Failed Cupid
Main Cast : Cho Kyuhyun
Kim Kibum
Other Cast : Kim (Cho Heechul) as eomma kyuhyun
Seohyun
Kim Ryeowok,
Kim Sahee (kibum's sister)
Shim Changmin, dll
Genre : Romance, comedy, fantasy
Summary : Cho kyuhyun, cupid yang sedang menjalani masa training, mendapat tugas untuk membuat seorang namja kutu buku yang memiliki sifat yang sangat dingin dan cuek untuk jatuh cinta.
Happy Reading
Kyuhyun menguap lebar sambil meregangkan tangannya yang pegal karna tidur dalam posisi menyamping semalaman, namja manis itu mengeratkan selimut tebal dan hangat yang membungkus tubuhnya, namun dahi kyuhyun mengerut bingung saat merasakan sesuatu yang bergerak menimpa perutnya.
"ugghhh berat" gumam kyuhyun masih dengan mata terpejam, kyuhyun berusaha meraba 'sesuatu' yang menimpa perutnya, dahinya semakin berkerut saat merasakan tekstur bulu – bulu halus ditangannya. Dengan ragu kyuhyun membuka matanya, "hwaaaaaaa!" teriaknya saat melihat wajah anjing putih di depan wajahnya dengan keadaan sebagian badan anjing itu menimpa daerah perutnya.
"ahhh geli" gumam kyuhyun saat anjing itu menggusakkan kepalanga ke wajah kyuhyun, sedangkan namja itu masih berfikir, mencerna apa yang terjadi, bagaimana dia berada di kamar asing bersama dengan anjing yang kalau kyuhyun tidak salah ingat anjing ini yang mengejarnya.
"ahhh hentikan, kau yang mengejarku kan?" Tanya kyuhyun, rasanya kemarin anjing ini sangat galak kenapa sekarang begitu manis, membuatnya gemas saja.
GUK anjing itu menjawab dengan menggonggong sekali. Kyuhyun mengusap kepala anjing itu pelan "kau sangat nakal" gumam kyuhyun, lalu dia teringat dengan namja yang semalam menolongnya, mungkin saja sekarang kyuhyun sedang berada di rumah namja itu, "nahh anjing manis dimana tuanmu?" Tanya kyuhyun
Anjing itu tidak menyahut namun menurunkan tubuh besarnya dari atas badan kyuhyun lalau beranjak meninggalkan kamar, menengok sekilas ke arah kyuhyun, seolah – olah mengatakan namja manis itu untuk mengikutinya, dengan ragu kyuhyun mengikuti anjing itu. Ternyata anjing itu membawa kyuhyun ke dapur yang sekaligus berfungsi sebagai ruang makan, selama perjalanan kyuhyun tampak terkagum – kagum dengan interior rumah tersebut, sederhana namun elegan. Kyuhyun berhenti mengagumi rumah tersebut saat mendengar suara – suara di depannya.
"lihat saja aku akan mengadukan pada appa kalau oppa membawa namjachingu oppa kerumah" ucap seorang gadis cantik dengan seragam elementary school pada kakaknya yang sedang sibuk membuat sarapan.
"sudah kubilang dia bukan namjachingu oppa" jawab kibum malas, adiknya ini memang cerewet sekali
Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada namja tampan yang sedang menata makanan di atas meja, dan saat melihat wajah itu kyuhyun terbelalak kaget, "kim kibum!" teriaknya, "akhirnya aku menemukanmu" kyuhyun langsung menerjang kibum dan memeluknya erat, namja manis itu begitu senang karna akhirnya bisa bertemu kibum.
Kibum yang mendapat pelukan tiba – tiba dari namja yang tidak dikenalnya hanya dapat terdiam, matanya menatap adiknya yang juga sedang menatapnya dengan tatapan penuh arti yang seolah mengatakan, 'begitu yang disebut bukan namjachingu'
"sahee-yah, ini tidak seperti yang kau fikirkan" ucap kibum sambil berusaha melepas pelukan kyuhyun
"terserah oppa saja, tapi aku akan tetap mengatakan pada eomma, aku berangkat dulu oppa, dan oppa cantik" sahee melirik kyuhyun sekilas lalu gadis cantik itu menyambar sandwich yang sudah dibuat kibum di atas meja, setelah itu meninggalkan kedua namja yang masih berpelukan dan juga sam yang hanya duduk dengan tenang di dekat pintu dapur.
"yahh siapa kau seenaknya saja memelukku" ucap kibum kesal sambil melepaskan pelukan kyuhyun
"hehe, mian aku hanya terlalu senang" jawab kyuhyun senang, "ahh aku lupa perkenalkan namaku cho kyuhyun" ucap kyuhyun ceria.
"kim kibum, dan karna kau sudah sadar sebaiknya kau cepat pulang kerumahmu" ucap kibum dengan nada datar
Kruyukkkkk
Kibum melirik ke arah kyuhyun yang sedang tersenyum malu sambil menggaruk belakang kepalanya, "ck, yasudah kau boleh makan dulu sebelum pulang" ucap kibum
"yeyy, gomawo, aku lapar sekali" tanpa malu – malu kyuhyun langsung menyambar sandwich di meja makan, bahkan dua sekaligus, sedangkan kibum hanya dapat menggelangkan kepalanya.
"setelah ini kau pulanglah" ucap kibum
Kyuhyun menghentikan makannya sejenak, "aku tidak bisa" jawabnya
"mwo? Apa maksudmu? Ini rumahku, apa kau kabur dari rumah dan tidak punya tempat tinggal? Tapi maaf saja rumahku bukan tempat penampungan" ucap kibum pedas
"ck, kau memang ketus dan kasar sekali pantas tidak punya pacar" gumam kyuhyun pelan, "aku tidak bisa pergi karna aku ada urusan denganmu" jawab kyuhyun
"Denganku? Kita bahkan tidak saling kenal" heran kibum
"kau memang tidak mengenalku, tapi aku mengenalmu, kau kim kibum, usia 17 tahun, siswa tingkat tiga di SM high school, memiliki adik berusia 10 tahun bernama kim sahee, hobby membaca buku dan bermain basket, menjabat sebagai ketua osis dan ketua klub teater, ahh satu lagi kau juga merupakan pemegang juara umum dua tahun berturut – turut" ucap kyuhyun panjang lebar
Kibum hanya memandang namja di depannya heran, bagaimana namja manis itu bisa tau tentangnya begitu banyak, "siapa kau sebenarnya?" Tanya kibum datar
"emm, sudah kukatakan aku cho kyuhyun, dan aku adalah cupidmu" ucap kyuhyun bangga
.
.
Kibum memandang heran namja manis di depannya, seumurur hidup kibum tidak pernah mempercayai hal – hal yang tidak logis seperti hantu, alien dan lain – lain, namun namja manis yang sekarang sedang asik bermain dengan sam ini baru saja menceritakan hal yang tidak masuk akal pada kibum. Tentang cupid, sekolah cupid, training dan juga tugas namja manis yang mengaku cupid itu untuk membantu kibum menemukan cinta sejatinya, tentu saja kibum tidak percaya.
"kalau kau ingin menipuku, sebaiknya kau pergi saja" ucap kibum datar
Kyuhyun menengok ke arah kibum, mulutnya sudah pegal menceritakan semuanya pada kibum, namun namja-tampan-datar-dan menyebalkan itu tidak mempercayainya. "apa yang bisa membuatmu percaya padaku?" tantang kyuhyun
"emmm, setauku cupid itu bayi bersayap yang membawa panah dengan busur berbentuk hati tapi kau tidak terlihat seperti itu" ucap kibum, seingatnya sahee pernah menunjukkannya majalah special valentine yang bergambar cupid, jadi kalaupun cupid benar – benar ada pasti wujudnya seperti itu.
"ck, kau fikir kami memperkerjakan anak di bawah umur?" Tanya kyuhyun sambil berkacak pinggang, "kalau panah aku tidak bisa menunjukkannya padamu, karna aku belum mendapat izin menggunakannya, tapi kalau sayap aku punya, akan kutunjukkan padamu" tantang kyuhyun
Kibum ikut saja saat tangan lentik kyuhyun menariknya menuju kamarnya, menunggu apa yang dilakukan namja manis itu untuk meyakinkannya.
"lihat saja setelah ini kau akan percaya padaku" gumam kyuhyun yakin sambil menatap kibum tajam dengan mata bulatnya
"ya! Apa yang kau lakukan?" pekik kibum saat kyuhyun membuka kancing kemeja putih yang dipakainya, jujur dia sangat gugup saat jari – jari lentik itu membuka satu – bersatu kancing kemeja yang dipakai kyuhyun.
"diam dan tunggu saja" gumam kyuhyun, tangannya masih berkerja melepaskan kancing kemeja putihnya, setelah kancingnya terbuka seluruhnya kyuhyun menurunkan kemejanya sebatas pundak.
Kibum nenelan ludahnya gugup, baru pertama kali dia melihat dada seorang namja bisa terlihat sangat mulus , putih dan terlihat lembut, bahunya juga terlihat sangat kecil dan rapuh, membuat kibum ingin menyentuhnya, sekuat tenaga kibum menahan dirinya, namja tampan itu kembali menahan nafasnya saat kyuhyun membalikkan badannya, membiarkan punggung yang tak kalah mulus itu menghadap kibum, tiba – tiba saja cahaya putih menegitari kyuhyun, membuat kibum sedikit menypitkan matanya karna silau, dan saat cahaya itu menghilang, kibum dapat melihatnya di punggung putih mulus itu.
"hemmbbff hahahaha" dan kibum sukses tertawa lepas
"yahh jangan tertawa" kyuhyun mengerucutkan bibirnya sebal
Kibum berusaha menahan tawanya, bukan karna kyuhyun berbohong, kibum memang menemukan sayap yang dikatakan kyuhyun di punggung namja manis itu, namun sayap itu tidak sesuai dengan bayangan kibum, sayap kyuhyun berwarna putih dan tampak lembut namun yang menjadi masalah adalah ukurannya, ukuran sayap kyuhyun terlalu kecil untuk ukuran badan kyuhyun, mungkin hanya seukuran sayap burung merpati, begitu kecil dan imut.
"yahhh jangan tertawa, sayapku memang kecil, itu karna pertumbuhanku belum maksimal, nanti juga sayapku besar" ucap kyuhyun sebal, entah kenapa sayapnya sangat lambat berkembang, padahal cupid lain seusianya pertumbuhan sayapnya sudah sempurna, "eh?!" kyuhyun terkaget saat kibum menyentuh sayap kecilnya, "apa yang kau lakukan?" Tanya kyuhyun
"memastikan ini asli" jawab kibum asal, namja tampan itu masih menyentuh sayap kyuhyun yang benar – benar lembut, menahan diri untuk tidak ikut menyentuh punggung kyuhyun juga.
"A-awww jangan ditarik, appo" ringis kyuhyun saat kibum tidak sengaja menarik sayapnya untuk membuktikan keasliannya. "sekarang kau percaya kan?" Tanya kyuhyun
"yahhh sedikit, bagaimana dengan panah?" tanya kibum dengan ekspresi menyebalkan
"ck sudah kubilang, aku belum lulus ujian memanah jadi belum diizinkan menggunakannya, tapi aku akan menunjukkan hal lain untuk membuatmu percaya" ucap kyuhyun, namja manis itu mengedarkan pandangannya ke luar jendela kamar kibum yang terletak di lantai dua, namja manis itu tersenyum puas melihat namja dan yeoja yang sedag berjalan dari arah berlawanan.
"kibum, kau lihat dua orang itu" ucap kyuhyun, kibum mengikuti arah yang di tunjuk kyuhyun, "kenapa?" tanyanya
"lihat dan perhatikan" ucap kyuhyun, lalu namja manis itu memejamkan matanya, kembali cahaya putih melingkupi tubuh kyuhyun, sesaat kemudian cuaca yang tadinya cerah tiba – tiba menjadi mendung dan hujan mulai turun, sesaat kemudian cahaya itu hilang dan kyuhyun kembali membuka matanya.
"lihat itu" ucap kyuhyun
Kibum menuruti kyuhyun, ditatapnya namja dan yeoja yang tadinya jalan dari arah yang berlawanan sekarang sedang berteduh berdua di sebuah halte.
"kau fikir setiap pertemuan antara dua orang manusia itu terjadi secara kebetulan dan dengan sendirinya?, semua itu adalah perbuatan cupid, kami bisa melihat benang merah yang menyatukan keduanya, dan membuat mereka bertemu" ucap kyuhyun dengan senyum lembut, namun kemudian wajahnya berubah kesal.
"yahh walaupun itu sebenarnya bukan tugasku, setiap pasangan memiliki cupidnya masing – masing, seharusnya yang menyatukan mereka adalah cupid senior yang sudah memiliki ijin, tapi karna kau aku harus mengunakan kekuatanku" kesal kyuhyun menyalahkan kibum, ini sudah termasuk dia melanggar aturan cupid, awas saja kalau kibum masih tidak percaya.
"baiklah aku percaya padamu" ucap kibum akhirnya
Kyuhyun tersenyum senang, "benarkah?" tanyanya
"ya, tapi maaf saja aku tidak membutuhkanmu, jadi kembalilah ke duniamu" ucap kibum datar
"mwo?! Wae?"
"pertama kau itu cupid yang tidak kompeten, masa memanah saja tidak bisa, benar – benar cupid gagal, mana bisa aku mempercayakan masalah percintaanku padamu, dan kedua aku sudah menikmati hidupku yang seperti ini" ucap kibum panjang lebar.
"kau bilang aku cupid yang tidak kompeten?" Tanya kyuhyun tidak percaya
"ne" jawab kibum cuek, namja tampan itu fikir mungkin sebentar lagi kyuhyun akan mengamuk, namun dugaannya salah saat mendengar isakan dari namja manis itu. Kibum menatap horor pada wajah kyuhyun yang sekarang sudah penuh dengan air mata. "yahhh kenapa menangis?" Tanya kibum panik
"hueee hikksss jahat sekali, kau bilang aku tidak kompeten, kau benar – benar kejam hikksss hueee, eommaaaaaaaaaa!" tangis kyuhyun histeris
"yahh yahh jangan menangis" bujuk kibum, dia sudah seperti orang dewasa yang merebut permen dari bocah berumur lima tahun, jahat sekali, yahh walaupun kibum memang datar, cuek, dan menyebalkan namun dia tidak pernah membuat orang menangis.
"hueee, bagaimana aku bisa pulang ke duniaku hiks hiks" ucap kyuhyun di tengah isakkannya
Kibum jadi tidak tega, terlebih wajah kyuhyun terlihat sangat menyedihkan saat ini, bahkan wajah manis itu sekarang sudah memerah karna menangis, ditambah isakan yang menyayat hati, "hahhh baiklah aku mau" pasrah kibum akhirnya entah mengapa dia tidak tega melihat kyuhyun menangis.
"jeongmal?" Tanya kyuhyun di sela isakannya
"hmmm" jawab kibum malas
"yeyyy, kibum memang baik" tangis kyuhyun langsung berhenti, namja manis itu langsung memeluk kibum erat, dalam hati namja manis itu tertawa senang, ternyata tidak di dunianya maupun di dunia manusia strategi 'menangis' ini sangat ampuh, ahh cho kyuhyun memang hebat.
"yahhh, jangan mengelap wajahmu dibajuku" omel kibum
"biar, baiklah mulai sekarang aku akan membantumu" ucap kyuhyun ceria
"terserah kau sajalah" sahut kibum acuh, sepertinya mulai sekarang dia harus sedikit mempercayai makhluk – makhluk mitos.
.
.
Kibum pikir kyuhyun akan segera mempertemukannya dengan yeoja atau namja yang merupakan cinta sejatinya, namun dugaannya salah, selama seminggu kyuhyun tinggal dirumahnya pekerjaan namja manis itu hanya bersantai, bermain dan bermalas - malasan, bahkan sekarang dia sudah sangat akrab dengan kim sahee, adik kibum yang akhirnya berhenti mengatakan kyuhyun namjachingunya dan percaya saat kibum membohonginya dan mengatakan bahwa kyuhyun temannya dari jepang.
Hahh mengingat kedua orang itu membuat kibum sakit kepala, kibum tidak menyangka keduanya bisa sangat akrab dan kompak dalam hal menjahili kibum, sahee juga dengan senang hati mengajari kyuhyun bermain PSP, yang membuat kibum kesal karna kyuhyun selalu memainkan PSPnya seenak hatinya dan baru mengembalikannya saat baterainya habis.
"heiii, kyu bukankah tugasmu membantuku menemukan cinta sejatiku" Tanya kibum siang itu pada kyuhyun yang sedang asik bermain di atas kasur yang ditempatinya bersama kibum.
"hmmm" sahut kyuhyun matanya tetap focus pada PSP di tangannya.
"lalu kenapa kau santai – santai saja?" Tanya kibum sebal padahal waktu itu kyuhyun yang memohon mohon bahkan sampai menangis agar kibum mau dibantu.
"aku sedang asik bermain kibum kau berisik" kesal kyuhyun
"terserah kau saja, tapi aku tidak akan bertanggung jawab kalau kau tidak bisa pulang ke duaniamu" ucap kibum acuh lalu hendak meninggalkan kyuhyun, sebelum sebuah tangan putih dan lembut menahan tangannya.
"jangan pergi, baiklah aku tidak akan main – main lagi, sekarang aku akan bersungguh – sungguh" ucap kyuhyun, namja manis itu menarik kibum untuk duduk di kasur. "sekarang katakan padaku kau menyukai yeoja atau namja seperti apa?" tanya kyuhyun
"tidak tau" jawab kibum jujur
"kau ini bagaimana sih, begitu saja tidak tau" sungut kyuhyun
"bukankah kau disini untuk membantuku menemukannya?" tanya kibum
"ehehe, benar juga" ucap kyuhyun, lalu namja manis itu menjentikkan jarinya, seolah itu adalah sihir tiba – tiba saja puluhan foto muncul di tangan kyuhyun. "coba lihat ini dan katakan padaku mana yang kau suka" kyuhyun menyodorkan foto – foto yeoja dan namja – namja manis itu pada kibum. Dengan malas kibum melihat – lihat, tidak ada yang mebuatnya tertarik sama sekali.
"tidak ada" ucap kibum datar
"mwo? Tidak ada?" tanya kyuhyun tiak percaya, kibum benar – benar seperti es padahal yeoja dan namja di foto – foto itu sangat manis dan cantik."aishhh kenepa eomma memberikan klien pertamaku yang seperti dirimu" sesal kyuhyun.
"oppa , persediaan kita habis" ucap sahee yang itiba – tiba muncul dari pintu kamar kihyun
"isshh, baiklah tunggu sebentar oppa akan berbelanja" sahut kibum
"oppa aku ikut" ucap sahee
"kau dirumah saja" tolak kibu
"anny, ikut" kekeh sahee
"hahh baiklah" pasrah kibum yang mambuat sahee langsung melonjak senang, kibum mengambil dompet dan jaketnya dan juga milik sahee, namja tampan itu sudah hendak keluar rumah bersama sahee saat tiba – tiba sebuah tangan menahan tangannya, "ada apa kyu?" tanyanya saat berbalik dan melihat kyuhyun yang menahan tangannya, mata cupid manis itu memandang kibum dengan puppy eyes andalannya, ohh kibum merasakan sesuatu yang tidak enak, kyuhyun pasti menginginkan sesuatu.
"kibum aku ikut" ucap kyuhyun memelas
Kibum mendesah lelah, benar dugaannya kyuhyun meginginginkan sesuatu, "kyu kau dirumah saja, menjaga rumah aku tidak akan lama" tolak kibum
"kibummie, aku ingin ikut berbelanja" melas kyuhyun, matanya sudah berkaca – kaca, siap menumpahkan cairan bening itu.
"iya oppa pasti menyenangkan kalau oppa cantik ikut, sahee mohon ne" hahh kibum semakin mendesah lelah saat adiknya ikut memohon.
"hhahh, baiklah terserah kalian, kalian memang tidak pernah mendengarkanku" dumel kibum yang langsung membuat sahee dan kyuhyun ber-highfive ria
"oppa cantik nanti akan sahee tunjukkan tempat – tempat bagus, oppa mau kan?" tanya sahee pada kyuhyun
"tentu saja" sahut kyuyun semangat.
.
.
Apa yang dikhawatirkan kibum akhirnya benar – benar terjadi, benar – benar keputusan yang salah kibum membiarkan kedua bocah itu ikut dengannya, kenapa kibum menyebut kedua bocah, ahh itu tentu saja karna tingkah kyuhyun tidak ada bedanya dengan sahee, keduanya sama – sama kekanakan, lihat saja bagaimana tingkah mereka, keduanya berlarian kesana kemari, mengelilingi pusat perbelanjaan besar itu, mata kyuhyun terlihat berbinar melihat benda – benda yang baru pertama kali dilihatnya.
"sahee itu apa? Kenapa bisa mengeluarkan suara?" tanya kyuhyun sambil menunjuk benda tipis berbentuk persegi panjang yang dipajang di etalase toko
"oppa masa tidak tau? Itu smartphone, lihat sahee juga punya" sahee mengeluarkan smartphonenya dari sakunya dan menunjukkannya pada kyuhyun
"wahh, apa oppa juga bisa punya?" tanya kyuhyun
"tentu saja oppa hanya harus membelinya, ahh oppa cantik benar – benar lucu" kekeh sahee
Kibum yang sejak tadi mengikuti kedua 'bocah' itu hanya menggelengkan kepalanya pasrah, kedua tangannya masih memegang belanjaan bulanan mereka, sungguh sebenarnya kakinya benar – benar pegal, sahee dan kyuhyun sangat enak karna mereka berdua tidak membawa apapun, sedangkan dirinya membawa dua kantung besar berisi belanjaan yang tentunya sangat berat, selain itu dia harus mengikuti sahee dan kyuhyun.
"ya! Kalian berhenti! Apa kalian tidak lelah sejak tadi berlarian kesana kemari?!" tanya kibum kesal, sepertinya kesabarannya sudah habis, "pulang sekarang!" perintahnya tanpa mau dibantah
"tapi kibum belikan aku itu dulu" rengek kyuhyun sambil menunjuk kedai es krim yang tampak ramai, namja manis ini begitu penasaran dengan makanan yang bernama es krim itu, pasalnya kata sahee rasanya sangat enak.
"tidak, kita pulang sekarang!" tolak kibum
"kibum" rengek kyuhyun
"tidak!"
"kibummie~"
"kubilang tidak ya tidak" tolak kibum
"isshhh kau menyebalkan, kalau kau tidak mau membelikanku aku tidak akan pergi dari sini" ucap kyuhyun keras kepala, namja manis itu melipat tangannya di depan dada lalu berbalik membelakangi kibum.
"terserah, kajja sahee" kibum yang sudah kesal meninggalkan kyuhyun sambil nemarik tangan sahee, walaupun sebenarnya dia tau adiknya itu ingin tinggal dengan kyuhyun.
"kim kibum menyebalkan! Pantas saja tidak punya pacar" kesal kyuhyun, namja manis itu menghentakkan kakinya ke lantai.
"huuu padahal itu terlihat sangat lezat" kyuhyun menatap es krim yang dipegang oleh seorang anak kecil, "kibum pelit, andai aku punya uang" kyuhyun merogoh sakunya yang tidak berisi uang sama sekali, uang pemberian ummanya sudah habis.
"hai nona, apa yang anda lakukan disini?" tanya seorang namja yang tiba – tiba saja berdiri di samping kyuhyun.
"kau bicara padaku?" tanya kyuhyun bingung
"ya siapa lagi, tentu saja denganmu nona" jawab namja itu sambil melihat kyuhyun dari atas sampai bawah penuh minat.
"aku namja tau" kesal kyuhyun
"ahh mian, tapi kau sangat manis, siapa namamu?" tanya namja itu
"kyuhyun" jawab kyuhyun cuek, matanya masih terfokus pada es krim
"nama yang cantik, secantik orangnya, apa yang kau lakukan disini kyuhyun-ssi?" tanya namja itu lagi
"kau mengganggu saja" kesal kyuhyun, mengabaikan pertanyaan si namja asing yang menurutnya sangat berisik.
Namja itu mengikuti arah pandangan kyuhyun, beberapa detik kemudian dia menyeringai, "kau mau es krim?" tanyanya
"ya, kibum sangat pelit tidak mau mebelikannya untukku" jawab kyuhyun jujur
"siapa kibum? Apa namjachingumu?, sebaiknya kau putuskan saja dia, masa membelikan kekasihnya es krim saja tidak mau" ucap namja itu sok tau
"ya dia sangat jahat" timpal kyuhyun yang memang masih kesal dengan kibum
"bagaimana kalau aku yang membelikanmu es krim?" tawar namja itu
"benarkah? Kau mau membelikannya untukku?" tanya kyuhyun girang, matanya bahkan sudah berbinar – binar senang, membuat seringaian di wajah si pria asing semakin lebar.
"aku akan membelikan sebanyak apapun kau mau, tapi ada syaratnya" ucap namja itu
"syarat? Apa?" tanya kyuhyun antusias, apapun akan dia lakukan untuk es krim
"syaratnya, kau harus mau ikut denganku"
"kemana?" tanya kyuhyun dengan kepala dimiringkan, membuat siapapun pasti akan gemas melihatnya, termasuk si namja asing di depannya, yang sedang menahan diri untuk tidak langsung menculik namja manis kelewat polos seperti kyuhyun.
"nanti kau akan tau, kau mau es krim bukan?"
"eumm" kyuhyun mengangguk mantap
"kajja" namja asing itu meraih tangan halus kyuhyun dan menariknya, namun langkahnya terhenti saat sebuah tangan menahan tangannya, membuatnya dengan terpaksa menghentikan langkahnya, namja itu berbalik, matanya menatap wajah datar seorang namja yang menahan tangannya.
"lepaskan tanganmu darinya sekarang juga!" desis namja berwajah datar itu.
.
.
"oppa, kyu oppa bagaimana?" tanya sahee yang tangannya masih ditarik oleh kibum
"biarkan saja" jawab kibum cuek
"tapi kan kyu oppa tidak tau jalan" ucap sahee
Kibum berhenti melangkah, apa yang dikatakan adiknya benar juga, kyuhyun itu tidak tau jalan, terlebih tingkahnya yang terlalu polos, bagaimana kalau ada orang yang memanfaatkan kepolosannya?. Kibum menggelengkan kepalanya, mencoba mengenyahkan pikiran – pikiran buruk tentang kyuhyun.
"oppa" lirih sahee
"ahh baiklah – baiklah, kau tunggulah disini sahee, oppa akan segera kembali, jangan kemana – mana" ucap kibum memberikan petuah pada adiknya, yang dibalas anggukan oleh sahee, sebenarnya sejak tadi dia juga tidak tega meninggalkan kyuhyun tapi mau bagaimana lagi kyuhyun benar – benar membuatnya kesal.
Kibum berjalan cepat menuju tempatnya meninggalkan kyuhyun, dia berharap kyuhyun masih ada disana. Kibum menghela nafas lega saat dilihatnya kyuhyun masih berada disana, namun namja tampan itu mengerutkan dahinya bingung saat melihat seorang namja berada di dekat kyuhyun, mereka tampak sedang mengobrol. Kibum semakin mempercepat langkahnya, bahkan namja tampan ini nyaris berlari saat melihat namja itu menggandeng tangan kyuhyun dan hendak membawa namja manis itu pergi.
Begitu sampai di dekat kyuhyun dan juga namja asing itu dengan cepat kibum mencengkram erat tangan namja asing itu, mencegah namja itu membawa kyuhyun, "lepaskan tanganmu darinya sekarang juga" desis kibum, dari nada bicaranya terlihat jelas bahwa kibum sedang marah, yahh entah mengapa kibum merasa kesal bahkan marah melihat namja itu menggandeng kyuhyun.
Sepertinya namja itu dapat merasakan aura mencekam yang dikeluarkan oleh kibum sehingga dengan cepat namja itu melepaskan tangan kyuhyun dengan ekspresi takut dan tertekan, ck tatapan kim kibum sangat mematikan eoh?
Begitu namja itu melepas tangan kyuhyun kibum langsung menarik kyuhyun ke belakang tubuhnya, seolah melindungi namja manis itu dari predator lapar. "pergi sekarang kalau tidak mau terjadi hal yang buruk padamu" ancam kibum, namja tampan itu sedang menahan diri untuk tidak mematahkan tangan namja asing itu.
"mi-mian" gumam namja itu gugup dan langsung pergi meninggalkan kibum dan kyuhyun
"kibummmmmmm! Kenapa kau menyuruhnya pergi, dia mau membelikanku es krim" kesal kyuhyun melihat namja baik hati –menurutnya- pergi.
"KAU ITU BODOH ATAU APA HAHH!" marah kibum, namja tampan itu bahkan tanpa sadar membentak kyuhyun, "KAU TIDAK LIHAT?, NAMJA ITU BISA SAJA BERBUAT JAHAT PADAMU!" marahnya
"h-hiks, mi-mian aku tidak tau, kenapa kau marah? Aku kan h-hanya ingin es krim" isak kyuhyun, namja manis ini begitu takut melihat kemarahan kibum "ki-kibum jangan marah mi-mianhae hiks huaa eommaaaaaaa" isak kyuhyun sambil memanggil sang umma disela –sela isakannya.
Melihat kyuhyun menangis akhirnya membuat kibum tidak tega, "maaf, bukan maksudku membentakmu, tapi kau harus berhati – hati, tidak semua orang didunia ini baik" sesal kibum
"m-mianhae" gumam kyuhyun
"sudahlah jangan menangis aku kan sudah minta maaf" ucap kibum, namja tampan ini mulai merasa was – was saat melihat orang – orang mulai memperhatikan mereka, ohh mungkin sebentar lagi dia akan dipukuli masa. Kibum menarik kyuhyun yang masih menangis, membawa namja manis itu kepelukannya, "kyu kalau kau berhenti menangis aku akan membelikanmu es krim" gumam kibum di telinga kyuhyun
"benarkah?" tanya kyuhyun yang tangisannya otomatis berhenti mendengar kata es krim, namja manis itu sekarang mendongak menatap kibum masih tetap berada di pelukan namja tampan itu, matanya yang berair serta hidung dan pipinya yang memerah membuat kibum gemas.
"ne" jawab kibum singkat, dalam hati dia menahan diri untuk tidak menggigit pipi merah didepannya.
"yeyyy, gomawo kibummie, cuppp" karna senang kyuhyun mencium pipi kibum, membuat namja itu mematung, merasakan sensasi yang baru pertama kali ini dirasakannya.
.
.
"kibum, aku ikut kesekolah ya?" ucap kyuhyun sambil tengkurap di kasur yang ditempatinya dan kibum, matanya mengikuti langkah kibum yang sedang sibuk menyusun buku pelajarannya, namja tampan itu terlihat sudah sangat rapi dengan seragam yang dipakainya, ahh juga kacamata minus yang memang biasa dipakainya.
"jangan minta macam – macam kyu" gumam kibum sambil memasukkan bukunya ke dalam tas, hampir dua minggu bersama kyuhyun kibum sudah sangat terbiasa oleh cupid manis yang suka merengek itu.
"aku tidak macam – macam, Cuma satu macam saja" jawab kyuhyun kali ini namja manis itu sudah duduk bersila di atas kasur kibum. "ayolah, kau dan sahee sekolah, kau tega membiarkanku sendirian dirumah" melas kyuhyun
"kau tidak sendirian, bukankah ada sam" ucap kibum acuh
GUK GUK, dan sepertinya ucapannya itu disetujui oleh sam yang sejak tadi duduk dengan tenang di lantai sambil mengibaskan ekornya.
"isshh, aku kan harus membantumu mencari cinta sejatimu, karna itu aku harus mengikutimu kemanapun" kekeh kyuhyun, sedetik kemudian bagaikan sihir kyuhyun sudah berdiri di samping kibum, lengkap dengan seragam yang sama dengan yang dipakai kibum.
"apa yang kau lakukan?" tanya kibum
"apa lagi? Tentu saja aku juga akan sekolah" jawab kyuhyun cuek
"bagaimana bisa, kau kan bukan siswa disana kyu, bisa – bisa kau diusir"
"tidak akan" yakin kyuhyun
"pokoknya kau jangan menangis dan merengek padaku kalau tidak diizinkan masuk" ucap kibum, yahh sepertinya tidak ada gunanya berdebat dengan kyuhyun.
"kau tenang saja" jawab kyuhyun sambil tersenyum manis, dengan bangganya kyuhyn merapikan seragam yang dipakainya, "ahh aku memang tampan" narsisnya, sedangkan kibum hanya dapat memutar matanya malas melihat tingkah absurd cupid disampingnya ini.
.
.
Setelah mengantarkan sahee ke sekolahnya kibum pergi kesekolahnya dengan berjalan kaki, beruntung jarak antara sekolahnya, sekolah sahee dan rumah tidak terlalu jauh, mungkin hanya sekitar lima belas menit dengan berjalan kaki, disampingnya kyuhyun berjalan dangan semangat, sesekali namja manis itu menyapa orang – orang yang ditemuinya di jalan, hahh tingkah kyuhyun itu membuat kibum malu akhirnya kibum mempercepat langkahnya, tidak ingin orang – orang menganggapnya orang aneh seperti kyuhyun.
"yak! Kibum tunggu aku" kyuhyun mempercepat langkahnya menyusul kibum
Kibum bertingkah seolah – olah tidak mendengar panggilan kyuhyun.
Keduanya akhirnya sampai di gerbang sekolah kibum, kyuhyun tampak antusias melihat siswa – siswi yang berkeliaran, ahh cupid manis ini memang sudah lama ingin merasakan sekolah di sekolah manusia.
Kibum berjalan dengan angkuh, mengabaikan tatapan memuja dari yeoja dan juga namja – namja berstatus uke di sekolahnya, hehh bisa dibilang namja tampan ini memang idola sekolah, walaupun sifatnya sangatlah dingin seperti gunung es, dan sedikit misterius, tak mengurangi kepopuleran namja tampan ini.
Kibum melirik kyuhyun yang berjalan disampingnya, cukup heran mengapa orang – orang tidak memandang aneh keberadaan kyuhyun, seolah – olah mereka memang sudah terbiasa melihat kyuhyun.
"kyu cukup bermain – mainnya sampai sini saja" ucap kibum saat namja tampan itu sampai di depan kelasnya
"aku kan mau masuk juga" ucap kyuhyun
"tidak bisa, kau kan bukan siswa disini, tidak ada kursi yang kosong untukmu" ucap kibum
"kau tenang saja, aku ..."
"kibum, kenapa belum masuk ke kelas" perdebatan mereka terhenti saat suara seorang guru mengintrupsi perdebatan mereka.
"kim sonsaengnim" kibum membungkuk sekilas
"cepat masuk ke kelas, dan kau juga kyuhyun-ssi" ucap guru berambut panjang itu
"ne, seonsaengnim" jawab kyuhyun manis
"mwo?!, saem bagaimana bisa kau mengenal kyuhyun?" tanya kibum bingung
"kau ini kenapa kibum, bagaimana kau bisa lupa dengan teman sekelasmu sendiri?, sudah cepat masuk" ucapa kim seonsaengnim
'bagaimana bisa?'.batin kibum, keanehan tidak berakhir disitu, ternyata di dalam kelas, bangku yang seharusnya tidak ada untuk kyuhyun menjadi ada dan juga bahkan nama namja manis itu ada di absen kelas, ahh dan teman – teman sekelasnya juga mengenal kyuhyun. "kyu apa yang kau lakukan?" tanya kibum penasaran
"bukankah sudah kukatakan untuk tenang saja, kau lupa siapa aku, aku cho kyuhyun" jawab kyuhyun sambil mengedipkan matanya, disitulah kibum menyadari sesuatu, kyuhyun pasti menggunakan sihirnya.
.
.
"kibum-ssi, terimalah surat dariku" ucap seorang yeoja yang tiba – tiba saja menghampiri kibum saat namja dengan ekspresi datar itu sedang menikmati makan siangnya di cafetaria SM SHS.
Kibum hanya melirik sekilas pada yeoja yang saat sedang meyodorkan sebuah surat berwarna pink ke arahnya, ck kibum tidak pernah suka dengan hal – hal seperti ini jadi namja tampan itu dengan cuek melanjutkan makannya yang tertunda.
DUK, kibum mendelik kesal pada kyuhyun yang baru saja menendang kakinya, yahh cupid manis itu saat ini duduk tepat di sebrangnya sambil menikmati jajangmyeon dan bubble tea.
'kau ini kejam sekali, ayo ambil suratnya'
Kibum menatap kyuhyun bingung saat tiba – tiba saja suara namja manis itu terdengar di telinganya, padahal dia yakin kyuhyun tidak membuka mulutnya sama sekali, dan sepertinya suara itu hanya dia yang bisa mendengarnya.
'jangan bingung, kau lupa aku siapa, aku cho kyuhyun, cupid yang sangat hebat'
Kibum mendengus saat lagi- lagi mendengar suara kyuhyun, cupid didepannya ini benar – benr narsis.
'aku tidak perduli' jawab kibum dalam hati, dia tidak tau kyuhyun bisa mendengarnya atau tidak, bukankah kyuhyun cupid, harusnya dia bisa melakukan apapun.
'kibum!"
'kibum'
'kibum kibum kibum' kyuhyun tidak berhenti memanggil nama kibum, membuat kepala kibum pusing.
'baiklah, kau menang, sekarang diam!' pasrah kibum. Kyuhyun tersenyum puas di kursinya, namja manis itu kembali menyantap jangmyeon dengan santainya.
"kuterima suratmu ..em.." kibum bingung bagaimana menyebut yeoja itu, namanya saja tidak tau
"ahh seohyun imnida" yeoja bernama seohyun itu memperkenalkan diri dengan senyum malu – malu, ahh ini adalah sejarah besar, ini pertama kalinya si namja es kim kibum menerima surat dari salah satu fansnya, biasanya dia hanya akan mengacuhkannya.
"terima kasih telah menerima suratku kibum oppa, semoga kau menerima perasaan cintaku" ucap seohyun, setelahnya yeoja itu pergi dengan wajah merona.
"siapa namanya tadi? Seohyun? Wahh bum kau sangat hebat, kudengar dia yeoja paling populer di sekolah ini" ucap kyuhyun antusias.
"untuk apa aku tau, itu sama sekali tidak penting" ucap kibum cuek
"ck dasar manusia es kutub menyebalkan" cibir kyuhyun, "eh bum" tiba – tiba saja kyuhyun mendekati kibum, namja manis itu menggeser kursinya tepat di samping kibum.
"ya, apa yang kau lakukan?" gugup kibum, posisi kyuhyun terlalu dekat dengannya.
"kibum, dia cantik dan juga populer, tidakkah kau tertarik dengannya?" ucap kyuhyun
"sama sekali tidak, sudah jauhkan badanmu" kibum mendorong – dorong kyuhyun
"kibum bisa saja dia cinta sejatimu, cepat buka suratnya" bujuk kyuhyun, cupid manis itu semakin merapatkan duduknya pada kibum, matanya menatap penasaran pada surat berwarna pink itu.
"yahh kau ini tidak sopan sekali, ini suratku"
"pelit sekali, ayolah kibum"
"no!"
"kibum"
"no, no!"
"kibummie, pleasee" kyuhyun memasang puppy eyes andalannya, siswa lain yang sejak tadi melihat mereka bahkan memekik gemas melihat ekspresi kyuhyun.
"aishh baik, hentikan memasang wajah seperti itu" hahh ini untuk kesekian kalinya kibum kalah oleh kyuhyun, entah mengapa dia selalu tidak berdaya dengan keinginan kyuhyun.
"kajja buka" ucap kyuhyun tidak sabar
"sebentar cerewet" kibum membuka suratnya, membaca setiap baris kalimat yang tertulis dengan sangat rapi itu.
"wahh dia mencintaimu kibum" girang kyuhyun, "dia mengajakmu bertemu nanti sore di taman, apa kau akan menemuinya?" tanya kyuhyun penasaran
"tidak" jawab kibum singkat
"wae?" tanya kyuhyun bingung
"aku tidak menyukainya untuk apa aku menemuinya"
"tapi bagaimana kalau dia kecewa kibum, dia pasti sedih" kyuhyun memasang ekspresi sedih
"kalau aku datang sama saja aku memberi harapan palsu, dan dia akan lebih kecewa" jawab kibun, yang dikatakannya memang benar, kibum tidak pernah membohongi perasaannya sendiri hanya untuk menyenangkan orang lain, apakah mereka akan bahagia kalau dibohongi, begitulah menurutnya.
"apa kau tidak mau mencobanya sekali saja"
"tidak"
"kibum, bisa saja kau menyukainya setelah kalian mencoba jalan bersama" bujuk kyuhyun "ayolah kibum, aku mohon" kyuhyun memelas
"kau itu banyak maunya"
"ini memang tugasku, aku tidak akan bisa pulang keduniaku kalau kau tidak juga menemukan cinta sejatimu" kyuhyun menundukkan kepalanya, matanya sudah berkaca – kaca, mungkin sekali berkedip air mata itu akan terjatuh.
"ck, menyusahkan saja" ucap kibum akhirnya.
'haha lagi – lagi strategi berhasil, cho kyuhyun memang hebat' batin kyuhyun.
TBC
Haiiii chap 2nya datang, cepat kan?
Hemmm kayaknya kibum bener – bener gak bisa nolak permintaannya kyu nihh, kyu yang terlalu pintar mempengaruhi kibum apa kibum yang terlalu gampang menyerah sama kyu? Terserah pendapat kalian aja dehh hhe, btw maafkan kalo ada typo yang bersebaran ya ...
