Pagi ini setibanya aku di dorm, ternyata seluruh member exo sedang ada event, manager sunbae yang memberitahu, dia bilang mungkin Kai yang pulang lebih awal karena pergelangan tangannya cedera...

Apaa... Kai cedera?... cedera yang kayak gimana?... kenapa hatiku jadi terasa terbolak balik begini...

Aku cemas...

Sambil merapikan segala hal pikiranku tidak tenang...sesekali aku mengintip keluar jendela melihat apakah mobil van exo sudah datang...

Baiklah, pekerjaan terakhir... Ahhhh.. kenapa hari ini terasa berat sekali sih... mataku rasanya ingin menutup saja, oh.. mungkin karena semalam aku mengerjakan tugas kuliahku sampau larut malam... sampai pagi kurasa...

Tidur tiduran sebentar kurasa nggak apa apa... lagipula belum ada yang pulang kan... aku berbaring di sofa dan tak lama kemudian aku tertidur... badanku rilex sekali... baiklah... sebentar tak masalah... dalam hatiku...

Di dalam tidurku aku bermimpi Kai duduk disebelahku, memandangku dengan tersenyum lalu mengelus rambutku... tak lama wajahnya mendekat dan dia mencium pipiku... kemudian berpindah mengecup bibirku pelaaaannn sekali... ini terasa nyata sekali... nyata sekali...

Begitu nyatanya sampai aroma tubuh Kai juga tercium... dia wangi sekali, wangi amber dan musk... aku suka bau itu...untuk kedua kalinya dia menciumku kali ini agak keras... nafasku mulai sesak... aku terbangun... dan mimpiku...

Ini bukan mimpi... Kai benar benar ada di depanku.. duduk di sofa dekat kakiku dan dia sedang menciumku...aku... aku...memejamkan mataku berharap ini cuma mimpi... mimpi saja .. karena nanti kalau aku terbangun aku nggak akan merasa bersalah.

"Kamu udah bangun kan?", suara Kai yang agak berat sangat menggoda

"Kenapa masih tutup mata, ... udah ga usah pura pura...", katanya... tapi aku tetap nggak berani membuka mata...

"Ya udah... tetap tutup mata kamu ya... jangan berontak...!", Kai kemudian mulai menebarkan butterfly kiss diseluruh wajahku... dahi, hidung, pipi... semua tak luput dari bibirnya... kemudian dia mencoba membuka kancing kemejaku... aku menahan nafasku... jarinya perlahan membuka kancing kemejaku satu persatu..

"K...Kai... jangan begitu...", ucapku pelan... kata kataku terpotong karena Kai langsung menyambar bibirku... melumatnya pelan dan berkata,

"Aku nggak sampai segitunya kok... cuma begini aja",

Kai berdiri dan membuka kaosnya... ya tuhan, tubuhnya indah sekali... kulitnya yang agak gelap membuatnya lebih seksi lagi... dan aku rasa aku... menyerah...

Kai berlutut di bagian pahaku, kakiku terjepit... aku nggak bisa lari kemana mana lagi... dia mulai membungkuk dan membenamkan kepalanya di leherku... nafas hangatnya menyerang saraf ku... aku hanya menggeliat pelan,

"Kai... sudah cukup... tidak boleh lebih dari ini", kataku... tapi Kai malah menindihku.. aku merasa ada yang menendang perut bawahku, aku tahu itu pasti... aaerrgghhh... kejadian ini terulang lagi...

"Maafkan aku ya... sekali ini saja... ", jawabnya... mata Kai sudah sayu... dia mulai menekan daerahku.. ya.. kami masih mengenakan bawahan... ini yang di maksud Kai tidak melewati batas...

"Tapi... pergelangan tanganmu kan?",

"Iya... sakit... tapi ga papa... sebentar nnnghh lagiii hhhh...", nafas Kai mulai tidak beraturan... tekanannya semakin keras... sakit... tapi aku diam saja...

Ku harap ini yang terakhir... karena aku menginginkan kenangan yang indah saat aku bekerja di sini... Tak lama kemudian Kai mengerang pelan...

"Ahhhhhhhhhhhh... ", Kai ambruk di pelukanku... tubuhnya terasa panas dan berkeringat... aku mengelus punggungnya... basah...

agak lama kami di posisi begitu... lalu Kai bangun sambil sedikit nyengir.. antara rasa risih dari dalam celananya dan menahan sakit pergelangan tangannya.

"Aww... hehe... celanaku pasti kotor sekali nih... hihi",

astagaaaaa... dia malah tertawa... sedangkan aku?... aku masih terlentang melihat dia sedikit mengintip ke dalam celananya...sungguh posisi yang aneh.

"Aku mandi dulu ya!", Kai lalu berjalan dengan agak kikuk ke arah kamar mandi, aku terduduk... what?!... kenapa aku juga... basah?...

Tak berapa lama Kai keluar dari kamar mandi sambil membawa pakaian kotornya...

"Tolong cuci sekarang... jangan sampai member lain tahu kalau aku...", dia tersenyum malu

Waah... benar benar... sekarang wajahnya sudah berubah menjadi anak laki laki nggak berdosa...

"Kalau apa?... kamu ngapa ngapain aku.. gitu... !", jawabku sambil merebut baju kotor dari tangannya dan memasukkannya ke dalam mesin cuci...

"Awwwwwww... tanganku sakit... jangan main rebut gitu dong... aww aww...", Kai meringis kesakitan...

"Maaf... ya sudah... sini coba aku liat... sudah di obatin manager blom?", tanyaku... Kai mengangguk pelan

Kim jongin ini, seperti berkepribadian ganda... satu saat dia sangat menggemaskan seperti anak kecil... satu saat sangat menyenangkan... dan satu saat... dia bisa membuatku gila karena tingkah yadongnya yang ... ahhh... sudahlah... aku juga bingung... aku terlalu takut untuk menyukainya...

Pikiranku juga jadi melayang ke arah Kyungsoo... kenapa aku jadi begini... affair ku sudah sangat luar biasa...