Tittle

Rainbow Mist

Cast

Cho kyuhyun, Kim kibum and other.

Rated

T semi M

Genre

Romance, Family

Warning

bahasa tidak baku, Typos bertebaran dimana-mana.

Don't Like Don't Read

.

.

.

Happy reading

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

" Hah..." kyuhyun mendesah frusrasi lantaran bingung saat mengetahui jika dirinya hamil, kyuhyun bahkan belum mengatakannya pada kibum dan orang tuanya perihal kehamilannya ini. Bahkan ini berita yang sangat mengejutkan untuk kyuhyun sendiri. Sekali lagi kyuhyun menghela nafas berat, terlihat sekali jika dirinya sangat frustasi akan nasib sang mantan pacarnya.

" hah...bagaimana ini?! Eomma pasti akan marah besar dan kibum pasti akan mati di cincang?!" ucap Kyuhyun gusar seraya mengacak surainya putus asa.

" oppa kau kenapa?! Tidak ke kantin?!" tanya rae mi mendudukan pantatnya di kursi tepat di depan kyuhyun. Saat ini kelas sedang sepi dan hanya ada kyuhyun dan rae mi seorang serta dua orang murid lainnya yang duduk berjauhan dari bangku kyuhyun terlihat sangat asyik memainkan sebuah game di gadget-nya.

" rae mi...bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan, kibum...dia..." ucap Kyuhyun bingung dengan kecemasan yang jelas menghias wajahnya yang terlihat memucat beberapa hari ini.

" apa oppa sakit wajahmu pucat sekali?!" tanya rae mi khawatir saat mendapat gelengan kepala kyuhyun yang bergerak semakin gelisah di kursinya.

" tidak...iya...maksudku entahlah" ucap Kyuhyun bingung sendiri harus menjelaskannya seperti apa pada rae mi, garis yang sudah di anggap sebagai adik kandungnya sendiri itu.

" tenanglah oppa, katakan dengan jelas apa yang memganggumu" tanya rae mi ikutan cemas terbawa sikap dan suasana gelisa yang di bawa kyuhyun.

" rae mi katakan bagaimana jika aku mengatakan bahwa aku sedang hamil saat ini hah...bagaimana menurutmu!" tanya kyuhyun mendekatkan wajahnya pada rae mi dengan suara berbisik.

" oh itu...APA?! Bagaimana...oppa, itu...kau harus segera memberitahu kibum oppa, ini gawat apa bibi sudah tau?!" tanya rae mi dengan sikap yang kelewat panik.

" sssttt...rae mi kecilkan suaramu, astaga" ucap Kyuhyun was was seraya menolehkan kepalanya ke kiri dan ke kanan coba memastikan jika pekikan rae mi tidak terdengar oleh siapapun.

" aku belum mengatakan apapun pada kibum juga pada eomma, kau tau eomma pasti akan mencincang kibum saat tau jika kibum melanggar janjinya, aaahhhh...bagaimana ini rae mi apa yang harus aku lakukan?!" rengek kyuhyun pada rae mi yang terlihat mulai berfikir keras.

" kita temui Mama nanti sepulang sekolah oppa, kurasa Mama bisa memberi solusi untuk masalahmu, siapa tau jika Mama bisa membujuk bibi cho dan memberi kesempatan hidup untuk oppaku" saran rae mi menatap kyuhyin serius.

" kau benar kenapa aku tidak berfikir sampai ke situ ya, bodoh" kyuhyun mendeplak dahinya keras seolah telah mendapat pencerahan. Rae mi yang melihat itu seolah meringgis pelan tatakala melihat dahi kyuhyun yang memerah.

" oke oppa nanti kita bertemu di rumah" ucap rae mi bergegas pergi saat ekor matanya melihat penampakan heechul dkk yang berjalan menuju ke arah bangku kyuhyun.

" hei kyu...sejak kapan kau akrab dengan si aneh rae mi?!" tanya eunhyuk menatap bingung kyuhyun dan rae mi yang terlihat akrab beberapa waktu yang lalu.

" kami memang sudah akrab sejak lama, memangnya kenapa?!" tanya kyuhyun santai.

" hah...sejak kapan kok aku tak pernah melihat ngobrol akrab dengannya?!" tanya heechul mulai tertarik.

" kami akrab di luar, di sini dia terlalu menjaga jarak denganku karena kalian terlalu menakutkan untuknya, lagipula dia adalah gadis yang manis jika kalian bisa mengenalnya" ucap Kyuhyun tersenyum kemudian.

" eh...kyu, siapa si mantan pacar ini dan sejak kapan kau punya mantan pacar, bukankah kau adalah jones abadi ya?!" tanya ryeowook dengan tatapan innocentnya melihat layar ponsel Kyuhyun.

" cih...siapa yang kau bilang jones itu, ucapanmu menyebalkan sekali wookie " decih kyuhyun tak terima di katai jones oleh ryeowook yang bahkan tidak memiliki kekasih hingga saat ini.

" hei...lalu siapa dia?! Jangan-jangan kau tidak bisa move on dari mantan pacarmu ya, ayo mengakulah?! Apa dia kim jongin hah?!" tanya heechul dengan mata di sipitkan menatap jahil kyuhyun.

" enak saja siapa yang tidak bisa move on dari si dekil pesek itu, bahkan dalam hitungan menit aku sudah bisa lupa dengannya, aku bahkan sudah menemukan yang jauh lebih baik dan sempurna dari si pesek jongin, dia bahkan jauh lebih baik, seratus kali lipat lebih segalanya dari kim Jongin asal kalian tau" ucap Kyuhyun menyombongkan kekasih yang bahkan tak bisa di lihat teman-temannya dengan hidung yang terlihat kembang kempis saking semangatnya.

" cih...menghayal" decih eunhyuk kemudian.

" otakmu sepertinya sedang tidak beres, mau aku antar ke UKS kyu?!" ujar ryeowook menawarkan diri dengan wajah lempengnya.

" yak...aishh...aku tidak bohong, sialan" pekik Kyuhyun tak terima.

" hei...hei...lihat pangeran es kita seksi sekali" jerit heechul berfanboy ria saat melihat kibum mendribble bola basket di lapangan outdor yang terlihat jelas dari kelas mereka yang jaraknya memang tidak terlalu jauh dari lapangan basket outdor sehingga memudahkan mereka untuk melihat live pertandingan kibum di tengah lapangan.

" hah...selalu saja kalian mengabaikanku, menyebalkan terserah kalian sajalah" ucap Kyuhyun kesal karena merasa tidak di gubris oleh ketiga manusia yang mengaku temannya itu. Tiba-tiba raut wajah kyuhyun berubah seketika seraya memegangi perutnya, kyuhyun mengernyit karena merasa perutnya seperti di aduk-aduk dengan ritme cepat, mual kyuhyun merasa sangat mual. Dengan secepat kilat kyuhyun berlari keluar dari dalam kelas sampai menyebabkan kegaduhan karena menabrak bangku dan beberapa orang siswi.

" hei...kyu, kenapa dia?!" tanya heechul dengan raut wajah bingung menatap kedua temannya yang terlihat sama bingungnya dengan dirinya.

" aku tak tau seperti nya dia sakit!" sahut ryeowook.

Tanpa menunggu kedua temannya eunhyuk berlari cepat menyusul kyuhyun, memang eunhyuk menyadari jika sejak tadi raut wajah kyuhyun sedikit pucat.

Belum sampai tepat di toilet kyuhyun mengarahkan kakinya ke koridor menuju luar ruangan yang lebih dekat dari tempatnya saat ini, karena menurutnya toilet terlalu jauh untuk di tempuh dan di jangkau sementara isi perutnya sudah berdesak-desakan ingin keluar.

Rae mi yang berniat untuk kembali ke kelas melihat kyuhyun yang berlari tergesah seraya memegangi mulutnya membuatnya mengurungkan niatnya untuk kembali ke kelas, sedikit banyak rae mi merasa cemas melihat wajah pucat kyuhyun, tanpa pikir panjang rae mi menyusul kyuhyun yang kini sedang berjongkok di semak-semak dan muntah-muntah parah.

" kyuhyun oppa, kau tidak apa-apa kan?!" tanya rae mi ikut berjongkok seraya memijit tengkuk kyuhyun sambil mengusap-usap punggung bergetar milik kyuhyun yang masih meneruskan acara muntahnya.

" rae mi-ah...uhg...hoek...hoek.." belum sempat kyuhyun mengutarakan maksudnya kembali perutnya di landa rasa mual yang semakin menggebu dan berdesak-desakan ingin keluar padahal sejak tadi tak ada apapun yang keluar dari tenggorokan kyuhyun selain lendir dan cairan berwarna kekuningan. Jelas saja selama dua hari ini kyuhyun bahkan tidak memakan makanannya dengan teratur dan beristirahat kurang, salahkan saja kibum yang jarang pulang karena lebih memilih tinggal di rumah orang tuanya.

" kyuhyun oppa...ayo kita ke UKS" ajak rae mi memapah tubuh kyuhyun yang kini banyak mengeluarkan keringat dingin.

Kyuhyun mendongak menatap rae mi seraya merintih pelan, terlihat sekali jika tatapan mata kyuhyun terlihat tidak fokus, tubuhnya terasa sangat lemas dan kepalanya sedikit berkunang-kunang dan tubuh kurus kyuhyun akhirnya limbung dan jatuh di pelukan rae mi.

" oppa..." pekik rae mi saat menyadari kyuhyun pingsan di pangkuannya.

" astaga, kyuhyun...kenapa dengannya?!" tanya eunhyuk yang baru sampai ikut memapah tubuh kurus kyuhyun yang terlihat lemah dengan wajah pucat pasi.

" jangan menangis ayo bantu aku mengangkatnya, kita bawa kyuhyun ke UKS segera" ucap Eunhyuk panik.

" hiks...hiks...hiks.." tanpa sadar rae mi menangis dengan kepala celingukan seolah mencari sesuatu tak mengubris ucapan eunhyuk sama sekali, saat tatapannya terarah pada kibum yang masih terlihat di lapangan dengan peluh yang membasahi baju seragamnya seolah mendapat angin segar untuk rae mi, tanpa pikir rae mi meneriakan nama panggilan sayangnya untuk kibum dengan suara tujuh oktaf nya.

" bummie oppa, kyuhyun oppa...dia pingsan" teriak rae mi kalap dengan air mata yang tengah berderai di pipi sehalus porselennya menatap berharap pada sesosok pemuda datar yang kini terlihat membeku di tempat saat mendengar panggilan keras rae mi. Tanpa berpikir dua kali kibum berlari meninggalkan lapangan basket dan bergerak cepat menuju semak-semak di mana kyuhyun tergolek tak sadarkan diri di pangkuan rae mi rak memperdulikan tatapan bertanya teman-temannya.

" apa yang terjadi, kenapa dengannya?!" tanya kibum segera saja mengambil alih tubuh kyuhyun yang berada di tangan eunhyuk membuat eunhyuk sedikit mengernyit aneh melihat reaksi rae mi dan kibum yang di rasa sangat berlebihan, bahkan eunhyuk yang sahabatnya kyuhyun saja tidak sepanik itu meski eunhyuk tak memungkiri jika dirinya cemas melihat kyuhyun pingsan.

Kibum berlari ke arah parkiran dengan mengendong kyuhyun ala bridal di ikuti oleh rae mi di belakangnya.

" apa itu Kyuhyun?! Apa mataku tidak salah lihat?! Kenapa kyuhyun bisa di gendong kibum?!" tanya heechul yang datang terlambat dengan wajah melongoh bingung.

" aku juga tidak tau, jangan tanya aku?!mereka terlihat aneh bahkan rae mi menanggis panik saat kyuhyun pingsan, ini aneh" jelas eunhyuk.

" rae mi...si dingin itu menangisi kyuhyun?!" tanya ryeowook memastikan kembali dengan raut wajah tidak percaya melihat gadis yang sehari-harinya hanya bisa diam dan tak pernah menampakan ekspresi itu.

" memangnya siapa lagi wookie, pulang nanti kita susul kyuhyun, aku akan mengurus surat ijin untuk kyuhyun saat ini, ayo temani aku" ucap Eunhyuk lagi seraya menyeret heechul dan ryeowook.

[~Lizz_L_L~]

Kibum memasukan tubuh lemah kyuhyun ke dalam jok belakang di sebelah rae mi sementara dirinya sendiri masuk di kursi kemudi dan melajukan mobilnya meninggalkan parkiran sekolah, sempat berdebat sedikit dengan penjaga sekolah namun setelah mendapat penjelasan dari rae mi akhirnya mobil kibum di ijinkan meninggalkan kawasan sekolah. Tak sampai lima belas menit mereka telah sampai di sebuah rumah sakit swasta terdekat.

" dokter...dokter..." teriakan kibum hampir mengangetkan seluruh warga rumah sakit. Dengan sigap para suster membantu kibum untuk meletakkan tubuh lemah kyuhyun di atas tempat tidur dan cepat para suster itu membawa kyuhyun ke dalam ruang pemeriksaan.

" aku sudah menghubungi Mama, oppa aku tau kyuhyun oppa belum mengijinkan aku mengatakan hal ini padamu tapi setidaknya kau harus tau jika kyuhyun oppa sedang dalam keadaan hamil saat ini, aku cemas ji..."

" APA...?! kyuhyun hamil bagaimana mungkin?!" ucap Kibum terkejut memutus perkataan rae mi yang bahkan belum tuntas.

" kenapa kau tidak mengatakannya padaku rae mi?!" tuntut kibum.

" aku juga baru tau tadi oppa, selama ini kyuhyun oppa merahasiakannya dari kita, karena mengkhawatirkan dirimu, kau tau sendiri bagaimana bibi Jong jika marah, kyuhyun oppa sangat cemas dengan hal itu, lagipula ini salah oppa, kenapa tidak memakai pengaman saat berhubungan hah...?!"balas rae mi dengan raut wajah tak terima menatap kibum dengan tatapan tajam.

" astaga...dasar kyuhyun bodoh" kibum mengerang frustasi, semoga saja tak ada hal yang dapat membahayakan kyuhyun dan calon bayinya nanti. Kibum menghela nafas berat seraya mendudukan dirinya di kursi tunggu.

" maaf..." ucap kibum dengan kepala menunduk.

" aku memang bersalah" tambahnya lagi. Rae mi mendesah berat ikut mendudukan dirinya di samping kibum.

" tidak apa-apa, semoga kyuhyun oppa dan bayinya baik-baik saja" sahut rae mi seraya menepuk pundak kibum menenangkan. mereka berdua diam menunggu jam yang serasa lama berputar hingga saat pintu ruang periksa terbuka lebar memperlihatkan seorang wanita usia pertengahan tiga puluhan menatap kibum dan rae mi dengan tatapan menelisik.

" apa kalian keluarga pasien?!" tanya sang dokter yang bername tag im Yoona itu.

" iya kami keluarganya,?!" jawab rae mi.

" bagaimana keadaan Kyuhyun, apa dia baik-baik saja?!" tanya kibum menatap berharap pada sang dokter.

" dimana suami, ah tidak...kupikir kalian harus memanggil orang tuanya, aku pikir..."

" aku suaminya, katakan apa yang terjadi dengan kyuhyun dan anakku?!" ucap Kibum cepat seolah tak sabar dengan ucapan sang dokter yang di rasa sangat berbelit itu.

" kau bagaima..."

" demi Tuhan katakan apa yang terjadi dengannya, sialan" kibum murka melihat sang dokter yang menatapnya tak percaya. Melihat hal itu kibum mengeram tertahan dan menerobos ruang periksa kyuhyun dan menyingkirkan sang dokter dengan langkah tak sabar untuk memasuki ruang periksa dimana kyuhyun serta calon anaknya berada.

" percayalah dokter, kibum oppa adalah suaminya, meski mereka masih SMA tapi mereka sudah menikah dan resmi secara hukum dokter, syukurlah...dia mamaku Anda bisa menanyakannya jika masih ragu" ucap rae mi saat melihat park yuura berjalan tergesa menuju rae mi.

" bagaimana keadaan menantuku?!" tanya yuura menatap rae mi dan dokter secara bergantian. Sementara sang dokter akhirnya percaya juga saat yuura mengatakan jika kyuhyun adalah menantunya.

" hah...baiklah, pasien baik-baik saja Anda tidak perlu khawatir, bayinya juga dalam keadaan sehat, hanya saja keadaan pasien masih lemah, jaga pola makan dan jangan biarkan dia terlalu stres atau itu akan sangat beresiko bagi janinnya dan ibunya juga hanya itu saja, kalian bisa melihatnya jika pasien sudah di pindahkan ke ruang rawatnya, saya permisi" ucap Yoona dan berlalu setelahnya tak lupa mengucapkan maaf pada rae mi dan yuura.

" rae mi, katakan jika Mama tidak salah dengar, apa barusan dokter mengatakan jika kyuhyun hamil?!" tanya park yuura menatap rae mi tak percaya, terlihat sekali binar bahagia di kedua bola matanya. Sementara rae mi hanya bisa meringis pelan saat ibunya berjingkrak bahagia dan dengan entengnya menghubungi besannya, Cho Yunho dan Cho jaejong.

" apa itu benar, ya park rae mi katakan jika apa yang kami dengar itu bohong?!" pekik heechul yang entah sudah sejak kapan berdiri di belakang dirinya dan muncul seraya mendadak membuat jantung rae mi seakan pindah tempat.

" bagaimana mungkin kyuhyun dan kibum?!" ucap Eunhyuk menatap rae mi dengan raut wajah tak percaya.

" jadi istri kibum sebenarnya itu adalah kyuhyun bukan park rae mi, bagaimana mungkin ini terjadi, kenapa kyuhyun tak mengatakannya pada kami" tanya ryeowook antara marah, senang dan kesal bercampur menjadi satu karena kyuhyun sudah menyembunyikan fakta mengejutkan perihal pernikahannya dan kehamilannya.

" darimana kalian mendengar berita tidak benar itu, lagipula mana mungkin aku menikah dengan saudara kembarku sendiri" jelas rae mi dengan raut wajah bodoh, karena baru kali ini rae mi mendengar berita dan gosip mengejutkan tentang dirinya dan saudara kembarnya.

" APA, kau dan kibum saudara kembar?!" pekik ketiganya dengan suara mengelegar tak percaya.

Ya kibum dan rae mi adalah saudara kembar yang terpisah sejak kecil karena hubungan ayah dan ibunya yang tak mendapat restu dari kakek dan neneknya. terpaksa membuat mereka hidup berjauhan dan tak saling mengenal hingga akhirnya keduanya kembali di pertemukan saat dewasa dengan bersatunya ayah dan ibunya kembali. meski sulit menerimanya akhirnya rae mi berhasil memperbaiki hubungan persaudaraannya dengan kibum berkat bantuan dari kyuhyun.

" kim kibum dimana kau, dasar berandal brengsek, nama janjimu yang tidak akan menghamili kyuhyun sebelum lulus sekolah hah, dasar pria datar, sialan" raung jaejong yang datang dengan sangat spektakuler dengan raut wajah merah padam dengan kaki yang menghentak-hentak lantai membuat beberapa orang yang melihat langsung menyingkir takut, sementara yunho sang suami berusaha meredakan amarah sang istri untuk tidak menguliti kibum saat itu juga.

Jaejong memasuki ruang rawat kyuhyun dengan langkah heroik dan tak berapa lama terdengar teriakan kibum yang mengema nyaring di sertai kegaduhan dan suara barang-barang pecah dan pekikan bernada tak terima dari kyuhyun dan jeritan penuh amarah jaejong. Sementara heechul, eunhyuk dan ryeowook menyaksikan kejadian jangal dan super aneh itu dengan raut wajah spechleesh. Sementara yuura hanya tertawa senang tak perduli dengan nasib kibum yang akan berubah menjadi dendeng sebentar lagi, saat ini hati yuura sangat senang dan berbunga karena akan mendapat seorang cucu.

" turut berduka cita untukmu oppa" pikir rae mi ikut prihatin dengan nasib kakak kembarnya itu yang sedang di aniaya dengan kejam oleh ibu mertuanya. Sementara bibirnya malah menyunggingkan senyum bahagia melihat nasib mengenaskan kibum.

END

Maaf lizz putusin buat akhirin FF ini dan dua FF lainnya sampai di sini hehehe, maaf juga bila endnya gg memuaskan ya. Dan terima kasih buat yang ngasih dukungan dan segala reviewannya.

Next sampai ketemu di FF lizz selanjutnya dan untuk yang menunggu coklat strawberynya maaf lagi ya terpaksa harus lizz pending dulu karena ide suda h mentok di 1 K dan lizz masih berusaha buat ngerangkai ceritanya, maaf sekali lagi ya.

Salam sayang dari lizz untuk kalian semua^^.