Tittle

Rainbow Mist

Cast

Cho kyuhyun, Kim kibum and other.

Rated

T semi M

Genre

Romance, Family

Warning

bahasa tidak baku, Typos bertebaran dimana-mana.

Don't Like Don't Read

.

.

.

Happy reading

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

Dengan santai kyuhyun bersiul-siul di sepanjang koridor. Terlihat sekali jika moodnya sedang baik hari ini. Karena tidak seperti biasanya dia bisa bangun pagi dan sudah ada di sekolah yang bahkan belum ada seorangpun yang datang dan di kelasnya masih terlihat kosong.

" ah...pantas saja sepi ini masih jam enam, tidak apa-apa" ucap kyuhyun seraya mengibaskan tangannya acuh, sementara dia mengambil tasnya dan meraih ponselnya mengetik sebuah pesan untuk seseorang.

To : mantan pacar.

Hei...kim kau sudah datang?! Aku sudah ada di kelas, kau ada di mana?! Palli...palli..._, cepatlah datang...

Kyuhyun tersenyum melihat pesan yang sudah dia ketik dan terkirim untuk seseorang yang telah mengisi dan mengikat hatinya dengan begitu erat itu. Belahan jiwanya yang mampu untuk menjadikan tempat pulang seorang Cho Kyuhyun.

From : mantan pacar.

Aku baru sampai, naiklah kita bertemu di atap.

Kyuhyun tersenyum lebar dan merasakan kesenangan yang membuncah dalam hatinya, bahkan kini hatinya tengah mendendangkan lagu musim semi dengan bunga-bunga yang bermekaran dengan warna ceria saat mendapat pesan balasan dari si mantan pacarnya yang membuatnya serasa melayang, tanpa membuang waktu lagi kyuhyun keluar dari dalam kelasnya serta membawa senyum buah jeruknnya di bibir semerah plum dan melompat-lompat ceria menaiki tangga manuju ke atap seraya bersenandung kecil.

Kyuhyun membuka pintu atap yang berderit lirih namun terdengar sangat menganggu itu karena karat yang mulai terlihat menguning. Perlahan kyuhyun mulai melangkahkan kakinya menuju ke sudut atap hingga matanya menatap sesosok tubuh yang tergeletak di kejauhan.

" oh...rae mi-ah, kau kah itu?!" tanya kyuhyun sedikit terkejut pasalnya tidak menyangkah akan mendapati rae mi ada di atap dan tertidur seraya menatap gumpalan kapas putih yang terbang di langit biru di atas kepalanya. Rae mi tidak menjawab pertayaan kyuhyun seolah mengacuhkan pertayaan pemuda manis itu malah dia terlihat menjulurkan kedua tangannya ke arah langit berniat mengapai awan-awan kumulus itu.

Kyuhyun duduk di sebelah rae mi yang masih dengan posisi sama menatap langit dengan damai sama sekali tak terusik dengan kedatangan kyuhyun yang duduk tenang di sampingnya.

" kenapa?! Kau terlihat bingung?! Apa soal kibum?! Ada apa lagi sekarang?!" tanya kyuhyun melontarkan pertanyaan yang bertubi-tubi seraya mengelus surai kelam rae mi yang memejamkan matanya kala jemari kyuhyun mengusap kepalanya lembut.

Rae mi mengambil jemari kyuhyun mengalungkan ke arah lehernya, dengan kepala yang kini telah berpindah ke atas paha kyuhyun. melihat kemanjaan rae mi membuat kyuhyun tersenyum tipis. Jika seperti ini, rae mi terlihat sangat imut dan sangat manis di matanya, bahkan dia terlihat mirip seperti kibumnya.

" aku tidak tau oppa, entahlah hanya sedikit aneh kurasa. kibum oppa dia mengajaku jalan-jalan akhir minggu ini, bagaimana menurutmu?! aku hanya merasa kurang percaya diri, bagaimana jika aku membuat kesalahan dan membuat hubungan kami yang buruk semakin terasa buruk dan aneh" ucap rae mi mengungkapkan kegelisahan hatinya pada kyuhyun yang masih tenang mendengarkan curahan kegelisahan seorang park rae mi.

" hei...kau bahkan belum mencobanya kenapa jadi pesimis begitu, kita tidak akan tau apa yang akan terjadi di masa depan jika kita tidak mencobanya bukan, jadi semangatlah, kau bahkan terlihat putus asa sekali, seperti bukan kau saja!, apa ini sesulit itu rae mi-ah?!" sahut kyuhyun masih mengusap surai rae mi sayang.

" entahlah, ini rumit oppa, andai saja aku bisa melakukan hal ini lebih mudah seperti ketika aku bersamamu seperti saat ini, mungkin aku tidak terlalu memikirkannya dengan terlalu serius " ujarnya lagi seraya membenamkan kepalanya ke perut rata kyuhyun seraya memeluk pinggang ramping kyuhyun.

" lihat kau ini mirip sekali seperti kibum, tidak suka dengan hal-hal rumit yang terlalu menguras pikiran, kalian mungkin hanya belum bisa membuka diri masing-masing, tidak ada salahnya mencobakan sayang, jangan terlalu membebani dirimu, bukankah dulu kau sangat menyukai kibum, kenapa sekarang harus berbeda, kau bisa jadi seperti dirimu yang dulu oke" ucap kyuhhun seraya mengusap kepala rae mi lagi.

" ini tidak akan berhasil, oppa. Semua sudah terasa berbeda sekarang" sahut rae mi seraya mengelengkan kepalanya di perut kyuhyun membuat kyuhyun terkikik kerena kegelian akibat usapan surai rae mi di perutnya.

" oppa, bagaimana jika kau ikut dengan kami saja, akan sangat canggung jika hanya kami berdua yang pergi setidaknya kau bisa menjadi penengah untuk kami" ucap rae mi berdiri dari posisinya serta menatap kyuhyun dengan tatapan memelas andalannya mulai menunjukan sifat aslinya pada kyuhyun, manja. Karena hanya dengan kyuhyun saja rae mi bisa menampakan wujud asli dirinya sendiri. Kyuhyun terdiam seolah menimbang apapun yang di katakan rae mi padanya, entahlah kyuhyun merasa tidak yakin bisa ikut dengan mereka berdua.

" maaf sayang, sepertinya aku tidak bisa aku sudah ada janji bertemu dengan seseorang hari itu, percayalah ini tak akan seburuk yang kau pikirkan, lain kali aku janji akan ikut oke." ucap kyuhyun menangkup wajah rae mi yang cemberut merajuk pada kyuhyun seolah tak terima dengan keputusan yang terlontar dari bibir Kyuhyun dan tepat saat itu pintu atap terbuka, menampilkan wajah seorang pemuda datar kim kibum yang tampak sedikut terkejut mendapati rae mi dan kyuhyun dengan posisi intim tepat di depan matanya. entah kenapa kibum merasakan perasaan sedikit iri melihat kyuhyun bisa dengan mudah akrab dengan rae mi, tidak seperti dirinya. kibum berjalan pelan dan sedikit berdehem untuk membuyarkan suasana canggung yang tiba-tiba membeku. Sontak membuat rae mi menjauhkan wajahnya dari tangkupan jemari kyuhyun.

" apa aku menganggu?!" tanya kibum sedikit canggung seraya memasukan kedua tangannya ke dalam saku celananya berdiri dalam posisinya menatap kedua orang yang sama-sama di sayanginya itu.

" tidak...kibummie, kemarilah dan bergabung dengan kami?!" ucap kyuhyun lagi seraya mengoyangkan jemarinya memanggil kibum agar mendekat ke arahnya.

" o-oppa sepertinya aku akan kembali ke kelas saja, aku tidak ingin menganggu waktu kalian, anyeong" putus rae mi cepat dan berdiri secara mendadak meninggalkan kyuhyun yang ingin mengatakan sesuatu dan selanjutnya mendesah pelan, sementara kibum hanya bisa mematung menatap punggung rae mi yang pergi menjauh karena kedatangannya dengan tatapan putus asa.

" hah...sepertinya ini tak akan mudah untukku, kenapa dia sulit sekali menerimaku, kyu?!" tanya kibum dengan wajah tertekuk pada kyuhyun yang sudah berdiri di depannya seraya tersenyum kecil.

" lagi-lagi kau di tolak, kasian. Cup cup jangan menangis sayangku kan masih ada aku" ucap kyuhyun dengan tatapan jenaka dalam binar matanya seraya mengusap pucuk kepala kibum seperti mengusap kepala anak anjing yang terbuang.

" cih..." dengus kibum dan tersenyum mentapa kyuhyun, kemudian memeluknya dengan sayang.

" aku mencintaimu, kyu?!" bisik kibum di telinga kyuhyun.

" aku juga mencintaimu, kim kibum" balas kyuhyun membalas pelukan mesra kibum dan membenamkan wajahnya di dada kibum. Kyuhyun seakan menikmati aroma tubuh dari pemuda yang sangat di cintainya itu.

" andai saja rae mi tau jika aku juga mencintai dan menyanyanginya sama sepertimu, kyu. kenapa ini terasa terlalu rumit, mengesalkan" ucap kibum lagi menyandarkan kepalanya di atas kepala kyuhyun dan semakim memeluk tubuh ramping kyuhyun dengan sayang.

" ini memang mendadak, kibum tak ada hal instan yang dapat dia terima setelah mengetahui kenyataannya, meski dia terlihat cuek dia adalah gadis yang berperasaan halus dan berpikiran rumit, kau juga harus mengerti posisinya kibummie" jawab kyuhyun.

" aku tau..."balas kibum seraya mencium puncak kepala kyuhyun.

" hei...kau bilang tadi kau menyukai rae mi sama sepertiku?!" tanya kyuhyun dan di balas anggukan oleh kibum saat kedua manik cerah keduanya saling bertabrakan dengan posisi yang masih saling berpelukan erat. Kyuhyun terlihat cemberut saat melihat kibum mengangguk cepat saat menjawabnya.

" cih...seraka sekali, pilih satu aku atau rae mi kenapa kau mau kami berdua sekaligus, dasar egois.." ucap kyuhyun pura-pura merajuk seraya melepaskan pelukannya dari kibum.

" hehehe memangnya aku tidak boleh mendapatkan kalian berdua"

" No...No...,kim kibum is my, oke. Kau milikku mengerti" ucap kyuhyun mengklaim kibum dengan sikap protektif.

" terserah kau saja, aku milikku sekarang oke..." putus kibum seraya mengrusak surai coklat kyuhyun, membuat kyuhyun tersenyum puas.

" hei...apa itu?!" tanya kyuhyun menatap bungkusan yang di bawah kibum sejak tadi.

" oh ini...aku membawa bekal, aku pikir kau pasti belum makan, mau makan bersama?!" tawar kibum.

" tentu...ayo..." sambut kyuhyun senang seraya memeluk lengan kekar kibum mengiringnya ke tempat yang sedikit teduh di pojokan.

" ayo buka...apa isinya, aku sudah lapar" ucap kyuhyun semangat menampilkan binar kekanakan di kedua iris caramelnya yang memperhatikan lekat jemari kibum yang membuka bekal. Sementara kibum hanya tersenyum melihat antusiame kyuhyun, terlihat sangat cantik di matanya.

" Hoek...Hoek...jauhkan itu dariku kim, apa yang kau bawah sialan, hoek..." kyuhyun merasakan mual di perutnya saat kibum membuka kotak bekalnya dan kyuhyun langsung bangkit berdiri dan menjauh dari kibum seraya menutup hidungnya dengan sikap protektif.

" yak...kau kenapa kyu, ini hanya sandwich ikan tuna, bukankah kau suka dengan ini" tanya kibum bingung bercampur heran melihat sikap aneh kyuhyun yang tidak seperti biasanya.

" ikan tuna apanya, kau membawa makanan busuk, jauhkan itu dariku bodoh" kyuhyun berteriak tidak suka sambil berdecih lirih dan menjauhkan dirinya dari kibum dengan perasaan kesal dan kaki yang menghentak-hentak tak suka.

" yak...kau mau kemana, kyu?!" teriak kibum menatap heran kyuhyun yang berjalan keluar meninggalkannya sendiri dengan raut wajah bingungnya.

Kibum menatap sandwich ikan tunanya mengankatnya ragu seraya mengendusnya pelan.

" ini tidak bau dan ini juga tidak basi" ucap kibum melahap sandwichnya yang memang tidak bermasalah sama sekali di lidahnya.

" cih...apa dia mengerjaiku" dengus kibum.

Sementara itu kyuhyun berjalan menuruni tangga dengan gerutuan kecilnya.

" dia bodoh, manusia paling idiot yang oernah kukenal, kenapa malah menawarkan makanan basi padaku, tidak tau apa jika hidungku sangat sensitif, apa dia ingin menyusutkan hidungku dan merubahnya menjadi seperti hidung jongin yang minimalis itu, benar-benar membuat kesal saja" runtuk kyuhyun.

" wah...wah...kenapa pagi-pagi sudah menguarkan aura menusuk seperti itu, kau kenapa kyu wajahmu jelek sekali?! Tanya siwon yang tiba-tiba sudah berdiri tepat di sebelahnya.

" brengsek kau kuda, baru ketemu sudah menghinaku mau mati hah..." sungut kyuhyun menatap tajam siwon dengan tatapan menusuk andalannya, ingat kyuhyun sedang kesal saat ini.

" sensitif sekali sedang PMS ya?!" cengir siwon dan langsung mendapat tinjuan sayang dari kyuhyun yang lumayan menyakitkan di lengan kananya.

" tutup mulutmu bastard, aku lapar ayo traktir aku makan, jangan hanya bisa menghinaku saja" ucap kyuhyun lagi berniat memeras siwon di kantin nantinya.

" cih...sudah ku duga, kau duluan saja nanti aku menyusul aku ada perlu dengan pak lee sebentar" ucap siwon seraya mengrusak surai kyuhyun dan tersenyum kemudian pergi meninggalkan kyuhyun yang mendengus menuju ke tempat guru pembimbing osisnya itu, maklumlah siwonkan ketua osis.

" yak...aish...kau membuatku tidak tampan lagi dasar kuda jelek" teriak kyuhyun tak terima sementara siwon hanya terkekeh kemudian.

" baiklah ayo kita makan sepuasnya dan membuat kalian jadi gendut-gendut" ucap kyuhyun seraya mengusap perutnya bermonolog dengan cacing-cacing yang ada di dalam perutnya dengan sayang.

[~Lizz_L_L~]

" aku pulang..." ucap kibum seraya berjalan masuk ke dalam rumahnya.

" oh...kau datang, apa kau sudah makan?!" tanya kyuhyun melonggokan kepalanya dan kembali berkutat dengan makanannya.

" kau sedang apa?!" tanya kibum melihat kyuhyun yang sedang asyik memakan ayam goreng.

" sedang makan memangnya apa lagi, kau mau?!" tanya kyuhyun menyodorkan ayamnya ke arah mulut kibum dengan tatapan polosnya membuat kibum semakin heran dengan tingkah kyuhyun yang telihat sangat aneh.

" yakin kau baik-baik saja?!" tanya kibum sangsi namun mulutnya tetap membuka untuk menerima suapan kyuhyun.

" aku mencintaimu kibummie" entah kenapa saat melihat kibum menerima suapannya membuat kyuhyun di landa rasa senang seketika. kyuhyun menaruh ayam gorengnya kemudian memeluk kibum dan bergelayut manja pada pemuda datar itu yanh kini semakin mengerutkan alisnya bibgung, sementara kyuhyun mengendus aroma kibum yang entah sejak kapan mulai terasa membuatnya mabuk dan membuatnya merasa terbang dan pening di saat bersamaan.

" hei...hei..kyu, kau yakin jika kau baik-baik saja?!" tanya kibum sedikit terkekeh geli saat kyuhyun mengendusi lehernya merasakan sensasi hangat saat nafas kyuhyun terasa sedikit mengelitik lehernya.

" aku baik sayangku..." ucap kyuhyun tersenyum sangat manis sambil menatap manik gelap kibum kemudian mendekatkan wajahnya pada kibum dan melumat bibir kibum dengan antusias.

" kenapa kau jadi manis sekali, aku jadi menginginkanmu jika seperti ini" bisik kibum seduktif seraya mengangkat tubuh kyuhyun dan dengan sigap kyuhyun melingkarkan kaki jenjangnya ke pinggang kibum seolah kibum sedang mengendong seorang bocah besar.

" kalau begitu makan aku sekarang, kibummie!" goda kyuhyun menatap kibum manis dengan seringai nakalnya membuat kibum terkekeh kembali tak habis pikir dengan sikap kyuhyun yang mendadak berubah menjadi sangat aneh namun kibum sangat menyukainya, karena kyuhyun terlihat sangat seksi jika bersikap seperti ini.

" kalau begitu...selamat makan" ucap kibum lagi dengan nada rendah dan mulai melumat bibir semerah plum milik kyuhyun dan membawanya menuju ke arah kamarnya dengan decakan dari kedua bibir yang masih saling bertarung dan mengulum serta saling bertukar saliva itu. Setelah sampai di atas ranjangnya kibum menghempaskan tubuh kyuhyun di atas ranjangnya dan langsung berderit protes karena beban yang di terimanya. Kemudian dia menindih tubuh kyuhyun tanpa melepas ciumannya.

" aku tak tau apa yang terjadi padamu tapi aku menyukainya" ucap kibum dengan tatapan penuh gairah melihat kyuhyun yang balas menatapnya dengan tatapan mendamba saat melihat kibum melepas baju seragamnya memperlihatkan otot bisep dan perut terbentuknya membuat kyuhyun semakin menginginkan pemuda datar itu yang entah kenapa semakin hari terlihat semakin seksi saja di matanya.

Kyuhyun berdiri berusaha mengapai tubuh kibum dan kembali melumat bibir kibum dengan sangat bernafsu sekali membuat kibum terkekeh lagi di sela ciumannya.

" aku akan memastikan kau tidak akan bisa berdiri lagi jika terus mengodaku seperti ini, kyu" ucap kibum dengan nafas tersenggal-sengal karena nafsu dan gairahnya yang sudah mencapai puncak terasa sangat membakar tubuhnya.

" aku tidak sabar...ssstt..me..ah...nantikannya, jangan mengodaku lagi kim ah~ sialan c~cepat lepaskan celanamu, bodoh ah~?!" desah kyuhyun mengelinjang seraya mendesah saat kibum meremas juniornya yang sudah menegang di bawahnya.

" kau bahkan belum membuka seluruh pakaianmu kenapa menyuruhku" kibum menjauhkan tubuhnya dari kyuhyun seraya bersedekap dengan tangan yang berada di depan dadanya seraya menampilkan sebuah seringaian yang tercetak jelas di bibirnya, sepertinya kibum memang sengaja mengoda kyuhyun.

" sial..." umpat kyuhyun berdiri dari rebahannya dan membuka pakaiannya dengan tidak sabar, namun belum sampai melepas celananya kyuhyun terdiam dan merasakan perasaan tak enak di perutnya dengan cepat kyuhyun berlari ke arah kamar mandi dan memuntahkan seluruh ayam goreng yang semlat di santapnya tadi. Melihat itu kibum terkejut dan berlari ke arah kamar mandi menuju ke arah kyuhyun yang kini sedang memuntahkan seluruh isi lambungnya di dalam closet.

" kenapa kau muntah apa kau salah makan kyu?!" tanya kibum seraya memijat tengkuk kyuhyun terlihat sekali gurat kekhawatiran di wajahnya.

" aku memang sedikit tidak enak badan akhir-akhir ini...Hoek...hoek..." jawab kyuhyun dan muntah sekali lagi namun kali ini hanya cairan kekuningan yang keluar dari mulutnya.

" hiks...hiks...perutku sakit kibummie" tiba-tiba kyuhyun menangis seraya meremas perutnya membuat kibum semakin khawatir.

" ya tuhan kenapa kau menangis, apa sesakit itu?! Ayo kita ke rumah sakit kyu" ucap kibum berniat mengangkat tubuh ramping kyuhyun, sementara kyuhyun mengeleng keras dengan wajah yang sudah di banjiri air mata.

" aku tidak mau kibum, aku tidak mau, kenapa kau mau membawaku ke rumah sakit, aku tidak mau...?!" kyuhyun malah menjerit histeris seolah kibum adalah pelaku kriminal yang berniat mencabuli anak di bawah umur.

" ya tuhan...jangan menangis kyu, oke kita tidak akan ke rumah sakit jadi berhenti menangis oke" ucap kibum panik tanpa sadar kibum sedikit menaikan nada suaranya satu oktaf membuat kyuhyun sedikit berjengkit kaget karena merasa di bentak.

" kenapa kau membentakku?! Kau jahat...dasar kibum jelek, pergi dariku aku membencimu dasar datar menyebalkan huwaaaa..." jerit kyuhyun lagi dengan kekesalan yang memancar di iris selelehan karamelnya yang kini terlihat mulai membengkak dan berlelehan air mata.

Kibum menghela nafasnya kesal, apa yang sebenarnya terjadi dengan kyuhyun kenapa hari ini sikapnya sungguh aneh dan selalu berubah-ubah juga menjadi sangat sensitif membuat kibum bingung dalam bertindak.

" oke...oke...maafkan aku, sekarang kita kembali ke kamar, kau harus memakai pakaianmu jika tidak kau bisa masuk angin kyu" ucap kibum dengan nada lembut membujuk pemuda manis itu yang masih sesengukan namun tidak sehisteris tadi.

Kyuhyun berhenti menangis dan mendekat ke arah kibum mengalungkan lengannya ke leher kibum.

" gendong aku..." ucapnya dengan nada merajuk dan terlihat sangat manja. Sungguh kibum sangat tidak mengerti dengan kyuhyun yang memiliki mood yang bisa berubah-ubah dalam hitungan detik.

Kibum mengendong kyuhyun dan membaringkannya di ranjang, kibum mendesah pelan karena niatnya untuk berlovey dovey dengan kyuhyun malam ini sepertinya harus di tunda dulu. Kibum membaringkan tubuhnya sendiri di samping kyuhyun seraya memeluknya erat.

" tidurlah, kau pasti lelah" bisik kibum namun tak lama dengkuran halus seperti mendominasi udara, kibum tau jika kyuhyun sudah tertidur.

[~Lizz_L_L~]

" hei...hei...lihat, aku membawa berita yang mengemparkan lagi" teriak eunhyuk.

" berita apa?!" tanya hana yang sedikit tertarik dengan berita yang di bawa eunhyuk. jangan-jangan berita itu menyangkut kibumnya.

" ternyata benar kalau istri kim kibum sang idola lapangan adalah park rae mi" ucap eunhyuk hiperbolis.

" bagaimana kau bisa berfikiran seperti itu?!" tanya kyuhyun terlihat mengernyitkan alisnya sedikit tidak suka dengan kata-kata eunhyuk.

" eh...jangan menuduhku menebarkan fitnah, aku punya buktinya kyu" jawab eunhyuk dengan nada sombongnya.

" memangnya apa buktinya cepat katakan?!" sentak hana tak sabar membalikan tubuh eunhyuk untuk menghadap ke arahnya.

" ini..." eunhyuk menyodorkan ponsel pintarnya memperlihatkan dua sosok makhluk yang sangat di kenal mereka. Ya kim kibum dan park rae mi yang berjalan bersama memasuki sebuah restoran hanya berdua.

" apa kalian masih meragukanku hah...ini sudah jelas adalah bukti yang otentik jika mereka sebenarnya sudah menikah" bangga eunhyuk karena merasa sudah menemukan fakta yang mencengangkan jika seseorang yang kentut itu ternyata perutnya bisa saja kembung.

" Tttiiiiddddaaaaakkkkkk" hana berteriak histeris seraya menjambak surainya dengan sikap berlebihan.

" sudah acuhkan saja dia" ucap heechul menatap bosan pada hana.

" dia memanh selalu berlebihan jika menyangkut kibum" balas ryeowook cekikikan.

" lalu menurut kalian bagaimana?!" tanya eunhyuk pada heekyuwook.

" ya tidak bagaimana bagaimana, memangnya kami harus melakukan apa, jika mereka memang benar sudah menikah" ucap heechul santai.

" hei...hei...kalian sudah berspekulasi terlalu jauh" ucap kyuhyun malas dengan bahan obrolan yang di bawah eunhyuk yang menurutnya sangat tidak penting.

" tapi kenapa harus rae mi?!" ucap eunhyuk lagi.

" memangnya kenapa?!

" tidak hanya merasa aneh saja"

" cih pasti karena bukan kau kan orang yang di nikahi kibum makanya kau merasa aneh" ucap kyuhyun.

" itu kau tau" cengir eunhyuk menampilkan senyum lima jarinya.

" memangnya kau siapa dasar monyet, bahkan kau tidak pantas di jadikan peliharaan dari peliharaan anjingnya kibum, dasar monyet nista" teriak hana tidak terima saat melihat mendengar ucapan eunhyuk.

" ya...ya...apa maksudmu dasar gadis gila, lihatlah dirimu kau seperti orang kerasukan saja" ucap eunhyuk tidak terima juga di katai monyet nista dan di hina dina seperti itu, karena eunhyuk gak nista-nista amat kok cuma sedikit rempong.

Mendengar ucapan eunhyuk hana bangkit dari kematiannya dan berjalan menghampiri eunhyuk dengan tatapan membara tanpa permisi langsung menerjang eunhyuk dan berakhir dengan keduanya yang saling pukul dan jambak.

" cih mereka seperti idiot" ucap kyuhyun masa bodoh dan menempelkan earphone di telinganya.

Istirahatpun tiba kyuhyun melangkahkan kakinya menuju ke arah atas sekolah namun belum sempat dia mencapai atas dia berpapasan dengan rae mi yang berniat naik juga sama sepertinya.

" rae mi tunggu aku" teriak kyuhgun antusias memanggil namanya.

" oppa..."

" aku tau kau kesal, sudah jangan dengarkan nanti juga hilang sendiri, bagaimana acara kencanmu dengan kibum?!" tanya kyuhyun dengan tatapan mengodanya.

" oppa...kami tidak kencan berhentilah memakai istilah seperti itu bagaimana jika ada yang mendengarnya, mereka akan semakin salah paham dengan ucapanmu" rengek rae mi seraya membuka pintu menuju atap dan berjalan menuju tempat favoritnya.

" hehe maaf maaf, jadi bagaimana kemarin apa semuanya baik-baik saja?!" tanya kyuhyun sementara rae mi tersenyum.

" meski rasanya masih canggung tapi itu tidak buruk, terima kasih oppa karenamu aku jadi sedikit memiliki keberanian" ucap rae mi seraya tersenyum tulus.

" baguslah kalau begitu" ucap kyuhyun ikut senang.

[~Lizz_L_L~]

Akhir minggu kyuhyin berjalan mengendap keluar dari apartemennya, karena hari inu kyuhyun sedang memiliki janji dengan seseorang. Cepat kyuhyun mencegat sebuah taksi dan menaikinya dengan terburu. Setelah mengintruksikan kemana tujuannya pada si sopir taksi kyuhyun menatap langit dengan gurat kecemasan yang terlihat sangat nyata di iris selelehan karamel miliknya.

Tidak sampai lima belas menit kyuhyun telah sampai di tempat tujuannya. Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan tatapan waspada saat memasuki sebuah klinik kesehatan itu. Kyuhyun mengantri sejenak sebelum namanya di panggil, beruntung klinik itu tak memiliki terlalu banyak pasien sehingga menguntungkan bagi kyuhyun.

" tuan Cho kyuhyun" ucap seorang suster. Mendengar namanya di panggil kyuhyun segera bangkit dari kursi dan berjalan menuju ke ruang periksa.

Tak sampai satu jam kyuhyun keluar dengan tatapan kosong dan wajah kalutnya menatap sebuah amplop coklat yanh kini sedang berada di tangannya dengan perasaan yang berkecamuk.

" sial...aku pasti akan mati setelah ini, dasar kibum sialan" umpatnya kesal saat matanya kembali mengamati tulisan dalam kertas itu yang menunjukan jika dirinya positif hamil.

" aarrgghh...bagaimana ini" ucap kyuhyun merengek seraya mengrusak surainya dan berjalan dengan lemas keluar dari klinik dengan wajah kusutnya.

TBC.

Hai hai chap dua udah lanjut, oh ya maaf ya soal akhir dari PMD yang gak sesuai dengan imajinasi kalian jujur lizz emang sengaja kasih akhir kek gitu soalnya rencananya bakal lizz kasih sequel hehehe

Oke deh WANNA REVIEW PLEASE^^