About This

GENDERSWITCH, TYPO(S), GAJE, NGELANTUR, NGACO, FICTION, AUTHOR LABIL

READ & REVIEW

^.^

Rules before you read this fic :

1. Mohon untuk memaklumi fic yang super cacat ini. Maklumi typo-nya juga...

2. Jangan peduliin isi fic ini. Masalahnya, ada beberapa facts yang kubikin bukan sesuai aslinya. Namanya juga fiksi...

3. Jangan kesel kalo bias kalian dapet peran yang gak kalian suka. Author cuma menyalurkan ide yang tiba-tiba nongol di otak kok, gak lebih.

4. Author berharap, rules di atas ditaati oleh semua readers.

5. Wajib banget buat nge-review

6. And, HAPPY READING!

^.^

My Boyfriend is My Girlfriend Ch. 06

Genre : Romance, Parody Line, Freak (my own genre)

Rate : T+++

Author : mei28597

Readers : all of you

^.^

CAST
Kyuhyun SJ as Kyuhyun (N), Leeteuk SJ as Kyu's eomma (Y), Kangin SJ as Kyu's appa (N), Sungmin SJ as Sungmin (Y), Heechul SJ as Heechul (Y), Chaerin 2NE1 as CL (Y), Kwon Yuri SNSD as Yuri Sonsaengnim (Y), Ryeowook SJ as Wook Sonsaengnim (N), Siwon SJ as Siwon Sonsaengnim (N), Shindong SJ as Sungmin's appa (N), Victoria f(x) as Victoria Sonsaengnim (Y), Yesung SJ as Shindong's worker (N), Min Miss A as Min (Y), Jessica SNSD as Jessica Security Guard (Y), Yunho TVXQ as Shindong's best friend (N), Kibum SJ as Yunho's son (N)

New cast

*still a secret* as Min's fans (N)

Jonghyun SHINee as Jessica's friend (also Security Guard)

PS : Y (Yeoja), N (Namja)

Cast akan bertambah seiring berjalannya cerita.

^.^

This fic is really mine!
Hate all kinds of imitation.

^.^

Rechap

On Sungmin POV

"Kamu diajak nonton?" Min berteriak kaget, nggak tau kesel, nggak tau seneng, nggak tau juga gila, atau pura-pura gila.

"Iya. Udah jangan berisik dong... kalo sebelah denger gimana? Kamu yang tanggung jawab." Aku pura-pura ngambek.

"Udahlah.. nggak usah pura-pura ngambek gitu.. Kamu seneng kan?" Min tersenyum di depan mukaku.

"Nggak." Aku memalingkan muka.

"Bo'ong." Dia kembali muncul di hadapanku. "Suka kan?"

"Nggak." Aku kembali memalingkan mukaku darinya.

From : Kibum Oppa

Hari Minggu perginya yang jam sore atau malem ya

Ada banyak tugas nih..

Apakah ini pertanda baik?

^.^

Chapter 06

Hari Minggu. Hari yang aku... tunggu-tunggu atau benci ya?

Tanpa sepengetahuan Min, aku udah milih beberapa baju buat pergi bareng Kibum Oppa. Ah, meskipun Min nggak dikasih tau, dia kan mind reader, udah pasti tau lah..

Aku mengambil baju yang sudah kusiapkan di lemari, kaus putih yang agak longgar dengan gambar ikan yang digambar secara abstrak, dengan cardigan hitam yang pas di tubuhku, celana jeans hitam panjang dan sepatu kets warna pink. Aku juga membawa tas kecilku yang appa belikan dari Thailand. Setelah memakai itu semua, aku juga merapikan rambutku, mengikatnya dengan ikat rambut berwarna pink yang baru-baru ini diberikan Min. Aku memoleskan bedak tipis di wajahku, tak lupa memakai lipgloss ku. Kusemprotkan parfum di bagian tubuh yang mudah berkeringat. Semua beres!

"Fighting!" Min menyemangatiku. Dia sudah mandi sore. Aku bisa melihat dari rambutnya yang masih basah.

"Doain aku ya.." aku memeluk Min. Min menepuk-nepuk punggungku.

"Pasti kok." Min tersenyum, menyemangatiku.

Sungmin POV end

Min POV

Sungmin, aku pasti mendoakanmu... Aku juga nggak mau kamu suka sama sesama jenis. Mungkin dengan adanya Kibum Sonsaengnim, kamu bisa ngelupain Kyuhyun...

Semoga berhasil!

"Ayo cepat! Handphone mu udah getar terus tuh... Ada yang nelpon. Pasti Sonsaengnim deh.." aku mendorong tubuhnya supaya segera pergi.

"Iya Min, aku pergi dulu ya..." dia membuka pintu hendak pergi. Saat dia keluar, di ujung lorong sebelah kanan aku melihat Kyuhyun lewat. Dan dia menatap Sungmin.

"Cepat pergi!" aku mendorong Sungmin menuju arah lorong sebelah kiri, menghindari mereka beruda berpapasan.

Sungmin pun pergi. Aku melihat gugupnya dia dalam melangkah.

"Min, Sungmin mau kemana? Kok bajunya rapi banget?" tanya Kyu yang ternyata sudah berlari ke sampingku. Pertanyaan ini sudah aku duga akan dia ucapkan padaku.

"Dia mau pergi sama Kibum Sonsaengnim, memangnya kenapa?" aku membuka pintu kamarku, hendak masuk ke kamar lagi.

"Mereka.. mau kencan?" tanyanya menduga.

"Menurut kamu?" aku segera masuk ke kamar, mencoba menyelamatkan diri.

Makin lama aku tinggal di kamar ini, aku makin bisa lihat kayaknya Kyuhyun bukan seperti yang aku duga sebelumnya. Aku harus mulai cari tau siapa dia.

Apakah aku harus memanfaatkannya? Aku mengingat kembali wajah seseorang yang muncul di ingatanku. Dia adalah namja yang mengejarku saat aku masih di SMP. Apakah mungkin dia masih menyimpan nomorku?

"Halo..." ucapku memulai.

"Ini Min?" tanya namja itu, tak tau aku apa ekspresinya saat ini.

"Iya. Kau masih menyimpan nomorku?" tanyaku lagi, agak kaget sih.. Apa dia masih suka sama aku?

"Sudah pasti. Bagaimana bisa aku menghapus nomormu?"

"Ah.. bisakah kita bertemu? Aku ingin ngobrol denganmu. Minggu depan kita janjian ya.. Kamu aja yang nentuin tempatnya."

Min POV end

^.^

Kyu POV

"Heechul, kalo namja pergi bareng yeoja berduaan aja malem-malem hari Minggu ngapain ya?" tanyaku pada Heechul yang tengah memoleskan kutek di jari lentiknya.

"Udah jelas mereka mau nge-date." Jawab Heechul singkat. Dia kembali menekuni pekerjaannya.

"Kalo nge-date ngapain aja sih?" tanyaku pada Heechul lagi.

"Ya macem-macem. Emangnya kamu belom pernah?" tanya Heechul. Aku hanya menggeleng.

"Serius? Belom pernah? Masa cowo ganteng kayak kamu nggak ada yang mau sih..." ganteng? Apa Heechul suka sama aku? "Eh, maksud aku, kamu itu kan tinggi, putih, banyak yang selera namja nya itu kayak kamu." Tambah Heechul lagi.

"Jadi kalo nge-date itu ngapain?" tanyaku lagi, pertanyaan yang sama.

"Bisa jalan ke mall, atau tempat-tempat romantis, terus dinner berdua ditemani lilin, terus nonton bioskop juga bisa. Nonton film romantis gitu, biar kebawa suasana. Biasanya, di akhir date hari itu, para couple pada ciuman. Sweet kiss~" Heechul malah senyum-senyum sendiri. Mungkin dia lagi ngayal kali ya.

"SWEET KISS?" aku terlonjak kaget. Baru menyadarinya setelah beberapa saat.

"Iya... Terus saling bilang 'Good night, Babe.' Ah.. so sweet banget..."

"KAYAK GITU?"

"Iya. Emangnya kenapa sih? Pengen nge-date? Mau nanya masalah cinta?" tanya Heechul lagi. Dia masih sibuk memakai kutek-kuteknya yang baru saja ia beli minggu lalu. Dia memesannya secara online. Dan aku melihat harga-harga nya yang mahal banget. Sayang Cuma buat kutek kayak gitu. Mendingan buat makan kan? Minggu lalu dia juga membeli pakaian dalam (aku nggak sengaja liat) dan sepatu. Online juga. Saldo bank dia berapa ya? Pasti gede banget.

Gimana aku tau nge-date itu kayak gimana ya? Kan nggak ada les nge-date. Kalaupun ada, pasti mahal. Mana punya duit?

Eh, apa gunanya punya room mate cewe kalo nggak bisa 'dimanfaatin' buat hal-hal macam ini?

"Mmm... bisa nge-date sama aku minggu depan nggak?"

Kyuhyun POV end

^.^

Sungmin POV

Sonsaengnim ngajak janjian di mini market deket asrama. Aku ke pintu gerbang sekolah.

"Ah, kau memang rajin sekali. Ini kan sudah malam." Ucapku pada satpam bernama Jessica.

"Itu memang tugasku. Tapi nanti aku juga akan digantikan shift malam kok sama Jonghyun. Kalo malem sampai pagi, dia yang jaga." Ucapnya. Jonghyun itu adalah satpam namja yang ada di asrama ini.

"Oke. Bolehkah aku keluar?" tanyaku padanya.

"Boleh. Kau mau pergi ya? Tadi appa mu sudah memberikan aku informasi tentang hal ini." Appa? Kok apa tau? Ah.. mungkin Kibum Oppa izinnya sama appa kali ya?

"Oke."

Aku berjalan dengan gugup ke mini market. Aku melihat Kibum Sonsaengnim sudah siap disana dengan mobilnya.

"Kau sudah lama menunggu?" tanyaku.

"Ah, tidak. Aku juga baru saja keluar. Ayo masuk." Dia membukakan pintu bagiku.

"Ini mobilmu?" tanyaku. Kemarin saat di mall kami bertemu, dia membawa motor.

"Iya. Memang kenapa?" Duh.. babbo banget sih aku ini. Ya terserah dia dong mau punya motor dan mobil sekaligus.

"Nggak apa-apa." Aku hanya diam.

^.^

"Wah.. seru sekali tadi filmnya. Jadi pengen nonton lagi deh..." aku berujar ngasal.

"Beneran? Ayo nonton lagi!" ternyata Kibum malah menanggapinya dengan serius.

"Eh, bukan gitu." Aku menggelengkan kepalaku. Pengen sih nonton lagi, tapi uangku cuma tinggal dikit, nggak cukup untuk nonton satu kali lagi.

"Ya udah. Laper nggak? Makan yuk." Dia menarik tanganku dan aku hanya ikut saja kemana dia menarikku.

Kami akhirnya sampai ke Restoran Sushi. Dan.. bagaimana bisa aku membayarnya dengan uangku yang tinggal segini.

"Oppa, jangan kesini deh.."

"Kenapa? Kamu nggak suka?" tanyanya.

"Eh.. itu.. uangku udah abis." Ucapku dengan menyunggingkan sedikit senyum malu.

"Biar aku yang bayar saja." Dia tetap bersikukuh memaksaku untuk makan disitu.

^.^

Perjalanan pulang ke asrama cukup melelahkan. Hari ini aku mengerjakan banyak sekali PR sebelum pergi dengan Kibum Oppa. Maka dari itu, mataku terasa berat.

"Kau ngantuk? Tidur saja. Aku akan membangunkanmu begitu sampai di mini market." Ucapnya. Aku ngantuk banget, selain itu, saat ini jalanan macet, pasti masih memakan banyak waktu. Sebenarnya aku tak mau tidur.. tapi,

"Sungmin, kita sudah sampai." Kibum Oppa menepuk pundakku.

"Oh, makasih ya.. Maaf merepotkan lagi." Aku terbangun dari tidurku. Aku tadi tidur... Ini betul-betul menyebalkan.

Apakah dia melihat mukaku saat tidur? OMO! Aku jadi kepikiran terus.

Sungmin POV end

^.^

Kibum POV

Ah... dia mengantuk. Sebentar lagi kuyakin dia akan tertidur.

"Kau ngantuk? Tidur saja. Aku akan membangunkanmu begitu sampai di mini market." Aku kasian melihatnya menguap terus menerus.

Aku memandangi macetnya jalanan ini. Sungguh gila, ya. Masa malam-malam masih macet?

"Sungmin, sepertinya kita masih agak lama sampainya." Kataku pada Sungmin. Dan aku tak mendengar reaksi apapun darinya. "Sungmin?" aku menatapnya yang tengah tertidur. Pulas sekali tidurnya.

Aku mengambil handphoneku yang kuletakkan di kantung kemejaku dan mengambil beberapa gambar Sungmin yang sedang tertidur. Lucu sekali dia.

Mukanya itu sungguh menggemaskan. Aku mendekatkan mukaku untuk memperhatikan mukanya dari dekat.

^.^

Hehe.. aku mengganti wallpaper handphoneku yang tadinya adalah fotoku sambil memainkan gitar menjadi foto Sungmin yang lagi tertidur. Ternyata abeoji memilihkan calon yang baik juga untukku.

Aku masuk ke kamarku. Penuh dengan buku-buku milik siswa. Kemarin aku meminta mereka membuat sebuah lagu beserta liriknya dan menuliskannya dalam bentuk not balok di buku musik mereka. Dan hari ini aku meminta mereka mengumpulkannya. Aku malas memeriksanya satu persatu. Tapi ada satu buku yang ingin aku lihat.

So goodbye , to the lonely me who once hide in the dark

I need you

I need your love again

although there is setback

I won't regret

Closing my eyes i could feel you breathing

so I could smile

So goodbye don't cry and smile

those Emotionally day's,

I will treat it as a gift and give you

So goodbye , to the lonely me who once hide in the dark

I need you

I need your love again

So goodbye don't cry and smile

those exhausted years

for the sake of you i will forget

So goodbye , to the lonely me who once hide in the dark

I need you

I need your love again

I need you

I need you for my love

Lagunya.. bagus banget. Tapi kenapa liriknya sedih banget. Kayak lagi patah hati. Apa Sungmin lagi patah hati?

Ah.. daripada bete nggak bisa tidur mending sekalian meriksa tugas murid-murid. Minggu depan nilainya harus udah dikumpulin ke Tata Usaha.

Aku mengikat rambutku yang lumayan panjang, lalu mulai membuka satu per satu tumpukan buku-buku tersebut. Sebelumnya, aku menulis huruf 'A' pada kolom nilai di buku Sungmin.

^.^

Aku mengenakan pakaianku ketika ada SMS masuk. Aku mengambil handphoneku yang bergetar di atas meja.

From : Sungmin

Kibum oppa, sepertinya gelangmu terjatuh dan nyangkut di tas ku saat aku tidur di mobil.

Bagaimana mengembalikannya?

Ah.. iya. Pantas saja gelangku hilang. Ternyata ada di dia. Aku segera membalas SMS nya, meninggalkan bajuku yang belum kukancing.

To : Sungmin

Kamu simpan dulu saja.

Kalau mau, kau boleh memilikinya.

Hehe.. Dia mau nggak ya?

Ah.. Kibum.. kau jangan terlalu berharap atau ngayal dulu. Biasanya cewek itu plin plan. Bisa aja kan Sungmin udah jatuh cinta sama orang lain? Makanya dia bikin lagu galau kayak gitu.

Tapi, walaupun Sungmin tak menyukaiku, aku akan membuatnya mencintaiku lebih dari cintaku padanya. kekeke..

Sejak dulu aku udah jadi idaman para cewek, masa kali ini sama anak SMA aja nggak bisa?

Aku emang suka tantangan sejak dulu. Dan tantanganku kali ini adalah :

DAPATKAN HATI SUNGMIN

Hehe... boleh dibilang terlalu berlebihan.. But, I think, this challenge gonna be very exciting!

Aku kembali melanjutkan acara pakai baju. Kemudian aku menyisir rambutku. Kali ini aku akan memakai vest tipe waiter shirt warna hitam dan didalamnya memakai kemeja warna biru muda. Kali ini aku memakai celana panjang non-jeans dan sepatu kulit. Tak lupa kusemprotkan sedikit parfum di beberapa bagian tubuhku.

Hari ini mau ngajar apaan ya?

Kibum POV end

^.^

Min POV

Hmm... minggu depan mau pake baju apaan ya?

Ah! Kenapa malah mikirin mau pake baju apa? Harusnya yang aku pikirin itu gimana caranya bikin dia mau ngebantuin aku.

Tapi, penampilan itu penting juga kan buat cowo? Jadi aku juga harus kasih impression yang baik ke dia biar dia mau bantuin aku.

Aku pake coat coklat aja. Terus dalemnya pake kaos warna dark brown. Sama pake legging jeans. Terus pake sepatu boots.

Semoga minggu depan aku sukses!

Min POV end

^.^

Sungmin POV

"Sungmin, kau beruntung mendapatkannya." Ucap Min yang kayaknya overjoyed aku deket sama Kibum oppa.

"Kenapa malah kamu yang kesenengan?" aku masih memegang gelang Kibum.

"Temen aku dapet jodoh masa aku nggak seneng sih?" Min membalas ucapanku. Tapi kemudian ekspresi mukanya berubah. "Tapi tunggu, gimana caranya gelang itu jatuh? Berarti tangan dia sempet ada di atas badan kamu kan?" Heh? Kok bisa-bisanya Min mikirin sampe kayak gitu. Tapi... Jangan-jangan...

Aku membelalakkan mataku. Aku jadi serem sendiri. Ternyata Kibum oppa itu pervert?

"Kau tak merasakan apapun Sungmin?" tanya Min dengan wajah cemas.

"Tidak. Benar-benar tak apa-apa."

"Bajumu tak berantakan kan? Jadi dia tak mungkin melepas bajumu." Ucap Min. "Maaf, itu yang ada di pikiranku. Kupikir kau diapa-apain sama dia lagi."

"Iya, Min. Bajuku masih bener kok. Lagipula aku kan pake kaos, nggak gampang ngelepasnya."

"TAPI!" aku dan Min berteriak bersamaan. Aku segera memegang bibirku.

"Dia menciumku?" ah.. ottokhae...

^.^

~TO BE CONTINUED~

^.^

Thanks to :

Jonghyun SHINee for your song.. (So Goodbye - City Hunter OST)

^.^

REVIEWS' Review

Buat review's review kali ini aku gabung sama chap depan aja ya…