Failed Cupid

Main Cast : Cho Kyuhyun

Kim Kibum

Other Cast : Kim (Cho Heechul) as eomma kyuhyun

Seohyun

Kim Ryeowok,

Kim Sahee (kibum's sister)

Shim Changmin, dll

Genre : Romance, comedy, fantasy

Summary : Cho kyuhyun, cupid yang sedang menjalani masa training, mendapat tugas untuk membuat seorang namja kutu buku yang memiliki sifat yang sangat dingin dan cuek untuk jatuh cinta.

Happy Reading

"oppa kau datang?" tanya seohyun tidak percaya saat melihat kibum menghampirinya, kibum hanya melirik malas sambil memasukkan tangannya kedalam saku celana sekolahnya, membuatnya terlihat berkali – kali lipat lebih keren.

Dari jauh kibum melihat kyuhyun yang bersembunyi di balik pohon, namja manis itu mengibas – ngibaskan tangannya ke arah kibum, meminta namja tampan itu untuk berjalan mendekat lagi ke arah seohyun.

"apa yang ingin kau katakan?" tanya kibum to the point

"eum seperti yang kutulis di suratku, aku sudah lama menyukai oppa, selama ini akau selalu mengirimkan surat ke locker oppa dan memberi oppa hadiah saat valentine, baru hari ini aku berani menyerahkannya secara langsung, jadi apakah oppa mau menerima cintaku?" tanya seohyun penuh harap.

Kyuhyun yang sejak tadi mencuri dengar ucapan kibum dan seohyun menjadi sangat bersemangat saat mendengar seohyun menyatakan cinta pada kibum, cupid manis ini langsung mengirim telepati pada kibum.

'apa yang kau fikirkan? Cepat jawab!'

Kibum mengerjap bingung saat mendengar suara kyuhyun seolah namja manis itu berada di dekatnya, seingatnya kyuhyun berada di balik pohon yang letaknya lumayan jauh dan tidak mungkin suara namja manis itu sampai kesini kecuali dia berteriak, tapi sepertinya yeoja di depannya sama sekali tidak mendengar suara kyuhyun, ahh kim kibum apa lagi – lagi kau lupa kalau kyuhyun bukan manusia.

"oppa ada apa?" tanya seohyun yang melihat tingkah aneh kibum

"anny" jawab kibum singkat

"jadi bagaimana?" tanya seohyun lagi penuh harap

"oke" jawab kibum singkat lalu meninggalkan gadis yang tampak shok mendengar jawabannya itu

"ahh benarkah oppa? Kau menerimaku?" tanya seohyun senang, yeoja cantik ini bahkan menahan diri untuk tidak melompat – lompat di tempatnya berdiri, walaupun kibum menjawabnya dengan nada datar dan tidak romantis sama sekali yang penting kibum mau menerima cintanya, "aku akan menjadi kekasih yang baik oppa" teriak seohyun

"merepotkan" gumam kibum, sebenarnya dia sama sekali tidak mencintai seohyun, jangankan mencintai, mengenal yeoja itu saja tidak, tapi dari pada dia terus diteror dengan suara – suara kyuhyun di kepalanya, lebih baik dia menerima pernyataan cinta seohyun, anggaplah ini sebuah percobaan, mungkin saja seohyun cinta sejatinya kan? Hanya saja perasaan itu belum muncul. Dan kalaupun seohyun memang bukan cinta sejatinya kibum tinggal mengakhiri hubungannya dengan yeoja cantik itu secara baik – baik.

.

.

Kehebohan terjadi di sekolah, bagaimana tidak, kim kibum si pangeran es akhirnya menggendeng seorang yeoja di sampingnya, err sebenarnya tidak bisa dibilang menggandeng karna yang sebenarnya kibum hanya diam saja bahkan tampak risih, sedangkan yeoja bernama seohyun itu tampak merangkul tangan kibum dengan manja, menunjukkan pada seluruh isi sekolah bahwa kibum adalah miliknya.

"bisa lepaskan tanganmu, kakimu tidak patah kan? Dan tentu saja kau bisa jalan sendiri" ucap kibum tajam, dia tak suka semua orang melihat kearahnya

"oppa, kita kan kekasih, tentu ini sangat wajar dilakukan sepasang kekasih" ucap seohyun manja

"tidak denganku" kibum melepas tangan seohyun paksa lalu berjalan mendahului yeoja itu. Ck dia tidak menyangka memiliki yeojachingu akan semenyebalkan ini.

Kibum memasuki kelasnya, beruntung seohyun sudah tidak mengikutinya, dia benar – benar risih. Kibum memandang seseorang yang duduk di bangkunya dengan senyum manis yang entah mengapa membuat jantungnya seperti melompat – lompat.

"bagaiamana hari pertama punya pacar?" tanya kyuhyun

"menyebalkan" jawab kibum, namja tampan itu mendudukkan dirinya dengan kasar di samping kyuhyun

"kau hanya belum terbiasa, bertahanlah dulu, please" kyuhyun memasang puppyeyes andalannya

"jangan memasang wajah begitu" kibum menjauhkan wajah kyuhyun dengan menempelkan telunjuknya di dahi kyuhyun, membuat cupid manis itu mengerucutkan bibirnya imut, beruntung kibum namja yang bisa menahan diri dan ekspresi kalau tidak sudah dia lumat bibir merah itu, ehh? Apa yang tadi dia pikirkan, sejak kapan dia semesum itu?, terlebih pada kyuhyun.

"ada apa denganmu? Kenapa menggeleng – geleng? Apa kau sakit?" kyuhyun memegang kedua pipi kibum yang menambah keadaan justru semakin parah, kibum bisa melihat wajah kyuhyun dengan jarak dekat.

"yahh! Jauhkan tanganmu!" panik kibum sambil menyingkirkan tangan kyuhyun, seolah tangan kyuhyun adalah wabah penyakit.

"huhh menyebalkan, ahh kibum aku sudah menyiapkan kencan romantis untukmu dan seohyun-ssi" ucap kyuhyun semangat

"aku tidak mau" tolak kibum

"kibum~" rengek kyuhyun

Ayolah jangan pasang wajah seperti itu lagi, batin kibum saat kyuhyun sudah memasang puppyeyes andalannya. "terserah" pasrahnya dari pada dia harus menghadapi ekspresi menggemaskan dan menggoda kyuhyun lebih lama.

"yeyyy!" kyuhyun memeluk kibum erat membuat kibum membeku di tempatnya. Setelahnya namja manis itu meninggalkannya begitu saja, meninggalkan kibum dengan jantungnya yang berdebar begitu keras, Ada apa denganku, batin kibum sambil menempelkan tangannya tepan di atas dada kirinya.

.

.

Minggu pagi di kediaman kim masih tampak sepi, si tuan rumah a.k.a kim kibum tampak masih terlelap di kamarnya, begitu pun sahee, hanya kyuhyun yang sudah tampak sibuk membersihkan rumah, ya selama dia menumpang di rumah kibum, kibum memberinya syarat untuk membantu beres – beres rumah dan memasak selama orangtua kibum masih di luar negeri, yahh hitung – hitung untuk membayar uang sewa kyuhyun di rumah kibum, kibum memang benar – benar kejam dan pelit padahal keberadaan kyuhyun disini juga untuk membantunya.

"hahhh lelah sekali" keluh kyuhyun, cupid manis ini mengelap keringat yang membasahi dahinya, namun namja manis itu tersenyum puas saat melihat rumah sudah kembali rapi, padahal semalam rumah besar itu seperti kapal pecah, karna kibum mengganggu sahee dan menyebabkan yeoja cilik itu marah lalu membuat seisi rumah berantakan. Tapi kalian jangan salah sangka, yang dimaksud dengan kyuhyun membersihkan rumah bukan berarti kyuhyun berjibaku dengan benda – benda seperti sapu, penyedot debu, pembersih kaca dan lain – lain, kyuhyun hanya harus menjentikkan jarinya dan semua barang akan kembali ke tempatnya semula, dan semuanya menjadi bersih, namun walau begitu kyuhyun tetap merasa lelah, mengeluarkan kekuatan seperti itu menguras tenaganya.

Kyuhyun tidak sengaja melirik jam dinding yang menempel di dinding rumah bercat putih itu, "MWO! Jam sepuluh!" pekiknya keras, membuat burung – burung yang tadinya bertengger di atas pohon di taman rumah kibum terserang syok ringan karna pekikan dasyat namja manis itu.

Kyuhyun langsung melangkah ke kamar kibum, sweater kebesaran milik kibum yang dipakainya tampak bergoyang karna terlalu longgar. "kibum bangun!" kyuhyun mengguncang badan kibum yang masih tenggalam dalam selimutnya, ayolah sebenarnya yang akan kencan kibum atau kyuhyun sihh, bahkan kyuhyun terlihat lebih semangat. " kibum kau ada kencan dengan seohyun-ssi hari ini" ucap kyuhyun yang masih berusaha membangunkan kibum, namja manis itu mengguncangkan badan kibum secara brutal.

SRETTT, tiba – tiba saja kibum menarik tangan kyuhyun kuat, membuat cupid manis itu terjatuh ke kasur, kibum langsung merubah posisinya menjadi di atas tubuh berisi kyuhyun, mengurung namja manis itu dengan kedua lengannya, mata hitam tajamnya menatap tepat ke manik mata kyuhyun dengan jarak dekat.

"k-kibum" lirih kyuhyun

"kau sangat menggangu, aku masih mengantuk" ucap kibum datar

"suaramu merusak telingaku tau?"

Kyuhyun hanya bisa mengangguk melihat tatapan mata hitam kibum yang sangat mengintimidasi, kibum benar – benar mengerikan saat ini.

"jangan lagi menggangguku saat tidur!" kyuhyun mengangguk cepat, "atau aku akan menghukummu dengan cara yang tidak pernah kau fikirkan sebelumnya" bisik kibum dengan suara rendahnya, setelah mengatakan itu kibum bergegas bangkit dari posisinya, ahh untuk sesaat dia ingin melumat bibir merah yang sedikit terbuka itu. Kibum melangkah cepat menuju kamar mandi, ingin segera menghilangkan fikiran – fikiran kotor yang hinggap di otak jeniusnya, meninggalkan kyuhyun yang masih tampak syok dengan apa yang terjadi.

"kenapa dia terlihat begitu tampan" gumam kyuhyun tanpa sadar.

.

.

"oppa lihat bunga itu cantik sekali" ucap seohyun, yeoja cantik itu dengan bangganya melingkarkan lengannya di lengan kibum, seolah menunjukkan bahwa namja tampan itu adalah miliknya, sedangkan kibum hanya melirik malas ke arah seohyun, dia sudah terlalu lelah mencoba menyingkirkan tangan seohyun yang menempel seperti lintah di lengannya.

"bisa geser sedikit" ucap kibum ketus, ini semua salah kyuhyun, gara – gara cupid manis itu dia harus menghabiskan waktunya yang berharga dengan yeoja berisik ini.

"oppa aku sangat senang bisa berkencnan dengan oppa, sudah lama sekali aku memimpikan hal ini" ucap seohyun, yeoja cantik itu tidak perduli walaupun kibum tidak merespon ucapannya, dia sudah sangat bangga bisa menggandeng namja terpopuler di sekolahnya itu, ahh teman – temannya pasti iri.

"ahh bagaimana kalau kita duduk disana" ajak seohyun, tangan lentik yeoja cantik itu menunjuk sebuah bangku kosong di bawah pohon rindang. Tanpa menunggu jawaban kibum seohyun menarik tangan namja tampan itu. Keduanya lalu duduk di bangku taman, dengan seohyun yang terus mencoba mengajak kibum berbicara dan kibum yang hanya menanggapinya dengan malas.

"isss dasar manusia es, bagaimana bisa dia memperlakukan yeoja seperti itu" gerutu sosok manis yang sejak tadi bersembunyi di balik semak yang posisinya tidak jauh dari kibum dan seohyun.

"oppa, apa yang oppa cantik lakukan?" tanya sahee yang sejak tadi berdiri di belakang kyuhyun sambil memperhatikan tingkah aneh namja yang dia panggil oppa cantik itu. Ahh aku lupa mengatakannya kalau kyuhyun tidak datang sendiri melainkan bersama sahee, yahh dia tidak mungkin meninggalkan sahee seorang diri di rumah bukan, walaupun sikap sahee lebih dewasa dari pada anak seusianya dia tetap saja anak kecil.

"sstt sahee-yah, jangan berisik ne nanti kita ketahuan" bisik kyuhyun, dia hampir lupa kalau dia membawa serta adik kibum karna terlalu fokus mengamati namja dingin itu

GUK GUK, ohh baiklah sepertinya ada yang protes karna dia tidak disebutkan, selain sahee kyuhyun juga membawa serta sam, anjing berbulu putih lebat itu duduk dengan tenang di dekat kyuhyun.

"sam jangan menggonggong" panik kyuhyun, huhh bisa – bisa dia ketahuan. Kyuhyun mengelus bulu lebat berwarna putih milik sam, dia memang sudah bersahabat dekat dengan sam.

"oppa, siapa eonnie yang bersama kibum oppa?" tanya sahee penasaran

"itu yeojachingu kibum, bukankah dia cantik?" tanya kyuhyun semangat

Sahee menggeleng cepat, "anny, sahee dan kyunnie oppa lebih cantik, dia seperti badut" ucap sahee, humm sepertinya yeoja cantik ini menuruni sifat blak – blakkan kibum. Yahh bagi sahee seohyun seperti badut karna make up tebalnya, dan sahee sangat tidak suka badut.

"sahee-yah tidak boleh bicara begi ..." kyuhyun sudah hendak menasehati sahee sebelum sebuah suara bernada dingin terdengar di belakangnya.

"apa yang kau lakukan disini?" tanya kibum

"yakk! Es kutub kau mengagetkanku!" marah kyuhyun, cupid manis itu mengelus dadanya, hahh kalau dia manusia biasa mungkin dia sudah mati karna serangan jantung dan semua itu karna kibum, dan kalau sampai hal itu terjadi kyuhyun akan menghantui kibum seumur hidup. Oh ayolah sepertinya kyuhyun mulai berlebihan.

"kalian mengikutiku?" tanya kibum penuh selidik

Kyuhyun berkacak pinggang sambil memandang kibum angkuh, "kau terlalu percaya diri, aku sedang eumm eumm olahraga, ya olahraga" ucap kyuhyun, namja manis itu bergaya seolah meregangkan otot – ototnya, "ahh segar sekali, olahraga memang menyenangkan" ocehnya

Kibum mengangkat sebelah alisnya sambil memperhatikan penampilan kyuhyun dari atas sampai bawah, ekspresinya seolah mengatakan 'kau yakin?, olahraga dengan pakaian seperti ini?'

Kyuhyun melirik pakaiannya, ahh bodoh, bagaimana bisa dia lupa, pasalnya saat ini dia tidak memakai kaos dan celana training khas pakaian olahraga, melainkan coat panjang yang biasa dipakai oleh detektif di film yang ditontonnya bersama sahee dan kibum beberapa hari lalu.

"memang kenapa kalau aku memakai pakaian seperti ini untuk olahraga?" tanya kyuhyun, "terserah padaku mau olahraga pakai coat, jaket, baju renang bahkan tidak pakai baju sekalipun" lanjut kyuhyun.

"ohh benarkah? Kalau begitu aku sangat menunggumu olahraga tanpa pakai baju" goda kibum, smirk tipis muncul di wajahnya, ahh membuatnya berkali – kali lipat lebih tampan.

"yak! Mesum!" wajah kyuhyun memerah, bagaimana bisa dia salah bicara di depan kibum, huhh namja dingin ini pasti semakin senang menggodanya, "sudahlah aku akan olahraga lagi, sampai jumpa, kajja sahee sam" ajak kyuhyun, namja manis itu menarik tali kekang sam.

"oppa" panggil sahee, tangannya mengisyaratkan kibum untuk mendekat

"oppa cantik berbohong, dia tidak berolahraga sama sekali, bagaimana mau berolahraga kalau sejak tadi oppa cantik mengeluh panas, sejak tadi oppa cantik hanya mengikuti oppa dan eonnie badut itu" bisik sahee

"arra" kibum mengelus rambut panjang sahee, namja tampan itu berusaha menahan tawa mendengar julukan yang diberikan sahee untuk seohyun, ahh adik kecilnya ini memang sama persis sepertinya.

"sahee kajja!" teriak kyuhyun

"bye oppa" pamit sahee, yeoja cilik itu mencium pipi kibum sekilas sebelum berlari menghampiri kyuhyun.

"hahh ada – ada saja" gumam kibum, namun walau begitu bibir itu menyunggingkan senyum yang sangat jarang diperlihatkan oleh orang lain kecuali orang – orang terdekatnya, bukankah ini membuktikan bahwa dia sudah menganggap kyuhyun orang terdekatnya.

"oppa apa yang kau lakukan disana?" tanya seohyun bingung, pasalnya saat yeoja cantik itu kembali dari toilet dia tidak menemukan kibum duduk di bangku yang mereka tempati tadi, melainkan kibum sedang berdiri di dekat semak – semak.

"tidak ada, tadi ada kucing lucu disini" ucap kibum datar

"iuhh pasti kucing liar, bukankah itu sangat kotor" ucap seohyun jijik

"kata siapa, dia sangat lucu" sahut kibum sambil berjalan meninggalkan seohyun.

"oppa tunggu" pekik seohyun mengejar kibum yang suka sekali meninggalkannya.

.

.

"sahee, kim sahee!" panggil kyuhyun, namja manis itu mengelilingi taman, sesekali bertanya pada pengunjung yang lain apa mereka melihat gadis kecil yang memakai dress pink bergambar tokoh dari film terkenal frozen.

"sahee!" teriak kyuhyun panik, pasalnya ini sudah hampir setengah jam sejak sahee menghilang, yahh sahee memang menghiang, saat kyuhyun sedang serius mengintai kibum dan seohyun tadi sahee masih bermain dengan sam di belakangnya namun beberapa saat kemudian dia menengok ke belakang sahee sudah tidak ada, bahkan sam juga sudah terlepas dari tali kekangnya. Kyuhyun bahkan sudah mencari ke sekeliling taman dan sahee belum juga ketemu, sesungguhnya dia ingin menangis, bagaimana kalau terjadi sesuatu pada sahee kibum pasti akan sangat marah padanya.

"h-hiks sahee-yah" tangis kyuhyun akhirnya pecah, huhh andai saja kekuatannya bisa digunakan untuk mencari orang, dia pasti sudah melakukannya.

"apa aku harus meminta bantuan kibum?" gumam kyuhyun, "ah anny, anny, dia sedang kencan, tapi apa yang bisa kulakukan aku bahkan tidak mengenal daerah ini, hueee umma" tangis kyuhyun kembali pecah.

"masa bodoh, yang terpenting sekarang adalah sahee" kyuhyun mengusap kasar air matanya, kakinya melangkah cepat mencari keberadaan kibum, begitu matanya menemukan kibum, kyuhyun langsung menghampiri namja tampan itu.

"kibum!" teriaknya, "kau harus menolongku kajja" kyuhyun menarik tangan kibum

"ada apa?" tanya kibum

"yak! Kau mengganggu saja, kau tidak lihat kami sedang kencan" marah seohyun melihat namja manis yang tiba – tiba saja datang dan ingin membawa kekasihnya.

"mian seohyun-ssi ini sangat mendesak" ucap kyuhyun

"jelaskan dulu padaku ada apa?" tanya kibum

"eumm, sahee dan sam menghilang" jawab kyuhyun dengan mata berkaca – kaca

"mwo? Bagaimana bisa? Bukankah tadi mereka bersamamu?" tanya kibum

"h-hiks, mianhe, tadi aku terlalu fokus memperhatikanmu, saat aku berbalik sahee dan sam sudah tidak ada" jelas kyuhyun

"dimana terakhir kali kau melihat mereka?" tanya kibum panik

"kajja ikut aku?" kyuhyun menarik tangan kibum

"oppa tunggu dulu, bagaimana kencan kita?" tanya seohyun

"kau dengar sendiri seohyun-ssi, adikku menghilang, dan kau masih memikirkan kencan?" tanya kibum tidak percaya. "maaf saja, tapi adikku lebih penting" ucap kibum, setelah mengatakan itu namja tampan itu meninggalkan seohyun begitu saja.

.

.

"SAHEE, KIM SAHEE" teriak kibum bersahutan dengan teriakan kyuhyun, mereka sudah hampir mengelilingi seluruh taman namun sahee belum juga ketemu, langit bahkan sudah semakin gelap, bukan hanya karna hari semakin sore tapi juga karna mendung, sepertinya hujan akan segera turun dan mereka harus secepatnya menemukan sahee.

"h-hiks kibum bagaimana?" panik kyuhyun

"shhh kau tenang saja sahee itu pintar sepertiku dia akan baik – baik saja" ucap kibum, huhh bahkan disaat seperti ini namja tampan itu masih bisa narsis kalau saja kyuhyun sedang tidak dalam keadaan panik dia pasti sudah menjitak kepala kibum.

Guk Guk, "tunggu" kibum menghentikan tangan kyuhyun saat namja cantik itu sudah hendak mencari sahee lagi ketika mendengar suara gonggongan yang sangat dikenalinya.

"ada apa? Cepat sebentar lagi hujan turun" gerutu kyuhyun

"sebentar"

"ada apa?" tanya kyuhyun

"kau tidak mendengarnya?" tanya kibum

"apa?" kyuhyun memiringkan kepalanya dengan pose berfikir, uhh sungguh menggemaskan

Guk Guk, suara itu kembali terdengar, mata kyuhyun melebar, "SAM!" pekiknya

"kita harus mencarinya, dimana ada sam pasti ada sahee" ucap kibum

"kau benar, kajja" ajak kyuhyun semangat, "SAM!" panggilnya sambil mencari anjing berbulu putih itu bahkan dia sampai mencarinya ke balik semak – semak.

"Sam" panggil kibum, Guk Guk, sam langsung merespon panggilan tuannya.

"sepertinya suaranya dari arah sana" ucap kyuhyun sambil menunjuk pepohonan ringan dekat dengan danau kecil yang ada di taman itu, keduanya bergegas menuju ke sana, menerobos pepohonan rindang sampai akhirnya sampai di padang rumput tepat di tepi danau.

"sahee!"pekik kyuhyun saat melihat yeoja cilik itu tertidur di rerumputan

"sepertinya dia tidur" ucap kibum setelah memeriksa sahee

"hahh syukurlah, aku sangat khawatir, anak nakal bagaimana bisa tidur di tempat seperti ini" kyuhyun berjongkok disamping sahee, sambil mengelus rambut hitam panjang yeoja cilik itu.

Kibum memperhatkan interaksi antara sahee dan kyuhyun dengan senyum tipis, dia bisa melihat betapa kyuhyun menyayangi sahee begitupun sebaliknya, tatapannya lalu beralih pada sam yang menghampirinya dan mengusapkan kepalanya di kakinya, "hey boy, kau menjaganya dengan baik" kibum mengelus bulu lebat sam

"kibum, kajja kita pulang" ajak kyuhyun

"sebentar, pemandangan disini sangat bagus, istirahatlah sebentar dan nikmati pemandangan disini, aku lelah berkeliling taman" ucap kibum, namja tampan itu merebahkan tubuhnya di rerumputan, matanya memandang air danau yang tampak tenang, hahh suasana disini benar – benar menenangkan.

Mendengar ucapan kibum kyuhyun mulai melihat pemandangan di sekelilingnya, dia baru sadar tempat ini sangatlah indah, kyuhyun ikut merebahkan badannya ke atas padang rumput, menatap langit yang berwarna kelabu, namja manis ini menarik nafas panjang, sudah lama sekali dia tidak merasa setenang ini, tempat ini seperti tempat yang ada di dunianya, tempat para cupid menghilangkan kepenatan di sela kegiatan belajar untuk menjadi cupid.

"kyu, apa diduniamu ada tempat seperti ini?" tanya kibum penasaran

Kyuhyun terdiam sejenak, ini pertama kalinya kibum bertanya tentangnya, "tentu aja, duniaku hampir sama seperti dunia manusia, disana ada kota, pedesaan, toko, pasar bahkan taman hiburan, hanya saja bedanya disana kita tidak memerlukan kendaraan untuk bepergian, para cupid bisa terbang dengan bebas kemanapun" jawab kyuhyun, ahh dia sangat merindukan rumahnya, bahkan juga omelan ibunya, sayangnya dia tidak bisa pulang sebelum menyelesaikan tugasnya.

"bagaimana denganmu?" tanya kibum

"maksudmu?" tanya kyuhyun bingung

"maksudku, bukankah sayapmu terlalu kecil untuk terbang" ucap kibum, namja tampan itu berusaha keras menjaga ekspresinya saat ingatan tentang 'sayap kyuhyun'muncul di otak jeniusnya.

"yak! Jangan meledek sayapku, bukankah sudah kukatakan, nanti dia akan berkembang" sungut kyuhyun

"baiklah – baiklah" ucap kibum, sekarang bukan saat yang tepat untuk mengganggu cupid manis ini, walaupun ini kegitan yang sangat menyenangkan.

"kajja kita pulang" ajak kibum, namja tampan ini bangkit lalu mengulurkan tangannya ke arah kyuhyun, yang disambut oleh namja manis itu, "bantu aku mengangkat sahee, aku akan menggendongnya" ucap kibum, kyuhyun membantunya memposisikan sahee ke punggungnya, dielusnya rambut hitam panjang itu saat sahee menggeliat dalam tidurnya, sepertinya dia merasa terganggu dengan pergerakan kibum dan kyuhyun. "kau pegang tali kekang sam kyu" ucap kibum

Kyuhyun langsung mengeratkan tali kekang sam, "kau jangan kabur lagi ya" ucap kyuhyun memperingati, keduanya mulai berjalan meninggalkan taman itu, keduanya berjalan bersisian karna kyuhyun harus menjaga posisi badan sahee di punggung kibum, ahh bukankah mereka terlihat seperti keluarga kecil yang habis jalan – jalan, bersama putri kecil dan anjing peliharaan mereka, benar – benar sangat manis.

.

.

"sahee belajar yang rajin, kalau sahee belajar dengan rajin oppa akan membuatkan sahee cake yang sangat banyak" ucap kyuhyun saat mengantarkan yeoja cilik itu ke sekolahnya, diusapnya rambut hitam sahee yang sudah terpasang jepit cantik berwarna pink, tentu saja itu hasil karya kyuhyun.

"kalau begitu sahee akan belajar yang rajin" ucap sahee semangat, "bye, oppa cantik" sahee mencium pipi chubby kyuhyun sekilas, "dah oppa" ucapnya datar pada kibum, lalu kakinya melangkah dengan riang memasuki sekolahnya.

"kim sahee, siapa oppa tampan yang mengantarmu tadi?" tanya salah satu teman sahee yang baru saja datang

"dia oppaku" jawab sahee singkat

"benarkah? Kenapa aku baru melihatnya"

"ckck, padahal oppa sering mengantarku, tapi memang biasanya dia langsung pergi" jawab sahee

"oppamu sangat tampan, bolehkah nanti oppamu menjadi pacarku" pinta temannya itu

"tidak boleh" jawab sahee tegas

"wae?"

"kau lihat oppa cantik tadi, dia kyunnie oppa, dia kekasih kibum oppa, jadi kau tidak boleh menyukai oppaku" jelas sahee, gayanya sudah seperti orang tua yang menasihati anaknya.

.

.

"kibum ayolah" kyuhyun mendorong badan kibum sekuat tenaga, dan tentu saja dia kesulitan walau badan kibum tidak terlalu kekar tapi tenaganya lebih besar dari kyuhyun.

"tidak mau" tolak kibum

"ayolah kibum, kau harus minta maaf padanya, walau bagaimanapun kau sudah meninggalkannya di kencan pertama kalian" omel kyuhyun sepertinya dia sudah menyerah mendorong – dorong kibum yang nyatanya tidak ada hasilnya.

"kau fikir ini salah siapa?" tanya kibum datar

Kyuhyun memutar bola mata bulat jernihnya, "arra, arra ini salahku, dan bukankah aku sudah minta maaf?" ucap kyuhyun, cupid manis ini tetap saja tidak mau kalah.

"kapan?"

"semalam" jawab kyuhyun

"aku tidak tau"

"kau sedang tidur" sahut kyuhyun, yahh kyuhyun terlalu gengsi meminta maaf pada kibum saat namja tampan itu sadar, jadilah dia meminta maaf saat kibum sudah tidur, benar – benar cara meminta maaf yang aneh.

"hey, mana bisa, itu tidak dihitung" protes kibum, mana ada minta maaf seperti itu

"lalu apa maumu?" tanya kyuhyun jengkel

"minta maaf dengan benar" ucap kibum denga nada angkuh

"baiklah, tapi kau harus minta maaf pada seohyun-ssi" pinta kyuhyun

"akan kufikirkan" jawab kibum menyebalkan, namja tampan itu lalu menatap kyuhyun, tatapannya seolah mengatakan, 'cepat, katanya mau minta maaf'.

"ehm" kyuhyun berdeham sejenak, huhh belum meminta maaf saja tenggorokannya sudah gatal, "mian" ucapnya padat dan singkat.

"apa?" tanya kibum

"mian" ulang kyuhyun

"aku tidak dengar"

"MIAN, MIANHE KIM KIBUM, APA KAU PUAS?!" teriak kyuhyun keras, ohh tidak sadarkah namja manis itu kalau sekarang dia sedang berada di kantin yang ramai. Dan tentu saja para pengunjung kantin langsung melihat ke arahnya setelah mendengar teriakan dasyatnya.

"anak pintar, akan kufikirkan untuk memaafkanmu" kibum menepuk kepala kyuhyun enteng, seolah berhadapan dengan anak kecil, setelah itu namja tampan itu langsung meninggalkan kyuhyun begitu saja, senyum tipis muncul di wajah tampannya saat mendengar kyuhyun masih berteriak kesal padanya.

"DASAR MANUSIA ES MENYEBALKAN, DATAR, MUKA RATA!, AWAS AKU AKAN MEMBALASMU! AKU MENYESAL MEMINTA MAF PADAMU, KIM KIBUM!" kesal kyuhyun, cupid manis itu bahkan sampai menghentak – hentakkan kakinya ke lantai sangking kesalnya.

.

.

Disinilah kibum, di depan ruangan klub pemandu sorak, kalau kalian menyangka kibum ingin bergabung dengan klub pemandu sorak kalian salah besar, kalau kalian mengira kibum ingin mengintip para yeoja berkaki panjang itu latihan itu juga salah besar, ohh ayolah kibum lebih tertarik menghabiskan waktunya dengan buku dari pada melihat mereka latihan, jadi apa yang dilakukan namja tampan itu disini?, apalagi kalau bukan menemui seohyun, mengingat yeoja cantik itu adalah anggota tim pemandu sorak.

Sesunguhnya kibum sangat malas, dia tidak merasa bersalah sama sekali meninggalkan seohyun, tapi kibum bukanlah namja yang suka ingkar janji, dia sudah berjanji pada kyuhyun dan dia akan menepatinya.

Setelah menghela nafas berat kibum melangkah masuk ke dalam ruangan itu, tingkah kibum sudah seperti akan memasuki ruang persidangan. Begitu kibum masuk suara musik yang menghentak menyambutnya, dilihatnya sekitar enam yeoja yang salah satunya adalah seohyun sedang menggerakkan tubuh mereka dengan enerjik, sepertinya mereka sedang latihan, ruangan klub pemandu sorak ini memang cukup luas, karna digabung dengan ruang latihan mereka..

"hahh sepertinya ini akan lama" desah kibum malas, namja tampan itu lebih memilih mendudukkan dirinya di balik tembok, membuka buku yang dibawanya dan mulai membaca kata demi kata dalam buku itu.

Kibum menutup bukunya saat suara musik tidak lagi terdengar, namja tampan itu sudah akan menghampiri seohyun saat tiba – tiba saja dia medengar namanya disebutkan oleh teman seohyun.

"seohyun-ah, apa kau benar – benar berpacaran dengan ice prince kim kibum itu?" tanya teman seohyun yag bernama sunny, yeoja yang tidak terlalu tinggi itu tampak sedang mengelap keringat di wajahnya.

"tentu saja" jawab seohyun bangga

"aku tidak percaya" sahut hyeoyeon, teman seohyun yang lain

"astaga ini bahkan sudah menjadi berita utama di sekolah kita, kalian tau bahkan kemarin aku berkencan dengannya" ucap seohyun

"benarkan, kau sangat beruntung, bagaimana rasanya berkencan dengan namja paling populer di sekolah?"

"dia memperlakukanku bagai seorang putri, kalian lihat sendiri kan tidak ada yang bisa menolak pesona seorang seohyun, bahkan kim kibum sekalipun" ucap seohyun sombong

"baiklah kami percaya" ucap sunny

"tentu kalian harus percaya, dan jangan lupa janji kalian, kalian harus membayar biaya salon dan belanjaku hari minggu nanti kalau aku berhasil berpacaran dengan kim kibum"

"kau tenang saja kami tidak akan ingkar janji, kami mengaku kalah, kau memang hebat seohyun" puji taeyeon.

"tentu saja, kau baru tau, tidak ada yang tidak bertekuk lutut padaku" ucap seohyun bangga

"seohyun-ah" panggil sunny sambil menatap seseorang yang berdiri di belakang seohyun

"ada apa?" tanya seohyun tidak mengerti

"eumm i-itu" ucap sunny ragu, entah mengapa suasana menjadi sangat mencekam.

"kau kenapa sih?" tanya seohyun

"sepertinya temanmu kaget melihatku, seohyun-ssi" ucapan dengan nada datar itu sukses membuat seohyun mematung.

"k-kibum oppa?" panggil seohyun, yeoja cantik itu berbalik dan langsung berhadapan dengan wajah dingin dan datar milik kim kibum, "o-oppa sejak kapan oppa disini?" tanya seohyun, yeoja cantik itu berusaha tersenyum walau sebenarnya dia sudah ketakutan.

"sejak tadi" jawab kibum singkat

"o-oppa, apa oppa mendengar ucapanku tadi?, tadi tidak seperti yang oppa fikirkan" ucap seohyun, yeoja cantik itu berusaha memegang tangan kibum, yang jelas – jelas akan kibum tolak.

"memang apa yang aku fikirkan?" tanya kibum, "tentang kau, yeoja yang egois, munafik, bermuka dua? Cih memuakkan" ucap kibum sarkastik

"tidak oppa, itu tidak benar, aku benar – benar mencintaimu sejak dulu oppa" lirih seohyun, yeoja cantik itu bahkan sudah meneteskan air matanya. Tapi sepertinya air mata itu sama sekali tidak berpengaruh pada kibum. Ini pertama kali dalam hidupnya memohon – mohon pada seseorang, biasanya dia selalu mendapatkan apa yang dia inginkan.

"lepaskan tanganmu dariku" ucapnya dingin

"tidak dengarkan dulu penjelasanku" ucap seohyun saat melihat kibum hendak pergi, "oppa!" teriak seohyun.

"ahh satu lagi, jangan pernah menunjukkan wajahmu itu dihadapanku, dan mulai sekarang kita berakhir seohyun-ssi, jujur saja sebenarnya aku sama sekali tidak menyukaimu" ucap kibum sebelum benar – benar pergi, meninggalkan seohyun yang menangis sejadi – jadinya.

"kibum" panggil kyuhyun saat namja tampan itu keluar dari ruang klub, kyuhyun memang sejak tadi disana, dia ingin memastikan apakan kibum benar – benar minta maaf pada seohyun atau tidak, tapi yang dia lihat justru kejadian ini.

"jangan mengatakan apapun, dan jangan mengikutiku" ucap kibum dengan nada datar

"tapi..."

"kau tuli?!" tanya kibum, kyuhyun akhirnya terdiam, dia bahkan tetap diam saat kibum pergi, namun sesaat kemudian dia sadar dan langsung menyusul kibum ke arah perginya namja tampan itu.

.

.

Kibum menoleh saat merasakan sesuatu yang dingin menempel di pipinya, ternyata kyuhyun yang menempelkan sekaleng minuman soda di pipinya.

"kenapa kau disini, bukankah sudah kukatakan ..."

"kau berisik, sudah minum saja, ini kesempatan langka aku mentraktirmu" ucap kyuhyun sambil menyodorkan sekaleng minuman soda yang akhirnya diterima oleh kibum itu.

"perhitungan sekali" cibir kibum sambil menegak minuman soda itu, rasa dingin dan segar langsung menyapa tenggorokannya.

"seharusnya kau berterimakasih dengan cara yang manis, seperti kyuhyun yang tampan terima kasih banyak" ucap kyuhyun

"bermimpilah" sahut kibum

"kau menyebalkan kim kibum"

"baru tau?"

"muka datar" ejek kyuhyun

"gembul" balas kibum

"es kutub"

"cerewet"

"mianhae" ucap kyuhyun cepat

"cupid ga.. huh?!" tanya kibum, apa dia tidak salah dengar, kyuhyun meminta maaf, bahkan tanpa diminta?

"mianhae" ulang kyuhyun, "jangan pura – pura tidak dengar, aku minta maaf, kalau aku tidak memaksamu berpacaran dengan seohyun-ssi kau tidak akan sakit hati seperti ini" lirih kyuhyun

"hahaha" kibum tertawa

"yah, kenapa kau tertawa, aku serius" gerutu kyuhyun

"kau fikir aku begini karna yeoja itu?" tanya kibum, kyuhyun mengangguk polos. "bodoh" kibum menjitak kepala kyuhyun. "menghabiskan waktuku saja kalau memikirkan yeoja itu" ucap kibum

"lalu kenapa kau seperti orang patah hati begini?" tanya kyuhyun

"patah hati? Tidak ada salam kamusku, lagipula aku tidak punya perasaan apapun padanya, aku hanya marah pada diriku sendiri, bagaimana bisa aku menyetujui permintaanmu dan terjebak dengan yeoja menyebalkan itu" ucap kibum, ekspresinya mengeras walaupun tetap datar.

"kau benar dia yeoja menyebalkan" kesal kyuhyun, "uhh aku ingin mencakar wajah badutnya" gerutu kyuhyun

"sepertinya kau lebih kesal dariku?" tanya kibum heran

"aku sedang kesal, dia jahat sekali, kau tenang saja kibum aku akan mencarikan orang yang lebih baik darinya nanti"

"oh tidak lagi" desah kibum

"ayolah, aku janji setelah ini aku akan memeriksa apakah dia orang yang baik atau bukan terlebih dahulu, tapi kau harus mau ya kibum" mohon kyuhyun memelas

"anny" tolak kibum yang langsung bangun dari duduknya

"kibum~" rengek kyuhyun

"no no"

"kibumie~" kyuhyun mengekori kibum, masih dengan memasang wajah puppy eyesnya.

"jangan mengikutiku"

"tidak mau, kibumie ~ ayolah" bujuk kyuhyun, "aku tidak akan berhenti mengikutimu sampai kau setuju" kekeh kyuhyun, namja manis itu tetap mengekori kibum kemanapun.

TBC

Akhirnya selesai juga chap ini, otte? Apakah makin aneh hehe, maaaaaaafff banget kalo lanjutannya sangat lama, dan masih banyak typo yang bertebaran, dan semoga chap ini memuaskan, aku juga mau mengucapkan banyak – banyak terima kasih untuk yang sudah mereview ff aku, jeongmal gomawo... aku juga mau ngingetin jangan lupa vote KYUHYUN dan SUPER JUNIOR di MAMA, kalau ada yg butuh ID bisa kirim PM ke aku, tapi aku hanya akan memberi untuk yg bener – bener mau vote kyu dan SJ, akhir kata pai – pai #bow.